0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan17 halaman

Panduan Kontrasepsi Implan dan KIE

Dokumen ini menjelaskan tentang kontrasepsi implan, termasuk definisi, jenis, mekanisme kerja, indikasi, kontraindikasi, efek samping, dan konseling yang diperlukan. Kontrasepsi implan efektif selama 3 hingga 5 tahun tergantung jenisnya, dan dapat menyebabkan efek samping seperti amenorea dan perubahan berat badan. Konseling yang tepat diperlukan untuk membantu pasien memahami pilihan kontrasepsi dan mendapatkan informed consent sebelum tindakan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan17 halaman

Panduan Kontrasepsi Implan dan KIE

Dokumen ini menjelaskan tentang kontrasepsi implan, termasuk definisi, jenis, mekanisme kerja, indikasi, kontraindikasi, efek samping, dan konseling yang diperlukan. Kontrasepsi implan efektif selama 3 hingga 5 tahun tergantung jenisnya, dan dapat menyebabkan efek samping seperti amenorea dan perubahan berat badan. Konseling yang tepat diperlukan untuk membantu pasien memahami pilihan kontrasepsi dan mendapatkan informed consent sebelum tindakan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

AKBK dan

KIE/Konselin g da lam
pelaya n an K b
Ni Putu R in i Alp iani
P07 124 12 30 04
AKBK
(KB IMPLAN)
Definisi
Kontrasepsi implan merupakan kontrasepsi yang
berbentuk batang kecil yang mengandung hormon
progestin. Setelah bidan mematikan rasa di kulit
dengan menggunakan anastetik, kemudian alat
seperti jarum (trocar) digunakan untuk
menempatkan implan di bawah kulit pada lengan
bagian atas. Pemasangan implan tidak
memerlukan jahitan pada kulit. Secara perlahan,
implan akan melepaskan progestin ke dalam
aliran darah. Implan efektif digunakan selama 3
tahun.
Jenis Kb Implan
Norplant terdiri dari 6 batang silastik lembut
1 berongga dengan panjang 3,4 cm dengan diameter
2,4 mm, yang berisi dengan 36 mg levonorgestrel dan
lama kerjanya 5 tahun.
Implanon terdiri dari 1 batang putih lentur dengan
panjang kira-kira 40 mm, dan diameter 2 mm, yang
2
berisi dengan 68 mg ketodesogestrel dan lama
kerjanya 3 tahun.
Jadena dan Indoplant terdiri dari 2 batang
3 yang berisi dengan 75 mg levonorgestrel
dengan lama kerja 3 tahun.
Mekanisme
Mencegah ovulasi
Kerja
Dimana pada kedua jenis implant norplan,
hormon lenovogestrel berdistribusi melalui
membran silastik dengan kecepatan yang lambat
dan konstan. Dalam 24 jam setelah insersi, kadar
hormon dalam plasma darah sudah cukup tinggi
untuk mencegah ovulasi, kadar levonorgestrel
yang dipertahankan dalam tubuh klien dengan
sistem norplant secara parsial menekan lonjakan
LH dan menghambat ovulasi.
Mekanisme Kerja
Perubahan lender serviks
Disini lender serviks menjadi kental dan sedikit
sehingga menghambat pergerakan
spermatozoa, implant kemungkinan besar juga
menekan poliferasi siklik endometrium yang
dipicu oleh esterogen sehingga endometrium
tetap dalam keadaan atrofi
Mekanisme Kerja
Menghambat perkembangan sikli dari
endometrium.
Efektifitas implant ini pada jenis norplant
akan berkurang sedikit setelah 5 tahun
dan pada tahun ke enam kira-kira 2,5 3%
akseptor menjadi hamil.
Indikasi dan Kontra
Indikasi
• Indikasi • Kontra Indikasi
a. Perempuan yang telah memiliki anak a.. Perempuan hamil atau diduga
ataupun yang belum. [Link] pemberian kontrasepsi
b. Perempuan pada usia reproduksi (20 – 30
tahun). b. Perempuan dengan perdarahan
c. Perempuan yang menghendaki kontrasepsi pervaginaan yang belum jelas
yang memiliki efektifitas tinggi dan penyababnya. c.. Perempuan yang tidak
menghendaki pencegahan kehamilan jangka dapat menerima perubahan pola haid
panjang. yang terjadi.
d. Perempuan menyusui dan membutuhkan d. Perempuan dengan mioma uterus dan
kontrasepsi.
e. Perempuan pasca persalinan. kanker payudara.
f. Perempuan pasca keguguran. f. Perempuan dengan benjolan/kanker
g. Perempuan yang tidak menginginkan anak payudara atau riwayat kanker payudara.
lagi, menolak sterilisasi. g. Perdarahan / bercak (spotting) ringan
Waktu pemberian

