0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan19 halaman

Modul Ajar PAI Kelas 7: Al-Asma' Al-Husna

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 7 dalam mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti, berfokus pada meneladani nama dan sifat Allah melalui al-Asma' al-Husna. Terdapat tiga pertemuan yang meliputi pembelajaran tentang sifat Allah, perilaku positif, dan pembuatan poster sebagai proyek akhir. Penilaian dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan presentasi kelompok untuk mengevaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.

Diunggah oleh

muhklis425
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan19 halaman

Modul Ajar PAI Kelas 7: Al-Asma' Al-Husna

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 7 dalam mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti, berfokus pada meneladani nama dan sifat Allah melalui al-Asma' al-Husna. Terdapat tiga pertemuan yang meliputi pembelajaran tentang sifat Allah, perilaku positif, dan pembuatan poster sebagai proyek akhir. Penilaian dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan presentasi kelompok untuk mengevaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.

Diunggah oleh

muhklis425
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS 7

OLEH : SISKA
RAMAYANTI,[Link]
NIP : 19880808202012011

SMP NEGERI 3 KINALI


PASAMAN BARAT
TA. 2023-2024
MODUL AJAR BAB II
Meneladani Nama dan Sifat Allah untuk Kebaikan Hidup

IDENTITAS MODUL
Penyusun SISKA RAMAYANTI,[Link]
Instansi SMP N 3 KINALI
Jumlah JP 3 Pertemuan (3 x 40 menit)
Jumlah Siswa 30/31 Orang Siswa
(Disarankan)
Peserta didik mampu membaca al-Qur’an
Kompetensi Awal
Mengenal al-asma al-husna
Profil Pelajar
Pancasila Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, dan Bernalar Kritis

Sarana Dan
LCD Projector, Speaker aktif, Note book, CD Pembelajaran interaktif, HP,
Prasanana
kamera, kertas karton, spidol atau media.
AKIDAH
Peserta didik mendalami enam rukun Iman serta mampu membuat karya
Target Pelajar konseptual maupun seni tentang rukun iman sehingga menumbuhkan
karakter positif sehingga tertanam dorongan untuk beramal baik dan
menjauhi amal yang buruk.
a. Penyingkapan
Motode
b. Diskusi
Pembelajaran
c. Proyek

KOMPONEN INTI
Pertemuan 1
a. Melalui pembelajaran discovery, Peserta didik dapat memahami sifat
dan makna nama Allah yang berkaitan dengan al-Asma’ al-Husna
al-‘Alim, al-Khabir, as-Sami’ dan al-Basir.

Pertemuan 2

Tujuan b. Melalui teknik pembelajaran diskusi, Peserta didik dapat menemukan


Pembelajaran cara menampilkan perilaku percaya diri, tekun, teliti, menjadi
pendengar yang baik dan visioner

Pertemuan ke 3
c. Melalui pembelajaran berbasis produk, Peserta didik dapat membuat
poster mengenai sikap beriman kepada Allah melalui al-Asma’ al-
Husna

Pertemuan ke 1
Indikator Tujuan
Peserta didik dapat memahami sifat dan makna nama Allah yang
Pembelajaran
berkaitan dengan al-Asma’ al-Husna al-‘Alim, al-Khabir, as-Sami’ dan al-
Basir.

Pertemuan ke 2
Peserta didik dapat menemukan cara menampilkan perilaku percaya diri,
tekun, teliti, menjadi pendengar yang baik dan visioner.
Pertemuan ke 3
Peserta didik dapat membuat poster mengenai sikap beriman kepada Allah
melalui al-Asma’ al-Husna.
Allah Swt memiliki nama-nama indah seperti al-‘Alim, al- Khabir, al-
Sami’, dan al-Basyir
Pemahaman
Setiap muslim berupaya untuk berperilaku pada kebaikan sesuai dengan
Bermakna
nilai al-asma al-husna

a. Apa itu al-Asma’ al-Husna ?


b. Apa makna al-Asma’ al-Husna, Apa Makna al-‘Alim, al Khabir, al-
Pertanyaan Sami’, dan al-Bas}ir?
Pemantik c. Bagaimana menerapkan sikap yang mencerminkan al-‘Alim, al Khabir,
al-Sami’, dan al-Basyir dalam kehidupan sehari-hari?
d. Apakah Allah pernah lalai terhadap ciptaanNya?
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
Persiapan
c. Mempersiapkan bahan tayang
Pembelajaran
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa

KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1 MENGGUNAKAN METODE PENYINGKAPAN
1. Guru membuka salam dan meminta peserta didik untuk berdoa.
2. Guru memeriksa kehadiran, kerapihan, dan posisi tempat duduk
peserta didik.
3. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang
Pendahuluan
terkait dengan materi pelajaran, melakukan apersepsi.
4. Guru menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan
kegiatan yang akan [Link] lingkup dan teknik penilaian.

