0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan35 halaman

Rencana Kerja Tahunan Sekolah 2023

Dokumen ini menjelaskan Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) yang bertujuan untuk mencapai pengembangan sekolah melalui partisipasi pemangku kepentingan. RKTS mencakup visi, misi, tujuan, dan program strategis yang terintegrasi dan dimutakhirkan setiap tahun. Selain itu, dokumen ini juga menetapkan indikator keberhasilan untuk menilai efektivitas program yang diimplementasikan.

Diunggah oleh

Uswatun Chasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan35 halaman

Rencana Kerja Tahunan Sekolah 2023

Dokumen ini menjelaskan Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) yang bertujuan untuk mencapai pengembangan sekolah melalui partisipasi pemangku kepentingan. RKTS mencakup visi, misi, tujuan, dan program strategis yang terintegrasi dan dimutakhirkan setiap tahun. Selain itu, dokumen ini juga menetapkan indikator keberhasilan untuk menilai efektivitas program yang diimplementasikan.

Diunggah oleh

Uswatun Chasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Tujuan dan Manfaat RKTS


1. Tujuan Penyusunan RKTS
Tujuan utama penyusunan RKTS adalah agar sekolah dapat mengetahui secara rinci
tindakan-tindakan yang harus dilakukan agar tujuan, kewajiban, dan sasaran
pengembangan sekolah dapat dicapai. RKTS juga menjamin bahwa semua program
dan kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan sekolah sudah memperhitungkan
harapan-harapan pemangku kepentingan dan kondisi nyata sekolah. Oleh sebab itu,
proses penyusunan RKTS harus melibatkan semua pemangku kepentingan.
Ciri-ciri Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) yang baik, adalah:
1.1 Terintegrasi, yakni mencakup perencanaan keseluruhan program yang akan
dilaksanakan oleh sekolah ;
1.2 Multi-tahun, yaitu mencakup periode empat tahun;
1.3 Dimutakhirkan, artinya setiap tahun terus diperbaharui sesuai dengan
perkembangan terakhir;
1.4 Multi-sumber, yaitu mengindikasikan jumlah dan sumber dana masing-masing
program. Misalnya dari BOS, APBD Kabupaten/Kota, sumbangan dari masyarakat
atau sumber lainnya;
1.5 Disusun secara partisipatif oleh kepala sekolah, komite sekolah/ dan dewan
pendidik dengan melibatkan pemangku kepentingan lainnya;
1.6 Pelaksanaannya dimonitor oleh komite sekolah dan pemangku kepentingan yang
lainnya.

2 Manfaat Penyusunan RKTS


Penyusunan RKTS merupakan suatu hal yang sangat penting, karena RKTS dapat
digunakan sebagai:
2.1 Pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan sekolah;
2.2 Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan
sekolah; serta

1
2.3 Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang
diperlukan untuk pengembangan sekolah.

Landasan Hukum
a. Undang-undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam
pasal 8 dan 48
b. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
dalam Pasal 49 dan 53
c. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dalam
Angka 4a poin 1 dan 2
d. Kepmendiknas 129a Tahun 2004 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang
Pendidikan dalam 3.1

2
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

A. Visi Sekolah
Visi Sekolah adalah imajinasi moral yang dijadikan dasar atau rujukan dalam
menentukan tujuan atau keadaan masa depan sekolah yang secara khusus diharapkan oleh
Sekolah. Visi Sekolah merupakan turunan dari Visi Pendidikan Nasional, yang dijadikan
dasar atau rujukan untuk merumuskan Misi, Tujuan sasaran untuk pengembangan sekolah
dimasa depan yang diimpikan dan terus terjaga kelangsungan hidup dan
perkembangannya.
Adapun visi SD Negeri Kedunglengkong :
“ RELIGIUS, BERPRESTASI, BERBUDAYA, DAN BERWAWASAN
LINGKUNGAN”.
Indikator Visi
1. Terwujudnya cinta sekolah berkarakter dan religious culture
2. Terwujudnya sekolah yang berprestasi dalam bidang akademis dan non akademis
3. Terwujudnya sarana prasarana yang memadai sesuai dengan perkembangan pendidikan
4. Terwujudnya kultur sekolah yang kondusif
5. Terwujudnya sekolah yang berwawasan lingkungan

B. Misi
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut di atas, Misi SDN Kedunglengkong adalah
sebagai berikut:
1. Mewujudkan citra sekolah berkarakter dan religius culture
2. Mewujudkan lulusan yang berprestasi dalam bidang akademis dan non akademis
3. Mewujudkan fasilitas pembelajaran yang berbasis Informasi Teknologi
4. Mewujudkan kultur sekolah yang kondusif
5. Mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan

Tujuan Sekolah
1) Dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses pembelajaran dan kegiatan
pengembangan diri

3
2) Meraih prestasi akademik maupun non akademik.
3) Dapat mencerdaskan paserta didik dan guru sehingga menjadi sekolah yang unggul dan
diminati masyarakat.
4) Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan tehnologi serta seni sebagai bekal untuk
melanjutkan ke sekolah lebih tinggi.
Rencana Strategis
Sasaran sekolah pada tahun pelajaran 2022/2023sebagai berikut ;
1. Sekolah memiliki standar kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai dengan
Standar Nasional Pendidikan
2. Sekolah memiliki perangkat pembelajaran lengkap yang meliputi kalender pendidikan,
program tahunan, program semester, silabus, dan lain lain, untuk semua tingkat kelas
3. PAKEM mampu dilaksanakan dan dirasakan manfaat oleh warga Belajar
4. Sekolah mampu mengembangkan strategi penilaian
5. Sekolah memiliki standar pengembangan bahan dan sumber pembelajaran
6. Sekolah memiliki model pembelajaran bagi siswa berprestasi dan siswa yang
menghadapi kesulitan belajar
7. Sekolah dapat meningkatkan profesionalisme dalam kinerja sebagai tenaga edukatif
8. Pencapaian hasil rata-rata Nilai Ujian Nasional minimal memenuhi standar kelulusan
9. Sekolah mampu meningkatkan kedisiplinan siswa.
10. Sekolah mampu mengembangkan prestasi non akademik siswa melalui kegiatan
ekstrakurikuler.
11. Sekolah mampu mengembangkan kompetensi kepala sekolah, guru dan karyawan
sekolah, sesuai dengan tugas dan keahliannya
12. Sekolah mampu mengembangkan system monitoring dan evaluasi kinerja ketenagaan
13. Sekolah mampu mengoptimalkan penggalangan dana dari orangtua/ wali siswa
14. Sekolah mampu memberdayakan fasilitas dan potensi sekolah
15. Sekolah mampu mengadakan dan menginventarisir sarana pendidikan
16. Sekolah mampu memenuhi/ melengkapi kebutuhan media pembelajaran
17. Sekolah mampu menciptakan/mengembangkan kondisi lingkungan sekolah yang aman
nyaman dan menyenangkan
18. Sekolah memiliki pengembangan administrasi sekolah
19. Sekolah mampu mencapai SPM (Standar Pelayanan Minimal)
4
BAB II
PROGRAM STRATEGIS

A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu
4 tahun ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah.
Penetapan sasaran sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun
program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan
alternatif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
b. Guru paham tentang KTSP
c. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
d. Guru paham dan mampu membuat PTK
e. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
f. Meningkatnya minat baca siswa
g. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
h. Guru paham tentang kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Peraturan sekolah tersedia dan terlaksana dengan baik
b. Sebagian guru mengikuti sertifikasi
c. Sebagian guru lolos sertifikasi

3. Organisasi dan kelembagaan


a. Peraturan khusus sekolah tersedia dan terlaksana dengan baik
b. Guru dan karyawan mampu membuat proposal kerja sama

5
4. Sarana dan Prasarana
a. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap
b. Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik
c. Jaringan listrik dalam keadaan baik
d. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
e. Terlaksananya rehabilitasi ruang kelas

5. Ketenagaan
a. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Meningkatnya prestasi siswa dan sekolah
c. Tersusunnya RKAS tepat waktu
d. Semua guru pernah mengikuti pelatihan sehingga kualitasnya meningkat
e. Mengoptimalkan promosi Sekolah melalui media cetak dan elektronik

7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan
lebih baik
e. Kesejahteraan guru meningkat

8. Peran serta Masyarakat


a. Keterlibatan komite sekolah kembali aktif sesuai dengan fungsinya
b. Hubungan sekolah dengan komite sekolah lebih baik
c. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat

6
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pemagaran sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya partisipasi masyarakat dan stekholder sekolah
untuk terciptanya lingkungan yang aman.