Waktu mulai menggunakan AKBK minimal 4 minggu setelah


persainan : untuk mengatur jarak kehamilan yang sehat usai
persalinan.
Usai keguguran : untuk memberikan waktu pemulihan pasca
mengalami kondisi ini.
Efek Samping dan Cara
mengatasi
a. Amenorea
1) Pastikan hamil atau tidak hamil, bila tidak hamil tidak memerlukan
penanganan khusus, khusus konseling saja.
2) Bilaklien tetap saja tidak menerima, angkat implant dan menganjurkan
menggunakan kontrasepsi lain.
3) Bila terjadi kehamilan dan klien ingin melanjutkan kehamilannya, cabut
implant dan jelaskan, bahwa progestin tidak berbahaya bagi janin. Bila
diduga kehamilan ektopik,klien dirujuk.
b.. Ekspulsi (Anggraini, Y, Martini. 2012 )
1) Cabut kapsul yang ekspulsi, periksa apakah kapsul lain masih di tempat,
dan apakah terdapat tanda-tanda infeksi daerah insersi.
2) Bila tidak ada infeksi dan kapsul lain masih berada pada tempatnya,
pasang kapsul baru 1 buah pada tempat insersi yang berbeda
3) Bila ada infeksi cabut seluruh kapsul yang ada dan pasang kapsul baru
pada lengan yang lain, atau anjurkan klien menggunakan metode
kontrasepsi lain.
Efek Samping dan Cara
mengatasi
[Link] pada daerah insersi ( Afandi, 2012 )
1) Bila terjadi infeksi tanpa nanah, bersihkan dengan sabun dan
air, atau antiseptik. Berikan antibiotik yang sesuai untuk 7 hari
2) Implant jangan dilepas dan klien diminta kembali satu minggu.
3) Apabila tidak membaik, cabut implant dan pasang yang
[Link] sisi lengan yang lain atau cari metode kontrasepsi
yang lain.
d. Berat badan naik / turun ( Sulistyawati A, 2011 )
1) Informasikan kepada klien bahwa perubahan berat badan 1-2 kg
adalah normal. Kaji ulang diet klien apabila terjadi perubahan berat
badan 2 kg atau lebih.
2) Apabila perubahan berat badan ini tidak dapat diterima, bantu
klien mencari metode lain.
KIE/Kon se lin g
dalam
pelaya na n Kb
Jenis Konseling
[Link] awal [Link] Khusus
Bertujuan untuk Koseling khusus mengenai metode KB
memberi kesempatan pada klien untuk [Link] tindak
memutuskan metode apa mengajukan pertanyaan tentang cara lanjut
yang akan dipakai
didalamnya termasuk
KB tertentu dan membicarakan Bila klien datang
pengalamannya, mendapatan untuk mendapatkan
mengenalkan pada klien informasi lebih rinci tentang cara KB
semua cara KB atau yang tersedia yang ingin dipilihnya, obat baru atau
pelayanan kesehatan, mendapatkan bantuan untuk memilih pemeriksaan ulang
prosedur klinik, kebijakan metode KB yang cocok serta maka penting untuk
dan bagaimana mendapat penerangan lebih jauh berpijak pada
pengalaman klien pada tentang bagaimana menggunakan
metode tersebut dengan aman, efektif konseling yang dulu.
kunjungannya itu. dan memuaskan.
Teknik Penelitian
REFER/RETURN VISIT,
merujuk bila fasilitas ini
ASK,menanyakan keluhan tidak dapat memberikan
atau kebutuhan klien dan pelayanan yang sesuai,
menilai apakah keluhan HELP, membantu
kemudian membuat
kebutuhan sesuai dengan klien memahami dan jadwal kunjungan ulang.
kondisi yang dihadapi. menyelesaikan
masalahnya.

G A T H E R
GREET,memberikan TELL, memberitahukan EXPLAIN, menjelaskan
salam, persoalan pokok yang dihadapi cara terpilih yang telah
memperkenalkan pasien dari hasil tukar dianjurkan dan hasil
diri dan membuka informasi dan mencarikan yang diharapkan
upaya penyelesaiannya. mungkin dapat segera
komunikasi. terlihat/diobservasi
Informen Choice
Informed Choice adalah informasi untuk
pasien memilih pilihan yang ada kepada 10
pasien dengan jelas mengenai tujuan
tindakan medis yang akan dilakukan, tata 8
cara tindakan yang akan dilakukan,
risiko yang mungkin dihadapi, alternatif
tindakan medis, dan biaya medis guna 6
mendukung proses kelahiran
Informed choice penting dilakukan agar 4
pasien bisa memilih pelayanan yang
dirasa aman dan nyaman baginya.
2
Karena itu, seorang bidan harus bisa
menyampaikan dengan jelas setiap
pilihan yang diberikan kepada pasien. 0
Item 1 Item 2 Item 3
Informent Consent
Informed Consent teridiri dari dua kata
yaitu “informed” yang berarti informasi
atau keterangan dan “consent” yang 10
berarti persetujuan atau memberi izin.
jadi pengertian Informed Consent adalah
suatu persetujuan yang diberikan setelah 8
mendapat informasi. Dengan demikian
Informed Consent dapat di definisikan 6
sebagai pernyataan pasien atau yang sah
mewakilinya yang isinya berupa
persetujuan atas rencana tindakan 4
kedokteran yang diajukan oleh dokter
setelah menerima informasi yang cukup
untuk dapat membuat persetujuan atau 2
penolakan. Persetujuan tindakan yang
akan dilakukan oleh Dokter harus
dilakukan tanpa adanya unsur pemaksaan. 0
Item 1 Item 2 Item 3
Terim a
Kasih

Anda mungkin juga menyukai