0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan44 halaman

Rencana Pembelajaran PAI Kelas 3 SD

Dokumen ini adalah rencana administrasi pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri Sumurwuni untuk tahun ajaran 2024-2025. Terdapat analisis alokasi waktu, program tahunan, dan program semester yang mencakup perhitungan jam efektif dan distribusi alokasi waktu untuk berbagai tema pembelajaran. Penyusun dokumen ini adalah Rizal Imam Mahdiana, S.Pd.I.

Diunggah oleh

khotia.noviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan44 halaman

Rencana Pembelajaran PAI Kelas 3 SD

Dokumen ini adalah rencana administrasi pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri Sumurwuni untuk tahun ajaran 2024-2025. Terdapat analisis alokasi waktu, program tahunan, dan program semester yang mencakup perhitungan jam efektif dan distribusi alokasi waktu untuk berbagai tema pembelajaran. Penyusun dokumen ini adalah Rizal Imam Mahdiana, S.Pd.I.

Diunggah oleh

khotia.noviana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ADMINISTRASI PEMBELAJARAN

KURIKULUM MERDEKA
1. ANALISIS ALOKASI WAKTU
2. PROGRAM TAHUNAN
3. PROGRAM SEMESTER
4. MODUL AJAR

SEKOLAH DASAR (SD/MI)

Nama penyusun : RIZAL IMAM MAHDIANA. [Link].I


Nama Sekolah : SD Negeri Sumurwuni
Mata pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / Kelas : B / 3 (Tiga)
ANALISIS ALOKASI WAKTU

Satuan Pendidikan : SDN Sumurwuni


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase/ Kelas / Semester : B / 3 /Ganjil
Tahun Pelajaran : 2024 – 2025

PERHITUNGAN MINGGU / JAM EFEKTIF :


A. PERHITUNGAN JAM EFEKTIF :
I. Jumlah Minggu :
No Bulan Jumlah Minggu
1. Juli 5
2. Agustus 4
3. September 4
4. Oktober 5
5. November 4
6. Desember 5
Jumlah 27

II. Jumlah Minggu Tidak Efektif :


No Bulan Kegiatan Jumlah Minggu
1. Juli Libur akhir tahun pelajaran 2
2. Juli MPLS 1
3. September STS 1
4. Desember SAS 1
5. Desember Jeda Pembagian Raport 2
6. Desember Libur Semester Ganjil 1
Jumlah 8

III. Jumlah Minggu Efektif :


Minggu Efektif = Jumlah Minggu Satu Semester – Jumlah Minggu Tidak Efektif
= 27 – 8
= 19 Minggu
IV. Jumlah Jam Pelajaran Efektif :
Jumlah JP Efektif
= Jumlah Minggu Efektif x (Jumlah JP Mapel – P5)
= 19 x (4 – 1)
= 19 x 3
= 57
B. DISTRIBUSI ALOKASI WAKTU
Alokasi
No Tujuan Pelajaran Tema
Wakktu
3.1.1. Membiasakan diri membaca Q.S Asyiknya Belajar Surah
1. 15
Al-‘Alaq dengan tartil Al-‘Alaq
3.2.1. Menjelaskan sifat wajib, jaiz dan
2. mustahil Allah serta asmaul husna dengan Ayo Mengenal Tuhan Kita 9
benar
3.3.1. Menjelaskan berbakti kepada orang Perilaku Terpuji adalah
3. 9
tua dan guru dan hormat kepada orang lain Kepribadianku
merupakan perintah Allah dengan benar
3.4.1. Menjelaskan pelaksanaan puasa
Aku Bangga Mampu
4. sebagai bentuk ketaatan kepada Allah 9
Berpuasa
dengan benar
3.5.1. Menjelaskan arab pra-islam dan masa
Aku Suka Belajar Sejarah
5. kanak-kanak serta remaja Nabi 9
Islam
Muhammad SAW
Cadangan 6 JP
Jumlah 57 JP

Mengetahui Cirebon, Juli 2024


Kepala SDN Sumurwuni Guru PAI dan BP

Saud, [Link], MM. Rizal Imam Mahdiana, [Link].I


NIP. 19691203 200501 1 005 NIP. 19930104 201903 1 004
ANALISIS ALOKASI WAKTU

Satuan Pendidikan : SDN Sumurwuni


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase/ Kelas / Semester : B / 3 / Genap
Tahun Pelajaran : 2024 – 2025

PERHITUNGAN MINGGU / JAM EFEKTIF :


A. PERHITUNGAN JAM EFEKTIF :
I. Jumlah Minggu :
No Bulan Jumlah Minggu
1. Januari 5
2. Februari 4
3. Maret 4
4. April 5
5. Mei 4
6. Juni 4
Jumlah 26

II. Jumlah Minggu Tidak Efektif :


No Bulan Kegiatan Jumlah Minggu
1. Maret Pesantren Ramadhan 2
2. April Libur dan Cuti Idul Fitri 2
3. April STS 1
4. Mei PSAJ Kelas 6 1
5. Juni SAT & Jeda Pembagian Raport 3
Jumlah 9

III. Jumlah Minggu Efektif :


Minggu Efektif = Jumlah Minggu Satu Semester – Jumlah Minggu Tidak Efektif
= 25 – 8
= 17 Minggu
IV. Jumlah Jam Pelajaran Efektif :
Jumlah JP Efektif
= Jumlah Minggu Efektif x (Jumlah JP Mapel – P5)
= 17 x (4 – 1)
= 17 x 3
= 51
B. DISTRIBUSI ALOKASI WAKTU
Alokasi
No Tujuan Pelajaran Tema
Wakktu
3.1.2. Meyakini Hadis sebagai pedoman Senangnya Belajar
1. 15
hidup umat Islam dengan benar Hadis
3.2.2. Membuat gambar pohon iman kepada Ayo Beriman Kepada
2. 9
kitab-kitab Allah Swt. dengan benar Kitab-Kitab Allah Swt.
3.3.2. Mendemonstrasikan lafaz kalimah
Aku Senang
3. ṭayyibah subhanallah, masyaallah, 9
Berkalimah Ṭayyibah
insyaallah dan Allahu akbar dengan benar
4. 3.4.2 Mempraktikkan salat rawātib dengan Senangnya Salat Rawātib 6
benar.
3.5.2 Meyakini kebenaran kisah Nabi Nabi Muhammad saw.
5. 9
Muhammad saw. dengan benar Rasulku
Cadangan 3 JP
Jumlah 51 JP

Mengetahui Cirebon, Juli 2024


Kepala SDN Sumurwuni Guru PAI dan BP

Saud, [Link], MM. Rizal Imam Mahdiana, [Link].I


NIP. 19691203 200501 1 005 NIP. 19930104 201903 1 004
PROGRAM TAHUNAN
TAHUN PELAJARAN 2024 – 2025
Satuan Pendidikan : SDN Sumurwuni Fase :B
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas : 3 (Tiga)
Jam Semeste
No Eleman Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Tema
Pelajaran r
Memahami surah-surah pendek, ayat Al- 3.1.1. Membiasakan diri membaca Q.S Asyiknya Belajar
Qur’an dan hadis tentang kewajiban salat Al-‘Alaq dengan tartil 15 1
Al-Qur’an Surah Al-‘Alaq
1. dan menjaga hubungan baik dengan sesama
Hadis 3.1.2. Meyakini Hadis sebagai pedoman Senangnya Belajar
15 2
hidup umat Islam dengan benar Hadis
Memahami sifat-sifat Allah Swt., beberapa 3.2.1 Menjelaskan sifat wajib, jaiz dan
Ayo Mengenal
asmaulhusna, iman kepada kitab-kitab Allah mustahil Allah serta asmaul husna dengan 9 1
Tuhan Kita
Swt. dan rasul-rasul Allah Swt. Akhlak benar
2. Akidah
3.2.2 Membuat gambar pohon iman kepada Ayo Beriman
kitab-kitab Allah Swt. dengan benar Kepada Kitab-Kitab 9 2
Allah Swt.
Memahami akhlak terhadap Allah Swt. 3.3.1. Menjelaskan berbakti kepada orang
Perilaku Terpuji
dengan berbaik sangka kepada-Nya, akhlak tua dan guru dan hormat kepada orang
adalah 9 1
terhadap orang tua, keluarga, dan guru lain merupakan perintah Allah dengan
Kepribadianku
3. Akhlak benar
3.3.2. Mendemonstrasikan lafaz kalimah Aku Senang
ṭayyibah subhanallah, masyaallah, Berkalimah 9 2
insyaallah dan Allahu akbar dengan benar Ṭayyibah
Memahami puasa, salat jumat dan salat 3.4.1 Menjelaskan pelaksanaan puasa
Aku Bangga Mampu
sunah, balig dan tanggung jawab yang sebagai bentuk ketaatan kepada Allah 9 1
4. Fikih Berpuasa
menyertainya (taklīf) dengan benar
3.4.2 Mempraktikkan salat rawātib dengan Senangnya Salat 6 2
benar. Rawātib
Memahami kisah Nabi Muhammad saw. 3.5.1. Menjelaskan arab pra-islam dan masa
Aku Suka Belajar
Sejarah sebelum dan sesudah menjadi rasul periode kanak-kanak serta remaja Nabi 9 1
Sejarah Islam
5. Peradaban Makkah. Muhammad SAW
Islam 3.5.2. Meyakini kebenaran kisah Nabi Nabi Muhammad
9 2
Muhammad saw. dengan benar saw. Rasulku
Jumlah JP

