RCM - Short Introduction
July 2023
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
APAKAH MAINTENANCE?
Apa yang ada pahami tentang maintenance?
Apakah kita perlu membuat maintenance
terencana untuk semua komponen?
RCM – Short Introduction
Contoh Kasus
Pak A membeli sebuah minivan agar dia dapat memasarkan
produknya di semua pasar di kota Jakarta dengan mudah. Dia
menambahkan asesoris kendaraan untuk membantunya
berjualan.
Pak B membeli sebuah minivan yang sama dengan Pak A,
dimana dia ingin memulai usaha travelnya dari Bandara Soetta ke
semua area di Jakarta dan Jawa Barat. Hal yang dilakukan
adalah meng-upgrade interior dalamnya untuk membuat
customernya nyaman.
RCM – Short Introduction
7 Pertanyaan Dasar dalam RCM
• What are the functions and desired performance standards of each asset?
• How can each asset fail to fulfill its functions?
• What are the failure modes for each functional failure?
• What causes each of the failure modes?
• What are the consequences of each failure?
• What can and/or should be done to predict or prevent each failure?
• What should be done if a suitable proactive task cannot be determined?
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Kinerja Terpasang
Kemampuan Apa yang dapat dihasilkan oleh asset
tersebut
Keinginan Kinerja yang diinginkan
Apa yang diinginkan pengguna (user) dari
asset tersebut
Kinerja
Maintenance Task
FAILURES
RCM – Short Introduction
Jadi apa konteks operasional dari dua kasus di awal?
Minivan Pak A Minivan Pak B
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Apa itu Function atau Fungsi?
Suatu tugas yang diharapkan dari suatu aset dengan kinerja standar yang
sudah ditentukan.
PRIMARY FUNCTION:
➢ Alasan utama mengapa alat itu ada, biasanya terkait dengan spesifikasi
kebutuhan alat tersebut
SECONDARY FUNCTION:
➢ Fungsi tambahan dari suatu alat, biasanya berupa fitur-fitur di alat tersebut.
➢ Mempertahankan keberadaan alam dan lingkungan
➢ Untuk menjaga keselamatan / struktur untuk menopang objek
➢ Untuk pengedalian (kontrol) / menampung / kenyamanan
➢ Penampilan
➢ Melindungi suatu alat (protective devices)
➢ Ekonomis / effisiensi
➢ Fungsi extra (superfluous)
RCM – Short Introduction
Fungsi = tujuan asset + spesifikasi minimal/maksimal yang diharapkan
RCM – Short Introduction
Apa saja fungsi utama dan sekunder dari dua kasus di awal?
Minivan Pak A Minivan Pak B
FUNGSI UTAMA
FUNGSI SEKUNDER
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Apa itu Failure atau Kegagalan?
Ketidakmampuan suatu aset untuk melakukan sebuah fungsi yang memenuhi
kinerja standard yang dapat diterima oleh penggunanya.
TOTAL FAILURE
Kondisi dimana alat tersebut tidak dapat memenuhi fungsinya sama sekali, yang
terkait dengan deskripsi dari fungsi
Contohnya:
– Loader tidak dapat mengangkat bucket sama sekali.
– Lowboy tidak dapat mengerem dalam jarak 20m.
PARTIAL FAILURE
Kondisi dimana alat masih dapat berfungsi namun tidak dapat memenuhi targetnya,
biasanya terkait juga dengan kerusakan fungsi sekundernya.
Contohnya:
– Loader tidak dapat mengangkat bucket dengan menggunakan auto.
– Lowboy tidak dapat menggunakan outrigger.
RCM – Short Introduction
Apa saja kegagalan total dan Sebagian dari dua kasus di awal?
Minivan Pak A Minivan Pak B
KEGAGALAN TOTAL
KEGAGALAN
SEBAGIAN
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Apa itu Failure Mode atau Pola Kegagalan?
Suatu kejadian yang menyebabkan suatu aset mengalami kegagalan fungsi
(tidak dapat melakukan tugasnya sesuai kinerja standar)
• Untuk proses analisis RCM, dasar untuk menentukan langkah selanjutnya ada di
daftar pola kegagalan yang mungkin terjadi sehingga menyebabkan kegagalan.
• Pola kegagalan yang dipilih adalah root cause yang cukupdetail, tetapi jangan terlalu
sederhana dan jangan juga terlalu dalam dipilih berdasarkan tingkat kemampuan
Maintenance Dept di area kita.
• Beberapa kategori pola kegagalan:
• Kemampuan aset yang menurun (deteriorasi, masalah lubrikasi, kotoran, human
error, disassembly)
• Peningkatan kinerja yang diinginkan atau peningkatan beban yang diaplikasikan
(overloading yang disengaja dan tidak disengaja)
• Ketidakmampuan sejak awal
• Proses penurunannya bisa menggunakan metode 5-why, fault tree analysis, dsb.
