0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan22 halaman

RPP PJOK Kelas 2 Semester 1

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMK N 1 Suliki, yang berfokus pada aktivitas senam artistik untuk kelas XI. RPP ini mencakup tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian yang meliputi teknik penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Alokasi waktu untuk kegiatan pembelajaran adalah 4 x 45 menit dalam dua pertemuan.

Diunggah oleh

Wisriyul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan22 halaman

RPP PJOK Kelas 2 Semester 1

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMK N 1 Suliki, yang berfokus pada aktivitas senam artistik untuk kelas XI. RPP ini mencakup tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian yang meliputi teknik penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Alokasi waktu untuk kegiatan pembelajaran adalah 4 x 45 menit dalam dua pertemuan.

Diunggah oleh

Wisriyul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. Identitas Program Pendidikan


Nama Sekolah : SMK N 1 SULIKI
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI / GANJIL
Materi : AKTIFITAS SENAM (senam artistik)
Tahun Pelajaran : 2019 - 2020
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit ( 2 x pertemuan )

B. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran resiprokal diharapkan peserta didik dapat :
1. Menerapkan rangkaian gerak dasar roll kedepan
2. Menerapkan rangkaian gerak dasar roll kebelakang
3. Mempraktikkan rangkaian gerak dasar roll kedepan
4. Mempraktikan rangkaian gerak roll kebelakang

C. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Kesatu:**)
ALOKASI
KEGIATAN SINTAK DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Memberi salam dan
berdo’a; (karakter).
2. Mengecek kehadiran.
3. Guru menyiapkan
kelas agar lebih
Orientasi peserta
kondusif untuk proses
PENDAHULUAN didik pada 10 menit
belajar mengajar,
masalah
kerapian dan
kebersihan ruangan
kelas, menyiapkan
media dan alat serta
buku yang diperlukan.
4. Guru memberikan
penguatan tentang
aspek motivasi belajar
dan sikap spiritual
peserta didik.
5. Guru menegaskan
kembali tentang topik
dan tujuan
pembelajaran,
menjelaskan logistik
yang dibutuhkan.
6. Peserta didik
mendengarkan
penjelasan guru
tentang nilai Al-Qur’an
tentang kerjasama
dan gotong royong
(salah satu nilai yang
menonjol pada materi
olahraga permainan).
Al-Maidah ayat 2
Dan tolong-
menolonglah kamu
dalam (mengerjakan)
kebaikan dan takwa,
dan jangan tolong-
menolong dalam
berbuat dosa dan
pelanggaran. Dan
bertakwalah kamu
kepada Allah,
sesungguhnya Allah
amat berat siksa-Nya
Mengamati.
 Peserta didik
menyimak peragaan
teknik dasar Senam
lantai yang dilakukan
oleh peserta didik lain.
(literasi)
 Guru menilai
keterampilan peserta
didikmengamati.
Menanya
 Peserta didik
mengajukan
pertanyaan
berdasarkan
Mengorganisasi
pengamatan mereka.
INTI peserta didik 65 menit
 Siswa mengajukan
untuk belajar.
pertanyaan mengenai
teknik dasar Senam
lantai yang belum
dipahami. (critical
thinking)
 Guru memberi
kesempatan bagi
peserta didik lain yang
ingin menanggapi
atau menjawab
pertanyaan peserta
didik. (komunikatif)
Mencoba
 Peserta didik
membentuk kelompok
dengan jumlah yang
sama banyak. Guru
mengatur formasi
barisan peserta didik.
 Peserta didik dalam
kelompok diminta
melakukan latihan
teknik dasar Senam
lantai dengan baik dan
benar. (life skill)
 Guru menilai keaktifan
dan kerjasama
kelompok peserta
didik dalam
melakukan latihan
teknik dasar Senam
lantai.
Mengasosiasi
 Disajikan peragaan
teknik dari peserta
didik yang teknik
dasar Senam
lantainya baik dan
benar atau
menyajikan beberapa
gambar atau video klip
yang berisi latihan
teknik dasar Senam
lantai. (literasi)
 Masing-masing
kelompok berdiskusi
mengurutkan tahapan
teknik dasar yang
benar dari masing-
masing teknik dasar
Senam lantai dan
memberikan alasan
dan argumen. (sosial)
 Guru menilai
kemampuan peserta
didik dalam mengolah
informasi dalam
mengurutkan tahapan
teknik Senam lantai.
(manajemen)
Mengkomunikasikan
 Secara bergilir setiap
kelompok diberi
kesempatan
memperagakan
latihan teknik dasar
yang benar.
(komunikatif)
 Kelompok lain dapat
memberikan
tanggapan dan
pertanyaan.
 Guru memberikan
penilaian atas hasil
kerjasama kelompok
dan kemampuan
peserta didik
berkomunikasi lisan.
Membimbing  Guru membantu dan
penyelidikan membimbing peserta
individual dan didik untuk
kelompok mengumpulkan
informasi tentang
tugas yang diberikan.
(manajemen)
 Guru membimbing
penserta didik dalam
kelompok.
 Peserta didik
mendengarkan guru
tentang
Nilai budaya
kerjasama / gotong
royong ( salah satu
nilai yang ada dalam
materi olahraga
permainan)
Mengembangkan
Saciok bak ayam,
dan menyajikan
sadanciang bak basi.
hasil karya
 Guru meminta peserta
didik mencari contoh-
contoh materi.
 Guru membimbing
setiap kelompok untuk
menyajikan hasil
kelompoknya dikelas.
(kolaborasi)
 Kegiatan penyajian
dapat dilakukan setiap
kelompok secara
bergantian didepan
kelas dan kelompok
lain memberikan
pertanyaan atau
komentar terhadap
hasil kerja kelompok
penyaji. (komunikatif)
 Melakukan penilaian
(tes tertulis) untuk
mengetahui tingkat
pencapaian indikator.
 Memfasilitasi dalam
menemukan
Menganalisis kesimpulan tentang
dan keterampilan
mengevaluasi mengoper dan
PENUTUP 15 menit
proses menggiring,
pemecahan  Menginformasikan
masalah. kepada peserta didik
untuk mempelajari
materi yang akan
dibahas pada
pertemuan berikutnya.
 Berdoa dan memberi
salam.

