0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Modul Pembelajaran Ekosistem Kelas 3

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 3 SDIT Anak Sholeh Mandiri dengan tema ekosistem, berfokus pada pengenalan para penghuni alam dan interaksi mereka. Peserta didik diharapkan dapat memahami konsep individu, populasi, komunitas, serta komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang melibatkan observasi dan refleksi. Modul ini juga menekankan pentingnya pelestarian alam dan keterkaitan antara manusia dan lingkungan.

Diunggah oleh

15shofifaizah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Modul Pembelajaran Ekosistem Kelas 3

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas 3 SDIT Anak Sholeh Mandiri dengan tema ekosistem, berfokus pada pengenalan para penghuni alam dan interaksi mereka. Peserta didik diharapkan dapat memahami konsep individu, populasi, komunitas, serta komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang melibatkan observasi dan refleksi. Modul ini juga menekankan pentingnya pelestarian alam dan keterkaitan antara manusia dan lingkungan.

Diunggah oleh

15shofifaizah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

I.

MODUL AJAR BAB 5


I

NFORMASI UMUM
a. Identitas Sekolah
Nama Penyusun :KELAS 3 Institusi : SDIT ANAK SHOLEH MANDIRI
Tahun Pembuatan : 2025 Mata Pelajaran : ILMU PENGETAHUAN
ALAM DAN SOSIAL
Jenjang : SD/MI Kelas : III (TIGA) Reguler
Kode : Fase : Fase B
Tema : EKOSISTEM

Materi Pokok : Para Penghuni Alam


Alokasi Waktu : 5 JP
Kata Kunci : • individu • populasi • komunitas • komponen • biotik • abiotik • habitat
• interaksi • gembur • berpijak • harmonis • tropis • simbiosis • mutualisme
• komensalisme • parasitisme • parasit • inang • hayati

Capaian : Pada Fase B peserta didik mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan-


Pembelajaran pengetahuan yang baru saja diperoleh serta mencari tahu bagaimana konsep-
konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berkaitan satu sama lain yang ada
di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan peserta didik
terhadap materi yang sedang dipelajari ditunjukkan dengan menyelesaikan
tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya peserta
didik mengusulkan ide/menalar, melakukan investigasi/ penyelidikan/
percobaan, mengomunikasikan, menyimpulkan, merefleksikan,
mengaplikasikan dan melakukan tindak lanjut dari proses inkuiri yang sudah
dilakukannya

Fase C Berdasarkan Elemen


Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS (sains Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada
dan sosial) manusia (pancaindra). Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan
bagan/alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup. Peserta didik dapat
mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di
lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup.

Peserta didik mengidentifikasi proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk
energi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mengidentifikasi sumber dan
bentuk energi serta menjelaskan proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan
sehari-hari (contoh: energi kalor, listrik, bunyi, cahaya). Peserta didik memanfaatkan
gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, mendemonstrasikan berbagai jenis
gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak dan bentuk benda. Peserta didik
mendeskripsikan terjadinya siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga
ketersediaan air

Di akhir fase ini, peserta didik menjelaskan tugas, peran, dan tanggung jawab
sebagai warga sekolah serta mendeskripsikan bagaimana interaksi sosial yang terjadi
di sekitar tempat tinggal dan sekolah. Peserta didik mengidentifikasi ragam bentang
alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat.

Peserta didik mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat


tinggalnya pada peta konvensional/digital. Peserta didik mendeskripsikan
keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal dan upaya
pelestariannya.

Peserta didik mengenal keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah (baik tokoh
maupun periodisasinya) di provinsi tempat tinggalnya serta menghubungkan dengan
konteks kehidupan saat ini. Peserta didik mampu membedakan antara kebutuhan
dan keinginan, mengenal nilai mata uang dan mendemonstrasikan bagaimana uang
digunakan untuk mendapatkan nilai manfaat/ memenuhi kebutuhan hidup sehari-
hari
Keterampilan proses 1. Mengamati
Di akhir fase ini, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara
sederhana dengan menggunakan pancaindra dan dapat mencatat hasil
pengamatannya.

2. Mempertanyakan dan memprediksi


Dengan menggunakan panduan, peserta didik mengidentifikasi pertanyaan
yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi berdasarkan
pengetahuan yang dimiliki sebelumnya.

3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan


Dengan panduan, peserta didik membuat rencana dan melakukan langkah-
langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.
Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan
keselamatan. Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk
mendapatkan data yang akurat.

4. Memproses, menganalisis data dan informasi Mengorganisasikan data


dalam bentuk tabel dan grafik sederhana untuk menyajikan data dan
mengidentifikasi pola. Peserta didik membandingkan antara hasil pengamatan

b. Kompetensi Awal (Prasyarat Pengetahuan/Keterampilan)


Prasyarat Pengetahuan:
a. Pemahaman tentang ekosistem alam dan interaksi antara makhluk hidup di dalamnya.
b. Pengetahuan dasar tentang spesies tumbuhan dan hewan yang mendiami alam sekitar.
c. Pemahaman tentang pentingnya keseimbangan ekosistem dan peran masing-masing elemen di dalamnya.
d. Pengetahuan tentang siklus alam, termasuk siklus air, karbon, dan nutrisi dalam ekosistem.

Prasyarat Keterampilan:
a. Kemampuan mengamati dan mengidentifikasi berbagai jenis flora dan fauna dalam alam.
b. Keterampilan dalam merawat dan memelihara lingkungan alam untuk mempertahankan keberlanjutan.
c. Kemampuan berkomunikasi dengan baik untuk berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang alam deng
an orang lain.
d. Keterampilan dalam melibatkan diri dalam kegiatan pelestarian alam, seperti penanaman pohon, pembers
ihan lingkungan, dan partisipasi dalam proyek-proyek konservasi.

c. Profil Pelajar Pancasila


1. Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa
2. Bergotong Royong
3. Bernalar Kritis

d. Sarana dan Prasarana (Materi ajar, Alat dan bahan)


Materi Pokok
Sebagai bagian dari persiapan untuk para penghuni alam, disediakan beragam materi yang relevan dengan ke
hidupan alam, seperti pengetahuan tentang flora dan fauna setempat, ekosistem, dan interaksi antarorganisme.
Materi ini dapat berupa buku, leaflet, atau panduan yang mudah dipahami.

Media :
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. lembar kerja (Lampiran 3.1), untuk masing-masing peserta didik;
2. alat tulis;
3. alat mewarnai;
4. kertas gamba

Sumber Belajar
Sumber belajar yang terpercaya dan dapat diakses dengan mudah diperlukan. Buku-buku referensi, jurnal
ilmiah, dan situs web khusus tentang keanekaragaman hayati menjadi sumber belajar penting. Pihak yang
bertanggung jawab juga dapat menyediakan pelatihan atau lokakarya langsung dengan ahli biologi atau ahli
lingkungan.

e. Target Peserta Didik


Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk mengajar:
1. Peserta didik reguler/tipikal
2. Peserta didik dengan pencapaian tinggi
3. Peserta didik dengan kesulitan belajar
f. Jumlah siswa
 Maksimum 25 - 35 Siswa

g. Model Pembelajaran
Metode
Problem-Based Learning (PBL)
Project-Based Learning (PjBL).

Teknik
 Penugasan proyek, presentasi proyek, diskusi kelompok.