Kegiatan Inti
1. Mengkondisikan peserta didik agar duduk sesuai kelompoknya
masing-masing.
2. Menyajikan stimulus dengan berupa bahan kajian awal
3. Mengidentifikasi permasalahan yang relevan dengan materi sifat
dan makna nama Allah Swt. yang berkaitan dengan al-Asma’ al-
Husna al-‘Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir.
4. Mencari dan mengumpulkan data tentang materi yang dikaji yaitu
al-Asma’ al-Husna al-‘Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir.
5. Mendiskusikan temuan hasil pencarian
6. Membandingkan hasil diskusi antar kelompok terhadap temuan
7. Menyimpulkan hasil diskusi dan kajian

1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi terkait seluruh proses


belajar yang sudah dilaksnakan.
Penutup 2. Guru mengingatkan untuk mengulangi pelajaran di rumah dan
mempersiapkan pelajaran untuk minggu depan
3. Guru dan peserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah dan
pengakuan terhadap kekurangan dengan menyebutkan Wallahu
A’lam bi al-shawab
PERTEMUAN 2 METODE DISKUSI
1. Guru membuka salam dan meminta peserta didik untuk berdoa.
2. Guru memeriksa kehadiran, kerapihan, dan posisi tempat duduk peserta
didik.
3. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait
Pendahuluan
dengan materi pelajaran, melakukan apersepsi.
4. Guru menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan
yang akan [Link] lingkup dan teknik penilaian.

1. Mengkondisikan peserta didik agar duduk sesuai kelompoknya


masing-masing.
2. Guru mengajukan pertanyaan tentang materi.
3. Membuat kelompok yang terdiri dari 5-6 orang, sekaligus memilih
ketua kelompok.
4. Membuat susunan pembagian tugas setiap anggota. Kelompok 1,
Mewujudkan Kebaikan Hidup Sesuai dengan Nama dan Sifat-Nya.
Kelompok 2, Perilaku Teliti dan Percaya Diri Kelompok 3, Percaya
Kegiatan Inti
Diri dan Pendengar yang Baik
Kelompok 4, Visioner.
5. Memberikan stimulus sebelum diskusi dimulai.
6. Peserta didik berdiskusi sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
7. Secara bergantian masing-masing kelompok mempresentasikan
hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapannya.
8. Menyimpulkan hasil diskusi.
9. Mereview hasil diskusi sebagai umpan balik untuk perbaikan.

1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi terkait seluruh proses belajar
yang sudah dilaksnakan.
2. Guru mengingatkan untuk mengulangi pelajaran di rumah dan
Penutup mempersiapkan pelajaran untuk minggu depan tentang membuat poster
mengenai sikap beriman kepada Allah Swt melalui al-asma al-husna.
3. Guru dan peserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah dan
pengakuan terhadap kekurangan dengan menyebutkan Wallahu A’lam bi
al-shawab

PERTEMUAN 3 MODEL PEMBELAJARAN PROYEK


Pendahuluan 1. Guru membuka salam dan meminta peserta didik untuk berdoa.
2. Guru memeriksa kehadiran, kerapihan, dan posisi tempat duduk peserta
didik.
3. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait
dengan materi pelajaran, melakukan apersepsi.
4. Guru menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan
yang akan [Link] lingkup dan teknik penilaian.

1. Mengkondisikan peserta didik agar duduk sesuai kelompoknya


masing-masing.
2. Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan tentang poster.
3. Membuat poster mengenai sikap beriman kepada Allah Swt melalui
Kegiatan Inti
al-asma> al-h}usna>.
4. Mempresentasikan hasil produk.
5. Mengevaluasi pengalaman saat membuat produk, bersama
melakukan refleks

1. Guru dan peserta didik melakukan refleksi terkait seluruh proses


belajar yang sudah dilaksnakan.
2. Guru mengingatkan untuk mengulangi pelajaran di rumah dan
mempersiapkan pelajaran untuk minggu depan tentang menjelaskan
Penutup Menghadirkan Shalat dan Zikir Dalam Kehidupan
3. Guru dan peserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah dan
pengakuan terhadap kekurangan dengan menyebutkan Wallahu
A’lam bi al-shawab

