0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan5 halaman

Keselamatan Pertambangan dan K3

Dokumen ini berisi pertanyaan dan jawaban terkait peraturan keselamatan di pertambangan, termasuk perundangan yang berlaku, tanggung jawab pengawas, dan prosedur keselamatan. Terdapat juga penjelasan tentang manajemen risiko, pengendalian bahaya, serta proses penyelidikan kecelakaan. Selain itu, dokumen ini mencakup aspek teknis pertambangan yang baik dan jenis-jenis limbah pertambangan.

Diunggah oleh

destazahra12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan5 halaman

Keselamatan Pertambangan dan K3

Dokumen ini berisi pertanyaan dan jawaban terkait peraturan keselamatan di pertambangan, termasuk perundangan yang berlaku, tanggung jawab pengawas, dan prosedur keselamatan. Terdapat juga penjelasan tentang manajemen risiko, pengendalian bahaya, serta proses penyelidikan kecelakaan. Selain itu, dokumen ini mencakup aspek teknis pertambangan yang baik dan jenis-jenis limbah pertambangan.

Diunggah oleh

destazahra12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Peraturan perundangan yang mengatur tentang keselamatan di pertambangan


adalah
A. UU No. 1 tahun 1970
B. Peraturan Menteri ESDM No. 26 tahun 2018
C. Keputusan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018
D. Keputusan Direktur Jendral Minerba No. 185.K/37.04/DJB/2019
E. Jawaban b – d benar

2. Bunyi judul dari Keputusan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018 adalah :


A. Pengaturan & Pengawasan K3 Pertambangan Umum
B. Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan Pengawasan Pertambangan
Minerba
C. Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yg Baik
D. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Keselamatan Pertambangan dan Penerapan, Penilaian
& Pelaporan SMKP

3. Yang tidak termasuk di dalam 6 aspek teknis pertambangan yang baik adalah :
A. Konservasi Minerba
B. K3 & KO Pertambangan
C. Teknis Kegiatan Pengolahan dan atau Pemurnian
D. Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan, Reklamasi, & Pascatambang, serta
Pascaoperasi
E. Pemanfaatan Teknologi, Kemampuan Rekayasa, Rancangan Bangun, Pengembangan,
& Penerapan Teknologi Pertambangan

4. Tanggung jawab pengawas operasional adalah :


A. Bertanggung jawab kepada KTT/PTL untuk keselamatan dan kesehatan semua
pekerja tambang yang menjadi bawahannya; dan Bertanggung jawab kepada
KTT/PTL atas keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan dari semua orang yang
ditugaskan kepadanya;
B. Melaksanakan inspeksi, pemeriksaan, dan pengujian; dan Membuat dan
menandatangani laporan pemeriksaan, inspeksi, dan pengujian.
C. Jawaban a saja yang benar
D. Jawaban b saja yang benar
E. Jawaban a & b semua benar
5. Contoh lagging indikator K3 yang sering digunakan oleh perusahaan tambang
adalah :
A. Zero Fatality
B. LTIFR
C. Observation & Inspection
D. Semua Jawaban Benar
E. Jawaban a & b benar

6. Pertemuan keselamatan pertambangan terencana yang umumnya dilakukan di


tambang adalah :
A. Pertemuan Komite Keselamatan Pertambangan
B. Safety Talk
C. Toolbox Meeting
D. Semua jawaban salah
E. Semua jawaban benar

7. Terdapat 4 langkah yang harus dilakukan agar pertemuan keselamatan


pertambangan dilakukan secara efektif, yaitu : persiapan, pelaksanaan, membuat
laporan, dan tindak-lanjut pertemuan. Yang tidak termasuk bagian dari
persiapan pertemuan adalah :
A. Menyusun risalah pertemuan
B. Menentukan dan menyiapkan topik / materi
C. Menentukan metode dan agenda pertemuan
D. Menyiapkan alat bantu pertemuan
E. Menyiapkan tempat pertemuan

8. Yang tidak termasuk kejadian / penyakit yang wajib dilaporkan ke pemerintah


(reportable) di pertambangan adalah :
A. Kejadian berbahaya
B. Penyakit akibat kerja
C. Kecelakaan kerja
D. Kecelakaan tambang
E. Kejadian akibat penyakit

