0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan20 halaman

Aplikasi Manajemen Grosir Digital

Diunggah oleh

Zahra Meilani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan20 halaman

Aplikasi Manajemen Grosir Digital

Diunggah oleh

Zahra Meilani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lifestyle

Management
System

Prepared for Prepared by


Yulison Herry C, S.T, M.T. Muhamad Hafizd Rajib A

Kelompok 4 Reza Zalfa

Eyca

Zahra

Tantia Naila
Kelompok 4
BAB I. INTRODUCTION

I.1 Purpose
Tujuan proposal ini adalah untuk merancang dan mengembangkan
aplikasi digital yang berfokus pada manajemen grosir. Aplikasi ini akan
membantu pengguna dalam mengelola stok barang, transaksi penjualan,
dan pelacakan pemasok secara efisien. Tujuan utama dari aplikasi ini adalah
memberikan solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis
grosir melalui pendekatan berbasis teknologi.
I.2 Scope and Overview
Proyek ini bertujuan untuk menciptakan aplikasi mobile yang dapat
memenuhi kebutuhan pengguna dalam menjalankan bisnis grosir dengan
lebih baik. Cakupannya meliputi analisis kebutuhan, desain antarmuka
pengguna, pengembangan fitur utama, pengujian kualitas, hingga
peluncuran aplikasi. Fitur utama yang akan disediakan adalah:
 Manajemen stok dan pencatatan barang secara real-time.
 Pemrosesan transaksi penjualan dan pembuatan laporan otomatis.
 Pelacakan pemasok dan histori pembelian barang.

I.3 Reference
- Retail Indonesia. (2025). Strategi Efektif Manajemen Grosir.
[Link]

- Wholesale Business Journal. (2025). Teknik Optimasi Stok dan Distribusi


Barang. Retrieved from [Link]
I.4 Definition and Acronyms
 Wholesale Management: Strategi yang berfokus pada pengelolaan bisnis
grosir secara efisien.

 Inventory Tracking: Proses mencatat dan memantau stok barang dalam


sistem.

 Sales Optimization: Teknik untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan


penjualan.

 Agile Methodology: Pendekatan pengembangan perangkat lunak yang


fleksibel dan bertahap.

 React Native: Framework untuk pengembangan aplikasi mobile lintas


platform.

 [Link]: Platform berbasis JavaScript untuk pengembangan backend.


 PostgreSQL: Sistem manajemen basis data relasional untuk aplikasi
berskala besar.

 Docker: Teknologi container untuk deployment aplikasi.

 CI/CD: Integrasi dan penerapan perangkat lunak secara otomatis.

 AWS: Layanan cloud hosting yang andal.


BAB II. SYSTEM OVERVIEW

II.1 Pengantar
Pada Bab ini menjelaskan sistem Manajemen Grosir System, yang
dirancang untuk membantu pengguna dalam mengelola bisnis grosir
melalui fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

II.2 Pengguna Sistem


Sistem ini ditujukan bagi::
1. Pemilik bisnis grosir yang ingin mengoptimalkan pengelolaan stok
barang.
2. Penjual yang ingin memantau transaksi dan penjualan secara lebih
akurat.
3. Pengusaha yang ingin meningkatkan efisiensi distribusi barang dan
pemasok.
II.3 Fungsi Sistem
 Perencanaan Manajemen Stok:

Memudahkan pencatatan dan pemantauan stok barang dengan pembaruan otomatis


untuk memastikan ketersediaan barang secara real-time.

 Pemrosesan Penjualan: Pembuatan faktur dan laporan transaksi.

Memfasilitasi pembuatan faktur serta laporan transaksi untuk membantu dalam


pencatatan dan analisis penjualan.

 Pelacakan Pemasok: Manajemen histori pembelian dan pemasok.

Menyediakan histori pembelian dan daftar pemasok untuk mengoptimalkan hubungan


dengan pemasok dan memastikan kelancaran pasokan barang.

 Pelacakan Kemajuan: Laporan perkembangan bisnis grosir.

Menampilkan laporan perkembangan bisnis grosir melalui analisis data penjualan dan
stok untuk pengambilan keputusan strategis.

 Pengingat Restock: Notifikasi untuk kebutuhan pengisian ulang stok.

