0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan11 halaman

Penyuluhan DBD untuk Masyarakat Labuh

Dokumen ini merupakan Satuan Acara Penyuluhan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditujukan kepada masyarakat Jorong Ampalu Ketek Nagari Labuh. Tujuan penyuluhan adalah agar audiens memahami pengertian, penyebab, tanda, gejala, dan penatalaksanaan DBD. Kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, dan evaluasi untuk memastikan pemahaman peserta mengenai penyakit tersebut.

Diunggah oleh

widyalestari.bdn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan11 halaman

Penyuluhan DBD untuk Masyarakat Labuh

Dokumen ini merupakan Satuan Acara Penyuluhan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditujukan kepada masyarakat Jorong Ampalu Ketek Nagari Labuh. Tujuan penyuluhan adalah agar audiens memahami pengertian, penyebab, tanda, gejala, dan penatalaksanaan DBD. Kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, dan evaluasi untuk memastikan pemahaman peserta mengenai penyakit tersebut.

Diunggah oleh

widyalestari.bdn
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

( SAP )

DBD

Oleh :

Zulmarnis, [Link]
NIM.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
PURNA BAKTI HUSADA
BATUSANGKAR
TAHUN 2014
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Sasaran : Masyarakat Jorong Ampalu Ketek Nagar Labuh


Hari / Tgl : Sabtu /
Tempat : Di Mesjid Alhuda Jorong Ampalu Ketek Nagari Labuh

Jam : 10.00 – 10.45 WIB


Waktu : 1 x 45 menit
Judul : DBD (Demam Berdarah Dengue)

I. Latar Belakang
Demam Berdarah Dengue adalah suatu penyakit yang disebabkan
oleh virus dengue (albo virus) yang masuk kedalam tubuh melalui gigitan
nyamuk aedes agypty dan aedes albovictus.
Gambaran klinis DBD adalah ditandai dengan demam mendadak
disertai gejala lain seperti lemah, nafsu makan berkurang, muntah, nyeri
pada anggota badan, punggung, sendi, kepala, dan perut.
Sampai sekarang dikenal 4 jenis virus dengue yang dapat
menimbulkan penyakit demam berdarah dapat dinyatakan sebagai berikut,
setelah virus dengue memasuki tubuh melalui gigitan nyamuk aedes agypty
tubuh pasien membentuk kekebalan terhadap penyakit. Jika pasien diserang
untuk kedua kalinya tidak akan mengalami kesulitan, kecuali jika yang
menyerang yang kedua kalinya atau lebih virus yang berbeda, akan
menimbulkan reaksi imunologi dalam tubuh. Reaksi imunologi ini
mengakibatkan komplikasi yang ditakuti adalah pendarahan pada saluran
pencernaan dan syok. Puncak kasus DBD terjadi pada musim hujan yaitu
pada bulan Desember sampai bulan Maret.

II. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang penyakit DBD diharapkan
Masyarakat Jorong Ampalu Ketek Nagari Labuh
Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan audiens mampu
menyebutkan :
1. Menyebutkan pengertian DBD
2. Menyebutkan penyebab DBD
3. Menyebutkan tanda dan gejala DBD
4. Menyebutkan penatalaksanaan DBD

III. Pelaksanaan Kegiatan


a. Metode
1. Ceramah dan diskusi
2. Topik : DBD
3. Media dan alat : Flipchart dan leafleat
4. Waktu dan tempat
Hari/ tanggal : Sabtu /
Jam : 10.00 – 10.45 Wib
Tempat : di MeAlhuda Jorong Ampalu Ketek
Nagari Labuh

b. Setting tempat :
Keterangan :
: flipchart

: Penyaji

: Moderator

: Observer

: Audiens

: Fasilitator

f. Pengorganisasian
a. Penanggung jawab : Kelompok
b. Penyaji :
c. Moderator :
d. Observer :
e. Fasilitator :

g. Pengorganisasian Tugas
a. Penanggung jawab
Mengkoordinir kegiatan penyuluhan
b. Penyaji
Menyajikan atau menyampaikan materi penyuluhan, menggali
pengetahuan audiens tentang materi penyuluhan, menyimpulkan
materi penyuluhan.
c. Moderator
- Membuka dan menutup acara penyuluhan
- Membuat kontrak waktu
- Mengarahkan jalannya kegiatan penyuluhan
- Menjelaskan tujuan kegiatan penyuluhan
- Memimpin diskusi
- Mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan
- Menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan
d. Observer
- Mengamati jalannya penyuluhan dari awal sampai akhir
e. Fasilitator
- Memotivasi audiens untuk bertanya

IV. Kegiatan Penyuluhan


Tahap
No Kegiatan Mahasiswa Kegiatan Audiens Waktu
Kegiatan
1 Pembukaan [Link] mengucapkan Klien dan keluarga 5 menit
salam menjawab salam
[Link] memperkenalkan Mendengarkan dan
anggota kelompok memperhatikan
[Link] membuat kontrak Menyetujui kontrak
waktu waktu
[Link] tujuan kegiatan Mendengarkan dan
memperhatikan

