0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan37 halaman

Potensi E-Commerce di Teras Fashion Medan

Dokumen ini membahas perkembangan ekonomi digital di Indonesia, yang menunjukkan potensi besar dengan meningkatnya pengguna internet dan target pemerintah untuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN. Selain itu, dokumen ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, seperti ketimpangan digital dan infrastruktur yang belum merata, serta menyoroti pentingnya sistem penjualan online berbasis e-commerce dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh e-commerce terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras Fashion Medan Johor.

Diunggah oleh

vegafirmansyah123
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan37 halaman

Potensi E-Commerce di Teras Fashion Medan

Dokumen ini membahas perkembangan ekonomi digital di Indonesia, yang menunjukkan potensi besar dengan meningkatnya pengguna internet dan target pemerintah untuk menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN. Selain itu, dokumen ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, seperti ketimpangan digital dan infrastruktur yang belum merata, serta menyoroti pentingnya sistem penjualan online berbasis e-commerce dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh e-commerce terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras Fashion Medan Johor.

Diunggah oleh

vegafirmansyah123
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ekonomi digital terus berkembang di tanah air, bahkan Indonesia dinilai

memiliki potensi besar karena tingkat penetrasi pengguna internetnya terus

meningkat.”Pada tahun 2017, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai

143,26 juta jiwa atau meningkat 7,96 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar

132,7 jiwa. Jumlah pengguna internet pada tahun 2017 mencakup 54,68 persen

dari total populasi Indonesia yang mencapai 262 juta jiwa. Pemerintah Indonesia

di era Presiden Joko Widodo menargetkan Indonesia menjadi kekuatan ekonomi

digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020 dengan proyeksi nilai transaksi e-

commerce mencapai 130 juta USD. Ekonomi digital merupakan suatu hal yang

menandakan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi pada masa yang akan

datang,” 1 Dalam sejarah marketing , awalnya perusahaan melakukan metode

pemasaran dengan cara iklan melalui media cetak, radio, dan telivisi. Dan

sekarang pemasaran bisa dilakukan melalui internet dan web dengan lebih mudah

ditandai dengan semakin pesatnya perkembangan bisnis atau transaksi

perdagangan yang menggunakan layanan internet sebagai media dalam

berkomunikasi, kolaborasi dan bekerjasama antar perusahaan atau individu.

Konsep ekonomi digital pertama kali diperkenalkan oleh “Don Tapscott

The Digital Economy,1995, yaitu sebuah sosiopolitik dan sistem ekonomi yang

1
Sayekti, Nidya . Tantangan Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia (Mahasis
Universitas Mercubuana)

1
2

mempunyai karakteristik sebagai sebuah ruang intelijen, meliputi informasi,

berbagai akses instrumen, kapasitas, dan pemrosesan informasi. Komponen

ekonomi digital yang berhasil diidentifikasi pertama kalinya yaitu industri

teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK), aktivitas e-commerce, serta distribusi

digital barang dan jasa. Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike,

pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia selama tahun 2017 didorong oleh

banyaknya pengguna internet yang bertransaksi melalui daring. Bisnis pada era

digital bukan lagi mempersoalkan produk apa yang dijual, melainkan bagaimana

cara menjual dan mempromosikannya. Potensi bisnis pada era digital sangat lebar,

terutama untuk industri kreatif.”2

Berbagai platform perdagangan elektronik yang terus tumbuh menjadi angin

segar bagi Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia untuk memasarkan

produknya. Namun demikian, di sisi lain, ekonomi digital dapat memperburuk

ketimpangan dikarenakan ada sebagian kelompok yang cepat mengikuti

perkembangan digital dan sukses, serta ada pula yang tidak bisa mengikutinya. Di

samping itu, infrastruktur telekomunikasi di Indonesia belum terbangun secara

merata. “Pembangunan infrastruktur lebih terlihat di kawasan Jawa dan Sumatera,

sedangkan di kawasan timur Indonesia infrastruktur telekomunikasi yang ada

masih jauh dari memadai.“ 3Akibatnya jelas, kesenjangan digital sangat nyata

terjadi di Indonesia. Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia

tahun 2017 menunjukkan pengguna internet di wilayah Jawa sebesar 58,08 persen

dan Sumatera sebesar 19,09 [Link] ekonomi digital juga telah

2
Agustina Lidya, Perkembangan Ekonomi Indonesia,(Jakarta:Pusat Penelitian,2019)
3
Kamal,[Link] di Era Digital Why Not,(Jakarta:Penerbit Yrama Widya,2020)
3

mengakibatkan pertumbuhan penjualan sektor ritel melemah. Pada Agustus 2017,

pertumbuhan penjualan sektor ritel hanya 2,2 persen dari sebelumnya 8-10 persen.

Ekonomi digital masih menjadi tantangan bagi sebagian pengusaha, karena bagi

yang mampu beradaptasi, keuntungan berlipat ganda akan didapat. Sebaliknya,

pengusaha yang tidak dapat mengikuti kecanggihan perkembangan zaman bukan

tidak mungkin akan jauh ketinggalan. Anak-anak muda menjadi kelompok yang

sangat antusias menggeluti bisnis berbasis digital. Banyak pebisnis muda yang

sukses memanfaatkan teknologi. Usaha mereka pun mengalami pertumbuhan

cukup signifikan. Menurut Co-Founder dan Chief Executive Officer Djaring,

Laksamana Mustika, pertumbuhan bisnis anak muda tidak terlepas dari kejelian

mengeksplorasi media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Youtube.

“Digitalisasi membuat pengusaha lebih mudah memperkenalkan merek dan

memasarkan produknya. Jika dulu pengusaha sulit mencari pemasok, kini hampir

semua barang mudah ditemukan di platform perdagangan elektronik.” 4

Menurut peneliti bahwasanya Digital marketing merupakan kegiatan

pemasaran yang menggunakan media sebagai contoh yaitu blog,website,instagram

dan berbagai macam jaringan media sosial lainnya yang dapat memudahkan para

konsumen atau pelanggan dalam melakukan pembelian berupa pakaian pada Teras

Fashion Medan Johor.