ASESMEN / PENILAIAN
Instrumen
No Aspek yang dinilai Bentuk Penilaian Waktu Penilaian
Penilaian
Observasi/jurnal Format pengamatan Selama proses
1 Sikap
sikap (jurnal) pembelajaran
Observasi/jurnal Pengamatan siswa Selama proses
2 Pengetahuan (asessment saat berdiskusi pembelajaran
formatif)
Tes Tertulis Soal tes Setelah seleksi KBM
(Asessment
sumatif)
Unjuk portofolio Format Pengamatan Pada saat presentasi
Laporan tertulis portofolio Format Pengumpulan Tugas
3 Keterampilan
Penilaian Laporan
tertulis
RUBRIK PENILAIAN
SIKAP
Aspek Yang Dinilai
Skor
No Nama Siswa Menghargai Cermat Tertib Predikat
Akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

No Aspek yang dinilai Skor Kriteria


Menghargai pendapat teman 4 Memenuhi semua kriteria
1. Tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat 3 Memenuhi kriteria 3 saja
2. Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan 2 Memenuhi kriteria 2 saja
pendapatnya 1 Memenuhi kriteria 1 saja
3. Tidak memaksakan pendapat pada orang lain
4. Mampu bekerja sama dengan siapapun meski
berbeda pandangan
Cermat 4 Memenuhi semua kriteria
1. Mengerjakan tugas dengan teliti 3 Memenuhi kriteria 3 saja
2. Berhati-hati dalam menyelesaikan tugas 2 Memenuhi kriteria 2 saja
3. Menyelesaikan tugas sesuai kesepakatan 1 Memenuhi kriteria 1 saja
4. Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu.
Tertib 4 Memenuhi semua kriteria
1. Tidak mengganggu teman ketika proses belajar 3 Memenuhi kriteria 3 saja
2. Mematuhi peraturan kelas 2 Memenuhi kriteria 2 saja
3. Datang tepat waktu 1 Memenuhi kriteria 1 saja
4. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik

Asesmen Diagnostik

No Pernyataan Ya/ Tidak


1 Apakah kalian sudah
mengenal al-asma al-
husna?
2 Apakah kalian sudah
memahami penjelasan
mengenai al-asma al-
husna al-‘Alim, al-
Khabir, al-Sami’, dan al-
Basyir
3 Apakah kalian sudah
membaca buku atau
sumber lain untuk
memahami al-asma al-
husna?
Asesmen Formatif

a. Kinerja kelompok dalam menyusun permasalahan dan pengumpulan data


mengenai al-Asma’ al-Husna al-‘Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir.

Kelompok` : ………………….
Nama Anggota : …………………..

No Aspek Skor
(0-10)
1 Kerjasama Kelompok
2 Kejelasan Pernyataan Masalah
3 Kelengkapan pengumpulan informasi
4 Kejelasan pernyataan temuan
Jumlah
Skor Maksimum 40

Petunjuk penskoran:
Nilai= (skor perolehan/ skor maksimum)x100
Keterangan:
0-10 : Kurang Baik
11-20 : Sedang
21-30 : Baik
31-40 : Sangat Baik

b. Presentasi Hasil Diskusi


Kelompok` : ………………….
Nama Anggota : …………………..

No Aspek Skor
(0-10)
1 Kejelasan dalam sajian
2 Tampilan bahan presentasi
3 Ketepatan presentasi sesuai
dengan temuan diskusi
4 Kejelasan menjawab pertanyaan
Jumlah
Skor Maksimum 40

Petunjuk penskoran:
Nilai= (skor perolehan/ skor maksimum)x100
Keterangan:
0-10 : Kurang Baik
11-20 : Sedang
21-30 : Baik
31-40 : Sangat Baik

Asesmen Sumatif
a. Pengetahuan: test tertulis, essay
Soal:

