Struktur Dasar Pemrograman Pascal
Struktur Dasar Pemrograman Pascal
PROGRAM <Nama_Program>
USES <nama_unit>
LABEL
<Deklarasi_Nama_Label>
CONST
<Deklarasi_Nama_Konstanta>
TYPE
<Deklarasi_Tipe_Data>
VAR
<Deklarasi_Nama_Variabel>
Struktur program diatas merupakan struktur lengkap dari program pascal. Dalam prakteknya tidak
semua struktur dalam pascal dipergunakan, hanya yang benar-benar dibutuhkan saja yang
dipergunakan.
<Nama_Program> merupakan nama yang diberikan untuk program yang akan dibuat.
Contoh :
PROGRAM Luas_lingkaran;
Pemakaian Unit
Unit adalah pustaka yang terdiri dari prosedur dan fungsi, yang dapat dicompile terpisah dari
program Turbo Pascal. Keuntungan pemakaian unit adalah program akan dikompilasi lebih cepat
karena bagian dari unit sudah dikompilasi tersendiri. Unit yang tersedia dalam pascal antara lain :
System Berisi fungsi dan prosedur standar pascal
Crt Digunakan untuk desain layar
Dos Berisi fungsi untuk mengkases sistem, sepeti jam sistem
Graph Berisi fasilitas untuk membuat grafik
Printer Berisi fasilitas untuk mengatur cetakan ke printer
Deklarasi Label
Label digunakan sebagai identitas didalam program berkaitan dengan adanya pertintah goto yaitu
perintah yang mengistruksikan untuk meloncat ke pernyataan yang diawali dengan
<Nama_Label>.
Bentuk deklarasi label :
LABEL
<nama_label_1>,<nama_label_2>,...,<nama_label_n>
Contoh program :
{
Contoh program yang mengandung label dan goto
}
program LabelDanGoto;
uses crt; {Memanggil unit crt}
{Deklarasi label}
label
tengah, akhir, selesai;
{program utama}
begin
clrscr; {hapus layar}
writeln('Teks ini diawal program');writeln;
goto akhir;
writeln('Saya ngak pernah tampil dilayar');
writeln;
tengah:
writeln('Teks ini ditengah program');
writeln('Kalau saya tampil dilayar');
writeln;
goto selesai;
akhir :
writeln('Teks ini diakhir program');
writeln('Lompat ketengah dulu ya...');
writeln;
goto tengah;
selesai :
readln;
end.
Deklarasi Const
Deklarasi const (konstanta) digunakan untuk mendefinisikan pengenal yang mempunyai nilai tetap
(konstan). Nilai pengenal pada konstanta yang telah didefinisikan tidak dapat diubah didalam
bagian pernyataan.
Bentuk deklarasi const :
CONST
<nama_pengenal_1> = <nilai_konstan_1>;
...
<nama_pengenal_n> = <nilai_konstan_n>;
Contoh program :
{
Program menghitung keliling lingkaran
}
{Deklarasi konstanta}
const
phi = 3.14;
{Deklarasi variabel}
var
jari2 : integer;
kel : real;
Deklarasi Type
Deklarasi ini digunakan untuk menciptakan tipe khusus yang nanti akan digunakan untuk
menentukan tipe variabel dalam deklarasi VAR. Tipe yang dapat diciptakan dalam deklarasi type
adalah tipe-tipe dalam pascal misalanya real, integer, byte, char, boolean, string, array, record,
pointer dan sebagainya.
Bentuk deklarasi type :
TYPE
<nama_pengenal_1> = <tipe_1>;
...
<nama_pengenal_n> = <tipe_n>;
Contoh :
TYPE
Bulat = integer;
Menyatakan bahawa tipe Bulat merupakan tipe baru yang identik dengan tipe integer.
Deklarasi Var
Deklarasi var digunakan untuk mendeklarasikan selurh variabel yang akan digunakan dalam
program. Deklarasi variabel adalah deklarasi yang mengalokasi tempat dalam memori dengan
nama tertentu dan hanya bisa menampung nilai data dengan tipe tertentu sesuai dengan yang
sudah dideklarasikan.
Bentuk deklarasi var :
VAR
<nama_variabel_1> = <tipe_1>;
...
