MAKALAH
TENTANG BALI
Disusun oleh :
Kelompok 3
1. Anisa Mawar
2. Archa Anggraina
3. Dwi Srinarsih
4. Intan Docina
5. Mita Safitri
6. Yoga
SMA NEGERI TERAWAS
TAHUN AJARAN 2025/2026
I
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga
makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak
terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan
sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun
menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih
banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan
saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ............................................................................. i
KATA PENGANTAR .......................................................................... ii
DAFTAR ISI ......................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ............................................................................ 1
B. Rumusan Masalah ...................................................................... 1
C. Tujuan ........................................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN
1. Pengertian Bali ........................................................................... 2
2. Keunikan Bali ............................................................................. 4
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ................................................................................. 12
B. Saran ........................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 13
iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara kepulauan (Negara yang terdiri dari banyak
pulau). Salah satunya adalah pulau Bali, setiap tahunnya ada wisatawan adiang
maupan domestik yang dating mengunjungi Bali. Mereka tidak hanya tertarik
pada keinfahan alamnya saja. Tetapi mereka juga tertarik pada kebudayaan
masyarakat Bali yang sampai saat ini masih terjaga dengan baik meskipun
banyak kebudayaan asing masuk ke Bali.
Berdasarkan hal tersebut, penulis mencoba untuk menggambarkan
kebudayaan masyarakat Bali dan obyek wisata yang ada di Bali. Disamping itu
penulis juga ingin mengetahui mengapi pulau Bali sangat terkenal di dunia
internasional dan apa yang membuat wisatawan lebih pertarik pada pulau Bali,
padahal banyak pulau-pulau lain di Indonesia.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana keadaan umum Pulau Bali?
2. Bagaimana kebudayaan masyarakat Bali?
3. Dimana saja objek wisata alam di Bali?
4. Dimana saja objek wisata belanja di Bali?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk menambah wawasan tentang kebudayaan pulau Bali.
2. Siswa dapat mengetahui kebudayaan masyarakat di Bali..
1
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Bali
Pulau Bali merupakan salah satu pulau kecil yang berada dikawasan
perairan Indonesia yang diduga sangat besar memberikan dampak bagi dunia
kepariwisataan di Indonesia. Daya tarik pulau bali yang mampu membedakanya
dengan kawasan lain yang berada di Indonesia antara lain adalah keindahan
alam, budaya, serta beragam kuliner yang khas di pulau bali. Beragam dan
lengkap pula jenis-jenis tempat wisata yang ada dipulau Bali, mulai dari pantai,
sawah-sawah, kawasan hutan dan danau, gunung merapi, air terjun, serta
kawasan wisata buatan seperti desa wisata juga sudah dikenal dunia. Kesenian
pun tak luput dari pandangan para wisatawan yang berkunjung. (Statistik, 2011-
2017)
Sektor pariwisata mempunyai peranan penting dalam usaha mencapai
sasaran pembangunan serta pembinaan persatuan bangsa dan Negara. Sektor
pariwisata berperan sebagai penghasil devisa serta memperkenalkanya budaya
bangsa dan tanah air. Bagi masyarakat sendiri sektor ini memberikan lapangan.
kerja dan bidang usaha yang cukup luas, Begitupun sektor pariwisata yang
merupakan salah satu unsur penunjang dalam menjalin hubungan antar bangsa
yang dilakukan melalui hubungan timbal balik dari kegiatan angkutan dan.
telekomunikasi ke dan dari luar negeri. Selain itu sektor pariwisata juga
memiliki peranan dan fungsi strategis dalam pembangunan perekonomian di
Indonesia. Dalam rangka pembanunan nasional, Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) telah menetapkan bahwa pembangunan
pariwisata dilanjutkan
dan ditingkatkan dengan mengembangkan dan mendayagunakan sumber
serta potensi kepariwisataan nasional menjadikan kegiatan ekonomi yang dapat
diandalkan untuk memperbesar penerimaan pendapatan nasional.
