TUGAS
DISUSUN SEBAGAI TUGAS AKHIR
MATA KULIAH DATA DAN SISTEM INFORMASI
DOSEN PEMBIMBING : Chalik Mawardi S.P., [Link]
SUCIPTO
24407211
1G
PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN
POLITEKNIK DEWANTARA
TAHUN 2024/2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat-Nya
penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul Data dan Informasi.
Makalah ini disusun untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai
konsep data dan informasi, serta perbedaannya, yang sangat penting dalam era
digital ini.
Saya menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk perbaikan di masa
yang akan datang. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan
menambah wawasan terkait topik yang dibahas.
Palopo, 23 Des 2024
SUCIPTO
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
B. TUJUAN PENULIS
BAB II PEMBAHASAN
A. RUMUS EXCEL
B. CARA MEMBUAT DATA VALIDASI EXCEL
C. PIVOTTABLE
D. MEMBUAT GRAFIK TABEL PENDAPATAN
E. MENGETAHUI RUMUS FUNGSI TEKS XL
(LEFT,RIGHT,MID,PROVER, UPER, LOWER LEND)
F. MEMAHAMI RUMUS FUNGSI TANGGAL DAN WAKTU
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Di era digital saat ini, data dan informasi menjadi aset yang sangat berharga bagi
organisasi dan individu. Setiap aktivitas yang dilakukan baik oleh individu
maupun organisasi menghasilkan data yang dapat diolah untuk menghasilkan
informasi yang berguna. Data adalah fakta atau angka yang belum diproses,
sedangkan informasi adalah data yang telah diolah dan diberikan makna sehingga
dapat digunakan untuk pengambilan Keputusan.
Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem informasi (SI) menjadi alat yang
sangat penting dalam mengelola, menyimpan, dan menganalisis data. Sistem
informasi menggabungkan teknologi komputer dengan prosedur dan orang untuk
mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi yang
tepat waktu dan akurat. Dalam konteks organisasi, penggunaan sistem informasi
yang efektif dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan
keputusan yang lebih baik, serta memperbaiki kualitas layanan dan kepuasan
pelanggan.
Dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, tantangan dalam
pengelolaan data dan informasi juga semakin kompleks. Berbagai jenis data yang
dihasilkan dari berbagai sumber, seperti transaksi bisnis, media sosial, sensor
perangkat IoT, dan banyak lagi, menuntut adanya sistem yang dapat mengelola
data secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman tentang konsep data,
sistem informasi, serta hubungan keduanya menjadi sangat penting dalam
membangun sistem yang dapat memenuhi kebutuhan informasi yang akurat dan
tepat waktu.
B. TUJUAN PENULIS
Tujuan pertama dari makalah ini adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas
mengenai konsep dasar data dan sistem informasi, termasuk perbedaan antara data
dan informasi serta bagaimana sistem informasi berfungsi dalam mengelola data
tersebut untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat.
BAB II
PEMBAHASAN
A. RUMUS EXCEL
Berikut beberapa rumus Excel yang umum digunakan:
1. SUM: Menjumlahkan angka dalam suatu rentang sel.
Rumus: =SUM(A1:A10)
2. AVERAGE: Menghitung rata-rata dari angka dalam rentang sel.
Rumus: =AVERAGE(A1:A10)
3. COUNT: Menghitung jumlah sel yang berisi angka dalam rentang tertentu.
Rumus: =COUNT(A1:A10)
4. IF: Menggunakan kondisi logika untuk menghasilkan nilai tertentu jika kondisi
dipenuhi.
Rumus: =IF(A1>10, "Lebih besar", "Lebih kecil atau sama")
5. VLOOKUP: Mencari nilai dalam kolom pertama dari suatu rentang dan
mengembalikan nilai dari kolom lainnya.
Rumus: =VLOOKUP(A1, B1:D10, 2, FALSE)
6. HLOOKUP: Mencari nilai dalam baris pertama dan mengembalikan nilai dari
baris lain
Rumus: =HLOOKUP(A1, A1:D10, 2, FALSE)
7. COUNTIF: Menghitung jumlah sel yang memenuhi kriteria tertentu.
Rumus: =COUNTIF(A1:A10, ">10")
8. SUMIF: Menjumlahkan nilai sel yang memenuhi kriteria tertentu.
Rumus: =SUMIF(A1:A10, ">10")
9. LEFT: Mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri sebuah teks.
Rumus: =LEFT(A1, 3)
10. RIGHT: Mengambil sejumlah karakter dari sebelah kanan sebuah teks.
Rumus: =RIGHT(A1, 3)
11. CONCATENATE: Menggabungkan beberapa teks menjadi satu.
Rumus: =CONCATENATE(A1, B1)
12. LEN: Menghitung panjang teks dalam sebuah sel.
Rumus: =LEN(A1)
B. CARA MEMBUAT DATA VALIDASI EXCEL
Untuk membuat data validasi di Excel, kita dapat mengikuti langkah-langkah
berikut:
Langkah 1: Pilih Sel yang Akan Divalidasi
1. Pilih sel atau rentang sel yang ingin Anda terapkan validasi data.
Langkah 2: Buka Fitur Data Validation
2. Klik tab Data di menu Excel.
3. Di grup Data Tools, klik Data Validation.
Langkah 3: Tentukan Kriteria Validasi
Pada jendela Data Validation, pilih jenis validasi yang Anda inginkan.
1. Allow: Pilih jenis data yang ingin diizinkan di sel. Beberapa pilihan yang
umum digunakan adalah:
Any Value: Tidak ada batasan untuk data yang dimasukkan.
Whole Number: Memastikan bahwa hanya angka bulat yang diterima.