<nama_pengenal_n> = <tipe_n>;
Contoh :
TYPE
Bulat = integer;
VAR
nama, alamat : string;
umur, jumlah : bulat;
Contoh diatas terdapat dua variabel yaitu nama dan alamat yang bertipe string , sedangkan umur
dan jumlah bertipe bulat (yaitu identik dengan tipe integer yang sudah dideklarasikan dalam
deklarasi type).
Contoh program :
{
Program memasukkan biodata
}
uses crt; {memanggil unit crt}
{Deklarasi variabel}
var
nama, alamat : string;
umur, jumlah : bulat;
begin
clrscr;
writeln('Masukkan Datanya');
Writeln('----------------');
write('Nama : ');
readln(nama);
write('Alamat : ');
readln(alamat);
write('Umur : ');
readln(umur);
write('Jumlah anak : ');
readln(jumlah);
clrscr;
writeln('Data Yang Anda Masukkan');
Writeln('=======================');
writeln('Nama : ',nama);
writeln('Alamat : ',alamat);
writeln('Umur : ',umur);
writeln('Jumlah anak : ',jumlah);
readln;
end.
Komentar Program
Komentar digunakan untuk menjelaskan suatu prorgam berkaitan dengan dokumentasi program.
Dalam Pascal komentar ada dua macam yaitu :
a. Diawali dengan (* dan diakhiri dengan *).
b. Diawali dengan { dan diakhiri dengan }.
Pada contoh-contoh prorgam diatas sudah banyak contoh penggunaan simbol komentar dalam
program.
Pernyataan Input-Output
Dalam Pascal untuk melakukan input-output digunakan prosedur standar write, writeln, read
dan readln.
Read dan Readln
Read dan Readln Berfungsi untuk menerima input dari keyboard dan menampungnya dalam
variabel.
Bentuk :
READ(nama_variabel);
READLN(nama_variabel);
nama_variabel digunakan untuk menampung data yang dimasukkan dari keyboard. Perbedaan
antara read dan readln adalah :
Read Jika input data kelebihan maka data akan masuk ke variabel pada read selanjutnya.
Readln jika input data kelebihan maka diabaikan.
Write dan Writeln
Write dan Writeln berfungsi untuk menampilkan nilai variabel, suatu konstanta, suatu fungsi dan
suaru hasil ungkapan pada layar.
Bentuk :
WRITE(nilai_data);
WRITELN(nilai_data);
Perbedaan antara write dan writeln adalah :
Write Setelah menampilkan nilai data maka kursor ada berada disebelah kanan dari nilai data
tersebut.
Writeln Setelah menampilkan nilai data maka kursor akan berganti dibaris bawahnya dari nilai
data tersebut.
{
Contoh program yang mengandung format tampilan
}
STMIK EL RAHMA
STMIK EL RAHMA
FALSE
12345
12345
1.2345670000E+03
1234.57
1235
{
contoh program penggunaan operator aritmatika
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
a,b,c : integer;
d : real;
begin
clrscr;
a := 28;
b := 5;
writeln('Nila awal a = 28, b = 5');
writeln;
c := a + b;
writeln('a + b = ',c:5); {33}
c := a - b;
writeln('a - b = ',c:5); {23}
c := a * b;
writeln('a * b = ',c:5); {140}
d := a / b;
writeln('a / b = ',d:7:2); {5.60}
c := a mod b;
writeln('a mod b = ',c:5); {3}
c := a div b;
writeln('a div b = ',c:5); {5}
readln
end.
Operator Boolean
Operator boolean digunakan untuk menghubungkan dua buah operand kondisi menjadi sebuah
kondisi. Dalam Pascal terdapat empat buah operator boolean yaitu AND, OR, XOR dan NOT.
Operator Jenis Operator Sifat operasi
AND binary Akan bernilai False jika salah satu
operand bernilai False
OR binary Akan bernilai True jika salah satu
operand bernilai True
XOR binary Akan bernilai True jika hanya
salah satu operand bernilai True
NOT unary Akan bernilai True jika operand
bernilai False dan akan bernilai
False jika operand bernilai True
Contoh program :
{
contoh program penggunaan operator boolean
}
uses crt; {memanggil unit crt}
begin
clrscr;
writeln('Operand1 Operand2 AND OR XOR');
writeln('-------------------------------------');
write('FALSE FALSE');
write(' ',FALSE AND FALSE);
write(' ',FALSE OR FALSE);
writeln(' ',FALSE XOR FALSE);
write('FALSE TRUE');
write(' ',FALSE AND TRUE);
write(' ',FALSE OR TRUE);
writeln(' ',FALSE XOR TRUE);
write('TRUE FALSE');
write(' ',TRUE AND FALSE);
write(' ',TRUE OR FALSE);
writeln(' ',TRUE XOR FALSE);
write('TRUE TRUE');
write(' ',TRUE AND TRUE);
write(' ',TRUE OR TRUE);
writeln(' ',TRUE XOR TRUE);
readln;
end.
