0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Serangga Tertarik Warna di Kebun Melon

Penelitian ini mengkaji ketertarikan serangga ordo Diptera terhadap warna pada tanaman melon (Cucumis melo L.) di Agrowisata Kebun Melon Kenten Laut, menggunakan perangkap warna kuning, hijau, biru, dan merah. Hasilnya, 70 serangga berhasil ditangkap, dengan Bactrocera dorsalis menjadi spesies yang paling banyak ditemukan, menunjukkan ketertarikan terbesar terhadap warna kuning. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk pengendalian hama pada tanaman melon.

Diunggah oleh

dyohanes99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan7 halaman

Serangga Tertarik Warna di Kebun Melon

Penelitian ini mengkaji ketertarikan serangga ordo Diptera terhadap warna pada tanaman melon (Cucumis melo L.) di Agrowisata Kebun Melon Kenten Laut, menggunakan perangkap warna kuning, hijau, biru, dan merah. Hasilnya, 70 serangga berhasil ditangkap, dengan Bactrocera dorsalis menjadi spesies yang paling banyak ditemukan, menunjukkan ketertarikan terbesar terhadap warna kuning. Penelitian ini memberikan informasi penting untuk pengendalian hama pada tanaman melon.

Diunggah oleh

dyohanes99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal Indobiosains. Vol 5. No.

2 Agustus 2023
Website : [Link]

JENIS- JENIS SERANGGA YANG TERTARIK DENGAN WARNA


DI KEBUN MELON (Cucumis melo L.)

Sari Damayanti1, Dian Mutiara2, Yunita Panca Putri3


1,2Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi
3Program Studi Sains Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas PGRI Palembang

*e-mail: Sdamayanti681@[Link]

ABSTRACT

Research on the Order of Diptera on Melon Plant (Cucumis melo L.) was conducted in
April - May 2022.”The purpose of the study was to examine the interest of insects in
melon plants to various colors in the agrotorism of the Kenten Laut melon garden. This
study uses a purposive sampling method, namely by color traps using 4 colors, namely,
yellow, green,blue, and red. Observation parameters include the number of insects
contained in each trap, color and type of head, mouth apparatus, limbs, antennae, and
wings. The results obtained 70 insects fromthe order Diptera. The types of insects found
were, Bactrocera dorsalis., Lucilia sp.,”Hermetia illucens, Musca domestica., the
insects collected had different morphological types.

Keywords: Melon Insect, Color Trap

ABSTRAK

Penelitian Ordo Diptera Pada Tanaman Melon (Cucumis melo L.) dilaksanakan pada
April - Mei 2022.”Tujuan penelitian untuk mengkaji ketertarikan serangga tanaman
melon terhadap berbagai warna di Agrowisata Kebun Melon Kenten Laut. Pada
penelitian kali ini menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan perangkap
warna menggunakan 4 warna yaitu, warna Kuning, Hijau, Biru, dan Merah . Parameter
pengamatan meliputi jumlah serangga yang terdapat pada setiap perangkap warna dan
tipe kepala, alat mulut, tungkai, antena serta sayap. Hasil penelitian di peroleh 70
serangga dari ordo Diptera. Jenis serangga yang ditemukan yaitu, Bactrocera dorsalis.,
Lucilia sp., Hermetia illucens., Musca domestica., serangga yang di kumpulkan
memiliki tipe morfologi yang berbeda.”