II. KEGIATAN INTI


A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik bisa mendeskripsikan perbedaan individu, populasi, dan komunitas.
2. Peserta didik bisa mendeskripsikan arti ekosistem.
3. Peserta didik mengetahui macam-macam ekosistem.
4. Peserta didik mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik pada sebuah ekosistem.

B. Pemahaman Bermakna / Pengalaman Bermakna


Pemahaman Bermakna (Pengalaman Bermakna): Modul ini dirancang untuk memberikan pengalaman
bermakna kepada peserta didik dalam memahami konsep Para Penghuni Alam. Melalui pengalaman ini,
diharapkan siswa dapat lebih mendalam dan meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam materi
pembelajaran.
Pembelajaran akan dilakukan melalui metode observasi langsung terhadap alam sekitar, eksplorasi
keanekaragaman hayati, dan partisipasi aktif dalam kegiatan lapangan. Siswa akan diajak untuk
merasakan keindahan alam dan memahami peran setiap penghuni alam dalam menjaga keseimbangan
ekosistem.
Peserta didik akan diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan flora dan fauna setempat,
mengamati perilaku hewan, dan memahami bagaimana interaksi antarorganisme berlangsung. Melalui
kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat mengembangkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap
alam serta dapat mengidentifikasi dampak dari interaksi manusia terhadap lingkungan.
Pengalaman bermakna juga akan melibatkan kegiatan refleksi, di mana siswa diminta untuk menyusun
pemahaman mereka tentang hubungan antara manusia dan alam. Melalui diskusi dan refleksi,
diharapkan peserta didik dapat mengaitkan konsep-konsep yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari
dan menyadari pentingnya pelestarian alam.
Dengan demikian, pemahaman bermakna dalam modul ini akan memberikan dampak positif terhadap
penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan dan keberlanjutan hidup di antara peserta didik.

C. Apersepsi
1. Mulailah kelas dengan mengajak peserta didik berjalan-jalan mengamati lingkungan di
sekitar sekolah. Sambil berkeliling, guru dapat mengajak peserta didik untuk melihat
bagian apa dari lingkungan tersebut yang mereka sukai atau membuat mereka merasa
nyaman.
2. Untuk kegiatan diskusi, guru dapat menggunakan ruang terbuka yang ada di sekolah jika
memungkinkan. Bawalah papan tulis kecil atau kertas besar sebagai alat bantu menulis.
Jika tidak, ajaklah peserta didik untuk kembali ke kelasnya.
3. Ajaklah peserta didik untuk menceritakan lingkungan favorit mereka di sekitar
sekolah/rumah/tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi dan alasan mengapa mereka
menyukai lingkungan tersebut. Untuk memancing, bisa menceritakan dulu mengenai
pengalaman Guru atau menggunakan gambar ilustrasi bab.
4. Arahkan peserta didik untuk menceritakan juga apa yang mereka lihat ada di lingkungan
tersebut.
5. Ajak peserta didik untuk menggambar lingkungan tersebut beserta isinya
6. Arahkan mereka untuk menjelaskan apa saja yang ada pada gambar kepada teman
sebelahnya.
7. Ajukanlah pertanyaan kepada peserta didik “Apakah ada makhluk hidup yang tinggal
sendiri? Tinggal di tempat yang tidak ada apa-apa selain dirinya?”
8. Lanjutkan diskusi sampai peserta didik menyadari bahwa makhluk hidup tidak tinggal
sendiri atau berbagi tempat dengan makhluk hidup lainnya (bisa dengan sesama
manusia, atau dengan hewan dan tumbuhan). Gunakan gambar peserta didik sebagai
alat diskusi.
9. Sampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam bab ini dan elaborasikan
dengan apa yang ingin diketahui peserta didik tentang ekosistem.
D. Pertanyaan Pemantik
1. Siapa saja yang tinggal di sebuah lingkungan?
2. Apa itu ekosistem?
3. Apa saja komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem?

E. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-1 (12JP x 45 menit)
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Pembukaan:
 Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.
 Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. 20
 Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. menit

Persiapan sebelum Kegiatan


Informasi untuk Guru
SEkosistem adalah interaksi atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan
lingkungan sekitarnya. Tingkatan organisme dalam suatu ekosistem terbagi menjadi individu,
populasi, dan komunitas. Pada suatu lingkungan atau habitat, makhluk hidup dengan berbagai
jenis akan hidup secara berdampingan atau berkomunitas. Komunitas ini berinteraksi dengan
benda tak hidup di lingkungannya membentuk yang namanya ekosistem. Setiap komponen dalam
ekosistem, baik yang hidup atau tidak, memiliki peran untuk menjaga keharmonisan interaksi
yang ada di sana.

Pada topik ini, peserta didik diharapkan bisa mengaitkan ekosistem dengan konteks dirinya.
Bagaimana manusia hidup dan apakah dirinya adalah bagian dari sebuah ekosistem. Peserta didik
juga bisa melihat siapa saja yang hidup berdampingan dengannya dalam sebuah ekosistem.
Menyadari sejak dini bahwa dirinya adalah bagian dari sebuah ekosistem bisa membantu
memunculkan sikap kepedulian terhadap ekosistem sekitarnya.

Strategi pengajaran yang direkomendasikan untuk topik ini adalah dimulai dengan kegiatan
literasi dan mengamati gambar untuk memahami terlebih dahulu perbedaan istilah individu,
populasi, komunitas, dan ekosistem. Karena ini adalah konsep yang baru bagi peserta didik, maka
guru perlu mendampingi dan terus memberikan penguatan agar peserta didik dapat memahami
perbedaannya. Istilahistilah ini akan menjadi konsep pemahaman dasar untuk materi-materi
lainnya yang berkaitan dengan ekosistem. Setelah itu, peserta didik juga akan belajar
menuangkan konsep yang dipahaminya dalam bentuk ilustrasi. Melalui kegiatan ini, guru juga
dapat melihat pemahaman peserta didik dengan lebih baik.

Miskonsepsi yang sering terjadi yaitu peserta didik berpikir ekosistem sama dengan tempat atau
habitat. Hal ini karena ketika kita menyebutkan suatu ekosistem kita memang menyebutkan
habitatnya. Misal ekosistem danau, ekosistem hutan, dan sebagainya. Ekosistem merujuk kepada
komunitas makhluk hidup yang saling berinteraksi dengan lingkungan dan komponen abiotiknya.

Kegiatan Inti
Mari Mencoba
1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik A pada Buku Siswa.
2. Arahkan kegiatan mengamati gambar sesuai dengan instruksi pada Buku Siswa. Guru bisa
memperluas kegiatan dengan memanfaatkan gambar pada pembuka bab dan pembuka Topik
A.
3. Jika peserta didik terfokus untuk menuliskan makhluk hidup yang mereka lihat, arahkan 510
untuk melihat yang lain selain makhluk hidup. menit
4. Jika sudah, lakukan kegiatan literasi dengan teks berjudul “Apa itu Ekosistem” di Buku
Siswa.
5. Pandulah diskusi bersama mengenai teks dan arti dari istilah-istilah baru yang ada di teks
tersebut. Gunakan gambar yang ada untuk memudahkan peserta didik memahaminya.
6. Setelah peserta didik dirasa cukup paham, minta peserta didik menyiapkan pensil warna
dengan 2 warna yang berbeda.
7. Instruksikan peserta didik untuk memberi tanda di buku tugasnya makhluk hidup yang
ditemukan dalam bentuk untuk individu dan populasi pada gambar. Contoh: warna biru
untuk individu dan warna merah untuk populasi. Arahkan mereka untuk kembali mengamati
gambar sebelum memberi tanda.
8. Setelah selesai, bahaslah bersama-sama untuk hasilnya. Kuatkan lagi pemahaman peserta
didik mengenai individu, populasi, komunitas, dan ekosistem.

