KERANGKA ACUAN KERJA ( KAK)
PENYUSUNAN RENCANA TAPAK (SITEPLAN)
KAWASAN OBSERVATORIUM DI KAB. PESAWARAN
I. PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Kerangka Acuan Kerja ini dimaksud sebagai petunjuk bagi Konsultan Perencana yang
memuat masukan, azas kriteria dan proses yang harus dipenuhi atau diperhatikan dan
diinterprestasikan dalam melaksanakan tugas, dengan penugasan ini diharapkan
Konsultan Perencana dapat melaksanakan tugasnya untuk menghasilkan keluaran yang
dimaksud.
Sedangakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah :
1. Mewujudkan Rencana Tapak (Site Plan) sebagai acuan setiap kegiatan pembangunan
kantor atau instansi dibawah lingkungan Pemda Kabupaten Pesawaran.
2. Membuat pemintakatan ( Zoning ) kawasan.
3. PENGGUNAAN JASA DAN SUMBER DANA
Anggaran Penyusunan Rencana Tapak (Site Plan) ini diselenggarakan oleh Pemerintah
Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Lampung dengan sumber
pendanaan APBD Tahun Anggaran 2017
II. RUANG LINGKUP KEGIATAN
2.1. Uraian Tugas
Dengan pengarahan Kerangka Acuan Kerja ini agar setiap konsultan Perencana
memahami bentuk kegiatan yang akan dilaksanakannya, serta dapat menuangkan
ide-ide pemikiran dalam rangka menjalankan tugasnya sebagai Konsultan Perencana.
2.1.1. Lingkup Kegiatan
Lingkup kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah
1. Melakukan survey dan pengukuran topografi lokasi.
2. Pengumpulan data tentang Dinas-dinas atau Instansi di lingkungan
Observatorium.
3. Mengevaluasi tata guna lahan dan data untuk dikelompokkan dalam
pemintakatan kawasan sesuai dengan kaedah-kaedah penataan.
4. Membuat konsep penataan dengan mewujudkan dalam Rencana Tapak (Site
Plan) yang akan digunakan sebagai acuan dalam penataan terpadu kawasan.
Dari ruang lingkup tersebut akan disajikan dalam :
Gambaran Daerah Perencanaan
a. Aspek Fisik
Kondisi Fisik / alam, berupa data letak dan keadaan topograi dan lain – lain.
b. Kondisi Prasarana dan Sarana.
Berupa uraian mengenai profil prasarana dan sarana bangunan , jalan serta utilitas
lainnya.
2.1.2. Proses Kegiatan
Untuk mendapatkan data-data yang akurat demi terlaksananya kegiatan ini maka
langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut :
a). Pihak perencana melakukan koordinasi dengan instansi terkait, yaitu Dinas
Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Lampung dan unsur satuan kerja lainnya
tentang data-data yang berhubungan dengan kondisi existing lahan rencana
Komplek Rencana Tapak (Site Plan).
b). Pihak perencana melakukan survey tambahan dan bila perlu melakukan studi
banding untuk melengkapi data-data yang kurang lengkap atau belum memadai
sebagai bahan desain.
c). Pihak perencana melaksanakan konsultasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina
Marga secara berkala, sesuai tahapan proses desain yang akan dilaksanakan.
d). Pihak perencana melaksanakan desain sesuai hasil dari evaluasi-evaluasi dan
mewujudkannya dalam bentuk laporan yang aplikatif.
2.2. Metodologi
Penyusunan Rencana Tapak (Site Plan) ini membutuhkan suatu koordinasi dan perhatian
dari stake holder sehingga tercipta kerjasama yang tercipta efisiensi dan efektifitas. Dalam
penyusunan Penyusunan Rencana Tapak (Site Plan) ini konsultan perencana diharapkan
menggunakan beberapa acuan diantaranya :
a. Koordinasi dengan Dinas dan instansi terkait sehingga didapat data-data dan masukan-
masukan yang akan menambah wacana tentang master plan tersebut.
b. Survey dan Pendataan.
c. Diskusi dan ekpose.
d. Laporan Konsep-konsep yang akan dilaksanakan sebagai guide line terhadap setiap
pembangunan gedung di Kawasan Observatorium.
