MAKALAH SISTEM INFORMASI
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah
MIKROPROSESOR
Dosen Pengampu :
Murdani [Link], [Link]
Disusun oleh :
MIKHAEL PARDEDE
(23110031)
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS BUDI DHARMA
MEDAN
TUGAS
LED (Light Emitting Diode)
LED adalah komponen elektronik yang memancarkan cahaya ketika arus listrik mengalir
melaluinya. LED termasuk dalam jenis dioda semikonduktor, yang berarti hanya memungkinkan
aliran listrik dalam satu arah. Ketika elektron dalam bahan semikonduktor bergabung dengan
"lubang" (hole) di sisi lain dari dioda, energi dilepaskan dalam bentuk cahaya.
Karakteristik Utama LED:
Efisiensi Energi: LED lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar atau lampu neon.
Daya Tahan: Memiliki umur panjang dan tahan lama.
Ukuran Kecil: Berukuran kompak dan fleksibel untuk berbagai aplikasi.
Berbagai Warna: Warna cahaya bergantung pada bahan semikonduktor yang digunakan
(misalnya, gallium arsenide untuk merah atau gallium nitride untuk biru).
Kegunaan LED:
Sebagai indikator pada perangkat elektronik.
Pencahayaan umum (lampu rumah, jalan, kendaraan).
Tampilan layar (TV, monitor, billboard).
Aplikasi komunikasi (seperti remote kontrol menggunakan LED inframerah).
Cara Kerja LED:
Berikut adalah ilustrasi cara kerja LED (Light Emitting Diode) untuk membantu memahami
prosesnya:
Arus Mengalir: Ketika arus listrik mengalir dari terminal positif (anode) ke terminal negatif
(cathode), elektron bergerak melalui lapisan semikonduktor.
Rekombinasi Elektron-Lubang: Di dalam bahan semikonduktor, elektron bertemu dengan
"lubang" (hole) dan melepas energi.
Cahaya Dipancarkan: Energi yang dilepas muncul sebagai cahaya di panjang gelombang tertentu
(warna tergantung pada material semikonduktor).
LCD (Liquid Crystal Display)
LCD adalah teknologi layar yang menggunakan kristal cair untuk menampilkan gambar,
teks, atau video. Teknologi ini umum digunakan dalam perangkat seperti televisi, monitor
komputer, ponsel, kalkulator, dan jam digital.
Jenis-Jenis LCD
-Twisted Nematic (TN): Cepat, murah, tetapi dengan kualitas warna yang kurang baik.
-In-Plane Switching (IPS): Memberikan warna lebih akurat dan sudut pandang lebih luas.
-Vertical Alignment (VA): Kualitas kontras tinggi, cocok untuk layar TV.
Keunggulan LCD:
-Konsumsi daya rendah dibandingkan layar CRT.
-Tipis dan ringan.
-Kualitas gambar tajam.
Kekurangan LCD:
-Keterbatasan sudut pandang pada jenis tertentu.
-Warna dan kontras dapat kurang dibandingkan teknologi OLED.
Cara Kerja LCD
LCD bekerja dengan prinsip mengontrol cahaya yang melewati lapisan kristal cair. Berikut
langkah-langkah utamanya:
-Cahaya Latar (Backlight):
LCD membutuhkan sumber cahaya eksternal, biasanya berupa lampu LED di belakang layar.
Cahaya ini melewati lapisan pertama, yaitu polarizer (filter yang memblokir cahaya dengan
orientasi tertentu).
-Lapisan Kristal Cair:
Kristal cair ditempatkan di antara dua elektroda transparan dan lapisan polarizer. Ketika arus
listrik diberikan ke elektroda, orientasi kristal cair berubah. Ini mengontrol bagaimana cahaya
melewati lapisan berikutnya.
-Filter Warna:
Untuk menghasilkan gambar berwarna, LCD menggunakan filter warna (merah, hijau, biru -
RGB). Setiap piksel di layar terdiri dari subpiksel dengan ketiga warna ini.
