0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan8 halaman

Permohonan Bantuan Ruang Kelas Baru

Dokumen ini merupakan proposal permohonan bantuan dana untuk pembangunan ruang kelas baru di SMK Nuris Hidayat Tempurejo, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Visi dan misi sekolah berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan dan sarana prasarana yang memadai, sementara tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan dana dan fasilitas. Proposal ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah untuk mendukung pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Diunggah oleh

mohammadafandi85
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan8 halaman

Permohonan Bantuan Ruang Kelas Baru

Dokumen ini merupakan proposal permohonan bantuan dana untuk pembangunan ruang kelas baru di SMK Nuris Hidayat Tempurejo, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Visi dan misi sekolah berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan dan sarana prasarana yang memadai, sementara tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan dana dan fasilitas. Proposal ini diharapkan dapat menarik perhatian pemerintah untuk mendukung pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Diunggah oleh

mohammadafandi85
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembangunan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah
semata, tetapi tanggungjawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, orangtua dan
masyarakat. Sinergi ketiga unsur ini akan memberikan dampak pada keberhasilan pendidikan
yang dapat dirasakan melalui layanan pendidikan bermutu di sekolah. Peranserta masyarakat
dan orang tua dalam membantu pendidikan dapat dilakukan melalui jalur-jalur yang sudah
berjalan selama ini, misalnya melalui sumbangan biaya pendidikan, sedangkan peran
pemerintah salah satunya diwujudkan dengan pemberian bantuan sosial dan penyediaan dana,
bahan/materi, tenaga kerja atau fasilitas lainnya dari pemerintah daerah.
Pemberian bantuan sosial adalah bentuk kepercayaan pemerintah kepada sekolah
untuk mengelola mutu pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah. Upaya
menciptakan kegiatan belajar mengajar yang aman dan nyaman di lembaga pendidikan, maka
perlu adanya sarana prasarana yang memadai dan yang mampu menjawab kebutuhan
dimaksud.
Sesuai dengan arah kebijakan nasional dalam bidang pendidikan yaitu pemerataan
pendidikan, maka sekolah berusaha untuk menyediakan sarana dan prasarana sekolah yang
memadai untuk memnyelenggarakan pendidikan, oleh karena itu dalam rancangan rencana
strategis pengembangan sekolah menengah kejuruan ditetapkan prioritas program
pembangunan dan pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan secara bertahap dan
berkesinambungan. Prioritas pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan ke depan adalah
dengan membangun pagar sekolah untuk dapat memberikan suasana proses belajar mengajar
yang aman dan nyaman.
Dalam rangka menyongsong pengembangan sekolah dan menghadapi era globalisasi
dan era teknologi dewasa ini, sekolah mengalami beberapa kendala khususnya dalam masalah
pembiayaan. Karena itu, kami sangat berharap Lembaga Pendidikan yang kami kelola
mendapatkan perhatian dan bantuan sehingga kami mampu memaksimalkan peran dan fungsi
Lembaga kami, Sehingga peserta didik akan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang lebih
maksimal untuk mengikuti seluruh aktivitas yang ada sebagai bekal menghadapi kehidupan
bermasyarakat.
Kendala dan hambatan yang sering dialami oleh sekolah untuk memenuhi tuntutan
penyelenggaraan proses belajar mengajar adalah :
1. Sarana dan prasarana seringkali mengalami kerusakan dengan pakai lebih cepat.

1
2. Kebutuhan yang harus disiapkan untuk siswa jauh lebih besar dibanding dana yang
terhimpun.
3. Penggalian dana dari siswa / masyarakat masih relative kecil karena daya beli masyarakat
yang rendah.
4. Kecilnya dana yang mampu disisihkan oleh sekolah dari operasional sehingga tidak
memungkinkan untuk membiayai pembangunan ruang kelas baru.
Atas dasar pemikiran itulah maka kami mengajukan permohonan Bantuan dana Sarana
Prasarana dana pembangunan Ruang Kelas Baru kepada Pemerintah Provonsi Jawa
Timur/Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yang pada akhirnya segala potensi yang
dimiliki SMK Nuris Hidayat Tempurejo Kabupaten Jember dapat berdaya guna secara optimal.