Dasar hukum yang disyari’atkannya jual beli dalam Islam yaitu Al-quran

Manusia hidup di dunia secara individu mempunyai kebutuhan- kebutuhan yang

4
Agustina,[Link] Ekonomi Digital di Indonesia,(Surabaya:Penerbit
Gramedia,2019)
4

harus dipenuhi, baik itu berupa sandang, pangan papan dan lain

[Link] seperti itu tidak pernah terputus dan tidak pernah terhenti

selama manusia itu hidup. oleh karena itu, tidak ada satu hal pun yang lebih

sempurna dalam memenuhi kebutuhan itu selain dengan cara pertukaran, yaitu

dimana seorang memberikan apa yang ia miliki untuk kemudian ia memperoleh

sesuatu yang berguna dari orang lain sesuai kebutuhan. “Jual beli ini adalah suatu

perkara yang telah dikenal masyarakat sejak zaman dahulu yaitu sejak zaman para

Nabi hingga saat ini. dan Allah mensyariatkan jual beli ini sebagai pemberian

keluangan dan keleluasaan dari-Nya untuk hamba-hamba-Nya “ [Link] beli dalam

Fiqh disebut juga dengan al-bai’ yang berarti menjual atau menukar sesuatu

dengan sesuatu yang lain dalam surat tentang diperbolehkan jual beli ini.

Artinya : “Orang-Orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan

seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila,yang demikian itu

5
Fahd,[Link] Jual Beli,(Jakarta:Penerbit PustakaIbnu Umar,2021)
5

karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan [Link] Allah telah

menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” 6

Ajaran Islam, aktivitas jual-beli hukumnya diperbolehkan. Dasar hukum

jual beli adalah mubah, yakni apabila dengan keridahaan dari kedua-belah pihak.

Namun, kehalalan ini bisa berubah menjadi haram jika terjadi hal-hal

[Link]-beli haram dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu barang

melanggar syariah, akad melanggar syariah, dharah mutlak, hingga melanggar .

B. Rumusan Masalah

1) Apakah sistem penjualan online berbasis e-commerce mampu

meningkatkan penjualan di Teras Fashion Medan Johor?

2) Bagaimana pengaruh sistem penjualan online berbasis e-commerce

terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras Fashion Medan Johor?

[Link] dan Kegunaan Penelitian

1. Tujuan Penelitian

[Link] mengetahui sistem penjualan online berbasis e-commerce mampu

meningkatkan penjualan di Teras Fashion Medan Johor.

[Link] mengetahui pengaruh sistem penjualan online berbasis e-commerce

terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras Fashion Medan Johor.

6
[Link]-Baqarah Ayat-275
6

2. Kegunaan Penelitian

1. Manfaat Akademisi

Penelitian ini diharapkan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan

dan menambah wawasan pembaca dan juga mahasiswa yang ada di

Program Studi Ekonomi Syari’ah yang berkaitan dengan sistem penjualan

online berbasis e-commerce dalam meningkatkan penjualan.

2. Manfaat Praktisi

Dapat digunakan sebagai masukan bagi penjualan online dalam rangka

menjaga dan meningkatkan kualitas kerjanya

3. Bagi peneliti selanjutnya

Penelitian ini dibuat agar peneliti selanjutnya dapat memberikan masukan

mengenai sistem penjualan online berbasis e-commerce dalam

meningkatkan penjualan.

[Link] Istilah

Dalam penelitian yang berjudul “Sistem Penjualan Online Berbasis E-

commerce di Teras Fashion Dalam Meningkatkan Penjualan”. Untuk tidak

menimbulkan perbedaan dan pengertian perlu ada penjelasan istilah yang

digunakan dalam penelitian ini , Batasan istilah yang digunakan ditentukan oleh

peneliti dengan maksud untuk kepentingan penelitian ini , beberapa istilah sebagai

berikut.
7

1. Penjualan online memudahkan konsumen untuk mencari produk barang

yang dia inginkan hanya menggunakan ponsel atau laptop dan adanya koneksi

internet yang mana transaksi tersebut menggunakan perantara seperti

website,media sosial,dan lain sebagainya.

2. E-commerce dalam meningkatkan penjualan dimulai dari memperluas

target bisnis, fokus pada kualitas produk dan memberikan promo dengan

tengat waktu. 3 hal tersebut dapat meningkatkan penjualan online.

[Link] penjualan di Teras fashion yang berupa pakaian muslim wanita.

E. Telaah Pustaka

Telaah pustaka merupakan kajian terhadap penelitian-penelitian terdahulu

yang berkaitan dengan penelitian seorang peneliti. Telaah pustaka dilakukan guna

mengetahui apakah penelitian tersebut pernah dilakukan atau belum. Di samping

untuk mengetahui perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian yang akan

dilakukan. Peneliti menemukan beberapa penelitian yang pernah dilakukan yang

berkaitan dengan pemasaran berbasis ecommerce.

[Link] refrensi dari skripsi yang berjudul Perancangan sistem penjualan

berbasis web E-Commerce, skripsi karya Wahyu Widianto Rahmat (2017)

pada program strata I (SI) di Universitas Muhammadiyah Magelang.

Menurut peneliti, tujuan penelitian ini adalah menciptakan sisrem

penjualan baru melalui online serta memperluas jangkauan calon

konsumen dengan target pasar yang tidak terbatas dan agar mempermudah
8

pemasaran dan promosi melalui online. E-commerce memungkin sebuah

usaha perusahaan atau pemilih usaha untuk dapat menjual produk yang

akan mereka buat kepada consumer yang lebih banyak. Seakan batas antar

negara semakin hilang. Dengan kata lain, perusahaan dapat mencakup

pasar yang lebih luas. Contoh, peerusahaan pengerajin ukiran jepara di

Indonesia. Pengurangan biaya perusahaan/meningkatkan keuntungan

bersih. Dengan adanya E-commerce, pemilik usaha atau perusahaan tidak

perlu mengeluarkan biaya yang berlebih dalam meneydiakan banyak took

atau gedung serta pegawai yang banyak hal ini akan meningkatkan

keuntungan dengan menurunkan biaya operasional perusahaan.

[Link] yang dibuat oleh Erlin Rosyita ,(2018) didalam penelitiannya

yang berjudul “Efektivitas E-commerce Dalam meningkatkan penjualan di

Toko Komputer ‘Eg computer’ Purwokerto, di dalam penelitiannya ia

menyebutkam bahwa agar dapat meningkatkan efektivitas dan efesiensi

strategi pemasaran penjualan dengan cara meningkatkan pelayanan

konsumen, dengan penjualan yang amanah dan terpercaya dengan

menampilkan fambar atau foto yang sesuai pada produk yang dijual dan

adanya respon yang baik dan cepar jika ada kendala pada produk yg dijual

Selain itu, para usaha yang memiliki toko diharapkan menyediakan untuk

penginputan nomor rekening dan penarikan dari pihak toko online sesuai

dengan pembayaran yang melakukan persetujuan pembelian dan lebih

meningkatkan prodes penjualan agar tidak merugikan pihak manapun

rekening bersama.
9

[Link] kurniawan 2001 dengan penelitiannya yang berjudul “

Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan UMKM

di Kabupaten Siak” penelitianyang beriskan tentang Digital marketing atau

pemasaran digital di 2021 menjadi salah satu hal yang banyak dilakukan

oleh pebisnis . Baik bisnis besar maupun kecil mulai mendapatkan pangsa

pasar digital yang lebih luas dan dapat menjangkau pelanggan potensial

dari berbagai bagian diwilayah manapun, ditulis oleh Ridwan Sanjaya &

Josua Tarigan 2009, pemasaran digital adalah kegiatan pemasaran yang

melibatkan branding dengan menggunakan berbagai media berbasis web

seperti blog , situs , web , iklan , email dan jejaring sosial. Tentu saja,

pemasaran digitral bukan hanya tentang pemasaran internet.