Operator Relasi
Operator relasi digunakan untuk membangdingkan dua buah operand yang hasilnya berupa benar
(True) atau salah (False). Operator relasi yang dikenal dalam Pascal adalah :
Operator Keterangan
= Sama dengan
<> Tidak sama dengan
> Lebih besar
< Lebih kecil
>= Lebih besar atau sama dengan
<= Lebih kecil atau sama dengan
Contoh program :
{
contoh program penggunaan operator boolean
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
x,y : integer;
begin
clrscr;
x := 12;
y := 54;
writeln('Operasi Hasil');
writeln('---------------------');
writeln(x,' = ',y,' ',x=y);
writeln(x,' <> ',y,' ',x<>y);
writeln(x,' > ',y,' ',x>y);
writeln(x,' < ',y,' ',x<y);
writeln(x,' >= ',y,' ',x>=y);
writeln(x,' <= ',y,' ',x<=y);
readln;
end.
Pernyataan GotoXY
Pernyataan GotoXY berfungsi untuk menempatkan kursor pada posisi kolom X, baris Y.
Contoh program :
{
contoh program GotoXY
}
uses crt; {memanggil unit crt}
begin
clrscr;
gotoxy(5,3);write('Teks mulai kolom 5 baris 3');
gotoxy(8,5);write('Teks mulai kolom 8 baris 5');
readln;
end.
PERNYATAAN DASAR DALAM PASCAL
BLOK PERNYATAAN
Blok pernyataan merupakan sekumpulan baris program yang berada di dalam begin dan end.
Contoh :
begin
x := 10;
x := x + 1;
end;
Struktur Urut
Pada struktur ini baris program akan dikerjakan secara urut dari atas kebawah sesuai dengan
penulisannya.
Algoritmik
Pseudocode Luas_Pesegi_panjang
// Diketahui sebuah pesegi panjang yang memiliki panjang
// dan lebar
//DEKLARASI
int panjang, lebar, luas
//DESKRIPSI
{
read(panjang)
read(lebar)
luas = panjang * lebar
write(luas)
}
{
contoh program menghitung luas pesegi panjang
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
panjang, lebar, luas : integer;
begin
clrscr;
write('Masukkan panjang : ');
readln(panjang);
write('Masukkan lebar : ');
readln(lebar);
luas := panjang * lebar;
writeln('Luasnya : ',luas);
readln;
end.
Algoritmik
Pseudocode Isi_Tabung
// Diketahui sebuah tabung yang diketahui jari-jari
// tabung dan tinggi tabung
//DEKLARASI
int jari_jari, tinggi
float luas_lingk, isi_tabung
//DESKRIPSI
{
read(jari_jari)
read(tinggi)
luas_lingk = 2 * 3.14 * jari_jari * jari_jari
isi_tabung = luas_lingk * tinggi
write(isi_tabung)
}
{
contoh program menghitung isi tabung
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
jari_jari, tinggi : integer;
luas_lingk, isi_tabung : real;
begin
clrscr;
write('Masukkan jari-jari tabung : ');
readln(jari_jari);
write('Masukkan tinggi tabung : ');
readln(tinggi);
luas_lingk := 3.14 * jari_jari * jari_jari;
isi_tabung := luas_lingk * tinggi;
writeln('Isi tabung : ',isi_tabung:7:2);
readln;
end.
<kondisi> digunakan untuk menentukan hasil pengujian, jika <kondisi> bernilai benar (true)
maka pernyataan akan dikerjakan, jika <kondisi> bernilai salah (false) maka tidak ada pernyataan
yang dikerjakan.
Algoritmik
Pseudocode Kelulusan_Siswa
// Seorang siswa dikatakan lulus jika nilainya >= 60
//DEKLARASI
int nilai_siswa
//DESKRIPSI
{
read(nilai_siswa)
if (nilai_siswa >= 60)
write(‘Siswa tersebut lulus’)
}
{
contoh program yang mengandung pernyataan if
sederhana
}
begin
clrscr;
write('Masukkan nilai : ');
readln(nilai_siswa);
if nilai_siswa >= 60 then
writeln('Siswa tersebut lulus');
readln;
end.
