0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan49 halaman

Kewirausahaan dalam Perspektif Islam

Dokumen ini adalah kumpulan makalah yang membahas kewirausahaan dari perspektif agama Islam, termasuk anjuran berwirausaha, etika dalam perdagangan, dan karakteristik wirausahawan Muslim. Materi yang dibahas mencakup pengertian kewirausahaan, konsep dalam pandangan Islam, serta pentingnya kewirausahaan untuk pertumbuhan ekonomi. Penulis, Kurnia Sariputri, menyusun makalah ini sebagai bagian dari mata kuliah Pengantar Kewirausahaan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang.

Diunggah oleh

Kurnia Sariputri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan49 halaman

Kewirausahaan dalam Perspektif Islam

Dokumen ini adalah kumpulan makalah yang membahas kewirausahaan dari perspektif agama Islam, termasuk anjuran berwirausaha, etika dalam perdagangan, dan karakteristik wirausahawan Muslim. Materi yang dibahas mencakup pengertian kewirausahaan, konsep dalam pandangan Islam, serta pentingnya kewirausahaan untuk pertumbuhan ekonomi. Penulis, Kurnia Sariputri, menyusun makalah ini sebagai bagian dari mata kuliah Pengantar Kewirausahaan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang.

Diunggah oleh

Kurnia Sariputri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH

MATA KULIAH PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN


JILID I

OLEH MAHASISWA
Nama : Kurnia Sariputri
NPM : 22.14201.91.34.P
Kelas : Reg B2
Prgram Studi Ilmu Keperawatan (PSIK)
Semester VII Tahun 2023

JUDUL BAHAN KAJIAN:

1. Anjuran berwirausaha/berbisnis dari perspektif agama


2. Holistic person (Hope) /manusia paripurna; (Bedah buku by A. F.
Zainudin)
3. Kebebasan finansial manfaat dan cara mencapainya
4. Rahasia Magnet Rezeki ; (Bedah buku by Nasrullah)
5. The Power of Kepepet; (Bedah buku by Jaya Setiabudi).

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


BINA HUSADA
PALEMBANG 2023
MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH

Judul Bahan Kajian : Anjuran berwirausaha/berbisnis dari perspektif


agama Sub CPMK-1
Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan (entrepreneur)
Program Studi : Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK)
Beban Studi : 3 (tiga) SKS
Mhs penyusun : Kurnia Sariputri NPM. 22.14201.91.34.P
Waktu : TM = (3x 50 menit), BM (3x170 menit), TT (3x170
menit)
Dosen pengampu : Martawan Madari, SKM, MKM

URAIAN MATERI
Anjuran berwirausaha/berbisnis dari perspektif agama Sub CPMK-1

A. PENDAHULUAN
Ajaran Islam mencakup segala aspek kehidupan manusia sebagaimana firmanAllah Swt
(maksudnya): Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telahKucukupkan
kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam sebagai agamabagimu.(QS. Al- Maidah 5: 3).
Oleh karenanya Islam merupakan suatu ketentuan, norma,pola hidup yang melingkupi kehidupan
manusia serta jadi pedoman dalam mengarungi kehidupannya yang berikutnya pedoman itu
dijabarkan dalam fiqihIslam. Lagi fiqih itu sendiri merupakan sesuatu pola hidup yang
ditawarkan Islamdalam wujud uraian secara mendalam terhadap hukum serta syarat Allah
buatdiaplikasikan dalam kehidupan manusia.
Ada pula kewirausahaan dalam disiplin ilmu fiqh ialah bagian ulasan [Link]
perdagangan merupakan bahagian dari aktivitas [Link] kita berdialog tentang
kewirausahaan bagi pemikiran Islam, hingga rambu-rambu yang wajib dicermati dalam aktivitas
ini merupakan teori- teori yang sudahdi gambarkan dalam Al- Quran serta As- Sunnah selaku
norma serta etika dalamberwirausaha spesialnya dalam perdagangan.
Islam pula mengarahkan gimana manusia itu aktif dalam menempuh kegiatan sertasemangat
bekerja keras buat mencari nafkah serta menanggapi kebutuhan tiap [Link] SWT, menyeru
manusia buat bertebaran di muka bumi buat menuntut karunia Allah, dalam perihal ini artinya
merupakan rezki Allah. Apalagi Rasulullah juga sangat menyarankan kepada ummatnya
buat aktif dalam bekerja. Tidak sedikithadits Rasulullah yang menegaskan tentang perihal itu
Buat sepenuhnya, mari kita cermati paparan isi makalah ini. Gimana etika dalamberdagang,
motif perdagangan, sifat- sifat yang wajib dipunyai oleh para orangdagang, etios kerja seseorang
muslim(tentang perintah kerja keras).

Pengertian Kewirausahaan
Istilah Kewirausahaan Dari Terjemahan Entrepreneurship, Yang Dapat Diartikan Sebagai “The
Backbone Of Economi”, Yaitu Syaraf Pusat PerekonomianAtau Sebagai “Tailbone Of Economi”
Yaitu Pengendali Perekonomian Suatu Bangsa
Secara Etimologi, Kewirausahaan Merupakan Nilai Yang Diperlukan UntukMemulai Suatu
Usaha (Start Up Phase) Atau Suatu Proses Dalam MengerjakanSesuatu Yang Baru (Reative) Dan
Sesuatu Yang Berbeda (Innovative). Pada SisiLain, Kewirausahaan Juga Adalah Suatu Usaha
Yang Kreatif Yang Membangun SuatuValue Dari Yang Belum Ada Menjadi Ada Dan Bisa
Dinikmati Oleh Orang Banyak. Menurut Joseph Schumpeter Dalam Bukhari Alma, Wirausaha
Adalah Orang Yang
Mendobrak Sistem Ekonomi Yanag Ada Dengan Memperkenalkan Barang Dan Jasa Yang Baru,
Kewirausahaan yang dalam bahasa Inggris diucap entrepreneuship merupakanproses
mengenali, meningkatkan, serta bawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebutdapat berbentuk
ilham inovatif, kesempatan, metode yang lebih baik dalammelaksanakan suatu. Hasil akhir dari
proses tersebut merupakan penciptaan usaha baruyang dibangun pada keadaan resiko ataupun
ketidakpastian. Mendefinisikankewirausahaan selaku bekerja sendiri( selfemployment).
Seseorang wirausahawanmembeli benda dikala ini pada harga tertentu serta menjualnya pada
masa yang hendaktiba dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada
gimana eorang mengalami resiko ataupun ketidakpastian. Bagi Penrose( 1963)
aktivitaskewirausahaan mencakup indentifikasi peluang- peluang di dalam sistem
ekonomisebaliknya bagi Harvey Leibenstein( 1968, 1979) kewirausahaan mencakup
aktivitasyang diperlukan buat menghasilkan ataupun melakukan industri pada dikala
seluruhpasar belum tercipta ataupun belum teridentifikasi dengan jelas, ataupun komponenguna
produksinya belum dikenal sepenuhny serta bagi Peter Drucker, kewirausahaanmerupakan
keahlian buat menghasilkan suatu yang baru serta berbeda. Orang yangmelaksanakan aktivitas
kewirausahaan diucap [Link] memiliki motivasi, panggilan jiwa, anggapan serta
emosi yang sangat terpautdengan nilai nilai, perilaku serta sikap selaku manusia unggul

B. Konsep Kewirausahaan dalam Pandangan Islam


Islam adalah agama yang sempurna dalam segala hal. Salah satukesempurnaannya
merupakan dengan mewajibkan kepada umatnya supaya dapathidup mandiri dengan bekerja
ataupun berbisnis dengan jalur yang benar. Islam tidakcuma mengarahkan buat beribadah saja,
namun Islam pula mengarahkan umatnyabuat mandiri serta bekerja keras salah satunya dengan
berwirausaha. Berwirausahaberikan kesempatan kepada orang lain buat berbuat baik dengan
metode membagikanpelayanan yang kilat, menolong kemudahan untuk orang yang berbelanja,
berikanpotongan, dll
Perbuatan baik hendak senantiasa menenangkan benak yang setelah itu hendakikut
menolong kesehatan jasmani. Perihal ini semacam yang diungkapkan dalamnovel The Healing
Brain yang melaporkan kalau guna utama otak tidaklah buatberfikir, namun buat mengembalikan
kesehatan badan. Vitalitas otak dalammelindungi kesehatan banyak dipengaruhi oleh frekuensi
perbuatan baik. Serta aspekkerja otak yang sangat utama merupakan berteman, bermuamalah,
bekerja sama,tolong membantu, serta aktivitas komunikasi dengan orang lain
Kewirausahaan merupakan ilmu yang memperlajari tentang nilai, keahlian,serta sikap
seorang dalam mengalami tantangan hidupnya. Unsur- unsurkewirausahaan meliputi motivasi,
visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangatserta keahlian menggunakan kesempatan.
Dalam al-Qur’an ataupun hadis banyak uraian tentang kewirausahaan ataupun bisnis yang
[Link] memanglah tidak membagikan uraian secara eksplisit terpaut konseptentang
kewirausahaan ini, tetapi di antara keduanya memiliki kaitan yang lumayanerat, mempunyai ruh
ataupun jiwa yang sangat dekat, walaupun bahasa teknis yang digunakan berbeda.
Kewirausahaan serta Perdagangan dalam pemikiran islam ialah aspekkehidupan yang
dikelompokkan kedalam permasalahan mu’ amalah, ialah permasalahan yang berkenaan dengan
ikatan yang bertabiat horizontal antar manusiaserta senantiasa hendak di pertanggungjawabkan
nanti di akhirat. Manusia diperintahkan buat memakmurkan bumi serta membawanya ke arah
yang lebih baikdan diperintahkan buat memakmurkan bumi serta membawanya ke arah yang
lebihbaik dan diperintahkan buat berupaya mencari rizki
C. Karakteristik Kewirausahaan Muslim
Sebagai wirausahawan muslim harus memperhatikan beberapa etika danperilaku terpuji dalam
perdagangan. Menurut Imam Ghazali, ada 8 sifat dan perilakuyang terpuji dalam perdagangan,
yaitu :