2 Penyampaian 1. Menggali pengetahuan Mengemukakan 30 menit


materi klien dan keluarga tentang pendapat
pengertian DBD
2. Memberikan Mendengarkan dan
reinforcement positif pada memperhatikan
klien dan keluarga
3. Menjelaskan Mendengarkan dan
pengertian DBD memperhatikan
4. Menggali pengetahuan Mengemukakan
klien dan keluarga tentang pendapat
penyebab DBD
5. Memberikan Mendengarkan dan
reinforcement positif pada memperhatikan
klien dan keluarga
6. Menjelaskan penyebab Mendengarkan dan
dari DBD memperhatikan
7. Menggali pengetahuan Mengemukakan
klien dan keluarga tentang pendapat
tanda dan gejala DBD
8. Memberikan Mendengarkan dan
reinforcement positif pada memperhatikan
klien dan keluarga
9. Menjelaskan tanda Mendengarkan dan
dan gejala DBD memperhatikan
10. Menggali pengetahuan Mengemukakan
klien dan keluarga tentang pendapat
penatalaksanaan DBD
11. Memberikan Mendengarkan dan
reinforcement positif pada memperhatikan
klien dan keluarga
12. Menjelaskan tentang Mendengarkan dan
penatalaksanaan DBD memperhatikan
13. Memberikan Bertanya
kesempatan kepada klien
dan keluarga untuk
bertanya Mendengarkan dan
14. Memberikan memperhatikan
reinforcement positif pada
klien dan keluarga Mendengarkan dan
15. Menjawab pertanyaan memperhatikan
klien
3 Penutup 1. Menanyakan kembali Menjawab 10 menit
tentang materi penyuluhan pertanyaan
2. Menyimpulkan Bersama-sama
kembali materi yang telah menyimpulkan hasil
diberikan bersama klien penyuluhan
dan keluarga
3. Mengakhiri kontrak Mendengarkan dan
memperhatikan
4. Mengucapkan salam Menjawab salam

V. Kriteria Evaluasi
a. Evaluasi struktur
- Seluruh klien dan keluarga yang berada di Ruangan VIP-B
menghadiri penyuluhan
- Sarana dan prasarana tersedia sesuai rencana
- Setting tempat sesuai dengan rencana
a. Evaluasi proses
- Selama kegiatan berlangsung 75% pasien
berperan aktif
- Peran dan tugas mahasiswa sesuai dengan rencana
b. Evaluasi hasil
- Klien dan keluarga mampu memahami tentang
DBD
- Klien dan keluarga mampu :
a). Menyebutkan defenisi DBD dengan bahasa sendiri
b). Menyebutkan penyebab DBD
c). Menyebutkan 7 dari 10 tanda dan gejala DBD mendadak. Gejala
hari ke 2, hari ke 3, dan hari ke 7
d). Menyebutkan penatalaksanaan DBD
MATERI PENYULUHAN
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

1. Pengertian DBD
Penyakit DBD adalah suatu penyakit demam panas yang disertai dengan
adanya pendarahan yang dikeluarkan dari tubuh melalui lubang anus,
hidung, atau adanya tanda-tanda pendarahan yang dapat terlibat dibawah
kulit, berupa bintik-bintik merah.
( Manjoer, Arif, 2000, Kapita Selekta Kedokteran : 419)

2. Penyebab DBB
Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui
gigitan nyamuk aedes aegypty, aedes albopictus, aedes polynesiensis.

3. Tanda dan Gejala


a. Gejala klinis timbul secara mendadak berupa :
 Suhu tinggi
 Nyeri pada otot seluruh tubuh
 Nyeri hebat dibelakang kepala
 Suara serak
 Batuk
 Disuria
 Badan lemah
 Nafsu makan berkurang
 Muntah
 Sakit kepala dan perut
b. Gejala pada hari kedua
 Ptekie (bintik merah pada kulit)
 Perdarahan gusi
 Epistaksis (mimisan)
 Muntah darah karena pendarahan lambung
c. Hari ketiga dan ketujuh jika demam turun merupakan tanda syok
 Lemah
 Ujung jari dan telinga dingin
 Nadi cepat
 Tekanan darah menurun
 Sianosis pada mulut

4. Patofisiologi
Penderita digigit nyamuk aedes aegypty, dan pada tempat gigitan
nyamuk tersebut tampak bekas gigitan dengan warna kemerahan, bila
ditekan tidak menghilang dan bergaris tengah 1-4 cm. Masa inkubasi atau
masa tunas (sejak virus masuk sampai timbulnya gejala pertama) yaitu 3-5
hari.
Nyamuk tersebut hidup dalam rumah, tempat genangan-genangan
air, tempat-tempat yang lembab, pakaian-pakaian yang bergantungan di
rumah. Kita dapat mengenal nyamuk pada bentuk badannya yang kecil
berwarna hitam berbintik-bintik putih.
Nyamuk aedes aegypty menghisap darah penderita, dan darah
berada di dalam tubuh nyamuk selama 8-14 hari, lalu nyamuk tersebut
infeksius karena dapat menularkan virus tersebut ke manusia lain selama
virus tersebut masih hidup dalam tubuh si penderita. Karena pertahanan
tubuh pada anak-anak rendah atau lemah maka terjadi peningkatan suhu
tubuh sampai 39 derajat celsius, dan terjadi pendarahan di bawah kulit, di
hidung dan pada buang air besar. Gejala pendarahan mulai pada hari ke 3
atau hari ke 5.
5. Pencegahan dan Penatalaksanaan
a. Pencegahan
Pencegahan dapat dilakukan dengan prinsip 3 M
 Menguras bak mandi
 Menutup tempat penampungan air minum
 Mengubur sampah yang dapat menampung air
b. Penatalaksanaan
 Anjurkan banyak minum 1,5 – 2 liter/hari
 Kompres dingin
 Segera bawa kepelayanan kesehatan terdekat
- Obat parasetamol untuk penurun panas
- Pasang infuse rl, salion (Nacl 0,9%)
- Tranfusi darah jika terjadi perdarahan gastrointestinal
 Istirahat dengan cukup
 Pantau diet pasien : makan lunak
DAFTAR PUSTAKA

Manjoer Arif, (1999), Kapita Selekta Kedokteran, Jilid I, Jakarta : Media


Aesculapius.

Ngastinah, (2005). Perawatan Anak Sakit, Jakarta : EGC

Anda mungkin juga menyukai