Penggunaan teknologi ddigital saat ini tidak terbatas pada kelas dan kelas

tertentu saja. Tentu saja, pemasaran digital sangat penting dalam hal

kekayaan intelektual. Untuk asset tidak terwujud oerusahaan, setiap

elemen modal intelektual harus terus diperhatikan. Baik itu modal

manusiawi, modal struktual atau modal hubungan yang ada . para pelaku

usaha saat ini berlomba-lomba untuk meningkatkan peruntungannya

melalui digital marketing. Strategi ini terus digunakan untuk kesuksesan

jangka panjang perusahaan. Di amsumsikan bahwa dunia digital akan

menjadi titik baik dalam segala aktivitas manusia, termasuk bisnis. Saat

ini, ada banyak keuntungan, seperti peningkatan biaya iklan digital,

peningkatan kepemilikan smartphone yang memungkinkan akses mudah


10

ke internet, peningkatan instruktur komonikasi untuk meningkatkan akses

data, dan pelincuran layanan 4G .

Pemasaran sekarang berkembang menjadi bentuk pemasarn digital yang

lebih modern. Kegiatan pemasaran yang telah berpindah dari dunia nyata

ke dunia maya mendorong perkembangan internet berbasis perangkat

perilaku konsumen yang semakin canggih.

[Link] Reni Wijaya yang berjudul “Pengaruh E-commerce Terhadap

Minat Berwirausaha” studi kasus (AMIK Jayanusa,Padang), di jurnal ini

dijelaskan bahwa peminat e-commerce sangat berpengaruh kepada

mahasiswa sebab mahasiswa AMIK sangat tertantang untuk bisa

menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan E-commerce serta lebih

menguasai mata kuliah kewirausahaan,sehingga nantinya mereka dapat

mengaplikasikan nya atau menggunakan ilmu yang sudah diperoleh

selama perkuliahan . Memanfaatkan E-Commerce dalam melakukan

kegiatan jual beli yang sebelumnya dilakukan secara manual sehingga

dalam melakukan kegiatan pemasaran dapat dilakukan secara efektif dan

efisien sebagai sarana informasi dalam transaksi unttuk memperoleh

keuntungan lebih dari yang biasanya.

[Link] oleh Dewi Irmawati dengan judul “Pemanfaatan E-Commerce

Dalam Dunia Bisnis” di jurnalnya berisi tentang bagaimana cara

memanfaatkan E-commerce untuk berbisnis Dengan pemanfaatan dan

penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat

yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif tersebut. Perusahaan


11

yang mampu bersaing dalam kompetisi tersebut adalah perusahaan yang

mampu mengimplementasikan teknologi dan informasi kedalam

perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal

meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah

dengan menggunakan electronic commerce untuk memasarkan berbagai

macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dalam

penggunaan teknologi tersebut, berbagai pihak yang terkait dengan

perusahaan seperti investor, konsumen, pemerintah akan ikut berperan.

Dengan semakin matangnya teknologi internet dan web, teknologi-

teknologi ini meningkatkan kemampuan perusahaan yang canggih dalam

hal komunikasi bisnis dan dalam hal kemampuannya berbagi informasi,

selain itu berbagi sumber daya lain yang bernilai. Ide dasar serta manfaat

e-commerce dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan serta

meningkatkan daya saing perusahaan dalam hal ini menjadi sudut pandang

dari penulis yang dijadikan sebagai obyek dalam tulisan ini. Melihat

kenyataan tersebut, maka penerapan teknologi e-commerce merupakan

salah satu faktor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk

dari sebuah perusahaan. Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan

cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang

sangat pesat tersebut dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line

yang berupa e-commerce. Dengan adanya layanan electronic commerce ini

para pengusaha menjadi fleksibilitas dalam menjalankan


12

bisnis,mempermudah proses ekspansi bisnis dan kemudahan dalam

pembayaran dan catatan transaksi.

[Link] beberapa telaah pustaka dari skripsi peneliti adalah cara

promosi melalui aplikasi yang mungkin berbeda dari aplikasi yang dipakai

pada telaah pustaka diatas , selain aplikasi pembelian perbedaan bisa

dilihat dari cara pemasaran dan promosi yang dilakukan Teras Fashion

Kecamatan Medan Johor ini

F. Hipotesis

Hipotesis adalah “asumsi atau dugaan sementara tentang hal yang dibuat,guna

mejelaskan suatu hal yang sering dituntut untuk pengecekan menurut Sudjana” 7.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui benarkah bisnis digital berbasis e-

commerce ini dapat meningkatkan penjualan. Berikut hasil hipotesis dari

penelitian:

H0 = Tidak terdapat pengaruh yang signifkan antara sistem penjualan online

berbasis e-commerce terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras

Fashion Medan Johor

H1= Terdapat pengaruh yang signifkan antara sistem penjualan online

berbasis e-commerce terhadap keputusan pembelian konsumen di Teras

Fashion Medan Johor

7
[Link] Statiska,(Jakarta:Penerbit Gramedia,2007)
13

G. Sistematika Penulisan

Untuk memudahkan pemahaman dalam permasalahan dan penulisan ,

maka peneliti menyajikan sistematika penulisan yang terdiri dari 5 . Berikut

sistematika penulisan pada proposal ini adalah :

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini menjelaskan tentang beberapa unsur yang berisi kan

Latar Belakang, Rumusan Masalah,Tujuan dan Kegunaan

Penelitian, Batasan Istilah, Telaah Pustaka, Hipotesis dan

Sistematika Penulisan

BAB II : LANDASAN TEORITIS

Landasan teori, bab ini memberikan informasi lebih dalam terhadap

beberapa teori ataupun kosep dan variabel-variabel dari penelitian

ini

BAB III : METEDOLOGI PENELITIAN

Metodologi Penelitian yang terdiri dari Lokasi Penelitian,Populasi

dan Sampel, Teknik Pengumpulan Data.

BAB IV : LAPORAN HASIL PENELITIAN

Pada bab ini berisikan tentang deskripsi singkat hasil penelitian ,

data umum dan pemaparan data kasus .

