0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Peran Orang Tua Tingkatkan Motivasi Belajar

Karya tulis ilmiah ini membahas peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak di sekolah dasar. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan pergaulan. Selain itu, karya ini juga menawarkan solusi untuk meningkatkan motivasi belajar melalui dukungan orang tua dan strategi pengajaran yang efektif dari guru.

Diunggah oleh

safitrileni953
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Peran Orang Tua Tingkatkan Motivasi Belajar

Karya tulis ilmiah ini membahas peran orang tua dalam mendorong motivasi belajar anak di sekolah dasar. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan pergaulan. Selain itu, karya ini juga menawarkan solusi untuk meningkatkan motivasi belajar melalui dukungan orang tua dan strategi pengajaran yang efektif dari guru.

Diunggah oleh

safitrileni953
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KARYA TULIS ILMIAH

PERAN ORANG TUA DALAM MENDORONG MOTIVASI BELAJAR ANAK DI SEKOLAH DASAR

Di susun oleh :

NAMA : ESTER GAYU BERLIANA

NIP. : 109/0061393251

KELAS : XIIB

TAHUN AJARAN

2024/2025
LEMBAR PENGESAHAN

Judul Karya Tulis

Peran Orang Tua Dalam Mendorong

Motivasi Belajar Anak

Di Sekolah Dasar

Disusun untuk memenuhi salah satu

Syarat kelulusan

Karya Tulis Ilmiah Tahun Ajaran 2024/2025

Disusun oleh

Ester Gayu Berliana

wali kelas . Guru Pembimbing

Flanvika Ester, [Link] Maria Veronika Wain, [Link].

NIP.1984917202221 2 021 NIP.19700407 200502 2001

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas berkat Rahmat Allah yang maha esa sehingga Saya
dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah tentang PERAN ORANG TUA DALAM
MENDORONG MOTIVASI BELAJAR ANAK DI SEKOLAH DASAR. Karya tulis
ilmiah ini telah saya susun dengan semaksimal mungkin dan mendapatkan
bantuan dari internet sehingga dapat memperlancar pembuatan karya tulis
ilmiah.

Terlepas dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Saya
berharap semoga karya ilmiah saya dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca .

ii
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ..............................................................................i

KATA PENGANTAR ................................................................................... ii

DAFTAR ISI .............................................................................................iii

BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................1

Latar belakang ............................................................................1

Rumusan masalah .................................................................................1

Tujuan .....................................................................................................1

Manfaat....................................................................................................2

BAB 2 PEMBAHASAN ...............................................................................3

A. Klasifikasi Seorang Siswi Sulit Belajar ..............................................3

B. Unsur-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar siswa ..................3

a. Cita-cita atau aspirasi dari siswa ........................................................3

b. Kemampuan siswa ...............................................................................3

c. Kondisi siswa ......................................................................................4

d. Kondisi lingkungan siswa ..................................................................4

a). Lingkungan keluarga .........................................................................4

b). Lingkungan sekolah .........................................................................4

c). Lingkungan pergaulan ( teman ) ........................................................5

C. Penyebab menurunnya motivasi belajar siswa .................................5

D . Faktor - Faktor Perbedaan Motivasi Belajar Seseorang

Siswa Dengan Yang Lainnya .................................6

E ) Cara Atau Solusi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.......................6

iii
BAB 3 PENELITIAN.....................................................................................7

[Link] penelitian.................................................................................7

[Link] dan waktu.................................................................................7

BAB 4 PENUTUP........................................................................................8

[Link]............................................................................................8

iv
BAB 1

Pendahuluan

A. Latar Belakang

Melihat kondisi para siswa di zaman sekarang yang sudah malas untuk
belajar, terutama bagi para siswa yang akan menghadapi ujian nasional,
maka dari itu diperlukan solusi agar siswa mempunyai keinginan dan niat
yang kuat untuk belajar. Salah satu cara yang dapat membuat siswa
berkeinginan untuk belajar adalah jika ia memiliki motivasi.

Motivasi dipengaruhi oleh berbagai macam unsur, salah satu yang


terpenting ialah lingkungan sekitarnya. Lingkungan yang baik akan
memberikan pengaruh yang baik bagi seorang siswa yang masih dalam tahap
labil begitu pula sebaliknya, lingkungan yang buruk akan memberikan
pengaruh buruk bagi siswa tersebut.

