Rencana Kerja Tahunan Sekolah 2023
Rencana Kerja Tahunan Sekolah 2023
PENDAHULUAN
1
2.3 Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan yang
diperlukan untuk pengembangan sekolah.
Landasan Hukum
a. Undang-undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam
pasal 8 dan 48
b. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
dalam Pasal 49 dan 53
c. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dalam
Angka 4a poin 1 dan 2
d. Kepmendiknas 129a Tahun 2004 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang
Pendidikan dalam 3.1
2
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
A. Visi Sekolah
Visi Sekolah adalah imajinasi moral yang dijadikan dasar atau rujukan dalam
menentukan tujuan atau keadaan masa depan sekolah yang secara khusus diharapkan oleh
Sekolah. Visi Sekolah merupakan turunan dari Visi Pendidikan Nasional, yang dijadikan
dasar atau rujukan untuk merumuskan Misi, Tujuan sasaran untuk pengembangan sekolah
dimasa depan yang diimpikan dan terus terjaga kelangsungan hidup dan
perkembangannya.
Adapun visi SD Negeri Kedunglengkong :
“ RELIGIUS, BERPRESTASI, BERBUDAYA, DAN BERWAWASAN
LINGKUNGAN”.
Indikator Visi
1. Terwujudnya cinta sekolah berkarakter dan religious culture
2. Terwujudnya sekolah yang berprestasi dalam bidang akademis dan non akademis
3. Terwujudnya sarana prasarana yang memadai sesuai dengan perkembangan pendidikan
4. Terwujudnya kultur sekolah yang kondusif
5. Terwujudnya sekolah yang berwawasan lingkungan
B. Misi
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut di atas, Misi SDN Kedunglengkong adalah
sebagai berikut:
1. Mewujudkan citra sekolah berkarakter dan religius culture
2. Mewujudkan lulusan yang berprestasi dalam bidang akademis dan non akademis
3. Mewujudkan fasilitas pembelajaran yang berbasis Informasi Teknologi
4. Mewujudkan kultur sekolah yang kondusif
5. Mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan
Tujuan Sekolah
1) Dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses pembelajaran dan kegiatan
pengembangan diri
3
2) Meraih prestasi akademik maupun non akademik.
3) Dapat mencerdaskan paserta didik dan guru sehingga menjadi sekolah yang unggul dan
diminati masyarakat.
4) Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan tehnologi serta seni sebagai bekal untuk
melanjutkan ke sekolah lebih tinggi.
Rencana Strategis
Sasaran sekolah pada tahun pelajaran 2022/2023sebagai berikut ;
1. Sekolah memiliki standar kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai dengan
Standar Nasional Pendidikan
2. Sekolah memiliki perangkat pembelajaran lengkap yang meliputi kalender pendidikan,
program tahunan, program semester, silabus, dan lain lain, untuk semua tingkat kelas
3. PAKEM mampu dilaksanakan dan dirasakan manfaat oleh warga Belajar
4. Sekolah mampu mengembangkan strategi penilaian
5. Sekolah memiliki standar pengembangan bahan dan sumber pembelajaran
6. Sekolah memiliki model pembelajaran bagi siswa berprestasi dan siswa yang
menghadapi kesulitan belajar
7. Sekolah dapat meningkatkan profesionalisme dalam kinerja sebagai tenaga edukatif
8. Pencapaian hasil rata-rata Nilai Ujian Nasional minimal memenuhi standar kelulusan
9. Sekolah mampu meningkatkan kedisiplinan siswa.
10. Sekolah mampu mengembangkan prestasi non akademik siswa melalui kegiatan
ekstrakurikuler.
11. Sekolah mampu mengembangkan kompetensi kepala sekolah, guru dan karyawan
sekolah, sesuai dengan tugas dan keahliannya
12. Sekolah mampu mengembangkan system monitoring dan evaluasi kinerja ketenagaan
13. Sekolah mampu mengoptimalkan penggalangan dana dari orangtua/ wali siswa
14. Sekolah mampu memberdayakan fasilitas dan potensi sekolah
15. Sekolah mampu mengadakan dan menginventarisir sarana pendidikan
16. Sekolah mampu memenuhi/ melengkapi kebutuhan media pembelajaran
17. Sekolah mampu menciptakan/mengembangkan kondisi lingkungan sekolah yang aman
nyaman dan menyenangkan
18. Sekolah memiliki pengembangan administrasi sekolah
19. Sekolah mampu mencapai SPM (Standar Pelayanan Minimal)
4
BAB II
PROGRAM STRATEGIS
A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu
4 tahun ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah.