[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan
tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung,
atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Standar ideal jam mengajar
e. Penambahan buku-buku yang menarik
f. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Sosialisasi peraturan sekolah kepada guru dan karyawan
b. Pembuatan rencana pelatihan
c. Pelaksanaan pelatihan sertifikasi guru

3. Organisasi dan kelembagaan


a. Pembuatan usulan peraturan
b. Pembuatan proposal kemitraan

4. Sarana dan Prasarana


a. Pengadaan perabot pengganti
b. Perbaikan perabot rusak

7
c. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan dalam
penggunaannya.
d. Pengajuan dan pelaksanaan perbaikan jaringan listrik
e. Pendataan, pengajuan, pemasangan, dan perawatan printer dan komputer
5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung
6. Pembiayaan dan pendanaan
a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Peningkatan prestasi siswa dan sekolah
c. Membuat program sekolah yang memiliki daya tarik
d. Penyusunan RKAS
e. Pencarian informasi pelatihan dan peningkatan mutu guru.
f. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan peningkatan mutu.

7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi

8. Peran serta Masyarakat


a. Membentuk komite sekolah yang baru
b. Sosialisasi program sekolah dan peran komite
c. Menciptakan hubungan yang harmonis dengan komite
d. Mengikutsertakan komite dalam menjalankan program sekolah
e. Pertemuan dengan komite sekolah
f. Kerjasama dengan lembaga masyarakat

8
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pembuatan pagar sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai
apakah program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah
dapat dicapai, maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator
keberhasilan belum dapat dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator
harus ditentukan agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator
keberhasilan setiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan
langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuantitatif atau
kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik, operasional, dan
dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Adanya guru-guru berprestasi
g. Guru mampu melaksanakan PTK
h. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
i. Tersedianya buku-buku menarik
j. Guru memahami kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Seluruh guru berperan dalam penegakan peraturan sekolah
b. Terbuatnya rencana pelatihan
c. Guru-guru 80% lolos sertifikasi
9
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Usulan peraturan terbentuk
b. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga lain

4. Sarana dan Prasarana


a. Penggantian dan perbaikan perabot rusak
b. Terpasangnya jaringan internet dan penggunaannya yang sesuai
c. 80% guru menguasai pengoperasian komputer
d. Jaringan listrik tidak mengalami gangguan
e. Lengkapnya sarana listrik di kelas
f. Komputer dan printer tersedia sesuai kebutuhan

5. Ketenagaan
a. Guru mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar
b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Jumlah siswa baru meningkat
b. Prestasi siswa dan sekolah meningkat
c. Komunikasi berjalan secara harmonis dua arah
d. Tersusunnya RKAS tepat waktu
e. Sekolah mudah mendapatkan akses informasi pelatihan
f. Semua guru mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan peningkatan mutu
g. Sekolah lebih dikenal oleh masyarakat

7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
10
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat

8. Peran serta Masyarakat


a. Terbentuknya komite yang sinergis dengan sekolah dan memiliki kemauan dan
perhatian yang lebih untuk kemajuan sekolah
b. Komite memahami tugas dan perannya
c. Hubungan komite dan sekolah berjalan secara sinergi
d. Komite selalu terlibat dalam program-program yang dijalankan sekolah
e. Terbentuknya Komite sekolah
f. Adanya pertemuan rutin dengan komite
g. Lembaga masyarakat terlibat kerjasama dengan sekolah

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah


a. Pembuatan pagar sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program.
Kegiatan perlu dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator
keberhasilan yang telah ditetapkan sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil
dari alternatif pemecahan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan
dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang terkait dengan program tersebut.
Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian indikator keberhasilan yang
telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
11
c. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
d. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
e. Pelatihan PTK
f. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
g. Pengadaan buku-buku tambahan
h. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Rapat koordinasi guru dan karyawan
b. Pelatihan sertifikasi

3. Organisasi dan kelembagaan


a. Koordinasi dengan komite sekolah
b. Pengajuan proposal kemitraan

4. Sarana dan Prasarana


a. Pengajuan penggantian perabot rusak
b. Perbaikan perabot rusak
c. Pendataan kebutuhan, pembuatan dan pengajuan proposal, melengkapi fasilitas
sarana prasarana
d. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan penggunaannya
e. Pelatihan komputer
f. Pengajuan perbaikan jaringan listrik
g. Perbaikan jaringan listrik
h. Pengajuan dan pemasangan komputer dan printer serta perawatannya
i. Pembentukan panitia rehab, pembuatan proposal, pencarian dana dan pelaksanaan
pembangunan

5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Pengajuan tambahan tenaga pendukung

12
6. Pembiayaan dan pendanaan
a. Meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Meningkatkan prestasi siswa dan sekolah
c. Pembuatan program kerjasama dengan pihak lain
d. Penyusunan RKAS
e. Pencarian informasi pelatihan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan
peningkatan mutu.
f. Melakukan publikasi melalui media cetak dan elektronik

