Nama : Eriza Amalia Syah buddin
NPM : 04132211006
MK : Rancangan Percobaan
1. Topic : Analisis Aspek Pasar Pemasaran Dan Teknis Teknologis Pendirian Home Industry
Minyak Kenari Di Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan
2. Larar Belakang : Maluku Utara, khususnya Pulau Makian di Halmahera Selatan, merupakan
penghasil kenari terbesar di daerah tersebut. Dengan luas lahan 142 hektar dan produksi mencapai
150 ton, biji kenari memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara komersial, terutama
sebagai minyak kenari. Minyak kenari memiliki nilai ekonomis tinggi dan beragam manfaat,
seperti bahan tambahan makanan, minuman, dan produk kecantikan. Pemanfaatan bahan baku ini
dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh
karena itu, diperlukan pendirian home industry minyak kenari dengan kajian kelayakan meliputi
aspek pasar dan teknis untuk mendukung keberlanjutannya.
3. Metode :
Tempat dan Waktu Penelitian : Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pulau Makian,
Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara pada potensi wilayah dan sumber
data yang dimiliki. Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada Mei sampai bulan Juli 2024.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pulau Makian.
Tahap Penelitian : Tahap penelitian dimulai dengan pengumpulan data dimana data yang
diambil yaitu dari analisis pasar dan pemasaran dan analisis teknis dan teknologis, hasil
dari analisis tersebut dapat menentukan layak tidaknya usaha tersebut dapat didirikan dan
kemudian ditampilkan pada laporan akhir.
Pengambilan data : Data dan informasi dikumpulkan untuk keperluan analisis terhadap
aspek-aspek yang berkaitan dengan proses perencanaan pendirian suatu industry
pengelolahan hasil-hasil pertanian. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data
primer dan data sekunder. Data primer didapat melalui wawancara dengan pihak-pihak
terkait atau pakar. Pakar disini yaitu orang yang mengetahui permasalahan tentang
pengelolahan dan pengembangan produk minyak kenari dan cukup berpengalaman.
Pihak-pihak terkait dan pakar yang berkompeten dibidang produksi, pemasaran serta
teknologi pengelolahan minyak kenari. Data primer diperlukan sebagai input dari
komparasi berpasangan untuk penilaian kriteria dan alternative dalam pendirian home
industry minyak kenari ini. Sedangkan data sekunder merupakan informasi yang
diperoleh dari instansiinstansi terkait. Data sekunder meliputi data tentang potensi Pulau
Makian, Kabupaten Halmahera Selatan seperti keadaan penduduk, keadaan alam,
keadaan perekonomian, dan sarana prasarana. Instans-instansi yang terkait adalah Kantor
Kecamatan Pulau Makian, dan Dinas Pertanian Halmahera Selatan.
Analisis Data : Analisis data dilakukan dengan cara dua macam, yakni analisis secara
kualitatif dan kuantitatif. Untuk analisa kualitatif, dilakukan dengan menggunakan
bantuan program komputer. Analisa yang dilakukan antara lain adalah analisa pasar dan
pemasaran dan analisa teknis teknologis.
Analisis Aspek Pasar Pemasaran : Pada analisis pasar pemasaran aspek yang dikaji
adalah mengetahui bentuk pasar, proyeksi permintaan, pangsa pasar yang mungkin
diraih, mengetahui prilaku konsumen, dan strategi pemasaran untuk mencapai pangsa
pasar tersebut. Proyeksi permintaan diolah menggunakan metode rasio rantai (Santoso,
2006), metode ini yaitu untuk menentukan permintaan minyak kenari dengan
menggunakan data jumlah penduduk, income penduduk, konsumsi makanan kecil dan
konsumsi terhadap produk yang akan dianalisa minyak kenari. Dengan menggunakan
rumus pada Persamaan 2. Setelah itu diregresikan dengan menggunakan metode regresi
linear (Makridakis, et al, 1983). Sebagaimana pada rumus Persamaan 3. Setelah
mengetahui jumlah data produksi minyak kenari di Pulau Makian Kab. Halmahera
Selatan, maka peluang pasar akan didapatkan dari selisih nilai tersebut, strategi
pemasaran tersebut disusun dari data salah satunya dengan segmentasi target di pasar dan
baruan pemasaran. Menurut Kotler (1993), harga produk akhir industry ditentukan
dengan menggunakan metode full costing, yaitu harga produk diperoleh dari
penjumlahan biaya variabel dan biaya tetap kemudian dibandingkan kapasitas produksi.
Besarnya harga ini tergantung pada kebijakan dari masing-masing pihak industry untuk
mencapai posisi harga yang menguntungkan, selain itu juga dapat dilihat dari berbagai
faktor yang mempengaruhi seperti harga pesaing dan strategi harga yang akan dijelaskan
lebih lanjut pada bagian pembahasan.
Analisis Teknis dan Teknologis : Analisis teknis teknologis ini meliputi penentuan lokasi
pabrik, bentuk bangunan, pemilihan mesin dan peralatan, penentuan kapasitas produksi,
dan tata letak ruangan. Pengolahan data untuk analisa teknis teknologis untuk alternatif
lokasi pendirian home industry yaitu dengan menggunakan Metode Perbandingan
Eksponensial (Manning, 1984). Sebagaimana rumus pada Persamaan 4. Penentuan urutan
prioritas keputusan dilakukan dengan cara mengurutkan nilai skore dari alternatif yang
besar sampai alternatif yang kecil dengan dukungan data ketersedian lahan, kemudahan
akses dengan bahan baku ketersedian air, ketersedian listrik dan sarana
[Link] produki pabrik ditentukan dan analisa pemasaran. Selain itu analisa
teknis teknologis proses dan peralatan dengan membandingkan pustaka yang ada.
Kebutuhan ruang dan tata letak ditentukan dengan menggunakan konsep lay out produk
dimana mesin dan peralatan disusun berdasarkan urutan operasi pembuatan produk.
4. Hasil & Alasan :
Rata-rata: Dari proyeksi permintaan minyak kenari (bab IV, tabel 9), terlihat bahwa jumlah
permintaan terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2025, permintaan diproyeksikan sebesar
28.574 liter.
Nilai tertinggi: Tahun 2029 dengan proyeksi permintaan mencapai 37.735 liter.
Nilai terendah: Tahun 2018 dengan permintaan hanya 13.679 liter.
Alasannya :
Pertumbuhan Permintaan: Peningkatan permintaan disebabkan oleh pertumbuhan jumlah
penduduk dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat minyak kenari, seperti
kandungan omega-3, omega-6, dan vitamin E.
Peluang Pasar: Pasar oligopoli diferensiasi menunjukkan potensi besar karena belum banyak
produsen minyak kenari, khususnya di Maluku Utara. Ini memberikan peluang bagi pendirian
industri rumah tangga untuk memenuhi permintaan lokal dan nasional.
Strategi Pemasaran: Penulis menyarankan penggunaan media online (Instagram, Facebook,
TikTok) dan media cetak untuk mempromosikan produk, sehingga menjangkau konsumen lebih
luas.
Kesimpulan Teknis: Penentuan lokasi yang optimal (Desa Suma) berdasarkan metode
perbandingan eksponensial, serta penggunaan tata letak berbasis produk, menunjukkan kelayakan
teknis pendirian industri minyak kenari.