Industri pariwisata mempunyai peranan yang cukup penting dalam
memberikan kesempatan pada munculnya berbagai sektor formal dalam kaitanya
2
dengan terbukanya peluang kerja bagi mereka yang memiliki skill dan
pengetahuan yang memadai untuk masuk pada sektor formal seperti pada sektor
perhotelan, restaurant, dan sektor lain yang membutuhkan keterampilan untuk
menjadi tenaga kerja yang professional. Dalam hal ini penyerapam tenaga kerja
merupakan salah satu faktor pendukung pembangunan ekonomi yang dilakukan.
oleh negara-negara berkembang yang mempunyai tujuan antara lain untuk
menciptakan pembangunan ekonomi yang hasilnya secara merata. Pertumbuhan
ekonomi di Indonesia khususnya di Bali telah demikian pesatnya dan
memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi kesejahteraan masyarakat.
Karenanya industri pariwisata merupakan integrasi dari berbagai bidang usaha
yang secara bersama-sama menghasilkan produk maupun jasa yang secara
langsung maupun tidak langsung dibutuhkan wisatawan dalam kunjungnya.
Upaya peningkatan kualitas baik pelayanan maupun fasilitas pada objek
pariwisata secara berkelanjutan terus dilakukan, sehingga Bali tetap menjadi
tempat terfavorit sebagai tempat berlibur. Pemerintah daerah, para pelaku wisata,
serta masyarakat bersama-sama mewujudkan Bali sebagai pulau yang damai
dengan selalu menjaga keamanan dan kenyamanan sehingga wisatawan yang
berkunjung ke Bali benar-benar dapat menikmati liburanya dengan aman dan
nyaman (Hidayat, 2017)
Sebagai Negara kepulauan potensi Indonesia untuk mengembangkan
industri pariwisata sangatlah besar. Industri pariwisata di Indonesia khususnya
dan dunia umumnya telah berkembang pesat. Perkembangan industri tersebut
tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan devisa negara, namun juga
telah mampu memperluas kesempatan berusaha dan menciptakan lapangan.
pekerjaan baru bagi masyarakat dalam mengetasi pengangguran di daerah.
Pengembangan industri ini juga telah menjadi agenda penting dalam
membangun kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga dan melakukan
konservasi lingkungan dari berbagai kehancuran. Dari segi ekonomi bahwa
kegiat pariwisata dapat memberikan sumbangan terhadap penerimaan daerah,
yang bersumber dari pajak, retribusi parkir dan karcis atau bisa dari adanya
jumlah hotel yang ada di provinsi Bali, jumlah restoran, jumlah biro perjalanan,
3
dan adanya pariwisata juga akan menumbuhkan usaha-usaha ekonomi yang
saling merangkai dan menunjang kegiatanya sehingga dapat meningkatkan
pendapatan masyarakat. (Hutasoit, 2017)
Seiring dengan sektor pariwisata yang menjadi leading sector berbagai
aktifitas ekonomi, lapangan usaha dibidang pariwisata tetap menjadi sektor
andalan perekonomian di Provinsi Bali. Pada Tahun 2017 sumbangan lapangan
usaha kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum merupakan
penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali.
Hotel dan jenis akomodasi lainya yang merupakan salah satu komponen
vital dalam industri pariwisata, merupakan sesuatu yang mesti di pelihara dan
dikembangkan. Konsekuensinya, pertumbuhan jumlah akomodasi secara global
tidak dapat dibendung lagi. Tidak cukup hanya kuantitas akomodasi yang
ditingkatkan, fasilitas-fasilitas akomodasi yang dapat menambah kenyamanan
merupakan hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan sarana
akomodasi.
Pada tahun 2017 jumlah hotel bintang di Provinsi Bali tercatat sebanyak 551
unit atau sebesar 11,30 persen dari total keseluruhan hotel yangada di Provinsi
Bali. Sementara, sisanya sebanyak 88,70 persen merupakan hotel non bintang,
atau sebanyak 4.323 unit hotel non bintang.