9. Contoh kasus kecelakaan : team survei sedang melakukan pemetaan di hutan


yang dijadikan rencana pengembangan lokasi tambang. Saat sedang melakukan
pengukuran, tiba-tiba pohon besar tumbang dan menimpa team survei. Akibat
dari kejadian tersebut, 1 orang meninggal dan 2 orang lainnya dilarikan ke
rumah sakit. Setelah dilakukan penyelidikan oleh inspeksi tambang, disimpulkan
bahwa kecelakaan tersebut bukan kecelakaan tambang. Sebutkan kriteria
kecelakaan tambang mana yang tidak terpenuhi?
A. Benar-benar Terjadi
B. Mengakibatkan cidera pada pekerja tambang atau orang yang diberi izin oleh KTT /
PTL memasuki tambang
C. Akibat kegiatan usaha pertambangan / pengolahan / pemurnian / kegiatan
penunjang pertambangan
D. Terjadi pada jam kerja pekerja tambang yg mendapat cidera atau setiap saat untuk
orang yang diberi izin oleh KTT / PTL memasuki tambang
E. Terjadi dalam wilayah kegiatan usaha pertambangan atau wilayah proyek
10. Sebagai pengawas operasional, apa yang harus Anda lakukan jika di lokasi kerja
Anda terjadi kecelakaan?
A. Memasang batas pengamanan / barikade & tanda peringatan dilarang masuk.
B. Menjaga & mengamankan lokasi sampai kebutuhan penyelidikan dinyatakan selesai
C. Mengambil dokumentasi data / bukti & lokasi kejadian (dari semua sudut / arah),
D. Mengumpulkan & mengamankan / menyimpan barang butki / data.
E. Semua jawaban benar

11. Saksi kecelakaan ada 2, yaitu saksi langsung dan saksi tidak langsung. Di bawah
ini yang bukan saksi tidak langsung adalah :
A. Mekanik
B. Dokter
C. Istri / keluarga korban
D. Atasan korban
E. Korban

12. Urutan langkah penyelidikan kecelakaan yang benar adalah :


A. Persiapan Penyelidikan, Pelaksanaan Penyelidikan, Menyusun Laporan
Penyelidikan, Evaluasi Penyelidikan, Pemantauan Pelaksanaan Tindakan Koreksi
B. Persiapan Penyelidikan, Pelaksanaan Penyelidikan, Menyusun Laporan
Penyelidikan, Pemantauan Pelaksanaan Tindakan Koreksi, Evaluasi Penyelidikan
C. Persiapan Penyelidikan, Pelaksanaan Penyelidikan, Pemantauan Pelaksanaan
Tindakan Koreksi, Menyusun Laporan Penyelidikan, Evaluasi Penyelidikan
D. Persiapan Penyelidikan, Pelaksanaan Penyelidikan, Menyusun Laporan
Penyelidikan, Evaluasi Penyelidikan, Pemantauan Pelaksanaan Tindakan Koreks
E. Semua jawaban salah

13. Proses manajemen risiko ada 5 langkah, yaitu : Komunikasi & Konsultasi,
Penetapan Konteks, Identifikasi Bahaya, Penilaian & Pengendalian Risiko,
Pemantauan & Peninjauan. Dari proses tersebut, yang menjadi proses dasar dari
manajemen risiko adalah :
A. Komunikasi & Konsultasi, Penetapan Konteks
B. Penetapan Konteks, Identifikasi Bahaya
C. Identifikasi Bahaya, Penilaian & Pengendalian Risiko
D. Penilaian & Pengendalian Risiko, Pemantauan & Peninjauan
E. Semua jawaban salah

14. Yang dimaksud dengan bahaya adalah :


A. kemungkinan bahwa konsekuensi dari bahaya dapat terjadi bila terpapar
B. proses bermetode untuk mengevaluasi dan menghitung risiko-risiko yang berkaitan
dari suatu bahaya
C. segala sesuatu yang berpotensi menyebabkan kerugian
D. proses mengidentifikasi sumber-sumber bahaya, menilai risikonya, dan
merumuskan tindakan kontrol / pengendalian
E. Semua jawaban salah
15. Penilaian risiko adalah sebuah proses bermetode untuk mengevaluasi dan
menghitung risiko-risiko yang berkaitan dari suatu bahaya. Apa tujuan dari
penilaian risiko:
A. menentukan level risiko apakah dapat diterima / tidak dapat diterima
B. Menurunkan level risiko dari tidak dapat diterima menjadi dapat diterima
C. memastikan pengendalian risiko up-date & telah memadai
D. Semua jawaban benar
E. Semua jawaban salah