2. Pertemuan Kedua:**)
ALOKASI
KEGIATAN SINTAK DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Memberi salam dan
Orientasi
berdo’a; (karakter).
PENDAHULUAN peserta didik 10 Menit
2. Mengecek kehadiran.
pada masalah
3. Guru menyiapkan
kelas agar lebih
kondusif untuk proses
belajar mengajar,
kerapian dan
kebersihan ruangan
kelas, menyiapkan
media dan alat serta
buku yang diperlukan.
4. Guru memberikan
penguatan tentang
aspek motivasi belajar
dan sikap spiritual
peserta didik.
5. Guru menegaskan
kembali tentang topik
dan tujuan
pembelajaran,
menjelaskan logistik
yang dibutuhkan.
6. Peserta didik
mendengarkan
penjelasan guru
tentang nilai Al-Qur’an
tentang kerjasama
dan gotong royong
(salah satu nilai yang
menonjol pada materi
olahraga permainan).
Al-Maidah ayat 2
Dan tolong-
menolonglah kamu
dalam (mengerjakan)
kebaikan dan takwa,
dan jangan tolong-
menolong dalam
berbuat dosa dan
pelanggaran. Dan
bertakwalah kamu
kepada Allah,
sesungguhnya Allah
amat berat siksa-Nya
Mengorganisasi Mengamati
peserta didik  Peserta didik
untuk belajar menyimak peragaan
teknik dasar Senam
lantai yang
diperagakan oleh
peserta didik lain.
(literasi)
 Guru menilai
keterampilan peserta
didik mengamati.
Menanya
INTI 65 Menit
 Peserta didik
mengajukan
pertanyaan
berdasarkan
pengamatan mereka.
 Peserta didik
mengajukan
pertanyaan mengenai
teknik dasar Senam
lantai yang belum
dipahami.
 Guru memberi
kesempatan kepada
peserta didik lain yang
ingin menanggapi atau
menjawab pertanyaan
peserta didik.
Mencoba
 Peserta didik
membentuk kelompok
dengan jumlah yang
sama banyak. Guru
mengatur formasi
barisan peserta didik.
 Peserta didik dalam
kelompok diminta
melakukan latihan
teknik dasar Senam
lantai dengan baik dan
benar. (life skill)
 Guru menilai keaktifan
dan kerjasama
kelompok peserta
didikdalam melakukan
latihan teknik dasar
Senam lantai. (kreatif)
Mengasosiasi
 Disajikan peragaan
teknik dari peserta
didik yang teknik dasar
Senam lantainya baik
dan benar atau
menyajikan beberapa
gambar atau video klip
yang berisi latihan
teknik dasar Senam
lantai. (literasi)
 Masing-masing
kelompok berdiskusi
mengurutkan tahapan
teknik dasar yang
benar dari masing-
masing teknik dasar
Senam lantai dan
memberikan alasan
dan argumen.
 Guru menilai
kemampuan peserta
didik dalam mengolah
informasi dalam
mengurutkan tahapan
teknik Senam lantai.
(komunikatif)
Mengkomunikasikan
 Secara bergilir setiap
kelompok diberi
kesempatan
memperagakan
latihan teknik dasar
yang benar.
(komunikatif)
 Kelompok lain dapat
memberikan
tanggapan dan
pertanyaan.
 Guru memberikan
penilaian atas hasil
kerjasama kelompok
dan kemampuan
peserta didik
berkomunikasi lisan.
(manajemen)
 Guru membantu dan
Membimbing membimbing peserta
penyelidikan didik untuk
individual dan mengumpulkan
kelompok informasi tentang
tugas yang diberikan.
 Guru membimbing
peserta didik dalam
kelompok. (karakter)
 Peserta didik
mendengarkan guru
tentang
Nilai budaya
kerjasama / gotong
Mengembangka royong ( salah satu
n dan nilai yang ada dalam
menyajikan materi olahraga
hasil karya permainan)
Kabukik Samo
Mandaki, Kalurah
Samo Manurun.
 Guru meminta peserta
didik mencari contoh-
contoh materi.
 Guru membimbing
setiap kelompok untuk
menyajikan hasil
kelompoknya dikelas.
Kegiatan penyajian
dapat dilakukan setiap
kelompok secara
bergantian didepan
kelas dan kelompok
lain memberikan
pertanyaan atau
komentar terhadap
hasil kerja kelompok
penyaji.
 Melakukan penilaian
(tes tertulis) untuk
mengetahui tingkat
pencapaian indikator.
 Memfasilitasi dalam
menemukan
Menganalisis kesimpulan tentang
dan keterampilan
mengevaluasi mengoper dan
PENUTUP 15 Menit
proses menggiring,
pemecahan  Menginformasikan
masalah. kepada peserta didik
untuk mempelajari
materi yang akan
dibahas pada
pertemuan berikutnya.
 Berdoa dan memberi
salam.
D. Penilaian Pembelajaran
1. Instrumen dan Teknik Penilaian
 Teknik penilaian (terlampi)
- Pengetahuan : Tes tertulis dan penugasan
- Keterampilan : Praktek
- Sikap : Spritual dan Sosial
 Instrumen penilaian
- Pengetahuan

