0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan11 halaman

Modul Ajar Desain Komunikasi Visual XI

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas XI di SMK Negeri 9 Muaro Jambi dalam mata pelajaran Desain Komunikasi Visual. Peserta didik diharapkan mampu menerapkan perancangan visual secara sistematis melalui metode design thinking dan project based learning. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, kegiatan, asesmen, serta refleksi untuk mendukung pengembangan keterampilan desain siswa.

Diunggah oleh

elsagintaria41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan11 halaman

Modul Ajar Desain Komunikasi Visual XI

Modul ajar ini dirancang untuk siswa kelas XI di SMK Negeri 9 Muaro Jambi dalam mata pelajaran Desain Komunikasi Visual. Peserta didik diharapkan mampu menerapkan perancangan visual secara sistematis melalui metode design thinking dan project based learning. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, kegiatan, asesmen, serta refleksi untuk mendukung pengembangan keterampilan desain siswa.

Diunggah oleh

elsagintaria41
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

A. INFORMASI UMUM
1. Identitas
Nama Sekolah : SMK Negeri 9 Muaro Jambi
Penyusun : Elsa Gintaria, [Link]
Mata Pelajaran : Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi Visual
Kelas XI
Tahun : 2024/2025
Alokasi Waktu : 108 JP (3 Kali Pertemuan)
Fase : Fase F
Elemen : Karya Desain
Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu menerapkan perancangan visual secara
sistematis, mulai dari pemahaman terhadap permasalahan,
diskusi pencarian ide (brainstorming), pengembangan
alternatif hingga menjadi karya akhir. Adapun metode yang
digunakan adalah metode design thinking ataupun metode
lainnya sesuai POS, berkolaborasi, dan komunikasi dengan
tim maupun pihak terkait sesuai peminatan dalam lingkup
desain komunikasi visual.

2. Kompetensi Awal
Peserta didik mampu memahami, memgidentifikasi, dan mengaplikasikan elemen-
elemen dasar dalam karya desain untuk menciptkana karya yang harmonis dan
komunikatif.

3. Profil Pelajar Pancasila


1) Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia
2) Mandiri
3) Gotong royong
4) Bernalar kritis
5) Kreatif

4. Sarana dan Prasarana


Media : Power Point
Alat : Laptop, Ponsel, Jaringan Internet
Lingkungan Belajar : Ruang Kelas
Bahan Bacaan : Modul ajar, Video Pembelajaran

5. Target Peserta didik


Peserta didik regular

6. Model Pembelajaran yang digunakan


Model pembelajaran Discovery Learning dan Project Based Learning
B. KOMPONEN INTI
1. Tujuan Pembelajaran
 Peserta didik mampu memahami tahapan rancangan visual secara sistematis
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
 Menjelaskan tahapan rancangan visual secara sistematis
 Peserta didik mampu memahami metode rancangan secara sistematis
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
 Menjelaskan metode rancangan secara sistematis

2. Pemahaman Bermakna
 Tahapan rancangan visual
 Metode rancangan

3. Pertanyaan Pemantik
 Apa yang kamu ketahui tentang rancangan visual ?
 Apa saja tahapan utama dalam proses rancangan visual ?

4. Persiapan Pembelajaran
1. Menyiapkan LKPD
2. Menyiapkan sumber bacaan

5. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pertama (54 x 45 menit)
Langkah Alokasi
Deskripsi
Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1) Guru memberi salam, selanjutnya 20 menit
menanyakan kabar peserta didik
2) Salah satu peserta didik memimpin berdoa
sebelum memulai pelajaran
3) Peserta didik diberikan kesempatan untuk
melakukan literasi
4) Guru memberikan apersepsi terkait materi
yang akan disampaikan serta pertanyaan
pemantik
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
Kegiatan Inti 1) Peserta didik menyimak tayangan PPT 2390
mengenai tahapan rancangan visual menit
2) Peserta didik bertanya terkait tayangan PPT
mengenai tahapan rancangan visual
3) Guru memberikan jawaban terkait pertanyaan
yang diajukan oleh siswa.
4) Guru memberikan gambaran tahapan
rancangan visual
5) Guru memberikan tugas tentang tahapan
rancangan visual
6) Peserta didik mengerjakan tugas secara
mandiri dan proaktif dibawah bimbingan dan
arahan guru.
7) Setiap peserta didik mempresentasikan hasil
tugas yang dibuat.
Penutup 1) Guru mengajak peserta didik melakukan 20 menit
refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan dan ditulis dalam buku catatan
masing-masing.
2) Guru memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran.
3) Guru memberi tindak lanjut untuk pertemuan
selanjutnya.
4) Salah satu peserta didik memimpin doa untuk
mengakhiri pelajaran
5) Guru menutup pelajaran dengan mengucap
salam