16. Tindakan pengendalian / pencegahan tambahan atas risiko yang tidak dapat
diterima dirancang untuk meminimalisasi / menurunkan agar menjadi risiko
yang dapat diterima dengan berpedoman pada hierarki pengendalian risiko. Di
bawah ini manakah hierarki pengendalian risiko yang benar?
A. Rekayasa, Praktik Kerja, Administrasi, APD
B. Rekayasa, Administrasi, Praktik Kerja, APD
C. Administrasi, Rekayasa, Praktik Kerja, APD
D. APD, Rekayasa, Praktik Kerja, Administrasi
E. Praktik Kerja, Rekayasa, Administrasi, APD

17. Menyusun JSA, melakukan observasi tugas, memberikan pelatihan adalah contoh
dari jenis pengendalian :
A. Rekayasa,
B. Administrasi,
C. APD
D. Praktik Kerja
E. Semua jawaban salah

18. Risiko residual (sisa) adalah :


A. risiko yang ada setelah mempertimbangkan sistem pengendalian yang ada saat ini
B. risiko yang memiliki konsekuensi yang besar dan harus dikendalikan / diturunkan
agar konsekuensi tersebut tidak sampai terjadi
C. risiko yang tetap ada setelah penerapan sistem pengendalian tambahan
D. risiko yang dapat diterima karena tidak memiliki konsekuensi yg besar dan masih
dalam batas yang dapat diterima
E. Semua jawaban benar

19. Limbah pertambangan adalah sisa hasil kegiatan pertambangan yang tidak lagi
memiliki nilai ekonomis. Di bawah ini yang tidak termasuk limbah
pertambangan adalah :
A. Air asam tambang
B. Tailing
C. Olie bekas
D. Scrap metal
E. Air larian permukaan

20. Di bawah ini yang bukan termasuk tujuan dari inspeksi adalah
A. Mengidentifikasi & mengendalian bahaya
B. Mencegah terjadinya kecelakaan
C. menghilangkan perilaku yang tidak aman dan mendorong perilaku yang aman
D. Menurunkan level risiko dari tidak dapat diterima menjadi dapat diterima
E. Mengidentifikasi penyebab dasar dari bahaya yang ditemukan
21. Inspeksi keselamatan pertambangan di bagi menjadi 2, yaitu inspeksi terncana
dan inspeksi tidak terencana. Pilih pernyataan di bawah ini yang salah :
A. Inspeksi terencana dilakukan secara terencana dan sistematis
B. Inspeksi tidak terencana pemeriksaannya menyeluruh & detail
C. Contoh inspeksi tidak terencana adalah laporan bahaya / hazard report dan sidak
(inspeksi mendadak)
D. Kedua jenis inspeksi menuntuk dilakukannya corrective / immediately action
E. Inspeksi umum, inspeksi housekeeping, periodical maintenance, dan pre-use
equipment inspection adalah contoh dari inspeksi terencana

22. Di bawah ini yang bukan manfaat dari JSA adalah :


A. Sebagai Acuan / Pedoman Ketika Pekerja Melakukan Pekerjaan
B. Sebagai Pedoman Pengawas Ketika Melakukan Observasi
C. Sebagai Materi Pertemuan, Orientasi / Pelatihan Pekerja / Pengawas Baru
D. Sebagai persyaratan dan formalitas di dalam melakukan pekerjaan
E. Merencanakan pekerjaan atau tugas dengan aman

23. Terdapat dua metode di dalam penyusunan dokumen JSA, yaitu :


A. Inspeksi dan observasi
B. Observasi dan diskusi
C. Investigasi dan inspeksi
D. Komunikasi dan diskusi
E. Semua jawaban salah

Anda mungkin juga menyukai