<kondisi> digunakan untuk menentukan hasil pengujian, jika <kondisi> bernilai benar (true)
maka pernyataan1 akan dikerjakan, jika <kondisi> bernilai salah (false) maka pernyataan2 yang
dikerjakan.
Algoritmik
Pseudocode Kelulusan_Siswa
// Seorang siswa dikatakan lulus jika nilainya >= 60
// jika < 60 maka siswa tidak lulus
//DEKLARASI
int nilai_siswa
//DESKRIPSI
{
read(nilai_siswa)
if (nilai_siswa >= 60)
write(‘Siswa tersebut lulus’)
else
write(‘Siswa tersebut tidak lulus’)
}
{
contoh program yang mengandung pernyataan if..else
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
nilai_siswa : integer;
begin
clrscr;
write('Masukkan nilai : ');
readln(nilai_siswa);
if nilai_siswa >= 60 then
writeln('Siswa tersebut lulus')
else
writeln('Siswa tersebut tidak lulus');
readln;
end.
Algoritmik
Pseudocode Pembayaran_Gaji
// Akan dihitung gaji yang diterima pegawai berdasarkan jumlah hari
// kerja dan jumlah jam lembur dengan tarif tertentu
//DEKLARASI
char nama[20]
int jhr_kerja
int jjam_lembur
float upah
float uang_lembur
float trans_lembur
float gaji
//DESKRIPSI
{
read(nama)
read(jhr_kerja)
read(jjam_lembur)
upah = jhr_kerja * 30000
uang_lembur = jjam_lembur * 5000
if (jjam_lembur >= 10)
trans_lembur = 0.1 * uang_lembur
else
trans_lembur = 0
gaji = upah + uang_lembur + trans_lembur
write(upah)
write(uang_lembur)
write(trans_lembur)
write(gaji)
}
{
contoh program penghitungan pembayaran gaji
}
uses crt; {memanggil unit crt}
const
bonus = 0.1;
var
nama : string;
jhr_kerja : integer;
jjam_lembur : integer;
upah : longint;
uang_lembur : longint;
trans_lembur : real;
gaji : real;
begin
clrscr;
upah := 0;uang_lembur:=0;
write('Masukkan nama : ');
readln(nama);
write('Masukkan jml hari kerja : ');
readln(jhr_kerja);
write('Masukkan jml jam lembur : ');
readln(jjam_lembur);
upah := jhr_kerja * 30000;
uang_lembur := jjam_lembur * 5000;
end.
<kondisi1> diuji, jika hasil pengujian bernilai benar maka pernyataan1 dikerjakan, jika hasil
pengujian <kondisi1> bernilai salah maka akan diuji <kondisi2>, jika hasil pengujian bernilai
benar maka pernyataan2 akan dikerjakan, jika hasil pengujian <kondisi2> bernilai salah maka
<kondisiM> akan diuji, jika hasil pengujian bernilai benar maka <pernyataanM> akan dikerjakan,
jika hasil pengujian <kondisiM> bernilai salah maka akan mengerjakan <pernyataanN> yang
merupakan alternatif terakhir jika semua kondisi yang diuji tidak terpenuhi.
Algoritmik
Pseudocode Konfersi_Nilai
// Diketahui nilai angka seorang siswa yang akan
// dikonfersikan ke nilai huruf
//DEKLARASI
char nama[20]
int nilai_angka
char huruf
//DESKRIPSI
{
read(nama)
read(nilai_angka)
if (nilai_angka >= 80)
huruf = ‘A’
else if (nilai_angka >= 70)
huruf = ‘B’
else if (nilai_angka >= 60)
huruf = ‘C’
else if (nilai_angka >= 50)
huruf = ‘D’
else
huruf = ‘E’
write(nama)
write(huruf)
}
{
contoh program yang mengandung pernyataan nested if
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
nama : string;
nilai_angka : integer;
huruf : char;
begin
clrscr;
write('Masukkan nama : ');
readln(nama);
write('Masukkan nilai angka : ');
readln(nilai_angka);
writeln;
writeln;
writeln('Nama : ',nama);
writeln('Nilainya : ',huruf);
readln;
end.
