PEDOMAN LABORATORIUM
UPTD PUSKESMAS SENDANG
Jl. Syech Nurjati No. 351 Kec. Sumber Telp. 0231 8820327
E-mail : pkmsendangcrb@[Link]
Sumber – 45611
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
UPTD Puskesmas Sendang merupakan salah satu fasilitas kesehatan
tingkat pertama di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Visi UPTD
Puskesmas Sendang adalah terwujudnya Kabupaten Cirebon Berbudaya,
Sejahtera, Agamis, Maju dan Aman . Misi UPTD Puskesmas Sendang adalah
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan
dasar masyarakat, Peningkatan kualitas pendidikan kesehatan dan
ekonomi. Puskesmas Sendang memiliki tata nilai yaitu SIP yang artinya
Sigap , Inovatif , dan Profesional.
Laboratorium UPTD Puskesmas Sendang adalah laboratorium klinik
kesehatan yang melayani pemeriksaan spesimen klinik berupa cairan
tubuh, untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan perorangan
terutama untuk menunjang diagnosis penyakit, penyembuhan penyakit,
pemulihan kesehatan, dan deteksi dini keadaan kesehatan seseorang.
Laboratorium UPTD Puskesmas Sendang merupakan unit pelaksana
teknis di dalam struktur organisasi UPTD Puskesmas Sendang dan sebagai
unit pelaksana teknis maka Laboratorium UPTD Puskesmas Sendang harus
memiliki pedoman pelayanan yang akan mengimplementasikan Kebijakan
Penunjang Pelayanan Klinis UPTD Puskesmas Sendang.
B. Tujuan Pedoman
1. Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pelayanan
laboratorium kesehatan Puskesmas.
2. Tujuan Khusus
a. Petugas laboratorium dapat melaksanakan pelayanan dengan baik
sesuai dengan langkah-langkah yang sudah ditetapkan
b. Kepercayaan pada pengguna jasa / pasien dalam pelayanan
laboratorium puskesmas
c. Kepuasan pengguna jasa / pasien dalam pelayanan laboratorium
yang berkualitas
C. Sasaran
Sasaran dari pedoman ini adalah petugas pelaksana laboratorium
kesehatan terlatih dalam melakukan persiapan penderita, serta peralatan
dan reagentsia, melakukan tindakan, melaksanakan prosedur
pemeriksaan, membuat pencatatan dan pelaporan di UPTD Puskesmas
Sendang
D. Batasan Operasional
Laboratorium kesehatan adalah sarana kesehatan yang
melaksanakan pengukuran ,penetapan dan pengujian terhadap bahan yang
berasal dari manusia untuk menentukan jenis penyakit pada kesehatan
perorangan atau masyarakat
BAB II
RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Pelayanan Laboratorium kesehatan mencakup beberapa hal
yang meliputi antara lain sebagai berikut :
A. Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Petugas pelaksana Laboratorium adalah petugas yang memiliki
kompetensi pendidikan di bidang laboratorium kesehatan
B. Jadwal Kegiatan Laboratorium
Pelayanan laboratorium kesehatan di puskesmas dilaksanakan setiap
hari senin – sabtu jam 08.00 – 12.00 kecuali hari jumat jam 08.00-11.00
sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
C. Ruangan Laboratorium
Ruang laboratorium berada dalam gedung puskesmas
D. Pengguna jasa / Pasien Laboratorium
Pengguna jasa/ pasien laboratorium adalah pasien yang melakukan
pemeriksaan penunjang untuk menentukan diagnosis penyakit kondisi
kesehatan atau faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan
E. Jenis Pemeriksaan Laboratorium Yang Tersedia
No Jenis Pemeriksaan
1. Pemeriksaan Haemoglobin Darah
2. Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus
3. Pemeriksaan Gula Darah
4. Pemeriksaan Asam Urat
5. Pemeriksaan Kolesterol
6. Pemeriksaan Urine ( Protein, Reduksi, pH)
7. Pemeriksaan Tes kehamilan
8. Pemeriksaan BTA
9. Pemeriksaan HIV
10. Pemeriksaan Syphilis
11. Pemeriksaan HbsAg
BAB III
TATA LAKSANA
A. Lingkup Kegiatan
Pelaksanaan Pelayanan Laboratorium dilakukan di dalam gedung dan
diluar gedung. pelayanan laboratorium luar gedung melalui kegiatan
pemeriksaan Golongan darah dan Rhesus, Pemeriksaan Urine (Tes
Kehamilan dan tes protein urine) pada ibu hamil di tiap-tiap kelurahan
Kecamatan Sumber dan pemeriksaan golongan darah anak sekolah.
