The following are some examples of interview questions
[Link] you tell me a little bit about yourself? (Memperkenalkan diri)
2. Can you share your understanding of the role you are applying for? (Pengetahuan
terkait posisi yang dilamar)
3. Why do you want to work for our company? (Alasan Melamar Pekerjaan)
4. What are your greatest strengths? (Menyebutkan kualitas diri)
5. What skills do you think are most important for success in this role? (Keahlian yang
dimiliki sesuai posisi tujuan)
6. Are you willing to be placed anywhere in Indonesia? (Siap ditempatkan di seluruh
Indonesia?)
7. What is your availability to start working? (Kapan bisa mulai bekerja?)
8. What salary range are you expecting for this position? (Berapa gaji yang
diinginkan?)
9. What are your weaknesses? (Menceritakan kelemahan)
10. How do you handle high-pressure situations? (Cara menangani situasi penuh
tekanan)
11. Why should we hire you?
12. What makes you unique?
For more tips, please read the explanation below!
[Link] you tell me a little bit about yourself? (Memperkenalkan diri)
Biasanya, sesi wawancara dalam bahasa Inggris akan diawali dengan pertanyaan seperti:
Can you tell me about yourself? (Bisakah ceritakan tentang dirimu?)
Give me an information about yourself! (Beri saya informasi tentang diri kamu!)
Hindari menjawab dengan hal-hal seperti latar belakang keluarga, cukup dengan
pengalaman dan hal yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kalau kamu fresh
graduate, kamu juga bisa sampaikan education background atau asal universitas-mu.
Kamu bisa coba jawab pertanyaan dengan contoh perkenalan diri berikut ini:
“My name is Intan Aulia, and I am 25 years old. I graduated from the University of California
and I am currently living in Jakarta. I’ve been on an internship as a social media officer for 5
months. My duties included writing for instagram carousel posts, publishing digital content on
social media, and ensuring the campaign goes well. I have always been interested in social
media and new trends, so that’s why I chose to follow this career path.”
(Nama saya Intan Aulia, dan saya berumur 25 tahun. Saya lulus dari University of California
dan saat ini tinggal di Jakarta. Saya pernah menjalani magang sebagai tim sosial media
selama 5 bulan. Tugas saya seperti menulis carousell Instagram, mem-posting konten digital
di sosial media, dan memastikan kampanye berjalan dengan baik. Saya sangat tertarik
dengan sosial media dan tren-tren baru, itulah mengapa saya memilih jenjang karir ini).
2. Can you share your understanding of the role you are applying for? (Pengetahuan
terkait posisi yang dilamar)
Pertanyaan yang satu ini umumnya dilontarkan bagi para fresh graduate yang belum
beperngalaman. Perhatikan contoh pertanyaan yang sering muncul:
What do you know about the position you are applying for? (Apa yang kamu ketahui
tentang posisi yang kamu lamar?)
How familiar are you with the job position you have applied for? (Seberapa familier kamu
dengan posisi pekerjaan yang telah kamu lamar?)
Contoh jawaban untuk posisi Social Media Specialist:
“Based on my research, a social media specialist is responsible for creating and implementing
social media strategies for a company’s brand or products. They manage the company’s
social media presence across different platforms, engage with the audience, and create
engaging content to increase the brand’s visibility and awareness. I have experience in
creating and implementing social media campaigns for different companies, and I believe my
skills would be a good fit for this role.”
(Berdasarkan penelitian saya, seorang spesialis media sosial bertanggung jawab untuk
membuat dan menerapkan strategi media sosial untuk merek atau produk perusahaan.
Mereka mengelola kehadiran media sosial perusahaan di berbagai platform, berinteraksi
dengan audiens, dan membuat konten menarik untuk meningkatkan visibilitas dan kesadaran
merek. Saya memiliki pengalaman dalam membuat dan menerapkan kampanye media sosial
untuk berbagai perusahaan, dan saya yakin keahlian saya akan cocok untuk peran ini.)