Kata Kunci: Melon, Serangga, Perangkap Warna

E IISN 2655-9137
88
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

PENDAHULUAN

Serangga adalah hewan cenderung terus meningkat, sejalan


avertebrata yang berperan sangat penting dengan pertumbuhan penduduk. Menurut
dalam berbagai ekosistem. Serangga Badan Pusat Statistik (2017) produksi
mempunyai dua alat penerima rangsangan melon pada tahun 2013, 2014 dan 2015
cahaya yaitu mata tunggal dan mata berturut-turut 125.207,150.365 dan
majemuk. Mata tunggal sebagai pembeda 137.887 ton dan hanya memenuhi
intensitas cahaya yang diterima, lalu mata kebutuhan nasional sekitar 40%,
majemuk berfungsi sebagai pembentuk selebihnya kebutuhan dipenuhi melalui
bayangan yang berupa mozaik. impor (Annisa, 2017).
Kemampuan fisiologi dan perilaku Penurunan” jumlah produksi
adaptasi terhadap lingkungannya, melon di Indonesia diduga akibat gagal
penangkapan warna oleh mata serangga panen. Hal tersebut terjadi karena tanaman
yang berbeda akan berakibat perbedaan melon merupakan tanaman yang rentan
kesukaan warna-warna oleh serangga. terhadap serangan hama dan penyakit
(Yuswani, 2012). (Daryono, 2016). Lalat buah (Bactrocera
Penggunaan pestisida yang cucurbitae Coquilett) adalah salah satu
berspektrum luas dapat mengakibatkan jenis hama yang menyerang tanaman
berkurangnya keanekaragaman hayati melon (Astrid, 2016).”
karena dapat membunuh serangga hama Ketertarikan serangga terhadap
sasaran, parasitoid, predator, hiperparasit warna dapat dijadikan acuan untuk usaha
serta makhluk bukan sasaran seperti lebah, pengendalian, penggunaan perangkap
serangga penyerbuk, cacing dan serangga berwarna merupakan salah satu cara untuk
bangkai serta dapat menurunkan kualitas monitoring serangga di lapangan,
lingkungan (Laba, 2010). Untuk sehingga memudahkan dalam melakukan
mengatasi penggunaan pestisida yang identifikasi di laboratorium.”Dari
berkepanjangan ada banyak cara yang bisa beberapa literatur menyebutkan bahwa
dilakukan salah satunya dengan lampu ketertarikan serangga terhadap warna
perangkap yang dipasang pada malam merupakan perilaku serangga di alam.
hari. Metode ini termasuk kedalam Pendekatan terhadap perilaku serangga
pengendalian serangga hama yang tidak dapat dijadikan acuan dasar penelitian.
menggunakan insektisida atau yang sering Banyak cara yang dapat dilakukan untuk
disebut dengan cara fisik yang dapat memberi daya tarik serangga terhadap
dikembangkan sebagai pengganti warna. Salah satunya adalah dengan
insektisida. memasang papan warna-warni yang
Melon (Cucumis melo L) diberikan perekat. Warna media yang
merupakan”salah satu komoditi digunakan harus dapat memberi pantulan
hortikulura yang memiliki nilai ekonomi cahaya atau adanya zat penarik
cukup tinggi dan menguntungkan untuk (Sihombing et al., 2013).”Serangga
diusahakan sebagai sumber pendapatan sebagai hama tanaman perlu dikendalikan
petani. Melon dengan rasanya yang manis agar tidak menimbulkan kerusakan yang
merupakan sumber vitamin dalam pola berdampak pada turunnya produktivitas
menu makanan masyarakat Indonesia (Abdullah dan Rauf, 2011). Berbagai cara
serta bahan baku industri olahan. Umur telah dilakukan untuk menurunkan tingkat
panen yang singkat dan tingginya harga kerusakan pada tanaman disebabkan
buah melon menjadikan melon sebagai serangga, seperti pengendalian secara
komoditas bisnis unggulan.”Kebutuhan mekanis, fisik, bercocok tanam, dan
melon dalam negeri setiap tahunnya menggunakan agensia hayati.
E IISN 2655-9137
89
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

