Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
SENI RUPA
Nama Penyusun : NENI MARHARIYANTI, [Link]
Nama Sekolah : SD NEGERI 2 CAKRANEGARA
Mata pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / II (Dua)
Semester : II (Genap)
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
SENI RUPA FASE KELAS 2
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : NENI MARAHARIYANTI,[Link]
Instansi : SDN 2 CAKRANEGARA
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas / Semester : A / II (Dua) / II (Genap)
Unit 5 : Karya Seni Kolase
Alokasi Waktu : 4 Minggu
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Fase
Di akhir fase A, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam, merespon dan mengekspresikan
pengalaman kesehariannya secara visual dalam karya 2 atau 3 dimensi dengan menggunakan bentuk-bentuk
dasar geometris yang menunjukkan konsep bentuk yang jelas.
Fase A Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Pada akhir fase A, peserta didik mampu mengamati elemen-
(Experiencing) elemen rupa di lingkungan kesehariannya dan menuangkan
pengalaman kesehariannya secara visual dengan
menggunakan bentuk-bentuk dasar geometris. Peserta didik
mengeksplorasi alat dan bahan dasar dalam berkarya seperti
kertas, alat menggambar, mewarnai, membentuk,
memotong, dan merekat.
Menciptakan Pada akhir fase A, peserta didik mampu menciptakan karya
(Making/Creating) dengan mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa
berupa garis, bentuk dan warna.
Elemen dan sub-elemen capaian
Mengalami
A.1. Mengalami, merasakan, merespon, dan bereksperimen dengan aneka sumber.
A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan berbagai media, bahan, alat, teknologi dan proses yang
sesuai dengan tujuan tertentu.
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Mandiri : Regulasi Diri
Saya mencoba bereksperimen dengan bahan yang berbeda
D. SARANA DAN PRASARANA
Sumber Belajar :
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan
Guru Seni Rupa untuk SD Kelas II.
Alat Bahan :
Kertas berwarna/ buku gambar sebagai dasar/HVS
Kertas berwarna (kertas lipat berwarna(origami), biji-bijian, daun, atau kertas majalah/koran bekas)
Gunting
Perekat (lem,Lem kayu, alternatif: sagu atau nasi).
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka.
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alur Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa (garis dan warna) dalam
sebuah karya.
Siswa mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan di sekitar yang sesuai
untuk keperluan karyanya.
Siswa mampu mengenali, mengidentifikasi dan menerapkan prinsip desain (pola) dalam sebuah karya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa
(garis dan warna) dalam sebuah karya, mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan
bahan di sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya serta mengenali, mengidentifikasi dan menerapkan
prinsip desain (pola) dalam sebuah karya
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Bagaimana cara membuat kolase?
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi (Sekitar 5 menit)
Fokus pada gambar contoh yang disediakan. Minta siswa untuk mengamati dan menyebutkan aneka
bentuk dan ukuran yang mereka lihat (contoh : lingkaran kecil, persegi sedang atau segitiga besar). Siswa
juga dapat diminta untuk menyebutkan nama, ukuran dan bentuknya sekaligus (contoh : segitiga merah
kecil)
Jelaskan kepada siswa bahwa mereka akan membuat kolase, yaitu membuat gambar dengan menempelkan
potongan atau sobekan kertas pada sebuah dasar. Ingatkan kembali siswa mengenai prosedur keamanan
saat bekerja dengan gunting dan perekat yang telah dipelajari di kelas 1.
Prosedur tersebut adalah :
o Memastikan bagian bilah tajam gunting dalam keadaan tertutup saat memberikan pada orang lain.
Siswa dapat menggenggam bagian bilah tajam gunting seperti pada gambar.
o Menggunting ke arah luar/menjauh dari diri kita. Tekuk siku untuk menopang dengan kuat.
o Taruh perekat secara merata di bagian outline atau garis kerangka kertas, termasuk bagian tengah
bentuk berukuran besar. Jika menggunakan perekat dalam botol, tekan dengan lembut untuk
menghindari tumpah.
o Lap tangan sebelum menekan bentuk agar merekat sempurna.
o Tekan secara merata agar merekat sempurna..
Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
Guru mengkondisikan peserta didik siap mengikuti pembelajaran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan yang akan berlangsung
dalam pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
Jelaskan bahwa siswa akan mulai membuat kolase dan mereka dapat menambahkan gambar pada
kolase mereka pada kegiatan minggu depan. Pada kegiatan kali ini mereka akan mulai dengan
menggunting atau merobek kertas dan merekatkannya ke kertas dasar
Siswa akan mulai dengan menggunting atau merobek selembar kertas menjadi bentuk geometris
yang mereka pilih seperti bujur sangkar, persegi panjang dan segitiga.
Siswa memotong bentuk yang diinginkan dalam ukuran kecil, sedang dan besar. Untuk membantu
siswa memotong dengan rapi, mereka dapat memulai dengan melipat kertas dan memotong atau
merobek mengikuti garis lipatan tersebut. Jika siswa mengikuti garis lipatan tersebut, diharapkan
tidak akan ada sampah sisa potongan kertas.
Sebelum merekatkan potongan atau sobekan kertas pada kertas dasar, ajak siswa untuk mencoba
berbagai kemungkinan tata letak terlebih dahulu. Misalnya bentuk berukuran besar diletakkan di
tengah kertas, dekat dengan bagian atas atau bawah kertas.
Sementara potongan yang lebih kecil mungkin diletakkan di atas bagian yang besar atau dipisahkan
tersendiri.