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN


14

Pada bab akhir ini adalah penutup yang berisikan tentang

Kesimpulan dan Saran yang akan ditunjukkan untuk berbagai pihak


BAB II

LANDASAN TEORI

A. Tinjauan Umum Mengenai Sistem

[Link]

Sistem adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling

bekerja sama untuk mencapai beberapa [Link] sistem terdiri atas bagian

bagian yang saling mempengaruhi dan bekerja sama untuk mencapai satu tujuan1.

Sistem merupakan unsur yang berkaitan untuk membangun sebuah

totalitas,dari pengertian tersebut sistem merupakan gabungan dari beberapa unsur

yang berhubungan untuk mencapai satu tujuan.

Menurut Azhar Susanto di dalam bukunya bahwa sistem adalah

kumpuluan atau grup dari sub sistem/bagian komponen atau apapun baik fisik

ataupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama laindan dapat bekerja sama

untuk mencapai satu tujuan tertentu.2

Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem

adalah prosedur yang dibuat saling berhubungan dengan maksud dan tujuan

tertentu secara teratur dan tersusun dengan baik.

Tujuan sistem itu terdiri dari:

1
Muhammad Fakhri Husen Dan Amin [Link] Informasi
Manajemen.(Yogyakarta:Penerbit AMP YKPN:2002)
2
Azhar [Link] Informasi Manajemen.(Bandung:Penerbit Linggajaya:2004)

15
16

a. Model umum sistem

Model umum sebuah sistem adalah input,output dan [Link] adalah

tentu sebuah sistem yang sangat sederhana,sebab sebuah sistem dapat

mempunyai bebrapa masukan dan [Link] yang menentukan sebuah

sistem membentuk [Link] terdapat di dalam

batas,lingkungannya berada diluar batas.

[Link]-jenis sistem

Jenis-jenis sistem terdiri dari 2 bagian

1) “Sistem Abstrak
Sistem abstrak adalah yang teratur dari gagasan-gagasan yang satu
sama lain berada dalam ketergantungan.
2) Sistem Fisik
Sistem Fisik adalah suatu perangkat unsur yang secara bersama sama
beroperasi untuk mencapai suatu tujuan”.3

2. Penjualan

Penjualan adalah sebuah usaha atau langkah konkrit yang dilakukan untuk

memindahka suatu produk,baik itu berupa barang atau jasa,dari produsen kepada

konsumen sebagai [Link] utama penjualan yaitu mendatangkan

keuntungan atau laba dari produk atau barang yang dihasilkan produsennya

dengan pengelolaan yang [Link] pelaksanaanya penjualan sendiri tak akan

3
[Link] Sumber Daya Manusia.(Bandung:Penerbit Mandar Maju:2010)
17

dapat dilakukan tanpa adanya pelaku,yang bekerja didalamnya seperti

agen,pedagang,dan tenaga pemasaran.

Melakukan penjualan adalah suatu kegiatan yang ditujukan untuk mencari

pembeli,mempengaruhi, dan memberi pembeli agar pembelian dapat

menyesuaikan kebutuhannya dengan produksi yang ditawarkan serta mengadakan

perjanjian yang ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang

ditawarkan sertamengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan

kedua belah [Link] kesimpulannya bahwa penjualan adalah suatu kegiatan dan

cara untuk mempengauhi pribadi agar terjadi pembelian penyerahan barang atau

jasa yang ditawarkan,berdasarkan harga yang telah disepakati oleh kedua belah

pihak dalam kegiatan tersebut.

“Menurut Moekijat dalam Widharta dan Sugiharto , selling adalah suatu


kegiatan yang ditujukan untuk mencari pembeli, mempengaruhi dan memberi
petunjuk agar pembeli dapat menyesuaikan kebutuhannya dengan produk yang
ditawarkan serta mengadakan perjanjian mengenai harga yang menguntungkan
bagi kedua belah pihak.”4

“Menurut Hartono, penjualan adalah penerimaan yang diperoleh dari

pengiriman barang dagangan atau dari penyerahan pelayanan dalam bursa sebagai

barang pertimbangan”5 Sedangkan, “menurut Chairul Marom penjualan artinya

barang dagangan sebagai usaha pokok perusahaan yang biasanya dilakukan secara

teratur.”6Dapat disimpulkan bahwa penjualan adalah persetujuan kedua belah

pihakk antara penjual dan pembeli , dimana pihak penjual menawarkan suatu

4
Ibid hlm.31
5
Hartono,[Link] Analisis Ekonomi.(Malang:Penerbit UB Press:2016)
6
Marom,[Link] Akuntansi Perusahaan Dagang.(Jakarta:Penerbit
Grasindo:2000)
18

produk dengan harapan si pembeli dapat menyerahkan sejumlah uang sebagai alat

ukur produk tersebut sebesar harga jual yang telah disepakati.

Berdasarkan pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa, penjualan adalah

kegiatan mengajak orang lain agar bersedia membeli atau menerima barang

maupun jasa yang ditawarkan oleh penjual dengan menetapkan kesepakatan harga

antara kedua belah pihak sebelum terjadi pertukaran antara barang yang dijual

dengan uang sebagai alat penukarnya, dengan tujuan untuk saling menguntungkan

antara kedua belah pihak.

[Link] dan Manfaat Penjualan

Menurut Sinambela, adapun rum penjualan adalah sebagai berikut:

a. Tujuan Penjualan Tujuan dari penjualan adalah:

1. Mencapai volume penjualan

[Link] laba tertentu


3. Menunjang pertumbuhan toko”7

b. Manfaat Penjualan

Adapun manfaat penjualan adalah:

[Link] yang luas

Jangkauan pasar dalam pemasaran online sangat luas sebab tidak terbatas

oleh letak geografis hanya dengan memanfaatkan internet yang jangkauan

bisa sampai global.

7
[Link] Sumber Daya Manusia,(Jakarta:Penerbit Bumi Aksara:2016)
19

[Link] area penjualan

Meningkatnya area penjualan karena jangkauan pasar yang luas maka

potensi untuk mendapatkan keuntungan lumayan besar.

[Link] biaya

Para penjual hanya memerlukan memanfaatkan media digital yang bisa

digunakan untuk berjualan contohnya yang digunakan oleh Teras Fashion

adalah instagram.