• Biasanya penulisannya adalah: komponen + kerusakannya
RCM – Short Introduction
Secara umum, pengertian awal kita adalah setiap komponen memiliki pola
keausan atau pola kegagalan dominan. Namun dari hasil penelitian:
• Hanya 8% - 23% tipe kegagalan yang disebabkan oleh keausan normal
• 77% - 92% memiliki tipe kegagalan random atau tipe kegagalan awal
Sehingga kita perlu memahami karakteristik dari komponen tersebut sebelum
menentukan maintenance task-nya.
RCM – Short Introduction
POTENTIAL FAILURE
Suatu kondisi dimana alat tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda awal
kerusakan. Peralatan tersebut belum tentu mengalami kegagalan.
Hal ini terkait dengan penentuan interval dalam melakukan maintenance
task, seperti PM Check, PCR, dsb.
RCM – Short Introduction
Buat beberapa pola kegagalan yang mungkin terjadi dari salah
satu kegagalan di kedua kasus di awal
Minivan Pak A Minivan Pak B
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Safety /
Hidden Failure Environmental Operational Non Operational
Consequences Consequences Consequences Consequences
Konsekuensi Kegagalan yang Kegagalan yang Kegagalan yang
kegagalan yang tidak dapat menyebabkan mempengaruhi hanya berdampak
berdampak langsung seseorang terluka kemampuan pada biaya perbaikan
dan biasanya atau pencemaran operasional, kualitas akibat dari kegagalan
berkaitan dengan lingkungan hidup produk, atau tersebut
peralatan pengaman peningkatan biaya
yang jika gagal operasi (termasuk
dalam kondisi normal biaya perbaikan yang
tidak akan diketahui dibutuhkan agar
cepat beroperasi)
Kelayakan task ditentukan terkait tingkat Kelayakan task ditentukan nilai eknomis
resiko yang bila terjadi konsekuensinya ke melakukan task tersebut dibandingkan
tingkat yang dapat diterima konsekuensi kerugian ekonomis yang dapat
terjadi.
RCM – Short Introduction
Technically Feasible Worth Doing (Layak)
Secara teknis (fisik) langkah Dalam periode tertentu biaya
pemeliharaan dapat langkah pemeliharaan (tasks)
dilakukan dan dapat lebih rendah dari biaya
menurunkan kemungkinan konsekuensi yang ingin
terjadinya kegagalan dicegah ke tingkat yang
dapat diterima
Secara umum, kita harus melakukan proses maintenance dengan efektif dan
efisien dengan memperhatikan analisis K3 melalui Risk Assessment dan Job
Safety Analysis
RCM – Short Introduction
Failures? Or Potential Failures?
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Maintenance
On Condition Predictive
Maintenance
Operational
Maintenance
Recondition/ Preventive
Replacement
Maintenance
Operational
Maintenance
Failure Detective
RCM Finding Maintenance
Analysis Operational (Default Task)
Checksheet Pekerjaan:
Maintenance - Operator
- Mekanik
Redesign Operational
Harus dilengkapi oleh
SOP/JSA
Engineering
Run to Corrective
Maintenance
Failure Maintenance
RCM – Short Introduction
• Task yang dipilih untuk memastikan bahwa aset atau equipment dapat
memenuhi fungsinya sesuai keinginan usernya dengan efektif dan efisien
• Untuk menjalankan task-task ini harus ada prosedur khusus yang dibuat
dan peralatan khusus yang mungkin dibutuhkan, dengan penjadwalan yang
sistematis, dimana mungkin membutuhkan aplikasi khusus
• Interval melaksanakan task-task ini bervariasi termasuk kebutuhan jumlah
dan keahlian khusus manpowernya.
• Melakukan analisis kerusakan yang terjadi berulang-ulang atau yang
menyebabkan waktu kerusakan yang lama (paretto analysis)
• Tidak semua kerusakan harus dilakukan maintenance sebelum terjadi
kerusakan (run to failure)
Maintenance Task haruslah layak secara teknis dan ekonomi (Technically
Feasible & Worthdoing)
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
RCM – Short Introduction
Jadi RCM adalah…
Sebuah proses yang digunakan untuk menentukan apa yang harus
dilakukan untuk memastikan bahwa setiap aset fisik dapat melakukan
keinginan penggunanya dalam konteks operasi saat ini.
1. Kerangka kerja teknik yang memungkinkan cakupan definisi maintenance yang
lengkap.
2. Proses ini menjelaskan maintenance sebagai sarana untuk mempertahankan fungsi
yang mungkin dibutuhkan pengguna peralatan dalam konteks operasi yang telah
ditentukan.
3. Sebagai suatu disiplin, proses ini memungkinkan pemilik peralatan untuk
memantau, menilai, memprediksi, dan memahami cara kerja aset fisik mereka.
4. Mempertimbangkan aspek K3LH sebagai prioritas dalam proses maintenance.
RCM juga menyatakan tidak semua komponen memerlukan maintenance
terrencana.