0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Panduan Klinis Asma RS PKU Gombong

Diunggah oleh

Arby Shafara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Panduan Klinis Asma RS PKU Gombong

Diunggah oleh

Arby Shafara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH

GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024


ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

DITETAPKAN OLEH
Tanggal Terbit : DIREKTUR UTAMA
PANDUAN PRAKTIS RS PKU MUHAMMADIYAH
KLINIS 01 Desember 2021 GOMBONG

dr. Mohammad Miftahuddin


NBM. 1240.447
1. Pengertian (Definisi) Asma adalah inflamasi kronik saluran napas dengan ditandai
gejala pernapasan mengi, sesak napas, dada terasa berat, batuk,
disertai hambatan aliran udara ekspirasi.

2. Anamnesis Keluhan utama riwayat penyakit sekarang: mengi, sesak napas,


batuk, dan dada terasa berat yang bersifat episodic dan
bervariasi. Gejala umumnya lebih berat pada malam atau awal
pagi hari. Dicetuskan oleh infeksi virus (flu), aktifitas fisik,
pajanan alergen, perubahan cuaca, emosi, serta iritan seperti asap
rokok dan bau yang menyengat. Gejala tambahan adanya rhinitis
atau alergi.
Riwayat penyakit dahulu: penyakit atopi dan alergi.

3. PemeriksaanFisik Dapat normal, ekspirasi memanjang, mengi saat ekspirasi, atau


mengi saat ekspirasi paksa, hiperinflasi yang ditandai dengan
sela iga yang melebar, dada cembung, hipersonor dan suara
napas melemah. Dapat terjadi adanya silent chest apabila gejala
asma sangat berat akibat penurunan aliran udara yang cukup
bermakna.

4. Kriteria Diagnosis 1. ASMA STABIL


Anamnesis:Keluhan utama riwayat penyakit sekarang:
mengi, sesak napas, batuk, dan dada terasa berat yang bersifat
episodic dan bervariasi. Gejala umumnya lebih berat pada
malam atau awal pagi hari. Dicetuskan oleh infeksi virus
(flu), aktifitas fisik, pajanan alergen, perubahan cuaca, emosi,
serta iritan seperti asap rokok dan bau yang menyengat.
Gejala tambahan adanya rhinitis atau alergi.
Riwayat penyakit dahulu: penyakit atopi dan alergi.
RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

Pemeriksan fisik: Dapat normal, ekspirasi memanjang,


mengi saat ekspirasi, atau mengi saat ekspirasi paksa,
hiperinflasi yang ditandai dengan sela iga yang melebar, dada
cembung, hipersonor dan suara napas melemah. Dapat terjadi
adanya silent chest apabila gejala asma sangat berat akibat
penurunan aliran udara yang cukup bermakna.
Pemeriksaan penunjang:
● Foto toraks: normal atau hiperinflasi.

● Arus Puncak Ekspirasi (APE): menurun dan setelah


pemberian bronkodilator ( inhalasi salbutamol 200 ug
atau 2x2 semprot) mengalami perbaikan 20%.

Spirometri: VEP1/KVP <75% dengan pemberian bronkodilator meningk

2. ASMA EKSASERBASI
Anamnesis:Peningkatan gejala sesak napas, batuk, mengi
atau dada terasa berat/tertekan dan penurunan fungsi paru
secara progresif akibat terpajan zat alergen, polutan, bau
menyengat, ataupun latihan.
Ringan:
- Sesak napas: saat berjalan, dapat tidur terlentang
- Cara berbicara: satu kalimat, mungkin gelisah,
Sedang:
- Sesak napas: saat berbicara, lebih nyaman duduk
- Cara berbicara: beberapa kata, gelisah
Berat:
- Sesak napas: saat berjalan, duduk membungkuk
- Cara berbicara: satu kalimat, mungkin gelisah,
Pemeriksaan Fisik:
Ringan:
- Kesadaran: mungkin gelisah
- Frekuensi napas: meningkat
- Nadi permenit: <100
- Penggunaan otot bantu napas: tidak ada
- Wheezing: sedang, biasanya akhir ekspirasi
RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

Sedang:
- Kesadaran: gelisah
- Frekuensi napas: meningkat
- Nadi permenit: 100-120
- Penggunaan otot bantu napas: ada
- Wheezing: keras
Berat:
- Kesadaran: mungkin gelisah
- Frekuensi napas: >30 x/menit
- Nadi permenit: >120
- Penggunaan otot bantu napas: ada
- Wheezing: keras
Mengancam Jiwa:
- Kesadaran: mengantuk, kesadaran menurun
- Frekuensi napas: -
- Nadi permenit: bradikardi
- Penggunaan otot bantu napas: pernapasan
torakoabdominal
- Wheezing: tidak ada
Pemeriksaan penunjang:
Ringan:
- APE setelah pemberian bronkodilator terdapat perbaikan
80%
- Analisis gas darah dengan nilai PaO2: >80 mmHg,
PCO2: <45mmHg, SaO2: >95%
Sedang:
- APE setelah pemberian bronkodilator terdapat perbaikan
60-80%
- Analisis gas darah dengan nilai PaO2: 80-60 mmHg,
PCO2: <45mmHg, SaO2: 91-95%
Berat:
- APE setelah pemberian bronkodilator terdapat perbaikan
<60%
- Analisis gas darah dengan nilai PaO2: <60 mmHg,
PCO2: >45mmHg, SaO2: <90%
Mengancam jiwa:
- Silent chest
5. DiagnosisKerja Diagnosis sebelum pengobatan:
RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

