“CONTOH KARYA ILMIAH”
PEMBUATAN EMBUNG
D
OLEH :
KELOMPOK V
1. TRI MARIATI
2. SATULUS
3. SATRINA
4. SALWA
SMK NEGERI 1 MUARA BATANG GADIS
KABUPATEN MANDAILING NATAL
T.A 2024/2025
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Embung adalah bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan pada musim
penghujan serta dapat digunakan untuk mendukung usaha pertanian, perkebunan maupun peternakan
pada saat musim kemarau. Air embung berasal dari limpasan air hujan yang jatuh didaerah
tangkapan. Di permukaan bumi ini hanya 2,5% air tawar sedangkan sisanya brupa air asin (laut)
darikkeseluruhan total air yang ada. Dari air tawar 2,5% tersebut hanya berupa 1,75% es dan salju,
0,001% air di udara, 0,001% air sungai dan danau, dan juga 0,72% air tanah. Dengan keterbatasan
jumlah yang tersedia
tersebut, maka perlindungan terhadap adanyaasumber daya air sangat diperlukan beserta
pemanfaatannya.
Daerah Kabupaten Toba Samosir terdapat banyak daerah persawahan yang hanya mengandalkan air
hujan sementara itu kebutuhan domestik untuk daerah perkotaan dan pedesaan juga sangat minim.
Hal ini membuat potensi pertaniannya menjadi terhambat karena kurang maksimalnya ketersediaan
kebutuhan air irigasinya. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, alternatif yang dapat dilakukan
terhadap air irigasi yaituudengan menyimpannya pada sebuah tampungan yakni dengan
dibangunnya suatu embung dengan tujuan utamannya sebagai tempat tampungan air di musim hujan
dan digunakan secara efisien di musim kemarau yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mensuplai
kebutuhan air untuk irigasi di Daerah Irigasi Toba Samosir.
Lokasi rencana embung Bonan Dolok terletak di Desa Siburuon Kecamatan Balige. Secara
geografis terletak pada 513650,02 BT dan 253204,17 LU. Desa Siboruon merupakan desa
paling ujung di lokasi rencana embung ini. Lokasi rencana embung merupakan sebuah
cekungan tepat di bawah jalan desa yang relatif cukup curam.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan dari analisis yang dibutuhkan dalam perencanaan embung. Maka rumusan
masalah dalam studi perencanaan ini adalah :
1. Bagaimana desain dan dimensi tubuh embung ?
2. Bagaimana desain bangunan pelimpah yang sesuai ?
3. Berapa besarnya volume tampungan efektif ?
4. Bagaimana hasil analisa stabilitas terhadap tubuh embung dan pelimpah yang
direncanakan ?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Embung
adalah bangunan penampung air yang berbentuk cekungan, kolam, atau urugan tanah. Embung
berfungsi untuk menyimpan air hujan, limpasan, atau rembesan air untuk berbagai keperluan.
Menurut para ahli, embung memiliki beberapa pengertian, yaitu:
Embung adalah bangunan konservasi air yang berbentuk kolam
Embung adalah bangunan artifisial yang berfungsi untuk menampung air dengan kapasitas
volume kecil
Embung adalah bangunan yang berfungsi untuk menahan dan menampung aliran air
2.2 Manfaat Embung
Embung memiliki beberapa manfaat, di antaranya: Menyediakan air untuk pengairan
tanaman di musim kemarau, Meningkatkan produktivitas lahan, Mengurangi risiko banjir,
Meredam banjir di kawasan tertentu, Mengurangi udara panas di sekitar kawasan tertentu.
2.3 Persyaratan pembuatan embung meliputi:
1. Tekstur tanah, Kemiringan lahan, Sumber air, Volume tampungan, Desain tubuh embung, Izin-
izin.
2. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai persyaratan-persyaratan tersebut:
3. Tekstur tanah: Embung sebaiknya dibuat di lahan dengan tanah liat berlempung. Jika tanahnya
berpasir, embung bisa dilapisi plastik atau dibeton.
4. Kemiringan lahan: Embung sebaiknya dibuat di lahan pertanaman yang bergelombang dengan
kemiringan 8–30%.
5. Sumber air: Embung harus dibangun di lokasi yang memiliki sumber air, seperti mata air atau
aliran permukaan.
6. Volume tampungan: Volume tampungan embung minimal 500 m³.
7. Desain tubuh embung: Embung harus aman terhadap rembesan, bocoran, dan kegagalan
hidraulik.
8. Izin-izin: Semua izin yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan embung harus diurus.
9. Embung memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk konservasi air, irigasi pertanian, dan
mencegah banjir.
BAB III
PENUTUP
Embung adalah bangunan penampung air yang berbentuk cekungan, kolam, atau urugan tanah.
Embung berfungsi untuk menyimpan air hujan, limpasan, atau rembesan air untuk berbagai
keperluan. Embung memiliki beberapa manfaat, di antaranya: Menyediakan air untuk pengairan
tanaman di musim kemarau, Meningkatkan produktivitas lahan, Mengurangi risiko banjir,
Meredam banjir di kawasan tertentu, Mengurangi udara panas di sekitar kawasan tertentu.