Mari Mencoba
1. Siapkan peralatan mewarnai dan bagikan kertas gambar untuk masingmasing peserta didik.
2. Beri penjelasan mengenai kegiatan menggambar yang akan mereka lakukan sesuai instruksi
pada Buku Siswa. Untuk memudahkan, peserta didik dapat menggambar dalam bentuk
tingkatan seperti contoh gambar pada teks “Apa itu Ekosistem?”.
3. Arahkan peserta didik untuk menggambar makhluk hidup selain yang ada dicontohkan di
Buku Siswa.

Tips: Jika peserta didik masih kesulitan mengerti arti ekosistem, bimbing mereka untuk
memahami dulu arti komunitas. Lalu ajak mereka untuk mengidentifikasi makhluk hidup dan
makhluk tak hidup yang ada pada gambar. Baru setelah itu, kembali ke arti dari ekosistem.

4. Jika sudah, bagi peserta didik berpasang-pasangan. Arahkan mereka untuk saling
menceritakan gambarnya secara bergantian. Berilah contoh terlebih dahulu cara
menceritakan, sopan santun saat mendengarkan, serta cara memberikan saran atau pendapat
yang baik.
5. Ingatkan kepada peserta didik untuk menulis saran/pendapat pada karya temannya.
6. Jika sudah, fokuskan lagi peserta didik kepada guru. Diskusikan hasil kerja mereka dan apa
yang sudah mereka lakukan bersama-sama. Pada bagian ini, guru bisa mengulang kembali
materi dengan menggunakan hasil kerja mereka.

A.2 Macam-Macam Ekosistem dan Anggotanya


Informasi untuk Guru
Dalam suatu ekosistem terdapat komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotik (benda
tidak hidup atau lingkungannya). Contoh komponen abiotik adalah tanah, air, udara, cahaya
Matahari, suhu, batuan, dan kandungan mineral pada air atau tanah. Ekosistem dapat dibatasi ke
dalam skala kecil atau besar. Semakin besar suatu ekosistem maka akan semakin kompleks
interaksi yang terjadi di dalamnya. Contoh ekosistem skala kecil adalah ekosistem kolam,
akuarium, taman/halaman, kebun, dan lingkungan-lingkungan sekitar kita. Sedangkan contoh
ekosistem skala besar adalah ekosistem pantai, dalam laut, padang rumput, gurun pasir, hutan
hujan, perkotaan, dan lain-lain.

Strategi pengajaran yang direkomendasikan untuk topik ini dimulai dengan kegiatan literasi dan
mempelajari gambar untuk memahami terlebih dahulu definisi dari komponen abiotik dan biotik.
Dari pemahaman akan definisi ini, kemudian peserta didik belajar mengidentifikasi kedua
komponen tersebut pada gambar dan lingkungan terdekat mereka.

Pada bagian ini juga peserta didik dikenalkan dengan makhluk hidup yang memiliki habitat yang
spesifik sehingga hanya ditemukan di ekosistem tertentu. Namun seiring dengan perkembangan
teknologi dan kemudahan transportasi, terkadang manusia bisa memindahkan makhluk hidup dan
membuat ekosistem buatan, seperti akuarium yang berisi ikan laut, penguin yang ada di Taman
Safari Indonesia, dan sebagainya. Penting untuk diketahui peserta didik, bahwa ada campur
tangan manusia dalam konteks tersebut. Guru dapat menggali diskusi dengan memancing
tanggung jawab manusia di sini.

Ide Pengajaran
Lakukan Bersama
1. Bagi peserta didik secara berkelompok terdiri dari 3-4 orang.
2. Arahkan masing-masing kelompok untuk membaca teks “Komponen Biotik dan Abiotik”
pada Buku Siswa. Beri waktu untuk mendiskusikan arti komponen biotik dan abiotik dengan
kelompok masing-masing.
3. Lakukan pembahasan untuk menyamakan pemahaman peserta didik mengenai komponen
biotik dan abiotik. Gunakan gambar pada teks untuk membantu peserta didik
mengidentifikasi.
4. Jika sudah bagikan Lembar Kerja 3.1 dan beri penjelasan mengenai kegiatan kelompok
sesuai instruksi di Buku Siswa.

Tips: Pada Buku Siswa terdapat 6 contoh ekosistem. Guru bisa membuat variasi kegiatan seperti:
• Setiap kelompok memilih 3 dari 6. Sesuaikan jumlahnya dengan kondisi kelas.
• Siapkan 6 pos yang berisi 1 jenis ekosistem di setiap posnya. Peserta didik secara
berkelompok berkeliling ke setiap pos untuk mengamati setiap ekosistem

5. Ingatkan peserta didik untuk menuliskan hasil diskusi serta jawaban dari pertanyaan di
lembar kerja.
6. Jika sudah mengisi tabel, arahkan peserta didik untuk mendiskusikan pertanyaan pada Buku
Siswa.
7. Pandulah kegiatan diskusi untuk membahas mengenai kegiatan yang sudah dilakukan peserta
didik. Mulailah dengan mendiskusikan hasil pengelompokan komponen biotik dan abiotik di
setiap gambar. Setelahnya bahaslah pertanyaan pada Buku Siswa:
 Adakah komponen biotik yang juga kalian temukan di ekosistem lain? Bervariasi, bisa
menjawab rumput, tanaman, pohon, burung. Untuk pohon dan hewan seperti burung,
jelaskan kepada peserta didik bahwa jenis-jenis pohon atau burung di setiap habitat bisa
berbeda-beda.

Tips: Gunakan rubah sebagai contoh. Rubah di hutan dan rubah gurun (rubah fennec) adalah
spesies rubah yang berbeda.

 Adakah komponen abiotik yang juga kalian temukan di ekosistem lain? Bervariasi, bisa
menjawab tanah, air, cahaya Matahari, batu, udara. Jelaskan kepada peserta didik bahwa
jenis tanah pun bisa berbedabeda. Misal tanah di hutan cenderung lebih basah sedangkan
di gurun lebih kering. Begitu juga dengan air. Air di kolam tawar, sedangkan di laut asin.
Ini yang membuat makhluk hidupnya juga bervariasi.