Mengetahui Cirebon, Juli 2024


Kepala SDN Sumurwuni Guru PAI dan BP

Saud, [Link], MM. Rizal Imam Mahdiana, [Link].I


NIP. 19691203 200501 1 005 NIP. 19930104 201903 1 004
PROGRAM SEMESTER
TAHUN PELAJARAN 2024 – 2025
Satuan Pendidikan : SDN Sumurwuni Fase :B
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas/ Semester : 3 (Tiga) / Ganjil
Alur Tujuan Juli Agustus September Oktober November Desember
No Tujuan Pembelajaran Tema JP
Pembelajaran 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1. [Link] Membaca QS.
L
al-'Alaq ayat 1-5 √
I
dengan tartil
B
[Link] Menjelaskan
U
hukum bacaan P
√ A
qalqalah dengan E
R
benar M
A
3.1.1 Membiasakan [Link] Menulis QS. Asyiknya B
N
diri membaca al-'Alaq ayat 1-5 Belajar A
15 √
Q.S Al-‘Alaq dengan benar. Surah S S G
A
dengan tartil Al-'Alaq T A A
[Link] Menunjukkan K
hafalan al-'Alaq ayat S S I
H
1-5 dan terjemahnya A
√ I
dengan lancar. N
R
[Link] Menjelaskan
pesan pokok QS. R
S
al-'Alaq ayat 1-5 √ A
E
dengan benar P
M
2. 3.2.1 Menjelaskan [Link] Mengenal sifat O
Ayo E
sifat wajib, jaiz wajib bagi Allah 9 √ R
Mengenal S
T
dan mustahil [Link] Mengenal sifat
Allah serta mustahil dan sifat jaiz
asmaul husna bagi Allah SWT. √
dengan benar Tuhan
[Link] Menjelaskan arti Kita
asmaul husna Al-

Wahhab dan Al-
Khabir
3. [Link] Menjelaskan
pengertian dan cara
3.3.1 Menjelaskan √
berbakti kepada
berbakti kepada
orang tua Perilaku
orang tua dan
[Link] Menjelaskan Terpuji
guru dan hormat
pengertian dan cara Adalah 9 √
kepada orang lain T
berbakti kepada guru Kepribadi
merupakan E
[Link] Menjelaskan anku
perintah Allah R
pengertian dan cara
dengan benar √
menghormati orang
lain
4. 3.4.1 Menjelaskan [Link] Menjelaskan Aku 9

pelaksanaan ketentuan puasa Bangga
puasa sebagai [Link] Menjelaskan Mampu
bentuk ketaatan Berpuasa √
hikmah puasa
kepada Allah [Link] Menunjukkan √
dengan benar hafalan niat dan doa
berbuka puasa
dengan lancar.
5. [Link] Mengenal kondisi
arab pra islam √

3.5.1 Menjelaskan [Link] Menceritakan


arab pra-islam kisah Nabi
Muhammad masa Aku Suka √
dan masa kanak-
kanak-kanak dan Belajar
kanak serta
remaja Sejarah
remaja Nabi
[Link] Melantunkan Islam
Muhammad
SAW Shalawat, Sya’ir atau
Qasidah tentang √
kisah hidup Nabi
Muhammad

Mengetahui Cirebon, Juli 2024


Kepala SDN Sumurwuni Guru PAI dan BP

Saud, [Link], MM. Rizal Imam Mahdiana, [Link].I


NIP. 19691203 200501 1 005 NIP. 19930104 201903 1 004
PROGRAM SEMESTER
TAHUN PELAJARAN 2024 – 2025
Satuan Pendidikan : SDN Sumurwuni Fase :B
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas/ Semester : 3 (Tiga) / Genap
Januari Februari Maret April Mei Juni
No Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran Tema JP
1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
[Link] Membaca Hadis Salat L L
√ P P
Berjemaah I I L
E E P
[Link] Menulis Hadis Salat B B I
√ S S E
3.1.2 Meyakini Berjemaah. U U B
A A M
Hadis sebagai [Link] Menghafal Hadis Salat R R U
√ N N B
1. pedoman hidup Berjemaah Senangnya R
15 T T A
umat Islam [Link] Menunjukkan hafalan Belajar Hadis C C
R R G
dengan benar Hadis salat berjemaah √ U U A
E E P I
dengan lancar T T S S K
N N S A
[Link] Pesan Pokok dan I I T A H
A N
Praktik Hadis Salat √ S T I
R R J
Berjemaah I I R
A A R
[Link]. Menjelaskan iman D D
3.2.2 Membuat MM A
kepada kitab-kitab Allah U U T
gambar pohon Ayo Beriman √ A A P
Swt. dengan benar. L L A
2. iman kepada Kepada Kitab- D D O
9 H
kitab-kitab Allah [Link]. Mengidentifikasi iman Kitab Allah H H R
F F U
Swt. dengan benar kepada kitab-kitab Allah Swt A A T
√ I I N
Swt. dengan benar. N N
T T
[Link].Menyimpulkan hikmah
R R
iman kepada kitab-kitab √ I I
Allah Swt. dengan benar.
[Link]. Menjelaskan arti
kalimah ṭayyibah
3.3.2. Mendemonstr subhanallah, masyaallah, √
asikan lafaz insyaallah dan Allahu akbar
kalimah ṭayyibah dengan benar.
subhanallah, [Link]. Mendemonstrasikan Aku Senang
3.
masyaallah, lafaz kalimah ṭayyibah Berkalimah 9
insyaallah dan subhanallah, masyaallah, Ṭayyibah √
Allahu akbar insyaallah dan Allahu akbar
dengan benar dengan benar.
[Link]. Menyimpulkan
membaca kalimat thayyibah √
dengan benar.
[Link]. Menjelaskan ketentuan
dan tata cara salat rawātib

dengan benar
3.4.2. Mempraktikka
4. Senangnya
n salat rawātib [Link]. Menemukan hikmah 6
Salat Rawātib
dengan benar salat rawātib dengan benar

[Link] Menjelaskan proses
Nabi Muhammad saw. √
berkhalwat dan meneri ma
3.5.2. Meyakini wahyu dengan benar
Nabi
5. kebenaran kisah [Link] Menjelaskan strategi Muhammad
Nabi Muhammad dakwah Nabi Muhammad √
saw. Rasulku
saw. dengan benar saw. dengan benar.
[Link] Menjelaskan Mukjizat
Nabi Muhammad saw. √
dengan benar.

Mengetahui Cirebon, Juli 2024


Kepala SDN Sumurwuni Guru PAI dan BP

Saud, [Link], MM. Rizal Imam Mahdiana, [Link].I


NIP. 19691203 200501 1 005 NIP. 19930104 201903 1 004
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Rizal Imam Mahdiana
Instansi : SD NEGERI SUMURWUNI
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase B, Kelas / Semester : III (Tiga) / I (Ganjil)
BAB 1 : Asyiknya Belajar Surah Al-'Alaq
Materi Pokok : QS. Al-'Alaq/96:1-5
Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik mampu melafalkan huruf hijaiyyah bersambung dengan tartil
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa,
 Berakhlak Mulia,
 Mandiri,
 Berkebinekaan Global
 Ta’addub (Beradab)
 Musawwah (Kesetaraan)
 Syura (Musyawarah)
D. SARANA DAN PRASARANA
 Papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya;
 Poster atau print out atau kartu Surah Al-’Alaq 1-5;
 Laptop, LCD projector, speaker aktif, laser pointer, audio murrattal dan video
Surah Al-’Alaq 1-5.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler fase B Kelas 3
F. MODEL METODE, DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran yang disarankan adalah drill and practice (model
pembelajaran yang mengedepankan banyak latihan dan praktik). Sedangkan
metode pembelajaran yang digunakan adalah demonstrasi dan kerja kelompok.
G. SUMBER BELAJAR
a. Sumber belajar utama
a. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam SD/MI Kelas 2, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI, Tahun 2021.
b. Juz ‘Amma dan Terjemah

b. Sumber belajar lain yang relevan


a. Buku PAI (pendamping) yang relevan dengan materi pembelajaran
b. Buku tajwid dan makhārijul ḥurūf
c. Buku Asbābun Nuzūl Al-Qur’an
d. Buku cerita tematik surahsurah pendek Al-Qur’an
e. Poster Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul ḥurūf
f. Video tentang Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul
ḥurūf di internet
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Membaca QS. Al-'Alaq/96:1-5 2.
2. Menjelaskan hukum bacaan qalqalah
3. Menulis Q.S. Al-'Alaq/96:1-5
4. Menunjukkan hafalan Q.S. Al-'Alaq/96:1-5
5. Menerjemahkan QS. Al-'Alog/96:1-5
6. Menjelaskan pesan pokok Q.S. Al-'Alaq/96:1-5
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca QS. Al-‘Alaq 1-5 dengan
tartil,
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa nama surat yang pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad?
 Berapa ayat yang diterima pada wahyu pertama?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.
Apersepsi :
Pada bagian awal bab 1, kegiatan apersepsi diawali dengan guru memastikan peserta
didik telah siap mengikuti pembelajaran, mengawalinya dengan berdoa, dan
membangkitkan motivasi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan bernyanyi
bersama ataupun bertepuk.

