0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan21 halaman

Tes Diagnosa Gaya Manajemen Efektif

Diunggah oleh

Andi Suhendi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLS, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan21 halaman

Tes Diagnosa Gaya Manajemen Efektif

Diunggah oleh

Andi Suhendi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLS, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL MSDT

MANAGEMENT STYLE DIAGNOSTIC TEST ( TES DIAGNOSA GAYA


MANAJEMEN )

INSTRUKSI: Pilihlah jawaban “A” atau “B” pada pasangan pernyataan-pernyataan


berikut dan tulislah pada lembar jawaban yang telah disediakan. Dilarang
membuat coretan apapun di dalam buku persoalan.

Saya mengabaikan pelanggar-pelanggar peraturan bila saya merasa pasti bahwa tidak ada satu
A orangpun yang mengetahui tentang pelanggar-pelanggar tersebut.
1
Bila saya mengumumkan suatu keputusan yang kurang menyenangkan, saya akan menjelaskan
B kepada bawahan saya bahwa keputusan ini dibuat oleh Direktur.

Bila ada seorang karyawan yang hasil kerjanya selalu tidak memuaskan saya, saya akan menu
A suatu kesempatan untuk memindahkannya dan bukan untuk memecatnya.
2
Bila ada bawahan saya yang dikucilkan dari kelompok kerjanya, saya akan mencarikan cara-cara
B agar supaya orang lain dapat berteman dengannya.

Bila Direktur memberikan perintah yang kurang menyenangkan, saya pikir adalah cukup bijaksan
A bila saya menyebutkan namanya dan bukan nama saya.
3
Saya biasanya membuat keputusan-keputusan saya sendiri dan menyampaikannya kepada baw
B saya.

Bila saya ditegur oleh atasan saya, saya akan memanggil semua bawahan saya dan mengatakan
A semua teguran tersebut kepada mereka.
4
Saya selalu memberikan tugas-tugas yang sangat sulit kepada karyawan-karyawan yang paling
B berpengalaman

Saya selalu melakukan diskusi-diskusi untuk mencapai kata sepakat.


A
5
Saya selalu menganjurkan kepada bawahan saya untuk memberikan usul-usul, tetapi kadang-ka
B juga saya langsung membuat suatu tindakan tertentu.

Kadang-kadang saya berpikir bahwa perasaan-perasaan saya dan sikap-sikap saya adalah
A mementingkan tugas saya.
6
Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta mengambil keputusan yang dibuat
B berdasarkan atas suara terbanyak.

Bila jumlah dan mutu hasil kerja bagian saya tidak memuaskan, saya menjelaskan kepada bawa
A bawahan saya bahwa Direktur merasa kecewa dan oleh karena itu mereka harus memperbaiki ke
mereka.
7
Saya membuat keputusan-keputusan sendiri dan kemudian saya mencoba untuk menjual keputu
B keputusan itu kepada bawahan saya.

Bila saya mengumumkan suatu keputusan yang kurang menyenangkan, saya akan menjelaskan
A kepada bawahan saya bahwa keputusan ini dibuat oleh Direktur.
8
Bila saya mengumumkan suatu keputusan yang kurang menyenangkan, saya akan menjelaskan
A kepada bawahan saya bahwa keputusan ini dibuat oleh Direktur.
8
Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta di dalam pengambilan keputusan, teta
B sayapun menyediakan sesuatu keputusan terakhir.

Saya akan memberikan tugas-tugas yang sulit kepada bawahan saya yang belum berpengalama
A tetapi bila mereka memperoleh kesukaran, saya akan mengambil alih tanggung jawab mereka.
9
Bila jumlah dan mutu hasil kerja bagian saya tidak memuaskan, saya menjelaskan kepada bawah
B bawahan saya bahwa Direktur merasa kecewa dan oleh karena itu mereka harus memperbaiki m
kerja mereka itu.
Saya merasa bahwa adalah penting agar bawahan-bawahan menyukai saya apabila saya bekerj
A keras untuk mereka.
10
Saya membiarkan orang-orang lain menangani tugas-tugas mereka masing-masing, walaupun
B mereka membuat banyak kesalahan.