1. Sifat Takwa, Tawakkal, Zikir, dan Syukur


Sifat ini harus dimiliki oleh wirausahawan karena dengan sifat-sifat itu kitaakan diberi
kemudahan dalam menjalankan setiap usaha yang kita lakukan. Denganadanya sifat
takwa maka kita akan diberi jalan keluar penyelesaian dari suatu masalahdan mendapat
rizki yang tidak disangka. Dengan sikap tawakkal, kita akan mengalamikemudahan
dalam menjalankan usaha walaupun usaha yang kita jalani memilikibanyak saingan.
Dengan bertakwa dan bertawakkal maka kita akan senantiasa berzikiruntuk mengingat
Allah dan bersyukur sebagai ungkapan terima kasih atas segalakemudahan yang kita
terima. Dengan begitu, maka kita akan merasakan tenang danmelaksanakan segala usaha
dengan kepala dingin dan tidak stress
2. Tidak mengambil laba lebih [Link] harga yang sedikit lebih mahal kepada
pedagang yang [Link] harga dan memberi potongan kepada pembeli yang
miskin sehinggaakan melipatgandakan pahala. Bila membayar hutang, maka bayarlah
lebih cepat dariwaktu yang telah ditetapkan. Membatalkan jual beli bila pihak
pembelimenginginkannya. Bila menjual bahan pangan kepada orang miskin secara
cicilan,maka jangan ditagih apabila orang tersebut tidak mampu membayarnya
danmembebaskan ia dari hutang apabila meninggal dunia.
3. Jujur
Dalam suatu hadist diriwayatkan bahwa :”Kejujuran akan membawa ketenangan dan
ketidakjujuran akan menimbulkan keraguaguan.”(HR. Tirmidzi). Jujur dalam segala
kegiatan yang berhubungan dengan orang lain maka akanmembuat tenang lahir dan batin
4. Niat Suci dan Ibadah
Bagi seorang muslim kegiatan bisnis senantiasa diniatkan untuk beribadahkepada Allah
sehingga hasil yang didapat nanti juga akan digunakan untukkepentingan dijalan Allah
5. Azzam dan bangun Lebih Pagi
Rasul saw mengajarkan agar kita berusaha mencari rezeki mulai pagi harisetelah shalat
subuh. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa : ”Hai anakku, bangunlah!sambutlah rizki
dari Rabb-mu dan janganlah kamutergolong orang yang lalai, karena sesungguhnya Allah
membagikan rizki manusiaantara terbitnya fajar sampai menjelang terbitnya
matahari.”(HR. Baihaqi).
6. toleransi
Sikap toleransi diperlukan dalam bisnis sehingga kita dapat menjadi pribadibisnis yang
mudah bergaul, supel, fleksibel, toleransi terhadap langganan dan tidakkaku.
7. Berzakat dan Berinfak
Hadits Rasulullhah :Artinya “Tidaklah harta itu akan berkurang karena disedekahkan dan
Allah tidak akan akan menambahkan orang yang suka memberi maaf kecuali
[Link] tidaklah seorang yang suka merendahkan diri karena Allah melainkan
Allah akan meninggikan derajatnya.”(HR. Muslim).Dalam hadist tersebut telah
diungkapkan bahwa dengan berzakat dan berinfakmaka kita tidak akan miskin,
melainkan Allah akan melipat gandakan rizki [Link] berzakat, hal itu juga akan
membersihkan harta kita sehingga harta yang kitaperoleh memang benar-benar harta
yang halal.
8. Silaturahmi
Dalam usaha, adanya seorang partner sangat dibutuhkan demi lancarnya usahayang kita
lakukan. Silaturrahmi ini dapat mempererat ikatan kekeluargaan danmemberikan
peluang-peluang bisnis baru. Pentingnya silaturahmi ini juga dapatdilihat dari hadist
berikut :Artinya :”Siapa yang ingin murah rizkinya dan panjang umurnya,
makahendaklah ia mempererat hubungan silaturahmi.”(HR. Bukhari).

D. Anjuran Berwirausaha dalam Islam


1. [Link]-nisa ayat 100
Artinya :
“Dan barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat
hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barangsiapa keluar darirumahnya dengan maksud
berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian 10kematian menimpanya (sebelum sampai ke
tempat yang dituju), maka sungguh,pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha
Pengampun, Maha Penyayang.” Berdasarkan ayat tersebut, Allah SWT. menghimabu hamba-
hambaNyayang mukmin agar berhijrah dan meninggalkan kampung halaman untuk
menemukantempat berlindung dan memperoleh rezeki yang banyak. dengan demikian,
merekaakan memperoleh kehidupan yang layak

2. [Link] ayat 6
Artinya :
“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya Dijamin Allah
rezekinya. Dia Mengetahui tempat kediamannya dan tempatpenyimpanannya. Semua (tertulis)
dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”
Allah SWT memberitahu bahwa Dia menjamin memberi rezeki bagi semuamakhlukNya, baik ia
binatang melata, besar maupun kecil, di darat maupun di [Link] mengetahui dimana tempat
binatang itu berdiam dan dimana ia menyimpanmakanannya. semua itu tercatat di dalam sebuah
Kitab yang terang dan nyata (yakniLauh Mahfudz).
Allah SWT telah menentukan rezeki tiap-tiap umatNya, namun umat itusendiri harus berusaha
dengan segenap daya dan upayanya untuk meraih danmendapatkan rezeki tersebut. Dengan
berwirausaha, menjadi salah satu jalanuntuk mendapatkan rezeki tersebut sebagai mana
dicontohkan oleh bagindaRasulullah dalam hal perdagangan.

E. Wirausaha Dalam Pandangan Islam


Islam merupakan agama yang paling sempurna dalam segala hal. Salah satukesempurnaan
syariat Islam ini adalah dengan mewajibkan kepada umatnya agarbekerja dan berbisnis dengan
jalan yang benar dan menjauhi segala hal yang dilarangoleh Allah dan [Link] bisnis
yang dapat dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupdidunia dan dalam rangka
kepada Allah Subhanahuwataála. Salah satu bisnis yangdisarankan dalam isalm adalah
perniagaan atau [Link] merupakan salah satu profesi yang sangat mulia dan
utama selagidijalankan dengan jujur dan sesuai dengan aturan serta tidak melanggar batas-
batassyari'at yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya di dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah
Ash-Shahihah .
F. Pentingnya Kewirausahaan Islam
Gagasan bahwa kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi sangat berkaitanerat secara
signifikan, tidak diragukan lagi telah berhasil sejak awal penelitian yang dilakukan oleh
Schumpeter (Aghion and Howitt’s,1998)
Kewirausahaan Islam Sehingga dengan kewirausahaan akan mampumenjadikan ujung
tombak pembangunan suatu negara. Persentasi peningkatan kewirausahaan akan berpengaruh
terhadap ekonomi kecil karena akan sangatmendukung perekonomian masyarakat kecil. Suatu
peningkatan dalam jumlah wirausaha umumnya mengarah pada suatupeningkatan dalam
pertumbuhan ekonomi. Pengaruh ini sebagai suatu hasil nyatadari peningkatan keterampilan
mereka, dan lebih tepatnya lagi, kecenderunganmereka untuk berinovasi (propensity to
innovate). Dimana inovasi ini dimulai dari pemikiran yang sering disebut kreatifitasuntuk
mendukung inovasi. Sehingga antara kreatifitas dan inovasi menjadi dua halyang tidak akan
terpisahkan untuk pembangunan ekonomi [Link] (1963) telah menggambarkan
aktivitas inovatif ini, yaitumelaksanakan berbagai kombinasi baru dengan membedakan lima
hal. Pertama memperkenalkan suatu produk baru, yaitu produk yang belum dikenal
konsumen,atau suatu produk dengan kualitas baru. Kedua ,memperkenalkan suatu metodeoperasi
baru, yaitu metode yang belum teruji secara empiris. Ketiga membuka pasarbaru, yaitu pasar
yang belum dimasuki perusahan atau cabang suatu perusahaantersebut. Keempat, merebut
sumber pasokan baru berupa bahan bakunatau barangsetengah jadi, terlepas apakah pasokan baru
ini sudah ada atau harus dibuat terlebihdahulu. Kelima melahirkan perusahaan baru dalam suatu
industri, sepertimenciptakan suatu posisi atau penghentian posisi monopoli melalui
trustification(Schumpeter, 1963).
Melalui aktivitas inovatifnya, para wirausaha versi Schumpeterian berupayamenciptakan
peluang baru untuk memperoleh keuntungan. Peluangpeluang baru inidapat dihasilkan melalui
peningkatan produktivitas, sehingga kaitan antaraproduktivitas dengan pertumbuhan ekonomi
akan nampak. Peningkatan produktifitasbukan hanya pada jumlah output perusahan lama, tapi
justru munculnya perusahaan-perusahaan [Link] dengan adanya kreatifitas dan inovasi
sebagai kekuatan dalamberwirausaha akan mampu meningkatkan daya juang dan bertahan hidup
masyarakatdalam segala kondisi. Segala aset yang dimiliki baik sosial, alam ,
manusia,lingkungan dan finasial akan mampu dikembangkan dengan [Link]
dan perdagangan dalam pandangan Islam merupakan aspekkehidupan yang dikelompokkan ke
dalam masalah muamalah. Masalah yang eratkaitannya dengan hubungan yang bersifat
horisontal, yaitu hubungan antar manusiayang akan dipertanggungjawabkan kelak di
[Link] diperintahkan untuk memakmurkan bumi dan membawanya ke arahyang lebih
baik serta diperintahkan untu berusaha mencari rizki. Dalam mencaririzki maka harus mencari
pintu yang terbuka lebar dan jumlah yang banyak yangbagikan oleh Allah Swt. Pintu rizki yang
banyak dan terbuka lebar adalah melalui kewirausahaan.
DAFTAR PUSTAKA