1. Perhatikan pernyataan berikut ini.


“Allah memiliki nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-
Nya dengan menyebutnya. Tinggalkanlah orang-orang yang menyalah
artikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan
terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Pernyataan ini terdapat
dalam Al-Qur’an. Tuliskan dalil naqli yang menjelasan peryataan
tersebut!
2. Mengapa kita harus meneladani sifat al-’Alim dalam menjalani
kehidupan!
3. Mengapa kita harus meneladani sifatal-Khabir dalam menjalani
kehidupan!
4. Tuliskan 3 contoh perilaku meneladani sifatal-Sami’ dalam kehidupan
sehari-hari!
5. Tuliskan 3 contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan terhadap
meneladani sifat al-Basyir !
Jawaban :
NO Kunci Jawaban Cara Penilaian Skor
Maks.
1 ‫َوِلّٰل ِه اَاْلْس َم ۤاُء اْلُح ْس ٰنى َف اْدُعْوُه ِبَه ۖا‬ - Jika peserta didik dapat 4
menuliskan dalil naqli
‫َوَذُر وا اَّل ِذْيَن ُيْلِح ُدْوَن ِفْٓي َاْس َم ۤإِىٖۗه‬
dengan benar dan sesuai
‫َس ُيْجَز ْوَن َما َكاُنْوا َيْعَمُلْوَن‬ dengan kaidah
menulisannya, skor 4.
- Jika peserta didik dapat
menuliskan dalil naqli
dengan benar dan tidak
sesuai dengan kaidah
menulisannya, skor 3
- Jika peserta didik dapat
menuliskan dalil naqli
tidak benar dan kurang
sesuai dengan kaidah
menulisannya, skor 2
- Jika peserta didik tidak
dapat menuliskan dalil
naqlinya,
skor 4
2 Sebab dengan meneladani - Jika peserta didik dapat 4
menuliskan alasan
sifat al-’Alim dalam
meneladani al-Asma’ al-
kehidupan sehari-hari akan H{usna, al-’Alim dengan
benar dan lengkap.
tumbuh sifat takwa kepada
Skor 4
Allah Swt. yaitu takut untuk - Jika peserta didik dapat
menuliskan alasan
berbuat dosa, merasa
meneladani al-Asma’ al-
selalu diketahui oleh Allah H{usna, al-’Alim dengan
benar dan kurang
Swt, dan sifat rendah hati.
lengkap.
Sehebat apapun kita, tidak Skor 3
- Jika peserta didik dapat
ada apa-apanya
menuliskan alasan
dibandingkan dengan Allah meneladani al-Asma’ al-
H{usna, al-’Alim dengan
Swt. Hal ino mendorong kita
hanya sebagian yang
utuk selalu berbuat baik benar dantidak lengkap.
Skor 2
kepada sesama untuk
- Jika peserta didik tidak
mengharap rida Allah Swt. dapat menuliskan alasan
meneladani al-Asma’ al-
H{usna, al-’Alim, Skor 1
3 Sebab dengan kita - Jika peserta didik dapat 4
menuliskan alasan
meneladani al-Asma’ al-
meneladani al-Asma’ al-
H{usna, al-Khabir dapat Husna, al-Khabir dengan
benar dan lengkap. Skor
menumbuhkan perilaku
4
ikhlas berbagi ilmu - Jika peserta didik dapat
menuliskan alasan
pengetahuan yang dimiliki
meneladani al-Asma’ al-
kepada orang lain dan Husna, al-Khabir dengan
benar dan kurang
menumbuhkan sikap
lengkap. Skor 3
mura>qabah yaitu perasaan - Jika peserta didik dapat
senantiasa diawasi Allah menuliskan alasan
meneladani al-Asma’ al-
Swt. Hal itu akan
H{usna, al-Khabir
menumbuhkan mawas diri dengan hanya sebagian
yang benar dantidak
dan pertimbangan atas
lengkap. Skor 2
segala langkah yang - Jika peserta didik tidak
dapat menuliskan alasan
ditempuh dalam gerak-
meneladani al-Asma’ al-
geriknya. Husna, al-Khabir, Skor 1
4 Contoh perilaku meneladani - Jika peserta didik dapat 4
sifatal-Sami’ dalam menuliskan 3 contoh
kehidupan sehari-hari yaitu: perilaku meneladani al-
Asmâ’ al-Husnâ, as-
1. mendengarkan dengan
Samî’ dalam kehidupan
seksama ketika guru sehari-hari, skor 4.
sedang menjelaskan - Jika peserta didik dapat
pelajaran di kelas. menuliskan 2 contoh
2. mendengarkan dan perilaku meneladani al-
mematuhi nasehat dari Asmâ’ al-Husnâ, as-
orang tua dan guru Samî’ dalam kehidupan
sehari-hari, skor 3.
3. menjadi pendengar yang - Jika peserta didik dapat
menuliskan 1 contoh
baik ketika ia sedang perilaku meneladani al-
membutuhkan teman Asmâ’ al-Husnâ, as-
Samî’ dalam kehidupan
bicara. ( dikembangkan sehari-hari, skor 2.
oleh guru) - Jika peserta didik tidak
dapat menuliskan contoh
perilaku meneladani al-
Asmâ’ al-Husnâ, as-
Samî’ dalam kehidupan
sehari-hari, skor 1
5 Contoh perilaku meneladani - Jika peserta didik dapat 4
sifat al-Basir dalam menuliskan 3 contoh
kehidupan sehari-hari yaitu: perilaku meneladani al-
Asmâ’ al-Husnâ, al-
[Link] kebesaran Allah
Bashîr dalam kehidupan
Swt. dengan melihat alam sehari-hari, skor 4.
dan seisinya. - Jika peserta didik dapat
[Link] mata untuk menuliskan 2 contoh
melihat hal-hal yang perilaku meneladani al-
positif. Asmâ’ al-Husnâ, al-
[Link], menghafal, Bashîr dalam kehidupan
sehari-hari, skor 3.
mentadaburi, serta
- Jika peserta didik dapat
mengamalkan ayat-ayat menuliskan 1 contoh
Al-Qur’an. dapat perilaku meneladani al-
dikembangkan pula oleh Asmâ’ al-Husnâ, al-
guru Bashîr dalam kehidupan
sehari-hari, skor 2.
- Jika peserta didik tidak
dapat menuliskan contoh
perilaku meneladani al-
Asmâ’ al-Husnâ, al-
Bashîr dalam kehidupan
sehari-hari, skor 1
Jumlah skor maksimal 20