Saya menunjukkan minat saya terhadap kehidupan pribadi bawahan-bawahan saya, sebab saya
A merasa bahwa saya mengerti mengapa mereka mengerjakan sesuatu hal sejauh mereka
mengerjakan hal tersebut.
11
Saya saya merasa bahwa adalah tidak terlalu perlu untuk bawahan-bawahan saya mengerti men
B mereka mengerjakan sesuatu hal sejauh mereka mengerjakan hal tersebut.

Saya percaya bahwa bawahan-bawahan yang disiplin tidak akan memperbaiki jumlah atau mutu
A mereka di dalam jangka waktu yang panjang.
12
Bila menghadapi masalah yang sulit, saya berusaha untuk mencapai pemecahan yang paling se
B bisa diterima oleh sebagian besar orang-orang yang bersangkutan.

Saya berpikir bahwa bila beberapa bawahan saya merasa tidak berbahagia, saya akan mencoba
A melakukan sesuatu mengenai hal tersebut.
13
Saya mengurusi pekerjaan saya sendiri dan saya merasa bahwa pekerjaan saya itu bisa mencap
B “Dewan Direksi” untuk mengembangkan ide-ide baru.

Saya menyetujui kenaikan tunjangan-tunjangan untuk staf dan karyawan.


A
14
Saya menunjukkan persetujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pekerjaan dan perusa
B dari bawahanbawahan saya, walaupun hal itu sebenarnya belum diperlukan untuk kedudukan me
sekarang.
Saya membiarkan orang-orang lain menangani tugas-tugas mereka masing-masing, walaupun
A mereka membuat banyak kesalahan.
15
Saya membuat keputusan-keputusan sendiri tetapi saya akan mempertimbangkan usul-usul yang
B masuk di akal dari bawahanbawahan saya yang untuk memperbaiki keputusan tersebut apabila s
bertanya kepada mereka.
Bila ada bawahan saya yang dikucilkan dari kelompok kerjanya, saya akan mencarikan cara-cara
A agar supaya orang lain dapat berteman dengannya.
16
Bila seorang karyawan tidak sanggup menyelesaikan tugasnya, saya akan membantu dia untuk
B menyelesaikan tugas tersebut

Saya percaya bahwa suatu penerapan disiplin adalah merupakan seperangkat contoh untuk
A karyawan-karyawan lainnya.
17
Kadang-kadang saya berpikir bahwa perasaan-perasaan saya dan sikap-sikap saya adalah
B mementingkan tugas saya.
Saya mencela pembicaraan-pembicaraan yang tidak perlu di antara bawahan-bawahan saya sela
A mereka bekerja.
18
Saya menyetujui tunjangan-tunjangan untuk staf dan karyawankaryawan.
B

Saya selalu memperhatikan mengenai keterlambatan dan kemangkiran.


A
19
Saya percaya bahwa Serikat-Serikat Buruh akan mencoba untuk meruntuhkan kewibawaan pimp
B perusahaan.

Kadang-kadang saya menentang keluhan-keluhan serikat buruh sebagai suatu perkara yang prin
A
20
Saya merasa bahwa keluhan-keluhan tidak dapat dicegah dan saya mencoba sebaik mungkin un
B dapat dilenyapkan.
a pasti bahwa tidak ada satu Adalah penting bagi saya untuk memperoleh nilai kred
A
21
gkan, saya akan menjelaskan Saya menyuarakan pendapat-pendapat saya di muka
B lain akan setuju dengan saya.

askan saya, saya akan menunggu Saya percaya bahwa Serikat-Serikat Buruh akan men
catnya. A perusahaan.
22
a akan mencarikan cara-cara Saya percaya bahwa pertemuan-pertemuan yang seri
B membantu pengembangan diri mereka.

a pikir adalah cukup bijaksana Saya merasa bahwa tidak terlalu perlu untuk bawahan
A mengerjakan seuatu hal sejauh mereka mengerjakan
23
nyampaikannya kepada bawahan Saya merasa bahwa jam pencatat waktu datang dan p
B keterlambatan.

wahan saya dan mengatakan Saya biasanya membuat keputusan-keputusan saya s


A saya.
24
awan-karyawan yang paling Saya merasa bahwa Serikat-Serikat Buruh dan pimpin
B tujuan-tujuan yang sama.