[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
perspektif-islam-islamic-entrepreneurship-disusun-untuk-memenuhi-tugas-
[Link]
[Link]
[Link]#.YGXDf68zbIU
[Link]
tangan#:~:text=Artinya%3A%20%E2%80%9CDari%20Miqdam%20RA%2C,HR.
%20Al%2DBukhari
[Link]
[Link]#.YGXDf68zbIU
[Link]
MAKALAH BAHAN KULIAH

- Judul Bahan : Holistic person (Hope) /manusia paripurna;


Kajian (Bedah buku by A. F. Zainudin) Sub CPMK ke-2
- Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan (entrepreneur)
- Program Studi : Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Bina
Husada
- Beban Studi : 3 (tiga) SKS
- Mhs penyusun : Kurnia Sariputri NPM: 22.14201.91.34.P
- Waktu : TM = (3x 50 menit), BM (3x170 menit), TT (3x170
menit)
- Dosen pengampu : Martawan Madari, SKM, MKM

URAIAN MATERI
Holistic person (Hope) /manusia paripurna; (Bedah buku by A. F. Zainudin) Sub
CPMK ke-2

A. PENDAHULUAN
Dunia wirausaha menimbulkan ketertarikan tersendiri bagi orang-orang yang
memiliki keinginan untuk memulai dan mengembangkan usahanya. Tidak semua orang
terlahir dengan bakat berwirausaha, namun sifat-sifat kewirausahaan dapat diciptakan
dengan menanamkan bibitnya sejak dini. Dahulu kebanyakan pelatihan dan pendidikan
kewirausahaan diberikan saat seseorang mengenyam perguruan tinggi. Saat ini konsep dan
pelajaran kewirausahaan pun telah diberikan sejak usia sekolah, terutama sekolah
menengah atas. Sejak tahun 2010, pendidikan kewirausahaan telah disosialisasikan untuk
dimasukkan dalam muatan lokal sekolah oleh Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan Nasional (Balitbang Kemendiknas).
Pemberian pendidikan kewirausahaan tersebut diharapkan menjadi tambahan nilai
budaya untuk meningkatkan daya saing dan karakter bangsa. Pendidikan kewirausahaan
tersebut bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang
memiliki karakter, pemahaman dan keterampilan sebagai wirausaha. Pelaksanaan
pendidikan kewirausahaan dilakukan oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan
(konselor), peserta didik secara bersama-sama sebagai suatu komunitas pendidikan.
Pendidikan kewirausahaan tersebut dapat diintregrasikan dalam bentuk mata pelajaran,
ekstrakurikuler, atau melalui pengembangan diri.
Ciputra (2008) menyatakan bahwa pendidikan entrepreneurship akan mampu
menghasilkan dampak nasional yang besar bila kita berhasil mendidik seluruh bangku
sekolah kita dan mampu menghasilkan empat juta entrepreneur baru dari lulusan lembaga
pendidikan Indonesia selama 25 tahun mendatang. Pendapat yang dikemukakan oleh
Longenecker dkk (2001), menyatakan bahwa usia paling tepat untuk berwirausaha adalah
antara pertengahan 20-an dan 30-an. Pada usia ini ada keseimbangan antara persiapan
pengalaman dan kewajiban terhadap keluarga. Namun ada pengecualian dari generalisasi
ini bahwa beberapa remaja memulai perusahaan milik sendiri dan pada sisi lain ada
generasi yang lebih tua yang memulai bisnis mereka pada usia 50 hingga 60 tahun.

B. PENGERTIAN HOLISTIK PERSON


Pendekatan holistik memandang manusia secara utuh, dalam arti manusia dengan
unsur kognitif, afeksi dan perilakunya. Manusia juga tidak bisa berdiri sendiri, namun
terkait erat dengan lingkungannya. Manusia tidak bisa terlepas dari manusia lain,
demikian pula dengan lingkungan fisik atau alam sekitarnya.
Manusia juga tergantung kepada Tuhan yang Maha Kuasa selaku pencipta dan
penentu hidupnya(Sawang:2011).
Holistik adalah serangkaian gagasan-gagasan bahwa segala sesuatu harus dipelajari
secara keseluruhan dan bukan hanya sebagai jumlah dari bagian- bagiannya yang ada di
dalam kehidupan manusia sehingga secara konsep maknanya adalah menyeluruh.
Adapun definisi holistik menurut para ahli, antara lain:
1. Willian F.O Nell, Holistik sebagai sudut pandang filosofi yang menganggap bahwa
segala hal tercakup dalam wilayah kekuatan yang bersatu
2. Hall dan Lindzey, Holistik ialah pandangan manusia sebagai suatu organisme utuh dan
padu.
3. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Holistik memiliki dua macam arti, yaitu: (1) Sebagai
sebuah cara pendekatan pada suatu masalah dan gejala sebagai kesatuan yang utuh; (2)
Sebagai sebuah sifat, dimana holistik saling berhubungan sebagai suatu kesatuan yang
lebih dari sekedar sekelompok bagian.
4. Merriam Webster, Holistik adalah kata yang berasal dari atau berkaitan dengan holism
sehingga berkaitan dengan lubang atau dengan sistem lengkap daripada dengan
analisis, perawatan, atau pembedahan menjadi beberapa bagian
C. DIMENSI MANUSIA PARIPURNA (HOLISTIC PERSON)
Peta Jalan untuk meraih Manusia Paripurna (Holistic Person), di rangkum dalam
tujuh Dimensi:
1. Dimensi Emosional: Berkaitan dengan Kedamaian Hati dan Kebahagian;
2. Dimensi Sosial: Berkaitan dengan Hubungan Keluarga dan Orang Lain serta
Masyarakat;
3. Dimensi Intelektual / Mental: Berkaitan dengan Ketrampilan, Kemampuan dan
Problem Solving;
4. Dimensi Fisik: Berkaitan dengan Kesehatan tubuh dan Vitalitas;
5. Dimensi Finansial: Berkaitan dengan Kesejahteraan hidup atau kecukupan Materi;
6. Dimensi Estetis: Berkaitan dengan Keindahan, Kerapian, Seni (art);
7. Dimensi Spritual: Berkaitan Makna Kehidupan, kedekatan dengan Maha kekasih
(TUHAN)