[Link] banyak strategi

Pemasaran online memungkinkan dalam menjangkau konsumen dengan

banyak,yaitu memakai [Link] strategi yang biasa dipakai Teras

Fashion adalah menggunakan influencer marketing

Beberapa usaha untuk meningkatkan penjualan online melalui ecommerce

ada beberapa usaha untuk meningkatkan volume penjualan, di antaranya adalah:

[Link] pesan media sosial

Salah satu cara meningkatkan penjualan online shop yang paling efektif

adalah dengan melakukan optimasi pesan media sosial.”Media sosial

merupakan tempat jualan online yang paling efektif dalam mendatangkan


20

pelanggan banyak online shop yang memilih promosi dan berjualan di

sosial media”8 contohnya Teras Fashion yang berjualan melalui instagram.

[Link] testimoni pelanggan

“Pelanggan akan lebih tertarik membeli produk yang telah digunakan oleh

beberapa orang,dan cara meningkatkan omset penjualan dengan cara

menujukkan testimoni pelanggan termasuk cara yang meyakinkan

pelanggan agar menggunakan atau berbelanja produk di toko kita.”9

[Link] iklan yang jujur

Berbisnis pakaian mungkin memerlukan iklan agar para pelanggan

tertarik,iklan yang jujur akan berpengaruh pada peningkatkan penjualan

karena ketika pelanggam melihat iklan tersebut dan membeli produk toko

mereka dapat merasakan kepuasan berbelanja dan kemungkinan besar

akan membeli lagi pada toko tersebut.

[Link]-Jenis Penjualan

“Proses penjualan menjadi tolak ukur banyak aspek pada suatu usaha.

tetapi penjualan pada usaha tidak hanya terdapat satu jenis. ada beberapa jenis

penjualan yang perlu diketahui sang pemilik usaha supaya tetap mampu

mempertahankan bisnisnya”10. berikut adalah merupakan jenis-jenis penjualan:

8
[Link] Banjir Order Dengan Seni Melayani.(Jakarta:Penerbit Real
Books:2019)
9
Ibid,hlm.33
10
Onong [Link] Informasi Manajemen.(Bandung:Penerbit mandar Maju 1989)
21

[Link] Tunai

“Penjualan menggunakan jenis tunai merupakan jenis penjualan yang


dilaksanakan secara tunai. Pembayaran dilakukan sang pembeli secara
cash dan terselesaikan dalam satu kali transaksi.

[Link] Kredit
Jenis penjualan kredit artinya jenis penjualan yg pembayarannya dilakukan
menggunakan cara dicicil pada rentan waktu tertentu. Jumlah cicilannya
diubahsuaikan menggunakan berapa usang kredit yang diambil. umumnya,
penjual akan menambahkan bunga untuk setiap cicilan. tetapi terdapat
pula yang tanpa bunga.
[Link] Tender

Penjualan tender dilakukan melalui proses tender. untuk mampu


mendapatkan tender, mekanisme tender wajib diikuti. Penjualan tender
juga mempunyai prosedur tersendiri. Ketentuannya dibuat sinkron
menggunakan kebutuhan penjual serta pembeli.
[Link] Ekspor

Penjualan ekspor dilakukan dengan pembeli yg asal dari luar negeri.


umumnya ini terjadi buat usaha yang telah akbar. sehingga mudah bagi
usaha tadi menerima pembeli yg berasal berasal luar negeri.
[Link] Konsinyasi

Jenis penjualan konsinyasi umumnya melalui pihak ketiga. Produk atau


jasa yg dijual melewati reseller sebelum sampai pada pembeli.

[Link] Grosir

Jenis penjualan grosir hampir mirip dengan penjualan konsinyasi. Hanya


saja grosir dijual secara eceran melalui pedagang grosir.”11

[Link] Penjualan

1. Penjualan Langsung

Penjualan langsung merupakan cara penjualan di mana penjualan

langsung berhubungan / berhadapan / bertemu muka dengan calon pembeli

11
Ibid ,hlm 44
22

atau langganannya. Penjualan langsung ini dapat dilakukan dengan dua

cara, yaitu:

2. Penjualan Tidak Langsung

Telah dibahas tentang pengertian penjual beserta definisinya dalam mana

penjualan itu terjadi antara penjualan dan pembeli dengan bertemu muka. namun

dalam praktek terdapat variasi menjual yang dilakukan oleh para penjual, yaitu

tidak menggunakan individu atau tenaga-tenaga penjualan. Penjualan tidak

langsung antara lain: penjualan surat atau pos, penjualan melalui telepon,

penjualan dengan menggunakan internet .

Salah satu cara meningkatkan “penjualan online shop yang paling efektif

adalah dengan melakukan optimasi pesan media sosial. Media sosial merupakan

salah satu platform jualan online yang paling efektif untuk mendatangkan

pelanggan. “12

Para pengguna online shop banyak yang memilih promosi dan berjualan

di media sosial seperti Instagram, Facebook dan TikTok. Terdapat banyak fitur di

media sosial tersebut yang bisa dimanfaatkan pelaku bisnis untuk meningkatkan

omset [Link] yang berpengaruh dalam meningkatan penjualan online di

Teras fashion penjualan melalui instagram dan toko pedia.

[Link] Influencer Berpengaruh

12
Jony,[Link] Marketing for Beginners.(Jakarta:Penerbit Elex Media 2010)
23

Pasti Anda yang aktif di media sosial tahu tentang istilah endorse atau

kolaborasi dengan influencer. Hal tersebut juga merupakan salah satu cara untuk

meningkatkan penjualan bisa menggunakan jasa influencer yang sesuai dengan

bisnis. Karena influencer yang sesuai dengan bisnis , pasti memiliki pengikut

yang sama dengan target pasar disebut juga dengan endorse atau endorsement

adalah bentuk periklanan dengan menggunakan tokoh terkenal yang diakui,

dipercaya, dan mendapat rasa hormat dari orang-orang. Tokoh atau selebritas

yang terpilih menjadi endorser bertanggung jawab untuk mempromosikan suatu

produk.

Menurut kotler menyatakan adapun indikator-indikator

penjualan sebagai berikut:

1. “Harga, senilai uang yang harus dibayarkan konsumen kepada


penjual untuk mendapatkan barang atau jasa yang ingin
dibelinya. Oleh sebab itu, harga pada umumnya ditentukan
oleh penjual atau pemilik jasa. Akan tetapi, dalam seni jual
beli, pembeli atau konsumen dapat menawar harga tersebut.
Bila sudah mencapai kesepakatan antara pembeli dan penjual
barulah terjadi transaksi. Namun tawar-menawar tidak bisa
dilakukan di semua lini pemasaran. Contoh transaksi yang
menggunakan sistem tawar-menawar adalah pembelian di
pasar.

2. Promosi adalah bagian dan proses strategi pemasaran


sebagai cara untuk berkomunikasi dengan pasar dengan
menggunakan komposisi bauran promosi “promotional mix”.

3. Kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk dalam


memperagakan fungsinya, hal ini termasuk keseluruhan
durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian,
dan reparasi produk, juga atribut produk lainnya.

4. Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau


perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau
24

membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa


ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.”13

6. Sistem Penjualan Online

“Sistem penjualan online adalah suatu proses bisnis yang menghubungkan

toko dan konsumen melalui transaksi elektronik dan dapat membantu pihak toko

dalam pemasaran produk yang maksima”[Link] yang membutuhkan barang

tersebut biasanya mengunjungi online shop sehingga sistem penjualan online

disebut juga kegiatan yang saling berhubungan antara produsen dan konsumen

dalam melakukan transaksi atau pembelian jual beli produk untuk memenuhi

kebutuhan [Link] sistem penjualan online shop:

[Link] Hand

Sistem first hand yaitu sistem penjualan produk yang dipasarkan secara

digital dengan menawarkan produk tersebut dengan harga tangan

pertama15 yang artinya menjualkan produk tersebut tanpa melalui prantara

yang memungkinkan tidak mengalami lonjakan harga yang signifkan

terhadap harga produk tersebut dan harga yang duberikan relative lebih

murah dari harga [Link] first hand menjual produk tersebut

kemudian dijualkan ke supplier sehingga kata lain dari first hand adalah

pelaku distrubsi pertama.

13
Kotler,[Link] Dasar Pemasaran,(Jakarta:Penerbit Indeks 2003)
14
Ibid hlm 35
15
[Link] Social Media Marketing Book.(Bandung:Penerbit Serambi 2011)
25

[Link] Reseller

Sistem reseller adalah penjualan produk yang dipasarkan secara digital

dengan harga menawarkan produk tersebut menggunakan harga yang telah

ditambahkan keuntungan yang di inginkan biasanya sistem ini mengambil

barang pada distribusi pertama dalam melakukan transaksi jual beli.

[Link] Dropship

Sistem penjualan produk yang dipasarkan secara digital dengan

menawarkan produk tersebut dengan “harga yang telah ditambahkan

keuntungannya dan hampir sama seperti sistem [Link] sistem

dropshiping tidak perlu melakukan proses pengiriman ke konsumen

melainkan supplier yang mengurus proses tersebut.”16

[Link]

Sistem jastip yaitu sistem penjualan produk yang dipasarkan secara digital

dengan menawarkan produk tersebut dengan harga yang tidak jauh dengan

harga asli disebabkan sistem ini penjual mendapat keuntungan dari jasa

titip pesan barang yang diperdagangkan adalah barang yang biasanya

produk luar negri.

[Link] COD

Sistem COD atau Cash On Delevery yaitu sistem penjualan produk yang

dipasarkan secara digital dengan menawarkan produk tersebut dengan

16
Ibid hlm 41
26

harga yang diinginkan penjual dalam sistem ini jika terjadi kesepakatan

pemesanan barang dari konsumen17 ,maka penjual sendiri yang akan

melakukan proses pengiriman tersebut disebabkan belum dibayarkan oleh

konsumen .Konsumen akan membayar barang tersebut jika barang telah

sampai ditangan konsumen yang dimana bila barang itu beresiko

konsumen bisa membatalkan .

[Link] Umum Mengenai Ecommerce

[Link] Eccommerce

Ecommerce merupakan model bisnis yang memungkinkan perusahaan

atau individu bisa membeli atau menjual barang melalui internet secara

[Link] semua produk,termasuk jasa,tersedia di internet dari mulai

makanan,music,buku,produk rumah tangga,tiket pesawat,pakaian bisa dibeli lewat

ecommerce. “Ecommerce adalah salah satu bentuk kemjuan teknologi yang bisa

kita rasakan sekarang bisa disebut juga ecommerce adalah aktivitas belanja online

yang melibatkan jual beli produk fisik atau digital melalui internet perdagangan
18”.
telah berubah dalam hal proses jual beli dan pemasaran produk Proses

perdagangan ini umumnya dikenal sebagai electronic commerce atau singkatnya

ecommerce.

17
[Link] Informasi Penjualan Online Untuk Tugas Akhir.(Yogyakarta:Penerbit
Wahana Komputer 2014)
18
Abdul Halim,[Link] Ecommerce,(Yogyakarta:Penerbit Pustaka
Pelajar)
27

Pengertian ecommerce menurut Laudon adalah proses penjualan dan

pembelian barang secara elektronik oleh konsumen,yang merupakan transaksi

business-to-business dengan prantara computer,yakni menggunakan jaringan

komputer. 19 Ecommerce ini menawarkan banyak perubahan terkait proses

perdagangan,jika proses jual beli pada biasa nya membutuhkan penjual dan

pembeli untuk bertatap muka dalam melakukan transaksi namun ecommerce tidak

membutuhkannya penjual dan pembeli dari berbagai kota dapat melakukan

transaksi jual beli tanpa pertemuan dan hanya berkomonikasi melalui internet .

Ecommerce mebuntungkan pembeli dan juga [Link] lebih hemat biaya

dan waktu karena tidak perlu jauh jauh untuk mencari barang yang dibutuhkan.

“Menurut Vermaat Pengertian e-commerce adalah transaksi bisnis yang

terjadi dalam jaringan elektronik seperti internet. Dengan kata lain, siapapun yang

memiliki jaringan internet dapat berpartisipasi dalam kegiatan E-commerce.19”

“Menurut Jony Wong Pengertian e-commerce adalah pembelian,

penjualan, dan pemasaran barang serta jasa melalui sistem elektronik.20”

“Menurut Kalakota dan Whinston pengertian e-commerce adalah aktivitas

belanja online dengan menggunakan jaringan internet serta cara transaksinya

melalui transfer uang secara digital.21”

“Keduanya meninjau pengertian E-commerce dari empat perspektif, yaitu:

19
Ibid hlm 28
19
Vermaat,Perdagangan .[Link]
[Link]
20
[Link] hlm 31
21
[Link] hlm 32
28

1. Perspektif Komunikasi. E-commerce adalah sebuah proses pengiriman


barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer
ataupun peralatan elektronik lainnya.
2. Perspektif Proses Bisnis. Pengertian e-commerce adalah aplikasi dari
sebuah teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.

3. Perspektif Layanan. Pengertian e-commerce adalah alat yang dapat


memenuhi keinginan perusahaan, manajemen, dan konsumen untuk
mengurangi biaya layanan service cost ketika meningkatkan kualitas
barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4. Perspektif Online. E-commerce menyediakan kemudahan untuk menjual
dan membeli produk serta informasi melalui layanan internet maupun
sarana online yang lainnya.22”

2. Faktor-faktor perkembangan ecommerce di Indonesia

“[Link] penduduk meningkat


Faktor terbesar yang menyebabkan peningkatan penggunaan e-commerce
adalah tingginya angka pertumbuhan penduduk di Indonesia. Pada tahun
2019, kelas menengah di Indonesia mencapai peningkatan sebesar 21%
dari total populasi.