Ajak siswa untuk merekatkan serapi mungkin. Ingatkan kembali prosedur perekatan yang telah
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
disampaikan di awal kelas.
Siswa menuliskan nama dan kelas mereka pada karya dan membersihkan ruang kerja mereka.
3. Kegiatan Penutup
Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh setiap peserta
didik.
Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta didik.
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan yang didapat
dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan
kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.
Kegiatan alternatif dan pengayaan
Selain menggunakan kertas berwarna/kertas origami, siswa juga dapat menggunakan kertas majalah/
koran bekas. Mereka dapat menggunting atau merobek bentuk yang mereka sukai. Untuk perekat, siswa
yang tidak dapat membeli lem dapat menggunakan nasi yang dilembutkan atau sagu.
Siswa yang dapat menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat, dapat membuat kolase lain dengan mencoba
cara yang berbeda dengan sebelumnya. Misalnya dengan merobek kertas atau melubangi outline bentuk
yang diinginkan dengan menggunakan pensil..
F. BERPIKIR & BEKERJA ARTISTIK, REFLEKSI
Berpikir & bekerja artistik
Siswa dapat mendisplay hasil kerjanya dan berbagi mengenai inspirasi kolase yang dibuatnya.
Refleksi Guru
Bagaimana saya memastikan keamanan bekerja para siswa saya?
Mengapa penting bagi saya untuk mengajarkan prosedur penggunaan dan penanganan gunting?
Apakah saya sudah mencoba terlebih dahulu untuk melakukan kegiatan yang saya ajarkan?
G. KARYA SENI DAN OBJEK YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
Karya seni dan objek yang dapat dijadikan referensi visual
Karya kolase Andi Sulistiono: Life Style (2014)
H. ASESMEN / PENILAIAN
Asesmen
Belum Memenuhi Menuju Memenuhi Melampaui
Standard Standard Standard Standard
0-49 50-74 75-94 95-100
Karya tidak Karya belum Karya Karya
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
menunjukkan bentuk menunjukkan menunjukkan menunjukkan
yang jelas dan variasi bentuk konsisten bentuk yang bentuk yang
bentuk/ ukuran. yang jelas dan jelas dan variasi jelas dan variasi
variasi bentuk/ bentuk/ ukuran. bentuk/ ukuran
ukuran. yang kaya
Siswa masih Siswa belum Siswa konsisten Siswa konsisten
memerlukan bantuan konsisten dalam dalam dalam
untuk menggunting menunjukkan menunjukkan menunjukkan
dan menempel secara keterampilan keterampilan keterampilan
mandiri menggunting dan menggunting dan menggunting dan
menempel secara menempel secara menempel
mandiri. mandiri. dengan secara
mandiri.
Masih ada
beberapa bagian Karya sama
karya yang sekali tidak
merekat ke merekat di kertas
kertas lain. lain.
I. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Kegiatan Pengayaan :
Bagi siswa yang memiliki minat tinggi terhadap topik materi ini, Guru dapat menginformasikan kepada
siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Di antaranya informasi berbagai media atau website
resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi tentang menggunting dan
menempel kolase.
Kegiatan Remedial
Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP.
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama : ………………………………..
Kelas : ………………………………..
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Petunjuk!
Siswa meninjau kembali prosedur menggunting dan menempel yang aman dan efektif. Kemudian siswa
mengidentifikasi dan mengeksplorasi bentuk dan ukuran potongan kertas yang mereka buat. Setelah siswa
membuat kolase imajinatif dan unik dari potongan kertas yang dibuat.
Mengkolase gambar ikan menggunakan kertas origami
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Kolase Gambar Ayam Menggunakan Cangkang Telur
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Kolase Gambar Es Krim
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
Kolase
Kolase berasal dari bahasa Perancis, Coller yang
artinya menempelkan.
Selain di seni rupa, istilah kolase ini juga digunakan pada
seni musik.
Sebuah karya kolase memiliki ciri memasangkan
atau “menempelkan” beberapa bentuk dan jenis yang
berbeda hingga membentuk sebuah karya yang sama
sekali baru. Kolase diawali oleh seniman dunia asal
Perancis, George Braque dan seniman dunia dari
Spanyol, Pablo Picasso di awal abad ini. Mereka
menempelkan potongan surat kabar dan berbagai material
lain pada lukisan mereka. Namun demikian,
sesungguhnya kolase sudah ada jauh sebelum abad ini.
Seniman-seniman Jepang sudah melakukannya
sejak tahun 1100.
Di Indonesia, kita mengenal beberapa seniman yang menggunakan kolase sebagai media berekspresi.
Sebut saja Ika Vantiani, Andi Sulistiono dan Resatio Adi Putra. Umumnya mereka menggabungkan suatu
material dengan material yang lain dan menggubah bentuknya sehingga menjadi bentuk baru dengan
konteks yang berbeda dari asalnya. Dalam pembuatan kolase, seniman juga seringkali menghancurkan
suatu material menjadi sesuatu yang benar-benar baru dan bentuk asalnya tidak bisa dikenali kembali.
Terkadang, seniman juga membubuhkan material yang ditemukan di sekitarnya
C. GLOSARIUM
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Kolase: Kolase adalah teknik yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni dengan
menempelkan berbagai bahan material dari kertas, kain, plastik atau bahkan menggunakan benda
yang sudah jadi (ready made object).
Seni Rupa Fase A Kelas 2
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Seni Rupa Fase A Kelas 2