2. Keunikan Bali
Berikut beberapa keunikan Bali beserta penjelasannya:
• Kebudayaan Hindu yang Kaya
Bali adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan mayoritas penduduknya
beragama Hindu. Kebudayaan Hindu di Bali sangat kaya dan beragam, dengan
tradisi dan adat istiadat yang kuat. Contohnya adalah upacara Galungan,
Kuningan, dan Nyepi yang sangat unik dan menarik.
• Arsitektur Tradisional yang Unik
Arsitektur tradisional Bali sangat unik dan berbeda dari arsitektur lain di
Indonesia. Bangunan-bangunan tradisional di Bali memiliki ciri khas seperti atap
yang melengkung, dinding yang dihiasi dengan ukiran, dan pintu yang dihiasi
dengan motif-motif tradisional.
4
• Alam yang Indah dan Beragam
Bali memiliki keindahan alah yang luar biasa, dengan pantai-pantai yang indah,
gunung-gunung yang menjulang tinggi, dan sawah-sawah yang hijau. Contohnya
adalah Pantai Kuta, Pantai Seminyak, Gunung Agung, dan Danau Batur.
• Kuliner yang Lezat dan Beragam
Bali memiliki kuliner yang sangat lezat dan beragam, dengan makanan khas
seperti nasi goreng, mie goreng, satay, dan lawar. Selain itu, Bali juga terkenal
dengan minuman khasnya seperti kopi Bali dan jus buah-buahan segar.
• Kerajinan Tangan yang Unik dan Berkualitas
Bali terkenal dengan kerajinan tangan yang unik dan berkualitas, seperti ukiran
kayu, batik, dan perhisan. Kerajinan tangan Bali memiliki nilai-nilai budaya dan
spiritual yang tinggi, dan sangat populer di kalangan wisatawan.
• Tarian Tradisional yang Unik dan Menarik
Bali memiliki tarian tradisional yang unik dan menarik, seperti Tari Legong,
Tari Kecak, dan Tari Barong. Tarian tradisional Bali memiliki makna dan
filosofi yang dalam, dan sangat populer di kalangan wisatawan.
• Upacara Adat yang Unik dan Menarik
Bali memiliki upacara adat yang unik dan menarik, seperti Upacara Galungan,
Kuningan, dan Nyepi. Upacara adat Bali memiliki makna dan filosofi yang
dalam, dan sangat populer di kalangan wisatawan.
• Bahasa dan Dialek yang Unik
Bali memiliki bahasa dan dialek yang unik, seperti Bahasa Bali dan Dialek Bali.
Bahasa dan dialek Bali memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri, dan sangat
populer di kalangan wisatawan.
• Musik Tradisional yang Unik dan Menarik
Bali memiliki musik tradisional yang unik dan menarik, seperti Musik Gamelan
dan Musik Angklung. Musik tradisional Bali memiliki makna dan filosofi yang
dalam, dan sangat populer di kalangan wisatawan.
• Keramahan Masyarakat yang Unik dan Menarik
Bali memiliki keramahan masyarakat yang unik dan menarik, dengan
5
masyarakat yang sangat ramah dan hospitable. Keramahan masyarakat Bali
sangat populer di kalangan wisatawan, dan membuat mereka merasa nyaman
dan betah di Bali.
Berikut beberapa keunikan pakaian adat Bali:
Pakaian Adat Pria
➢ Uos/Uwos: Kain yang dililitkan di pinggang sebagai pengganti celana
➢ Saput: Kain yang dikenakan di bawah sebagai celana dalam.
➢ Udeng: Ikat kepala yang terbuat dari kain atau benang.
➢ Baju Kemeja: Baju putih dengan hiasan yang dikenakan pada acara-acara formal.