Mari Mencoba
1. Berikan pengarahan kegiatan observasi yang akan dilakukan sesuai panduan di Buku Siswa.
Instruksikan kepada peserta didik untuk menulis komponen-komponen yang mereka
temukan pada tabel komponen biotik dan abiotik di Lembar Kerja 3.1.
2. Arahkan peserta didik untuk bekerja secara mandiri terlebih dahulu dan menulis apa saja
yang mereka temukan. Berikan mereka waktu sekitar 15 menit.
3. Gunakan ruang terbuka di area sekolah atau kembali ke kelas untuk kegiatan diskusi. Bagi
peserta didik berpasang-pasangan dan arahkan mereka untukberbagi hasil temuannya.
Ingatkan peserta didik untuk menulis perbedaan temuan di lembar kerja.
4. Lakukan pembahasan bersama untuk membahas hasil temuan peserta didik.
5. Lakukan kegiatan literasi menggunakan teks di Belajar Lebih Lanjut untuk menguatkan
konsep kepada peserta didik

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:


Diferensiasi Konten:
1. Kegiatan Literasi dengan Narasi Pembuka Topik A pada Buku Siswa:
 Mulai dengan membaca narasi pembuka Topik A pada Buku Siswa.
 Berikan panduan bagi siswa untuk mencari informasi utama dari narasi tersebut.
2. Arahkan Kegiatan Mengamati Gambar:
 Mintalah siswa untuk mengamati gambar sesuai instruksi pada Buku Siswa.
 Perluas kegiatan dengan memanfaatkan gambar pada pembuka bab dan pembuka
Topik A.
3. Variasi dalam Menuliskan Makhluk Hidup:
 Jika siswa fokus menuliskan makhluk hidup, arahkan mereka untuk melihat
elemen lain selain makhluk hidup.
 Dorong pemikiran kreatif dan variasi dalam respons siswa.
4. Kegiatan Literasi dengan Teks "Apa itu Ekosistem":
 Lanjutkan dengan kegiatan literasi menggunakan teks berjudul "Apa itu
Ekosistem" di Buku Siswa.
5. Diskusi Mengenai Teks dan Istilah Baru:
 Pandulah diskusi tentang teks dan arti dari istilah-istilah baru.
 Gunakan gambar untuk memfasilitasi pemahaman siswa.
6. Pemberian Tanda pada Gambar:
 Minta siswa menyiapkan pensil warna dengan dua warna berbeda.
 Instruksikan siswa memberi tanda pada gambar makhluk hidup sesuai bentuk
untuk individu dan populasi.
7. Diskusi dan Penguatan Pemahaman:
 Bahas hasilnya bersama-sama untuk memperkuat pemahaman tentang individu,
populasi, komunitas, dan ekosistem.
Diferensiasi Proses:
1. Menggambar Makhluk Hidup Lain:
 Siapkan peralatan mewarnai dan bagikan kertas gambar.
 Berikan penjelasan mengenai kegiatan menggambar sesuai instruksi pada Buku
Siswa.
2. Bimbingan Jika Kesulitan Memahami Ekosistem:
 Berikan bimbingan jika siswa kesulitan memahami arti ekosistem.
 Dorong pemahaman tentang komunitas sebelum mengidentifikasi makhluk hidup
dan tak hidup pada gambar.
3. Menceritakan dan Memberikan Saran:
 Bagi siswa berpasang-pasangan untuk saling menceritakan gambar mereka.
 Berilah contoh cara menceritakan, mendengarkan dengan sopan, dan
memberikan saran atau pendapat.
4. Menulis Saran/Pendapat pada Karya Teman:
 Ingatkan siswa untuk menulis saran/pendapat pada karya teman mereka.
5. Diskusi dan Pembahasan Bersama Guru:
 Fokuskan siswa pada guru untuk membahas hasil kerja mereka.
 Gunakan hasil kerja siswa sebagai landasan untuk mengulang materi.
Diferensiasi Produk:
1. Pengamatan di Lingkungan Sekolah atau Ruang Terbuka:
 Berikan pengarahan kegiatan observasi sesuai panduan di Buku Siswa.
 Instruksikan siswa untuk menulis komponen-komponen yang mereka temukan
pada tabel di Lembar Kerja 3.1.
2. Kerja Mandiri dan Berpasangan:
 Biarkan siswa bekerja secara mandiri terlebih dahulu.
 Selanjutnya, berpasangkan siswa untuk berbagi hasil temuan dan menulis
perbedaan temuan di lembar kerja.
3. Diskusi dan Pembahasan Hasil:
 Lakukan diskusi bersama untuk membahas hasil temuan siswa.
 Gunakan teks di "Belajar Lebih Lanjut" sebagai bahan literasi untuk menguatkan
konsep kepada siswa.

[Catatan: Isi bagian-bagian yang diperlukan dengan informasi yang sesuai dengan konteks
dan kebutuhan pembelajaran modul "Rangka, Sendi, dan Otot."]

Kegiatan Penutup
 Apresiasi:
 Berikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi aktif dan kerjasama dalam kegiata
n literasi dan pengamatan.
 Puji kreativitas peserta didik dalam memberikan tanda pada gambar untuk membedakan i
ndividu dan populasi.
 Ungkapkan penghargaan terhadap hasil gambar dan cerita yang telah mereka buat.
 Evaluasi: 10
 Lakukan evaluasi singkat terhadap pemahaman peserta didik mengenai konsep individu,
menit
populasi, komunitas, dan ekosistem.
 Mintalah peserta didik untuk menyampaikan kesan atau hambatan yang mereka alami sel
ama kegiatan.
 Evaluasi juga dapat mencakup penilaian atas partisipasi, kerjasama, dan pemahaman kon
sep baru yang telah diajarkan.
 Konsolidasi:
 Berikan penekanan kembali pada konsep-konsep utama yang telah dipelajari, termasuk p
eran komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem.
 Jelaskan hubungan antara komponen biotik dan abiotik dengan contoh-contoh dari ekosis
tem yang telah dipelajari.
 Pastikan peserta didik merasa yakin dan konsolidasi pemahaman mereka sebelum menga
khiri kegiatan.
 Penutup (Doa, Salam):
 Sebelum mengakhiri kegiatan, ajak peserta didik untuk bersama-sama berdoa sebagai un
gkapan syukur atas pelaksanaan kegiatan dan pemahaman yang diperoleh.
 Sampaikan salam penutup sebagai tanda akhir dari kegiatan dan harapan untuk bertemu k
embali di kesempatan selanjutnya.
Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-2 (12JP x 45 menit)
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Pembukaan:
 Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.
 Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. 20
 Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. menit

Persiapan sebelum Kegiatan


Informasi untuk Guru
SSetiap komponen yang ada pada suatu ekosistem memiliki peran. Keberadaannya bisa jadi
dibutuhkan oleh komponen lain atau membutuhkan komponen lain. Sebagai contoh pada
ekosistem kolam atau danau, tanaman air seperti eceng gondok, teratai, dan alga berfungsi
sebagai sumber makanan bagi ikan serta biota lain yang ada di sana. Tanaman terapung dengan
bentuk yang cukup besar bisa dijadikan sebagai tempat bersembunyi, berteduh, atau bertelur
para ikan. Juga bisa dijadikan sebagai tempat katak mencari mangsanya. Tanaman ini juga bisa
membantu menjaga air tetap bersih. Untuk bisa tumbuh, tanaman ini membutuhkan keberadaan
matahari dan air. Perhatikan tabel ini untuk melihat contoh peran-peran komponen

Keberadaan dan fungsi masing-masing komponen di atas memperlihatkan bahwa secara alami
akan terjadi interaksi antarkomponen yang akan berlangsung terus menerus. Bersama-sama
mereka semua berperan menjaga keharmonisan suatu ekosistem.