D. CONTOH HOLISTIK PERSON


Contoh penerapan konsep holistik dalam pendidikan atau yang disebut dengan
pendidikan holistik merupakan metodologi yang berfokus pada persiapan siswa untuk
menghadapi tantangan apa pun yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan dan karier
akademik mereka.
Teori paling penting di balik pendidikan holistik adalah belajar tentang diri sendiri,
mengembangkan hubungan kesehatan dan proses sosial positif, perkembangan sosial dan
emosional, ketahanan, dan kemampuan untuk melihat keindahan, mengalami transendensi,
dan kebenaran.
Pendidikan holistik mengambil pengaruh budaya saat ini seperti media dan musik dan
mengajar orang muda bagaimana menjadi manusia. Ini mengkonseptualisasikan
pertanyaan mengenai tantangan terbesar dalam hidup dan bagaimana mengatasi hambatan,
mencapai kesuksesan, dan konsep dasar apa yang perlu dipelajari terlebih dahulu untuk
mencapai semua itu di kemudian hari.
Contoh Pendekatan holistic yang bisa dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya, yaitu :
1. Kebutuhan fisiologis
Kebutuhan ini sangat mendasar untuk mempertahankan hidup secara fisik,
misalnya makanan, minuman, tempat tinggal, seks, tidur, istirahat dan juga kebutuhan
akan udara. Ketika semua kebutuhan tersebut telah terpenuhi, maka kebutuhan yang
lainnya akan muncul dengan sendirinya.
2. Kehidupan sosial
Di dalam kehidupan pada makhluk sosial tentu saja ada beberapa hal yang
perlu dipenuhi, misalnya kehidupan dalam arti masyarakat, rasa saling percaya
diantara pasangan, memberikan kasih sayang dan juga bermacam- macam kebutuhan
lainnya.
3. Bersosialisasi
Pendekatan holistik juga dibutuhkan dalam pengertian sosialisasi diantara
hubungan sosial antar manusia. Hal tersebut sangat penting untuk dilakukan agar
kehidupan di dalam lingkungan sosial bisa terjalin dengan baik.
4. Permasalahan diantara masyarakat
Dalam lingkungan sosial akan selalu muncul fenomena sosial atas
permasalahan-permasalahan yang terjadi diantara masyarakat. Oleh sebab itu, perlu
adanya pengendalian sosial yang baik diantara kehidupan bermasyarakat.
5. Rasa takut terhadap masalah
Ketika kita mendapatkan suatu masalah tentunya ada perasaan takut untuk
tidak bisa menyelesaikan permasalahn tersebut. Oleh sebab itu, dibutuhkan pendektan
holistik agar bisa terjalin hubungan yang baik, dan rasa aman antar masing-masing
individu, sehingga ketika dilanda masalah bisa diselesaikan dengan cara yang baik
pula.
6. Harapan
Harapan sangat berkaitan erat dengan pendekatan holistik di dalam psikologi,
sebab ketika kita mengharapkan suatu hal, haruslah ditunjang dengan usaha yang
akan kita lakukan, sehingga di dalam pendekatan holistik ini akan saling merasa
membutuhkan diantara satu dengan yang lainnya.
7. Alasan berkonsultasi
Ini menjadi hal yang sangat penting ketika pasein melakukan konsultasi pada
kegiatan psikologi. Dalam hal ini kita harus menanyakan alsan dari pasien tersebut
melakukan konsultasi, apa permasalahannya dan upaya apa saja yang sudah dia
lakukan terkait permasalahan yang sedang terjadi pada dirinya.
8. Rasa keterbukaan
Dalam pendekatan holistik, tentu saja rasa keterbukaan diantara pasien yang
sedang berkonsultasi dengan psikolog sangat dibutuhan, agar setiap masalah yang
sedang dialami bisa dicari jalan keluar yang terbaik, jika pasien yang sedang
berkonsultasi sulit dalam membuka dirinya terhadap permasalahan yang terjadi, tentu
ini akan sangat menyulitkan seorang psikologi.
9. Rasa aman
Perasaan aman atas kerahasian terkait permssalahan pasien yang tidak ingin
kita ceritakan kepada siapapun tentu sangat penting, sebab di dalam pendekatan
holistik dalam psikologi, diharapkan setiap permasalahan yang terjadi pada seoarng
pasien semuanya bisa dirahasiakan dengan baik untuk memeproleh solusi yang
terbaik pula.
10. Kooperatif
Sikap yang kooperatif juga harus ditunjukan ketika pasien yang sedang
melakukan konsultasi, hal ini sangat penting agar membantu si pasien dalam
menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di dalam dirinya.
11. Kemampuan mendengar yang baik
Dalam melakukan konsultasi, tentu sangat penting dalam memilih konsultan
yang bisa mendengarkan segala permasalahan kita dengan baik, hal ini juga bisa
menimbulkan rasa nyaman yang terbentuk diantara pasien dan psikolog yang sedang
melakukan konsultasi.
12. Komunikasi yang baik
Komunikasi holistik menjadi hal yang sangat penting di dalam melakukan
pendekatan holistik, jika tidak ada komunikasi yang baik diantara pasien dan seorang
psikologis tentu akan sangat sulit untuk mengetahui kondisi pasien dengan jelas,
akibatnya akan lebih sulit untuk mendapatkan solusi yang dibutuhkan terhadap
masalah yang sedang dihadapi.
13. Menanamkan mental yang positif
Di dalam pendekatan holistik sangat dibutuhkan mental yang positif, ini
menjadi hal yang sangat penting, untuk itu di dalam aplikasi suatu pendekatan di
dalam psikologi, menenamkan mental positif akan membuat pasien lebih menghargai
diirnya sendiri, sehingga akan lebih mudah untuk menyelesaikan penyimpangan
sosial yang dihadapinya

E. CIRI HOLISTIK
Karakteristik dalam holistik yang berkaitan dengan pendidikan atau bisa dikatakan
ciri pendidikan holistik, diantaranya yaitu:
1. Pendidikan holistik bertujuan untuk bisa mengintrodusir terciptannya manusia
seutuhnya dan juga masyarakat seutuhnya.
2. Materi dalam pendidikan holistik mengandung suatu kesatuan untuk mengasah
kecerdasan intelektual-ketrampilan-emosional, pendidikan jasmani dan rohani,
pendidikan bermateri teoritis-praktis, pendidikan sosial-pribadi- ketuhanan.
3. Dalam prosesnya, pendidikan holistik lebih mengutamakan pada kepentingan dalam
kesatuan siswa dengan masyarakat.
4. Evaluasi dalam pendidikan holistik mengutamakan tercapainya perkembangan siswa
dalam penguasaan berbagai bidang seperti sikap-ilmu-ketrampilan- tingkah laku.
F. JENIS BIDANG YANG MENGKAJI HOLISTIK
Bentuk holistik sendiri banyak digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, diantaranya
yaitu:
1. Geografi
Holistik dalam arti geografi biasanya dihubungkan dengan berbagai tindakan
pengelolaan lingkungan hidup secara menyeluruh sebagai sebuah kesatuan yang tidak
terpisahan dari lingkungan hidup itu sendiri.
2. Pendidikan
Pendidikan holistik dapat diartikan sebagai filsafat manusia pendidian yang
bersumber dari pemikiran bahwa pada dasarnya setiap individu bisa menentuan
identitas dirinya, tujuan hidupnya melalui hubungan yang dijalin dengan masyarakat
dan nilai-nilai spiritual yang dimilikinya serta lingkungan alam yang ada dis
ekitarnya.
3. Sejarah
Holistik dapat diartikan sebagai menggali informasi arti sejarah di masa lalu
dengan konsep menyeluruh seperti mengekplorasi makna dan alasan dari dimensi
spiritual, literatur, arkeologi, geologi, filsafat, linguistik, penyebaran mitos, dan prakti
kuno.
4. Psikologi
Berpikir holistik dalam pengertian psikologi dapat diartian sebagai berpikir
secara menyeluruh dengan mempertimbangkan segala aspek yang mungkin
mempengaruhi tingkah laku manusia atau suatu kejadian. Berpikir holistik dapat
membuat kita meminimalisir adanya keputusan-keputusan premature, dan membuat
kita jadi lebih bijaksana.
DAFTAR PUSTAKA

Lilin [Link] sebagai Makhluk Holistik


[Link]
[Link]/munapsaid/54f950b3a333110a068b4b9d/apa-dan- mengapa-holistic-
person20/10/2022
[Link] danmengapa
holistic-person#:~:text=Pendekatan%20holistik%20memandang %20manusia
%20secara,lingkungan%20fisik%20atau%20alam%20sekitarnya
[Link]
[Link]
MAKALAH BAHAN KULIAH

- Judul Bahan : Kebebasan finansial menfaat dan cara


Kajian
mencapainya Sub CPMK ke-3
- Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan (entrepreneur)
- Program Studi : Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Bina
Husada
- Beban Studi : 3 (tiga) SKS
- Mhs penyusun : Kurnia Sariputri NPM: 22.14201.91.34.P
- Waktu : TM = (3x 50 menit), BM (3x170 menit), TT (3x170
menit)
- Dosen pengampu : Martawan Madari, SKM, MKM

URAIAN MATERI
Kebebasan finansial menfaat dan cara mencapainya Sub CPMK ke-3

A. Pengertian Kebebasan Finansial

Generasi millennial merupakan generasi yang akan memegang


tongkat estafet bonus demografi Indonesia 2025–2030. Generasi yang
memiliki ciri kreatif, percaya diri, dan Hubungan/jejaring. Dimasa
mendatang tentu ini akan menjadi ceruk pasar yang potensial bagi industri
keuangan.
Menurut Orman, (2000), Kebebasan finansial (financial freedom)
adalah situasi dimana Anda terbebas dari rasa takut dan rasa cemas atas
keuangan Anda akan habis dan memiliki kebebasan atas kekuatan keuangan
yang dimiliki tanpa harus dengan bekerja lebih keras.
Kecerdasan Finansial adalah kemampuan seseorang dalam memahami
pentingnya perencanaan dan penerapan tata kelola keuangan yang baik yang
pada akhirnya membawa dia mampu mewujudkan impian dan harapannya.

B. Pendapatan pasif
Pendapatan pasif adalah pendapatan yang didapatkan dengan cara
melakukan aktifitas seminim mungkin tanpa perlu bekerja lebih keras untuk
mendapatkannya dengan tanpa berperan aktif di dalamnya, contohnya
investasi tadi, dari hasil investasi tersebut pendapatan yang diperoleh dapat
dialokasikan untuk menambah modal usaha, menambah dana daarurat,
atatupun untuk diinvestasikan kembali

C. Dana darurat
Dana darurat berbeda dengan dana tabungan, dana darurat sendiri
adalah dana yang disimpan untuk keadaan yang mendesak atau darurat
yang kejadiannya tidak terduga. Seperti di saat pandemni ini
pemutusan hubungan kerja atau PHK marak terjadi, di saat seperti
inilah dana darurat digunakan

D. Investasi
Investasi berarti berkorban atas sumber daya yang dimiliki saat ini yang
diharapkan di masa mendatang akan mendapatkan keuntungan lebih. Investasi
sendiri berguna untuk melawan laju inflasi dan sebagai pendapatan pasif.
E. Cara Mewujudkan Financial Freedom

1. Paham Kondisi dan Kebutuhan Finansial Saat ini


Hal pertama yang bisa membantu kamu untuk mencapai financial freedom adalah dengan
mengetahui kondisi finansial kamu. Beberapa penghasilan tetap yang kamu dapatkan dan
jumlah pengeluaran rutin setiap bulannya, apakah kamu memiliki cicilan atau utang atau
tidak. Jika pengeluaran kamu lebih besar dibandingkan dengan penghasilan per bulan, maka
kamu belum bisa mencapai financial freedom.

