100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
144 tayangan5 halaman

Proposal O2SN Karate 2025 Kecamatan Baamang

Proposal ini mengusulkan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga karate tingkat Kecamatan Baamang pada 17 Februari 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga siswa, mempererat solidaritas antar sekolah, dan melahirkan bibit atlet potensial. Kegiatan ini didasarkan pada peraturan pemerintah dan melibatkan siswa SD yang memenuhi syarat, dengan anggaran total sebesar Rp. 7.080.000.

Diunggah oleh

adam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
144 tayangan5 halaman

Proposal O2SN Karate 2025 Kecamatan Baamang

Proposal ini mengusulkan penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga karate tingkat Kecamatan Baamang pada 17 Februari 2025. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga siswa, mempererat solidaritas antar sekolah, dan melahirkan bibit atlet potensial. Kegiatan ini didasarkan pada peraturan pemerintah dan melibatkan siswa SD yang memenuhi syarat, dengan anggaran total sebesar Rp. 7.080.000.

Diunggah oleh

adam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

OLIMPIADE OLAH RAGA SISWA NASIONAL


(O2SN)
CABANG OLAHRAGA KARATE

TINGKAT KECAMATAN BAAMANG


TAHUN 2025
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mengamati kegiatan-kegiatan olahraga yang diselenggarakan di sekolah, ditingkat Kecamatan,


dan tingkat Kabupaten akhir-akhir ini telah memperlihatkan kemajuan yang signifikan pada sisi
keikutsertaan, namun belum menggembirakan pada sisi kualitasnya. Banyak faktor yang
mempengaruhi hasil tersebut. Kendala yang dihadapi pada proses pembinaan di sekolah serta
terbatasnya pemahaman orang tua untuk mendukung minat anak masih menjadi faktor dominan.
Sekolah sebagal wadah pembinaan para siswa untuk menuntut ilmu pengetahuan, keterampilan
dan pengalaman hendaknya memberikan porsi yang proposional dalam pengembangan olahraga
dan seni di sekolah, sehingga para siswa mempunyai keberanian untuk mengikuti proses latihan
dan kompetisi secara konsisten tanpa merasa takut ketinggalan pelajaran. Siswa sebagai bagian
dari masyarakat Indonesia yang jumlah dan potensinya sangat besar baik dari segi kuantitas
maupun kualitas, sistem/aturan yang telah tertata di sekolah serta pertumbuhan fisik dan mental
yang terus berkembang penn diberdayakan untuk memperoleh bibit-bibit olahragawan berbakat
yang pada gilirannya nanti dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga dan seni di
Kecamatan Tulang Bawang udik di masa yang akan datang. Menyikapi hal tersebut dibutuhkan
peran serta para guru sebagai awal bagi para siswa menekuni kegiatan olahraga dan seni sesuai
dengan minat, kemampuari dan potensi yang dimilikinya.

Proses pembinaan yang meliputi latihan dan kompetisi merupakan satu rangkaian yang harus
dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam mengaplikasi dan
menerapkan program latihan yang telah diterima dalam kompetisi yang berjenjang,
berkesinambungan dan berkualitas untuk memberikan kesempatan bertandingan. Di era
globalisasi kesempatan terbuka lebar bagi siapapun yang memiliki kemampuan untuk bersaing
meraih berbagai peluang, untuk itu setiap orang harus memiliki kelebihan baik secara kompetitif
maupun secara komparatif sehingga mampu meraih setiap peluang yang ada, termasuk dan sisi
kesehatan dan jasmani serta penampilan fisik yang prima.
B. Dasar
Olimpiade Olahraga Siswa dan Seni SD (O2SN) Tingkat Kecamatan Baamang Tahun 2025
diselenggarakan atas dasar :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan
Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan
Olahraga.
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan
Pekan Kejuaraan Olahraga.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Olahraga.
5. Hasil Rapat KKG PJOK Kecamatan Baamang yang diselenggarakan pada selasa 25 Januari
2025.

C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memberikan wadah bagi pesera didik Sekolah Dasar yang senang dan gemar berolahraga dan
berjiwa seni untuk dapat mengikuti pertandingan dan perlombaan secara baik dan benar sehingga
dapat rnenyalurkan minat dan bakat dengan harapan akan meraih prestasi yang optimal.
2. Tujuan Khusus.
a. Meningkatkan Prestasi dan Prestise antar Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Baamang
dalam bidang keolahragaan.
b. Memupuk dan mempererat persaudaraan, solidaritas dan sportivitas antara pelajar khususnya
Sekolah Dasar.
c. Sebagai sarana apresiasi dan evaluasi keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler, khurusnya bidang
olahraga.
d. Meletakan dasar karakter moral yang kuat melalui intemalisasi nilai — nilai yang terkandung
didalam Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan.
e. Melahirkan bibit Olahraga potensial yang dapat dibanggakan dimasa depan khususnya sebagai
TIM Atlit andalan Kecamatan Tulang Bawang Udik yang mampu bersaing dan menjadi juara cli
Olimpiade Olahraga dan Seni Siswa SD/MI (O2SN) Tingkat Bammang.
D. Sasaran
Peserta Lomba atau Pertandingan Olahraga Siswa Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Baamang
Tahun 2025 adalah :
1. Pelajar SD yang ada dilingkungan Kecamatan Baamang Putra maupun Putri yang merupakan
utusan masing-masing sekolah.
2. Menjaring pemain / atlet berbakat untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah.

