SATUAN ACARA PENYULUHAN ROM
Disusun oleh :
Nunung Kurniasih
PROGRAM PROFESI NERS PROGRAM STUDI
KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS GALUH
TAHUN AKADEMIK
2024/2025
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Range Of Motion (ROM)
Sub Pokok Bahasan : Manfaat dan latihan gerakan ROM
Sasaran : Pasien dan keluarga
Hari/ Tanggal : Sabtu, 05 September 2024
Tempat : Ruang Marjan Atas
Waktu : 15 menit
Penyuluh : Nunung Kurniasih
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang Latihan Gerak, selama 30 menit, di
harapkan keluarga mengetahui manfaat latihan gerak dan mampu melakukan latihan
rentang gerak.
2. Tujuan Insruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 15 menit keluarga dapat :
1. Menjelaskan Pengertain ROM
2. Menyebutkan Tujuan ROM
3. Menyebutkan Manfaat ROM
4. Menyebutkan macam-macam ROM
5. Mendemostrasikan teknik gerakan ROM
3. Materi Penyuluhan (terlampir)
1. Pengertian ROM
2. Tujuan ROM
3. Manfaat ROM
4. Macam-macam ROM
5. Teknik gerakan ROM
4. Matode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Demonstrasi
2
5. Media
Leaflet
6. Gambar Denah Pelaksanaan Penyuluhan Kesehatan
M
P
O O O O
P: Penyaji
M: Moderator
O: Observer
F: Fasilitator
7. Proses Kegiatan
1. Kegiatan Penyuluhan
No Tahap Waktu Kegiatan penyuluhan Kegiatan audien
1 Pembukaan 5 menit Mengucapkan salam Menjawab salam
Memperkenalkan diri Mendengarkan &
Menyampaikan maksud memperhatikan
dan tujuan,judul, Mendengarkan dan
kontrak waktu dan menjelaskan
aturan,serta menggali
pengetahuan keluarga
2 Pelaksanaan 5 menit 1. Pelaksanaan :
a. Menjelaskan Memperhatikan dan
Pengertian ROM mendengarkan
b. Menjelaskan
Tujuan ROM
c. Menjelaskan
Manfaat ROM
d. Menjelaskan
3
Macam-macam ROM
e. Melakukan
Demonstrasi gerakan
ROM
3 Penutup 5 menit Mengevaluasi Mendengarkan &
pengetahuan peserta menjawab
Menyampaikan Mendemonstrasikan
kesimpulan materi Mendengarkan
Mengakhiri materi Menjawab salam
Mengucapkan salam
Membagikan leaflet
8. Evaluasi ( Isi, Proses, Hasil)
1. Evaluasi Isi
a. Persiapan media yang akan digunakan
Yang sudah sesuai dengan SAP: leaflet
b. Persiapan tempat yang akan digunakan
Yang sudah sesuai dengan SAP: ruang dewasa perempuan
c. Persiapan SAP
Persiapan sudah lengkap
2. Evaluasi proses kegiatan
a. Peserta hadir 80%
b. Kegiatan berlangsung dengan lancar sesuai dengan susunan acara
c. Interaksi yang baik antara petugas dan peserta selama penyuluhan berlangsung
d. Minimal 75% peserta aktif bertanya pada sesi diskusi
e. Peserta memperhatikan penyuluhan dengan baik dari awal sampai akhir acara
3. Evaluasi hasil kegiatan
1. Peserta dapat menjelaskan kembali pengertian ROM
4
2. Peserta dapat menjelaskan kembali ujuan ROM
3. Peserta dapat menjelaskan kembali manfaat ROM
4. Peserta dapat menjelaskan kembali acam-macam ROM
5. Peserta dapat mendemonstrasikan gerakan
ROM
9. LAMPIRAN MATERI PENYULUHAN
Range Of Motion (ROM) adalah latihan menggerakkan bagian tubuh untuk memelihara
fleksibilitas dan kemampuan gerak sendi. Latihan range of motion (ROM) adalah latihan yang
dilakukan untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan
menggerakan persendian secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan
tonus otot (Potter & Perry, 2005).
Apa saja tujuan dari ROM ?
ROM memiliki banyak tujuan diantaranya yaitu memelihara fleksibilitas dan kemampuan
gerak sendi, mengurangi rasa nyeri, mengembalikan kemampuan klien menggerakkan otot
melancarkan peredaran darah.