Suliki, Juni 2020


Mengetahui :
Kepala SMK N 1 Suliki Guru Mata Pelajaran PJOK

ANDI DAHMAN, M.T RIO AFIRI RAHMAN, S. Pd


NIP. 197101101999031005 NIP.
Lampiran I
1) Instrumen Penilaian Pengetahuan
a. Rubrik penilaian pengetahuan : 5 soal pilihan ganda atau 5 soal essay
Bobot soal pilihan ganda 1, sedangkan bobot soal essay 2. Skor
perolehan = Jumlah skor pilihan ganda + jumlah skor essay
Total skor (5 x 1 + 5 x 2)

b. Bentuk soal test tertulis


 Pilihan ganda
1. Untuk dapat melakukan berguling kedepan di atas peti lompat,
seorang pesenam terlebih dahulu harus menguasai ........ .
a. Guling depan di matras.
b. Berdiri dengan tangan.
c. Lenting tangan.
d. Loncat harimau.
e. Sikap kayang.
 Essay
1. Handspring di sebut juga gerakan ...?

2) Instrumen Penilaian Keterampilan


Aspek Yang
No. Kriteria Skor
Dinilai
Hampir sempurna 5
Ada beberapa kesalahan namun tidak
4
mengganggu makna
teknik dasar
Ada beberapa kesalahan dan mengganggu
1. awalan rolling 3
makna
ke depan
Banyak kesalahan dan mengganggu makna 2
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu
1
makna
Hampir sempurna 5
teknik dasar
Ada beberapa kesalahan namun tidak
2. berguling ke 4
mengganggu makna
depan
Ada beberapa kesalahan dan mengganggu 3
makna
Banyak kesalahan dan mengganggu makna 2
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu
1
makna
Hampir sempurna 5
Ada beberapa kesalahan namun tidak
4
mengganggu makna
teknik dasar
Ada beberapa kesalahan dan mengganggu
3. awalan rolling 3
makna
ke dbelakang
Banyak kesalahan dan mengganggu makna 2
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu
1
makna
4. teknik dasar Hampir sempurna 5
berguling ke Ada beberapa kesalahan namun tidak 4
belakang mengganggu makna
Ada beberapa kesalahan dan mengganggu 3
makna
Banyak kesalahan dan mengganggu makna 2
Terlalu banyak kesalahan dan mengganggu 1
makna