Keterampilan: produk
Membuat poster yang kreatif, menarik, dan unik yang berisi tentang yang
berhubungan dengan sikap orang beriman kepada Allah Swt. dalam kehidupan
sehari-hari yang berkaitan dengan al-’Ali>m, al-Khabi>r, al-Sami>’, dan al-
Bas{i>r (diutamakan menggunakan [Link]). atau sebagai contoh dapat
dilihat pula pada Buku Guru Kelas 7 SMP Bab 2

Rubrik Penilaian
Nama Kelompok:
Anggota :
Kelas :
Nama Produk :
SKOR (1-5)
No ASPEK
1 2 3 4 5
1 Perencanaan
a. Persiapan
b. Jenis Produk
2 Tahapan Proses Pembuatan
a. Persiapan Alat dan Bahan
b. Teknik Pengolahan
c. Kerjasama Kelompok
3 Tahap Akhir
a. Bentuk Penayangan
b. Kreatifitas
c. Inovasi
Total Skor
Tabel 2.4
Rubrik Penilaian Poster pada Bab 2
Keterangan penilaian:
Perencanaan:
1 = sangat tidak baik, tidak ada musyawarah dan penentuan produk sesuai
topik
2 = tidak baik, ada musyawarah dan tapi tidak ada penentuan produk sesuai
topik
3 = cukup baik, ada musyawarah tapi tidak diikuti semua anggota
kelompok dan ada penentuan produk tapi tidak sesuai topik
4 = baik, ada musyawarah tapi tidak diikuti semua anggota kelompok dan ada
penentuan produk sesuai topik
5 = sangat baik, ada musyawarah diikuti semua anggota kelompok dan ada
penentuan produk sesuai topik
Tahapan Proses Pembuatan
1 = sangat tidak baik, tidak ada alat dan bahan, tidak mampu menguasai
teknik pengolahan dan tidak ada kerjasama kelompok
2 = tidak baik, ada alat dan bahan dan tidak mampu menguasai teknik
pengolahan dan tidak ada kerjasama kelompok
3 = cukup baik, ada alat dan bahan dan mampu menguasai teknik pengolahan
dan tidak ada kerjasama kelompok
4 = baik, ada alat dan bahan dan mampu menguasai teknik pengolahan dan
ada kerjasama beberapa anggota kelompok
5 = sangat baik, ada alat dan bahan dan mampu menguasai teknik pengolahan
dan ada kerjasama kelompok
Tahap akhir
1 = sangat tidak baik, tidak ada produk
2 = tidak baik, ada produk tapibelum selesai
3 = cukup baik, ada produk bentuk penayangan proporsional sesuai topik tapi
belum ada inovasi dan kreativitas
4 = baik, ada produk bentuk penayangan proporsional sesuai topik ada
kreativitas tapi belum ada inovasi.
5 = sangat baik, ada produk bentuk penayangan proporsional sesuai topik ada
kreativitas dan inovasi
Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Skor perolehan
x 100=…
Skor tertinggi
Mempubliksikan poster di lini masa media sosial yang dimiliki peserta didik
PENGAYAAN DAN REMEDIAL
a. Pengayaan: Pengayaan diberikan pada peserta didik dengan capaian tinggi agar mereka dapat
mengembangkan potensinya secara optimal.
Materi pengayaan:
Untuk mengasah kemampuanmu, lakukan wawancara terhadap ustadz atau kyai terkait
hukum menyontek. Hasil wawancara ditulis pada kertas yang disediakan guru kemudian
berikan pada Bapak/Ibu guru untuk dinilai.
b. Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang, terutama pada kamampuan memahami al-asma al-husna
(al-‘Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir)

REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Refleksi Guru: Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis?
Refleksi Siswa :
Peserta didik diajak untuk melakukan refleksi terkait seluruh proses belajar yang sudah
a. Materi apa yang sudah kalian fahami?
b. Materi apa yang menarik bagi kalian?
c. Materi apa yang belum kalian fahami?
d. Masihkah ada kesulitan dalam memahami al-asma al-husna?ialami
Kinali, 06 Juli 2023
Mengetahui Guru Bidang Studi
Kepala Sekolah

Dra. Pulmen Evida, [Link] SISKA RAMAYANTI, [Link]


NIP.196711141990032004 NIP. 198808082020122011
LAMPIRAN

LKPD
Meneladani Nama dan Sifat Allah untuk Kebaikan Hidup

Nama : …………………………….
Kelas : …………………………….