Kemudian peserta didik diminta untuk mengamati gambar 1.1 dan 1.2 pada buku
siswa di bagian awal bab 1. Peserta didik diberi motivasi untuk menceritakan gambar
yang telah mereka amati tersebut dilanjutkan dengan penguatan dari guru. Guru
menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik berikut beberapa kegiatan
pembelajaran yang akan dilakukan bersama peserta didik. Selanjutnya peserta didik
diminta membaca kata-kata mutiara yang kemudian dijelaskan oleh guru sebagai
motivasi dalam pembelajaran yang akan berlangsung.

Kegiatan Inti
 Peserta didik dibuat berkelompok dengan temannya.
 Peserta didik diarahkan untuk membaca taawuz dan basmalah sebelum menghafal
Sauhr Al-’Alaq 1-5.
 Peserta didik membaca Surah Al-’Alaq 1-5 secara bersama-sama.
 Peserta didik secara klasikal membaca Surah Al-’Alaq 1-5 ayat per ayat dengan
satu ayat dibaca 5-7 kali.
 Peserta didik membacanya dengan melihat tulisan pada buku siswa.
 Peserta didik secara klasikal membaca Surah Al-’Alaq 1-5 satu surah dibaca
berkali-kali hingga 5-7 kali dengan melihat tulisan pada buku siswa.
 Peserta didik dengan kelompoknya masing-masing membaca Surah Al-’Alaq 1-5
ayat per ayat dengan satu ayat dibaca 5-7 kali tanpa melihat tulisan.
 Peserta didik dengan kelompoknya masing-masing membaca satu Surah Al-’Alaq
1-5 berkali-kali hingga 5-7 kali tanpa melihat tulisan.
 Pada rubrik “Keterampilanku”, peserta didik diajak bersama-sama membaca
kalimat “Aku bisa menghafalkan Surah Al-’Alaq 1-5 dengan lancar”. Peserta
didik melafalkannya dengan bimbingan guru sehingga diharapkan mereka dapat
termotivasi untuk dapat menghafal Surah Al-’Alaq 1-5 dengan lancar.
 Pada rubrik “Aktivitas Kelompok”, peserta didik secara berkelompok (satu
kelompok berisi dua peserta didik) diminta menghafal Surah Al-’Alaq 1-5 secara
bergantian. Kedua peserta didik dalam kelompok masing-masing berganti peran.
Yang satu menghafal dan yang lainnya menyimak begitu sebaliknya. Peserta didik
yang menyimak diminta memberikan koreksi, nilai, dan masukan kepada teman
sekelompoknya agar keduanya dapat menghafalkan Surah Al-’Alaq 1-5 dengan
lancar dan benar.
 Pada rubrik “Bismillah, Aku Pasti Bisa”, peserta didik diminta melakukan:
 Uji keterampilan menghafal Surah Al-’Alaq 1-5;
 Penilaian diri dengan mengisi kolom “Sudah” atau “Belum” dengan memberi
tanda centang (√) sesuai dengan uraian dan memberi masukan terhadap hasil
menyimak hafalan teman kelompoknya.

Kegiatan Penutup
 Guru membuat kesimpulkan atau rangkuman dari materi pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil yang
dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif


Model, metode, dan aktivitas pembelajaran alternatif dapat diterapkan oleh guru pada
masing-masing satuan pendidikan.
Hal tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik
dengan mengedepankan tercapainya capaian pembelajaran. Beberapa alternatifnya,
yaitu: model pembelajaran drill and practice, talqīn dan tasmī’, dengan metode
pembelajaran tutor sebaya.
Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Mempelajari Materi
Sebagian besar peserta didik dapat menghafal Surah Al-’Alaq 1-5 dengan lancar dan
benar. Namun, ada juga peserta didik yang mengalami kesalahan dalam menghafal
Surah Al-’Alaq 1-5, khususnya pada ayat 4 dan 5. Kesalahannya pada lafal
yang juga terdapat pada Surah al-Falaq. Maka, dalam hal ini guru harus membantu
peserta didik dalam membedakan lafal tersebut pada Surah Al-’Alaq 1-5 dan Surah
al-Falaq sehingga tidak lagi melakukan kesalahan dalam menghafal Surah Al-’Alaq
1-5

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada
orang tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar
terhadap perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru
juga menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta
didiknya. Hal ini dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja
sama yang baik antara guru dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik
yang sesuai dengan capaian pembelajaran.
Pertemuan Kedua
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik dibuat berkelompok dengan temannya.
 Peserta didik diarahkan untuk membaca taawuz dan basmalah sebelum
menghafal Sauhr Al-’Alaq 1-5.
 Peserta didik membaca Surah Al-’Alaq 1-5 secara bersama-sama.
 Peserta didik mengamati potongan ayat Q.S. al- 'Alaq ayat 1-5. Kemudian
menentukan potongan ayat yang termasuk hukum qalqalah.
 Peserta didik menerima materi hukum tajwid Slime macam-macam qalqalah,
huruf qalqalah, cara membaca huruf qalqalah, contoh bacaan qalqalah.
 Peserta didik mencari contoh lain dari ayat Al-Qur'an yang termasuk hukum
bacaan.

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
Pertemuan Ketiga
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik menerima motivasi bahwa menulis al-Qur'an sangat mudah.
 Peserta didik mengamati tulisan potongan ayat Q.S. al-'Alaq. Kemudian
menentukan tulisan potongan ayat yang dianggap benar dan salah.
 Peserta didik menerima penjelasan dari guru tentang cara penulisan huruf al-
Qur'an yang baik dan benar.
 Peserta didik memperhatikan cara menulis Q.S Al-Alaq ayat 1-5 yang
ditampilkan dengan lcd dengan link : [Link]
v=OD6Sy3JA6zY
 Peserta didik memerhatikan cara menulis yang benar kalimat per kalimat.
 Selanjutnya setiap peserta didik menyalin penggalan Q.S. al-'Alaq ayat 1-5
pada kolom yang sudah disediakan dalam buku siswa.
 Peserta didik menulisnya di buku tulis masing-masing.

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah.

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
Pertemuan Keempat
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik mengamati gambar yang berkaitan dengan membaca al- Qur'an
secara klasikal atau individual.
 Peserta didik mencermati pelafalan [Link]-'Alaq ayat 1-5 secara klasikal melalui
link video [Link]
 Peserta didik mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelafalan Q.S.
al-'Alaq ayat 1-5.
 Peserta didik menirukan hafalan [Link]-'Alaq ayat 1-5 ayat per ayat dimulai dari
ayat pertama
 Peserta didik secara berpasangan dan saling bergantian menghafal Q.S. al-'Alaq
ayat 1-5.
 Menampilkan hafalan Q.S. al-'Alaq ayat 1-5 baik secara individual atau
berkelompok.
 Menanggapi hafalan Q.S. al-'Alaq ayat 1-5 ayat per ayat (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
 Menghafal QS. al-'Alaq ayat 1-5 dibantu dan dibimbing guru.
 Setelah hafal Q.S. al-'Alaq ayat 1-5, dilanjutkan dengan menghafal terjemahnya.
 Peserta dibimbing menghafal Q.S. al-'Alaq ayat 1-5 ayat per ayat beserta
terjemahnya.
 Peserta didik secara bersama-sama menunjukkan hafalan Q.S. al-'Alaq ayat 1-5
beserta terjemahnya.
 Peserta didik tampil ke depan menunjukkan hafalan Q.S. al-'Alaq ayat 1-5
beserta terjemahnya.

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
Pertemuan Kelima
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik menyimak pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S. al-'Alaq
ayat 1-5, secara klasikal atau individual melalui link
[Link]
 Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan tentang pesan Q.S.
al-'Alaq ayat 1-5.
 Peserta didk berdiskusi tentang pesan-pesan yang terkandung di dalam Q.S.
al-'Alaq ayat 1-5, secara kelompok.
 Peserta didik Secara berpasangan mendiskusikan tentang keterkaitan pesan
Q.S. al-Alaq ayat 1-5 dengan kehidupan sehari-hari.
 Peserta didik membuat rumusan hasil diskusi kelompok tentang pesan-pesan
yang terkandung di dalam Q.S, al-'Alaq ayat 1-5.
 Peserta didik menyampaikan hasil diskusi tentang pesan-pesan yang
terkandung di dalam Q.S. al-'Alaq ayat 1-5 secara kelompok atau individual.
 Peserta didik menanggapi hasil presentasi (melengkapi, mengonfirmasi,
menyanggah).
 Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah
Panduan penangangan pembelajaran siswa
1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
E. REFLEKSI
Refleksi guru
No Pertanyaan Jawaban
1. Apakah pemilihan media pembelajaran telah
mencerminkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai?
2. Apakah gaya penyampaian materi mampu
ditangkap oleh pemahaman peserta didik?
3. Apakah keseluruhan pembelajaran dapat
memberikan makna pembelajaran yang
hendak
dicapai?
4. Apakah pemilihan metode pembelajaran
sudah efektif untuk menerjemahkan tujuan
pembelajaran?
5. Apakah pelaksanaan pembelajaran tidak
keluar dari norma-norma?
6. Apakah pelaksanaan pembelajaran hari ini
dapat memberikan semangat kepada peserta
didik untuk lebih antusias dalam
pembelajaran selanjutnya?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
1) Penilaian sikap spiritual dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara
langsung dengan instrumen penilaian sebagai berikut :
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

2) Penilaian sikap sosial dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara langsung


dengan instrumen penilaian sebagai berikut:
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

3) Guru melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam membaca Surah


Al-’Alaq 1-5 pada rubrik”.
Instrumen penilaiannya sebagai berikut:
Nama Aspek yang Dinilai
Jumlah Tindak
No. Peserta Nilai Ketuntasan
Skor Lanjut
Didik Tajwid Fasih Makhraj
1 Haidar
2 Nusaybah
3
Penskoran:
Tiap jawaban benar bernilai 10 sehingga jumlah skor adalah 30.
Nilai = Perolehan Nilai x 100
Jumlah Skor

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Kegiatan Tindak Lanjut
1) Perbaikan
Kegiatan perbaikan diberikan kepada peserta didik yang belum memenuhi KBM
(Ketuntasan Belajar Minimal). Perbaikan dilakukan dengan cara mengulang materi
yang menjadi kesulitan peserta didik tersebut terlebih dahulu, lalu dilakukan
penilaian kembali.