B. Langkah Kegiatan
Dalam pelayanan laboratorium, langkah –langkah kegiatannya, yaitu :
1. Petugas menerima formulir permintaan pemeriksaan laboratorium yang
dibawa pasien dari unit pelayanan klinis atau dokter praktek swasta
2. Petugas mencatat identitas pasien (nama, umur, alamat, tanggal
pemeriksaan) dan jenis pemeriksaan yang diminta serta menyelesaikan
biaya administrasi pemeriksaan.
3. Petugas melaksanakan pengambilan spesimen yang belum tersedia
a. Spesimen Urine : Petugas memberikan wadah untuk menampung
urine sewaktu untuk menjelaskan kepada pasien tentang cara
pengumpulan spesimen yang benar
b. Spesimen darah : Petugas melakukan pengambilan spesimen darah
dengan 2 cara yaitu pengambilan darah kapiler (lokasinya 3 ujung
jari tengah) dan pengambilan darah vena, yang sebelum
pengambilan darah dilakukan desinfektan dengan kapas alkohol 70%
4. Petugas menerima spesimen yang sudah tersedia/ dibawa oleh pasien
atau yang diantar oleh petugas (Spesimen dahak)
5. Petugas memberi no urut / kode pada spesimen sputum sesuai buku
bantu register laboratorium
6. Petugas menerangkan kepada pasien mengenai kapan hasil
pemeriksaan akan selesai dan bisa diambil
7. Petugas melakukan pemeriksaan sesuai dengan pedoman pemeriksaan
yang berlaku untuk setiap jenis spesimen
8. Petugas melakukan rujukan ke sarana laboratorium yang lebih mampu
terhadap spesimen yang tidak mampu dikerjakan di tempat
9. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada buku register laboratorium
dan formulir hasil pemeriksaan
10. Petugas menyerahkan formulir hasil pemeriksaan kepada pasien
atau keluarga pasien
11. Petugas menyarankan kepada pasien atau keluarga pasien untuk
menyerahkan formulir hasil pemeriksaan ke unit pelayanan klinis atau
dokter yang merujuk
C. Alur Pelayanan Laboratorium
Pasien
Datang
Proses
pendaftaran
Ruang Periksa
(Umum/Gigi/KIA/Lansia)
Ruang
Laboratorium
Pengambilan/
Penerimaan Spesimen
Pemeriksaan
Pengambilan Hasil
Pasien Pulang
BAB IV
DOKUMENTASI
A. Pencatatan
1. Petugas laboratorium mencatat hasil pemeriksaan ke dalam buku
register laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan
2. Petugas konseling mengolah data hasil pemeriksaan
3. Petugas konseling membuat penyajian hasil pemeriksan cakupan
laboratorium berupa grafik atau tabel yang diperbaharui secara
periodik
B. Pelaporan
Pelaporan diberikan secara periodik dalam bulanan dan tahunan
C. Pemantauan dan Penilaian
1. Pemantauan untuk mengetahui hambatan serta peluang dilaksanakan
tiap 6 bulan saat lokakarya puskesmas, yang akan dipakai untuk
perbaikan pelaksanaan pelayanan laboratorium dan sebagai bahan
untuk peningkatan kinerja petugas laboratorium
2. Evaluasi dilaksanakan secara lintas program/upaya pada akhir tahun
yang hasilnya dapat digunakan untuk penyusunan program kerja tahun
berikutnya.
BAB V
PENUTUP
Pedoman ini sebagai acuan bagi karyawan puskesmas dan lintas
program/lintas sector terkait dalam pelaksanaan pelayanan laboratorium
kesehatan di puskesmas. Keberhasilan pelayanan laboratorium kesehatan
tergantung pada komitmen yang kuat dari semua pihak sehingga terwujud
kualitas laboratorium yang baik dalam pelayanannya yang memenuhi standar
laboratorium sehingga masyarakat merasa lebih aman mendapat pelayanan di
laboratorium kesehatan puskesmas.