Contoh jawaban jika melamar sebagai SEO Specialist:
“As an SEO specialist, I know that the job requires an in-depth understanding of how search
engines work and the ability to optimize website content to increase its visibility and ranking
on search engine results pages. I have experience in conducting keyword research, creating
SEO-friendly content, and implementing on-page and off-page optimization strategies. I
believe my skills would enable me to contribute to the company’s SEO efforts.”
(Sebagai seorang spesialis SEO, saya tahu bahwa pekerjaan tersebut memerlukan
pemahaman mendalam tentang cara kerja mesin pencari dan kemampuan untuk
mengoptimalkan konten situs web untuk meningkatkan visibilitas dan peringkatnya pada
halaman hasil mesin pencari. Saya memiliki pengalaman dalam melakukan riset kata kunci,
membuat konten ramah SEO, dan menerapkan strategi optimasi on-page dan off-page. Saya
yakin keahlian saya akan memungkinkan saya berkontribusi pada upaya SEO perusahaan.)
3. Why do you want to work for our company? (Alasan Melamar Pekerjaan)
Jadi, pastikan kamu sudah mempelajari terlebih dahulu, kenapa kamu melamar posisi
di perusahaan tersebut.
Contoh job interview bahasa Inggris yang sering muncul:
Why do you want to join this company? (Mengapa kamu melamar kerja di perusahaan
ini?)
What motivated you to apply for this job? (Apa motivasi kamu melamar pekerjaan ini?)
Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa lihat contoh berikut:
“I feel my skills are particularly well-suited to this position because I’m detailed, personal and
communicative. I like to write a to-do list every morning and like to communicate with new
people.”
(Saya rasa kemampuan saya sangat cocok di posisi ini karena saya orang yang detail dan
komunikatif. Saya suka menulis to-do list setiap pagi dan berkomunikasi dengan orang baru.)
“I see this opportunity as a way to contribute to a fast-moving company and I feel I can do it
with my skill and knowledge.”
(Saya melihat kesempatan ini sebagai kontribusi untuk perusahaan yang dinamis. Dan saya
yakin, saya bisa beradaptasi dengan kemampuan dan pengalaman saya.)
4. What are your greatest strengths? (Menyebutkan kualitas diri)
Untuk pertanyaan ini, penting diingat bahwa kamu harus memberi jawaban yang
didukung dengan alasan bagus.
Selain pertanyaan “What are your strengths?” (Apa kekuatan kamu?), beberapa pertanyaan
lain juga sering dipakai seperti:
Why do you think we should hire you?
(Apa alasan kami harus merekrutmu?)
Why should we hire you?
(Kenapa kami harus merekrut kamu?)
Why do you think you’re the best person for this job?
(Apa yang membuatmu berpikir jika kamu-lah orang yang paling tepat?)
What makes you a good fit for our company?
(Mengapa kamu berpikir sangat cocok untuk pekerjaan ini)
What’s your experience and achievement in this role?
(Apa pengalaman dan pencapaian yang kamu miliki di posisi ini?)
Untuk menjawabnya, kamu bisa banget pakai contoh di bawah ini:
“I’m trying to be a punctual person. I always arrive early and complete my work on time. My
previous job had a lot of deadlines and I made sure that I organized all my jobs.”
(Saya ini orang yang tepat waktu. Saya selalu datang lebih awal dan menyelesaikan
pekerjaan saya tepat waktu. Pekerjaan saya sebelumnya memiliki banyak deadline, jadi saya
memastikan semua pekerjaan terorganisasi dengan baik.)
Atau, bisa juga menjawab seperti ini.
“When I wоrk, I always take initiative. If I see something that needs doing, I don’t wait for
instruction. When I think about things, I do them. I believe that to be get anywhere in life, you
need this quality both to work alone and in a team.”
(Ketika saya bekerja, saya selalu berinisiatif. Jika saya melihat sesuatu harus diambil
tindakan segera, saya tidak menunggu instruksi, tapi langsung dilakukan. Saya yakin, kualitas
ini dibutuhkan di manapun kamu berada, baik bekerja sendiri maupun dalam sebuah tim.)