2) Pengayaan
Kegiatan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang sudah memenuhi bahkan
melampaui KBM. Kegiatan pengayaan dapat berupa penugasan menjadi tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum memenuhi KBM. Selain itu, pengayaan juga
dapat berupa pendalaman materi membaca Surah Al-’Alaq 1-5 melalui materi
tajwid ataupun makhārijul ḥurūf.

LAMPIRAN
A. ASSESMEN
KKTP 1:
Membaca Q.5. Al-'Alaq/96:1-5
Instrumen: (praktik membaca)
Bacakan Q.S. Al-‘Alaq/96:1-5!
Kurang Cukup Baik Sangat Baik
Tajwid Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya sesuai
sesuai tajwid agak sesuai sesuai tajwid tajwid
tajwid
Makhraj Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya
sesuai agak sesuai sesuai sesuai
makharijul huruf makharijul huruf makharijul huruf makharijul
huruf
Kelancaran Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S. Membaca Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya lancar
lancar dan jelas agak lancar dan lancar dan jelas dan jelas
jelas
Kesimpulan: Peserta didik dianggap sudah mencapai tujuan pembelajaran jika ketiga
kriteria di atas mencapai minimal tahap baik.

KKTP 4:
Menunjukkan hafalan Q.S. Al-Alaq/96:1-5
Instrumen: (praktik hafalan) Tunjukkanlah hafalan Q.S. Al-'Alaq/96:1-5!
Kurang Cukup Baik Sangat Baik
Tajwid Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya sesuai
sesuai tajwid agak sesuai sesuai tajwid tajwid
tajwid
Makhraj Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan Q.S. Al- hafalan Q.S. Al- hafalan Q.S. Al- hafalan Q.S. Al-
'Alaq/96:1-5 'Alaq/96:1-5 'Alaq/96:1-5 'Alaq/96:1-5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya sesuai
sesuai agak sesuai sesuai makharijul huruf
makharijul huruf makharijul huruf makharijul huruf
Kelancaran Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5 Al-'Alaq/96:1- 5
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya lancar
lancar dan jelas agak lancar dan lancar dan jelas dan jelas
jelas
Hafalan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S. hafalan Q.S.
Al-'Alaq/96:1- 2 Al-'Alaq/96:1- 3 Al-'Alaq/96:1- 4 Al-'Alaq/96:1- 5
Kesimpulan : Peserta didik dianggap sudah mencapai tujuan pembelajaran jika keempat
kriteria di atas mencapai minimal tahap baik.

KKTP 3:
Menulis QS. Al-Alaq/96:1-5
Asesmen sumatif berupa keterampilan menuli
Instrumen: (praktik menulis)
Tulis QS. Al-'Alaq/96:1-5!
No. Aspek Skor
SB B C K
1. Keterbacaan
2. Kerapihan dan kebersihan
3. Ketuntasan tulisan
Jumlah
Keterangan Penilaian
Keterbacaan
Skor Keterangan
1 Kurang, tulisan tidak bisa dibaca dan tidak jelas
2 Cukup, tulisan huruf jelas dan tanda baca tidak lengkap
3 Baik, tulisan huruf jelas dan sebagian tanda baca tidak lengkap
4 Sangat baik, tulisan huruf jelas dan tanda baca lengkap
Kerapihan dan kebersihan
Skor Keterangan
1 Kurang, tulisan tidak rapi dan bersih
2 Cukup, tulisan sebagian rapi dan sebagian bersih
3 Baik, tulisan agak rapi dan bersih
4 Sangat baik, tulisan rapi dan bersih
Ketuntasan tulisan
Skor Keterangan
1 Kurang, tulisan tidak tuntas
2 Cukup, tulisan sebagian kecil tuntas
3 Baik, tulisan sebgaian besar tuntas
4 Sangat baik, tulisan semuanya tuntas
Keterangan
Nilai maksimal 12, nilai minimal 3 (poin aspek 3 poin x 4 jumlah skor). Peserta didi dapat
mencapai KKTP jika minimal mencapai kriteria C dengan skor 6 dengan catatan tidak ada
skor Kurang (kriteria minimal mencapai KKTP disesuaikan guru yang bersangkutan).

KKTP 2, 5 dan 6:
Menjelaskan hukum bacaan qalqalah, menerjemahkan QS. Al-'Alaq/96:1-5
menjelaskan pesan pokok Q.S. Al-'Alaq/96:1-5
Asesmen sumatif dilakukan dengan test tertulis bentuk soal isian.

Instrumen:
Soal isian
No. Pertanyaan Jawaban
1. Qalqalah berarti..... Getaran suara
2. Qalqalah ada dua macam, yaitu Sugra dan kubra
qalqalah... dan.....
3. Huruf qalqalah ada 5, yaitu .... Ba, jim, dal, tho, dan qaf
4. Hukum bacaan di samping Qalqalah sugra
adalah .... ‫اقرأ‬
5. Hukum bacaan di samping Qalqalah kubra
adalah .... ‫اْلَف َلِق‬
6. Terjemah berikut adalah.... Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu
‫القرا باسم ريال الذي َخ َلَل‬ yang menciptakan
7. Terjemah berikut adalah.... Yang mengajar (manusia) dengan pena
‫الدين علم والفضلي‬
8. Al-'Alaq artinya..... Segumpal darah
9. Nama Surah al-'Alaq diambil dari Dua
ayat ke....
10. Surah al-'Alaq memberi perintah Membaca al-Qur’an
agar kita selalu.....

Kriteria Penilaian Skor


Jika peserta didik menjawab dengan benar 10 kunci jawaban SB
Jika peserta didik menjawab dengan benar 7-9 kunci jawaban B
Jika peserta didik menjawab dengan benar 4-6 kunci jawaban C
Jika peserta didik menjawab dengan benar 1-3 kunci jawaban K
Keterangan : SB=Sangat Baik (4), B=Baik (3), C=Cukup (2), KB=Kurang (1)
Peserta didik dapat mencapai KKTP jika minimal mencapai kriteria B dengan skor minimal
70 (kriteria minimal mencapai KKTP disesuaikan guru yang bersangkutan).
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
 Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk
SD Kelas III : Kemendikbudristek 2021.
 Juz ‘Amma dan Terjemah.
C. GLOSARIUM
al-mu’awwizatain : dua surah Al-Qur’an yang merupakan doa perlindungan
kepada Allah yang diawali dengan qul auzu, yaitu Surah al-
Falaq dan Surah an-Nas
asmaulhusna : nama-nama yang baik yang dimiliki Allah Swt. yang terdapat
di dalam Al-Qur’an
azab : siksa Tuhan yang diganjarkan kepada manusia yang
meninggalkan perintah dan melanggar larangan agama
azan : seruan untuk mengajak orang salat berjamaah
bangkang : (membangkang) tidak mau menurut (perintah)
berhala : patung dewa atau sesuatu yang didewakan untuk disembah
dan dipuja
cicit : anak dari cucu (secara berurutan: anak, cucu, cicit atau buyut)
dakwah : seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan
ajaran agama
firman : kata (perintah) Tuhan (Allah)
hamba : abdi; manusia
hamdalah : lafal atau ucapan alhamdulillah hirobbil alamin
hijrah : perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian
pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan
diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy
iman : keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, malaikat, nabi,
kitab, dan sebagainya
ikamah : seruan tanda salat akan dilaksanakan
kritis : bersikap tidak lekas percaya; tajam dalam penganalisaan
kurban : persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta yang
disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan
muslim kepada-Nya
madaniyah : ayat-ayat atau wahyu yang turun sesudah Rasulullah saw.
hijrah ke Madinah
muazin : orang yang mengumandangkan azan
mumayiz : sudah dapat membedakan sesuatu yang baik dan sesuatu yang
buruk
mustamik : orang yang mendengarkan (azan)
rida : rela; suka; senang hati
salat fardu : salat wajib 5 waktu
santun : halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya)
sedekah : pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak
menerimanya, di luar kewajiban zakat
syariat : hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia,
hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar
berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
taawuz : permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan,
ucapannya Audzubillahi Minasy Syaithanir Rajim
tajwid : cara membaca Al-Qur’an dengan lafal atau ucapan yang
benar
takwa : taat melaksanakan perintah Allah Swt. Dan menjauhi segala
larangan-Nya
tartil : pembacaan Al-Qur’an dengan pelan dan memenuhi kaidah
tajwid
teladan : sesuatu yang patut ditiru atau baik dicontoh
zalim : tidak adil, orang yang melakukan perbuatan aniaya yang
merugikan dirinya sendiri dan/atau orang lain
zikir : puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang;
mengingat Allah Swt.
D. DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas 2003. Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
Anderson, L.W dan Krathwohl, D.R. 2017. Kerangka Landasan untuk
Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen (Revisi Taksonomi Pendidikan
Bloom). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. 2020. KBBI V 0.4.0 Beta (40) Luar
Jaringan (Luring/Android). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Buku Panduan
Pelaksanaan Gearkan Penumbuhan Budi Peerkti.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Panduan Gerakan
Literasi Sekolah di Sekolah Dasar.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2018. Panduan Penilaian
untuk Sekolah Dasar (SD).
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Modul Metode Pembelajaran.
Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Permendikbud Nomor 23 Tahun
2016 tentang Standar Penilaian Pendidika.n
Musfiqon, M. dan Nurdyansyah. 2015. Pendekatan Pembelajaran Saintifik.
Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat
Kementerian Agama RI. 2014. Kamus Istilah Keagamaan. Jakarta.
Puspendik. 2019. Panduan Penilaian Tes Tertulis. Jakarta: Pusat Penilaian
Pendidikan.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.
Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Silbermen, Melvin L. 1996. Active Learning: 101 Strategies to Teach Any Subject.
Jakarta: Yapendis.
Sya’roni, Irham. 2009. Dahsyatnya 99 Asmaul Husna for Kidz. Yogyakarta: Idea
World Kidz.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.
Jakarta: Prestasi Pustaka.
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Rizal Imam Mahdiana
Instansi : SD NEGERI SUMURWUNI
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase B, Kelas / Semester : III (Tiga) / I (Ganjil)
BAB 2 : Ayo Mengenal Tuhan Kita
Materi Pokok : Sifat-sifat Allah
Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik mampu melafalkan huruf hijaiyyah bersambung dengan tartil
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa,
 Berakhlak Mulia,
 Mandiri,
 Berkebinekaan Global
 Ta’addub (Beradab)
 Musawwah (Kesetaraan)
 Syura (Musyawarah)
D. SARANA DAN PRASARANA
 Papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya;
 Poster atau print out atau kartu Surah Al-’Alaq 1-5;
 Laptop, LCD projector, speaker aktif, laser pointer, audio murrattal dan video
Surah Al-’Alaq 1-5.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler fase B Kelas 3
F. MODEL METODE, DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran yang disarankan adalah drill and practice (model
pembelajaran yang mengedepankan banyak latihan dan praktik). Sedangkan
metode pembelajaran yang digunakan adalah demonstrasi dan kerja kelompok.
G. SUMBER BELAJAR
a. Sumber belajar utama
a. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam SD/MI Kelas 2, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI, Tahun 2021.
b. Juz ‘Amma dan Terjemah