LK PD 1 (Pembelajaran Penyingkapan)

a. Lakukan identifikasi permasalahan yang relevan dengan materi sifat dan makna
nama Allah Swt. yang berkaitan dengan al-Asma’ al-Husna al-‘Alim, al- Khabir,
al-Sami’, dan al-Basyir dengan teman sekelompok!

b. Cari dan kumpulkan data tentang materi yang dikaji yaitu al-Asma’ al-Husna>
al-‘Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir.

c. Diskusikan temuan hasil pencarian!


d. Bandingkan hasil diskusi antar kelompok terhadap temuan!
e. Simpulkan hasil diskusi!
LKPD 2 (Diskusi)

a. Diskusikan tema berikut ini.


1. Kelompok 1, Mewujudkan Kebaikan Hidup Sesuai dengan
Nama dan Sifat-Nya.
2. Kelompok 2, Perilaku Teliti dan Percaya Diri
3. Kelompok 3, Percaya Diri dan Pendengar yang Baik
4. Kelompok 4, Visioner.

b. Secara bergantian masing-masing kelompok, presentasikan hasil diskusinya,


kelompok lain memberikan tanggapannya.

c. Simpulkan hasil diskusi.


LKPD 3 (membuat poster)

a. Teman dengan satu kelompok, buat poster mengenai sikap beriman kepada
Allah Swt melalui al-asma al-husna.

b. Sajikan hasil produk

Refleksi Sikap

N Karakter yang Diharapkan MampBelum


o u Mampu

1 Rajin membaca buku untuk menambah pengetahuan.

Bersungguh-sungguh mengerjakan tugas dari bapak ibu


2
guru.

3 Selalu mentaati nasehat orang tua.

4 Selalu mentaati perintah dan nasehat bapak ibu guru.

5 Selalu teliti saat mengerjakan ulangan.

6 Teliti dalam mempersiapkan keperluan sekolah.

Berempati kepada orang lain yang sedang


7
membutuhkan pertolongan.

Selalu menjaga penglihatan mata dari hal-hal yang


8
dilarang Allah Swt.

BAHAN BACAAN
Materi
1. Nama-Nama Indah bagi Allah Swt.
Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah. Hal ini dapat diperhatikan pada
salah satu ayat-Nya.
       
        
Dan Allah memiliki Al-Asmā’ al-Husnā (nama-nama yang terbaik), maka
bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya al-Asmā’ al-Husnā itu dan
tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka
kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (Q.S.
al-A’rāf/7: 180)
Al-Asmā’ al-Husnā dibentuk dari kata al-Asma’ (bentuk jamak) dari kata
al-ism, memiliki arti “nama” dan al-Husna’ berarti “yang terbaik atau indah”.
Dalam hal ini, al-Asmā’ al-Husnā dapat diartikan sebagai nama-nama-Nya yang baik
dan indah.
Nama-nama tersebut menjadi salah satu bukti keagungan Allah Swt.
Pengetahuan tentang sifat-Nya dan Al-Asmā’ al-Husnā terdapat pada al- Qur’an dan
sunah. Dua hal ini merupakan kesempurnaan mutlak sifatsifat Allah Swt. dari segala
kekurangan. Dengan memahaminya, keimanan seseorang dapat meningkat. Derajat
keimanan seseorang dapat ditentukan oleh pengetahuan tentang tuhannya.