.Meningkatnya penduduk ini berpengaruh pada aktivitas berbelanja online.


Terhitung peningkatan jumlah transaksi yang dilakukan di marketplace
naik 23% dari tahun 2018 ke 2019.

2. Pengguna Smartphone Meningkat


Industri ponsel pintar di Indonesia telah memberikan inovasi terbaik agar
setiap orang dapat mengakses internet. Hal ini berhasil dibuktikan dengan
hampir 89% dari total penduduk Indonesia telah menggunakan ponsel
pintar pada tahun 2020 silam.23”

Besarnya angka pengguna smartphone di Indonesia didasari oleh

kebutuhan saat ini. Era pandemi mengharuskan anak sekolah memiliki

perangkat pendukung seperti smartphone dan laptop. Ditambah lagi, harga

22
Indrajit,[Link] Kiat dan strategi Bisnis Di Dunia Maya,(Jakarta:Pnerbit PT
Elex Media 2001)
23
Irmawati,[Link] E-commerce Dalam Dunia Bisnis.(Jurnal Imliah Orasi
Bisnis 2011)
29

telepon pintar di Indonesia cukup terjangkau sehingga bisa dimiliki orang

dari berbagai kelas.

3. Pengguna Internet Meningkat

Pengguna smartphone yang meningkat berbanding lurus dengan jumlah

pengguna internet di Indonesia. Tercatat 70% pengguna internet di

Indonesia menggunakan ponsel pintar untuk menjelajah internet.

Dalam melakukan pembayaran di marketplace pun, pengguna smartphone

mendominasi sebesar hampir 75%, dibanding transaksi online melalui

laptop ataupun PC.

4. Banyaknya Pengguna Media Sosial

Umumnya, pembelian barang di e-commerce dipengaruhi juga oleh

strategi marketing yang dilakukan penjual di media sosial. Maka dari itu,

banyaknya pengguna media sosial di Indonesia berpengaruh besar pada

peningkatan laju e-commerce.

Dengan banyaknya pengguna, tidak heran jika banyak perdagangan yang

terjadi di media sosial tersebut. Fenomena influencer juga dapat menjadi

faktor pendukung para pengguna media sosial untuk melakukan transaksi

di e-commerce tertentu.

5. Perusahaan Teknologi Finansial Semakin Berkembang


30

Faktor terakhir yang mempengaruhi tingginya angka pertumbuhan e-

commerce di Indonesia adalah “teknologi finansial yang semakin

berkembang. Tercatat sekitar 66% persen masyarakat Indonesia belum

memiliki rekening bank pada pertengahan 2018.23”

E-commerce dapat dilakukan oleh siapa saja dengan rekan bisnisnya tanpa

dibatasi ruang dan waktu. Dalam menciptakan e-commerce terdapat

komponen- komponen yang sangat menentukan apakah transaksi bisnis

yang dilakukan berjalan atau tidak. Salah satu yang sangat penting

dalam e- commerce tersebut adalah keputusan pembelian secara online.

Jika konsumen melakukan pembelian online pada situs e-commerce, maka

ada beberapa factor yang mempengaruhi transaksi pembelian online, salah

satunya adalah kemudahan untuk merasakan bahwa sistem atau teknologi

tersebut dapat digunakan oleh user dengan mudah tanpa ada hambatan

suatu masalah. Kemudahan dalam menggunakan situs web sangat

berpengaruh untuk memutuskan konsumen dalam pembelian secara

online.

3. Pandangan Islam Tentang Ecommerce

Pandangan hukum Islam pada jual beli e-commerce adalah boleh, jika

sesuai dengan kaidah fikih dalam prinsip dasar transaksi muamalah dan

persyaratannya selama tidak dilarang oleh syariah atau bertentangan dengan dalil.

23
[Link] hlm 22
31

Perkembangan teknologi dibidang perdagangan adalah perdagangan secara

elektronik.24

Teknologi internet menjadikan perilaku manusia, interaksi antar manusia,

hubungan manusia mengalami perubahan yang cukup signifikan. Interaksi antar

manusia, interaksi antar konsumen dengan penyedia barang atau jasa yang

sebelumnya dilakukan secara langsung bertemu secara fisik menjadi interaksi

tidak langsung perdagangan jarak jauh, yang dikenal sebagai perdagangan

elektronik atau electronic commerce . Pasar dalam perspektif Islam dapat berjalan

dengan baik dengan menegakkan nilai keadilan dalam ekonomi yang dapat

dilakukan dengan melarang semua mafsadah segala yang merusak, seperti riba,

gharâr dan maisir, supaya tidak ada pihak-pihak yang dzalim maupun didzalimi,

sehingga dapat tercipta iklim ekonomi bisnis yang sehat. Selama transaksi tidak

bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, maka ketentuan Islam tersebut

berlaku fleksibel, dinamis dan inovatif dalam hal muamalah. Dalam transaksi

bisnis e-commerce, transaksi bisnis online/di dunia maya diperbolehkan karena

mashlahah

[Link] Jenis Ecommerce

“1. Business to Business B2B

Website e-commerce B2B melakukan kegiatan transaksi elektronik antara


perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.
erWebsite jenis ini umumnya digunakan oleh produsen dan grosir atau
grosir dan pengecer. Contoh: [Link] dan [Link].
2. Business to Consumer B2C

24
Misbahudin,Jamal..Konsep Islam Dalam Alquran(Jurnal Al Ulum 2011)
32

Website e-commerce B2C adalah kebalikan dari B2B. Website jenis ini
melakukan kegiatan transaksi online antara produsen atau perusahaan
dengan konsumen akhir.
Bisnis ini berhubungan langsung dengan konsumen perorangan atau grup
dan bukan dengan perusahaan atau bisnis lainnya. Contoh: [Link]
dan [Link].

3. Consumer to Consumer C2C

Website e-commerce C2C mengusung model bisnis yang melibatkan


transaksi antar konsumen. Kedua pihak tidak bertemu secara langsung.
Namun, hanya lewat platform online pihak ketiga. Contoh: [Link]
dan [Link].

4. Consumer to Business C2B


Website e-commerce C2B adalah kebalikan dari C2C. Website jenis ini
melibatkan transaksi dari konsumen ke perusahaan. Konsumen akan
menawarkan produk atau jasa kepada perusahaan yang membutuhkannya.
Contoh: Google Adsense dan [Link].
5. Business to Administration B2A

Website e-commerce B2A mencakup kegiatan transaksi online yang


terjadi antara perusahaan dengan administrasi publik. Jenis e-commerce ini
melibatkan layanan pemerintah. Contoh: [Link] dan
[Link].