b. Sumber belajar lain yang relevan


a. Buku PAI (pendamping) yang relevan dengan materi pembelajaran
b. Buku tajwid dan makhārijul ḥurūf
c. Buku Asbābun Nuzūl Al-Qur’an
d. Buku cerita tematik surahsurah pendek Al-Qur’an
e. Poster Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul ḥurūf
f. Video tentang Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul
ḥurūf di internet
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Menyebutkan sifat wajib bagi Allah dan artinya
2. Menunjukkan hafalan sifat wajib bagi Allah
3. Menjelaskan makna sifat wajib bagi Allah
4. Menyebutkan sifat mustahil bagi Allah dan artinya
5. Menunjukkan hafalan sifat mustahil bagi Allah
6. Menjelaskan makna sifat mustahil bagi Allah
7. Menyebutkan sifat jaiz bagi Allah dan artinya
8. Menunjukkan hafalan sifat jaiz bagi Allah
9. Menjelaskan makna sifat jaiz bagi Allah
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Meningkatkan kemampuan siswa berhati-hati dalam bertutur kata, menunjukkan
sikap sopan terhadap orang tua dan guru,
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa yang kamu ketahui tentang sifat wajib, sifat mustahil dan sifat jaiz bagi
Allah?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan pembukaan
pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran. Guru
memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.
Kegiatan Inti
 Peserta didik mengamati kata-kata yang nampak pada gambar atau menyimak lagu melalui
video [Link] Kemudian menentukan mana
yang termasuk sifat wajib Allah, dan selain sifat wajib Allah
 Peserta didik membaca materi pengertian sifat wajib Allah, nama sifat wajib Allah berikut
artinya.
 Secara berpasangan dan saling bergantian menyebutkan nama sifat wajib Allah berikut
artinya.
 Setelah mampu menyebutkan nama sifat wajib Allah berikut artinya lanjut dengan
menghafal nama sifat wajib Allah berikut artinya.
 Peserta didik menghafalkan nama sifat wajib Allah satu per satu dan artinya.
 Guru memperhatikan hafalan yang paling bagus dari peserta didik.
 Beberapa peserta didik yang paling bagus hafalannya diminta bergantian menghafalkan,
peserta didik yang lain diminta mendengarkan.
 Setiap kelompok diminta menunjukkan hafalan secara bergantian.
 Setiap kelompok mengutus satu anggota untuk diminta menunjukkan hafalannya.
 Guru mengajak peserta didik menghafalkan bersama-sama.
 Guru mengulang menghafalkan beberapa kali sampai semua hafalan peserta didik benar dan
lancer
 Peserta didik membaca materi makna/menghayati sifat wajib Allah dalam kehidupan

Kegiatan Penutup
 Guru membuat kesimpulkan atau rangkuman dari materi pembelajaran
yang telah dilaksanakan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Metode dan Aktivitas Pembelajaran Alternatif


Model, metode, dan aktivitas pembelajaran alternatif dapat diterapkan oleh guru pada
masing-masing satuan pendidikan.
Hal tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik
dengan mengedepankan tercapainya capaian pembelajaran. Beberapa alternatifnya,
yaitu: model pembelajaran drill and practice, talqīn dan tasmī’, dengan metode
pembelajaran tutor sebaya.
Panduan penangangan pembelajaran siswa
1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada
orang tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar
terhadap perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya.
Hal ini dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik
antara guru dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan
capaian pembelajaran.
Pertemuan Kedua
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran. Guru
memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik mengamati kata-kata yang nampak pada gambar. Kemudian
menentukan mana yang termasuk sifat mustahil Allah, dan selain sifat mustahil
Allah
 Peserta didik membaca materi pengertian sifat mustahil Allah, nama sifat
mustahil Allah berikut artinya.
 Secara berpasangan dan saling bergantian menyebutkan nama sifat mustahil
Allah berikut artinya.
 Setelah mampu menyebutkan nama sifat Mustahil Allah berikut artinya lanjut
dengan menghafal nama sifat mustahil Allah berikut artinya
 Peserta didik menghafalkan satu per satu dan artinya.
 Guru memperhatikan hafalan yang paling bagus dari peserta didik.
 Beberapa peserta didik yang paling bagus hafalannya diminta bergantian
menghafalkan, peserta didik yang lain diminta mendengarkan.
 Setiap kelompok diminta menunjukkan hafalan secara bergantian.
 Setiap kelompok mengutus satu anggota untuk diminta menunjukkan hafalannya.
 Guru mengajak peserta didik menghafalkan bersama-sama.
 Guru mengulang menghafalkan beberapa kali sampai semua hafalan peserta didik
benar dan lancar.
 Peserta didik membaca materi makna/menghayati sifat mustahil Allah dalam
kehidupan

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil yang
dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga menyampaikan
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini dilakukan untuk
menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru dan orang
tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian pembelajaran.
Pertemuan Ketiga
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran. Guru
memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik membaca materi pengertian sifat jaiz Allah, nama sifat jaiz Allah
berikut artinya.
 Secara berpasangan dan saling bergantian menyebutkan nama sifat jaiz Allah berikut
artinya.
 Setelah mampu menyebutkan nama sifat jaiz Allah berikut artinya lanjut dengan
menghafal nama sifat jaiz Allah berikut artinya.
 Peserta didik menghafalkan nama sifat jaiz Allah satu per satu dan artinya
 Guru memperhatikan hafalan yang paling bagus dari peserta didik.
 Beberapa peserta didik yang paling bagus hafalannya diminta bergantian
menghafalkan, peserta didik yang lain diminta mendengarkan.
 Setiap kelompok diminta menunjukkan hafalan secara bergantian.
 Setiap kelompok mengutus satu anggota untuk diminta menunjukkan hafalannya.
 Guru mengajak peserta didik menghafalkan bersama-sama.
 Guru mengulang menghafalkan beberapa kali sampai semua hafalan peserta didik
benar dan lancar.
 Peserta didik membaca materi makna/menghayati sifat jaiz Allah dalam kehidupan
Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil yang
dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah.