1.2. Visi dan Misi


Visi : “Mencetak Anak Bangsa yang Berkualitas, Berilmu, Religius, memiliki Life Skill
berdasarkan Iman dan Taqwa”

Misi :
 Pengembangan standart Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
 Pengembangan proses pembelajaran kompetensi lulusan (bidang akademik dan non
akademik).
 Pengembangan pembinaan/ekstrakurikuler dengan budaya lingkungan sekolah
 Pengembangan Manajemen Sekolah.
 Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah
 Pengembangan sistem penilaian
 Pengembangan Pendidik dan Tenaga Pendidik
 Pengembangan Siswa yang berwawasan IPTEK dan IMTAQ dengan bekal Life Skill

2
1.3 Tujuan
1. Mendorong sekolah untuk secara bertahap memiliki sarana dan prasarana pendidikan
sumber belajar yang sesuai dengan standar nasional pendidikan melalui program
pengadaan/revitalisasi peralatan dan atau ruang praktik.
2. Memacu peningkatan mutu tamatan meningkatkan kualitas tamatan dalam pengetahuan
dan ketrampilan.
3. Sebagai sarana praktik langsung peserta didik.
4. Sebagai wadah praktik kerja bagi siswa yang tidak mendapatkan tempat pelatihan di dunia
usaha dan industri.
5. Untuk mendukung guru dan peserta didik sekaligus meningkatkan kemampuan dan
kesejahteraan.
6. Meningkatkan kualitas dan kuantitas proses pendidikan secara optimal dengan
memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada.

1.4 Sasaran Kegiatan :


1. Dipergunakan untuk seluruh siswa dan Guru untuk kepentingan belajar dan praktek.
2. Untuk pemenuhan kebutuhan kekurangan Ruangan.
3. Agar program pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
4. Agar program kegiatan yang lain juga dapat berjalan baik exstra maupun intra karena
tersedia ruangan yang cukup.
5. Ikut membantu Sekolah / Yayasan dalam meringankan penggalian dana dari masyarakat.

3
BAB II POTENSI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH

2.1 Potensi dan Kelemahan Internal


Adapun Potensi dan Kelemahan dari lembaga kami adalah:

2.1.1. Potensi Internal


a. Secara fisik
1. Ruang Kelas memadai
2. Lingkungan fisik dan lingkungan kerja yang nyaman dan asri
3. Fasilitas tennis meja, bola volley dll
b. Potensi Non Fisik
1. Latar belakang pendidikan guru diklat berpendidikan sarjana (S1) dan S2 dari berbagai
Perguruan Tinggi Negeri dan swasta ternama dan sesuai dengan bidang pengajaran yang
relevan.
2. Telah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi tingkat nasional
3. Kurikulum sekolah yang disusun sesuai dengan tuntutan DU/DI.
4. Organisasi dan manajemen sekolah telah tertata dengan baik.
5. Adanya dukungan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Jember, baik instansi
Pemerintah maupun swasta.
6. Guru memiliki kemampuan mengajar yang ditunjukkan dalam sertifikasi profesi guru

2.1.2 Kelemahan Internal


 Kurangnya pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendapatkan
informasi di kalangan guru dan karyawan
 Kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa lainnya belum maksimal
 Rasio perlatan praktik dengan jumlah siswa belum seimbang
 Buku-buku refrensi terbaru masih kurang memadai.
 Jumlah ruang kelas belum memadai dibanding jumlah siswa yang setiap tahun terus
bertambah

2.2 Potensi dan Kelemahan Eksternal


2.2.1 Potensi Eksternal di wilayah Jember antara lain :
 Adanya perkembangan pemanfaatan Tehnologi Informasi dan Komunikasi
oleh Dunia Usaha/Industri/Intansi atau masyarakat Luas di wilayah Kabupaten Jember
 Semakin meningkatnya jumlah sekolah di wilayah kabupaten Jember

4
 Adanya kebijakan Dinas Pendidikan dan dan Pemerintah Daerah yang
memberikan Mandat kepada Sekolah sebagai lembaga penjamin mutu pendidikan
Kejuruan
 Adanya kebijakan Pemerintah Daerah yang memprioritaskan bidang
pendidikan selain bidang kesehatan dan pertanian
 Adanya kebutuhan diklat dan pembinaan serta penggunaan fasilitas dari
masyarakat kabupaten Jember
 Adanya kekayaan alam dan keragaman seni budaya yang dapat dimanfaatkan
oleh sekolah.
 Dilingkungan SMK Nuris Hidayat Tempurejo terdapat bebrapa SMP/MTs
yang juga bernaung di bawah Lembanga Pendidikan Ma’arif yang ingin melanjutkan ke
SMK Nuris Hidayat Tempurejo.