Decimal: Memastikan bahwa angka desimal diterima.
List: Menyediakan daftar pilihan data yang bisa dipilih pengguna.
Date: Memastikan data yang dimasukkan adalah tanggal.
Time: Memastikan data yang dimasukkan adalah waktu.
Text Length: Memastikan panjang teks yang dimasukkan sesuai dengan
kriteria.
2. Data: Tentukan kriteria lebih lanjut berdasarkan pilihan Allow. Misalnya, jika
Anda memilih Whole Number, Anda bisa memilih "between" untuk
menentukan rentang angka yang diizinkan.
Langkah 4: (Opsional) Menambahkan Pesan Input
Pilih tab Input Message.
Centang Show input message when cell is selected.
Isi Input message dengan teks yang akan muncul ketika sel dipilih, misalnya,
"Masukkan angka antara 1 dan 100".
Langkah 5: (Opsional) Menambahkan Pesan Kesalahan
Pilih tab Error Alert.
Centang Show error alert after invalid data is entered.
Pilih tipe pesan kesalahan, seperti:
Stop (akan menghentikan pengguna jika data yang dimasukkan salah),
Warning (akan memberi peringatan tetapi tetap membolehkan input salah),
Information (memberi informasi tanpa menghentikan input).
Isi Error message dengan pesan yang akan muncul jika pengguna memasukkan
data yang tidak valid, misalnya, "Harus memasukkan angka antara 1 dan 100."
Langkah 6: Klik OK
Klik OK untuk menyelesaikan pengaturan validasi data.
Contoh: Membuat Daftar Pilihan (Dropdown).
Jika Anda ingin membuat daftar dropdown untuk memilih data:
1. Pilih List pada bagian Allow.
2. Di kotak Source, masukkan daftar item yang di pisahkan dengan koma
(misalnya:”Makanan, minuman,cemilan”).
3. Klik OK.
4. Di kotak Source, masukkan daftar item yang di pisahkan dengan koma
(misalnya:”Makanan, minuman,cemilan”).
5. Klik OK.
C. IVOTTABLE
PivotTable adalah alat analisis data yang sangat kuat di Microsoft Excel yang
memungkinkan pengguna untuk menganalisis, merangkum, dan menyajikan data
dalam format yang lebih mudah dipahami. PivotTable digunakan untuk mengubah
data yang besar dan kompleks menjadi informasi yang lebih mudah dibaca, seperti
total, rata-rata, dan analisis berdasarkan kategori.
1. Fungsi PivotTable:
Menjumlahkan data: Menghitung total, rata-rata, atau statistik lainnya
berdasarkan kategori yang dipilih.
Menganalisis data: Memudahkan dalam membandingkan data dari berbagai
dimensi (misalnya berdasarkan waktu, kategori produk, atau wilayah).
Memfilter data: Memungkinkan Anda untuk memfilter data agar lebih fokus
pada informasi tertentu.
2. Membuat PivotTable:
Untuk membuat PivotTable di Excel, langkah-langkahnya adalah:
1. Pilih data yang ingin dianalisis (termasuk header kolom).
2. Masuk ke tab Insert di ribbon, kemudian klik PivotTable.
Pilih sumber data (baik itu tabel dalam worksheet atau data dari sumber
lain).
3. Tentukan di mana PivotTable akan ditempatkan: di worksheet yang sama
atau worksheet baru.
3. Komponen PivotTable:
Setelah PivotTable dibuat, Anda akan melihat empat area utama yang dapat
disesuaikan:
Rows: Tempat untuk menempatkan kategori data yang akan dikelompokkan di
baris (misalnya, kategori produk atau wilayah).
Columns: Tempat untuk menempatkan kategori data yang akan dikelompokkan
di kolom.
Values: Menampilkan data numerik yang ingin dihitung atau dirangkum
(misalnya, total penjualan atau jumlah item).
Filters: Tempat untuk menambahkan filter untuk memilih subset data tertentu
(misalnya, hanya data dari bulan tertentu).
4. Menggunakan PivotTable:
Menambahkan data: Seret (drag) kolom ke area Rows, Columns, atau Values
untuk memulai analisis.
Mengubah penghitungan: Klik kanan pada nilai di area Values dan pilih opsi
untuk mengubah penghitungan (misalnya, dari jumlah ke rata-rata).
Memfilter data: Gunakan Filters untuk memfilter data berdasarkan kriteria
tertentu.
Menambahkan subtotal: Anda bisa menambahkan subtotal untuk kategori
tertentu dengan menggunakan opsi di menu PivotTable.
5. Contoh Penggunaan PivotTable:
Misalkan Anda memiliki data penjualan produk dengan kolom: Tanggal,
Produk, Wilayah, dan Jumlah Penjualan. Dengan PivotTable, Anda bisa:
Melihat total penjualan berdasarkan produk dan wilayah.
Menyajikan penjualan berdasarkan bulan atau tahun.
Menghitung rata-rata penjualan per produk di setiap wilayah.
6. Tips dan Trik PivotTable:
Menambahkan filter waktu: PivotTable mendukung fitur filter berdasarkan
tanggal (misalnya, bulan, kuartal, tahun).
Menyusun data dengan grup: Anda dapat mengelompokkan data yang serupa,
misalnya mengelompokkan tanggal berdasarkan bulan atau tahun.
Memformat hasil: Anda dapat memformat angka atau hasil perhitungan di
PivotTable untuk memudahkan pembacaan.
Menggunakan Slicer: Slicer adalah alat visual yang memudahkan Anda untuk
memfilter data dalam PivotTable secara interaktif.
Dengan menggunakan PivotTable, analisis data menjadi lebih mudah dan
efisien, bahkan ketika bekerja dengan data dalam jumlah besar.