Aktivitas manusia bisa membuat perubahan pada suatu ekosistem. Bisa menambahkan,
mengurangi, atau bahkan menghilangkan suatu komponen. Aktivitas ini bisa berdampak positif
atau negatif pada ekosistem tergantung dari jenis aktivitasnya. Jika salah satu komponen hilang,
artinya ada peran yang juga hilang di ekosistem tersebut. Di sinilah peran manusia sebagai
bagian dari ekosistem. Untuk memastikan perubahan-perubahan yang dilakukan tidak
mengganggu keharmonisan suatu ekosistem.

Untuk memberikan pemahaman ini, strategi pengajaran yang direkomendasikan adalah dengan
mengajak peserta didik untuk memikirkan perubahan-perubahan yang bisa mereka lakukan di
ekosistem terdekat mereka beserta alasannya. Peserta didik kemudian belajar untuk
mempresentasikan gagasannya di depan kelas. Dari kegiatan ini, guru dapat mematik diskusi

mengenai dampak dari perubahan-perubahan tersebut. Kemampuan bernalar kritis peserta didik
dapat dilatih dengan mengajak mereka berpikir apakah perubahan tersebut memberikan dampak
positif atau negatif kepada anggota ekosistem.

Kegiatan Inti
B.1 Peran Komponen Biotik dan Abiotik Ide Pengajaran
Mari Mencoba
9. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi Topik B pada Buku Siswa. Diskusikan mengapa
perbuatan yang dilakukan Banu dan Ian dapat mengganggu ekosistem. Stimulus dengan
memberikan pertanyaan seperti “Kira-kira apa ya peran cacing di tanah?”, “Mengapa ikan
suka ada yang berada di bawah tanaman air?”. 510
10. Lakukan diskusi peserta didik sampai mereka memahami konsep sebuah peran. menit
11. Berikan pengarahan mengenai kegiatan observasi dan analisis lingkungan sesuai panduan di
Buku Siswa. Hal yang perlu mereka amati dan analisis untuk komponen biotik adalah:
• kebutuhan komponen biotiknya untuk bertahan hidup;
• komponen lain yang membutuhkannya. Sedangkan untuk komponen abiotik:
• komponen biotik yang membutuhkan keberadaanya;
• dampaknya jika komponen ini tidak ada.
12. Arahkan peserta didik untuk menyalin bentuk tabel seperti contoh yang ada di Buku Siswa
pada buku tugasnya untuk menulis laporan pengamatannya.
13. Beri mereka waktu 20-30 menit untuk kegiatan observasi mandiri

Tips: Untuk peserta didik yang kesulitan, bimbing dengan pertanyaan-pertanyaan seperti
makanan makhluk hidup tersebut, tempat tinggal, dan kebutuhan lainnya.

Lakukan Bersama
14. Bagilah peserta didik berpasang-pasangan atau berkelompok 3-4 orang.
15. Berikan instruksi kegiatan diskusi bersama sesuai panduan pada Buku Siswa.
16. Setelahnya, lakukan pembahasan bersama untuk membahas mengenai peran-peran setiap
komponen pada ekosistem yang diamati.
17. Ajak peserta didik untuk melengkapi tabelnya dengan hasil pembahasan yang dilakukan.
18. Gunakan teks pada Belajar Lebih Lanjut untuk melihat contoh-contoh peran komponen
pada suatu ekosistm.

B.2 Manusia dan Ekosistem


Mari Mencoba
6. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi Topik B.2 di Buku Siswa. Lakukan diskusi
mengenai:
 Apa contoh aktivitas manusia yang mengurangi/menambah komponen?
 Komponen apa yang berkurang/bertambah karena kegiatan tersebut?
 Apa kira-kira dampaknya?
 Apa contoh ekosistem buatan manusia?
7. Jelaskan kepada peserta didik kegiatan menggambar yang akan mereka lakukan sesuai
panduan di Buku Siswa.
8. Siapkan kertas gambar dan peralatan mewarnai, lalu ajaklah peserta didik untuk keluar dan
melakukan kegiatan secara mandiri.
9. Selama peserta didik berkegiatan mandiri, eksplorasi pemahaman peserta didik terhadap
alasan mereka menambahkan/mengurangi sesuatu di gambarnya.

Lakukan Bersama
1. Bagi peserta didik dalam kelompok terdiri dari 3-4 orang dan berikan penjelasan mengenai
kegiatan berkelompok sesuai panduan kegiatan yang ada di Buku Siswa. Gunakan ilustrasi
pada Buku Siswa untuk memberikan contoh interaksi dalam kelompok.
2. Jika sudah, lakukan pembahasan terhadap hasil kerja mereka. Fokuskan pembahasan pada
dampak dari penambahan atau pengurangan. Ingatkan lagi kepada peserta didik bahwa
setiap komponen memiliki peran.

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:


1. Diferensiasi Konten:
 Sesuaikan materi pembelajaran dengan tingkat pemahaman peserta didik.
 Sediakan bahan bacaan tambahan yang mendalam untuk peserta didik yang memerl
ukan tantangan lebih.
 Gunakan media pembelajaran yang beragam, seperti video, gambar, dan presentasi.
2. Diferensiasi Proses:
 Berikan pilihan kegiatan yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing peserta did
ik, seperti kegiatan praktik, diskusi kelompok, atau penugasan tertulis.
 Berikan dukungan tambahan, seperti bimbingan, bagi peserta didik yang membutuh
kan bantuan ekstra.
 Fasilitasi diskusi kelompok dengan peran yang jelas untuk setiap anggota kelompok.
3. Diferensiasi Produk:
 Biarkan peserta didik menunjukkan pemahaman mereka melalui produk yang berbe
da, misalnya, laporan tertulis, presentasi, atau proyek visual.
 Tetapkan tujuan dan kriteria penilaian yang jelas, tetapi biarkan variasi dalam cara p
eserta didik mencapainya.
 Berikan opsi untuk menyajikan hasil kreatif, seperti model, poster, atau video.

[Catatan: Isi bagian-bagian yang diperlukan dengan informasi yang sesuai dengan konteks
dan kebutuhan pembelajaran modul "Rangka, Sendi, dan Otot."]

Kegiatan Penutup
Apresiasi:
Sebagai bentuk apresiasi, kita patut menghargai partisipasi dan dedikasi peserta didik dalam
kegiatan literasi dan diskusi. Setiap usaha mereka dalam memahami konsep peran komponen
biotik dan abiotik pada ekosistem perlu diakui.

Evaluasi:
Lakukan evaluasi terhadap pemahaman peserta didik melalui pertanyaan-pertanyaan reflektif, 10
seperti "Apa yang telah kalian pelajari tentang peran komponen biotik dan abiotik?" atau menit
"Bagaimana aktivitas manusia dapat memengaruhi ekosistem?". Evaluasi ini membantu menilai
pencapaian tujuan pembelajaran.

Konsolidasi:
Dalam tahap konsolidasi, sintesiskan informasi yang telah dipelajari peserta didik. Tekankan
kembali konsep peran komponen biotik dan abiotik, serta dampak aktivitas manusia terhadap
ekosistem. Pastikan bahwa peserta didik memiliki gambaran yang jelas dan konsisten mengenai
topik tersebut.