Pakaian Adat Wanita
➢ Kebaya: Baju panjang dengan hiasan yang dikenakan pada acara-acara formal.
➢ Selendang: Kain yang dikenakan di bahu atau kepala sebagai hiasan.
➢ Sabuk: Ikat pinggang yang terbuat dari kain atau benang.
➢ Sanggul: Hiasan rambut yang terbuat dari bunga atau bahan lainnya.
Keunikan Pakaian Adat Bali
➢ Motif dan Hiasan: Pakaian adat Bali memiliki motif danhiasan yang unik dan
beragam, seperti motif bunga, daun, dan binatang.
➢ Warna: Pakaian adat Bali memiliki warna yang cerah dan beragam, seperti
warna merah, biru, dan kuning.
➢ Bahan: Pakaian adat Bali terbuat dari bahan yang alami dan berkualitas, seperti
kain katun, kain sutra, dan kain tenun.
➢ Teknik Pembuatan: Pakaian adat Bali dibuat dengan teknik pembuatan yang
unik dan tradisional, seperti teknik tenun, teknik batik, dan teknik sulam.
6
Berikut adalah komponen pakaian adat pria Bali:
Bagian Atas
➢ Udeng: Ikat kepala yang terbuat dari kain atau bahan lainnya.
➢ Kemeja: Baju panjang yang dikenakan pada acara-acara formal.
Bagian Bawah
➢ Celana: Celana panjang yang dikenakan pada acara-acara formal.
➢ Kamen: Celana dalam yang dikenakan di bawah celana panjang.
Aksesoris
➢ Sabuk: Ikat pinggang yang terbuat dari kulit atau bahan lainnya.
➢ Keris: Senjata tradisional yang dikenakan di pinggang.
➢ Selendang: Kain yang dikenakan di bahu atau kepala.
Lain-lain
➢ Sandang: Kain yang dikenakan di bahu atau kepala sebagai hiasan.
➢ Perhiasan: Perhiasan yang dikenakan pada acara-acara formal, seperti kalung,
gelang, dan anting.
Fungsi Pakaian Adat Bali
➢ Menghormati Tradisi: Pakaian adat Bali digunakan untuk menghormati tradisi
dan budaya leluhur.
➢ Menghadiri Acara Formal: Pakaian adat Bali digunakan untuk menghadiri acara-
acara formal, seperti upacara pernikahan, upacara keagamaan, dan upacara adat.
➢ Mengidentifikasi Status Sosial: Pakaian adat Bali dapat digunakan untuk
mengidentifikasi status sosial seseorang, seperti status sebagai bangsawan atau
status sebagai rakyat biasa.
Dengan demikian, pakaian adat Bali memiliki keunikan yang sangat khas dan beragam,
baik dari segi motif, warna, bahan, teknik pembuatan, maupun fungsi.
Berikut beberapa kesenian daerah Bali:
Kesenian Tari
❖ Tari Legong: Tarian yang menggambarkan kisah cinta dan perang.
❖ Tari Kecak: Tarian yang menggunakan suara-suara dari mulut penari untuk
mengiringi gerakan tarian.
❖ Tari Barong: Tarian yang menggambarkan pertarungan antara kebaikan dan
kejahatan.
7
Kesenian Musik
❖ Gamelan: Musik tradisional Bali yang menggunakan instrumen-instrumen
seperti gong, drum, dan suling.
❖ Angklung: Musik tradisional Bali yang menggunakan instrumen-instrumen
seperti bambu dan logam.
Kesenian Seni Rupa
❖ Lukisan: Seni rupa yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, alam, dan
kebudayaan Bali.
❖ Pahatan: Seni rupa yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, alam, dan
kebudayaan Bali melalui pahatan kayu atau batu.
❖ Kerajinan: Seni rupa yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, alam, dan
kebudayaan Bali melalui kerajinan tangan seperti anyaman, ukiran, dan lain-lain.
