Modul Relay Arduino:
Pengertian, Gambar, Skema, dan
Lainnya
Oleh AldyRazor 11.11 4 komentar
Salah satu komponen yang sering digunakan dalam
membuat project elektronika adalah modul relay Arduino.
Cara kerja relay adalah memutus dan menyambung aliran listrik dalam
rangkaian. Bisa dibilang, fungsi relay yaitu sebagai sakelar otomatis.
Selain digunakan pada rangkaian project Arduino, modul relay 5V juga
bisa ditemukan pada jenis kendaraan seperti motor maupun mobil.
Pengetahuan akan relay sudah semestinya dimiliki oleh calon tenaga ahli
dalam bidang elektronik.
Begitu pula dengan kamu yang kiranya hendak membuat project Arduino
dan berencana menetap dalam bidangtersebut.
Nah, khusus dalam postingan kali ini saya akan membahas secara
mendalam tentang apa itu relay Arduino. Mencakup pengertian
modul relay dan beberapa hal mendalam tentangnya.
Jadi untuk teman-teman yang belum terlalu familiar dengan relay dan
ingin mengetahuinya lebih jauh, silahkan simak materi relay berikut ini.
Pengertian Relay Arduino
Modul relay adalah salah satu piranti yang beroperas iberdasarkan prinsip
elektromagnetik untuk menggerakkan kontaktor guna memindahkan
posisi ON ke OFF atau sebaliknya dengan memanfaatkan tenaga listrik.
Peristiwa tertutup dan terbukanya kontaktor ini terjadi akibat adanya efek induksi magnet
yang timbul dari kumparan induksi listrik.
Perbedaan yang paling mendasar antara relay dan sakelar adalah pada
saat pemindahan dari posisi ON ke OFF.
Relay melakukan pemindahan-nya secara otomatis dengan arus listrik,
sedangkan sakelar dilakukan dengan cara manual.
Gambar Relay Arduino
Beberapa contoh gambar modul relay yang biasa digunakan antara lain:
Gambar Relai
ApaFungsi Relay Arduino
Pada dasarnya, fungsimodul relay adalah sebagai saklar elektrik. Dimana
ia akan bekerja secara otomatis berdasarkan perintah logika yang
diberikan.
Kebanyakan, relay 5 volt DC digunakan untuk membuat project yang
salah satu komponennya butuh tegangan tinggi atau yang sifatnya AC
(Alternating Current).
Sedangkan kegunaan relay secara lebih spesifika dalah sebagai berikut:
Menjalankan fungsi logika dari mikrokontroler Arduino
Sarana untuk mengendalikan tegangan tinggi hanya dengan
menggunakan tegangan rendah
Meminimalkan terjadinya penurunan tegangan
Memungkinkan penggunaan fungsi penundaan waktu atau
fungsi time delay function
Melindungi komponen lainnya dari kelebihan tegangan
penyebab korsleting.
Menyederhanakan rangkaian agar lebih ringkas.
Cara Kerja Relay Arduino
Untuk dapat memahami prinsip kerja relay, terlebih dahulu kamu wajib
tahu kelima fungsi komponen relay berikut ini.
Penyangga (Armature)
Kumparan (Coil)
Pegas (Spring)
Saklar (Switch Contact)
Inti Besi (Iron Core)
Adapun untuk penempatan-nya, kira-kira gambarnya seperti di bawah ini.
Skematik Modul Relay
Berdasarkan gambar komponen relay tersebut, kita dapat memahami
bahwa relay dapat bekerja karena adanya gaya elektromagnetik. Ini
tercipta dari inti besi yang dililitkan kawat kumparan dan dialiri aliran
listrik.
Saat kumparan dialiri listrik, makaotomatis inti besi akan jadi magnet dan
menarik penyangga sehingga kondisi yang awalnya tertutup jadi terbuka
(Open).
Sementara pada saat kumparan tak lagi dialiri listrik, maka pegas akan
menarik ujung penyangga dan menyebabkan kondisi yang awalnya
terbuka jadi tertutup (Close).
Secara umum kondisi atau posisi pada relay terbagi menjadi dua, yaitu:
NC (Normally Close), adalah kondisi awal atau kondisi
dimana relay dalam posisi tertutup karena tak menerima arus listrik.