. Saya menyukai penggunaan dari skala penggajian ka


A
25
n usul-usul, tetapi kadang-kadang Saya selalu melakukan diskusi-diskusi untuk mencapa
B

sikap-sikap saya adalah Saya merasa bangga di dalam kenyataannya bahwa s


A seseorang untuk mengerjakan suatu tugas yang kalau
26
bil keputusan yang dibuat Saya berpikir bahwa bila beberapa bawahan saya me
B melakukan sesuatu mengenai hal tersebut.

a menjelaskan kepada bawahan- Bila ada suatu tugas yang mendesak, walaupun semu
mereka harus memperbaiki kerja A membiarkannya saja, dan mengatakan kepada salah
sesuatu tugas tersebut.
27
encoba untuk menjual keputusan- Adalah penting bagi saya untuk memperoleh nilai kred
B

gkan, saya akan menjelaskan Tujuan saya adalah mencapai bagaimana tugas-tugas
A benci daripada siapapun yang mengerjakan.
28
gkan, saya akan menjelaskan Tujuan saya adalah mencapai bagaimana tugas-tugas
A benci daripada siapapun yang mengerjakan.
28
pengambilan keputusan, tetapi Saya mungkin menentukan tugas-tugas tanpa banyak
B kemampuan, tetapi saya lebih menuntut pada pencap

ya yang belum berpengalaman, Saya mungkin menentukan tugas-tugas tanpa banyak


h tanggung jawab mereka. A kemampuan, tetapi saya lebih menuntut pada pencap
29
a menjelaskan kepada bawahan- Saya dengan sabar mendengarkan keluhan-keluhan d
mereka harus memperbaiki mutu B saya tetapi seringkali saya meralat apa yang mereka k

kai saya apabila saya bekerja Saya merasa bahwa keluhan-keluhan tidak dapat dice
A dapat dilenyapkan.
30
masing-masing, walaupun Saya percaya bahwa bawahan-bawahan saya akan m
B merasakan tekanan apapun dari saya.

n-bawahan saya, sebab saya Bila menghadapi masalah yang sulit, saya berusaha u
tu hal sejauh mereka A bisa diterima oleh sebagian besar orang-orang yang b
31
bawahan saya mengerti mengapa Saya percaya bahwa latihan melalui pengalaman beke
ersebut. B pendidikan teoritis

emperbaiki jumlah atau mutu kerja Saya selalu memberikan tugas-tugas yang sangat sul
A berpengalaman. .
32
ai pemecahan yang paling sedikit Saya percaya bahwa kenaikan jabatan adalah semata
B

bahagia, saya akan mencoba Saya merasa bahwa masalah-masalah yang timbul di
A diselesaikan di antara mereka sendiri, tanpa campur t
33
kerjaan saya itu bisa mencapai Bila saya ditegur oleh atasan saya, saya akan meman
B semua teguran tersebut kepada mereka.

awan. Saya tidak peduli dengan apa yang dikerjakan oleh ka


A
34
entang pekerjaan dan perusahaan Saya percaya bahwa bawahan-bawahan yang disiplin
perlukan untuk kedudukan mereka B mereka di dalam jangka waktu panjang.

masing-masing, walaupun Saya memberikan informasi kepada “Dewan Direksi” t


A
35
pertimbangkan usul-usul yang Kadang-kadang saya menentang keluhan-keluhan Se
keputusan tersebut apabila saya B prinsipil.

a akan mencarikan cara-cara Saya kadang-kadang merasa ragu-ragu untuk membu


A oleh bawahan-bawahan saya.
36
a akan membantu dia untuk Tujuan saya adalah mencapai bagaimana tugas-tugas
B benci daripada siapapun yang mengerjakannya.

eperangkat contoh untuk Saya dengan sabar mendengarkan keluhan-keluhan d


A bawahan saya, tetapi seringkali saya meralat apa yan
37
sikap-sikap saya adalah Saya kadang-kadang merasa ragu-ragu untuk membu
B disukai oleh bawahanbawahan saya.
bawahan-bawahan saya selama Saya menyuarakan pendapat-pendapat saya di muka
A lain akan setuju dengan saya.
38
awan. Sebagian besar dari bawahan-bawahan saya dapat m
B tanpa kehadiran saya.