Terkadang motivasi belajar siswa dapat berubah-ubah menjadi lebih baik


atau lebih buruk. Berbagai macam motivasi yang dapat meningkatkan
semangat belajar siswa, akan dibahas dalam karya ilmiah ini.

B. Rumusan Masalah

1. Apa klarifikasi seorang siswa sulit belajar ?

2. Apa unsur-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar siswa ?

3. Apa penyebab menurunnya motivasi belajar siswa ?

4. Apa saja faktor - faktor perbedaan motivasi belajar seseorang siswa


dengan yang lainnya ?

5. Bagaimana cara atau solusi meningkatkan motivasi belajar siswa ?

C. Tujuan

Berdasarkan permasalahan di atas, maka karya ilmiah ini di susun


dengan tujuan :

1. Untuk mengetahui penyebab menurunnya motivasi belajar siswa.

2. Untuk mengetahui cara meningkatkan motivasi belajar siswa

3. Untuk mengetahui klarifikasi kesulitan belajar seorang siswa.

1
4. Untuk mengetahui faktor - faktor penyebab perbedaan motivasi
belajar seseorang.

5. Mengetahui peran orang tua, guru dan lingkungan sekitar dalam


meningkatkan motivasi belajar siswa

D. Manfaat

sesuai dengan latar belakang masalah dan tujuan penulisan, diharapkan


semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, khususnya
bagi para siswa, orang tua dan para guru dan para guru mengambil tindakan
untuk meningkatkan motivasi atau minat belajar siswa.

2
BAB 2

Pembahasan

A. Klasifikasi Seorang Siswi Sulit Belajar

Kata motivasi berasal dari kata " motif " yang berarti alasan melakukan suatu kegiatan.
Jadi motif Tersebut merupakan suatu yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku, dan di
dalam perbuatannya itu mempunyai tujuan tertentu. Tidak bisa dipungkiri, setiap tindakan yang
dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi ( niat ) . Secara garis besar kesulitan
belajar dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok yaitu : ( 1) kesulitan belajar yang
berhubungan dengan perkembangan dan ( 2) kesulitan belajar akademik. Kesulitan belajar yang
berhubungan dengan perkembangan mencakup gangguan motorik dan persepsi, kesulitan
belajar bahasa dan komunikasi, dan kesulitan belajar dalam penyesuaian perilaku sosial.
Kesulitan belajar akademik menunjuk pada adanya kegagalan - kegagalan pencapaian prestasi
akademik yang sesuai dengan kapasitas yang diharapkan.

B. Unsur-Unsur Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa

Motivasi belajar sebenarnya ada pada diri siswa sendiri. Dalam kerangka pendidikan
formal, motivasi belajar juga ada dalam jaringan rekayasa pendadogis guru yaitu dengan
tindakan pembuatan persiapan belajar, pelaksanaan belajar mengajar, maka guru menguatkan
motivasi belajar siswa. Dilihat dari segi emansipasi kemandirian siswa, motivasi belajar semakin
meningkat pada tercapainya hal belajar.

Hal- hal yang mempengaruhi motivasi belajar pada seorang siswa, di antaranya :

a. Cinta - cita atau aspirasi dari siswa

Motivasi belajar tampak pada keinginan siswa. Keberhasilan mencapai keinginan tersebut
menumbuhkan kemauan bergiat , bahkan dikemudian hari menimbulkan cita- cita dalam
kehidupan. Timbulnya cita - cita dibarengi oleh perkembangan akal, moral, kemauan,
bahasa, dan perkembangan kepribadian.

b. Kemampuan siswa

Keinginan seorang anak perlu dibarengi dengan kemampuan atau kecakapan mencapainya.
Secara ringkas dapat dikatakan bahwa kemampuan akan memperkuat motivasi anak untuk
melaksanakan tugas-tugas perkembangan.