5. What skills do you think are most important for success in this role? (Keahlian yang
dimiliki sesuai posisi tujuan)
What specific skills do you think are necessary to excel in this position? (Keahlian spesifik
apa yang menurutmu diperlukan untuk unggul dalam posisi ini?)
From your experience, what skills do you believe are critical for success in this role?
(Berdasarkan pengalamanmu, keahlian apa yang menurutmu kritis untuk sukses dalam
posisi ini?)
Jika kamu belum punya pengalaman, kemungkinan akan mendapat pertanyaan berikut:
What skills do you possess that are relevant to this position? (Keahlian apa yang kamu
miliki yang sesuai dengan posisi ini?)
Can you describe how your skills align with the requirements of this position? (Bisakah
kamu menjelaskan bagaimana keahlianmu sejalan dengan persyaratan posisi ini?)
Contoh jawaban untuk experienced:
“As an experienced social media specialist, I possess strong skills in content creation,
community management, and analytics. I have developed and implemented successful social
media campaigns across various platforms, utilizing engaging and creative content to build
brand awareness and increase engagement with followers. I am skilled in managing and
growing social media communities, responding to inquiries and feedback in a timely and
professional manner. Additionally, I am experienced in analyzing social media data to
measure the success of campaigns and adjust strategies accordingly.”
(Sebagai seorang spesialis media sosial berpengalaman, saya memiliki keahlian yang kuat
dalam pembuatan konten, manajemen komunitas, dan analisis. Saya telah mengembangkan
dan mengimplementasikan kampanye media sosial yang sukses di berbagai platform,
menggunakan konten yang menarik dan kreatif untuk membangun kesadaran merek dan
meningkatkan keterlibatan pengikut. Saya terampil dalam mengelola dan memperluas
komunitas media sosial, merespons pertanyaan dan umpan balik dengan cara yang tepat
waktu dan profesional. Selain itu, saya berpengalaman dalam menganalisis data media sosial
untuk mengukur kesuksesan kampanye dan menyesuaikan strategi secara tepat.)
Jawaban yang cocok bagi lulusan baru:
“As a fresh graduate applying for the role of social media specialist, I may not have direct
experience in the field, but I possess strong skills in content creation, social media
management, and digital marketing. I have completed courses in social media marketing and
have developed and implemented successful social media strategies for personal projects
and internships. Additionally, I am proficient in various social media platforms and tools, and I
am eager to learn and stay up-to-date with industry trends and best practices. I am confident
that my skills and passion for social media will make me a valuable addition to the team.”
(Sebagai lulusan baru yang melamar untuk posisi spesialis media sosial, mungkin saya tidak
memiliki pengalaman langsung dalam bidang ini, tetapi saya memiliki keahlian yang kuat
dalam pembuatan konten, manajemen media sosial, dan pemasaran digital. Saya telah
menyelesaikan kursus dalam pemasaran media sosial dan telah mengembangkan dan
mengimplementasikan strategi media sosial yang sukses untuk proyek pribadi dan magang.
Selain itu, saya mahir dalam berbagai platform dan alat media sosial, dan saya bersemangat
untuk belajar dan tetap mengikuti tren dan praktik terbaik dalam industri. Saya yakin bahwa
keahlian dan minat saya dalam media sosial akan membuat saya menjadi aset berharga bagi
tim.)
6. Are you willing to be placed anywhere in Indonesia? (Siap ditempatkan di seluruh
Indonesia?)
Pertanyaan seperti :
Would you be open to working in different parts of Indonesia? (Apakah kamu siap bekerja
di berbagai bagian di Indonesia?)
Can you adapt to different work locations in Indonesia? (Dapatkah kamu beradaptasi
dengan lokasi kerja yang berbeda di Indonesia?)
Contoh jawaban ini bersedia:
“Absolutely, I am willing to be placed anywhere in Indonesia. I am excited about the prospect
of working in different parts of the country and experiencing different cultures and ways of
working.”