6. Consumer to Administration C2A


Website e-commerce C2A memiliki model bisnis yang sama dengan B2A.
hanya saja, C2A melibatkan transaksi antara konsumen/individu dengan
administrasi publik. Contoh: bpjs- [Link] dan [Link].
7. Online to Offline O2O

Website e-commerce O2O mengusung model bisnis untuk menarik


pelanggan online agar mau berbelanja ke toko fisik. Intinya, konsep ini
ingin menghubungkan antara saluran online dengan toko fisik. Contoh:
[Link] dan [Link].”25

[Link] ecommerce

25
Agus,[Link] dan Internet di Indonesia,(Yogyakarta:Penerbit UII Press
2003)
33

Ecommerce dapat dikalsifikasikan menjadi beberapa komponen berikut ini

hasil klasifikasi [Link] pada sifat transaksinya

1) Customer

Merupakan pengguna internet yang dapat dijadikan target pasar yang

potensial dijberikan penawaran berupa produk,jasa atau informasi penjual.

2) penjual

Penjual merupakan pihak yang menawarkan produk,jasa atau informasi

kepada para pelanggan baik individu maupun organisasi . Proses penjualan

dapat dilakukan langsung melalui website atau marketplace.

3) Produk

Salah satu perbedaan antara eccomerce dan traditional eccomerce adalah

terletak pada produk yang [Link] dunia maya,penjual dapat menjual

produk digital,produk digital yang dapat dikirimkan secara langsung

melalui internet.

6. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan penjualan secara online

[Link] apa yang target pasar mau

Penjual harus secara aktif untuk mengetahui apa yang menarik bagi bagi

pembeli secara online ,dengan cara anda bisa menggunakan alat analitik

pada toko online yaitu sistem point-of-state yang mampu

mengindestifikasi pola prefrensi pembelian.


34

[Link] Ecommerce yang tepat

Pemilihin ecommerce atau wadah untuk menjualkan produk juga harus

tepat , penjual harus memilih wadah yang mudah namun sederhana dengan

fitur yang mudah dipahami , dengan itu memudahkan pelanggan untuk

berkunjung ke situs atrau toko online.

[Link] membuat konten

Perlunya membuat konten agar mereka mengetahui bahwa toko selalu

aktif dan sigap dalam membalas pesan [Link] msin pencari

pun akan memprioritaskan halaman yang menyedikan konten yang

konsisten dan relavan.

[Link] foto produk

Foto yang berkualitas dalam memasarkan sesuatu produk juga menjadi

salah satu daya tarik bagi konsumen,menghasilkan foto produk yang

menarik konsumen tidak perlu dengan menyewa fotografer,Teras Fashion

sendiri mempelajari tipsnya melalui youtube atau artikel;artikel yang ada.

[Link] biaya ongkos kirim serendah mungkin

Memungkinkan apabila menambahkan biaya ongkos kirim pada produk

yang kita jual di online,sehingga bisa saja penjual untuk menawarkan

pengiriman gratis , sebagai contoh untuk Teras Fashion memberikan

ongkos kirim gratis untuk wilayah sesama medan.


35

[Link] pelanggan

Pelanggan lebih menyukai pelayanan dengan sigap dan ramah dalam

menanggapi [Link] pelanggan merupakan salah satu faktor

kunci untuk mengetahui apakah sesorang jadi atau tidak membeli produk

[Link] dengan memberi nomor telpon WA atau Email.

7. Sikap Konsumen Terhadap Website

Sikap dapat diartikan sebagai sebuah kecenderungan psikologis yang

diekspresikan dengan melakukan evaluasi entitas dengan beberapa faktor yang

disetujui atau tidak setuju,kemudian dikembangkan melalui afektif, kognitif dan

evaluasi perilaku. “26Evaluasi afektif terjadi ketika individu mengeluarkan reaksi

emosi terhadap objek, Mengukur sikap konsumen terhadap website dapat dilihat

dari probabilitas bahwa seseorang kemungkinan akan terlibat dalam perilaku

pembelian tertentu. Sodurlund dan O’hman yang mengusulkan tiga jenis:niat

sebagai harapan, niat sebagai rencana dan niat sebagai [Link]

dihadapkan pada website shopping, pengalaman visual apakah yang terjadi pada

emosi konsumen, apakah konsumen akan mengeluarkan reaksi berupa pembelian

produk pada website tersebut atau hanya mengabaikan tampilan yang ada pada

website tersebut. Sikap yang diberikan oleh konsumen juga mempengaruhi

penilaian seberapa efektif desain suatu website

8. Teori tentang keputusan pembelian

26
[Link] Konsumen,(Yogyakarta:Penerbit Graha Ilmu 2001)
36

“Keputusan pembelian merupakan tindakan yang dilakukan konsumen

dalam melakukan pembelian sebuah produk atau tindakan pemecahan masalah

yang dilakukan individu dalam pemilihan alternatif dari beberapa alternatif

penyelesaian masalah berdasarkan pengetahuan yang dimiliki konsumen 27”hal-

hal yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan untuk

membeli produk sebagai berikut :

a. Pilihan produk, konsumen harus mengambil keputusan dalam

menentukan produk apa yang akan dibeli.

b. Pilihan penyalur, konsumen harus mengambil keputusan tentang

penyalur mana yang akan dikunjungi, Setiap konsumen berbeda dalam

hal menentukan penyalur, dapat dikarenakan faktor lokasi yang dekat,

harga murah, persediaan barang yang lengkap, kenyamanan berbelanja,

keleluasaan tempat, dan sebagainya.

c. Pilihan merek, konsumen harus mengambil keputusan dalam

menentukan merek apa yang akan dibeli.

d. Pilihan waktu, konsumen dapat mengambil keputusan tentang kapan

ia harus melakukan pembelian. Oleh karena itu perusahaan harus

mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen

dalam keputusan waktu pembelian. Hal ini bertujuan agar perusahaan

dapat mengatur produksi dan kegiatan pemasarannya. Sehingga

27
Ibid hlm 21
37

waktu pendistribusian produk yang ditetapkan perusahaan sesuai

dengan keputusan waktu pembelian yang dipilih konsumen.

e. Jumlah pembelian, konsumen dapat mengambil keputusan tentang

seberapa banyak produk yang akan dibelinya pada suatu saat, sehingga

perusahaan harus mempersiapkan banyaknya produk.

f. Pilihan metode/cara pembayaran, konsumen dapat mengambil

keputusan tentang metode/cara pembayaran yang hendak dilakukan

Anda mungkin juga menyukai