LK-7: Penyusunan Modul Project P5-PPRA Petunjuk:
1. Bacalah dimensi dan tema Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan nilai-
nilai Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin.
2. Analisis jumlah Projek Penguatan Profil Pelajar Pacasila dan Profil Pelajar
Rahmatan Lil Alamin dalam satu tahun ajaran.
3. Tentukan Tema, Topik, dan NamaProjek Profil
4. Tentukan 2 dimensi, elemen, sub elemen dan akhir fase Projek Penguatan Profil
Pelajar Pacasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (minimal 2 dimensi dan
tema).
Tema : Bangunlah Jiwa dan Raganya
Topik : Tubuhku Sehat Badanku Kuat
Project Profil : Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin
Dimensi Elemen Sub Elemen Akhir Fase D
Beriman, Akhlak Integritas Membiasakan bersikap jujur
bertakwa Pribadi terhadap diri sendiri dan orang
kepada lain dan berani menyampaikan
Tuhan Yang kebenaran atau fakta.
Maha Esa dan Merawat diri Memiliki rutinitas sederhana
Berkhlak secara fisik, yang diatur secara mandiri dan
Mulia mental dan dijalankan sehari-hari serta
spiritual. menjaga kesehatan dan
keselamatan/ keamanan diri
dalam semua aktivitas
kesehariannya.
Mandiri Pemahaman Mengembangkan Melaksanakan kegiatan belajar
diri dan pengendalian di kelas dan menyelesaikan
situasi yang dan disiplin diri tugas-tugas dalam waktu yang
dihadapi telah disepakati.
Percaya diri, Berani mencoba dan adaptif
tangguh menghadapi situasi baru serta
(resilient), dan bertahan mengerjakan tugas-
adaptif tugas yang disepakati hingga
tuntas.
Bergotong- Kolaborasi Kerjasama Menampilkan tindakan yang
royong sesuai dengan harapan dan
tujuan kelompok
Komunikasi Memahami informasi yang
untuk mencapai disampaikan (ungkapan
tujuan bersama pikiran, perasaan, dan
keprihatinan) orang lain dan
menyampaikan informasi
secara akurat menggunakan
berbagai simbol dan media
Nilai Profil Pelajar Sub Nilai Profil Capaian Perkembangan Nilai
Rahmatan Lil Alamin Pelajar Profil Pelajar Rahmatan Lil
Rahmatan Lil Alamin
Alamin
Berkeadaban (ta’addub) Shaleh Memahami konsep sebab-akibat
Individual di antara berbagai ciptaan
Tuhan dan mengidentifikasi
berbagai sebab yang
mempunyai dampak baik dan
buruk, langsung maupun tidak
langsung, terhadap alam
semesta
Toleransi (Tasamuh) Kolaboratif Menyelaraskan tindakan sendiri
dengan tindakan orang lain
untuk melaksanakan kegiatan
dan mencapai tujuan kelompok
di lingkungan sekitar serta
memberi semangat kepada
orang lain untuk bekerja epektif
dan mencapai tujuan bersama.
Ahmad Taufik
Aktivitas
Alur Aktivitas
Pengenalan 1. Sosialisasi Project
a. Kegiatan Awal:
Eksplorasi Tema: Guru memperkenalkan tema dengan
mengeksplorasi konsep kejujuran dan pentingnya
makanan sehat.
Alur Kegiatan: Guru menjelaskan tahapan-tahapan yang
akan dilakukan selama proyek.
b. Kegiatan Inti:
Diskusi Jiwa dan Raga: Guru mengajak peserta didik
berdiskusi tentang makna "jiwa dan raga."
Contoh Pemahaman: Guru memberikan contoh
mengenai pemahaman tentang kesehatan jiwa dan raga.
Pertanyaan Kritis: Guru mengajukan pertanyaan
"Mengapa penting merawat jiwa dan raga?"
Pencarian Informasi: Guru membimbing peserta didik
mencari informasi melalui buku dan internet tentang
cara-cara merawat jiwa dan raga.
c. Penutup:
Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang
pentingnya merawat jiwa dan raga.