Kamu bisa mencari alternatif lain dengan mengurangi cicilan atau utang yang wajib kamu
bayar atau bisa menambah jumlah penghasilan kamu. Dengan mengetahui kondisi finansial
dan kebutuhan finansial, maka kamu bisa mengetahui dan fokus pada tujuan keuangan
kedepannya.

2. Lakukan Perencanaan Keuangan


Setelah kamu mengetahui kondisi keuangan dan kebutuhan finansial kamu, kamu bisa
melakukan perencanaan keuangan yang matang. Dengan perencanaan keuangan yang tepat
akan menentukan seberapa lama financial freedom seseorang bisa tercapai. Kamu bisa
mengalokasikan pendapatan kepada setiap pos-pos pengeluaran dengan bijak.

Contohnya berapa persen kamu alokasikan untuk pengeluaran sehari-hari, berapa persen
untuk tabungan dan dana darurat dan berapa persen untuk membayar utang atau cicilan jika
ada.

Mungkin perencanaan orang-orang akan berbeda namun kamu bisa menggunakan metode 4-
3-2-1 untuk acuannya. Apa sih metode 4-3-2-1?

Metode ini adalah pendapatan kamu 40% dialokasikan untuk membiayai pengeluaran sehari-
hari seperti makan, transport, listrik, internet dan lain-lain. 30% kamu alokasikan untuk
membayar cicilan atau utang jika ada. Usahakan untuk membayar cicilan atau utang tepat
waktu, sehingga tidak ada denda.

Berikutnya, 20% kamu bisa alokasikan untuk menabung dan menyiapkan dana darurat.
Sisanya, 10% untuk melakukan aktivitas kebaikan seperti beramal atau bersedekah.
3. Memiliki Tabungan yang Cukup
Selanjutnya adalah memiliki tabungan yang cukup untuk mencapai konsep financial freedom
karena dana itu nantinya akan berguna untuk masa mendatang. Kamu bisa menggunakan fitur
auto debit dari bank yang kamu gunakan agar rutin menabung setiap bulannya.

Untuk berapa yang kamu tabung, kamu bisa menggunakan rumus diatas tadi yaitu 4-3-2-1.
Dengan begitu kamu akan bisa menabung dengan rutin, kamu bisa menabung lebih dari 20%
namun jangan sampai kebutuhan pribadi sehari-hari kamu terlewat ya.

Kamu juga bisa menetapkan tujuan kamu menabung untuk masa depan seperti, biaya
pendidikan anak, merenovasi rumah, membeli barang prioritas atau aktivitas lainnya.

4. Mencari Penghasilan Tambahan


Selanjutnya adalah jika kamu memiliki waktu dan tenaga lebih maka tidak ada salahnya
untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari berbagai sumber. Misalnya kamu bisa
menjalankan bisnis sampingan yang tidak akan mengganggu pekerjaan utama kamu. Kamu
bisa menjalankan usaha sampingan dengan memulai dari bisnis yang skalanya kecil.

Jika bisnis kamu sudah berkembang dan membutuhkan dana tambahan maka kamu bisa
mengajukan pinjaman modal usaha ke penyedia jasa keuangan. Meskipun kamu memiliki
tanggungan untuk membayar pinjaman, kamu masih bisa mencapai tujuan financial freedom
jika usaha kamu dapat dikelola dengan baik.

5. Berinvestasi
Selanjutnya, kamu juga bisa melakukan investasi yang disesuaikan dengan profil risiko
kamu. Jika kamu adalah seorang pemula dalam investasi maka kamu bisa memulainya
dengan reksadana atau emas yang memiliki resiko yang lebih rendah.

Investasi bertujuan untuk mengembangkan aset baik secara riil atau yang bisa terlihat dan
investasi secara finansial. Tentunya manfaat ini bisa kamu rasakan beberapa tahun kedepan.
6. Melunasi Utang
Tentunya jika kamu berhutang, maka kamu memiliki tanggung jawab untuk
mengembalikannya sesuai dengan nominal yang sudah disepakati. Namun, jika kamu
memiliki utang yang menumpuk maka akan membuat hidup kamu terasa lebih berat dan jauh
dari financial freedom. Nah, jadi sebelum kamu memutuskan untuk berutang, maka tentukan
tujuan dari berhutang itu dan kamu bisa sesuaikan dengan kondisi finansial mu.

Jika kamu membayar utang dengan tepat waktu maka tentunya akan menjaga hubungan kamu
dengan orang yang kamu hutangi dan juga kepada Lembaga Keuangan akan menghindarkan
kamu dari skor kredit yang buruk dan denda keterlambatan bayar.

7. Persiapan Dana Darurat


Perlu kamu ketahui ya Grameds bahwa dana darurat dan tabungan jelas berbeda. Meskipun
keduanya berasal dari penghasilan utama yang kita sisihkan namun keduanya memiliki tujuan
yang berbeda.

Dana darurat bisa dikatakan sebagai dana yang disimpan untuk membiayai kondisi yang tidak
menentu kapan dan untuk apa digunakan. Dengan kata lain, dana darurat digunakan untuk
membiayai kondisi yang tidak terduga seperti jika keluarga yang mendadak sakit atau jika
mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau lain-lain.

Nah, jika dana tabungan adalah dana yang disimpan untuk membiayai kondisi yang telah
ditetapkan dengan jelas sebelumnya. Seperti tabungan untuk pernikahan, tabungan untuk
pendidikan, tabungan untuk cicilan rumah dan lain-lain.

Untuk dana darurat ini memang tidak ada rumus yang pasti. Namun, kamu bisa mengacu
pada besaran yang nominalnya 6 kali dari pengeluaran kamu setiap bulannya. Perlu diingat
bahwa kamu perlu memisahkan antara rekening dana darurat dengan rekening tabungan dan
pengeluaran haruan agar tidak tercampur dan dana darurat akan terpakai.

8. Gaya Hidup Sederhana


Yang bisa kamu terapkan agar bisa mencapai financial freedom adalah menerapkan gaya
hidup sederhana. Jangan terpengaruh untuk memiliki gaya hidup yang di luar dengan
kemampuan kamu. Jika kamu memaksakan tentunya dana kamu akan habis baik dari
tabungan atau penghasilan tetap. Gaya hidup yang di luar kemampuan kamu juga akan
menimbulkan resiko hirang karena kebutuhan yang tidak perlu.

Gaya hidup sederhana ini bisa dimulai dari rajin menabung, belanja secukupnya dan hindari
utang yang besar.

9. Konsultasi dengan Penasehat Keuangan


Jika kamu ingin mengumpulkan aset dalam waktu yang lama dan juga jumlah yang besar
kamu bisa berkonsultasi dengan penasehat keuangan. Penasehat keuangan sangat membantu
untuk mengambil keputusan yang lebih tepat, dan mencegah adanya masalah di kemudian
hari.

Selain membantu untuk mengambil keputusan untuk mu, penasehat keuangan juga akan
memberikan pengertian kepada mu mengenai istilah-istilah mengenai investasi, kebijakan
pemerintah atau lain-lain.

10. Pola Hidup Sehat


Selain pola hidup sederhana, kamu juga sangat perlu untuk memulai pola hidup sehat. Jika
kamu menjaga kondisi kesehatan kamu maka kamu akan bisa mencapai financial freedom.
kamu bisa menjaga kesehatanmu mulai dari rutin berolahraga, memperhatikan asupan air
minum, makan tepat waktu, menjaga pola tidur, menghindari junk food dan makanan yang
kurang sehat lainnya.

Meski kamu sudah memiliki asuransi kesehatan, tetapi kamu perlu tahu ada beberapa
penyakit yang masih belum ditanggung oleh perusahaan asuransi.

F. Tingkatan keberhasilan Finansial


 Financial protection
suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai cukup uang untuk
memenuhi pengeluaran bulanan minimum, untuk 2 bulan sampai 24
bulan tanpa harus bekerja secara fisik.
 Financial security
suatu kondisi keuangan dimana kita mempunyai investasi cukup
banyak yang relatif aman dan hasilnya dapat mencukupi kebutuhan
hidupnya, angsuran rumah, biaya operasional keluarga (masak, makan,
minum, listrik, transport, dan kesehatan) tanpa perlu bekerja, kecuali
bila memang memilih untuk bekerja.

 Financial independence
suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak
yang relatif aman dan hasilnya mencukupi kebutuhan hidup kita serta
sebagian kecil gaya hidup yang tercukupi tanpa harus bekerja lagi
secara fisik.

 Financial freedom
suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi cukup banyak
yang relatif aman dan hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup
dengan gaya hidup yang kita inginkan di atas standard umum.