2.2.2 Tantangan eksternal di wilayah Kabupaten Jember


 Sebagaian besar siswa berasal dari keluarga kurang mampu
 Kurangnya DU/DI atau instansi tempat praktik siswa yang sesuai
dengan program keahlian
 Kurangnya perusahaan yang mau menerima guru untuk magang.
 Rendahnya minat masyarakat terhadap pendidikan kejuruan

2.3. Program keahlian dan jumlah siswa


Program keahlian yang dibuka adalah program keahlian Manajemen Pemasaran.
Program ini termasuk program yang minati oleh masyarakat Curahnongko Kecamatan
Tempurejo Kabupaten Jember dan sekitarnya yang terbukti peminat awal memenuhi daya
tampung yang ada bahkan melebihi. Sedangkan jumlah siswa dalam program ini adalah
sebagai berikut:
Jumlah siswa
No Kompetensi Keahlian Jumlah
X XI XII
1 Manajemen Pemasaran 40 40 - 80

5
BAB III PROGRAM SARANA DAN PRASARAN SEKOLAH

3.1. Peningkatan Sarana dan Prasaran


Peningkatan sarana dan prasarana sekolah selalu dilakukan oleh sekolah baik usaha
penambahan maupun perbaikan. Data sarana kususnya untuk ruangan adalah Sebagai
berikut :
Kondisi
Jumlah Luas
No Jenis Ruang Rusak Rusak
Ruang (M2) Baik
Ringan Berat
1 Ruang Kelas 2 162 2
2 Ruang Komputer - -
3 Ruang Guru 1 9 1
4 Ruang TU 1 9 1
5 Ruang Kepala Sekolah 1 9 1
6 Ruang Wakil Kepala 1 9 1
7 Toilet Guru 1 4 1
8 Toilet Siswa - -
9 Ruang Perpustakaan - -
10 Gudang - -
11 Ruang Osis - -
12 Ruang Musik - -
13 Ruang Lab. Manajemen - -

3.2. Analisis Kebutuhan Ruang


Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya kebutuhan yang sangat mendesak
adalah pembangunan ruang kelas baru. Kebutuhan ruang kelas ini mutlak harus segera
dipenuhi mengingat jumlah siswa yang terus bertambah, bahkan diperkirakan jumlah siswa
baru tahun ini akan meningkat. Adapun analisis kebutuhan ruang adalah sebagai berikut :

Daftar Kebutuhan Ruang :

Jumlah
No Jenis Ruang Kebutuhan Lebih Kurang
Ruang
1 Ruang Kelas 2 6 - 4
2 Ruang Komputer - 10 - 10
3 Ruang Guru 1 1 - -
4 Ruang TU 1 1 - -
5 Ruang Kepala Sekolah 1 1 - -
6 Ruang Wakil Kepala 1 1 - -
7 Toilet Guru 1 1 - -
8 Toilet Siswa - 6 - 6
9 Ruang Perpustakaan - 1 - 1
10 Gudang - 1 - 1

6
11 Ruang Osis - 1 - 1
12 Ruang Musik - 1 - 1
13 Ruang Lab. Manajemen - 1 - 1

3.3. Rencana Anggaran Belanja (RAB)


Rencana pembiayaan pembangunan ruang kelas baru secara detail direncanakan
sepenuhnya berasal dari Pemerintah Provonsi Jawa Timur/Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur. Adapun Rincian dari Rencana Anggaran Belanja (RAB)
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk 4 Ruang adalah Sebagai Berikut :

7
BAB IV PENUTUP

Program Bantuan Sarana dan Prasarana Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMK
Nuris Hidayat Tempurejo Kabupaten Jember adalah merupakan pilihan tepat. Hal ini untuk dapat
memacu dan memantapkan langkah siswa agar mampu mandiri dan berdikari untuk meraih masa
depan yang cerah, tekun dan ulet dalam menghadapi setiap pekerjaan.

Program ini tidak akan berjalan tanpa adanya Bantuan Sarana dan Prasarana dana dari
pemerintah. Untuk itu proposal Bantuan Sarana dan Prasarana dana pembangunan ruang kelas baru
(RKB) dalam rangka peningkatan pendidikan di SMK Nuris Hidayat Tempurejo Kabupaten Jember
sangat kami harapkan. Selanjutnya kami berharap proposal ini mendapat perhatian dari penentu
kebijaksanaan.

Tempurejo, 1 Agustus 2015


Kepala SMK Nuris Hidayat Tempurejo

NUR HALIMAH, [Link]

Anda mungkin juga menyukai