7. Peserta Didik
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
d. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
e. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru

8. Peran serta Masyarakat


a. Mengundang semua orang tua siswa
b. Membentuk pengurus komite sekolah
c. Sosialisasi program sekolah
d. Menciptakan hubungan yang harmonis antara komite dan sekolah
e. Melibatkan komite dalam program-program sekolah
f. Pertemuan dengan komite
g. Menjalin kerjasama dengan lembaga masyarakat

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah


a. Selasainya pembuatan pagar sekolah
b. Selesainya Pembuiatan taman sekolah
c. Tertanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

13
[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab
program. Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk
mengkoordinir pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang
akan dilaksanakan:

TABEL PENANGGUNG JAWAB PROGRAM


NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

1 Pengaturan waktu Kepala Sekolah


2 Pembuatan KTSP Kepsek, guru dan komite
3 Peningkatan kompetensi guru Kepala Sekolah
4 Standar ideal jam mengajar Kepala sekolah, guru
5 Penambahan buku-buku yang menarik Guru
6 Pemahaman guru mengenai kecakapan hidup Kepala Sekolah
meningkat
7 Sosialisasi peraturan sekolah kepada guru dan Kepala sekolah
karyawan
8 Pembuatan rencana pelatihan Kepala sekolah
9 Pelaksanaan pelatihan sertifikasi guru Kepala sekolah
10 Perbaikan perabot rusakPengadaan perabot Kepala sekolah, guru
pengganti
11 Pengadaan fasilitas penunjang lainnya Kepala sekolah, guru
12 Pelatihan komputer untuk guru Kepala sekolah, guru
13 Pengajuan jaringan internet Kepala sekolah, guru
14 Pemasangan jaringan internet Kepala sekolah, guru

15 Pengajuan perbaikan Jaringan lisrik Guru

16 Pengajuan computer dan printer Kepala sekolah, guru


17 Perawatan computer dan printer Guru
18 Sosialisasi pola kerjasama Kepala sekolah, guru

14
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

19 Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung Kepala sekolah, guru


20 Peningkatan pelayanan sekolah Kepala sekolah, guru
21 Peningkatan prestasi siswa dan sekolah Kepala sekolah, guru
22 Membuat program sekolah yang memiliki Kepala sekolah, guru
daya tarik
23 Menjalin kerjasama dengan stakeholder Kepala sekolah, guru
24 Komunikasi yang intensif dengan stakeholder Kepala sekolah, guru
25 Penyusunan RKAS Kepala sekolah, guru
26 Pencarian informasi pelatihan dan peningkatan Kepala sekolah, guru
mutu guru.
27 Mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan Kepala sekolah, guru
peningkatan mutu.
28 Publikasi sekolah Kepala sekolah, guru
29 Peningkatan kompetensi guru Kepala sekolah, guru
30 Sistem penjaringan siswa berprestasi Kepala sekolah, guru
31 Pelatihan mengemas program Kepala sekolah, guru
32 Peningkatan kualitas bimbingan dan Kepala sekolah, guru
penyuluhan
33 Peningkatan kesejahteraan guru Kepsek
34 Meningkatkan sistem seleksi PPDB Kepala sekolah, guru
35 Pelatihan kompetensi guru Kepala sekolah, guru
36 Membentuk komite sekolah yang baru Kepala sekolah, guru
37 Sosialisasi program sekolah dan peran komite Kepala sekolah, guru
Menciptakan hubungan yang harmonis Kepala sekolah, guru
Mengikutsertakan komite dalam menjalankan Kepala sekolah, guru
program sekolah
38 Pembentukan Komite sekolah Kepala sekolah, guru
39 Pertemuan dengan komite sekolah Kepala sekolah, guru
40 Kerjasama dengan lembaga masyarakat Kepala sekolah, guru

15
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

41 Pendataan pemagaran dan pembuatan taman Kepala sekolah, guru


sekolah
Pembuatan proposal pemagaran dan Kepala sekolah, guru
pembuatan taman sekolah
Pencarian dana pemagaran dan pembuatan Kepala sekolah, guru
taman sekolah

16
BAB III
PROGRAM OPERSIONAL

A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu
4 tahun ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah.
Penetapan sasaran sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun
program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan
alternatif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
d. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
e. Guru paham tentang KTSP
f. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
g. Guru paham dan mampu membuat PTK
h. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
i. Meningkatnya minat baca siswa
j. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
k. Perpustakaan yang representatif
l. Guru paham tentang kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Peraturan sekolah tersedia dan terlaksana dengan baik
b. Sebagian guru mengikuti sertifikasi
c. Sebagian guru lolos sertifikasi