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga menyampaikan
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini dilakukan untuk
menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru dan orang
tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian pembelajaran.
E. REFLEKSI
Refleksi guru
No Pertanyaan Jawaban
1. Apakah pemilihan media pembelajaran telah
mencerminkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai?
2. Apakah gaya penyampaian materi mampu
ditangkap oleh pemahaman peserta didik?
3. Apakah keseluruhan pembelajaran dapat
memberikan makna pembelajaran yang
hendak
dicapai?
4. Apakah pemilihan metode pembelajaran
sudah efektif untuk menerjemahkan tujuan
pembelajaran?
5. Apakah pelaksanaan pembelajaran tidak
keluar dari norma-norma?
6. Apakah pelaksanaan pembelajaran hari ini
dapat memberikan semangat kepada peserta
didik untuk lebih antusias dalam
pembelajaran selanjutnya?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
1) Penilaian sikap spiritual dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara langsung
dengan instrumen penilaian sebagai berikut :
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

2) Penilaian sikap sosial dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara langsung


dengan instrumen penilaian sebagai berikut:
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

3) Guru melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam membaca Surah


Al-’Alaq 1-5 pada rubrik”.
Instrumen penilaiannya sebagai berikut:
Nama Aspek yang Dinilai
Jumlah Tindak
No. Peserta Nilai Ketuntasan
Skor Lanjut
Didik Tajwid Fasih Makhraj
1 Haidar
2 Nusaybah
3
Penskoran:
Tiap jawaban benar bernilai 10 sehingga jumlah skor adalah 30.
Nilai = Perolehan Nilai x 100
Jumlah Skor

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Kegiatan Tindak Lanjut
1) Perbaikan
Kegiatan perbaikan diberikan kepada peserta didik yang belum memenuhi KBM
(Ketuntasan Belajar Minimal). Perbaikan dilakukan dengan cara mengulang materi
yang menjadi kesulitan peserta didik tersebut terlebih dahulu, lalu dilakukan
penilaian kembali.

2) Pengayaan
Kegiatan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang sudah memenuhi bahkan
melampaui KBM. Kegiatan pengayaan dapat berupa penugasan menjadi tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum memenuhi KBM. Selain itu, pengayaan juga
dapat berupa pendalaman materi membaca Surah Al-’Alaq 1-5 melalui materi tajwid
ataupun makhārijul ḥurūf.

LAMPIRAN
A. ASSESMEN
Nama peserta didik :
Berilah tanda (V)
No Kriteria Ketercapaian Kriteria
4 3 2 1
1 Menyebutkan sifat wajib bagi Allah dan artinya
2 Menunjukkan hafalan sifat wajib bagi Allah
3 Menjelaskan makna sifat wajib bagi Allah
4 Menyebutkan sifat mustahil bagi Allah dan artinya
5 Menunjukkan hafalan sifat mustahil bagi Allah
6 Menjelaskan makna sifat mustahil bagi Allah
7 Menyebutkan sifat jaiz bagi Allah dan artinya
8 Menunjukkan hafalan sifat jaiz bagi Allah
9 Menjelaskan makna sifat jaiz bagi Allah

Keterangan :
4=Sangat Baik, 3= Baik, 2= Cukup, 1= Kurang

Soal Isian

No Pertanyaan Jawaban
.
1 Sifat wajib Allah Swt adalah …. Sifat yang dimiliki Allah Swt.
2 Sifat wajib baqa artinya …. Kekal
3 Allah Swt tidak butuh bantuan apapun dari …. Makhluknya
4 Sifat mustahil Allah Swt. adalah …. Sifat yang tidak pernah dimiliki
Allah Swt.
5 Sifat mustahil fana artinya …. Rusak
6 Kita harus yakin bahwa Allah Swt tidak Makhluknya
mungkin sama dengan ….
7 Sifat jaiz Allah Swt. adalah …. sifat yang boleh ada pada Allah
Swt. Allah Swt berhak
melakukan atau tidak melakukan

Kriteria Penilaian Skor


Jika peserta didik menjawab dengan benar 7 kunci jawaban SB
Jika peserta didik menjawab dengan benar 5-6 kunci jawaban B
Jika peserta didik menjawab dengan benar 3-4 kunci jawaban C
Jika peserta didik menjawab dengan benar 1-2 kunci jawaban K

Keterangan: SB=Sangat Baik (4), B=Baik (3), C=Cukup (2), KB=Kurang (1)
Peserta didik dapat mencapai KKTP jika minimal mencapai kriteria B dengan skor minimal
70 (kriteria minimal mencapai KKTP disesuaikan guru yang bersangkutan).

(praktik hafalan)
Tunjukkanlah hafalan sifat wajib, mustahil dan jaiz Allah!
Kurang Cukup Baik Sangat baik
Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan sifat hafalan sifat hafalan sifat hafalan sifat
Kelancara wajib, mustahil wajib, mustahil wajib, mustahil wajib, mustahil
n dan jaiz Allah dan jaiz Allah dan jaiz Allah dan jaiz Allah
sebagian kecil sebagian besar sebagian besar semuanya lancar
lancar dan jelas agak lancar dan lancar dan jelas dan jelas
jelas
Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan Menunjukkan
hafalan sebagian hafalan sebagian hafalan sebagian hafalan semua
Hafalan kecil sifat wajib, sifat wajib, besar sifat wajib, sifat wajib,
mustahil dan jaiz mustahil dan jaiz mustahil dan jaiz mustahil dan
Allah Allah Allah jaiz Allah

Kesimpulan: Peserta didik dianggap sudah mencapai tujuan pembelajaran jika kedua
kriteria di atas mencapai minimal tahap baik.
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
 Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk
SD Kelas III : Kemendikbudristek 2021.
 Juz ‘Amma dan Terjemah.
C. GLOSARIUM
al-mu’awwizatain : dua surah Al-Qur’an yang merupakan doa perlindungan
kepada Allah yang diawali dengan qul auzu, yaitu Surah al-
Falaq dan Surah an-Nas
asmaulhusna : nama-nama yang baik yang dimiliki Allah Swt. yang terdapat
di dalam Al-Qur’an
azab : siksa Tuhan yang diganjarkan kepada manusia yang
meninggalkan perintah dan melanggar larangan agama
azan : seruan untuk mengajak orang salat berjamaah
bangkang : (membangkang) tidak mau menurut (perintah)
berhala : patung dewa atau sesuatu yang didewakan untuk disembah
dan dipuja
cicit : anak dari cucu (secara berurutan: anak, cucu, cicit atau buyut)
dakwah : seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran
agama
firman : kata (perintah) Tuhan (Allah)
hamba : abdi; manusia
hamdalah : lafal atau ucapan alhamdulillah hirobbil alamin
hijrah : perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian
pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan
diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy
iman : keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, malaikat, nabi,
kitab, dan sebagainya
ikamah : seruan tanda salat akan dilaksanakan
kritis : bersikap tidak lekas percaya; tajam dalam penganalisaan
kurban : persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta yang
disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan
muslim kepada-Nya
madaniyah : ayat-ayat atau wahyu yang turun sesudah Rasulullah saw.
hijrah ke Madinah
muazin : orang yang mengumandangkan azan
mumayiz : sudah dapat membedakan sesuatu yang baik dan sesuatu yang
buruk
mustamik : orang yang mendengarkan (azan)
rida : rela; suka; senang hati
salat fardu : salat wajib 5 waktu
santun : halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya)
sedekah : pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak
menerimanya, di luar kewajiban zakat
syariat : hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia,
hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar
berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
taawuz : permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan,
ucapannya Audzubillahi Minasy Syaithanir Rajim
tajwid : cara membaca Al-Qur’an dengan lafal atau ucapan yang benar
takwa : taat melaksanakan perintah Allah Swt. Dan menjauhi segala
larangan-Nya
tartil : pembacaan Al-Qur’an dengan pelan dan memenuhi kaidah
tajwid
teladan : sesuatu yang patut ditiru atau baik dicontoh
zalim : tidak adil, orang yang melakukan perbuatan aniaya yang
merugikan dirinya sendiri dan/atau orang lain
zikir : puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang;
mengingat Allah Swt.
D. DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas 2003. Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
Anderson, L.W dan Krathwohl, D.R. 2017. Kerangka Landasan untuk
Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen (Revisi Taksonomi Pendidikan
Bloom). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. 2020. KBBI V 0.4.0 Beta (40) Luar
Jaringan (Luring/Android). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Buku Panduan
Pelaksanaan Gearkan Penumbuhan Budi Peerkti.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Panduan Gerakan
Literasi Sekolah di Sekolah Dasar.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2018. Panduan Penilaian
untuk Sekolah Dasar (SD).
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Modul Metode Pembelajaran.
Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Permendikbud Nomor 23 Tahun
2016 tentang Standar Penilaian Pendidika.n
Musfiqon, M. dan Nurdyansyah. 2015. Pendekatan Pembelajaran Saintifik.
Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat
Kementerian Agama RI. 2014. Kamus Istilah Keagamaan. Jakarta.
Puspendik. 2019. Panduan Penilaian Tes Tertulis. Jakarta: Pusat Penilaian
Pendidikan.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.
Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Silbermen, Melvin L. 1996. Active Learning: 101 Strategies to Teach Any Subject.
Jakarta: Yapendis.
Sya’roni, Irham. 2009. Dahsyatnya 99 Asmaul Husna for Kidz. Yogyakarta: Idea
World Kidz.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.
Jakarta: Prestasi Pustaka.
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Rizal Imam Mahdiana
Instansi : SD NEGERI SUMURWUNI
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase B, Kelas / Semester : III (Tiga) / I (Ganjil)
BAB 3 : Perilaku Terpuji adalah Kepribadianku
Materi Pokok : Hormat dan Patuh Kepada Orang Tua
Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran
B. KOMPETENSI AWAL
Peserta didik mampu secara konsisten berbicara santun
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa,
 Berakhlak Mulia,
 Mandiri,
 Berkebinekaan Global
 Ta’addub (Beradab)
 Musawwah (Kesetaraan)
 Syura (Musyawarah)
D. SARANA DAN PRASARANA
 Papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya;
 Poster atau print out atau kartu Surah Al-’Alaq 1-5;
 Laptop, LCD projector, speaker aktif, laser pointer, audio murrattal dan video
Surah Al-’Alaq 1-5.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler fase B Kelas 3
F. MODEL METODE, DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran yang disarankan adalah drill and practice (model
pembelajaran yang mengedepankan banyak latihan dan praktik). Sedangkan
metode pembelajaran yang digunakan adalah demonstrasi dan kerja kelompok.
G. SUMBER BELAJAR
a. Sumber belajar utama
a. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam SD/MI Kelas 2, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan RI, Tahun 2021.
b. Juz ‘Amma dan Terjemah

