IPA
KD : 3.5 Mengidentifikasi komponen-komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana
TUJUAN : Melalui pengamatan dan mencari informasi yang berkaitan dengan rangkaian listrik, siswa
dapat membedakan rangkaian listrik seri dan paralel
Peralatan elektronik yang ada di rumah kita dapat menyala karena adanya arus listrik dan rangkaian
listrik. Contoh peralatan elektronik yaitu lampu, senter dan televisi. Rangkaian listrik tersusun dari
komponen komponen yaitu sumber listrik konduktor listrik dan alat listrik. Selain itu, kita juga memerlukan
saklar yaitu alat yang dapat menyambung dan memutus arus listrik dalam rangkaian listrik. Dalam
rangkaian listrik sederhana sumber listrik misalnya baterai dan komponen konduktor misalnya kabel listrik.
Baterai berfungsi menghasilkan listrik. Arus listrik
mengalir dari kutub negatif ke kutub positif baterai
Lampu berfungsi mengubah energi listrik menjadi
Saklar memutus dan energi cahaya
menyambung arus listrik
Kabel berfungsi sebagai konduktor yang
mengalirkan arus listrik
Rangkaian listrik dibedakan menjadi rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup. Pada rangkaian
terbuka salah satu komponen rangkaian tidak terhubung. Pada rangkaian tertutup semua komponen
terhubung. Rangkaian tertutup dapat dibedakan menjadi rangkaian seri dan rangkaian parallel.
Beberapa peralatan elektronik yang ada di rumah kita tersusun dalam
rangkaian seri. Ciri-ciri rangkaian seri adalah sebagai berikut
rangkaian listrik dipasang secara berurutan dan tidak bercabang
jika salah satu lampu padam lampu lainnya ikut padam karena
aliran listrik terputus
Contoh peralatan yang menggunakan rangkaian seri adalah senter.
Berikut rangkaian seri pada senter beserta komponen-komponen
penyusunnya
Keterangan :
1. Komponen nomor 1 pada gambar merupakan baterai. Fungsi baterai
sebagai sumber arus listrik.
2. Komponen nomor 2 pada gambar merupakan lampu reflektor.
Fungsinya Mengumpulkan cahaya sehingga cahaya lampu senter tampak
lebih terang.
3. Komponen senter nomor 3 pada gambar merupakan lempeng logam.
Fungsinya sebagai penghantar arus listrik dari baterai ke lampu bohlam.
4. Sakelar on-off atau Switch Fungsinya menghubungkan antara kawat
pada terminal baterai dengan kawat dari dasar bohlam.
L1
Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik dimana alat-
alat listriknya tersusun bercabang. Pada rangkaian paralel jika L2
aliran listrik ke salah satu alat listrik diputus alat listrik yang lain
belum tentu ikut padam. Perhatikan gambar rangkaian paralel
berikut
Pada rangkaian tersebut lampu L1 dan L2 dipasang secara paralel membentuk cabang. Jika lampu
L1 padam lampu L2 akan tetap menyala karena aliran listrik dari baterai dapat melewati cabang kabel yang
lain. Pada rangkaian paralel tersebut setiap lampu mendapat tegangan listrik yang sama sehingga terang
semua. Rangkaian paralel digunakan pada rangkaian listrik dirumah-rumah ketika salah satu lampu di
ruangan rumah padam lampu lampu yang lain tidak ikut padam. Rangkaian paralel juga dimanfaatkan pada
lampu lalu lintas.
1. Apa saja komponen-komponen yang menyusun sebuah rangkaian listrik
2. Bagaimana ciri-ciri rangkaian seri !
3. Perhatikan gambar berikut!
Tunjukkanlah dengan garis dan beri nama komponen-komponen dalam rangkaian listrik tersebut!
4. Apa yang terjadi jika salah satu komponen dalam rangkaian seri dihilangkan ?
5. Apa yang membedakan listrik rangkaian paralel dengan seri !
6. Tuliskan contoh pemanfaatan rangkaian paralel dalam kehidupan sehari-hari !
7. Gambarkan sebuah rangkaian listrik paralel dengan tiga baterai dan 3 lampu pada kolom berikut !
8. Pada sebuah rangkaian listrik, kabel berfungsi sebagai konduktor. Apa konduktor itu ?
9. Mengapa jika salah satu lampu padam pada rangkaian paralel, lampu yang lain tidak padam ?
10. Amati ketiga gambar berikut!
Rangkaian mana yang menunjukkan nyala lampu paling terang, jelaskan !
I II III
Alasannya :