Kesenian Teater
❖ Teater Tradisional: Teater yang menggambarkan kisah-kisah rakyat, mitos, dan
legenda Bali.
❖ Wayang: Teater bayang-bayang yang menggambarkan kisah-kisah rakyat, mitos,
dan legenda Bali.
Kesenian Lainnya
❖ Kesenian Rakyat: Kesenian yang dikembangkan oleh masyarakat Bali, seperti
tarian, musik, dan teater rakyat.
❖ Kesenian Kontemporer: Kesenian yang dikembangkan oleh seniman-seniman
Bali, seperti lukisan, pahatan, dan instalasi
8
Berikut beberapa makanan khas Bali:
Makanan Utama
o Nasi Goreng Bali: Nasi goreng dengan bumbu khas Bali, seperti kecap, sambal,
dan daun jeruk.
o Mie Goreng Bali: Mie goreng dengan bumbu khas Bali, seperti kecap, sambal,
dan daun jeruk.
o Satay Bali: Satay yang terbuat dari daging ayam, sapi, atau babi, dengan bumbu
khas Bali.
o Lawar: Salad yang terbuat dari sayuran, buah, dan daging, dengan bumbu khas
Bali.
Makanan Ringan
o Siomay Bali: Siomay yang terbuat dari daging ikan atau ayam, dengan bumbu
khas Bali.
o Laklak: Kue yang terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, dengan bumbu
khas Bali.
o Bubur Sumsum: Bubur yang terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, dengan
bumbu khas Bali.
Minuman
o Kopi Bali: Kopi yang terbuat dari biji kopi yang ditanam di Bali, dengan rasa
yang khas.
o Jamu Bali: Jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti jahe, kunyit, dan
daun sirih.
o Arak Bali: Minuman yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti beras, gula,
dan ragi.
Kue Tradisional
o Kue Lapis: Kue yang terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, dengan bumbu
khas Bali.
o Kue Putu: Kue yang terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, dengan bumbu
9
khas Bali.
o Kue Jaja: Kue yang terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, dengan bumbu
khas Bali.
Makanan khas Bali memiliki ciri khas yang unik dan beragam, dengan bumbu
dan rasa yang khas.
Berikut beberapa kebiasaan masyarakat Bali:
Kebiasaan Sehari-Hari
Melakukan Upacara: Masyarakat Bali melakukan upacara keagamaan setiap hari,
seperti upacara pagi dan sore.
Menggunakan Bahasa Bali: Masyarakat Bali menggunakan bahasa Bali dalam
kehidupan sehari-hari.
Menghormati Orang Tua: Masyarakat Bali sangat menghormati orang tua dan
memprioritaskan kepentingan keluarga.
Mengikuti Tradisi: Masyarakat Bali mengikuti tradisi dan adat istiadat yang
telah turun-temurun.
Kebiasaan Sosial
Gotong Royong: Masyarakat Bali memiliki kebiasaan gotong royong, yaitu
bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Menghormati Tetangga: Masyarakat Bali sangat menghormati tetangga dan
memprioritaskan kepentingan masyarakat.
Mengikuti Acara Sosial: Masyarakat Bali mengikuti acara sosial seperti upacara
pernikahan, upacara keagamaan, dan acara adat lainnya.
Menggunakan Pakaian Adat: Masyarakat Bali menggunakan pakaian adat pada
acara-acara formal dan adat istiadat.
Kebiasaan Keagamaan
Melakukan Puja: Masyarakat Bali melakukan puja keagamaan setiap hari,
seperti puja pagi dan sore.
Mengikuti Upacara Keagamaan: Masyarakat Bali mengikuti upacara keagamaan
seperti Galungan, Kuningan, dan Nyepi.
Menghormati Dewa-Dewa: Masyarakat Bali sangat menghormati dewa-dewa
dan memprioritaskan kepentingan keagamaan.
Melakukan Meditasi: Masyarakat Bali melakukan meditasi untuk mencapai
ketenangan dan kesadaran spiritual.