ran. Saya mengurusi pekerjaan saya sendiri, dan saya me


A “Dewan Direksi” untuk mengembangkan ide-ide baru.
39
eruntuhkan kewibawaan pimpinan Bila saya memberikan perintah kepada bawahan-baw
B mereka menyelesaikannya.

bagai suatu perkara yang prinsipil. Saya selalu menganjurkan kepada bawahan saya unt
A juga saya langsung membuat suatu tindakan tertentu.
40
mencoba sebaik mungkin untuk Saya mencoba untuk membuat bawahan-bawahan sa
B berbicara dengan saya
aya untuk memperoleh nilai kredit bagi ide-ide saya yang baik.

41
endapat-pendapat saya di muka umum hanya bila saya merasa bahwa orang
an saya.

Serikat-Serikat Buruh akan mencoba meruntuhkan kewibawaan pimpinan

42
pertemuan-pertemuan yang sering dengan karyawan secara pribadi adalah
ngan diri mereka.

dak terlalu perlu untuk bawahan-bawahan saya mengerti mengapa mereka


al sejauh mereka mengerjakan hal tersebut.
43
am pencatat waktu datang dan pulangnya para pegawai, mengurangi

uat keputusan-keputusan saya sendiri dan menyampaikannya kepada bawahan

44
Serikat-Serikat Buruh dan pimpinan perusahaan adalah bekerja untuk mencapai
ma.

unaan dari skala penggajian karyawan.

45
n diskusi-diskusi untuk mencapai kata sepakat.

di dalam kenyataannya bahwa saya biasanya tidak akan menanyakan kepada


gerjakan suatu tugas yang kalau untuk saya sendiri, tidak akan saya kerjakan.
46
ila beberapa bawahan saya merasa tidak berbahagia, saya akan mencoba
engenai hal tersebut.

ang mendesak, walaupun semua peralatannya sudah disediakan saya akan


dan mengatakan kepada salah seorang bawahan saya untuk mengerjakan
t.
47
aya untuk memperoleh nilai kredit bagi ideide saya yang baik.

encapai bagaimana tugas-tugas dapat dikerjakan, tanpa saya merasa lebih


un yang mengerjakan.
48
encapai bagaimana tugas-tugas dapat dikerjakan, tanpa saya merasa lebih
un yang mengerjakan.
48
ukan tugas-tugas tanpa banyak mempertimbangkan pengalaman atau
ya lebih menuntut pada pencapaian hasil-hasilnya saja.

ukan tugas-tugas tanpa banyak mempertimbangkan pengalaman atau


ya lebih menuntut pada pencapaian hasil-hasilnya saja.
49
endengarkan keluhan-keluhan dan ketidakpuasan-ketidakpuasan dari bawahan
saya meralat apa yang mereka katakan.

eluhan-keluhan tidak dapat dicegah dan saya mencoba sebaik mungkin untuk

50
bawahan-bawahan saya akan merasakan kepuasan kerja mereka tanpa
papun dari saya.

alah yang sulit, saya berusaha untuk mencapai pemecahan yang paling sedikit
agian besar orang-orang yang bersangkutan.
51
atihan melalui pengalaman bekerja, adalah lebih bermanfaat daripada

an tugas-tugas yang sangat sulit kepada karyawan-karyawan yang paling

52
kenaikan jabatan adalah semata-mata berdasarkan kemampuan yang ada

masalah-masalah yang timbul di antara para karyawan biasanya akan dapat


mereka sendiri, tanpa campur tangan dari saya.
53
atasan saya, saya akan memanggil semua bawahan saya dan mengatakan
ut kepada mereka.

gan apa yang dikerjakan oleh karyawan saya di luar jam kerja kantornya.

54
bawahan-bawahan yang disiplin tidak akan memperbaiki jumlah atau mutu kerja
ka waktu panjang.

rmasi kepada “Dewan Direksi” tidak lebih dari pada apa yang mereka tanyakan.