Format Penilaian Keterampilan


teknik teknik
teknik dasar dasar
teknik
dasar awalan bergulin
No Nama dasar Jumlah Nil
awalan rolling g ke
. Siswa berguling skor ai
rolling ke ke belakan
ke depan
depan dbelaka g
ng
1.
2.
3.
Keterangan :
 Skor maksimal = jumlah kriteria x jumlah indikator per kriteria = 2 x 5 =
10
 Nilai Keterampilan = Jumlah skor perolehan : Skor maksimal x 100
3) Instrumen Penilaian Sikap

Jurnal Perkembangan Sikap Sosial

Nama Sekolah : SMK Negeri 1 kec. Suliki

Kelas/Semester : X/1(satu)

Tahun Pelajaran : 2020/2021

No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

dst
Lampiran II
AKTIVITAS SENAM LANTAI

A. Sejarah dan hakekat senam lantai


Senam (gymnastic) berasal dari kota Yunani kuno. Gymnas berarti
telanjang. Bangsa Indonesia mengenal olahraga senam sejak tahun 1963 ketika
berlangsung olahraga Ganefo 1 di Jakarta. Perkembangan senam di Indonesia
cukup pesat dengan terbentuknya organisasi senam Indonesia, yaitu Persatuan
Senam Seluruh Indonesia atau disingkat PERSANI. Senam lantai adalah bentuk
latihan tubuh yang diatur sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan gerak
yang beraturan dan berkesinambungan.

Senam lantai adalah latihan senam yang dilakukan pada matras,• unsur-
unsur gerakannya terdiri dari mengguling, melompat, meloncat, berputar diudara
dengan menumpu pada tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang
atau meloncat kedepan atau kebelakang. Senam lantai diartikan sebagai setiap
bentuk latihan fisik yang disusun secara sitematis dengan melibatkan gerakan-
gerakan yang terpilih dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu. Dari berbagai
aktivitas yang dilakukan, senam lantai memiliki tujuan untuk :

1. membentuk dan mengembangkan otot tubuh


2. mengembangkan kualitas fisik
3. membentuk keindahan tubuh
4. memelihara kebugaran jasmani.

B. Macam-macam gerakan senam lantai.

1. Teknik berguling
Cara melakukan gerakan guling dapat dibedakan menjadi 2, yaitu
mengguling kedepan dan mengguling kebelakang. Untuk dapat melakukan
gerakan itu seseorang harus memiliki kelenturan tubuh dan keberanian.
Cara melakukan gerakan mengguling adalah sebagai berikut:

a. Guling depan (forward roll)


1). Sikap permulaan
Mengambil posisi jongkok bertumpu dengan kedua telapak kaki
dan kaki rapat, badan condong kedepan, kedua lengan lurus
kedepan, telapak tangan menghadap ke depan. Konsentrasikan
diri pada latihan.
2). Gerakan
Letakkan tumpua kedua telapak tangan pada lantai atau matras,
tangan lurus selebar bahu, badan condong kedepan, kedua
tungkai lurus, dan pantat lebih tinggi dari bahu. Masukkan kepala
diantara kedua lengan hingga dagu merapat didada dan
bersamaan dengan itu dorongkan pinggul hingga pundak
menyentuh lantai bersamaan dengan melihat siku, kemudian
dilanjutkan berguling menggulat kedepan secara berurutan dengan
pundak punggung dan tungkai ditekuk ke depan mengikuti arah
gerakan.
3). Sikap akhir
Kembali ke sikap jongkok. Badan condong kedepan bertumpu
dengan ujung telapak kaki, kaki rapat, lutut ditekuk, dan ke dua
tangan lurus kedepan.

b. Guling ke belakang (back roll)


1). Sikap permulaan
Jongkok dengan kedua ujung telapak kaki, badan condong ke
depan, kedua tangan lurus sejajar bahu, dan posisi tubuh
membelakangi arah sasaran.
2). Gerakan
Dengan menjatuhkan badan kebelakang, kedua lengan
dibengkokkan dan dagu dirapatkan kedada serta telapak tangan
mengarah ke atas. Ibu jari berada didekat telinga, kemudian badan
mengguling ke belakang bulat. Mendarat pada matras secara
berurutan dimulai dari pantat, punggung,tengkuk, kepala bagian
belakang, kedua tungkai dalam posisi ditekuk mengikuti gerakan
badan pada saat berguling, kemudian dengan cepat kedua tangan
dibulatkan hingga lurus pada saat pinggul mencapai titik tertinggi.
3). Sikap akhir
Sewaktu badan mengguling mendarat pada kaki, kedua tangan
cepat dilepas hinggakembali dalam posisi jongkok dan kedua
tangan lurus ke depan.