G. Metode belajar kecerdasan finansial


 Belajar dari pengalaman sendiri (learning by doing)
 Belajar dari mentor
 Belajar dari narasumber melalui seminar, pelatihan, dll
 Belajar dari buku dan video.

H. Manfaat kebebasan finansial


 Anda bisa memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan
 Anda akan bahagia
 Anda tidak akan merepotkan orang lain
 Anda bisa mencapai mimpi yang tertunda

I. Ciri orang yang berhasil mencapai kebebasan finansial


 Bebas Utang
 Asetnya tumbuh dengan baik
 Gaya hidup umumnya netral
 Merencanakan keinginan dengan matang
 Tidak sembarangan menghamburkan uang

J. 7 tahapan atau level dalam financial freedom. Level-level ini adalah sebagai berikut:

1. Clarity
Level pertama adalah Clarity, level ini memungkinkan kamu untuk memeriksa situasi
keuangan terlebih dahulu mulai dari berapa banyak uang yang dimiliki, hingga menghitung
berapa banyak utang, Baru setelah itu kamu bisa menentukan tujuan Apa yang ingin kamu
capai.

2. Self- Sufficiency
Selanjutnya adalah level 2 Self-sufficiency, pada level ini jika kamu ingin hidup mandiri
secara finansial maka kamu harus memiliki penghasilan yang cukup untuk membiayai
kebutuhan hidup sehari-hari tanpa meminta bantuan orang lain seperti contohnya bantuan
dari orang tua.

Kondisi finansial level kedua ini ibaratkan kamu hidup dari gaji ke gaji ataupun mengambil
pinjaman untuk bisa bertahan hidup.

3. Breathing Room
Selanjutnya adalah level 3 breathing room, orang-orang yang ada pada level ini masih
memiliki sisa uang setelah membayarkan biaya hidup, dan sisa uang tersebut bisa digunakan
untuk mencapai tujuan finansial lain. contohnya menabung dana darurat atau berinvestasi
untuk pensiun.

Ketika kamu berada pada level ini nantinya kamu memiliki kelonggaran finansial, tetapi
bukan karena kita menghasilkan banyak uang kita perlu tidak perlu berhemat pada uang
tersebut.

4. Stability
Level selanjutnya adalah level 4, Stability. Jika kamu berada pada level 4 ini, kamu sudah
tidak memiliki utang, baik itu utang kartu kredit ataupun yang lainnya. Selain itu, pada level
ini juga kamu sudah memiliki dana darurat yang nilainya setara dengan biaya hidup kamu
selama 6 bulan.

Saat kamu sudah memiliki dana darurat tersebut kamu sudah punya pengaman apabila
keadaan tidak terduga, contohnya seperti mengalami pemutusan hubungan kerja atau bahkan
menghadapi resesi.

5. Flexibility
Level berikutnya adalah level 5, Flexibility. Jika kamu berada pada level 5 kamu sudah
memiliki dana darurat yang cukup untuk setidaknya membayar biaya hidup kamu selama 2
tahun ke depan.

Dengan memiliki tabungan atau dana darurat sebanyak itu tentunya kamu tidak perlu lagi
menyimpan semuanya dalam bentuk tunai, kamu bisa menabungkan uang tersebut ke bank
atau dijadikan investasi untuk bisa digunakan secara fleksibel untuk kebutuhan kamu.

6. Financial Independence
Selanjutnya adalah level 6, Financial Independence. Jika kamu berada pada level 6, maka
kamu telah mencapai kemandirian finansial dalam hidup hanya dari pendapatan yang sudah
kamu peroleh dari hasil investasi, jenis investasi tersebut bisa berbagai macam, baik itu
berupa hasil sewa properti ataupun dari portofolio investasi yang menghasilkan bunga.

Agar bisa mencapai level ini kamu harus menginvestasikan pendapatan dalam presentasi
yang tinggi Hal ini agar dalam mengejar kemandirian finansial kamu akan semakin cepat,
oleh karena itu setiap kali kamu mendapatkan gaji usahakan ada sebagian uang yang kamu
tabungkan atau investasikan agar suatu saat kamu bisa mencapai finansial level 6.
7. Abundant Wealth
Level financial freedom yang terakhir adalah level 7, Abundant Wealth. Jika kamu berada
pada level 7 maka kamu sudah tidak memiliki kekhawatiran tentang finansial karena
kekayaan kamu sudah melimpah.

Dalam level 7 ini kamu akan punya uang yang jumlahnya lebih banyak daripada yang
dibutuhkan, jadi ketika seseorang mencapai level tersebut maka orang tersebut tidak perlu
khawatir lagi mengenai uang.
MAKALAH BAHAN KULIAH

- Judul Bahan : Rahasia Magnit Rezeki; menarik rezeki dahsyat


Kajian dengan cara Allah Sub CPMK ke-4
- Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan (entrepreneur)

- Program Studi : Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Bina


Husada
- Beban Studi : 3 (tiga) SKS
- Mhs penyusun : Kurnia Sariputri NPM: 22.14201.91.34.P

- Waktu : TM = (3x 50 menit), BM (3x170 menit), TT


(3x170 menit)
- Dosen pengampu : Martawan Madari, SKM, MKM

URAIAN MATERI
Rahasia Magnit Rezeki; menarik rezeki dahsyat dengan cara Allah Sub CPMK ke-4

A. Pengertian Rahasia Magnet Rezeki


The Power of Positive Thinking, The Power of Positive Feeling, dan The
Power of Positive Motivation.
The Power of Positive Thinking ialah suatu penggambaran dari Subhanallah,
artinya Mahasuci Allah. Bahwa Allah ini Maha
suci dari apa yang Allah Swt., ciptakan. Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia. Tidak
ada ciptaan Allah yang tidak baik. Tidak ada ciptaan Allah yang tidak
sempurna. Seluruhnya adalah Subhanallah, Maha suci Allah atas apa yang kita
pikirkan, seluruhnya positif.
Kemudian The Power of Positive Feeling ini Alhamdulillah, artinya segala
puji bagi Allah. Segala puji ini bukan hanya puji pada hal-hal yang baik, makanya
Allah bertanya berulang-ulang dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rahman, Fabiayyi alaa
irobbikuma tukadzdziban, “Nikmat Rabbmu mana lagi yang kaudustakan?”
Termasuk di sana, bahkan ujian, musibah, kendala, gagal, itu adalah sebuah
nikmat dari Allah yang tidak boleh kita dustakan. Inilah positive feeling,
Alhamdulillah.
Kemudian The Power of Positive Motivation, Lailaha illallah, tidak ada
Tuhan selain Allah; Allahu Akbar, kita membuat Allah besar. Dengan positive
motivation kita sampai ke (+8).
Dalam buku Magnet Rezeki, kita memiliki sudut pandang bahwa semua
adalah “energi”. Manusia adalah energi, handphone adalah energi. Energi baik akan
bertemu dengan energi baik. Jika di dalam diri ada energi tidak baik, energi baik dari
luar tidak akan mendekat. Rezeki adalah energi baik.
Keluhan, iri hati, dengki, dan sombong adalah energi-energi yang tidak baik.
energi seperti itu yang akhirnya membuat rezeki tidak datang. Cara untuk
mendatangkan rezeki itu sederhana, yaitu dengan menciptakan energi baik di dalam
diri. Jika di dalam diri ada energi baik, rezeki akan datang dengan sendirinya.
Kerja keras yang biasa dilakukan oleh manusia pada umumnya adalah kerja
keras dalam mencari uang. pergi pagi pulang malam, jungkir balik ngejar proyek,
saling sikat sikut dengan pesaing. Jika kerja sekeras itu dilakukan, tapi energi
baik dalam diri tidak diupayakan, akibatnya bukan menarik rezeki malah
mengusir rezeki.
Kerja keras dalam menciptakan energi baik dalam diri merupakan jalan
terbaik untuk menciptakan rezeki. Bekerja keras dalam berpikir positif, bekerja keras
untuk shalat tepat waktu, kerja keras tilawah Al-Qur’an, kerja keras berpuasa, dan
kerja keras membahagiakan orang lain adalah upaya-upaya yang secara tepat
mengundang rezeki. Saat energi baik sudah terkumpul dalam diri,
rezeki otomatis datang. Itulah magnet rezeki.