Penetapan sasaran sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun
program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan
alternatif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
b. Guru paham tentang KTSP
c. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
d. Guru paham dan mampu membuat PTK
e. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
f. Meningkatnya minat baca siswa
g. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
h. Guru paham tentang kecakapan hidup
5
4. Sarana dan Prasarana
a. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap
b. Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik
c. Jaringan listrik dalam keadaan baik
d. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
e. Terlaksananya rehabilitasi ruang kelas
5. Ketenagaan
a. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan
lebih baik
e. Kesejahteraan guru meningkat
6
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pemagaran sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya partisipasi masyarakat dan stekholder sekolah
untuk terciptanya lingkungan yang aman.
[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan
tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung,
atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Standar ideal jam mengajar
e. Penambahan buku-buku yang menarik
f. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup
7
c. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan dalam
penggunaannya.
d. Pengajuan dan pelaksanaan perbaikan jaringan listrik
e. Pendataan, pengajuan, pemasangan, dan perawatan printer dan komputer
5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung
6. Pembiayaan dan pendanaan
a. Peningkatan pembiayaan sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Peningkatan prestasi siswa dan sekolah
c. Membuat program sekolah yang memiliki daya tarik
d. Penyusunan RKAS
e. Pencarian informasi pelatihan dan peningkatan mutu guru.
f. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan peningkatan mutu.
7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi
8
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pembuatan pagar sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai
apakah program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah
dapat dicapai, maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator
keberhasilan belum dapat dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator
harus ditentukan agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator
keberhasilan setiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan
langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuantitatif atau
kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik, operasional, dan
dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Adanya guru-guru berprestasi
g. Guru mampu melaksanakan PTK
h. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
i. Tersedianya buku-buku menarik
j. Guru memahami kecakapan hidup
5. Ketenagaan
a. Guru mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar
b. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
10
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat
D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program.
Kegiatan perlu dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator
keberhasilan yang telah ditetapkan sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil
dari alternatif pemecahan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan
dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang terkait dengan program tersebut.
Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian indikator keberhasilan yang
telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
11
c. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
d. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
e. Pelatihan PTK
f. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
g. Pengadaan buku-buku tambahan
h. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup
5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Pengajuan tambahan tenaga pendukung
12
6. Pembiayaan dan pendanaan
a. Meningkatkan kualitas pelayanan sekolah
b. Meningkatkan prestasi siswa dan sekolah
c. Pembuatan program kerjasama dengan pihak lain
d. Penyusunan RKAS
e. Pencarian informasi pelatihan dan mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan
peningkatan mutu.
f. Melakukan publikasi melalui media cetak dan elektronik
7. Peserta Didik
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
d. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
e. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru
13
[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab
program. Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk
mengkoordinir pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang
akan dilaksanakan:
14
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB
15
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB
16
BAB III
PROGRAM OPERSIONAL
A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu
4 tahun ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah.
Penetapan sasaran sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun
program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan
alternatif pemecahan tantangan yang telah dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
d. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
e. Guru paham tentang KTSP
f. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
g. Guru paham dan mampu membuat PTK
h. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
i. Meningkatnya minat baca siswa
j. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
k. Perpustakaan yang representatif
l. Guru paham tentang kecakapan hidup
5. Ketenagaan
a. Tersedianya program kehumasan
b. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan
lebih baik
e. Kesejahteraan guru meningkat
18
8. Peran serta Masyarakat
a. Keterlibatan komite sekolah kembali aktif sesuai dengan fungsinya
b. Hubungan sekolah dengan komite sekolah lebih baik
c. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat
[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan
tantangan utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung,
atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Pengadaan buku literatur
e. Standar ideal jam mengajar
f. Perluasan perpustakaan
g. Penambahan buku-buku yang menarik
h. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup
19
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Pembuatan usulan peraturan
b. Pembuatan proposal kemitraan
5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung
20
7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai
apakah program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah
dapat dicapai, maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator
keberhasilan belum dapat dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator
harus ditentukan agar program yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator
keberhasilan setiap program bisa berkaitan dengan proses dan dapat juga berkaitan
langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat bersifat kuantitatif atau
21
kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik, operasional, dan
dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Tersedianya literatur tambahan
g. Adanya guru-guru berprestasi
h. Guru mampu melaksanakan PTK
i. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
j. Tersedianya buku-buku menarik
k. Guru memahami kecakapan hidup
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat
D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program.