b. Sumber belajar lain yang relevan


a. Buku PAI (pendamping) yang relevan dengan materi pembelajaran
b. Buku tajwid dan makhārijul ḥurūf
c. Buku Asbābun Nuzūl Al-Qur’an
d. Buku cerita tematik surahsurah pendek Al-Qur’an
e. Poster Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul ḥurūf
f. Video tentang Surah Al-’Alaq 1-5, huruf hijaiah bersambung, dan makhārijul
ḥurūf di internet
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pengertian hormat dan berbakti kepada orang tua tua
2. Mengidentifikasi ciri-ciri anak yang hormat dan berbakti kepada orang
3. Menjelaskan cara menumbuhkan sikap hormat dan berbakti kepada orang tua
4. Menunjukkan contoh sikap hormat dan berbakti kepada orang tua
5. Menjelaskan pengertian hormat dan berbakti kepada guru
6. Mengidentifikasi ciri-ciri anak yang hormat dan berbakti kepada guru
7. Mengemukakan cara menumbuhkan sikap hormat dan berbakti kepada guru
8. Menunjukkan contoh sikap hormat dan berbakti kepada guru
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Meningkatkan kemampuan siswa dalam bersikap sopan dan berbicara santun
kepada orang tua dan guru.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagaimana derajat orang tua menurut agama islam?
 Bagaimana sebaiknya murid bersikap kepada guru?
 Mengapa derajat orang tua sangat mulia?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.
Kegiatan Inti
 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (disesuaikan)
 Peserta didik pada kelompoknya masing-masing mengamati gambar.
 Masing-masing kelompok berdiskusi dan menentukan gambar yang
menunjukkan berbakti kepada orang tua dan guru.
 Peserta didik membaca cerita yang ada dalam buku siswa (Sumber: Buku
Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas III, Kurikulum Merdeka, Hal. 64-65,
Pusbuk BSKAP Kemdikbudristek RI. 2021)
 Perwakilan kelompok menyampaikan presentasi terkait cerita tersebut.
 Peserta didik membaca materi pengertian sikap hormat dan berbakti kepada
orang tua.
 Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa proses pembelajaran materi
menggunakan role playing.
 Guru menentukan jumlah pemeran dan posisi pemeranannya.
 Peserta didik membaca skenario kegiatan (skenario dapat disesuaikan diubah
dengan situasi dan kondisi).
 Setelah skenario disampaikan, selanjutnya peserta didik ditugasi untuk
mengamati peran peran yang dimainkan.
 Guru menunjuk peserta didik untuk memainkan peran.
 Guru memberikan contoh peran dan memberitahukan apa yang harus
dibicarakan oleh pemeran tersebut
 Peserta didik yang ditunjuk untuk bermain peran sesuai dengan petunjuk
 Peserta didik yang lain mengamatinya.
 Guru memastikan bahwa pemeranan sesuai dengan yang diharapkan yang
menggambarkan perilaku-perilaku yang ada dalam materi ajar

Kegiatan Penutup
 Guru membuat kesimpulkan atau rangkuman dari materi pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil yang
dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada
orang tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar
terhadap perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru
juga menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta
didiknya. Hal ini dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja
sama yang baik antara guru dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik
yang sesuai dengan capaian pembelajaran.
Pertemuan Kedua
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (disesuaikan)
 Peserta didik pada kelompoknya masing-masing mengamati gambar.
 Setelah mencermati gambar tersebut, peserta didik diminta pendapat bagaimana
cara yang dilakukan untuk hormat dan berbakti kepada guru.
 Peserta didik membaca materi cara menumbuhkan sikap hormat dan bakti kepada
guru, hikmah hormat dan berbakti kepada guru, akibat tidak hormat dan berbakti
kepada orang tua.
 Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa proses pembelajaran materi
menggunakan role playing.
 Tentukan jumlah pemeran dan posisi pemeranannya.
 Tentukan skenario kegiatan (skenario dapat disesuaikan diubah dengan situasi
dan kondisi).
 Setelah skenario disampaikan, selanjutnya peserta didik ditugasi untuk
mengamati peran- peran yang dimainkan.
 Guru menunjuk peserta didik untuk memainkan peran.
 Guru memberikan contoh peran dan memberitahukan apa yang harus dibicarakan
oleh pemeran tersebut.
 Peserta didik yang ditunjuk untuk bermain peran sesuai dengan petunjuk.
 Peserta didik yang lain mengamatinya.
 Guru memastikan bahwa pemeranan sesuai dengan yang diharapkan yakni
menggambarkan perilaku-perilaku yang ada dalam materi ajar.
Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajark semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
Pertemuan Ketiga
Kegiatan Pembuka
 Peserta didik menjawab salam pembuka dari guru dilanjutkan dengan
pembukaan pembelajaran oleh guru.
 Peserta didik memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan membaca al-
Qur'an secara bersama-sama (nama surah sesuai dengan program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
 Guru menyampaikan indikator/kriteria ketercapaan tujuan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif agar terbangun sikap
pembelajar mandiri.

Kegiatan Inti
 Peserta didik menerima motivasi bahwa taat kepada guru adalah kemuliaan
 Peserta didik membaca cerita tentang hormat dan patuh kepada guru
 Peserta didik membentuk kelompok secara heterogen
 Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengenai cara taat kepada guru
 Peserta didik dalam kelompoknya menuliskan perbbuatan-perbuatan yang
termasuk perilaku taat dan patuh kepada guru pada lembar kerja kelompok
 Peserta didik dalam kelompoknya mempresentasikan hasil diskusi dan
mendapat umpan balik dari kelompok yang lain.

Kegiatan Penutup
 Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan.
 Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan.
 Tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil
yang dicapai dalam proses pembelajaran.
 Mengajak semua peserta didik untuk mengakhiri pembelajaran dengan
melakukan hening dan berdoa
 Guru dan perserta didik bersama-sama mengucapkan hamdalah.

Panduan penangangan pembelajaran siswa


1) Untuk menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dapat dilakukan
melalui bimbingan khusus secara individu dan mengelompokkannya dengan
peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2) Untuk menangani peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan
pengayaan dengan memberdayakan mereka menjadi tutor sebaya dalam kelompok
yang sudah dikondisikan. Peserta didik tersebut diberi tugas tambahan untuk
mengajari teman kelompoknya menghafal Surah Al-’Alaq 1-5.
3) Adapun untuk keberagaman karakter siswa, guru dapat menanganinya dengan
memberikan pembelajaran yang variatif dengan pengelompokkan peserta didik
secara heterogen.

Interaksi Guru dengan Orang Tua/Wali


Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan hafalan Surah Al-’Alaq 1-5 kepada orang
tua/walinya sesuai makhārijul ḥurūf. Orang tua/wali memberikan komentar terhadap
perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an putra/putrinya. Guru juga
menyampaikan perkembangan keterampilan menghafal Al-Qur’an peserta didiknya. Hal ini
dilakukan untuk menjalin komunikasi dan meningkatkan kerja sama yang baik antara guru
dan orang tua/wali dalam mewujudkan peserta didik yang sesuai dengan capaian
pembelajaran.
E. REFLEKSI
Refleksi guru
No Pertanyaan Jawaban
1. Apakah pemilihan media pembelajaran telah
mencerminkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai?
2. Apakah gaya penyampaian materi mampu
ditangkap oleh pemahaman peserta didik?
3. Apakah keseluruhan pembelajaran dapat
memberikan makna pembelajaran yang
hendak
dicapai?
4. Apakah pemilihan metode pembelajaran
sudah efektif untuk menerjemahkan tujuan
pembelajaran?
5. Apakah pelaksanaan pembelajaran tidak
keluar dari norma-norma?
6. Apakah pelaksanaan pembelajaran hari ini
dapat memberikan semangat kepada peserta
didik untuk lebih antusias dalam
pembelajaran selanjutnya?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
1) Penilaian sikap spiritual dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara
langsung dengan instrumen penilaian sebagai berikut :
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

2) Penilaian sikap sosial dilakukan dengan observasi/ pengamatan secara langsung


dengan instrumen penilaian sebagai berikut:
Nama Peserta Aspek yang Catatan Tindak
No. Tanggal
Didik Diamati Perilaku Lanjut
1 Haidar
2 Nusaybah
3

3) Guru melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam membaca Surah


Al-’Alaq 1-5 pada rubrik”.
Instrumen penilaiannya sebagai berikut:
No. Nama Aspek yang Dinilai Jumlah Nilai Ketuntasan Tindak
Peserta
Tajwid Fasih Makhraj Skor Lanjut
Didik
1 Haidar
2 Nusaybah
3
Penskoran:
Tiap jawaban benar bernilai 10 sehingga jumlah skor adalah 30.
Nilai = Perolehan Nilai x 100
Jumlah Skor

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Kegiatan Tindak Lanjut
1) Perbaikan
Kegiatan perbaikan diberikan kepada peserta didik yang belum memenuhi KBM
(Ketuntasan Belajar Minimal). Perbaikan dilakukan dengan cara mengulang materi
yang menjadi kesulitan peserta didik tersebut terlebih dahulu, lalu dilakukan
penilaian kembali.