(Tentu saja, saya bersedia ditempatkan di mana saja di Indonesia. Saya bersemangat
dengan prospek bekerja di berbagai bagian di negara ini dan mengalami budaya dan cara
kerja yang berbeda.)
Apabila kamu terhambat oleh keluarga, cobalah untuk sampaikan dulu rasa
ketertarikanmu, dan coba bernegosiasi untuk ditempatkan di cabang terdekat dengan
tempat tinggalmu. Lihat contoh berikut:
“While I am open to exploring opportunities to work in different parts of Indonesia, I have
family commitments that require me to be located in a specific area. If there are openings
available at a location near my current residence, I would be very interested in discussing
those opportunities further.”
(Saya terbuka untuk menjelajahi kesempatan untuk bekerja di berbagai bagian di Indonesia,
namun saya memiliki komitmen keluarga yang membutuhkan saya berada di lokasi tertentu.
Jika ada lowongan yang tersedia di lokasi dekat tempat tinggal saya saat ini, saya sangat
tertarik untuk membahas kesempatan tersebut lebih lanjut.)
7. What is your availability to start working? (Kapan bisa mulai bekerja?)
Untuk mengefisienkan waktu, kamu akan diberi pertanyaan:
When would you be able to commence work? (Kapan kamu dapat memulai pekerjaan?)
Can you let me know your earliest possible start date? (Dapatkah kamu memberi tahu
tanggal mulai kerjamu yang paling awal?)
Contoh jawaban kalau bisa start secepatnya:
“I am available to start working immediately and am eager to contribute my skills and
experience to this organization. I have already wrapped up my previous commitments and am
ready to hit the ground running.”
(Saya siap untuk memulai bekerja segera dan bersemangat untuk berkontribusi dengan
keterampilan dan pengalaman saya pada organisasi ini. Saya sudah menyelesaikan
komitmen saya sebelumnya dan siap untuk bekerja keras kembali.)
Jawaban jika kamu masih mengurus resignation di tempat sebelumnya:
“I am currently in the process of resigning from my previous job and am completing the
necessary steps to ensure a smooth transition. I will be able to start work in two weeks’ time
and am excited about the opportunity to join this organization and contribute my skills and
experience to the team.”
(Saya saat ini sedang dalam proses mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya dan
menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan transisi yang lancar.
Saya akan bisa memulai bekerja dalam waktu dua minggu dan bersemangat dengan
kesempatan untuk bergabung dengan organisasi ini dan berkontribusi dengan keterampilan
dan pengalaman saya pada tim.)
8. What salary range are you expecting for this position? (Berapa gaji yang
diinginkan?)
Hindari untuk memberi jawaban angka secara mentah-mentah. Coba lihat contoh berikut:
What are your salary expectations? (Berapa ekspektasi gaji kamu?)
What is the pay like? (Bagaimanakah gajimu?)
Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu dapat melihat contoh berikut:
Based on my experience and portofolio, i have an expectation between RpX – RpY, which is
the average salary for this position in other companies. However, i think we can discuss more
about this.
(Berdasarkan pengalaman dan portofolio saya, ekspektasi gaji saya antara RpX – RpY, yang
merupakan gaji rata-rata untuk posisi ini di perusahaan lain. Namun, saya pikir kita bisa
mendiskusikan lebih banyak tentang ini.)
Contoh jawaban:
My salary expectation is between RpX – RpY, which is the average salary for a candidate with
my level of experience in this city.
However, we can discuss more about this.
9. What are your weaknesses? (Menceritakan kelemahan)
hindari jawaban “saya tidak punya kelemahan”.
Tipsnya, kamu harus menjadikan kelemahan itu terlihat sebagai kualitas positif.
Caranya? Tentu dengan menunjukkan bagaimana cara kamu untuk solve the
problem dari kekurangan yang kamu miliki .
perhatikan contoh ini:
Interviewer: What are your weakness? (Apa kekuranganmu?)