B. Contoh Rahasia Magnet Rezeki


Salah satu contoh yang bisa kita ambil ialah tentang sebuah kasus yang sering
terjadi di masyarakat, “Kasus Anak Narkoba”.
Seorang ayah ditelepon oleh pihak kepolisian. “Pak, silakan Bapak datang ke
kantor, ini ada anak Bapak yang tertangkap tangan membawa obat-obatan
terlarang.” Terdengar suara lirih di ujung telepon. Menghadapi hal seperti ini,
sedikitnya ada 2 tipe ayah.
Ayah A yang melampiaskan amarah, langsung panik dan bergegas ke kantor
polisi. Saat sampai di sana tiba-tiba menampar wajah sang anak sambil
berkata,
“Tidak tahu malu, dasar anak durhaka, bikin malu keluarga,” dan berbagai kata-kata
menghujam dan menyakitkan kepada sang anak. Apakah sang ayah tidak punya hak
melakukan hal itu? Bisa jadi memang sah-sah saja sang ayah melakukannya. Tapi
pertanyaannya, apakah sang anak menjadi lebih mudah sadarnya? Sesuai ilmu
spiritual-meter yang kita bahas, sepertinya sang anak malah membela diri. Sang
anak berada dalam level jiwa (-7), dihadapi oleh kemarahan (-2) sang ayah. Bahkan
jika sang anak sudah mencapai (-8), malah akan balik marah, sambil
mabok
tentunya, “Hey, siapa looo? Jangan ngaku - ngaku sebagai ayah gue. Jarang ada di
rumah, ngakunya dakwah, tapi pulang-pulang malah sering nyakiti ibu. Sekarang
malah nampar gue…. Ngaca looo.…”
Sementara Ayah B memiliki sikap berbeda. Sang ayah tetap tenang,
pikirannya jernih dan tetap husnudzon (positive thinking). Sebelum berangkat ke
kantor polisi, dia ambil air wudu, lakukan shalat Hajat untuk kebaikan anaknya,
membuka Al-Qur’an bertanya kepada Allah melalui Teknik Garpu Tala, dan
dengan jiwa yang tenang, Ayah B berangkat menuju kantor polisi. Sesampainya di
kantor polisi, Ayah B dengan tatapan kasih sayangnya memeluk sang anak. Tidak
bicara apa-apa, malah sang Ayah berkata, “Maafkan Ayah ya, Nak… mungkin ini
salah Ayah… Ayah terlalu sibuk sampai melupakan kamu, sampai kamu berteman
dengan orang lain yang memengaruhi untuk berbuat seperti ini. Sekali lagi maafkan
Ayah… yuk, sama-sama kita kembali, merapikan semua dari awal, semoga Allah
ampuni kesalahan Ayah….”
Sang Ayah B memancarkan energi positive thinking, positive feeling, dan
positive motivation. Sesalah apa pun langkah sang anak, jika memiliki ayah
yang
seperti ini, insya Allah akan menjadi baik kembali. (-7) dihadapi dengan (+7). Dari
contoh kasus diatas bahwa seseorang tersebut telah memancarkan energi positive
thinking, positive feeling, dan positive motivation.

C. Tips Rahasia Untuk Menarik rezeki

1. Taat Ibadah dan Jauhi Dosa


Dalam Al Qur’an diceritakan, sebelum hidup di bumi, Adam dan Hawa tinggal di
surga merasakan kesenangan. Karena memakan buah larangan yang sudah
diperingatkan Tuhan untuk mereka jauhi, keduanya dihukum
dan diturunkan di bumi. Pesan moral cerita tersebut, karena dosa hidup manusia
menjadi sulit. Dosa menjadi penghalang rezeki. Maka, agar rezeki
lancar, kuncinya cuma satu, perbanyak pahala dengan taat beribadah dan jauhi
perbuatan dosa.
2. Penguasaan Pikiran, Perasaan, dan Spiritual
Kunci rahasia magnet rezeki, menurut Nasrullah, ada pada penguasaan atas tiga hal
pokok yang menentukan, yaitu pikiran, perasaan, dan spiritual. Pangkalnya adalah
lantaran nasib seseorang tergantung karakter dirinya. Seseorang yang memiliki
karakter pemimpin akan menjadi pemimpin yang
baik. Begitu pun mereka yang bernasib jadi orang kaya. Hal itu terjadi karena
karakter tercipta dari kebiasaan. Kebiasaan lahir dari tindakan yang
berulang-ulang. Tindakan dipengaruhi pikiran. Pikiran dikendalikan perasaan. Dan
kualitas perasaan bergantung pada kecerdasan spiritual (SQ) seseorang. Jadi, bila
ingin mengubah nasib ubah dulu pikiran, perasaan, dan spiritual kamu.

3. Kekuatan Berpikir Positif


Dalam sehari akal kita berpikir sekitar 60 ribu kali. Bayangkan bila jumlah sebanyak
itu mayoritas pikiran yang terbit bernada negatif alias negative
thinking. Akan seperti apa jadinya tubuh kita? Yang lebih penting juga, bagaimana
kita bisa menjadi magnet bila pikiran yang keluar melulu rasa pesimis,
prasangka buruk, skeptis, dan berbagai macam pikiran negatif lainnya. Bayangkan
juga kebalikannya. Keajaiban macam apa yang akan terjadi bila kita selalu berpikir
positif.

4. Kekuatan Perasaan Positif


Pikiran positif didapat dari perasaan positif (positive feeling). Dengan
memiliki perasaan positif akan memudahkan kamu untuk selalu berpikir positif.
Penulis buku Rahasia Magnet Rezeki yang bernama Nasrullah
memulai penjelasan tentang perasaan positif dengan sebuah kisah tragis yang
menimpa sebuah keluarga. Dalam kondisi kesusahan atau ditimpa musibah rasanya
sulit untuk berpikir positif. Namun, bukan berarti tak mungkin, yakni dengan
sebelumnya menguasai perasaan positif. Salah satu cara untuk memiliki perasaan
positif adalah dengan bersyukur pada ketetapan Allah—apapun ketetapan tersebut.
Penulis Nasrullah pun mencontohkan kisah seorang pria yang hidup tanpa tangan
dan kaki, namun
berkat rasa syukur, ia menjalani hidup dengan bahagia dan bahkan memotivasi
seluruh dunia.

5. Kekuatan Motivasi Positif


Kamu tentu pernah dengar kalau semua amal perbuatan ditentukan oleh niat. Ada
yang niat demi ibadah pada Tuhan, ada yang beramal karena ingin disanjung sesama
manusia. Hal itu berlaku pula dalam hal magnet rezeki. Dalam khasanah magnet
rezeki dikenal istilah motivasi positif. Sebagaimana terminologi niat dalam ibadah,
motivasi positif berada pada level energi paling dasar. Orang yang
mengamalkannya akan mudah untuk memiliki
perasaan dan pada gilirannya mengembangkan pikiran positif.

D. Langkah-langkah menuju Keajaiban Rezeki


Tujuh langkah menuju keajaiban sadari ada perisai rezeki. Menurut ustadz
Nasrullah, yang mengutip ceramah ust Muhni Winarso mengatakan, teliti dan
evaluasi diri dengan cermat, dosa dan kesalahan. Semua anak Adam berdosa dan
melakukan kesalahan dan sebaik-baik manusia berdosa adalah yang bertaubat.
Inilah 7 langkah menuju keajaiban rezeki seperti yang dikemukakan ustadz
Nasrullah :

1. Sadari ada Perisai Rezeki


Teliti dan evaluasi diri dengan cermat, dosa dan kesalahan. Semua anak Adam
berdosa dan melakukan kesalahan dan sebaik-baik manusia berdosa adalah yang
bertaubat.

2. Mengikis Perisai Rezeki


Istighfar dengan benar dan lakukan taubat nasuha. Ada yang sadar sendiri,
namun ada juga yang bertaubat karena bantuan atau teguran orang lain. Banyak
orang tidak berhasil melalui jalan pertaubatan ini. Mereka enggan bertaubat dan
merendahkan diri kepada Allah SWT, karena masih dikuasai dan diperbudak ego
dan hawa nafsu. Perisai rezeki sendiri ada bermacam-macam salah satunya adalah
kata-kata yang kasar dan pikiran yang negatif. Pikiran dan kata adalah doa yang
akan kembali kepada yang mengucapkan.

3. Masuk dengan rendah diri ke dalam goa keajaiban


Nabi Yunus AS meninggalkan umatnya, Allah SWT paksa beliau masuk ke
dalam "Goa Keajaiban" berupa makhluk laut raksasa. Goa Keajaiban dijadikan
kurikulum dalam pelajaran menggapai keajaiban. Kisah dalam surat Al Kahfi
(Goa) diakhiri dengan kisah Raja Dzulkarnain yang kekuasaannya membentang
dari Timur ke Barat. Goa Keajaiban bagi umat Islam saat ini adalah majelis
ilmu, masjid, sholat di tengah malam, membaca al Qur'an dan lain sebagainya.

4. Menjalani proses detoksifikasi dengan sebaik-baiknya.


Dalam proses detoks rezeki, seringkali kita tidak dapat rezeki, dihina orang, hilang
kemuliaan dan harga diri atau bahkan harta benda. Ada juga yang mendapatkan
penyakit, masuk penjara dan lain sebagainya. Banyak yang tidak siap dengan proses
pembersihan seperti ini sehingga harus mengulang proses
ini dari awal lagi.

5. Menghadapi Ujian yang terjadi selama Proses Detoks dengan sabar Ujian
seringkali berupa test kejujuran atau ujian berharap pada manusia.

6. Memuliakan dan Membahagiakan orang lain.


Jika rezeki ikan ada di terumbu karang, rezeki jerapah ada di pucuk pohon yang
tinggi dan rezeki monyet adanya di pohon pisang, maka rezeki manusia ada di
kemuliaan dan kebahagiaan orang lain. Membahagiakan dan memuliakan orang lain
akan membuat pintu rezeki terbuka dan rezeki datang secara ajaib, seringkali
tanpa disangka-sangka.

7. Terjadi Keajaiban sebagai anugerah dari Allah SWT


Ikhlas dan serahkan semua kepada Allah SWT. Fokus pada solusi, bukan focus pada
persoalan. Menikmati tiap proses kebaikan yang kita jalani, dan yakin Allah sebaik
baik pemberi Rezeki. “Semoga Allah karuniakan kemudahan, keberkahan,
limpahkan rezeki, kesuksesan dan kebahagian kepada kita
semua,” kata ustadz Nasrullah.