Penutup (Doa, Salam):


Sebelum mengakhiri kegiatan, mari bersama-sama mengakhiri dengan doa untuk memohon
keberkahan atas ilmu yang telah dipelajari dan kesuksesan kegiatan ini. Sampaikan salam
persaudaraan sebagai tanda kerjasama dan kebersamaan dalam memahami ekosistem
F. Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
Kegiatan Pembelajaran pekan ke-3 (12JP x 45 menit)
Waktu
Kegiatan Pendahuluan
Pembukaan:
 Mulailah dengan doa pembuka untuk mendapatkan keberkahan dalam pembelajaran.
 Sapaan dan salam kepada semua peserta didik. 20
 Absensi peserta untuk memastikan kehadiran. menit

Persiapan sebelum Kegiatan


Informasi untuk Guru
Simbiosis adalah hubungan yang khas antara dua makhluk hidup yang hidup bersama-sama.
Simbiosis bertujuan sebagai usaha makhluk hidup untuk bertahan hidup di lingkungannya.
Simbiosis dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
19. Simbiosis mutualisme yaitu hubungan antarmakhluk hidup yang saling menguntungkan.
20. Simbiosis komensalisme yaitu hubungan antarmakhluk hidup yang hanya menguntungkan
satu pihak, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan ataupun dirugikan.
21. Simbiosis parasitisme yaitu hubungan antarmakhluk hidup yang menguntungkan satu pihak
dan merugikan pihak lain. Pada simbiosis parasitisme, kita bisa menyebut makhluk hidup
yang mengganggu disebut parasit sedangkan makhluk hidup yang dirugikan atau
ditumpangi disebut inang.

Setelah memahami perbedaan masing-masing hubungan, peserta didik akan diajak untuk
berpikir simbiosis apa yang seharusnya terjadi antara dirinya dengan alam. Lalu sikap apa yang
perlu ditunjukkannya untuk membuat itu terwujud. Miskonsepsi yang bisa terjadi adalah
keberadaan parasit bisa membunuh inangnya. Namun sebenarnya parasit membutuhkan
inangnya untuk bertahan hidup, sehingga keberadaannya tidak akan sampai membunuh.
Walaupun terlihat merugikan, namun parasit juga berperan penting dalam menjaga
keseimbangan ekosistem selama jumlahnya masih dalam batas wajar. Simbiosis, baik itu
mutualisme, komensalisme, dan parasitisme, adalah sebuah usaha untuk bertahan hidup. Adanya
simbiosis ini pada sebuah ekosistem, mencirikan ekosistem yang sehat dan harmonis. Untuk
contoh-contoh simbiosis dapat dilihat pada Kartu Simbiosis.

Pada topik ini, peserta didik akan dikenalkan kepada konsep simbiosis melalui permainan kartu.
Peserta didik akan dilatih kemampuannya mencerna informasi secara mandiri dan
mengidentifikasi hubungan antarmakhluk pada kartu yang dibacanya. Dari pemahaman
mengenai konsep simbiosis, peserta didik kemudian diajak untuk melakukan observasi secara
mandiri dan mengidentifikasi simbiosis yang terjadi di ekosistem terdekat mereka.

Kegiatan Inti
Ide Pengajaran
Lakukan Bersama
Persiapan sebelum kegiatan: siapkan 1 set kartu simbiosis sesuai jumlah kelompok yang akan
dibentuk.

10. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi Topik C pada Buku Siswa. 510
11. Lanjutkan diskusi mengenai hubungan kupu-kupu dan bunga. Arahkan peserta menit
didik untuk berpikir siapa yang diuntungkan/dirugikan dari contoh ini. Beri
pertanyaan pancingan atau petunjuk sampai peserta didik memahami bahwa baik
bunga dan kupu-kupu mendapat keuntungan.
12. Bagi peserta didik secara berkelompok dan arahkan mereka untuk menyalin
bentuk tabel sesuai contoh di Buku Siswa pada buku tugas.
13. Jelaskan aturan bermain kartu sesuai panduan pada Buku Siswa. Jika peserta
didik sudah memahami, barulah mulai membagikan set kartu untuk masing-masing
kelompok.
14. Ingatkan peserta didik untuk menulis hasil diskusi pada tabel di buku tugasnya
untuk setiap kartu.
Tips: Bagi peserta didik yang kesulitan, bimbinglah pengerjaan oleh guru untuk 1-2 kartu, lalu
biarkan mereka mencoba sendiri.

15. Jika sudah, lakukan pembahasan mengenai simbiosis dan jenisnya. Gunakan teks
pada Belajar Lebih Lanjut untuk kegiatan literasi dan alat bantu. Manfaatkan juga
Kartu Simbiosis untuk memberikan contoh-contoh pada peserta didik.
16. Setelahnya ajak peserta didik untuk mengidentifikasi jenis simbiosis pada tabel
yang mereka buat.

Mari Mencoba
3. Sampaikan mengenai kegiatan observasi dan analisis lingkungan yang akan
peserta didik lakukan sesuai panduan di Buku Siswa.
4. Beri mereka waktu sekitar 15-20 menit untuk kegiatan mandiri.
5. Setelah selesai, pandulah kegiatan diskusi untuk berbagi hasil pengamatan. Lihat
variasi kegiatan diskusi pada Panduan Umum Buku Guru.
7. Lakukan penguatan konsep terhadap simbiosis dengan menggunakan tabel
pengamatan yang dibuat oleh peserta didik

Opsi Pembelajaran Berdiferensiasi:


1. Diferensiasi Konten:
 Sesuaikan materi literasi dengan tingkat pemahaman masing-masing kelompok. Jika
ada kelompok yang memiliki pemahaman lebih cepat, berikan tambahan informasi a
tau tugas yang lebih kompleks.
 Sesuaikan tingkat kesulitan kartu simbiosis yang diberikan kepada setiap kelompok.
Kelompok yang lebih mampu dapat diberikan kartu dengan hubungan simbiosis yan
g lebih kompleks.
2. Diferensiasi Proses:
 Berikan bimbingan yang lebih intensif kepada kelompok yang mengalami kesulitan
dalam menyalin tabel atau mengidentifikasi jenis simbiosis.
 Ajarkan teknik observasi dan analisis lingkungan secara khusus kepada kelompok y
ang membutuhkan bantuan tambahan.
3. Diferensiasi Produk:
 Biarkan setiap kelompok menunjukkan pemahaman mereka melalui produk akhir ya
ng berbeda. Misalnya, presentasi, poster, atau laporan tulisan.
 Biarkan kelompok yang lebih mampu untuk menciptakan produk yang lebih mendal
am, seperti analisis lebih rinci atau contoh tambahan dari konsep simbiosis.

[Catatan: Isi bagian-bagian yang diperlukan dengan informasi yang sesuai dengan konteks
dan kebutuhan pembelajaran modul "Rangka, Sendi, dan Otot."]