4. Pernyataan case ... of
Pernyataan case digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan
pilihan. Permilaihan pada pernyataan case berdasarkan nilai dari ungkapan dan nilai dari
penyeleksi.
Bentuk pernyataan case :
case (ungkapan) of
begin
case ungkapan1 :
pernyataan1;
case ungkapan2 :
pernyataan2;
end;
(ungkapan)dalam pernyataan case dapat berupa konstanta atau variabel, sedangkan ungkapan1,
ungkapan2, dapat berupa konstanta bertipe int atau char. Proses pencocokan (ungkapan) dengan
ungkapan1, ungkapan2 dilakukan berurutan mulai ungkapan1, ungkapan2 dan seterusnya. Jika
cocok maka pernyataan yang mengikuti case akan dikerjakan. Eksekusi akan berakhir jika
ditemukan pernyataan break. Pernyataan default akan dikerjakan jika ungkapan dalam case tidak
ada yang cocok dengan ungkapam dalam switch.
{
contoh penggunaan pernyataan case..of
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
pilih : char;
rusuk, isi_kubus : integer;
alas, tinggi : integer;
luas_segi3 : real;
begin
clrscr;
writeln('Menu Pilihan');
writeln('============');
writeln('1. Isi kubus');
writeln('2. Luas segitiga');
writeln('3. Selesai');
write('Pilihan anda [1..3] : ');
readln(pilih);
case pilih of
'1' :
Begin
write('Panjang rusuk : ');
readln(rusuk);
isi_kubus := rusuk * rusuk * rusuk;
writeln('Isi kubus : ',isi_kubus);
end;
'2' :
begin
write('Panjang alas segitiga : ');
readln(alas);
write('Tinggi segitiga : ');
readln(tinggi);
luas_segi3 := 0.5 * alas * tinggi;
writeln('Luas segitiga : ',luas_segi3:7:2);
end;
'3' :
begin
writeln('Terima kasih...');
readln;
end;
end;
readln;
end.
Pernyataan Pengulangan
1. Pernyataan for
Pernyataan for berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat yang
diberikan.
Bentuk pernyataan for :
for(ungkakapan1;ungkapan2;ungkapan3)
pernyataan;
Keterangan :
ungkakapan1 merupakan pernyataan inisialisasi awal dari perulangan for
ungkakapan2 merupakan kondisi yang menentukan pengulangan terhadap pernyataan
atau tidak
ungkakapan2 digunakan sebagai pengatur variabel yang digunakan dalam ungkakapan1
Algoritmik
Pseudocode Cetak_Angka_For
// Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan perulangan for
//DEKLARASI
int i
//DESKRIPSI
{
for(i=1; i<=10; i++)
{
write(i)
}
}
{
contoh program perulangan for
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
i : integer;
begin
clrscr;
for i := 1 to 10 do
writeln('Isi i = ',i);
readln;
end.
Algoritmik
Pseudocode Cetak_bilangan_genap_for
// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir diinputkan
//DEKLARASI
int batas_akhir
//DESKRIPSI
{
read(batas_akhir)
for(i=1; i<=10; i++)
{
if( i%2 = 0)
write(i)
}
}
Hasil eksekusi :
Jumlah perulangan : 30
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30
Pascal
{
Mencetak bilangan genap dengan perulangan for
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
i : integer;
batas_akhir : integer;
begin
clrscr;
write('Jumlah perulangan : ');
readln(batas_akhir);
for i := 1 to batas_akhir do
if (i mod 2 = 0) then
write(i,' ');
readln;
end.
Pseudocode Segitiga_Bintang
// Dicetak karakter * yang membentuk bangun segitiga
//DEKLARASI
int tinggi
//DESKRIPSI
{
read(tinggi)
for(i=1;i<=tinggi;i++)
for(j=1;j<=i;j++)
write(‘*’)
endl
}
Pascal
{
Contoh for bersarang
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
i,j,tinggi : integer;
begin
clrscr;
write('Tinggi segitiga : ');
readln(tinggi);
for i := 1 to tinggi do
begin
for j := 1 to i do
write('* ');
writeln;
end;
readln;
end.
2. Pernyataan while
Pernyataan while berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat yang
diberikan dengan cara syarat diuji terlebih dahulu baru mengerjakan pernyataan.