2. Asesmen
a. Kegiatan Awal:
Pemberian Lembar Kerja: Guru memberikan lembar
kerja kepada peserta didik.
b. Kegiatan Inti:
Pengerjaan Mandiri: Peserta didik mengerjakan lembar
kerja secara mandiri.
c. Penutup:
Penguatan Kembali: Guru memberikan penguatan
kembali tentang pentingnya merawat jiwa dan raga.
3. Pengenalan Materi
a. Kegiatan Awal:
Pentingnya Merawat Jiwa dan Raga: Guru menjelaskan
pentingnya merawat jiwa dan raga.
b. Kegiatan Inti:
Presentasi Kelompok: Peserta didik menyampaikan
informasi yang telah mereka temukan pada tahap
sosialisasi proyek secara berkelompok.
Diskusi: Peserta didik berdiskusi mengenai pola hidup
sehat, makanan sehat, olahraga, tidur yang cukup, dan
keseimbangan antara aktivitas fisik dan mental.
c. Penutup:
Pembuatan Poster: Secara berkelompok, peserta didik
membuat poster yang menunjukkan cara-cara merawat
jiwa dan raga melalui pola hidup sehat. Poster dapat
mencakup gambar, kata-kata motivasi, dan tips.
4. Lembar Kerja Formatif
Pemberian Lembar Kerja: Guru memberikan lembar
kerja formatif kepada peserta didik untuk memperdalam
pemahaman mereka tentang cara merawat jiwa dan raga.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta
didik memahami pentingnya keseimbangan antara kesehatan
fisik dan mental, serta mengaplikasikan konsep tersebut dalam
kehidupan sehari-hari.
Kontekstualisasi 1. Kegiatan Awal
Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan kepada
peserta didik: "Bagaimana jiwa dan raga dapat mempengaruhi
hidup kita sehari-hari?"
Diskusi: Peserta didik diajak berdiskusi mengenai pentingnya
pola hidup sehat, termasuk makan makanan sehat, rutin
berolahraga, tidur yang cukup, dan menjaga keseimbangan
antara aktivitas fisik dan mental.
2. Kegiatan Inti
Wawancara:
o Peserta didik melakukan wawancara dengan orang tua,
saudara, atau teman untuk mengetahui bagaimana
mereka merawat jiwa dan raga mereka.
o Peserta didik mencatat hasil wawancara mereka,
mencakup aspek-aspek seperti rutinitas sehari-hari,
kebiasaan makan, dan praktik spiritual.
Tayangan Video:
o Peserta didik menonton tayangan video tentang
seseorang yang sedang berdoa.
o Setelah menonton, peserta didik mengidentifikasi makna
dari doa dalam kehidupan sehari-hari.
o Peserta didik menjelaskan pentingnya doa sebagai
bagian dari menjaga kesehatan jiwa.
Pembahasan Makanan Sehat:
o Peserta didik memperlihatkan contoh-contoh makanan
sehat yang mereka bawa ke kelas.
o Mereka kemudian memilih makanan sehat yang sesuai
untuk dijadikan bekal sekolah sebagai menu makan
siang.
o Peserta didik menjelaskan manfaat dari makanan yang
dipilih, seperti nilai gizi, energi yang diberikan, dan
dampak positifnya terhadap kesehatan tubuh.
3. Penutup
Identifikasi dan Refleksi: Berdasarkan hasil wawancara dan
diskusi, peserta didik mengidentifikasi contoh-contoh konkret
tentang bagaimana jiwa dan raga mempengaruhi kehidupan
sehari-hari mereka. Refleksi ini diharapkan membantu mereka
memahami hubungan antara kesejahteraan fisik dan mental
dengan kualitas hidup sehari-hari.
Aksi Peserta didik menjelaskan pentingnya jiwa raga dalam
kehidupan sehari-hari berdasarkan bahasa sendiri.
Peserta didik melakukan diskusi tentang cara merawat jiwa
dan raga
Peserta didik diminta menjelaskan bagaimana cara
menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga jiwa dan
raga.
Peserta didik diminta menunjukkan makanan sehat yang
dibawa ke kelas.