NO (Normally Open), adalah kondisi dimana relay dalam posisi
terbuka karena menerima arus listrik.
Skema Relay Arduino
Gambar Skema Modul Relay Arduino
Berdasarkan gambar skematik relay di atas, berikut ini adalah keterangan
dari ketiga pin yang sangat perlu kamu ketahui:
COM (Common), adalah pin yang wajib dihubungkan pada salah
satu dari dua ujung kabel yang hendak digunakan.
NO (Normally Open), adalah pin tempat menghubungkan kabel
yang satunya lagi bila menginginkan kondisi posisi awal yang
terbuka atau arus listrik terputus.
NC (Normally Close), adalah pin tempat menghubungkan kabel
yang satunya lagi bila menginginkan kondisi posisi awal yang
tertutup atau arus listrik tersambung.
Jenis-Jenis Relay
Macam macam relay dan fungsinya digolongkan menjadi dua macam,
yaitu:
1. Jenis relay berdasarkan trigger atau pemicunya
Sebelum membuat rangkaian, terlebih dahulu kamu harus tahu
bahwa ada dua jenis relay yang beredar di pasaran
berdasarkan trigger atau pemicunya, yaitu:
o LOW LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi
(menyala) jika diberikan kondisi LOW.
o HIGH LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi
(menyala) jika diberikan kondisi HIGH.
2. Jenis relay berdasarkan jumlah channel-nya
o Modul relay 1 channel
o Modul relay 2 channel
o Jenis modul relay 4 channel
o Modul relay 8 channel
o Modul relay 16 channel
o Jenis modul relay 32 channe
Rangkaian Relay Arduino Untuk
Menghidupkan Lampu
Alat dan Bahan:
Arduino Uno dan kabelnya
Modul relay 1 channel
Laptop yang telah terinstal Arduino IDE
Kabel jumper male to female
Lampu 220 volt dan fittingnya
Kabel biasa yang salah satu ujungnya sudah ada steker
Cara Kerja:
1. Rakitlah Arduino dan komponen yang dibutuhkan sesuai gambar
rangkaian relay di bawah ini.
Rangkaian Modul Relay Arduino5V
Penempatan Pin skema relay lampu:
o Pin 2 Arduino dihubungkan ke pin IN1 relay (kuning)
o Pin 5V Arduino dihubungkan ke pin VCC relay (coklat)
o Lalu, pin GND Arduino dihubungkan ke pin GND relay (hitam)
Keterangan:
Untuk sambungan relay kelampu dan steker, silahkan
disesuaikan dengan gambar tersebut
2. Bila rangkaian telahselesai, hubungkan Arduino ke laptop dengan
menggunakan kabel USB.
3. Buka Arduino IDE lalu pilih menu toolbar Tools, atur board dan port-
nya sesuai yang kamu gunakan.
4. Jika sudah, ketikkan program relay Arduino berikut pada IDE.
const int relay =2;
void setup (){
pinMode(relay, OUTPUT);
digitalWrite(relay, HIGH);
}
void loop(){
digitalWrite(relay, LOW);
delay(5000);
digitalWrite(relay, HIGH);
delay(1000);
}
5. Bila sudah selesai, silahkan upload script tersebut
kepapan Arduino dengan meng-klik tombol upload. Yaitu tombol
dengan icon tanda panah kekanan di bawah menu edit.
6. Tunggu beberapa saat hingga muncul notifikasi “Done Uploading”.
7. Jika sudah, lihat apa yang terjadi dengan lampu tersebut. Bila lampu
menyala selama 5 detik dan mati selama 1 detik, berarti relay-mu
berjenis LOW LEVEL TRIGGER. Sedangkan jika yang terjadi
sebaliknya, maka relay-mu berjenis HIGH LEVEL TRIGGER.
Penutup
Demikianlah penjelasan tentang relay dan hal-hal yang berkaitan
tentangnya. Semoga apa yang saya jelaskan ini bisa bermanfaat bagi
kawan sekalian. Terima Kasih!
FAQ Relay Arduino:
Perbedaan relay dan kontaktor
Perbedaankontaktor dan relay adalah pada komponennya. Singkatnya,
kontaktoradalahbagianpenyusun relay.
Tipetipe relay
Penggolongan relay berdasarkanchannelnyayaitu 1, 2, 3, 4, 8, 16, dan
32 channel.