10
Kebiasaan Budaya
Mengikuti Tarian Tradisional: Masyarakat Bali mengikuti tarian tradisional
seperti Tari Legong, Tari Kecak, dan Tari Barong.
Menggunakan Musik Tradisional: Masyarakat Bali menggunakan musik
tradisional seperti gamelan dan angklung.
Menghormati Seni: Masyarakat Bali sangat menghormati seni dan
memprioritaskan kepentingan budaya.
Melakukan Upacara Adat: Masyarakat Bali melakukan upacara adat seperti
upacara pernikahan dan upacara kematian.
Berikut beberapa nilai yang dibangun dari kebiasaan adat
Bali:
Nilai Spiritual
Kesadaran akan Tuhan: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya kesadaran
akan Tuhan dan kekuatan alam.
Keharmonisan dengan alam: Adat Bali mengajarkan untuk hidup harmonis
dengan alam dan menghormati kekuatan alam.
Nilai Sosial
Gotong royong: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya gotong royong dan
kerja sama dalam masyarakat.
Kesopanan dan hormat: Adat Bali mengajarkan untuk bersikap sopan dan
hormat terhadap orang lain, terutama kepada orang tua dan pemimpin.
Kekeluargaan: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya kekeluargaan dan
keharmonisan dalam keluarga.
Nilai Moral
Kebenaran dan kejujuran: Adat Bali mengajarkan untuk selalu berbicara benar
dan jujur.
Kesabaran dan ketabahan: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya
kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kesulitan.
Kemurahan hati: Adat Bali mengajarkan untuk selalu berbagi dan membagikan
apa yang kita miliki kepada orang lain.
Nilai Budaya
Penghargaan terhadap tradisi: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya
penghargaan terhadap tradisi dan budaya leluhur.
Kreativitas dan inovasi: Adat Bali mengajarkan untuk selalu berkreasi dan
berinovasi dalam mengembangkan budaya dan tradisi.
Kepedulian terhadap lingkungan: Kebiasaan adat Bali menekankan pentingnya
kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam.
11
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah menyusun karya tulis ini, penulis menyimpulkan:
➢ Pulau Bali sangat terkenal di dunia internasional karena memiliki
keindahan alam dan seni budaya yang sangat menarik, serta masyarakat
Pulau Bali dapat bersatu dengan alam Pulau Bali,
➢ Meskipun Bali banyak dimasuki oleh orang asing, tetapi masyarakat
Pulau Bali dapat terus menjaga kebudayaan asli mereka.
➢ Obyek-obyek wisata Pulau Bali sangat menarik dan ramai pengunjung,
wisatawan tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari mancanegara.
➢ Pulau Bali merupakan obyek wisata alam yang sangat menawan, tidak.
ketinggalan pula wisata belanjanya yang menjajakan hasil seni kerajinan
dari daerahnya.
➢ Pulau Bali merupakan aset daerah yang dapat menambah devisa negam,
karena Bali tidak pernah sepi pengunjung, baik dari dalam
maupun luar negeri.
B. Saran
Setelah mengetahui hasil observasi, penulis menyarankan:
➢ Hendaknya pemerintah Bali dan masyarakat Bali menjaga kebudayaan
Bali yang merupakan bagian dari warisan leluhur bangsa Indonesia.
➢ Mempromosikan obyek wisata yang ada di Pulau Bali agar wisatawan
mancanegara datang ke Indonesia dan dapat menambah devisa negara.
➢ Pemerintah Bali dan masyarakat Bali hendaknya menjaga keamanan
Pulau Bali, agar wisatawan dari dalam maupun luar negeri merasa tenang
jika berkunjung ke Bali.
12
DAFTAR PUSTAKA
Erwin,Muhammad. [Link] BALI. Bandung: [Link] Aditama
sumber :[Link]
[Link]
[Link] BALI-Finish
[Link]