Apa saja sih jenis - jenis ROM ?
• Latihan ROM aktif
Latihan dengan meminta klien menggunakan otot untuk melakukan gerak mandiri.
• Latihan ROM aktif dengan pendampingan (active-assisted)
Latihan gerak mandiri dengan dibantu atau didampingi oleh perawat atau tenaga kesehatan
lain.
• Latihan ROM pasif
Latihan ROM yang dilakukan oleh perawat atau tenaga kesehatan lain kepada klien yang
tidak mampu atau memiliki keterbatasan pergerakan.
Kapan waktu dilaksanakan ROM ?
1. Idealnya sekali dalam sehari.
2. Latihan masing-masing dilakukan +-10 hitungan.
3. Mulai latihan pelan dan bertahap.
5
4. Usahakan sampai gerakan penuh, tapi jangan memaksakan gerakan klien, tetap sesuaikan
dengan batas toleransi gerakan pasien.
5. Perhatikan respon pasien, Hentikan bila terasa respon nyeri dan segera konsultasikan ke
tenaga kesehatan.
Bagaimana cara melakukan gerakan ROM ?
ROM pada bagian jari-jari (Fleksi dan Ekstensi)
1. Pegang jari-jari tangan pasien dengan satu tangan sementara tangan lain memegang
pergelangan.
2. Bengkokkan (tekuk/fleksikan) jari-jari ke bawah.
3. Luruskan jari-jari (ekstensikan) kemudian dorong ke belakang (hiperekstensikan).
4. Gerakkan ke samping kiri kanan (Abduksi-adduksikan).
5. Kembalikan ke posisi awal.
ROM pada pergelangan kaki (Fleksi dan Ekstensi)
1. Letakkan satu tangan pada telapak kaki pasien dan satu tangan yang lain di atas
2. Pergelangan kaki, jaga kaki lurus dan rileks.
3. Tekuk pergelangan kaki, arahkan jari-jari kaki ke arah dada atau ke bagian atas tubuh
pasien.
4. Kembalikan ke posisi awal.
5. Tekuk pergelangan kaki menjauhi dada pasien. Jari dan telapak kaki diarahkan ke bawah.
ROM pada pergelangan kaki (Infersi dan Efersi)
1. Pegang separuh bagian atas kaki pasien dengan tangan kita (pelaksana) dan pegang
pergelangan kaki pasien dengan tangan satunya.
2. Putar kaki dengan arah ke dalam sehingga telapak kaki menghadap ke kaki lainnya.
3. Kembalikan ke posisi semula.
4. Putar kaki keluar sehingga bagian telapak kaki menjauhi kaki yang lain.
5. Kembalikan ke posisi awal.
ROM pada bagian paha (Rotasi)
1. Letakkan satu tangan perawat pada pergelangan kaki pasien dan satu tangan yang lain di
atas lutut pasien.
2. Putar kaki ke arah pasien.
3. Putar kaki ke arah pelaksana.
4. Kembalikan ke posisi semula.
6
ROM pada paha (Abduksi dan Adduksi)
1. Letakkan satu tangan perawat di bawah lutut pasien dan satu tangan pada tumit.
2. Angkat kaki pasien kurang lebih 8 cm dari tempat tidur dan pertahankan posisi tetap lurus.
Gerakan kaki menjauhi badan pasien atau ke samping ke arah perawat.
3. Gerakkan kaki mendekati dan menjauhi badan pasien.
4. Kembalikan ke posisi semula.
5. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.
ROM pada bagian lutut (Fleksi dan Ekstensi)
1. Letakkan satu tangan di bawah lutut pasien dan pegang tumit pasien dengan tangan yang
lain.
2. Angkat kaki, tekuk pada lutut dan pangkal paha.
3. Lanjutkan menekuk lutut ke arah dada pasien sejauh mungkin dan semampu pasien.
4. Turunkan dan luruskan lutut dengan tetap mengangkat kaki ke atas.
5. Kembalikan ke posisi semula.
6. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan.
7
DAFTAR PUSTAKA
Kasiati, NS,Ni Wayan Dwi Roslamawati ,2016 , kebutuhan dasar manusia I ,Jakarta :
Kemenkes RI
Potter, Perry. (2010). Fundamental Of Nursing: Consep, Proses and [Link] 7. Vol. 3.
Jakarta : EGC
8
9