Kegiatan Penutup
1. Apresiasi:
 Ucapkan terima kasih kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja ker
as mereka selama kegiatan.
 Berikan apresiasi khusus untuk kelompok-kelompok yang telah berhasil dengan bai
k dalam melaksanakan tugas.
2. Evaluasi:
 Mintalah masukan dari peserta didik mengenai kegiatan hari ini. Pertanyaan bisa me
10
libatkan sejauh mana mereka memahami konsep simbiosis, kesulitan yang dihadapi,
menit
dan apa yang mereka pelajari.
 Berikan umpan balik positif dan saran konstruktif untuk pengembangan kedepanny
a.
3. Konsolidasi:
 Jelaskan secara singkat kembali konsep-konsep utama yang telah dipelajari selama k
egiatan.
 Dorong peserta didik untuk merangkum pemahaman mereka tentang simbiosis.
4. Penutup (Doa, Salam):
 Sebelum mengakhiri kegiatan, ajak peserta didik untuk bersama-sama berdoa sebag
ai ungkapan rasa syukur dan harapan.
 Sampaikan salam dan harapan agar peserta didik dapat mengaplikasikan konsep yan
g telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

G. Asesmen/Penilaian

Judul: Macam-Macam Ekosistem dan Anggotanya

Tujuan:

1. Peserta didik dapat memahami konsep komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem.
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik pada gambar ekosistem.
3. Peserta didik dapat menggambarkan ekosistem dengan menggunakan pensil warna.
4. Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk mendiskusikan hasil observasi komponen biotik
dan abiotik.
5. Peserta didik dapat mengaitkan jenis komponen biotik dan abiotik dengan ekosistem tertentu.

Teknik: Observasi, Kinerja, Tes penugasan

Rubrik Penilaian: Tabel Penilaian Sikap (Observasi Kelas)

No. Aspek Penilaian Sikap Skor (1-5)


1 Kehadiran dan partisipasi
2 Kerjasama dalam kelompok
3 Sikap terhadap lingkungan

Tabel Penilaian Pengetahuan (Tes Penugasan)

No. Kegiatan Inti Skor (1-5)


1 Identifikasi komponen biotik
2 Identifikasi komponen abiotik
3 Menggambar ekosistem dengan warna
4 Diskusi kelompok hasil observasi
5 Kaitkan jenis komponen dengan ekosistem

Tabel Penilaian Keterampilan (Proyek)

No. Kegiatan Inti Skor (1-5)


1 Menggambar ekosistem dengan warna
2 Presentasi hasil observasi kelompok

Lembar Penilaian Diri Peserta Didik

Nama Sekolah :
Kelas/Semester :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (sering), atau 4 (selalu)
sesuai keadaan kalian yang sebenarnya

N
Pernyataan 1 2 3 4
o
1 Saya selalu berdoa sebelum melakukan aktivitas.
2 Saya beribadah tepat waktu.
3 Saya tidak mengganggu teman saya yang beragama lain berdoa sesuai
agamanya.
4 Saya berani mengakui kesalahan saya.
5 Saya menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu.
6 Saya berani menerima resiko atas tindakan yang saya lakukan.
7 Saya mengembalikan barang yang saya pinjam.
8 Saya meminta maaf jika saya melakukan kesalahan
9 Saya melakukan praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan.
10 Saya datang kesekolah tepat waktu.

Lembar Penilaian Diri Kegiatan Diskusi Kelompok

Nama Siswa :
Kelas :
Petunjuk: Berilah tanda centang (√) pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
No Pernyataan Ya Tidak
1 Aktif dalam mengemukan ide √
2 Mendengarkan teman yang sedang berpendapat √
3 Aktif mengajukan pertanyaan √
4 Aktif membantu teman yang mengalami kesulitan mengerjakan √
tugas
5 √

Lembar Kerja Kelompok Diskusi

1. ………………………………………………………………
2. ………………………………………………………………
Nama Anggota Kelompok 3. ………………………………………………………………
4. ………………………………………………………………
5. ………………………………………………………………

Kesimpulan Hasil Diskusi Kelompok

Tanggapan Terhadap presentasi kelompok lain

Catatan Guru

PENILAIAN PENGETAHUAN

Pilihan Ganda

Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :

I. Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.

Tes Tertulis

Nama :
Kelas :
Tanggal Kegiatan :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas !

1. Bagaimana peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sistem agribisnis
tanaman?
2. Sebutkan langkah-langkah utama dalam perencanaan dan manajemen agribisnis tanaman yang
efektif.
3. Apa peran pemerintah dalam mendukung pengembangan dan keberlanjutan sistem agribisnis
tanaman?
4. Jelaskan pentingnya analisis pasar dalam pengambilan keputusan dalam agribisnis tanaman.
5. Bagaimana implementasi praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan keseimbangan ekologi
dan ekonomi dalam agribisnis tanaman?

Penskoran Soal Uraian


Nomor Penyelesaian/Kunci Jawaban Skor
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan, lengkap dan benar. 3
2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang lengkap. 2
Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 1
3

4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 0


Skor maksimum

H. Rencana Tindak Lanjut

F. Rencana Tindak Lanjut:

1. Pengayaan: Menyediakan materi tambahan tentang ekosistem yang lebih kompleks untuk peserta did
ik yang sudah mahir.
2. Remedial: Memberikan tambahan bimbingan untuk peserta didik yang masih kesulitan memahami k
onsep ekosistem.
3. Interaksi Guru dan Orang Tua Murid: Melibatkan orang tua dalam kegiatan mengamati ekosistem
di lingkungan sekitar rumah.

G. Refleksi Guru:

1. Refleksi Guru:
(Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Guru)
 Apa itu komponen biotik dan abiotik? Komponen biotik adalah komponen yang merupakan
makhluk hidup. Komponen abiotik adalah komponen lain yang tidak bukan merupakan makhluk
hidup. Seperti tanah, cahaya Matahari, air, udara, dan sebagainya.
 Apa saja macam-macam ekosistem yang kalian ketahui? Bervariasi. Guru bisa juga menguji
pemahaman dengan bertanya apakah ekosistem sama dengan habitat.
 Apa yang membedakan antara ekosistem tersebut? Bervariasi, jawaban akan seputar perbedaan
komponennya, misal air di laut berbeda dengan air di danau, pohon di hutan berbeda dengan
pohon di padang rumput, dsb.
 Apa saja komponen biotik yang ada di lingkungan sekitar sekolah kalian? Bervariasi
 Apa saja komponen abiotik yang ada di lingkungan sekitar sekolahmu? Bervariasi.
 Menurut kalian apakah sampah termasuk komponen abiotik? Mengapa? Ya, karena sampah
adalah benda mati. Tanyakan apakah mereka menemukan sampah saat observasi. Diskusikanlah
mengenai sampah adalah komponen yang seharusnya ada atau tidak serta perilaku kita terhadap
sampah.

2. Refleksi Siswa
 Apa itu komponen biotik dan abiotik?
 Apa saja macam-macam ekosistem yang kalian ketahui?
 Apa yang membedakan antara ekosistem tersebut?
 Apa saja komponen biotik yang ada di lingkungan sekitar sekolah kalian?
 Apa saja komponen abiotik yang ada di lingkungan sekitar sekolah kalian?
 Menurut kalian, apakah sampah termasuk komponen abiotik? Mengapa?

III. LAMPIRAN

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Judul: Pemahaman tentang Individu, Populasi, dan Komunitas, serta Konsep Ekosistem

Pendahuluan: Pada kesempatan ini, kita akan menjelajahi konsep dasar dalam ilmu ekologi, yaitu perbedaan anta
ra individu, populasi, dan komunitas. Selain itu, kita akan memahami arti dari istilah ekosistem dan mengeksplora
si ragam ekosistem yang ada di sekitar kita.
Bahan/Alat/Sumber:

 Buku teks ekologi


 Gambar-gambar ekosistem
 Video dokumenter tentang berbagai ekosistem
 Kertas dan pena

Tujuan:

1. Peserta didik dapat mendeskripsikan perbedaan antara individu, populasi, dan komunitas.
2. Peserta didik dapat menjelaskan arti dari istilah ekosistem.
3. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai macam ekosistem.
4. Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik pada sebuah ekosistem.