Pengendalian secara fisik adalah luas 3 hektar ujar Awot Owner


menggunakan gaya fisika, seperti Agrowisata Kebun Melon Kenten Laut.
perangkap mekanis, dengan menggunakan
hormon dan zat pemikat (Braham, 2014). BAHAN DAN METODE
Penelitian mengenai ketertarikan
serangga”tanaman melon terhadap Metode yang digunakan berupa
berbagai warna ini belum pernah metode Purposive sampling, pengambilan
dilakukan di taman Agrowisata Kebun sampel yang dilakukan dengan memasang
Melon Kenten Laut. Penelitian ini perangkap warna dengan 4 warna yaitu,
dilakukan karna serangga disekitar kuning, hijau,biru, dan merah.
tanaman melon berpotensi sebagai Penelitian”dilaksanakan pada bulan
serangga hama yang merusak tanaman April – Mei 2022. Pengambilan sampel
melon sehingga perlu dilakukan penelitian serangga pada tanaman melon di
mengenai ketertarikan serangga pada Agrowisata Kebun Melon Kenten Laut.
tanaman melon terhadap berbagai warna Adapun alat dan bahan yang digunakan
sebagai salah satu cara pengendalian adalah cat warna kuning, hijau, biru,
serangga hama pada tanaman melon dan merah, kuas, triplek ukuran 25x25 cm,
menjadi informasi ilmiah bagi para petani kayu ukuran 1 meter, paku, palu, gergaji,
dalam menghadapi serangga. Jika plastik, toples, pinset, alat tulis, dan
penanganan serangga sudah dilakukan kamera. Sedangkan bahan yang
dengan tindakan yang tepat maka hasil digunakan adalah alkohol 70% dan lem
produksi melon akan maksimal. tikus.”
Lokasi penelitian ini berada di
Kampung II, Kenten Laut Kecamatan HASIL DAN PEMBAHASAN
Talang Kelapa merupakan kebun pribadi
milik bapak Awot. Dengan kebun melon Hasil penelitian yang telah
yang memiliki empat jenis varian, yaitu dilakukan terhadap ketertarikan serangga
Marlin, Legita, Kinanti, dan Kirani. ordo Diptera pada tanaman melon
Agrowisata Kebun melon kenten laut ini terhadap berbagai warna, diperoleh 70
ada semenjak 4 tahun lalu namun resmi serangga dari ordo Diptera. Adapun jenis-
dibuka pada tanggal 15 Mei 2021 dengan jenis serangga yang ditemukan, disajikan
pada Tabel 4.1 sebagai berikut:

Tabel 1. Serangga yang tertangkap menggunakan metode perangkap warna


kuning, hijau, biru dan merah.
No Spesies Jumlah serangga yang ditemukan berdasarkan
perangkap warna
Kuning Hijau Biru Merah Total
1. Bactrocera dorsalis 25 7 11 6 49

2. Lucilia sp 4 - 2 - 6
3. Hermetia illucens 5 1 2 1 9
4. Musca domestica 2 - 3 1 6
Jumlah 36 8 18 8 70

Tabel 1 menunjukkan jumlah perangkap warna kuning sebanyak 36


serangga ordo Diptera yang diperoleh ekor, warna hijau sebanyak 8 ekor, warna
pada kebun melon Kenten Laut pada
E IISN 2655-9137
90
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

biru sebanyak 18 ekor, dan warna merah Selain karena panjang gelombang yang
sebanyak 8 ekor. dapat diterima oleh serangga, serangga
Berdasarkan banyaknya perolehan dapat membedakan warna-warna
serangga pada setiap warna perangkap kemungkinan karena adanya perbedaan
warna dapat diartikan bahwa serangga pada sel-sel retina mata serangga.
lebih tertarik pada warna kuning. Bagi Serangga lalat buah menggunakan
serangga kertas atau apapun yang sejumlah isyarat visual ataupun isyarat
berwarna kuning terlihat seperti kumpulan kimia (chemical cues) untuk menemukan
daun-daun muda. Warna kuning juga bagi inang berupa buah atau sayuran.
serangga menandakan buah-buahan itu Kesesuaian isyarat visual maupun isyarat
sudah masak, maka dari itu warna kuning kimia akan menyebabkan hama lebih
menarik serangga untuk hinggap paling tertarik untuk menemukan inangnya.
banyak (Kurniawati, 2017). Bactrocera dorsalis ditemukan paling
Dari karakteristik warna merah bayak pada perangkap warna kuning. Hal
disukai serangga setelah warna”kuning, ini sesuai penelitian Syafrizal
kemudian warna biru dan hijau. Hal ini (2016),”Perangkap warna kuning dapat
sesuai dengan penelitian Hasibun (2017) menangkap lalat buah paling banyak dan
bahwa panjang gelombang yang dapat yang paling rendah adalah pada perangkap
diterima makhluk hidup untuk green 480- warna merah, hal ini menunjukkan bahwa
560 nm, yellow 560-590 nm, red 630-700 serangga hama lalat buah lebih tertarik
nm selanjutnya menurut James dan Smith pada warna kuning dibandingkan dengan
(2000), serangga dapat melihat panjang warna biru, merah dan hijau. Serangga
gelombang cahaya yang lebih panjang lebih tertarik pada warna kuning,”karena
dibandingkan dengan manusia panjang warna kuning mempunyai kisaran panjang
gelombang yang dapat dilihat 300 – 400 gelombang 424 - 491 nm dan serangga
nm (mendekati ultraviolet) sampai 600 – mempunyai kisaran panjang gelombang
650 nm (orange) serangga menyukai yang dapat diterima berkisar 540 - 600
warna ultra violet disebabkan cahaya nm.
diabsorbsi oleh alam terutama oleh”daun.