3. Organisasi dan kelembagaan


a. Peraturan khusus sekolah tersedia dan terlaksana dengan baik
b. Guru dan karyawan mampu membuat proposal kerja sama

4. Sarana dan Prasarana


17
a. Tersedianya ruang wakasek
b. Tersedianya ruang multimedia
c. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap
d. Fasilitas penunjang perpustakaan lengkap
e. Sarana dan prasarana laboratorium IPA yang lengkap
f. Jaringan internet untuk PBM terpasang
g. Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik
h. Jaringan listrik dalam keadaan baik
i. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
j. Terlaksananya rehabilitasi masjid
k. Sarana kesenian lengkap

5. Ketenagaan
a. Tersedianya program kehumasan
b. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Meningkatnya prestasi siswa dan sekolah
c. Terjalinnya kerjasama dengan stakeholder
d. Tersusunnya RKAS tepat waktu
e. Semua guru pernah mengikuti pelatihan sehingga kualitasnya meningkat
f. Mengoptimalkan promosi Sekolah melalui media cetak dan elektronik

7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan
lebih baik
e. Kesejahteraan guru meningkat
18
8. Peran serta Masyarakat
a. Keterlibatan komite sekolah kembali aktif sesuai dengan fungsinya
b. Hubungan sekolah dengan komite sekolah lebih baik
c. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah


a. Selasainya pembuatan pagar sekolah
b. Selesainya Pembuiatan taman sejkolah
c. Tertanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan
tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung,
atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Pengadaan buku literatur
e. Standar ideal jam mengajar
f. Perluasan perpustakaan
g. Penambahan buku-buku yang menarik
h. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Sosialisasi peraturan sekolah kepada guru dan karyawan
b. Pembuatan rencana pelatihan
c. Pelaksanaan pelatihan sertifikasi guru

19
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Pembuatan usulan peraturan
b. Pembuatan proposal kemitraan

4. Sarana dan Prasarana


a. Pembangunan ruang wakasek
b. Pembangunan ruang multimedia
c. Pengadaan perabot pengganti
d. Perbaikan perabot rusak
e. Pendataan, pembuatan, pengajuan proposal dan pengadaan sarana dan prasarana
sekolah.
f. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan dalam
penggunaannya.
g. Pengajuan dan pelaksanaan perbaikan jaringan listrik
h. Pendataan, pengajuan, pemasangan, dan perawatan printer dan komputer

5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Peningkatan prestasi siswa dan sekolah
c. Membuat program sekolah yang memiliki daya tarik
d. Menjalin kerjasama dengan stakeholder
e. Komunikasi yang intensif dengan stakeholder
f. Penyusunan RKAS
g. Pencarian informasi pelatihan dan peningkatan mutu guru.
h. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan peningkatan mutu.
i. Publikasi sekolah

20
7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi

8. Peran serta Masyarakat


a. Membentuk komite sekolah yang baru
b. Sosialisasi program sekolah dan peran komite
c. Menciptakan hubungan yang harmonis dengan komite
d. Mengikutsertakan komite dalam menjalankan program sekolah
e. Pertemuan dengan komite sekolah
f. Kerjasama dengan lembaga masyarakat

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah


a. Pembuatan pagar sekolah
b. Pembuatan taman sejkolah
c. Tertanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai
apakah program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah
dapat dicapai, maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator
keberhasilan belum dapat dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator
harus ditentukan agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator
keberhasilan setiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan
langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuantitatif atau

21
kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik, operasional, dan
dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Tersedianya literatur tambahan
g. Adanya guru-guru berprestasi
h. Guru mampu melaksanakan PTK
i. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
j. Tersedianya buku-buku menarik
k. Guru memahami kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Seluruh guru berperan dalam penegakan peraturan sekolah
b. Terbuatnya rencana pelatihan
c. Guru-guru 80% lolos sertifikasi

3. Organisasi dan kelembagaan


a. Usulan peraturan terbentuk
b. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga lain

