0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan10 halaman

Prosedur Pengambilan Contoh Gas Alam

Dokumen ini adalah panduan prosedur pengambilan dan analisis contoh gas alam yang mencakup langkah-langkah keselamatan, teknik sampling, dan peralatan yang diperlukan. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan pengambilan contoh yang representatif dan aman, serta mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan pertimbangan khusus untuk berbagai jenis gas dan kondisi pengambilan yang berbeda.

Diunggah oleh

iansah.ridwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan10 halaman

Prosedur Pengambilan Contoh Gas Alam

Dokumen ini adalah panduan prosedur pengambilan dan analisis contoh gas alam yang mencakup langkah-langkah keselamatan, teknik sampling, dan peralatan yang diperlukan. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan pengambilan contoh yang representatif dan aman, serta mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan pertimbangan khusus untuk berbagai jenis gas dan kondisi pengambilan yang berbeda.

Diunggah oleh

iansah.ridwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

 DAFTAR ISI

 Bagian U r a i a n o Hala
man

 i.  DAFTAR ISI  i-1

 ii.  DAFTAR PEMEGANG DOKUMEN  ii – 1

 iii.  CATATAN PERUBAHAN  iii – 1

 I.  UJI MOISTURE  I–1

 II.  UJI DENSITY  II – 1

 III.  UJI SEDIMEN  III – 1

  

l
 ii. DAFTAR PEMEGANG DOKUMEN

l
 iii. CATATAN PERUBAHAN

l
 iv. PENDAHULUAN

 Sebagai Prosedur yang harus dipenuhi masing-masing personel pada saat dan akan melaksanakan
Pengambilan serta Analisa Contoh Gas Alam. Agar mendapatkan hasil pekerjaan yang optimal dan
sebagai Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan
(Zero Accident).

l
 UMUM
 Prinsip
 Pengambilan contoh harus representatif (dapat mewakili) dan mempertimbangkan
kemungkinan terjadinya perubahan komposisi. Metoda pengambilan contoh gas alam
secara rinci dijelaskan di dalam ASTM D 1145-53.[1]

 Referensi : [1] Kardjono SA: Gas Handling and Field Processing; "Sampling" {gas-hfp.120}