Langkah-langkah:

1. Pengantar Konsep Dasar Ekologi:


 Diskusi singkat tentang individu, populasi, dan komunitas.
 Menyajikan contoh-contoh untuk memperjelas setiap konsep.
2. Arti Ekosistem:
 Definisi ekosistem dan pentingnya pemahaman konsep ini.
 Menyajikan gambaran umum tentang bagaimana komponen biotik dan abiotik berinteraksi dalam
suatu lingkungan.
3. Ragam Ekosistem:
 Menjelaskan berbagai tipe ekosistem seperti hutan, sungai, dan padang rumput.
 Menyajikan contoh ekosistem di berbagai bagian dunia.
4. Identifikasi Komponen Biotik dan Abiotik:
 Menyajikan gambar ekosistem sederhana dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi kom
ponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (faktor non-hidup).
 Diskusi tentang hubungan antara komponen-komponen tersebut.

Pertanyaan:

1. Apa perbedaan mendasar antara individu, populasi, dan komunitas?


2. Bagaimana Anda mendefinisikan ekosistem? Mengapa pemahaman tentang ekosistem penting dalam ilm
u ekologi?
3. Sebutkan beberapa contoh ekosistem yang ada di sekitar kita. Apa perbedaan utama antara mereka?
4. Apa yang membedakan komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem? Berikan contoh masing-mas
ing.

BAHAN BACAAN GURU DAN SISWA

Buku siswa
GLOSARIUM

1. Keseimbangan Ekosistem: Kondisi di mana semua unsur dalam suatu ekosistem berinteraksi secara
harmonis, menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan.
2. Ramah Lingkungan: Sikap dan tindakan yang mendukung pelestarian alam, mengurangi jejak ekologis,
dan menjaga sumber daya alam.
3. Konservasi: Upaya pelestarian dan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati serta sumber daya
alam lainnya untuk generasi masa depan.
4. Ekologi Manusia: Studi tentang hubungan antara manusia dengan lingkungan alam, termasuk dampak
dan tanggung jawab manusia terhadap ekosistem.
5. Pemanfaatan Berkelanjutan: Pendekatan dalam menggunakan sumber daya alam yang memastikan
keberlanjutan jangka panjang tanpa merugikan lingkungan.
6. Desa Hijau: Desa atau komunitas yang menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan untuk
menciptakan lingkungan yang seimbang dan berkelanjutan.
7. Permaculture: Sistem desain pertanian yang meniru pola-pola ekosistem alami untuk mencapai
pertanian yang berkelanjutan dan efisien.
8. Pendidikan Lingkungan: Proses pembelajaran yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat
tentang pentingnya menjaga keberlanjutan alam.
9. Karbon Netral: Keadaan di mana jumlah karbon yang dilepaskan ke atmosfer setara dengan jumlah
karbon yang diserap atau dihilangkan dari atmosfer.
10. Pengurangan Jejak Ekologis: Upaya untuk mengurangi dampak negatif individu atau masyarakat
terhadap lingkungan, seperti emisi karbon atau penggunaan sumber daya.
11. Bioteknologi Lingkungan: Penggunaan teknologi biologi untuk memecahkan masalah lingkungan,
seperti pengelolaan limbah atau rehabilitasi tanah.
12. Ekowisata: Bentuk pariwisata yang bertujuan melestarikan alam dan budaya, serta memberikan manfaat
ekonomi kepada komunitas lokal.
13. Agroforestri: Praktik penggabungan pertanian dan kehutanan untuk meningkatkan produktivitas sambil
menjaga keberlanjutan lahan.
14. Karbon Hijau: Upaya untuk menanam pohon atau tumbuhan lainnya guna menyerap karbon dioksida
dari atmosfer dan membantu mengurangi efek pemanasan global.
15. Reklamasi Lahan: Proses mengembalikan atau memulihkan lahan yang telah terdegradasi atau
terkontaminasi menjadi kondisi alaminya yang sehat.
DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku
Chris Woodford. 2007. Segala Hal Tentang:Energi. Jakarta: Penerbit Erlangga. Dineen, Jacqueline. 2007. Listrik.
Grolier International Inc.
Dineen, Jacqueline. 2007. Minyak, Gas, dan Batu Bara. Grolier International Inc.
Endarto, Danang, Dkk, 2009. Geografi 2 Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional.
Hasna, Amira Naura. 2018. Sistem Ekologi. Yogyakarta: Istana Media.
Hwa, Dr Kwa Siew, Dr Goh Sao-Ee, Teo Gwan Wai Lan, Koh Siew Luan. 2010.
My Pals are Here! Science 4A. Singapore: Marshall Cavendish Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science. Pearson Education
Limited.
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4A Teacher’s Guide. Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Mintarjo, Sri. 2014. Ensiklopedia Geografi Subtansi Geografi. Klaten: PT Cempaka Putih Mintarjo., Sri. 2018.
Subtansi Geografi. Karanganom: Cempaka Putih
Nadesul, Hendrawan. 2007. Cara Mudah Mengalahkan Demam Berdarah. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
P., Anindhita. 2019. Daur Hidup Ayam. Solo: Tiga Serangkai.
Pasal 2 PP 77/2007
Pasal 3 PP 77/2007
Peraturan Daerah Kabupaten Bungo Nomor 6 Tahun 2014 tentang Rukun Warga dan Rukun Tetangga.
Prasetyo Hermawan, Yuri dan Sri Astuti. 2017. Ekpresi Bentuk Klimatik Tropis Arsitektur Tradisional Nusantara
Dalam Regionalisme. Bandung. Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman.
Priyanto, Sugeng. 2018. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Paket C Tingkatan V Modul Tema 1 Modul
Tema 1 : Etika Roda Pemerintahan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan-Ditjen
Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, 18 Juli
2023
Rahayu, Dwi A., Jannah, Miftahul. 2019. DNA Barcode Hewan dan Tumbuhan Indonesia. Jakarta: Yayasan
Inspirasi Ide Berdaya.
Setyaningsih, Umi dan Yulianto Bambang Setyadi. Implementasi Nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika pada Siswa Kelas
VII SMP Negeri 1 Surakarta pada Tahun Pelajaran 2016/2017. Civic Education and Social Science Journal (CESSJ)
Volume 1, Nomor 1, Juni 2019.
Sudarti. 2010. Adaptasi Makhluk Hidup. Semarang: Alprin. Susanti, Yusi. 2016. Adaptasi makhluk Hidup Terhadap
Lingkungan. Bekasi: Terang Mulia Abadi.
Susilo, Edi dkk. 2017. Adaptasi Manusia Ketahanan Pangan dan Jaminan Sosial Sumberdaya. Malang: UB Media.

Banjarmasin, 6 Januari 2025

Mengetahui
Kepala Sekolah

Suyati, S. Pd.
NUPTK.9642747651300002

Guru kelas 3 Al-Hakim Guru kelas 3 As-Sallam Guru kelas 3 Al Hamid

Shofi Faizah, [Link]. Nurma Eriani, [Link]. Rita Emyliana, S. Pd.


NIK.20011115 202401 2 001 NIK.20030108 202501 2 001 NIK.20000912 202307 2 001

Anda mungkin juga menyukai