Tabel 2. Tipe- tipe morfologi serangga ordo Diptera yang ditemukan di areal
kebun melon (Cucumis melo L.) di Agrowisata Kebun Melon Kenten
Laut
Tipe- tipe Morfologi

No Familia Spesies Mulut Kepala Antena Sayap Tungkai

1. Tephtitidae Bactrocera dorsalis Menghisap Opistrorinkus Aristate Halter Saltatorial

2. Calliphoridae Lucilia sp Menghisap Opistrorinkus Aristate Halter Saltatorial

3. Stratiomyidae Hermetia illucens Menghisap Opistrorinkus Aristale Halter Fossorial

4. Muscidae Musca domestica Menghisap Opistrorinkus Aristale Halter Saltatorial

E IISN 2655-9137
91
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

Berdasarkan hasil penelitian dan terhadap terbagai warna di agrowisata


pengamatan yang dilakukan terhadap kebun melon Kenten Laut dapatkan 4
ketertarikan serangga ordo Diptera pada spesies. Berikut deskripsi dari tiap-tiap
tanaman melon (Cucumis melo L.) spesies yang didapatkan :

Spesies 1. Lalat buah (Bactrocera dorsalis)

a. Klasifikasi
Menurut Borror et a., (1992), lalat buah diklasifikasikan sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Filum : Arthopoda
Kelas : Insecta
Ordo : Diptera
Sub Ordo : Cycloorhapha
Famili : Tephritidae
Genus : Bactrocera
Spesies : Bactrocera dorsalis

b. Karakteristik Morfologi mempunyai ciri khas tertentu. Ciri


Tergolong serangga hama yang tersebut dapat berupa garis di tengah, atau
memiliki kepala berbentuk bulat agak garis pinggir (lateral) berwarna kuning di
lonjong, dan merupakan tempat melekat masing-masing sisi latero-dorsal skutum.
antena dengan tiga ruas. Warna pada ruas Dari arah dorsal tampak warna dasar
antena ini merupakan salah satu ciri khas skutelum. Skutelum lalat buah biasanya
spesies lalat buah tertentu. Selain itu, berwarna kuning. Sayap lalat buah
spesies lalat buah dapat dibedakan biasanya mempunyai bercak-bercak pada
berdasarkan ciri lain yang berupa bercak bagian tepi posterior. Bercak-bercak
hitam bagian depan wajah, atau warna tersebut menutupi vena kosta serta
tertentu pada daerah kepala. Bagian subkosta dan vena-vena lain di sekitarnya
punggung (dorsal) rongga dada lalat buah (Pramudi et al., 2013).

Spesies 2. Lalat Hijau (Lucilia sp)

a. Klasifikasi Ordo : Diptera


Klasifikasi lalat hijau menurut Famili : Calliphoridae
Borror et al., 1992 adalah sebagai berikut : Genus : Lucilia
Kingdom : Animalia Spesies : Lucilia sp
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta b. Karakteristik morfologi

E IISN 2655-9137
92
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

Menurut Putri (2018), memiliki berkisar anatara 5,5 – 6,5 mm. Menurut
mata berwarna merah. Panjang tubuh ciri-ciri yang diperoleh Laksmita et al.,
berkisaran antara 7-9 mm, warna tubuh (2013) mata berwarna merah dan tubuh
hijau metalik, thorax dan abdomen berwarna hijau.”
berwarna hijau metalik. Panjang sayap
Spesies 3. Lalat tentara hitam (Hermetia illucens)

a. Klasifikasi Memiliki ukuran tubuh sekitar 15-20 mm


Menurut Borror et al., (1992) lalat yang didominasi warna hitam, kaki
tentara hitam diklasifikasikan sebagai berwarna hitam, rentan sayap selebar 8-15
berikut : mm memiliki membran, dan memiliki
Kingdom : Animalia antena (terdiri dari tiga segmen) dengan
Filum : Arthropoda tipe kepala opistrorinkus. pada bagian
Kelas : Insecta abdomen lalat ini berwarna transparan
Ordo : Diptera (wasp waist) sehingga sekilas menyerupai
Famili : Stratiomyidae warna abdomen lebah dan jangka
Genus : Hermetia hidupnya hanya 3-5 [Link]
Spesies : Hermetia illcens serangga predator karna memburuh
serangga lainnya (Li et al., 2011).”
b. Karakteristik morfologi
Menurut Rachmawati dan
Samidjan (2013)”lalat tentara hitam