● Asma intermiten

● Asma persisten ringan

● Asma persisten sedang

● Asma persisten berat

Diagnosis eksaserbasi
● Asma akut ringan

● Asma akut sedang

● Asma akut berat

● Asma mengancam jiwa

Diagnosis Diagnosis primer: disertai kode ICD


Diagnosis sekunder atau diagnosis subtype

6. Diagnosis Banding 1. Asma COPD overlap syndrome (ACOS)


2. Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK)
3. Gagal jantung kongestif
4. Bronkiektasis
5. Tuberkulosis
6. Bronkiolitis obliterans
7. Panbronkiolitis difus

7. Pemeriksaan Penunjang Ro Thoraks: dapat normal


APE (Arus Puncak Ekspirasi)
Spirometri
Uji Provokasi Bronkus

8. Tatalaksana Asma intermiten: tidak perlu terapi khusus


Asma persisten ringan: glukokortikosteroid inhalasi (200 -400
ug bronkodilator (BD)kombinasi perhari atau ekivalennya)
Asma persisten sedang: kombinasi inhalasi glukokortikosteroid
(400-800 ugBD/perhari atau ekivalennya dan agonis β-2 kerja
lama
RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

Asma persisten berat

: kombinasi inhalasi glukokortikosteroid(>800

Eksaserbasi
1. Oksigen
2. Inhalasi shortnacting beta2 agonis
3. Epinefrin (untuk anafilaksis)
4. Kortikosteroid sistemik (hidrokortison atau
metilprednisolon)
5. Inhalasi kortosteroid
Tatalaksana non farmakologis:
1. Latihan pernapasan
2. Diet sehat
3. Menghindari polusi udara di dalam rumah
4. Vaksinasi
5. Termoplasti bronkus
6. Pengaturan stress emosi
7. Imunoterapi alergen
8. Menghindari alergen luar rumah
9. Menghindari polusi udara luar rumah
10. Menghindari makanan dan kimia makanan

9. Kompetensi Dokter Spesialis Paru

10. Kompetensi PPDS


Merah Kuning Hijau Biru
Diagnosis 1 2 3 3
Pengelolaan 1 2 3 3
Medis
Prosedur 1 2 3 3
RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

Keterangan Kompetensi :
1. Supervisor mendemostrasikan
2. Peserta melakukan dengan supervisor
3. Peserta melakukan sendiri

11. Edukasi Penjelasan tentang penyakit, manajemen, rencana


tindakan/pengobatan, obat yang diberikan, diet, rencana tindak
lanjut, aktivitas, lain-lain

12. Prognosis 1. Perjalanan penyakit dan pengobatan Asma


2. Melaksanakan pengobatan yang maksimal
3. Menghindari faktor pencetus
4. Efek samping obat
5. Prognosis
6. Menyesuaikan keterbatasan aktivitas

13. Tingkat Evidens Diagnosis : A


Terapi : A

14. Tingkat Rekomendasi C

15. Penelaah kritis 1. Prof. Dr. Suradi, [Link].P(K), MARS, FISR


2. Dr. dr. Yusup Subagyo S, Sp.P(K)., FISR
3. dr. Ana Rima, Sp.P(K)., FISR
4. [Link]. Reviono, Sp.P(K)., FISR
5. Dr. dr. Harsini, Sp.P(K)., FISR
6. dr. Jatu Aphridasari, Sp.P(K)., FISR
7. dr. A. Farih Raharjo, SpP, [Link]
8. dr. Artrien Adiputri, Sp.P, [Link]
9. dr. Hendrastutik, Sp.P

16. Indikator Medis 1. Fungsi paru 40-60% prediksi


RS PKU MUHAMMADIYAH PANDUAN PRAKTIS KLINIS KOMITE MEDIK SMF : NON BEDAH
GOMBONG RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG 2021 – 2024
ASMA
No Dokumen : No Revisi : Halaman :
No.210 00 1/1
Jl. Yos Sudarso No. 461
Gombong 54412
Telp. (0287)471780, 471639
Fax. (0287) 473614

2. Fungsi paru >60% prediksi atau nilai terbaik pribadi


1. PDPI (2018). Asma pedoman diagnosis dan penatalaksanaan
17. Kepustakaan
di Indonesia. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
2018
2. Global Initiative For Asthma. Global strategy for asthma
management and prevention. Gina Excecutive Committee
University of Cape Town Lung Institute; 2018.

Anda mungkin juga menyukai