55
menentang keluhan-keluhan Serikat Buruh sebagai sesuatu perkara yang

merasa ragu-ragu untuk membuat suatu keputusan yang akan tidak disukai
an saya.
56
encapai bagaimana tugas-tugas dapat dikerjakan, tanpa saya merasa lebih
un yang mengerjakannya.

endengarkan keluhan-keluhan dan ketidakpuasan–ketidakpuasan dari


seringkali saya meralat apa yang mereka katakan.
57
merasa ragu-ragu untuk membuat keputusan-keputusan yang akan tidak
bawahan saya.
endapat-pendapat saya di muka umum hanya bila saya merasa bahwa orang
an saya.
58
awahan-bawahan saya dapat menyelesaikan tugas-tugas mereka, bila perlu,

rjaan saya sendiri, dan saya merasa bahwa pekerjaan saya itu bisa mencapai
mengembangkan ide-ide baru.
59
perintah kepada bawahan-bawahan saya, saya menentukan batas waktu untuk
nnya.

rkan kepada bawahan saya untuk memberikan usul-usul, tetapi kadang-kadang


embuat suatu tindakan tertentu.
60
membuat bawahan-bawahan saya merasa senang hatinya apabila mereka
a
Di dalam diskusi, saya memberikan fakta-fakta seperti apa yang mereka pahami, dan membiarkan
A mereka melukiskan kesimpulan-kesimpulan mereka sendiri.

Bila Direktur memberikan perintah yang kurang menyenangkan, saya pikir adalah cukup bijaksana
B bila saya menyebutkan namanya dan bukan nama saya.

Bila ada tugas-tugas yang tidak dikehendaki yang harus dikerjakan, sebelumnya saya akan
A menanyakan kepada beberapa sukarelawan yang mau mengerjakan tugas tersebut.

Saya menunjukkan minat saya terhadap kehidupan pribadi bawahan-bawahan saya, sebab saya
B merasa bahwa sayapun mengharapkan mereka berbuat seperti itu kepada saya.

A Saya adalah seorang yang sangat memperhatikan kebahagiaan karyawan-karyawan saya di dalam
mereka mengerjakan tugas-tugas mereka.
Saya selalu memperhatikan mengenai keterlambatan dan kemangkiran.
B

Sebagian besar dari bawahan-bawahan saya dapat menyelesaikan tugas-tugas mereka, bila perlu
A tanpa kehadiran saya.

Bila ada sesuatu tugas yang mendesak, walaupun semua peralatannya sesudah disediakan, saya
B akan membiarkannya saja dan mengatakan kepada salah seorang bawahan saya untuk mengerjakan
tugas tersebut.
Saya percaya bahwa bawahan-bawahan saya akan merasakan kepuasan kerja mereka tanpa
A merasakan tekanan apapun dari saya.

Saya memberikan informasi kepada “Dewan Direksi” tidak lebih daripada apa yang mereka tanyakan.
B

Saya percaya bahwa pertemuan-pertemuan yang sering dengan karyawan secara pribadi adalah
A membantu pengembangan diri mereka.

Saya adalah seorang yang sangat memperhatikan karyawan-karyawan saya di dalam mereka
B mengerjakan tugas-tugas mereka.

Saya menunjukkan persetujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pekerjaan dan perusahaan
A dari bawahan-bawahan saya, walaupun hal itu sebenarnya belum diperlukan untuk kedudukan
mereka sekarang.
Saya mengawasi benar bawahan-bawahan saya yang kurang mahir di dalam bekerjanya atau
B bawahan-bawahan saya yang hasil kerjanya kurang memuaskan.

Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta mengambil keputusan dan saya selalu
A mematuhi keputusan yang dibuat berdasarkan atas suara terbanyak.
Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta mengambil keputusan dan saya selalu
A mematuhi keputusan yang dibuat berdasarkan atas suara terbanyak.

Saya membuat bawahan-bawahan saya bekerja keras, dan saya berusaha menyakinkan mereka
B bahwa biasanya mereka mendapat perlakukan yang adil dari “Dewan Direksi”.

Saya merasa bahwa semua karyawan pada jabatan yang sama seharusnya memperoleh gaji yang
A sama.

Bila ada seorang karyawan yang hasil kerjanya selalu tidak memuaskan saya, saya akan menunggu
B suatu kesempatan untuk memindahkannya dan bukan untuk memecatnya.

Saya merasa bahwa tujuan-tujuan Serikat Buruh dan tujuan-tujuan perusahaan adalah saling
A berbeda dan saya mencoba untuk tidak membuat pandangan saya secara jelas.