Kegiatan Kedua (54 x 45 menit)


Langkah Alokasi
Deskripsi
Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1) Guru memberi salam, selanjutnya 20 menit
menanyakan kabar peserta didik
2) Salah satu peserta didik memimpin berdoa
sebelum memulai pelajaran
3) Peserta didik diberikan kesempatan untuk
melakukan literasi
4) Guru memberikan apersepsi terkait materi
yang akan disampaikan serta pertanyaan
pemantik
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
Kegiatan Inti 1) Peserta didik menyimak tayangan PPT 2390
mengenai metode rancangan karya desain menit
2) Peserta didik bertanya terkait tayangan PPT
mengenai metode rancangan karya desain
3) Guru memberikan jawaban terkait pertanyaan
yang diajukan oleh siswa.
4) Guru memberikan gambaran metode
rancangan karya desain
5) Guru memberikan tugas tentang metode
rancangan karya desain
6) Peserta didik mengerjakan tugas secara
mandiri dan proaktif dibawah bimbingan dan
arahan guru.
7) Setiap peserta didik mempresentasikan hasil
tugas yang dibuat.
Penutup 1) Guru mengajak peserta didik melakukan 15 menit
refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan dan ditulis dalam buku catatan
masing-masing.
2) Guru memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran.
3) Guru memberi tindak lanjut untuk pertemuan
selanjutnya.
4) Salah satu peserta didik memimpin doa untuk
mengakhiri pelajaran.
5) Guru menutup pelajaran dengan mengucap
salam.

6. Asesmen
Asesmen Awal : 1. Jelaskan tahapan-tahapan dalam proses rancangan
visual yang perlu Anda ikuti untuk menciptakan
sebuah poster yang efektif dan menarik. Bagaimana
setiap tahapan tersebut membantu Anda dalam
mencapai hasil desain yang optimal ?
2. Metode rancangan iteratif dan metode desain
berpikir (design thinking) sering digunakan dalam
proses desain. Pilih salah satu metode tersebut dan
jelaskan bagaimana metode itu dapat diterapkan
dalam sebuah proyek desain logo. Sertakan tahapan-
tahapan yang akan Anda ikuti dan alasan mengapa
metode tersebut sesuai untuk proyek tersebut ?
Asesmen Formatif : 1. Dalam sebuah proyek desain grafis, tahapan
'Brainstorming dan Sketsa Awal' seringkali menjadi
fondasi untuk konsep akhir. Jelaskan bagaimana
Anda menjalani tahap ini dalam menciptakan sebuah
desain poster, dan bagaimana hasil dari tahap ini
mempengaruhi tahapan berikutnya dalam proses
rancangan visual ?
2. Anda sedang bekerja dalam tim untuk mendesain
identitas visual baru bagi sebuah merek. Diskusikan
bagaimana Anda akan menerapkan metode desain
berpikir (design thinking) dalam proyek ini.
Jelaskan setiap tahapan dalam metode tersebut dan
bagaimana tahapan-tahapan ini dapat membantu tim
Anda menghasilkan solusi desain yang inovatif dan
sesuai dengan kebutuhan klien ?
Asesmen Sumatif : 1. Jelaskan secara singkat tahapan pertama yang harus
dilakukan dalam proses rancangan visual dan
mengapa tahapan ini penting?
2. Apa perbedaan utama antara metode rancangan
iteratif dan metode linear dalam desain? Berikan
contoh situasi di mana Anda akan memilih salah satu
metode tersebut?
3. Mengapa tahap 'Brainstorming dan Sketsa Awal'
penting dalam proses desain? Jelaskan manfaat dari
membuat beberapa sketsa sebelum memfinalisasi
desain ?
4. Bagaimana Anda akan menggunakan umpan balik
dalam tahap 'Evaluasi dan Revisi' untuk
meningkatkan hasil desain? Berikan contoh singkat?
5. Sebutkan dua tahapan dalam metode desain berpikir
(design thinking) dan jelaskan peran masing-masing
dalam menciptakan solusi desain yang efektif ?