BAB II
PELAKSANAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN)
TINGKAT KECAMATAN TULANG BAWANG UDIK

A. CABANG OLAH RAGA


Cabang olahraga yang dipertadingkan pada tingkat Kecamatan Baamang,

1. Karate

B. WAKTU DAN TEMPAT


Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Baamang akan
dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Senin, 17 Februari 2025
Tempat : GOR Indoor Sampit

C. PESERTA
1. Umum
- Peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Baamang adalah
siswa dari tiap-tiap Sekolah Dasar yang ada dilingkungan Kecamatan Baamang.
2. Khusus
Siswa Sekolah Dasar yang pada tahun ajaran 2024-2025 masih duduk dibangku kelas 3 - 5 dan
dilahirkan 1 Januari 2013 dan sesudahnya, dibuktikan dengan raport asli dan akte kelahiran,
apabila siswa yang bersangkutan lahir sebelum tanggal 1 Januari 2013, maka siswa yang
bersangkutan didiskualifikasi.
3. Kelengkapan Persyaratan.
a. Kelengkapan atlet yang asli dibawa dan diperlihatkan.
 Raport SD
 Akta Kelahiran / Surat Kenal Lahir
b. Kelengkapan Pendaftaran Administrasi Peserta.

Biodata Atlet yang diketahui oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.

Biodata Pelatih yang diketahui oleh Ketua Kontingen Sekolah.

Foto Copy Raport yang sudah dilegalisir oleh Kepala Sekolah.

Foto Copy Akta Kelahiran/Kenal Lahir yang sudah dilegalisir oleh Pejabat berwenang atau
Kepala Sekolah yang bersangkutan.
 Surat Pernyataan dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah
benar masih duduk di bangku kelas 3- 5 dan dilahirkan 1 Januari 2013 dan sesudahnya.
c. Menggunakan seragam kaos sekolah dan atau seragam sekolah masing-masing.

BAB III
SUSUNAN KEPANITIAAN DAN ANGGARAN KEGIATAN
O2SN KECAMATAN BAAMANG

A. KEPANITIAAN
Kepanitiaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Baamang adalah
hasil rapat Pembentukan kepanitiaan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Januari 2025.

B. ANGGARAN DAN BIAYA


Anggaran dan biaya kegiatan olimpiade Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat
Kecamatan Baamang ini bersumber dari iuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Selengkapnya terlampir.

BAB IV
PENUTUP

Demikianlah proposal ini kami buat dan kami ajukan dan besar harapan kami agar dapat
dipelajari dan direalisasikan anggaran dan biaya kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
(O2SN) Tingkat Kecamatan Baamang.

Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


ANGGARAN DAN BIAYA O2SN CABANG OLAHRAGA KARATE
KECAMATAN BAAMANG

A. Kebutuhan Cabang Olahraga Karate


1. Sewa GOR Rp. 500.000,-
2. Matras Rp. 1.500.000,-
3. Meja dan Kursi Rp. 500.000,-
4. Proyektor Rp. 200.000,-
5. Speaker Rp. 300.000,-
6. Laptop Rp. 150.000,-
7. Seragam Karate Rp. 500.000,
Jumlah Rp. 3.650.000,-

B. Kebutuhan Umum
1. Aqua 2 duz x Rp. 30.000 Rp. 60.000,-
2. Snack 13 x Rp. 10.000,- Rp. 130.000,-
3. Konsumsi Panitia 13 orang x Rp. 30.000 Rp. 390.000,-
5. Konsumsi peserta di tanggung masing-masing -
6. Piagam atlet Rp. 200.000,-
7. Traspot Wasit ( 3 orang ) Rp. 900.000,-
8. Honor Panitia (10) Rp. 1.500.000,-
8. P3K Rp. 100.000,-
9. Dll Rp. 150.000,-
Jumlah Rp. 3.430.000,-

Jumlah Keseluruhan : Rp. 7.080.000,- (tujuh juta delapan puluh ribu rupiah)

Mengetahui

Ketua KKG PJOK Kordinator Karate

Berto, [Link] Adam Rekadaya, [Link]

Anda mungkin juga menyukai