4. Sarana dan Prasarana


a. Tersedianya ruang kepala sekolah
b. Penggantian dan perbaikan perabot rusak
c. Terpasangnya jaringan internet dan penggunaannya yang sesuai
d. 80% guru menguasai pengoperasian komputer
e. Jaringan listrik tidak mengalami gangguan
f. Lengkapnya sarana listrik di kelas
22
g. Komputer dan printer tersedia sesuai kebutuhan
h. Terkumpulnya dana dan terpenuhinya kebutuhan sarana kesenian
5. Ketenagaan
a. Guru mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar
b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Jumlah siswa baru meningkat
b. Prestasi siswa dan sekolah meningkat
c. Perhatian stakeholder terhadap sekolah meningkat
d. Komunikasi berjalan secara harmonis dua arah
e. Tersusunnya RKAS tepat waktu
f. Sekolah mudah mendapatkan akses informasi pelatihan
g. Semua guru mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan peningkatan mutu
h. Sekolah lebih dikenal oleh masyarakat

7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat

8. Peran serta Masyarakat


a. Terbentuknya komite yang sinergis dengan sekolah dan memiliki kemauan dan
perhatian yang lebih untuk kemajuan sekolah
b. Komite memahami tugas dan perannya
c. Hubungan komite dan sekolah berjalan secara sinergi
d. Komite selalu terlibat dalam program-program yang dijalankan sekolah
e. Terbentuknya Komite sekolah
23
f. Adanya pertemuan rutin dengan komite
g. Lembaga masyarakat terlibat kerjasama dengan sekolah
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Selasainya pembuatan pagar sekolah
b. Tertanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program.
Kegiatan perlu dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator
keberhasilan yang telah ditetapkan sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil
dari alternatif pemecahan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan
dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang terkait dengan program tersebut.
Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian indikator keberhasilan yang
telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
c. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
d. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
e. Pelatihan PTK
f. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
g. Pengadaan buku-buku tambahan
h. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup

2. Administrasi dan Manajemen Sekolah


a. Rapat koordinasi guru dan karyawan
b. Pelatihan sertifikasi
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Koordinasi dan pembuatan usulan peraturan ke yayasan
b. Pengajuan proposal kemitraan
24
4. Sarana dan Prasarana
a. Pengajuan penggantian perabot rusak
b. Perbaikan perabot rusak
c. Pendataan kebutuhan, pembuatan dan pengajuan proposal, melengkapi sarana dan
prasarana sekolah
d. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan penggunaannya
e. Pelatihan komputer
f. Pengajuan perbaikan jaringan listrik
g. Perbaikan jaringan listrik
h. Pengajuan dan pemasangan komputer dan printer serta perawatannya

5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Pengajuan tambahan tenaga pendukung

6. Pembiayaan dan pendanaan


a. Meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Meningkatkan prestasi siswa dan sekolah
c. Pembuatan program kerjasama dengan pihak lain
d. Peningkatan kerjasama dengan stakeholder
e. Meningkatkan intensitas komunikasi dengan stakeholder
f. Penyusunan RKAS
g. Pencarian informasi pelatihan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan
peningkatan mutu.
h. Melakukan publikasi melalui media cetak dan elektronik

7. Peserta Didik
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
d. Mengajukan peningkatan kesejahteraan guru ke yayasan
25
e. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
f. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru

8. Peran serta Masyarakat


a. Mengundang semua orang tua siswa
b. Membentuk pengurus komite sekolah
c. Sosialisasi program sekolah
d. Menciptakan hubungan yang harmonis antara komite dan sekolah
e. Melibatkan komite dalam program-program sekolah
f. Pertemuan dengan komite
g. Menjalin kerjasama dengan lembaga masyarakat

9. Lingkungan dan Budaya Sekolah


a. Membuat pagar sekolah
b. Membuat taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.

[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab
program. Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk
mengkoordinir pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang
akan dilaksanakan:

TABEL PENANGGUNG JAWAB PROGRAM

NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

1 Pengaturan waktu Kepala sekolah, guru


2 Pembuatan KTSP Kepala sekolah, guru
3 Peningkatan kompetensi guru Kepala sekolah, guru

26
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

4 Pengadaan buku literatur Kepala sekolah, guru

5 Peningkatan kompetensi guru Kepala sekolah, guru


6 Standar ideal jam mengajar Kepala sekolah, guru

7 Penambahan buku-buku yang menarik Kepala sekolah, guru

8 Pemahaman guru mengenai kecakapan Kepala Sekolah


hidup meningkat
9 Sosialisasi peraturan sekolah kepada Kepsek
guru dan karyawan
10 Pembuatan rencana pelatihan Kepsek
11 Pelaksanaan pelatihan sertifikasi guru Kepala sekolah, guru
12 Pembuatan usulan peraturan Kepala sekolah, guru
13 Perbaikan perabot rusakPengadaan Kepala sekolah, guru
perabot pengganti
14 Pengusulan sarana prasarana sekolah Kepala sekolah, guru