3
c. Kondisi siswa

Kondisi siswa yang meliputi jasmani dan rohani juga mempengaruhi motivasi belajar.
Seorang siswa yang sedang sakit, lapar, atau marah- marah akan mengganggu perhatian
belajar. Sebaliknya, seorang siswa yang sehat, kenyang dan gembira akan mudah
menguatkan perhatian. Dengan kata lain, kondisi jasmani dan rohani siswa sangat
berpengaruh pada motivasi belajar siswa.

d. Kondisi lingkungan siswa

Lingkungan siswa dapat berupa keadaan alam , lingkungan tempat tinggal, pergaulan
sebaya, dan kehidupan kemasyarakatan. Sebagai anggota masyarakat maka siswa dapat
terpengaruh oleh lingkungan sekitar.

a). Lingkungan keluarga

Keluarga adalah lingkungan sosial pertama yang dikenal oleh seorang siswa. Suasana
keluarga yang kondusif bagi siswa untuk belajar, tentu bisa meningkatkan siswa itu
sendiri. Sebaliknya, bila dalam keluarga itu sendiri tercipta suasana yang tidak
mendukung siswa untuk belajar, tentu saja prestasi siswa di sekolah tidak akan bagus.
Berikut adalah beberapa tips agar siswa semangat belajar dari segi lingkungan keluarga :
- sebaliknya orang tua atau saudara, selalu memberi semangat dan motivasi dalam
bentuk apapun agar siswa menjadi giat belajar.

- kehidupan rumah tangga yang harmonis juga berpengaruh untuk meningkatkan


motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

b). Lingkungan sekolah

Pengaruh lingkungan ini terhadap prestasi belajar siswa cukup besar, karena sekolah
adalah lingkungan sosial kedua setelah keluarga yang akan dikenal oleh siswa. Ini adalah
hal- hal yang akan mempengaruhi motivasi serta prestasi belajar siswa dari segi
lingkungan sekolah :

- fasilitas sekolah yang lengkap akan membuat siswa termotivasi untuk belajar. Fasilitas
yang dimaksud misalnya perpustakaan dengan buku yang lengkap.

- teman - teman siswa di sekolah yang punya sifat rajin atau telah memiliki prestasi
bagus, tentu akan menjadi motivasi siswa untuk meningkatkan prestasinya dengan
tujuan, bisa setara atau bahkan melebihi teman temannya.

- sekolah yang baik adalah sekolah yang memiliki guru - guru yang berkualitas. Mulai dari
cara mengajar nya, cara memberi motivasi, atau cara mereka memberi perhatian pada

4
siswa siswanya. Hal ini tentu memberi pengaruh besar terhadap motivasi serta prestasi
siswa.

c). Lingkungan pergaulan ( teman)

Pengaruh lingkungan terhadap prestasi belajar memang sangat besar, apalagi bila
menyangkut lingkungan pergaulan siswa itu sendiri. Jika siswa bisa memilih pergaulan
yang tepat, tentu tidak masalah, tapi kadang siswa banyak yang terjebak dalam
pergaulan yang tidak baik, yang akhirnya berujung pada penurunan prestasi sekolah.
Contohnya bergaul dengan teman yang suka malas belajar dan, suka bermain game, Hal
- hal negatif seperti itu hanya akan membuat siswa menjadi lupa akan kepentingan
belajar.

Motivasi dalam belajar mempunyai beberapa fungsi yaitu :

1. Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul
suatu perbuatan misalnya belajar.

2. Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai


tujuan yang diinginkan.

3 . Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya menggerakkan tingkah laku seseorang.


Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.

C . Penyebab menurunnya motivasi belajar siswa

Terkadang motivasi belajar siswa dapat berubah-ubah, menjadi lebih baik atau lebih buruk,
motivasi belajar dapat pula terpengaruh oleh beberapa sebab, berikut dijabarkan beberapa
sebab/ faktor yang dapat menurunkan motivasi belajar peserta didik :

1. Frustasi

Kendala dan masalah yang dihadapi oleh peserta didik merupakan hal yang
harus dijalani. Terkadang dapat diatasi, terkadang tidak. Mereka mengalami masalah
yang tidak tertanggulangi biasanya akan cepat frustasi.