Rubrik Penilaian Asesmen Sumatif


Indikator Skor Deskripsi
Menjelaskan tahapan Mampu menjelaskan dengan lengkap
20
pertama yang harus dan benar
dilakukan dalam proses Mampu menjelaskan dengan benar dan
10
rancangan visual tidak lengkap
0 Tidak menuliskan jawaban
Menerapkan perbedaan Mampu menjelaskan dengan lengkap
20
utama antara metode dan benar
rancangan iteratif dan Mampu menjelaskan dengan benar dan
10
metode linear dalam desain tidak lengkap
0 Tidak menuliskan jawaban
Menjelaskan tahap Mampu menjelaskan dengan lengkap
20
'Brainstorming dan Sketsa dan benar
Awal' penting dalam proses Mampu menjelaskan dengan benar dan
10
desain tidak lengkap
0 Tidak menuliskan jawaban
Menjelaskan umpan balik Mampu menjelaskan dengan lengkap
20
dalam tahap 'Evaluasi dan dan benar
Revisi' untuk meningkatkan Mampu menjelaskan dengan benar dan
10
hasil desain tidak lengkap
0 Tidak menuliskan jawaban
Menjelaskan tahapan dalam Mampu menjelaskan dengan lengkap
20
metode desain berpikir dan benar
Mampu menjelaskan dengan benar dan
10
tidak lengkap
0 Tidak menuliskan jawaban
Nilai = Jumlah Skor Yang Diperoleh

7. Pengayaan dan Remidial


a. Pengayaan
Pilih sebuah proyek desain yang menurut Anda telah berhasil diimplementasikan
dengan baik. Analisislah tahapan-tahapan rancangan visual yang kemungkinan
besar diikuti dalam proyek tersebut, serta metode rancangan yang digunakan.
Bagaimana setiap tahapan dan metode tersebut berkontribusi terhadap keberhasilan
proyek? Apa yang bisa Anda pelajari dari pendekatan yang digunakan dalam
proyek ini ?
b. Remidial
Jelaskan kembali tahapan-tahapan dasar dalam proses rancangan visual. Berikan
contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari di mana Anda dapat menerapkan
setiap tahapan tersebut. Bagaimana Anda dapat memastikan bahwa Anda tidak
melewatkan tahapan penting dalam proses ini ?

8. Refleksi Guru dan Siswa


a. Refleksi Guru
1. Menurut anda, apakah metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ektifitas
telah sesuai?
2. Menurut anda, apakah aktivitas tema telah berjalan sesuai denga nalur?
3. Menurut anda, apa kendala dan hambatan dalam melaksanakan ktifitas tema ini?
4. Menurut anda, apakah pesan dimensi profil pelajar Pancasila sudah tercapai?
C. LAMPIRAN
1. Lembar Kerja Peserta Didik
Kegiatan 1 dan 2
Lembar Kerja Peserta Didik
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 9 Muaro Jambi
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual
Kelas/Semester : XI / Genap
Tahun Pelajaran : 2024/2025

Nama :
Kelas :
Hari/Tanggal :

Soal
Peserta didik membuat karya desain sesuai dengan tahapan dan metode
rancangan visual
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK

PENDAHULUAN
Karya desain merupakan hasil dari proses kreatif yang melibatkan pemecahan masalah
dan penerapan solusi visual yang efektif. Proses ini biasanya mengikuti tahapan tertentu dan
menggunakan metode rancangan yang dirancang untuk mencapai hasil yang optimal.
Memahami tahapan dan metode rancangan visual adalah kunci untuk menciptakan desain yang
berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan klien atau pengguna.