Saya merasa bahwa adalah penting agar bawahan saya menyukai saya apabila saya bekerja keras
B untuk mereka.

Saya mengawasi benar bawahan-bawahan saya yang kurang mahir di dalam bekerjanya atau
A bawahan-bawahan saya yang hasil kerjanya kurang memuaskan.

Saya mencela pembicaraan-pembicaraan yang tidak perlu di antara bawahan-bawahan saya selama
B mereka bekerja.

Bila saya memberikan perintah kepada bawahan-bawahan saya, saya menentukan batas waktu untuk
A mereka menyelesaikannya.

Saya merasa bangga di dalam kenyataannya bahwa saya biasanya tidak akan menanyakan kepada
B seseorang untuk mengerjakan suatu tugas yang kalau saya sendiri tidak akan saya kerjakan.

Saya percaya bahwa latihan melalui pengalaman bekerja, adalah lebih bermanfaat daripada
A pendidikan teoritis.

Saya tidak peduli dengan apa yang dikerjakan oleh para pegawai saya di luar jam kantornya.
B

Saya merasa bahwa jam pencatat waktu datang dan pulangnya para pegawai, mengurangi
A keterlambatan.

Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta mengambil keputusan dan saya selalu
B mematuhi keputusan yang dibuat berdasarkan atas suara terbanyak

Saya mengambil keputusan-keputusan saya sendiri, tetapi saya dapat mempertimbangkan saran-
A saran yang wajar dari bawahan-bawahan saya untuk saya manfaatkan, bilamana saya bertanya
kepada mereka.
Saya merasa bahwa tujuan-tujuan Serikat Buruh dan tujuan-tujuan perusahaan adalah saling
B berbeda, dan saya mencoba untuk tidak membuat pandangan saya secara jelas.

Saya membuat keputusan-keputusan sendiri dan kemudian saya mencoba untuk “menjual”
A keputusan-keputusan itu kepada bawahan saya.

Apabila mungkin saya membentuk kelompok-kelompok kerja yang terdiri dari orang-orang yang
B sudah menjadi teman-teman baik saya.

Saya tidak akan ragu-ragu untuk mempekerjakan pegawai-pegawai yang cacat jasmaninya, bilamana
A saya merasa pasti bahwa dia dapat mempelajari pekerjannya.

Saya mengabaikan pelanggar-pelanggar peraturan bila saya merasa pasti bahwa tidak ada satu
B orangpun yang mengetahui tentang pelanggaran-pelanggaran tersebut.
Apabila mungkin saya membentuk kelompok-kelompok kerja yang terdiri dari orang-orang yang
A sudah menjadi teman-teman baik saya.

Saya akan memberikan tugas-tugas yang sulit kepada bawahan-bawahan saya yang berpengalaman,
B tetapi bila mereka memperoleh kesukaran, saya akan mengambil alih tanggung jawab mereka.

Saya membuat bawahan-bawahan saya bekerja keras, dan saya berusaha meyakinkan mereka
A bahwa biasanya mereka mendapat perlakuan yang adil dari “Dewan Direksi”.

Saya percaya bahwa suatu penerapan disiplin adalah merupakan seperangkat contoh untuk
B karyawan-karyawan lainnya.

Saya mencoba untuk membuat bawahan-bawahan saya merasa senang hatinya apabila mereka
A berbicara dengan saya.

Saya menyukai penggunaan dari skala penggajian karyawan.


B
i, dan membiarkan Saya percaya bahwa kenaikan jabatan adalah semata-mata berd
A
61
ah cukup bijaksana Saya merasa bahwa masalah-masalah yang timbul di antara mer
B dari saya.

a saya akan Saya merasa bahwa Serikat-Serikat Buruh dan pimpinan perusah
ebut. A tujuan-tujuan yang sama.
62
saya, sebab saya Di dalam diskusi, saya memberikan fakta-fakta seperti apa yang m
a. B mereka melukiskan kesimpulan-kesimpulan mereka sendiri

Bila seorang karyawan tidak sanggup menyelesaikan tugasnya, s


awan saya di dalam A menyelesaikan tugas tersebut.
63
Saya merasa bahwa semua karyawan pada jabatan yang sama s
B sama.