-Pola Gambar:
Dengan mengontrol intensitas cahaya melalui setiap subpiksel, layar menghasilkan warna dan
gambar yang terlihat di layar.
Seven Segment Display
Seven Segment Display adalah perangkat tampilan elektronik yang terdiri dari tujuh batang atau
segmen LED (atau LCD) yang dapat menyala secara individual untuk menampilkan angka 0-9
dan beberapa huruf. Perangkat ini sering digunakan pada kalkulator, jam digital, dan alat ukur
elektronik.
Struktur Seven Segment:
Segmen-Segmen:
Terdiri dari 7 batang yang disusun membentuk angka 8.
Setiap segmen diberi label dengan huruf (a, b, c, d, e, f, g).
Dot (Opsional):
Beberapa display memiliki titik tambahan (disebut "decimal point") untuk menunjukkan nilai
desimal.
Cara Kerja Seven Segment:
Jenis Koneksi:
-Common Cathode (CC):
Semua cathode dari LED dihubungkan bersama ke ground.
Segmen menyala ketika diberi arus positif.
-Common Anode (CA):
Semua anode dihubungkan bersama ke sumber daya positif.
Segmen menyala ketika diberi arus negatif (ground).
-Mengontrol Segmen:
Setiap segmen dapat dikontrol dengan memberi sinyal pada pin yang sesuai.
Kombinasi segmen yang menyala akan membentuk angka atau huruf.
Representasi Angka:
Setiap angka 0-9 ditampilkan dengan menyalakan kombinasi segmen tertentu:
0: Segmen a, b, c, d, e, f
1: Segmen b, c
2: Segmen a, b, g, e, d
3: Segmen a, b, g, c, d
4: Segmen f, g, b, c
5: Segmen a, f, g, c, d
6: Segmen a, f, e, d, c, g
7: Segmen a, b, c
8: Semua segmen
9: Segmen a, b, c, d, f, g
Kegunaan:
-Menampilkan waktu di jam digital.
-Menampilkan nilai pada multimeter atau alat ukur lainnya.
-Menampilkan skor dalam permainan elektronik.
Dot Matrix
Dot Matrix adalah tampilan atau sistem pencetakan yang terdiri dari grid atau matriks
titik-titik (dot). Titik-titik ini dapat menyala atau tidak menyala (atau dicetak atau tidak dicetak),
untuk membentuk karakter, simbol, atau gambar. Dot matrix sering digunakan dalam layar
elektronik dan printer.
Komponen dan Cara Kerja Dot Matrix Display:
-Grid Titik-Titik:
Matriks terdiri dari baris dan kolom (misalnya, 5x7, 8x8, atau 16x16 titik).
Setiap titik (dot) adalah LED kecil yang dapat menyala secara individual.
-Mengontrol Titik-Titik:
Baris dan kolom dikendalikan menggunakan multiplexing (mengontrol banyak LED dengan
sedikit pin).
Kombinasi titik-titik yang menyala membentuk karakter atau gambar tertentu.
-Koneksi dan Driver:
Dot matrix sering memerlukan driver seperti MAX7219 untuk mengontrol banyak titik
menggunakan mikroprosesor (misalnya, Arduino atau Raspberry Pi).
Contoh Aplikasi Dot Matrix:
-Jam Digital:
Digunakan untuk menampilkan waktu dalam format angka besar.
-Papan Pengumuman:
Informasi berjalan pada papan LED dot matrix di terminal bus, bandara, atau stasiun kereta.
-Printer Dot Matrix:
Printer yang mencetak dokumen dengan menciptakan pola titik-titik pada kertas.
Keunggulan:
-Fleksibel untuk menampilkan teks, simbol, atau gambar sederhana.
-Cocok untuk sistem dengan jarak pandang jauh.
-Tahan lama dan hemat energi (dalam aplikasi LED).
Kekurangan:
-Resolusi rendah karena ukuran titik yang relatif besar.
-Tidak cocok untuk tampilan detail seperti foto atau video.