TAHAPAN RANCANGAN VISUAL


Proses rancangan visual biasanya dibagi menjadi beberapa tahapan yang saling berkaitan.
Berikut adalah tahapan-tahapan utama:
a. Penelitian dan Pengumpulan Data
Deskripsi : Tahap awal di mana informasi dan data relevan dikumpulkan. Ini mencakup
analisis kebutuhan klien, audiens target, dan konteks desain.
Tujuan : Memahami konteks dan kebutuhan yang akan mempengaruhi keputusan desain.
Contoh : Mengumpulkan data tentang preferensi warna audiens atau studi tentang desain
kompetitor.
b. Brainstorming dan Sketsa Awal
Deskripsi : Proses eksplorasi ide-ide kreatif melalui brainstorming dan pembuatan sketsa
kasar.
Tujuan : Menghasilkan berbagai ide dan konsep awal yang dapat dikembangkan lebih
lanjut.
Contoh : Membuat beberapa sketsa logo dengan berbagai elemen desain sebelum memilih
yang terbaik.
c. Pengembangan Desain
Deskripsi : Mengembangkan sketsa awal menjadi desain yang lebih matang dengan
mempertimbangkan elemen-elemen desain seperti warna, bentuk, dan tipografi.
Tujuan : Menciptakan desain yang lebih terperinci dan siap untuk evaluasi.
Contoh : Menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat versi digital dari sketsa
logo.
d. Prototyping dan Uji Coba
Deskripsi : Membuat prototype atau mockup dari desain untuk menguji fungsionalitas dan
mendapatkan umpan balik.
Tujuan : Memvalidasi desain dan melakukan perbaikan berdasarkan umpan balik.
Contoh : Mencetak poster dalam ukuran kecil untuk melihat bagaimana desain bekerja
dalam format fisik.
e. Evaluasi dan Revisi
Deskripsi : Menilai desain berdasarkan umpan balik dari klien atau pengguna dan
melakukan revisi yang diperlukan.
Tujuan : Memperbaiki desain untuk memastikan bahwa desain akhir memenuhi semua
persyaratan dan harapan.
Contoh : Menyesuaikan warna atau tipografi berdasarkan umpan balik dari klien.
f. Finalisasi dan Implementasi
Deskripsi : Menyelesaikan desain akhir dan mempersiapkannya untuk produksi atau
implementasi.
Tujuan : Menyelesaikan semua elemen desain dan memastikan siap untuk digunakan atau
dipublikasikan.
Contoh : Menyiapkan file desain dalam format yang sesuai untuk dicetak atau diunggah
ke web.

METODE RANCANGAN VISUAL


Beberapa metode rancangan digunakan untuk memandu proses desain, masing-masing dengan
pendekatan dan manfaatnya sendiri:
a. Metode Rancangan Iteratif
Deskripsi : Metode di mana desain dikembangkan melalui serangkaian iterasi atau siklus,
dengan setiap iterasi memperbaiki atau mengembangkan desain berdasarkan umpan balik
dan hasil uji coba.
Keuntungan : Memungkinkan perbaikan berkelanjutan dan responsif terhadap umpan
balik.
Contoh : Menggunakan versi beta dari aplikasi untuk mengumpulkan umpan balik
pengguna dan memperbaiki fitur sebelum peluncuran akhir.
b. Metode Desain Berpikir (Design Thinking)
Deskripsi: Metode yang berfokus pada pemahaman mendalam tentang pengguna,
mendefinisikan masalah, dan menciptakan solusi inovatif melalui empat tahapan utama:
Empathize (Empati), Define (Definisi), Ideate (Ideasi), dan Prototype (Prototipe).
Keuntungan : Memfokuskan pada solusi yang berpusat pada pengguna dan memfasilitasi
inovasi.
Contoh : Mengidentifikasi kebutuhan pengguna melalui wawancara, kemudian
menciptakan beberapa prototipe solusi untuk mengatasi masalah yang diidentifikasi.
c. Metode Linear
Deskripsi : Metode di mana setiap tahap dalam proses desain dilakukan secara berurutan,
dengan sedikit atau tanpa revisi kembali ke tahap sebelumnya.
Keuntungan : Sederhana dan mudah diikuti, cocok untuk proyek dengan persyaratan yang
jelas dan tidak berubah.
Contoh : Mengembangkan desain brosur dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah
ditentukan, dari konsep awal hingga finalisasi tanpa banyak perubahan.

Anda mungkin juga menyukai