III. JADWAL PELAKSANAAN
Pelaksanaan Penyusunan Rencana Tapak (Site Plan)ini akan dilaksanakan selama 4 (Empat)
Bulan.
IV. KEBUTUHAN TENAGA AHLI
Untuk memperoleh hasil yang diinginkan Tenaga Ahli yang harus dipergunakan oleh
Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan perencanaan teknis ini, antara lain :
1. Ahli Asitektur Madya
Adalah Sarjana Teknik Arsitektur dengan berpengalaman dalam bidang perencanaan
Teknis minimum 6 tahun dan menguasai penuh proses perencanaan dalam
pembangunan gedung maupun yang lainnya.
Tugas dan Tanggungjawab kepada team meliputi :
Mengkoordiansikan semua personil yang terlibat dalam pekerjaan ini sehingga bisa
menghasilkan pekerjaan seperti yang termuat dalam butir 1.2.
Mempersiapkan petunjuk teknis dari setiap kegiatan pekerjaan baik pengambilan
data, pengelolaan maupun penyajian akhir seluruh hasil pekerjaan.
Bertanggung jawab atas semua hasil perhitungan dan gambar-gambar.
2. Ahli Teknik Arsitektur/Landscapek
Adalah Sarjana Teknik Arsitektur dengan berpengalaman dalam bidang
perencanaan teknis minimum 4 tahun. dengan baik metode perencanaan dari
segala bidang design bangunan.
Sudah bisa berkerja dengan metode design maupun metode teknik khusus yang
dipakai pada kondisi tertentu.
3. Ahli Teknik Sipil
Adalah Sarjana Teknik Sipil berpengalaman minimum 5 tahun. Berpengalaman
dalam pelaksanaan pekerjaan untuk pekerjaan perencanaan.
4. Ahli Teknik Lingkungan/Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
Adalah Sarjana Teknik Lingkungan berpengalaman minimum 5 tahun.
Berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan untuk pekerjaan perencanaan.
naan pekerjaan untuk pekerjaan perencanaan.
5. Surveyor
Adalah Sarjana Muda berpengalaman minimal 1 tahun. Berpengalaman dalam
pelaksanaan pekerjaan penyelidikan lapangan untuk pekerjaan sipil.
Tugas dan tanggungjawab teknisi lapangan adalah mengumpulkan semua data yang
dibutuhkan dari lapangan dan bertanggungjawab atas ketelitian hasil yang didapat.
6. Operator Computer/Administrasi
Lulusan lembaga pendidikan / kursus komputer yang sudah berpengalaman dalam
menggunakan komputer.
Tugas dan tanggungjawab operator adalah memasukkan data kedalam komputer
dan menganalisa sesuai dengan petunjuk Engineer.
V. PELAPORAN
5.1. Laporan
Laporan pelaksanaan pekerjaan Penyusunan Master Plan Rencana Tapak (Site Plan) oleh
pihak perencana berupa :
Net Work Planning (Perencanaan Jaring Kerja)
Laporan ini memuat rencana jadwal (waktu) pelaksanaan dan control kualitas,
diantaranya urutan pengerjaan dan ketergantungan antar aktivitas.
Laporan Akhir
Laporan ini merupakan hasil Laporan Penyusunan Rencana Tapak (Site Plan) yang
dilengkapi dengan gambar serta protipe [Link] ini dilengkapi dengan
peta, gambar rencana dan foto.
Gambar Perencanaan Rencana Tapak (Site Plan)
Gambar Rencana Tapak (Site Plan) serta outplan Rencana Tapak (Site Plan).
VI. PENUTUP
Setelah KAK Perencanaan ini diterima, konsultan perencana hendaknya memeriksa
segala sesuatu yang diperlukan atau mencari sendiri masukan lain yang diperlukan, hal-
hal yang belum jelas dari Kerangka Acuan Kerja ini dapat menghubungi Pihak Proyek/
Terkait.
Selain itu informasi yang tidak tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja ini apabila
dianggap perlu akan diberikan Pemberi Tugas.
Dalam Kerangka Acuan Kerja ini kami buat dengan harapan dapat dipahami denagn baik
dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Pejabat Pembuat Komitmen /
………………………….
NIP.