15 Pelatihan Guru Komputer Guru

16 Pengajuan jaringan internet Kepala sekolah, guru


17 Pemasangan jaringan internet Kepala sekolah, guru

18 Pengawasan Kepala sekolah, guru


19 Pelatihan komputer untuk guru Kepala sekolah, guru
20 Pengajuan perbaikan Jaringan lisrik Kepala sekolah, guru
Perbaikan perbaikan Jaringan lisrik Kepala sekolah, guru
21 Pendataan Komputer dan Printer Kepala sekolah, guru
Pengajuan Komputer dan Printer Kepala sekolah, guru
Pemasangan Komputer dan Printer Kepala sekolah, guru
Perawatan Komputer danPrinter Kepala sekolah, guru
22 Sosialisasi pola kerjasama Kepala sekolah, guru
23 Identifikasi kebutuhan tenaga Kepala sekolah, guru
pendukung

27
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

24 Peningkatan pelayanan sekolah Kepala sekolah, guru


25 Peningkatan prestasi siswa dan sekolah Kepala sekolah, guru
26 Membuat program sekolah yang Kepala sekolah, guru
memiliki daya tarik
27 Menjalin kerjasama dengan stakeholder Kepala sekolah, guru
28 Komunikasi yang intensif dengan Kepala sekolah, guru
stakeholder
29 Penyusunan RKAS Kepala sekolah, guru
30 Pencarian informasi pelatihan dan Kepala sekolah, guru
peningkatan mutu guru.
31 Mengikutsertakan guru dalam pelatihan Kepala sekolah, guru
dan peningkatan mutu.
32 Publikasi sekolah Kepala sekolah, guru
33 Peningkatan kompetensi guru Kepala sekolah, guru
34 Sistem penjaringan siswa berprestasi Kepala sekolah, guru
35 Pelatihan mengemas program Kepala sekolah, komite sekolah
36 Peningkatan kualitas bimbingan dan Kepala sekolah, guru
penyuluhan
37 Peningkatan kesejahteraan guru Kepsek
38 Meningkatkan sistem seleksi PPDB Kepala sekolah, guru
39 Pelatihan kompetensi guru Kepsek
40 Membentuk komite sekolah yang baru Kepala sekolah, guru
41 Sosialisasi program sekolah dan peran Kepala sekolah, guru
komite
Menciptakan hubungan yang harmonis Kepala sekolah, guru
Mengikutsertakan komite dalam Kepala sekolah, guru
menjalankan program sekolah
42 Pembentukan Komite sekolah Kepala sekolah, guru
43 Pertemuan dengan komite sekolah Kepala sekolah, guru
44 Kerjasama dengan lembaga masyarakat Kepala sekolah, guru
28
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB

45 Pendataan pemagaran dan pembuatan Kepala sekolah, guru, komite


taman sekolah
Pembuatan proposal pemagaran dan Kepala sekolah, guru, komite
pembuatan taman sekolah
Pencarian dana pemagaran dan Kepala sekolah, guru, komite
pembuatan taman sekolah

29
BAB IV
JADWAL PROGRAM/KEGIATAN TAHUNAN
TAHUN 2022/2023

Jadwal adalah alokasi waktu suatu program dan kegiatan tertentu yang akan
dilaksanakan. Tujuan penyusunan jadwal program dan kegiatan ini adalah untuk
mempermudah pelaksana dalam menentukan urutan kegiatan dan mengatur penggunaan
sumberdaya dan dana yang dimiliki sekolah/madrasah. Dengan demikian alur kegiatan dan
keuangan sekolah/madrasah dapat dikontrol dengan lebih efektif. Berikut ini kami
tampilkan jadwal program/kegiatan tahun 2022/2023.

TABEL JADWAL PROGRAM/KEGIATAN TAHUN 2022/2023


BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

1 Dokumen KTSP Pengaturan waktu


seluruh mata dan penggalangan
pelajaran dana
2 Dokumen KTSP Pembuatan KTSP
seluruh mata
pelajaran
3 Seluruh guru Peningkatan
kompetensi guru
4 Guru Standar ideal jam
mengajar
5 Guru dan siswa Penugasan studi
literatur di
perpustakaan
6 Guru Pelatihan guru
mengenai
kecakapan hidup
7 Seluruh guru dan Sosialisasi