Di antara pendapat para ulama yang paling populer adalah bahwa jumlah al-
Asmā’ al-Husnā adalah 99 buah. Pada salah satu hadis disebutkan bahwa,
“Sesungguhnya Allah Swt. mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang
satu, barang siapa yang menghafalkannya, maka ia akan masuk surga”. (H.R. al-
Bukhari).
Maksud hadis di atas memberikan dorongan kepada kita untuk tidak sekadar
menghafalkannya. Apabila kalian dapat menghafal, tentu bagus.
Akan tetapi, yang paling penting adalah memahami, merenungkan, dan dapat
menerapkan nilai-nilai agung yang ada pada al-Asmā’ al-Husnā untuk kebaikan
dalam menjalani kehidupan. Kita dituntut pula untuk menghindari perilaku yang
bertentangan dengan al-Asmā’ al-Husnā.
2. Mengenal Allah Swt melalui beberapa lafal al-Asmā’ al-Husnā
Pada bab ini akan dipelajari beberapa al-Asmā’ al-Husnā , yaitu al-’Alīm, al-
Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr. Setelah mempelajari keempat al-Asmā’ al-Husnā ini,
kalian diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
a. Al-’Alīm
Kata al-’Alīm terambil dari kata al-‘ilm, memiliki makna sesuatu yang terjangkau
sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pengertian ini mengarah pada sesuatu yang
jelas dan tidak menimbulkan keraguan. Al-’Alīm dalam hal ini dapat diartikan
pengetahuan Allah Swt sangat jelas juga mengungkap
hal-hal yang kecil.
Allah Swt. mengetahui segala sesuatu yang telah dan akan terjadi.
Semuanya tidak luput dari pengetahuan-Nya. Semua kejadian dalam setiap
jalinan waktu berada dalam [Link] seorangpun yang dapat
bersembunyi.
Pengetahuan-Nya tiada batas. Pengetahuan-Nya terhadap seluruh alam
semesta melampaui kemampuan otak manusia. Dengan pengetahuan seperti
ini, Allah Swt dapat memberikan ilmu kepada hamba yang dicintai oleh-Nya.
Mereka adalah orang yang taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi
larangan-Nya. Kita memohon kepada-Nya agar diberikan pengetahuan
melalui kemurahan-Nya.
Karakteristik pengetahuan Allah Swt. dapat dipahami pada Al-Qur’an seperti
pada ayat berikut.

          


           
      
Dan kaumnya membantahnya. Dia (Ibrahim) berkata, “ Apakah kamu
hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi
petunjuk kepadaku? Aku tidak takut kepada (malapetaka dari) apa yang
kamu persekutukan dengan Allah, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu.
Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil
pelajaran? (Q.S. al-An’ām/6: 80)

Pada ayat di atas, terdapat sebuah kata yang menjelaskan bahwa ilmu
Tuhanku meliputi segala sesuatu. Pengetahuan-Nya tidak ada batas. Masih
dalam surah yang sama, dinyatakan pula hal berikut.
           
          
           
Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang
mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada
sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji
pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering,
yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh al- Mahfuzh). (Q.S. al-An’ām/6:
59)

b. Al-Khabīr
Al-Khabīr artinya Maha Memberitahu. Al-Qur’an sebagai kalam Allah Swt
memberikan informasi kisah dan perisiwa orang-orang terdahulu. Melalui
Al-Qur’an pula, dapat diketahui bahwa peristiwa kiamat dan kehidupan
akhirat diberikan gambaran informasi oleh-Nya. Masih banyak lagi halhal
yang telah diinformasikan oleh-Nya baik yang tampak maupun tidak
tampak. Hal ini sudah pasti kebenarannya. Hal itu tercantum dalam Q.S.
al-Mulk/67: 14.
       
Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan
Dia Maha Halus, Maha Mengetahui (Q.S. al-Mulk/67: 14).
Perilaku yang mencerminkan pengakuan bahwa Allah Swt. Maha
Memberitahu adalah dengan ikhlas berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki
kepada orang lain. Selain itu, dengan menumbuhkan sikap murāqabah yaitu
perasaan senantiasa diawasi Allah Swt. Hal itu akan menumbuhkan mawas
diri dan pertimbangan atas segala langkah yang ditempuh dalam gerakgeriknya.
Terlebih lagi di era sekarang ilmu pengetahuan dapat disampaikan dengan
berbagai cara. Informasi itu dapat disampaikan baik secara langsung maupun
melalui berbagai media, seperti koran, majalah, televisi, situs jejaring sosial,
blog, dan website. Kalian juga dapat berbagi informasi pengetahuan melalui
majalah dinding di sekolahmu sebagai wujud meneladan al-Asmā’ al-Husnā,
al-Khabīr. Nah, sangat mudah bukan? Namun, tetap harus memperhatikan
ketelitian kebenaran informasi ya.
Perolehan informasi memerlukan ketelitian. Setiap informasi
mengandung benar atau salah. Untuk informasi yang benar, kita bisa meneliti
baik isi maupun sumbernya. Begitu pula, pada informasi yang diragukan
kebenarannya, kehati-hatian dalam menyebarkannya menjadi keniscayaan.
c. Al-Samī’
Al-Samī’ memiliki arti bahwa Allah Swt. Maha Mendengar. Suara apapun di
alam semesta ini dapat terdengar oleh-Nya. Tidak ada satu suarapun yang
tidak luput dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu pelan. Hal ini dapat
diperhatikan pada Q.S. al-Baqarah/2: 137:
         
          
 