Memberikan notifikasi otomatis saat stok barang mencapai batas minimum, sehingga
membantu dalam pengelolaan persediaan.
II.4 Proses Bisnis
Berikut adalah gambaran singkat mengenai proses bisnis dari Lifestyle
Management System:
 Pendaftaran Pengguna
Pengguna baru harus mendaftar dalam sistem untuk mendapatkan akses
ke fitur-fitur aplikasi. Pendaftaran mencakup input data seperti nama,
email, nomor telepon, dan kredensial login.
 Pencatatan Barang dan Stok
Setiap barang yang masuk ke dalam gudang dicatat dalam sistem,
termasuk informasi seperti nama barang, kategori, jumlah stok, harga,
dan tanggal penerimaan. Stok akan diperbarui secara otomatis setelah
ada transaksi.
 Pemrosesan Penjualan
Sistem memungkinkan pengguna untuk mencatat transaksi penjualan
dengan detail seperti nama pelanggan, jumlah barang yang terjual,
metode pembayaran, dan total harga. Faktur dapat dibuat secara
otomatis.
 Pelacakan Pemasok dan Pembelian
Sistem menyimpan histori pemasok serta mencatat transaksi pembelian
dari pemasok, termasuk informasi harga beli, jumlah barang, dan
tanggal pembelian untuk membantu dalam manajemen hubungan
dengan pemasok.
 Pembuatan Laporan
Data dari transaksi dan stok akan digunakan untuk menghasilkan laporan
keuangan dan operasional. Laporan ini mencakup ringkasan penjualan,
stok barang yang tersisa, dan analisis keuntungan.
 Evaluasi dan Penyesuaian
Pemilik bisnis dapat meninjau laporan untuk mengevaluasi kinerja bisnis
grosir dan menyesuaikan strategi manajemen stok, harga, serta
kebijakan pemasok berdasarkan data yang tersedia.
BAB III. APPLICATION DESIGN

III.1 Use Case Diagram

Gambar 1. Use case diagram

III.2 Use Case Scenario


Use Case Deskripsi Aktor Alur Utama Alur Alternatif
Mencat Pengguna Penggun 1. Pengguna Jika data tidak
a membuka
at mencatat stok lengkap, sistem
halaman
Barang barang baru yang pencatatan meminta
barang.
Masuk masuk ke gudang. 2. Pengguna pengguna
memasukkan melengkapi
detail barang
(nama, kategori, sebelum
jumlah, harga, menyimpan.
pemasok).
3. Sistem
menyimpan
informasi barang
dan
memperbarui
stok.
4. Sistem
memberikan
konfirmasi
penyimpanan
data.
Penggun
Mencatat Pengguna mencatat 1. Pengguna Jika stok tidak
a
Transaksi transaksi penjualan. membuka mencukupi,
Penjualan halaman sistem
transaksi memberikan
penjualan peringatan.
2. Pengguna
memasukkan
detail penjualan
(barang, jumlah,
harga, metode
pembayaran)
3. Sistem
menyimpan
transaksi dan
memperbarui
stok.
4. Sistem
menghasilkan
faktur otomatis.
Mengelola Pengguna Pengguna 1. Pengguna Jika data tidak
Pemasok mencatat dan membuka valid, sistem
mengelola data halaman meminta
pemasok pemasok. koreksi sebelum
2. Pengguna menyimpan.
memasukkan
informasi
pemasok (nama,
kontak, alamat,
histori
pembelian).
3. Sistem
menyimpan data
pemasok.
.

Membu Sistem Sistem Jika tidak ada


1. Pengguna
data transaksi
at menghasilkan membuka
dalam periode
Melihat Pengguna Pengguna halaman
1. Pengguna Jika tidak ada
Laporan laporan transaksi
Laporan data yang
mengevaluasi membuka
Kemajuan tersedia, sistem
bisnis berdasarkan halaman menampilkan
peringatan.
data transaksi dan laporan
stok. kemajuan.
2. Sistem
menampilkan
ringkasan
perkembanga
n bisnis..
3. Pengguna
meninja
laporan dan
mengambil
keputusan.
III.3 Class Diagram

Gambar 2. Class Diagram

III.4 Sequence Diagram

Gambar 3. Mencatat Makanan


Gambar 4. Workout

Gambar 5. Skincare Routine


Gambar 6. Progress

III.5 Activity Diagram


III.6 State Diagram
III.7 Deployment Diagram
BAB IV. DATA DESIGN

IV.1 Logical Design


IV.2 Physical Design
BAB V. INTERFACE REQUIRMENTS

V.1 User Interface


1. Dashboard :

2. Perencanaan Kebugaran :

3. Penegelolaan Pola Makan :


-
4. Rekomendasi Kecantikan :

V.2 Hardware Interface


1. Server:
2. Client Devices:
V.3 Software Interface
- Operating System :
- Database :
- Web Server :
- Development Framework :

V.4 Communication Interface


Kebutuhan komunikasi untuk Lifestyle Management System mencakup:

1. Protocol:
2. API:
3. Network:

Anda mungkin juga menyukai