30
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

karyawan peraturan sekolah


kepada guru dan
karyawan
8 Proposal pelatihan Pembuatan
guru rencana pelatihan
9 Guru Pelaksanaan
pelatihan
sertifikasi guru
10 Usulan peraturan Pembuatan usulan
peraturan
11 Seluruh guru dan Proposal
karyawan kemitraan
12 Perabot Pengadaan perabot
pengganti
13 Internet Pengajuan
jaringan internet
14 Jaringan listrik Pengajuan
perbaikan
15 Komputer dan Pendataan
printer Pengajuan
16 Sarana kesenian Pendataan
Pembuatan
proposal
17 Guru Sosialisasi pola
kerjasama
18 Tenaga pendukung identifikasi
kebutuhan tenaga
pendukung

31
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

19 Pelayanan sekolah Peningkatan


pelayanan sekolah
20 Prestasi siswa Peningkatan
prestasi siswa dan
sekolah
21 Stakeholder Menjalin
kerjasama dengan
stakeholder
22 Stakeholder Komunikasi yang
intensif dengan
stakeholder
23 RKAS Penyusunan
RKAS
24 Guru Pencarian
informasi
pelatihan dan
peningkatan mutu
guru.
25 Guru Mengikutserta-kan
guru dalam
pelatihan dan
peningkatan mutu.
26 Promosi Sekolah Publikasi sekolah
27 Guru Peningkatan
kompetensi guru
28 Siswa Sistem
penjaringan siswa
berprestasi
29 Guru Pelatihan
32
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

mengemas
program
30 Guru Peningkatan
kualitas bimbingan
dan penyuluhan
Peningkatan
kesejahteraan guru
31 Siswa baru yang Meningkatkan
lebih berkualitas sistem seleksi
PPDB
32 Komite sekolah Membentuk
komite sekolah
yang baru
33 Komite sekolah Sosialisasi
program sekolah
dan peran komite
Menciptakan
hubungan yang
harmonis
Mengikutserta-kan
komite dalam
menjalankan
program sekolah
34 Komite sekolah Pertemuan dengan
komite sekolah
35 Warga Sekolah Pendataan
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah

33
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

36 Pembuatan
proposal
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
37 Pencarian dana
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah

BAB VII

34
PENUTUP

Program/kegiatan yang telah kami susun dan kami rencanakan di awal tahun, telah
kami usahakan untuk dapat terrealisasi sesuai dengan yang kami harapkan. Akan tetapi
semuanya tentu tidak akan berjalan dengan mudah dan mulus sesuai keinginan. Pada
pelaksanaannya di lapangan banyak ditemukan kendala baik yang bersifat teknis maupun
non teknis. Ada kalanya program yang telah direncanakan untuk terrealisasi pada tahun
pertama, ternyata kondisinya bertolak belakang dengan yang diharapkan, sehingga dengan
berbagai pertimbangan akhirnya program/kegiatan tersebut harus kami tunda
pelaksanaannya.
Demikian juga untuk program/kegiatan yang sebenarnya oleh kami sebagai pihak
sekolah telah direncanakan di tahun ke-dua, ke-tiga atau ke-empat, ternyata realisasinya
berjalan lebih cepat dari yang diharapkan yaitu pada tahun pertama.
Selain dikarenakan kondisi dan hal-hal lainnya baik yang bersifat teknis maupun
non teknis yang kami temui di lapangan, juga karena program/kegiatan yang akan kami
laksanakan tidak terlepas dari keberadaan kami sebagai sekolah yang berdiri di bawah
naungan yayasan, sehingga terkadang pihak yayasan mempunyai rencana lain dalam hal
yang berkaitan dengan program/kegiatan sekolah. Hampir semua program yang kami
prioritaskan dapat terlaksana, kecuali beberapa program seperti perluasan perpustakaan,
pembangunan ruang multimedia, pembentukan komite sekolah yang baru dan beberapa
program/kegiatan yang skalanya kecil ternyata belum dapat terlaksana pada tahun pertama.
Semuanya itu tidak menjadi masalah besar yang dapat mengganggu kinerja sekolah
kami, bahkan kami dapat menjadikannya sebagai suatu pelajaran bagi kami agar pada
perencanaan program/kegiatan berikutnya antara kami sebagai pihak sekolah dengan pihak
yayasan bisa berjalan secara serasi dan sinergis. Dan kami menyadarai bahwa apa yang
direncanakan tidak harus selalu terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah kami susun.
Rencana program/kegiatan yang kami susun berguna dalam memberikan petunjuk dan
penuntun bagi kami dalam menjalankan program/kegiatan di sekolah kami. Sehingga ke
mana arah sekolah ini akan melangkah, bisa terarah dengan jelas.

35

Anda mungkin juga menyukai