“Maka jika mereka telah beriman sebagaimana yang kamu imani,
sungguh, mereka telah mendapat petunjuk. Tetapi jika mereka berpaling,
sesungguhnya mereka berada dalam permusuhan (denganmu), maka Allah
mencukupkan engkau (Muhammad) terhadap mereka (dengan pertolongan-
Nya). Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui (Q.S. al-Baqarah/2: 137).
Perilaku yang mencerminkan bahwa Allah Swt. Maha Mendengar
antara lain mau mendengarkan pembicaraan orang lain. Apalagi, orang yang
berbicara adalah orang tua atau guru. Terkadang kita tidak senang terhadap
yang disampaikan orang lain. Meskipun demikian, kita dapat menyampaikan
dengan bahasa dan sikap santun kepadanya.
d. Al-Baṣīr
Al-Baṣīr memiliki makna bahwa Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu.
Penglihatan-Nya menjangkau segala sesuatu, bahkan yang lembut dan kecil
sekalipun. Langit dan bumi dan seluruh alam semesta tidak luput dari
penglihatan-Nya Allah Swt. Hal ini dapat dipahami melalui firman-Nya berikut
ini:
       
       
      
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad)
pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi
sekelilingnya) agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda
(kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Q.S.
al-Isra’/17:1
3. Mewujudkan Kebaikan Hidup Sesuai dengan Nama dan Sifat Allah
Al-Asmā’ al-Husnā dijadikan sarana untuk berzikir juga pengantar doa
kepada-Nya. Orang yang mengucapkannya akan mendapatkan kebaikan
dalam kehidupannya. Bahkan, menghafal al-Asmā’ al-Husnā mempunyai
keutamaan sendiri. Abu̅ Hurairah ra. Pernah berkata, “Sesungguhnya Allah
Swt. Memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kecuali satu, siapa
pun yang bisa menghafal nama-nama tersebut, maka ia akan masuk surga.
(H.R. al-Bukhari)
Seorang muslim harus memahami al-Asmā’ al-Husnā karena dibalik
nama tersebut ada keutamaan-keutamaan yang bermanfaat agar diri menjadi
lebih baik. Pemahaman tersebut diharapkan menumbuhkan nilai-nilai yang
dapat diwujudkan pada perilaku sehari-hari. “Tangan di atas lebih baik dari
pada tangan di bawah”.
4. Perilaku yang mencerminkan al-Asmā’ al-Husnā al-‘Alīm, al- Khabīr, al-
Samī’, dan al-Baṣīr
Pemahaman mengenai al-Asmā’ al-Husnā di atas hendaknya dijadikan
landasan dalam menjalani kehidupan. Sifat-sifat Allah Swt yang
dicerminkan pada al-’Alīm, al-Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr hendaknya
dijadikan pendorong untuk melakukan kebaikan dalam kehidupan. Sebagai
cerminan dari pemahanan ini, kalian dapat mewujudkan perilaku yang baik
antara lain:
a. Mewujudkan percaya diri atas ilmu yang diberikan oleh Allah Swt. untuk
menjelaskan kebenaran.
b. Tekun dalam belajar dan pada sesuatu yang dianggap baik oleh agama.
c. Berperilaku jujur dalam perkataan dan perbuatan dalam sehari-hari.
d. Teliti dalam belajar, mengerjakan soal, dan dalam menjalani aktivita
sehari-hari.
e. Senantiasa mendengarkan perintah dan nasehat Bapak/ Ibu Guru.
f. Menjadi pendengar yang baik.
g. Memiliki pandangan ke depan (visioner) sehingga mampu secara bertahap
mewujudkan cita-cita yang dikehendaki.
GLOSARIUM
a. Al-Asma al-Husna
b. Alim, al- Khabir, al-Sami’, dan al-Basyir.
c. Kebaikan dalam kehidupan
DAFTAR PUSTAKA
a. LPMQ. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta:
Kementerian Agama RI
b. Rudi Ahmad Suryadi dan Sumiyati. 2020. PAI dan Budi Pekerti
Kelas 7. Kemdikbud RI
c. Lajnah Pentashih Mushaf al-Qur’an. 2020. Qur’an Kemenag.
Jakarta: Kementerian Agama RI, dalam
[Link]
d. Dedi Wahyudi. 2017. Pengantar Akidah Akhlak dan Pembelajarannya.
Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books
e. Abu Zaid Al-‘Ajami. 2012. Akidah Islam Menurut Empat Mazhab.
Jakarta: Pustaka al-Kautsar

BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK


a. Dedi Wahyudi. 2017. Pengantar Akidah Akhlak dan Pembelajarannya. Yogyakarta: Lintang Rasi
Aksara Books
b. Abu Zaid Al-‘Ajami. 2012. Akidah Islam Menurut Empat Mazhab. Jakarta: Pustaka al-Kautsar

Kinali, 06 Juli 2022


Mengetahui Guru Bidang Studi
Kepala Sekolah

Dra. Pulmen Evida, [Link] SISKA RAMAYANTI, [Link]


NIP.196711141990032004 NIP. 198808082020122011

Anda mungkin juga menyukai