mereka, bila perlu Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta di dala
A sayapun menyediakan sesuatu yang jitu untuk membuat keputusa
64
h disediakan, saya Saya tidak akan ragu-ragu untuk mempekerjakan pegawai-pegaw
ya untuk mengerjakan B saya merasa bahwa dia dapat mempelajari pekerjaannya.

mereka tanpa

ang mereka tanyakan.

ara pribadi adalah

dalam mereka

erjaan dan perusahaan


tuk kedudukan

ekerjanya atau

an dan saya selalu


an dan saya selalu

nyakinkan mereka

mperoleh gaji yang

aya akan menunggu

adalah saling
.

a saya bekerja keras

ekerjanya atau

awahan saya selama

kan batas waktu untuk

menanyakan kepada
aya kerjakan.

aat daripada

am kantornya.

mengurangi

an dan saya selalu

imbangkan saran-
a saya bertanya

adalah saling
s.

uk “menjual”

ang-orang yang

jasmaninya, bilamana

wa tidak ada satu


ang-orang yang

yang berpengalaman,
jawab mereka.

akinkan mereka

contoh untuk

a apabila mereka
batan adalah semata-mata berdasarkan kemampuan yang ada.

salah yang timbul di antara mereka sendiri, tanpa campur tangan

kat Buruh dan pimpinan perusahaan adalah bekerja untuk mencapai

an fakta-fakta seperti apa yang mereka pahami, dan membiarkan


esimpulan mereka sendiri

gup menyelesaikan tugasnya, saya akan membantu dia untuk

awan pada jabatan yang sama seharusnya memperoleh gaji yang

han saya untuk ikut serta di dalam pengambilan keputusan, tetapi


ang jitu untuk membuat keputusan terakhir.

mempekerjakan pegawai-pegawai yang cacat jasmaninya, bilamana


mpelajari pekerjaannya.
SKORING MSDT

0 0 0 0 0 0 0 0 8
0 0 0 0 0 0 0 0 16
0 0 0 0 0 0 0 0 24
0 0 0 0 0 0 0 0 32
0 0 0 0 0 0 0 0 40
0 0 0 0 0 0 0 0 48
0 0 0 0 0 0 0 0 56
0 0 0 0 0 0 0 0 64
A 0 0 0 0 0 0 0 0
B 0 0 0 0 0 0 0 0
KOREKSI 1 2 1 0 3 -1 0 -4
JUMLAH 1 2 1 0 3 -1 0 -4
TO RO E O

Ds ---- A 1

Mi ---- B 2
Au ---- C 1
Co ---- D 0 0
Bu ---- E 3
Dv ---- F -1 -1
Ba ---- G 0 0
E ---- H -4 -4 -4

-3 -3 -2 1 hasil deserter

KONVERSI
0 0 0 0
TO RO E O

HASIL
E Co Ba Au Dv Mi Bu Ds
Ok
Keterangan

HAS
E (Executive) Co (Compromiser) Ba (Benevolent autocrat)
Gaya ini dianggap efektif karena Mengandalkan tugas dan relasi Gaya ini dianggap efektif karena
dapat mengelola dengan baik yang seimbang, namun memberikan unsur komunikatif
antara tugas dan hubungan. dianggap kurang efektif karena dalam melakukan gaya
Model ini adalah sisi efektif dari tidak berpendirian tetap, tidak otokratik. Gaya ini masih
gaya kompromis. Pola yang ada keputusan yang jelas. mengandalkan instruksi dan
dilakukan dapat mengintegrasikan Gaya ini akan merasa intervensi. Skor tinggi dapat
antara tugas dan hubungan kebingungan antara dilihat sebagai guru dalam
dengan baik, mengelola dan pengaturan tugas dan memberi tugas, dimana dapat
memanfaatkan kedua aspek kebutuhan untuk berinteraksi. memberikan instruksi dengan
dengan sinergi yang optimal. Dalam menghadapi tekanan, tidak mengesampingkan
Pendekatan ini dapat dikatakan maka akan cenderung komunikasi kepada bawahan
sebagai pendekatan konsultatif, kompromi sehingga berbagai secara lebih fleksibel. Pola yang
interaktif dan pemecah masalah. tujuan seringkali menyimpang dilakukan memberikan
Pendekatan ini memanfaatkan dan tidak tercapai kesediaan untuk bertanya,
eksplorasi terhadap berbagai membantu apabila ada hal yang
sumber daya, keragaman dianggap salah atau
informasi dan dapat menyimpang. Pola keseharian
memanfaatkan isu negatif menjadi terstruktur dalam menentukan
dorongan untuk hasil yang lebih target kerja, produktivitas dan
optimal. Gaya ini melibatkan tim memberi perintah, tidak ragu
dalam perencanaan dan memberikan hukuman namun
mengambil kesimpulan. bertindak adil dalam
Komunikasi dilakukan terhadap menyikapinya. Gaya ini dapat
bawahan untuk meningkatkan bekerjasama dengan baik
kualitas informasi yang dapat namun menghindari hubungan
menjadikan keputusan lebih baik. keterdekatan antar personal
Keterangan Kolom Hasil