 3. Pertimbangan-Pertimbangan Umum
 Pengambilan contoh dilakukan dua orang, apabila tidak memungkinkan dapat dilakukan satu
orang dengan kualifikasi Jam Terbang yang sering(telah ahli) dan didampingi Operator
lapangan kawasan tersebut, Satu Orang diperbolehkan hanya untuk Komposisi Gas. Di
dalam mengumpulkan contoh gas alam harus mempertimbangkan kondisi-kondisi yang
mana contoh yang dikumpulkan harus dalam keadaan aman dan representatif, artinya tidak
ada pengaruh dari luar. Pertimbangan juga harus diberikan dalam kaitannya dengan volume
contoh yang diperlukan sehingga dapat menentukan ukuran, disain bahan container,
termasuk juga ukuran dan panjang pipa penghubung yang harus dipasang untuk
pengambilan contoh dari saluran utama ke container. Kemungkinan komponen-komponen
yang ada di dalam gas apakah hanya hydrocarbon saja dan gas inert seperti nitrogen dan
corbon dioxide, ataukah hydrogen sulfide, organic mercaptan atau senyawa sulfur yang lain
harus diperhitungkan. Contoh-contoh gas alam yang diambil untuk pengujian dapat berasal
dari berbagai sumber seperti:
 Gas Well
 Field gathering line
 Sebelum dan sesudah processing plant
 Main transmission pipe line
 Distribution system
 Storage holder
 Processing plant
 Tekanan gas di tempat-tempat pengambilan contoh sangat bervariasi misalnya dari gas well
tekanannya bisa sampai 10.000 psi, dari transmission line berkisar antara 50 – 1200 psi, dan
pipa distribusi perkotaan sekitar 0,2 - 100 psi. Mengingat bervariasinya tekanan tersebut
maka dalam pengambilan contoh harus memperhatikan peralatan mana yang sesuai dan
direkomendasikan.
o Prosedur untuk mendapatkan sample yang representative
 Sample rata-rata terdiri dari sample-sarnple pada suatu periode waktu yang ditetapkan
menunjukkan komposisi rata-rata gas pada saat diambil pada tempat yang sama. Komposisi
gas kemungkinan berubah-ubah,namun perubahan yang terjadi tidak akan jauh dari
komposisi rata-rata.
o Sampling untuk gas alam yang mengandung N2
 Cara pengambilan sample gas alam yang terutama mengandung hydrocarbon dan nitrogen
(N2) dibedakan menurut volume contoh yang akan diambil. Demikian juga tekanan gas yang
akan diambil contohnya juga menentukan container mana yang sesuai untuk digunakan.
o Sampling untuk gas alam yang mengandung senyawa sulfur
 Cara pengambilan sampie gas alam yang mengandung hydrogen sulfide, organic sulfur, dan
senyawa-senyawa sulfur yang lain secara langsung dari sumbernya seperti wellhead atau
gas line ke test apparatus dianjurkan menggunakan sample line yang terbuat dari aluminium
atau glass tubing sependek mungkin. Jika hal ini tidak dapat dilakukan dianjurkan
menggunakan dry glass container dan metoda displacement of air untuk mengumpulkan
sample. Untuk keperluan ini tidak dianjurkan menggunakan container atau sampie line yang
terbuat dari iron, steel, copper atau brass, karena bahan-bahan tersebut dapat bereaksi
dengan sulfur sehingga sulfur content di dalam gas dapat berkurang karena sebagaia
bereaksi. Demikian juga metoda water displacemet tidak dianjurkan untuk keperluan ini
karena sebagaian senyawa sulfur dapat larut ke dalam air. Unutk sampie dalam jumlah yang
besar harus menggunakan containeryang terbuat dari bahan alluminium. Temperatur udara
di dalam container harus sama dengan temperatur gas yang akan diambil samplenya.
o Sampling untuk gas alam yang mengandung CO2
 Cara pengambilan sampie gas alam yang mengandung CO2 lebih dari 0,5 % harus
menggunakan container kering karena CO2 dapat larut dalam air dan membentuk asam
karbonat. Demikian juga dalam pengambilan contoh jika menggunakan metoda displacemet
l
harus menggunakan mercury sebagai displacemet liquid-nya. Gas yang mengandung CO:
kurang dari 0,5 % pengambilannya juga harus dengan menggunakan cara kering, karena
pada dasarnya air akan mengabsorb CO2.
o Sampling untuk gas alam yang mengandung gasoline
 Cara pengambilan sample gas alam yang mengandung gasoline dan condensable harus
dilakukan di lapangan. Karena jarang dijumpai gasoline maupun condensate pada system
distribusi gas atau pada gas transmission pipe line. Untuk pengambilan contoh gas seperti
ini biasanya dilakukan dengan cara adsorpsi gasoline ke dalam charcoal dari sejumlah gas
yang telah diketahui volumenya. Jumlah condensate atau gasoline yang terkandung di
dalam gas dapat ditentukan dengan cara distilasi charcoal yang telah menyerapnya dari
sample.
 Khusus
 Prosedur persiapan Pengambilan Contoh Gas Eksternal
o Pengambilan contoh dilakukan dua orang, apabila tidak memungkinkan dapat
dilakukan satu orang dengan kualifikasi Jam Terbang yang sering(telah ahli) dan
didampingi Operator lapangan kawasan tersebut, Satu Orang diperbolehkan hanya
untuk Komposisi Gas
o Catat Informasi kemana tujuan Pengambilan contoh dan Parameter apa saja yang hendak
disampling dan dianalisa
o Siapkan Surat Jalan dan atau Surat Ijin Bawa Barang sesuai Parameter, seperti:
 1 Set Alat untuk Pengambilan contoh Gas Komposisi
 1 Set Alat untuk Pengmbilan contoh H2S
 1 Unit Moisture Analyzer
 1 Unit Wettest Meter
o Siapkan dan Pastikan Peralatan Pengambil Contoh dalam keadaan baik dan bisa digunakan,
lakukan simulasi Pengambilan contoh untuk mempelajari kondisi lingkungan tujuan.
o Bawa APD (Alat Pelindung Diri) yang dibutuhkan (Lihat Bab II.2)
o Selalu Koodinasi pada pihak sekitar (Konsumen, Operator, Teknisi, PIC dll) saat bekerja
o Beri Label Identitas Sampel, Catat semua data analisa dan kegiatan yang dilakukan selama
Pengambilan dan analisa contoh
o Buat Laporan Hasil Uji dan atau Sertifikat sesuai permintaan Peminta jasa
o Kembalikan Peralatan Sampling dan Analisa yang telah digunakan
o Selesai Aktivitas Catat pada Log book Pengambilan Contoh (Sampling Gas Alam)

l
 Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan
o Setiap Pekerja wajib :
 Memahami resiko bahaya yang ada di tempat kerja
 Mengetahui alat pelindung diri yang tepat resiko pekerjaan dan cara penggunaan yang benar
 Memakai alat pelindung diri yang berlaku
 Memahami aturan pemakaian alat pelindung diri yang berlaku
 Melaporkan dan meminta penggantian terhadap setiap alat pelindung diri yang rusak karena pekerjaan
o Setiap Pekerja berhak menolak pekerjaan jika :
 Perlengkapan alat pelindung diri yang diperlukan tidak lengkap atau tidak sesuai
 .

l
 Peratan Pengambilan Contoh (Sampling) Gas
 Surat Ijin bawa barang

 Konektor Gas

 Alat pengambilan contoh gas Komposis


l
 Alat Pengambilan contoh H2S

l

 PT PETROKIMIA GRESIK

 


 INSTRUKSI KERJA

 CARA UJI ANTI CAKING PC – 01

 IK- 39 - 4144
    

  

  

    

Anda mungkin juga menyukai