Bentuk pernyataan while :
while (ungkapan)
pernyataan;
pernyataan yang mengikuti while akan dikerjakan jika ungkapan yang diuji bernilai benar (sama
dengan 1). Pada pernyataan while, ungkapan akan diuji terlebih dahulu sebelelum pernyataan
dikerjakan, sehingga ada kemungkinan bagian pernyataan pada while tidak akan dikerjakan sama
sekali jika ungkapan yang diuji bernilai salah (sama dengan nol).
Algoritmik
Pseudocode Cetak_Angka_While
// Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan perulangan while
//DEKLARASI
int i
//DESKRIPSI
{
i = 1
while(i<=10)
{
write(i)
i++
}
}
Pascal
{
Contoh program menggunakan while
}
Algoritmik
Pseudocode Cetak_bilangan_genap_while
// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir diinputkan
//DEKLARASI
int batas_akhir
//DESKRIPSI
{
read(batas_akhir)
i = 1
for(i; i<=10; i++)
{
if( i%2 = 0)
write(i)
}
}
Pascal
{
Mencetak bilangan genap menggunakan while
}
3. Pernyataan do...while
Pernyataan do...while berfungsi untuk mengulang satu atau beberapa pernyataan sebanyak syarat
yang diberikan dengan cara syarat diuji setelah pernyataan dikerjakan.
Bentuk pernyataan do...while :
do
pernyataan;
while (ungkapan);
pernyataan yang mengikuti do...while akan dikerjakan terlebih dahulu, setelah itu baru diuji
ungkapan dalam while, jika ungkapan yang diuji bernilai benar (sama dengan 1) maka pernyataan
akan dikerjakan kembali, begitu seterusnya sampai ungkapan yang diuji bernilai salah (sama
dengan nol).
Algoritmik
Pseudocode Cetak_Angka_do_While
// Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan perulangan do…while
//DEKLARASI
int i
//DESKRIPSI
{
i = 1
do
{
write(i)
i++
} while(i<=10)
}
Pascal
{
Contoh program perulangan dengan repeat...until
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
i : integer;
begin
clrscr;
i := 1;
repeat
writeln('Isi i = ',i);
i := i + 1;
until(i > 10);
readln;
end.
Algoritmik
Pseudocode Cetak_bilangan_genap_do_while
// Akan dicetak bilangan genap dengan batas akhir
// diinputkan
//DEKLARASI
int batas_akhir
//DESKRIPSI
{
read(batas_akhir)
i = 1
do
{
if( i%2 = 0)
write(i)
} while ( i <= batas_akhir)
}
Pascal
{
Mencetak bilangan genap menggunakan repeat...until
}
uses crt; {memanggil unit crt}
var
i,batas_akhir : integer;
begin
clrscr;
i := 1;
write('Jumlah perulangan : ');
readln(batas_akhir);
repeat
if (i mod 2 = 0) then
write(i,' ');
i := i + 1;
until(i > batas_akhir);
readln;
end.
Latihan Pengulangan :
1. Buatlah pseudocode dan program untuk mencari rata-rata dari sejumlah angka yang diinputkan
dengan menggunakan pengulangan.
2. Buatlah pseudocode dan program untuk mencari angka terbesar dan angka terkecil dari
sejumlah angka yang diinputkan dengan menggunakan pengulangan.
3. Buatlah pseudocode dan program untuk mencetak angka 1 sampai 1000 dengan menggunakan
perulangan. Angka dicetak per 10 kolom dan 10 baris, pada baris pertama jika angka sudah
dicetak 10 kolom maka dilakukan pergantian baris, jika sudah 10 baris maka ditampilkan pesan
“Tekan enter untuk melanjutkan”. Begitu seterusnya sampai angka ke 1000.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
41 42 43 44 45 46 47 48 49 50
51 52 53 54 55 56 57 58 59 60
61 62 63 64 65 66 67 68 69 70
71 72 73 74 75 76 77 78 79 80
81 82 83 84 85 86 87 88 89 90
91 92 93 94 95 96 97 98 99 100
Tekan enter untuk melanjutkan...
4. Buatlah pseudocode dan program untuk menghitung total pembayaran pembelian. Input
berupa nama pembeli, dan data barang dengan jumlah barang yang dibeli berupa input nama
barang, jumlah dan harga barang. Barang yang dibeli jumlahnya bisa banyak tergantung
pembelian dari konsumen.