Peserta didik menjelaskan manfaat dari makanan yang
mereka bawa ke sekolah.
Peserta didik bersama bimbingan guru mengkampanyekan
pentingnya pola hidup sehat untuk merawat jiwa dan raga
Refleksi Peserta didik diajak berdiskusi seputar jiwa dan raga, pola hidup
sehat, dan makanan
Apakah penting jiwa dan raga yang kuat dan sehat itu?
Bagaimana cara merawat jiwa dan raga?
Kegiatan apa saja yang dapat bermanfaat untuk kesehatan
jiwa dan raga?
Bagaimana cara kita agar jiwa dan raga terawat dengan
baik?
Apakah makanan yang dibawa dari rumah ke sekolah
untuk kesehatan jiwa dan raga?
Peserta didik diberi motivasi agar merawat jiwa dan raga dengan
membiasakan berolahraga, pola hidup sehat.
Peserta didik diberi motivasi agar selalu mengkampanyekan
tentang pentinya jiwa dan raga serta pola hidup sehat
Tindak Lanjut Peserta didik diminta untuk presentasi di lingkungan sekolah,
sebagai tantangan aksi pembelajaran dalam ruang lebih luas
dari kelas
Peserta didik diajak berdiskusi persiapan presentasi
Guru melakukan evaluasi
Guru merencanakan program belajar selanjutnya
Peserta didik dibimbing membuat penguatan materi jiwa dan
raga
Ahmad Taufik
Rubrik Penilaian
Kategori
Sub Berkembang
Sedang Sangat
Elemen Mulai Berkembang Sesuai
Berkembang Berkembang
Harapan
Integritas Mulai Membiasakan Membiasakan Berani dan
membiasakan bersikap jujur melakukan konsisten
bersikap jujur dan terhadap diri refleksi menyampaikan
berani sendiri dan tentang kebenaran atau
menyampaikan orang lain dan pentingnya fakta serta
kebenaran atau berani bersikap jujur memahami
fakta menyampaika dan berani konsekuensi-
n kebenaran menyampaika konsekuensiny
atau fakta n kebenaran a untuk diri
atau fakta sendiri.
Merawat Membiasakan diri Memiliki Mulai Memperhatika
diri secara untuk rutinitas membiasakan n kesehatan
fisik, membersihkan, sederhana diri untuk jasmani,
mental, dan merawat tubuh, yang diatur disiplin, rapi, mental, dan
spiritual serta menjaga secara mandiri membersihkan rohani dengan
kesehatan dan dan dijalankan dan merawat melakukan
keselamatan/ sehari-hari tubuh, aktivitas fisik,
keamanan diri serta menjaga menjaga sosial, dan
dalam semua kesehatan dan tingkah laku ibadah
aktivitas keselamatan/ dan perkataan
kesehariannya keamanan diri dalam semua
dalam semua aktivitas
aktivitas kesehariannya
kesehariannya
Kerjasama Terbiasa bekerja Menerima dan Menampilkan Menunjukkan
bersama dalam melaksanakan tindakan yang ekspektasi
melakukan tugas serta sesuai dengan (harapan)
kegiatan dengan peran yang harapan dan positif kepada
kelompok diberikan tujuan orang lain
(melibatkan dua kelompok kelompok dalam rangka
atau lebih orang) dalam sebuah mencapai
tujuan
kegiatan kelompok di
bersama lingkungan
sekitar (sekolah
dan rumah)
Komunikas Menyimak Memahami Memahami Memahami
i untuk informasi informasi informasi yang informasi dari
mencapai sederhana dan sederhana dari disampaikan berbagai
tujuan mengungkapkanny orang lain dan (ungkapan sumber dan
bersama a dalam bahasa menyampaika pikiran, menyampaikan
lisan n informasi perasaan, dan pesan
sederhana keprihatinan) menggunakan
kepada orang orang lain dan berbagai
lain menyampaika simbol dan
menggunakan n informasi media secara
kata-kata secara akurat efektif kepada
sendiri menggunakan orang lain
berbagai untuk
simbol dan mencapai
media. tujuan bersama
Ahmad Taufik