Spesies 4. Lalat rumah (Musca domestica)

a. Klasifikasi
Klasifikasi lalat rumah menurut b. Karakteristik morfologi
Borror et al., (1992) adalah sebagai Menurut Suraini (2011) morfologi
berikut : Lalat rumah yaitu warna tubuh abu-abu
Kingdom : Animalia kehitaman. Panjang tubuh 7 mm dan
Filum : Arthrropoda panjang venasi sayap 6 mm. Kepalanya
Kelas : Hexapoda besar berwarna coklat gelap, mata besar
Ordo : Diptera menonjol dan terpisah.
Famili : Muscidae
Genus : Musca
Spesies : Musca domestica
E IISN 2655-9137
93
Jenis-jenis Serangga Yang Tertarik…, Sari Damayanti, Dian Mutiara, Yunita Panca Putri,
Indobiosains,Volume 5 No. 2, November 2023, 88-94.

KESIMPULAN Kurniawati. 2017. Intensitas Serangan


Dari”penelitian yang telah Hama Lalat Buah Cabai
dilaksanakan didapatkan hasil sebagai (Bactrocera spp.) Yang
berikut :” Dikendalikan Dengan Beberapa
1. Serangga yang diperoleh pada Jenis Perangkap Serangga.
perangkap warna sebanyak 70 ekor Keanekaragaman Serangga Pada
terdiri dari 4 spesies yaitu, Bactrocera Pertanaman Cabai. Jurnal HPT.
dorsalis, Lucilia sp, Hermetia illucens, 2(2): 58–66
Musca domestica.
2. Jumlah serangga yang diperoleh Pramudi, M.I., R.D. Puspitarini, dan B.T.
diperoleh pada perangkap warna Rahardjo. 2013. Keanekaragaman
kuning sebesar 36 ekor, warna hijau dan Kekerabatan Lalat Buah
sebesar 8 ekor, warna biru sebesar 18 (Diptera: Tephritidae) Di
ekor, dan warna merah sebesar 8 ekor Kalimantan Selatan Berdasarkan
Karakter Morfologi dan Molekular
DAFTAR PUSTAKA (RAPDPCR dan Sekuensing
DNA). J. HPT Tropika. 13(2):191
Annisa, Putri dan H, Gustia. 2017. – 202.
Respon Pertumbuhan dan
Produksi Tanaman Melon Putri, Y.P. 2018. Taksonomi Lalat di Pasar
Terhadap Pemberian Pupuk Indk Jakabaring Kota Palembang.
Organik Cair Tithonia diversifolio. Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilm
[Link]. Pengetahan Alam. 15(2): 105-111

Astrid, R.M. 2016. Cara Cerdas Berkebun Sihombing, S.W., [Link], U.T. Mena.
Emas dengan Menanam 2013. Perangkap Warna
[Link] [Link]. PerekatTerhadap Hama Capside
(Cyrtopeltis tenuis Reut)
Badan Pusat Statistik, H. 2017. Statistik (Hemiptera: Miridae) Pada
Tanaman Buah-buahan dan Tanaman Tembakau. J.
Sayuran Tahunan Indonesia. Agroteknologi, 1(4): 1352-1359
Badan Pusat Statisik.
[Link]. Diakses 28 Maret Yuswani Pangestiningsih. 2012. Pengaruh
2022. Perangkap Warna Berperekat
Terhadap Hama Capside
Borror, D.J., Triplenhorn, A. dan Jonson, (Cyrtopeltis tenuis Reut)
N.F. 1992. Penggenalan Pelajaran (Hemiptera : Miridae) Pada
serangga. Edisi Enam. Tanaman Tembakau (Nicotiana
(Terjemahan). Yogyakarta: Gadjah tabacum L). Jurnal, Program Studi
Mada Universitas Press. Agroekoteknologi Fakultas
Pertanian USU, Medan. H.5

E IISN 2655-9137
94

Anda mungkin juga menyukai