2. Persaingan yang tidak sehat

Setiap peserta didik mempunyai perbedaan satu sama lainnya. Terkadang dalam
ujian ada saja yang berbuat curang. Peserta didik yang berbuat jujur merasa tidak adil
kepada mereka yang mencontek dan mendapat nilai bagus sementara dirinya
bersungguh-sungguh dalam belajar tetapi nilainya standar saja. Hal menyebabkan
motivasi belajarnya menurun bahkan menjadikan proses belajar tidak lagi kondusif.

5
D ) Faktor - Faktor Perbedaan Motivasi Belajar Seseorang Siswa Dengan Yang Lainnya.

Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi
perbedaan motivasi belajar pada diri masuk orang, diantara nya .

1. Perbedaan fisiologis, seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual.

2. Perbedaan rasa aman, baik secara mental, fisik, dan intelektual .

3. Perbedaan kasih sayang atau afeksi yang diterima nya.

E ) Cara Atau Solusi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan
memberikan dukungan/ motivasi belajar kepada anaknya dengan kalimat- Kalimat yang
semangat contoh nya " jika kamu rajin belajar, nilaimu pasti akan bagus nak " . Dengan kalimat
itu, maka dapat merangsang perkembangan potensi - pontensi yang memiliki anak kemudian
membawa perubahan - perubahan yang diinginkan dalam kebiasaan dan sikap- sikapnya.
Sehingga anak akan termotivasi untuk selalu rajin belajar.

Berikut ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan
motivasi belajar siswa :

1. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar. Strategi nya adalah dengan
memberikan perhatian maksimal ke peserta didik.

2. Membentuk kebiasaan belajar yang baik. Biasakan siswa berdoa dulu sebelum belajar dan
dibiasakan duduk yang baik pada saat belajar.

3. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok. Siswa dalam
kelas sangat beragam kemampuan akademik nya. Guru harus dapat memahami karakteristik
masing-masing individu.

4. Menggunakan media yang baik, serta harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.

6
BAB 3

Penelitian

A. Metode penelitian

Metode penelitian yang saya gunakan dalam penulisan karya Tulis Ilmiah saya adalah
metode wawancara.

Pertanyaan

Ester: Apa penyebab siswa malas belajar ?

Sinta :tidak punya semangat belajar karena ngantuk dan lebih cenderung main hp di kelas.

Ester :Bagaimana cara meningkatkan semangat belajar siswa ?

Sinta : dengan mengajak siswa untuk berefleksi terlebih dahulu sebelum memulai
pelajaran dan tidak luput juga mendapat semangat belajar dari orang tua dan guru.

Ester :Apakah yang terjadi jika seorang anak mempunyai teman yang suka bermain game.
Apa pengaruh nya terhadap anak tersebut .

Sinta : punya 2 kemungkinan

1. Jika anak tersebut terpengaruh teman yang suka bermain game maka akan berdampak
kecanduan hingga akhirnya terus bermain game dan tidak punya semangat belajar

2. Jika anak tersebut tidak terpengaruh teman yang suka bermain game maka ia akan
fokus belajar karena tidak terganggu oleh game.

B. Lokasi dan waktu

a. Lokasi di SMAN NEGERI 2 KELAM PERMAI

b. Waktu 10.47 kamis, 3 Oktober 2024

7
BAB 4
Penutup

A. Kesimpulan
Motivasi belajar merupakan segi kejiwaan yang mengalami perkembangan,
artinya terpengaruh oleh kondisi fisiologis dan kematangan psikologis siswa.
Motivasi itu juga merupakan suatu keadaan atau kondisi yang mendorong,
merangsang atau menggerakkan seseorang untuk melakukan atau kegiatan yang
dilakukan nya sehingga ia dapat mencapai tujuannya. Hal - hal mempengaruhi
motivasi belajar siswa diantaranya cita - cita atau aspirasi siswa , kemampuan
siswa, kondisi siswa, kondisi lingkungan sekitar siswa dan upaya orang tua serta
guru dalam memotivasi belajar siswa.
Upaya meningkatkan motivasi belajar meliputi diri siswa sendiri, peran orang
tua serta para guru . Bagi para guru upaya - upaya yang dapat dilakukan beberapa
diantaranya, mengoptimalisasi penerapan prinsip belajar, pemanfaatan
pengalaman cita - cita dan aspirasi belajar.

8
DAFTAR PUSTAKA

[Link]

[Link]

[Link]

Anda mungkin juga menyukai