Apa arti relay
Definisi relay Arduino adalahperangkat yang berperansebagaisaklar yang
bekerjamenurutprinsipelektromagnetik.
Jelaskanprinsipkerja relay
Cara kerjamodul relay adalahsaklarnyaakanterhubungjikadialiriaruslistrik
dan terputusapabilatakadaaliranlistrik.
Jelaskanapa yang dimaksuddengan relay
Dasar teori relay adalahsaklarlistrik yang
tertutupmaupunterbukakarenapengaruhaliranlistrik di dalamnya.
Cara merangkai relay 8 kaki
Cukupdenganmenghubungkan dua kabel yang ingindiputusaliranlistriknya
pada masing-masing port COM dan port NC atau NO.
Fungsiutama relay
Sebagaisaklarelektrik
Jelaskanprinsipkerjadarisakelar yang memanfaatkan
magnet sebagai salah satukomponenpenyusunnya
Saatlistrikdialirkanmakaotomatis inti besi di relay akanberubahmenjadi
magnet. Nantinyaiaakanmenariktuaspenyangga yang
menghubungkanaruskekutubrangkaianlainnya.
Pengertianmodul relay 4 channel Arduino
Merupakansuatu module yang di dalamnyaada 4 channel relay.
Jelaskanfungsi relay 2 channel
Fungsi module relay 2 channel adalahsebagaisaklarpenghubunguntuk dua
rangkaiansekaligus.
Cara menggunakan relay 2 channel Arduino
Hanya menghubungkan dua kabel yang ingindiputusarusnyake port COM
dan ke port NO atau NC.
Apaitu relai
Sebenarnya yang benaritu relay bukannya relai.
Apafungsi relay 5V
Fungsidari relay adalahsebagaipenghubung dan pemutusaliranlistrik yang
bekerjadenganprinsipelektromagnetik.
Gambar rellay
Bukan rellay, tetapi relay.
Pengertianmodul relay 1 channel Arduino
Merupakanmodul relay yang di dalamnyahanyaada 1 channel.
Sebutkanfungsi relay 1 channel
Rangkaianmodul relay 1 channel berfungsiuntukmengaturaliranlistrik
pada satuposisisaklar.
Fungsi relay yang tepatadalah
Saklarlistrikotomatis
Pengertian time delay relay
Skema delay relay adalahsuatuperintah yang
memberikanwaktujedabagi relay dalammengeksekusifungsitertentu.
Pengertian trigger pada elektronika
Merupakanpemicualiranlistrikdalamsuaturangkaian
Fungsi relay pada rangkaiankelistrikan
Fungsi relay listrikadalahmemutus dan menyambungkanaliran.
Fungsi riley
Iniadalahkesalahanpengetikandari orang awam, yang benaritu relay.
Fungsi rellay
Nama yang benar relay, sedangkan rellay ituhanyakesalahanpengetikan.
Spesifikasi relay Arduino
Khususuntuk relay Arduino takadaspesifikasikhususnya, yang
membedakanhanya pada bagianjumlah channel.
Apaitu fritzing
Adalahsejenisaplikasi yang dapatmenyimulasikanrangkaianelektronik.
Apaitumodul relay
Relay module adalahsuatukomponenberbentukmodul yang
didalamnyaada relay denganjumlah channel tertentu.
Rangkaianmodul relay 4 channel
Modul
relay 4 channel umumnyadigunakansebagaisaklarpenghubungempatsamb
ungan di dalamsuaturangkaian.
Cara menggunakan relay Arduino
Yaitudenganmenghubungkannya dua kabel yang ingindisambungkan
pada port COM dan NO atau NC.
Macammacam relay dan gambarnya
Sudahdisajikansecaralengkap di atas, mohonuntukmelihat pada
bagiangambar relay Arduino.
Jelaskancarakerjadari relay 1 channel
Fungsi dan carakerja relay adalahmengandalkanlistrik. Dalamhalini inti
besi di dalam relay akanberubahjadi magnet saatdialirilistrik.
Untuklebihjelasnyabisadilihat pada poincarakerja Arduino.
Pengertian dan fungsi relay
Pengertian relay dan fungsinyamerupakansejenissaklarlistrik. Dimana
iaakanterhubungsaatdialiriaruslistrik dan begitu pula sebaliknya.