0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Pembentukan Kelompok Bina Keluarga Balita

Keputusan Kepala Desa Ampelu menetapkan pembentukan Kelompok Kerja Bina Keluarga Balita untuk tahun 2025, bertujuan meningkatkan peranan orang tua dalam pembinaan tumbuh kembang anak balita. Kelompok kerja ini akan melaksanakan penyuluhan, pengamatan perkembangan, dan memberikan pelayanan kepada keluarga balita. Biaya yang timbul dari keputusan ini akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Diunggah oleh

Pemdes Ampelu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Pembentukan Kelompok Bina Keluarga Balita

Keputusan Kepala Desa Ampelu menetapkan pembentukan Kelompok Kerja Bina Keluarga Balita untuk tahun 2025, bertujuan meningkatkan peranan orang tua dalam pembinaan tumbuh kembang anak balita. Kelompok kerja ini akan melaksanakan penyuluhan, pengamatan perkembangan, dan memberikan pelayanan kepada keluarga balita. Biaya yang timbul dari keputusan ini akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Diunggah oleh

Pemdes Ampelu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

KABUPATEN BATANG HARI


KEPUTUSAN KEPALA DESA AMPELU
NOMOR TAHUN 2025
TENTANG
PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA BINA KELUARGA BALITA
DESA AMPELU KECAMATAN MUARA TEMBESI KABUPATEN BATANG HARI
TAHUN 2025
DENGAN RAHMAD TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DESA AMPELU
Menimbang : a. bahwa dalam keseluruhan siklus manusia, masa dibawah usia
lima tahun (Balita) merupakan periode yang paling kritis dalam
menentukan kualitas sumber daya manusia, pada lima tahun
pertama kehidupan manusia, proses tumbuh kembang berjalan
sangat cepat dan masa balita ini disebut sebagai “Masa Emas”
(Golden Age Perode);
b. bahwa salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi
masalah-masalah balita sebagaimana dimaksud pada huruf a,
diantaranya melalui Program Bina Keluarga Balita (BKB) yang
bertujuan untuk meningkatkan peranan orang tua dalam
mengusahakan sedini mungkin pembinaan tumbuh kembang
anak balita sesuai dengan usia dan tahap kembang anak balita
sesuai dengan usia dan tahap perkembangan yang harus
dimiliki baik dalam aspek fisik kecerdasan, emosional, maupun
sosial, agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak yang
sehat, cerdas, kreatif, maju, mandiri dan berkualitas;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan huruf b,
perlu membentuk kelompok kerja Bina Keluarga Balita Desa
Ampelu Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari
yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa ;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan
Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002
Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4235) yang diubah dengan Undang-undang Nomor 35
Tahun 2014 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun
2002 Tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5606);
2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara tahun Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5495);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 105,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6887);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah beberapa
2

kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun


2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 41);
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013
tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Intergratif
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor
146);
6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021
tentang Percepatan Penurunan Stunting (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 172);
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2007 tentang
Pedoman Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pos
Pelayanan Terpadu ;
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016 tentang
Kewenangan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2016 Nomor 1037);
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang
Lembaga Kemasyarakatan dan Lembaga Adat Desa (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 569);
10. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8
Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Masyarakat Bidang
Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 272);
11. Peraturan Desa Ampelu Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana
Pembagunan Jangka Menengah Desa Tahun 2021 - 2027
(Lembaran Desa Ampelu Tahun 2022 Nomor 3);
12. Peraturan Desa Ampelu Nomor 5 Tahun 2018 tentang
Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal-usul dan Lokal
Berskala Desa (Lembaran Desa Ampelu Tahun 2018 Nomor 5);
13. Peraturan Desa Ampelu Nomor 3 Tahun 2025 tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran
2025 (Lembaran Desa Ampelu Tahun 2025 Nomor 3);

MEMUTUSKAN :

Menetapka : KEPUTUSAN KEPALA DESA AMPELU TENTANG


n PEMBENTUAKAN KELOMPOK KERJA BINA KELUARGA BALITA
TAHUN 2025 DESA AMPELU KECAMATAN MUARA TEMBESI
KABUPATEN BATANG HARI TAHUN 2025.

KESATU : Membentuk Kelompok Kerja Bina Keluarga Balita Desa Ampelu


Masa Bakti Tahun 2025 dengan susunan keanggotaan
sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

KEDUA : Menugaskan kepada Kelompok Kerja Bina Keluarga Balita


sebagaimana dimaksud diktum KESATU, untuk:
a. memberikan penyuluhan sesuai dengan materi yang telah
ditentukan;
b. mengadakan pengamatan perkembangan peserta BKB dan
3

anak balitanya;
c. memberikan pelayanan dan mengadakan kunjungan rumah;
d. memotivasi orang tua untuk merujuk anak yang mengalami
masalah tumbuh kembang;
e. membuat laporan dan diserahkan ke Ketua Tim Penggerak
PKK;
KETIGA : Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan ini
dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa dan
sumber pendanaan lain yang tidak mengikat, dengan berpedoman
pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan


apabila terdapat kekeliruan didalamnya akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di : Desa Ampelu


Tanggal : Januari 2025
KEPALA DESA AMPELU

AMZI, [Link].I

Tembusan disampaikan kepada Yth :


1. Bapak Camat Muara Tembesi;
2. Kepala Puskesmas Muara Tembesi;
3. Sdr. Ketua BPD Ampelu;
4. Arsip;
4

LAMPIRAN : LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA DESA AMPELU KECAMATAN MUARA TEMBESI


KABUPATEN BATANG HARI TENTANG PENUNJUKAN KADER PEMBINAAN TERPADU
(POSBINDU) DESA AMPELU TAHUN 2025
NOMOR : TAHUN 2025

No Nama JABATAN UNIT KERJA


1 2 3 4
1 LIDIA BKB POSYANDU NUSA INDAH I
2 RITA BKB POSYANDU NUSA INDAH I
3 AUFA BKB POSYANDU NUSA INDAH I
4 ANITA BKB POSYANDU NUSA INDAH I
5 DILA FEBRIANI BKB POSYANDU NUSA INDAH I
6 SITI CAHYANTI BKB POSYANDU NUSA INDAH II
7 MURNI BKB POSYANDU NUSA INDAH II
8 ROUDA BKB POSYANDU NUSA INDAH II
9 RANI BKB POSYANDU NUSA INDAH II

KEPALA DESA AMPELU

AMZI, [Link].I

Anda mungkin juga menyukai