2) Pengayaan
Kegiatan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang sudah memenuhi bahkan
melampaui KBM. Kegiatan pengayaan dapat berupa penugasan menjadi tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum memenuhi KBM. Selain itu, pengayaan juga
dapat berupa pendalaman materi membaca Surah Al-’Alaq 1-5 melalui materi
tajwid ataupun makhārijul ḥurūf.

LAMPIRAN
D. ASSESMEN
Nama peserta didik:…………………………………………
Berilah tanda (√)
Kriteria
NO Kriteria Ketercapaian
4 3 2 1
1 Menjelaskan pengertian hormat dan berbakti kepada orang tua

2 Mengidentifikasi ciri-ciri anak yang hormat dan berbakti kepada


orang tua
3 Menjelaskan cara menumbuhkan sikap hormat dan berbakti
kepada orang tua
4 Menunjukkan contoh sikap hormat dan berbakti kepada orang tua
5 Menjelaskan pengertian hormat dan berbakti kepada guru
6 Mengidentifikasi ciri-ciri anak yang hormat dan berbakti kepada
guru
7 Mengemukakan cara menumbuhkan sikap hormat dan berbakti
kepada guru
8 Menunjukkan contoh sikap hormat dan berbakti kepada guru
Keterangan :
4= sudah muncul secara keseluruhan, 3= muncul sebagian besar, 2 muncul sebagian kecil,
1 - belum muncul

KKTP 1,2,3,5,6,7
Menjelaskan pengertian hormat dan berbakti kepada orang tua dan guru, mengidentifikasi
ciri-ciri anak yang hormat dan berbakti kepada orang tua dan g menjelaskan cara
menumbuhkan sikap hormat dan berbakti kepada orang tua dan guru guru.
Asesmen sumatif dilakukan dengan test tertulis bentuk soal uraian.
Instrumen:
Soal uraian

No Pertanyaan Jawaban
1 Bagaimana cara berbakti kepada sikap sayang, patuh dan taat
orangtua? kepada keduanya

2 Bagaimana cara berbakti kepada guru? sikap sayang, patuh, taat, dan
hormat kepada guru
3 Sebutkan salah satu ciri-ciri anak yang berkata lemah lembut kepada
berbakti kepada orang tua? orang tua
4 Sebutkan salah satu ciri-ciri anak yang menyelesaikan tugas yang
berbakti kepada guru? diberikannya

5 Bagaiman cara menumbuhkan sikap bakti Senantiasa mengingat kebaikan


kepada orang tua? orang tua
6 Bagaiman cara menumbuhkan sikap bakti Mengingat jasanya yang telah
kepada guru? mendidik kita.
7 Bagaimaana akibat anak yang tidak Mendapat dosa besar
berbakti kepada orang tua?
8 Bagaimaana akibat anak yang tidak Tidak mendapatkan keberkahan dari
berbakti kepada guru? ilmu yang diperoleh

Kriteria Penilaian Skor


Jika peserta didik menjawab dengan benar 8 kunci jawaban SB
Jika peserta didik menjawab dengan benar 6-7 kunci jawaban B
Jika peserta didik menjawab dengan benar 4-5 kunci jawaban C
Jika peserta didik menjawab dengan benar 1-3 kunci K
jawaban
Keterangan: SB-Sangat Baik (4), B-Baik (3), C=Cukup (2), KB-Kurang (1). Peserta didik
dapat mencapai KKTP jika minimal mencapai kriteria B dengan skor minimal 75 (kriteria
minimal mencapai KKTP disesuaikan guru yang bersangkutan).

KKTP 4,8 :
Menunjukkan contoh sikap hormat dan berbakti kepada orangtua dan guru

Asesmen sumatif dilakukan dengan praktik bermain peran


Instrumen:
Praktik bermain peran

Kurang Cukup Baik Sangat Baik


Intonasi Intonasi suara Intonasi suara Intonasi suara Intonasi suara
jelas tidak jelas jelas tapi agak jelas tidak jelas
jelas tidak
pelan pelan Terlalu keras terlalu keras
Sebagian pelantidak terlalu
pelan
Ekspresi Ekspresi/cara Ekspresi/cara Ekspresi/cara
mengungkapkan Ekspresi/cara mengungkapka mengungkapkan
tidak sesuai mengungkapkan n sebagian besar sesuai dengan
dengan materi sebagian kecil sesuai dengan materi peran
peran sesuai dengan materi peran
materi peran
Penguasaan Tidak Menguasai Menguasai Menguasai
penyampaia menguasai sebagain kecil sebagaian besar semua pesan
n pesan pesan yang pesan yang pesan yang yang
disampaian disampaiakan disampaikan disampaikan
Kerjasama Kurang kompak Kadang-kadang Kompak dan Kompak dan
dan kurang kompak dan bekerjasama bekerjasamas
bekerjasama bekerjasama antar rekan antar rekan
antar rekan dalam berperan dalam berperan dalam berperan
dalam berperan walaupun terus
diberi dorongan
gurunya
Kesimpulan: Peserta didik dianggap sudah mencapai kriteria di atas mencapai minimal
tahap baik.
E. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
 Buku Panduan Guru dan Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk
SD Kelas III : Kemendikbudristek 2021.
 Juz ‘Amma dan Terjemah.
F. GLOSARIUM
al-mu’awwizatain : dua surah Al-Qur’an yang merupakan doa perlindungan
kepada Allah yang diawali dengan qul auzu, yaitu Surah al-
Falaq dan Surah an-Nas
asmaulhusna : nama-nama yang baik yang dimiliki Allah Swt. yang terdapat
di dalam Al-Qur’an
azab : siksa Tuhan yang diganjarkan kepada manusia yang
meninggalkan perintah dan melanggar larangan agama
azan : seruan untuk mengajak orang salat berjamaah
bangkang : (membangkang) tidak mau menurut (perintah)
berhala : patung dewa atau sesuatu yang didewakan untuk disembah
dan dipuja
cicit : anak dari cucu (secara berurutan: anak, cucu, cicit atau buyut)
dakwah : seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan
ajaran agama
firman : kata (perintah) Tuhan (Allah)
hamba : abdi; manusia
hamdalah : lafal atau ucapan alhamdulillah hirobbil alamin
hijrah : perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian
pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan
diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy
iman : keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, malaikat, nabi,
kitab, dan sebagainya
ikamah : seruan tanda salat akan dilaksanakan
kritis : bersikap tidak lekas percaya; tajam dalam penganalisaan
kurban : persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta yang
disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan
muslim kepada-Nya
madaniyah : ayat-ayat atau wahyu yang turun sesudah Rasulullah saw.
hijrah ke Madinah
muazin : orang yang mengumandangkan azan
mumayiz : sudah dapat membedakan sesuatu yang baik dan sesuatu yang
buruk
mustamik : orang yang mendengarkan (azan)
rida : rela; suka; senang hati
salat fardu : salat wajib 5 waktu
santun : halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya)
sedekah : pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak
menerimanya, di luar kewajiban zakat
syariat : hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia,
hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar
berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
taawuz : permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan,
ucapannya Audzubillahi Minasy Syaithanir Rajim
tajwid : cara membaca Al-Qur’an dengan lafal atau ucapan yang
benar
takwa : taat melaksanakan perintah Allah Swt. Dan menjauhi segala
larangan-Nya
tartil : pembacaan Al-Qur’an dengan pelan dan memenuhi kaidah
tajwid
teladan : sesuatu yang patut ditiru atau baik dicontoh
zalim : tidak adil, orang yang melakukan perbuatan aniaya yang
merugikan dirinya sendiri dan/atau orang lain
zikir : puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang;
mengingat Allah Swt.
D. DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas 2003. Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
Anderson, L.W dan Krathwohl, D.R. 2017. Kerangka Landasan untuk
Pembelajaran, Pengajaran dan Asesmen (Revisi Taksonomi Pendidikan
Bloom). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. 2020. KBBI V 0.4.0 Beta (40) Luar
Jaringan (Luring/Android). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Buku Panduan
Pelaksanaan Gearkan Penumbuhan Budi Peerkti.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2016. Panduan Gerakan
Literasi Sekolah di Sekolah Dasar.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud. 2018. Panduan Penilaian
untuk Sekolah Dasar (SD).
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Modul Metode Pembelajaran.
Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2019. Al-Qur’an dan Terjemahan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Permendikbud Nomor 23 Tahun
2016 tentang Standar Penilaian Pendidika.n
Musfiqon, M. dan Nurdyansyah. 2015. Pendekatan Pembelajaran Saintifik.
Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat
Kementerian Agama RI. 2014. Kamus Istilah Keagamaan. Jakarta.
Puspendik. 2019. Panduan Penilaian Tes Tertulis. Jakarta: Pusat Penilaian
Pendidikan.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.
Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Silbermen, Melvin L. 1996. Active Learning: 101 Strategies to Teach Any Subject.
Jakarta: Yapendis.
Sya’roni, Irham. 2009. Dahsyatnya 99 Asmaul Husna for Kidz. Yogyakarta: Idea
World Kidz.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik.
Jakarta: Prestasi Pustaka.

Anda mungkin juga menyukai