Kegiatan perlu dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator
keberhasilan yang telah ditetapkan sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil
dari alternatif pemecahan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan
dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang terkait dengan program tersebut.
Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian indikator keberhasilan yang
telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
c. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
d. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
e. Pelatihan PTK
f. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
g. Pengadaan buku-buku tambahan
h. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup
5. Ketenagaan
a. Sosialisasi pola kerjasama
b. Pengajuan tambahan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
d. Mengajukan peningkatan kesejahteraan guru ke yayasan
25
e. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
f. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru
[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab
program. Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk
mengkoordinir pelaksanaan program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang
akan dilaksanakan:
26
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB
27
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB
29
BAB IV
JADWAL PROGRAM/KEGIATAN TAHUNAN
TAHUN 2022/2023
Jadwal adalah alokasi waktu suatu program dan kegiatan tertentu yang akan
dilaksanakan. Tujuan penyusunan jadwal program dan kegiatan ini adalah untuk
mempermudah pelaksana dalam menentukan urutan kegiatan dan mengatur penggunaan
sumberdaya dan dana yang dimiliki sekolah/madrasah. Dengan demikian alur kegiatan dan
keuangan sekolah/madrasah dapat dikontrol dengan lebih efektif. Berikut ini kami
tampilkan jadwal program/kegiatan tahun 2022/2023.
30
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
31
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
mengemas
program
30 Guru Peningkatan
kualitas bimbingan
dan penyuluhan
Peningkatan
kesejahteraan guru
31 Siswa baru yang Meningkatkan
lebih berkualitas sistem seleksi
PPDB
32 Komite sekolah Membentuk
komite sekolah
yang baru
33 Komite sekolah Sosialisasi
program sekolah
dan peran komite
Menciptakan
hubungan yang
harmonis
Mengikutserta-kan
komite dalam
menjalankan
program sekolah
34 Komite sekolah Pertemuan dengan
komite sekolah
35 Warga Sekolah Pendataan
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
33
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
36 Pembuatan
proposal
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
37 Pencarian dana
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
BAB VII
34
PENUTUP
Program/kegiatan yang telah kami susun dan kami rencanakan di awal tahun, telah
kami usahakan untuk dapat terrealisasi sesuai dengan yang kami harapkan. Akan tetapi
semuanya tentu tidak akan berjalan dengan mudah dan mulus sesuai keinginan. Pada
pelaksanaannya di lapangan banyak ditemukan kendala baik yang bersifat teknis maupun
non teknis. Ada kalanya program yang telah direncanakan untuk terrealisasi pada tahun
pertama, ternyata kondisinya bertolak belakang dengan yang diharapkan, sehingga dengan
berbagai pertimbangan akhirnya program/kegiatan tersebut harus kami tunda
pelaksanaannya.
Demikian juga untuk program/kegiatan yang sebenarnya oleh kami sebagai pihak
sekolah telah direncanakan di tahun ke-dua, ke-tiga atau ke-empat, ternyata realisasinya
berjalan lebih cepat dari yang diharapkan yaitu pada tahun pertama.
Selain dikarenakan kondisi dan hal-hal lainnya baik yang bersifat teknis maupun
non teknis yang kami temui di lapangan, juga karena program/kegiatan yang akan kami
laksanakan tidak terlepas dari keberadaan kami sebagai sekolah yang berdiri di bawah
naungan yayasan, sehingga terkadang pihak yayasan mempunyai rencana lain dalam hal
yang berkaitan dengan program/kegiatan sekolah. Hampir semua program yang kami
prioritaskan dapat terlaksana, kecuali beberapa program seperti perluasan perpustakaan,
pembangunan ruang multimedia, pembentukan komite sekolah yang baru dan beberapa
program/kegiatan yang skalanya kecil ternyata belum dapat terlaksana pada tahun pertama.
Semuanya itu tidak menjadi masalah besar yang dapat mengganggu kinerja sekolah
kami, bahkan kami dapat menjadikannya sebagai suatu pelajaran bagi kami agar pada
perencanaan program/kegiatan berikutnya antara kami sebagai pihak sekolah dengan pihak
yayasan bisa berjalan secara serasi dan sinergis. Dan kami menyadarai bahwa apa yang
direncanakan tidak harus selalu terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah kami susun.
Rencana program/kegiatan yang kami susun berguna dalam memberikan petunjuk dan
penuntun bagi kami dalam menjalankan program/kegiatan di sekolah kami. Sehingga ke
mana arah sekolah ini akan melangkah, bisa terarah dengan jelas.
35