2. kayang
Kayang adalah bentuk sikap jembatan dengan membentuk busur lengkung
dan tumpuan pada kedua lengan dan kedua kaki. Cara melakukan gerakan
kayang adalah sebagai berikut:

a). Sikap permulaan


Posisi terlentang, lutut ditekuk rapat, tumit dirapatkan pada pantat,
dan tempelkan telapak tangan pada lantai disamping telinga
dengan ibu jari dekat telinga dan pandangan ke atas belakang.
b). Gerakan
Angkat tubuh keatas dengan cara meluruskan atau mendekatkan
tangan dengan kaki sampai mebentuk lengkungan (busur), kedua
kaki dan tangan tetap bertumpu pada lantai. Tahan gerakan
tersebut hingga sepuluh hitungan.
c). Sikap akhir
Kembali pada sikap terlentang.

3. Sikap lilin
Sikap lilin termasuk sikap keseimbangan dengan menggunakan punggung
sebagai tumpuan dan tungkai tegak lurus ke atas. Cara melakukan sikap
lilin adalah sebagai berikut:

a). Sikap permulaan


Dengan posisi terlentang lurus dilantai, kedua tungkai rapat, lengan
disamping badan dan pandangan ke atas.
b). Gerakan
Angkat tungkai ke atas hingga ke dua kaki rapat dan lurus ke atas.
Tubuh mengikuti gerakan tungkai, dan kedua tangan menopang
dipunggung hingga berdiri dengan tumpuan pada pundak. Tahan
gerakan tersebut hingga 10 hitungan.
c). Sikap Akhir
Tumpuan pada pundak badan dan ke dua tungkai dalam sikap
tegak lurus ke atas (vertikal).

4. Guling lenting
Guling lenting termasuk senam ketangkasan, yaitu mengguling yang
diawali dengan hentakan pada tengkuk. Cara melakukan guling lenting
adalah sebagai berikut:

a). Sikap permulaan


Dari sikap tidur terlentang kedua kaki rapat lurus ke belakang,
kedua siku ditekuk dan ke dua telapak tangan pada matras dengan
ibu jari berada disamping telinga dan jari-jari tangan lainnya
menuju bahu.
b). Gerakan
Angkat kedua kaki secara bersamaan ke atas belakang hingga
pinggul terangkat, kemudian lecutkan kedua kaki ke atas belakang
dengan sumbu gerakan pada pinggang dan pinggul yang dibantu
dengan tolakan kedua tangan pada matras hingga mendorong
tubuh ke atas depan.
c). Sikap Akhir
Jongkok dengan tumpuan kaki, badan condong kedepan, dan
kedua lengan lurus ke depan.

5. Berdiri dengan kepala (head stand)


Berdiri dengan kepala termasuk latihan keseimbangan dengan tubuh
membentuk sikap tegak lurus (vertikal). Cara melakukannya adalah
sebagai berikut:

a). Sikap permulaan


Membungkuk, kedua kaki dalam posisi rapat lurus, tumpuan pada
ujung telapak kaki dan kepala (kening), telapak tangan diletakkan
disamping telinga, dan lengan membentuk garis segi tiga
b). Gerakan
Kedua tungkai diangkat ke atas secara bersama-sama dan
perlahan-lahan hingga lurus ke atas, badan mengikuti gerakan kaki
sehingga kepala sampai pada ujung kaki membentuk garis lurus
keatas (vertikal), kedua tangan menjaga keseimbangan.
c). Sikap akhir
Berdiri dan bertumpu dengan kepala dan tangan.

6. Berdiri dengan kedua tangan (hand stand)


Berdiri dengan kedua tangan termasuk bentuk latihan keseimbangan. Cara
melakukannya adalah sebagai berikut:

a). Sikap permulaan


Dalam sikap jongkok, kaki kiri ke depan atau sebaliknya dan kedua
telapak tangan menumpu dimatras dengan bahu.
b). Gerakan
Angkat kaki belakang lurus keatas yang diikuti oleh kaki depan
dengan mengikuti gerakan kaki belakang. Kemudian, kedua kaki
dirapatkan hingga kedua tungkai tegak lurus. Demikian juga, posisi
tangan sejajar dengan bahu lurus dan kepala tengadah.
c). Sikap akhir
Gerakan sikap akhir adalah dengan berdiri pada kedua telapak
tangan (ujung kaki sampai tangan membentuk garis lurus ke atas)

Anda mungkin juga menyukai