Kamu bisa menjawab pertanyaan HRD seperti ini:
You: “Sometimes, I am a little bit slower in completing my tasks compared to others. It is
because I really want to get things right. I will double or sometimes triple-check documents
and files to make sure everything is accurate.”
(Terkadang, saya lebih lamban dari yang lain ketika menyelesaikan pekerjaan. Alasannya
karena saya ingin hasil yang baik. Saya akan memeriksa dokumen dua sampai tiga kali untuk
memastikan semuanya telah dikerjakan dengan benar.)
Kamu juga bisa menjawab pertanyaan seperti ini:
You: “It is a little bit too hard to arrange my time management, because during this work from
home, I have to do house chores. But, I overcome that by making a daily to-do list so that I
can do everything well.”
(Agak terlalu sulit untuk mengatur manajemen waktu saya, karena selama bekerja dari
rumah, saya harus melakukan pekerjaan rumah. Tapi, saya mengatasinya dengan membuat
daftar tugas harian sehingga saya bisa melakukan semuanya dengan baik.)
10. How do you handle high-pressure situations? (Cara menangani situasi penuh
tekanan)
Bisa jadi kamu akan menerima pertanyaan ini:
How do you handle situations where you feel stressed and overwhelmed? (Bagaimana
kamu menangani situasi di mana kamu merasa tertekan dan terbebani?)
How do you deal with situations where you have to make important decisions in a short
amount of time? (Bagaimana kamu menghadapi situasi di mana kamu harus membuat
keputusan penting dalam waktu singkat?)
Contoh jawaban ketika overwhelmed:
“When I feel stressed and overwhelmed, I take a step back and try to identify the root cause
of the issue. Then, I break down the problem into smaller, more manageable pieces and
prioritize them based on their urgency and importance. I also practice deep breathing and
other relaxation techniques to help me calm down and focus on the task at hand.”
(Ketika saya merasa stres dan kewalahan, saya mundur sejenak dan mencoba
mengidentifikasi penyebab utama masalah. Kemudian, saya memecah masalah menjadi
bagian-bagian yang lebih kecil dan dapat diatasi, serta memprioritaskan mereka berdasarkan
urgensi dan pentingnya. Saya juga berlatih teknik pernapasan dalam dan relaksasi lainnya
untuk membantu saya tenang dan fokus pada tugas yang sedang dihadapi.)
Contoh jawaban saat harus mengambil keputusan dengan cepat:
“In situations where I have to make important decisions in a short amount of time, I gather as
much information as possible and weigh the pros and cons of each option. I also consult with
others who may have more experience or knowledge on the subject. However, I ultimately
trust my instincts and make a decision based on the best available information at the time.”
(Dalam situasi di mana saya harus membuat keputusan penting dalam waktu singkat, saya
mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dan menimbang pro dan kontra dari setiap opsi.
Saya juga berkonsultasi dengan orang lain yang mungkin memiliki lebih banyak pengalaman
atau pengetahuan tentang subjek tersebut. Namun, pada akhirnya saya mempercayai insting
saya dan membuat keputusan berdasarkan informasi terbaik yang tersedia pada saat itu.)
11. Why should we hire you?
Arti: Mengapa kami harus merekrutmu?
Contoh jawaban:
My experience is almost perfectly aligned with the requirements you asked for in your job
listing.
I have five years’ progressive experience in the accounting industry, advancing from my initial
role as a junior accountant to my previous position as a senior accountant.
I pride myself on my ability to prepare financial reports, perform account reconciliations, and
also build a reliable team. So, I will also do it in your company.
12. What makes you unique?
Arti: Apa yang membuatmu unik/berbeda?
Beri mereka alasan untuk memilihmu dibandingkan kandidat lainnya. Kuncinya adalah
menjaga jawabanmu tetap relevan dengan posisi yang kamu lamar.
Contoh jawaban:
I’m incredibly organized and live for my planner. As a result my old boss never had a missed
message or mistake in their schedule.
I started a career in editorial after transitioning from the health industry. Because I was in
their shoes, I know what career advice readers need.