HASIL
Au (Autocrat) Dv (Developer) Mi (Missionary)
Lebih perhatian hanya Gaya manajemen developer Menggunakan unsur afektif
pada produktivitas dan adalah sisi efektif dari gaya yang sangat kental.
hasil. Memberikan missionary. Tujuan dari gaya Missionary berupaya
tugas ke bawahan seperti ini adalah untuk mendorong situasi positif
berdasarkan instruksi bertindak secara profesional dalam manajemen dengan
dan mengawasi tanpa mengesampingkan aspek memberikan kandungan
secara ketat proses emosi. Bawahan diberikan sensitivitas, kepedulian dan
yang terjadi. kesempatan untuk memberikan hal-hal yang mungkin
Kesalahan tidak bisa ide, pandangan atau peran dianggap penting untuk
ditolerir, lebih dari kebijakan yang ada meningkatkan kinerja
penyimpangan harus untuk mengembangkan potensi. melalui sentuhan
dihindari. Kebijakan Kontribusi diberikan dan emosi/perasaan. Model
adalah urusan atasan perhatian untuk pengembangan manajerial seperti ini
sementara bawahan pun diperhatikan. Skor tinggi berupaya menjaga orang
cukup melaksanakan memiliki keyakinan optimis lain termasuk bawahan
apa yang harus tentang individu untuk bekerja pada situasi bahagia dalam
dikerjakan tanpa ada dan menghasilkan. Sifat situasi apapun. Gaya ini
alasan. pendekatan berupa kolegial, dikatakan kurang efektif
bawahan sebagai partner karena kurang
bukan hanya sebagai ketersediaanya peluang
“pembantu” dalam mengerjakan konflik, berupaya tetap
sesuatu. Gaya seperti ini halus dalam bertindak dan
senang untuk berbagi kesulitan untuk menolak
pengetahuan dan keahlian dan atau berkata tidak, padahal
potensi bawahan dapat banyak pekerjaan perlu
dioptimalkan ketegasan dalam
manajemen.
Bu (Bureaucrat) Ds (Deserter)
Prosedural, berdasarkan Suka mengabaikan masalah,
aturan atau tata cuci tangan, tidak mau
pelaksanaan, menerima bertanggung jawab (laisser-
dengan tulus hirarki faire). Tipe gaya ini
kewenangan dan mengabaikan berbagai
menggunakan keterlibatan atau intervensi
komunikasi sangat yang dapat menjadikan situasi
formal dalam bersikap. dianggap sulit atau rumit.
Birokrat berpegang pada Sikapnya selalu mencoba
sistem, gaya manajemen netral terhadap apa yang
seperti ini tampak seperti terjadi di keseharian, mencari
otokrat, kaku dan dapat jalan untuk menghindar dari
membosankan bagi aturan yang dianggap
orang-orang yang menyulitkan. Pola yang
fleksibel tampak secara manajerial
adalah defensif, misalkan ada
kebijakan yang menyulitkan
bawahan maka ia
mengatakan saya hanya
menjalankan perintah,
kebijakan dari atasan. Bukan
berarti pola seperti ini buruk,
deserter hanya berupaya
menjaga keadaan status-quo
dan menghindari perubahan
drastis atau “guncangan
dalam manajemen”.

Anda mungkin juga menyukai