E. Amalan Pembuka Pintu Rezeki


Urusan rezeki sering membuat khawatir sebagian besar manusia. Padahal
Allah telah menjamin rezeki terhadap tiap-tiap hamba-Nya, terutama jaminan
terhadap umat yang senantiasa memohon pertolongan kepada Allah. Untuk
membukakan pintu rezeki tidak hanya dapat dilakukan melalui amalan dan doa
saja. Seseorang yang senantiasa
beristighfar, bertaubat, silaturrahmi, meningkatkan kualitas ibadah, berinfak, naik
haji, dll juga mampu membukakan pintu rezeki. Sebagai kaum muslimin, sudah
sepantasnya manusia memegang teguh keyakinan kepada Allah SWT, karena tujuan
manusia pada akhirnya kembali kepada sang Khaliq. Dan Islam merupakan agama
yang membawa kebenaran dan keselamatan bagi umat-Nya, yang
mempunyai
keyakinan serta melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya. Semua itu
dilakukan agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Allah SWT
berfirman
dalam surat Ali-Imran ayat 19 sebagai berikut :

Artinya: Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-
orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena
kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah,
maka
sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya. (QS. Ali-Imran[3]:19)
DAFTAR PUSTAKA

Muzadi Hasyim dkk, Membuka Pintu Rezeki, Jakarta Selatan: Republika, 2020

Priyatna Haris dan Rahayu Lisdy, Amalan Pembuka Rezeki, Yogyakarta: PT


Bentang Pustaka, 2014.

Pasmadi Achmad K, “Konsep Rezeki Dalam Al-Quran”, Jurnal Didaktika Islamika


Vol 6 No 2, STIT Muh, Kendal, 2015.

Aliyudin Mukhlis dan As Enjang, Mempercepat Datangnya Rezeki Dengan


Ibadah Ringan, Bandung: ruang kata imprint kawan pustaka, 2012.

Abdulrohim Nasrudin, Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki,Jakarta


Selatan: Qultummedia ,2017.
MAKALAH BAHAN KULIAH

- Judul Bahan : Kekuatan visi, focus dan kondisi [Link]


Kajian CPMK ke-5
- Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan (entrepreneur)
- Program Studi : Program Studi Ilmu Keperawatan STIK Bina
Husada
- Beban Studi : 3 (tiga) SKS
- Mhs penyusun : Kurnia Sariputri NPM: 22.14201.91.34.P
- Waktu : TM = (3x 50 menit), BM (3x170 menit), TT (3x170
menit)
- Dosen pengampu : Martawan Madari, SKM, MKM

URAIAN MATERI
Kekuatan visi, focus dan kondisi [Link] CPMK ke-5

A. Kekuatan visi

1. Pengertian Visi

Visi adalah tujuan akhir yang akan dituju. Visi hidup setiap orang
biasanya ada persamaan dan perbedaannya. Bagi seorang muslim visinya
sama yaitu meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sebagaimana do'a kita
dalam sholat 5 waktu " Robbana Aatina Fii Dunya hasanah wafil aakhirati
hasanah waqina adza bannaar". Ya Tuhan kami karuniakan kepada kami
kebaikan di dunia dan akhirat serta peliharalah kami dari api neraka.

Kekuatan visi dalam diri akan sangat menentukan bagi hidup


seseorang. Karena visi menjadi energi utama untuk menggerakan seseorang
dan dampaknya sangat besar. Seseorang atau sebuah masyarakat yang tidak
punya visi akan gamang dan rusak. Karena visi merupakan sesuatu yang
digantungkan di tempat tinggi sebagai sesuatu yang akan diwujudkan dalam
hidupnya.

Visi akan menjadi energi yang sangat kuat. Tiga orang yang
diberikan tugas untuk memasang batu batu untuk suatu bangunan, meski
pekerjaan, tenaga, dan waktunya sama akan ada perbedaan. Karena
kekuatan visi yang ada dalam jiwa masing-masing. Pertanyaan kita ajukan
" Bapak sedang apa? ". Orang pertama menjawab lihat sendirilah saya lagi
apa?, lagi masang bata. Orang kedua menjawab " sedang membuat dinding
yang luas ". Dan orang ketiga menjawab " sedang membangun Gedung
megah yang akan bermanfaat bagi ummat ".

Dengan ilustrasi di atas menggambarkan bahwa visi itu mirip impian.


My dream atau impianku. Orang akan bekerja tanpa mengenal lelah bila ia
punya impiannya. Jimmy Kordelon S1 di Indonesia, dan S2 di Korea,
ketemu dengan anak lulusan SMA ( mahasiswa) yang sedang kuliah S1 di
Korea, ternyata anak ini sudah sangat luas wawasan dan pengalamannya.
Anak mahasiswa baru ini bertanya " kapan Indonesia visinya menjadi
negara nomor 1 di dunia ?"

Jimmy yang kaget tak mau jatuh harga dirinya, tak menjawab namun
balik bertanya ' Kapan Korea Selatan menjadi negara nomor 1 di dunia?"
Dengan tegas si Mahasiswa itu menjawab " negara kami akan menjadi
nomor 1 sedunia pada tahun 2010". Jawaban dari mahasiswa S1 ini
diucapkannya pada tahun 1995. Dan faktanya menunjukan pada kita bahwa
Korea dalam dunia elektronik dan otomotif menjadi nomor 1 di dunia.
Ternyata saat ia bertanya kepada anak SMA, SMP dan bahkan ke pedagang
eceran jawabannya sama. Korea Selatan akan menjadi negara nomor 1 di
dunia pada tahun 2010.

Orang Korea Selatan memiliki komitmen bersama dari pemerintah


hingga rakyat biasa. Mereka rela membeli barang produksi Korea Selatan
lenih mahal meski kualitasnya kalah dengan produk Jepang, namun karena
visi bersama untuk kemajuan negaranya mereka rela membelinya. Mereka
yakin dengan keberpihakan rakyat pada produksi dalam negeri, maka tahun
2010 Korea Selatan setelah sukses mereka akan mendapatkan harga murah
karena untung dari ekspor.

Samsung pada tahun 2005 telah menyalip Sony, LG juga menjadi


produks elektronik. Di Bidang Otomotif seperti Suzuki dan Hyundai telah
masuk ke Jerman ( Eropa ). Inilah hebatnya sebuah visi dalam menentukan
keberhasilan sebuah bangsa dan negara. Bagaimana dengan bangsa
Indonesia, kita masih gamang karena disibukan dengan konflik politik tak
berkesudahan. Ditambah dengan prilaku para pejabat publik yang tidak
tegas terhadap Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

2. Mengapa Kita Memerlukan Kekuatan Visi


Sebelum kita membahas apa itu kekuatan visi dan apa manfaatnya untuk kita,
saya ingin sedikit menjelaskan apa itu visi bagi Anda yang belum memahaminya.
Sebab kita tidak akan bisa mendapatkan kekuatan visi jika kita belum memahami apa
itu visi.
Saya akan jelaskan dengan sederhana, visi itu adalah gambaran masa depan
Anda sesuai dengan peran yang Anda lakoni saat ini. Sebagai seorang ayah, mau
menjadi ayah seperti apa nanti. Sebagai seorang pebisnis, mau menjadi pebisnis
seperti apa nanti. begitu juga sebagai seorang karyawan, mau menjadi karyawan
seperti apa nanti. Kata kunci visi adalah menjadi.

3. Mengapa Kekuatan Visi Begitu Penting


Saya tidak akan berteori, namun akan menyajikan bukti nyata dari seseorang
yang sudah terbukti berhasil mendapatkan pencapaian luar biasa dari kekuatan visi.
Anda kenal Muhammad Al Fatih? Ya, beliau adalah penakluk Konstatinopel. Apa
yang istimewa?
Kita patut belajar kepada beliau, karena menurut Rasulullah saw, beliau adalah
sebaik-baiknya pemimpin sebagai dijelaskan dalam sebuah hadits,
“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang
menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah
komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad
4/335]

Salah satu rahasia keberhasilan Muhammad Al Fatih adalah karena memiliki


visi yang kuat. Visi bahwa Muhammad Al Fatih akan menjadi penakluk
Konstaninopel, dan ini sudah ditanamkan sejak kecil. Para guru beliau selalu
menanamkan visi ini sejak kecil. Beliau diyakinkan bahwa beliau akan menjadi
pemimpin yang dimaksud dalam hadits tersebut.

Penaklukan Konstatinopel itu bukanlah hal yang mudah. Sudah banyak sultan-
sultan yang mencoba menaklukannya namun tetap saja tidak berhasil. Jadi ini adalah
pencapaian luar biasa, yang salah satu faktor keberhasilannya adalah visi yang kuat
yang ditanamkan sejak kecil.

Tentu saja, bukan hanya visi yang kuat yang menjadikan beliau sukses.
Namun berbagai persiapan, pengorbanan, dan kesabaran juga memiliki peran dalam
penaklukan itu. Tetapi semua persiapan dan pembangun pasukan beserta
kelengkapannya berdasarkan visi yang kuat ini.

Visi ibarat sebuah blue print atau cetak biru. Saat Anda membangun rumah,
apalagi rumah besar, akan jauh lebih mudah jika Anda memiliki blue print dalam
membangun rumah itu. Bukti bahwa blue print itu begitu penting, Anda harus
membayar mahal seorang arsitek untuk membuatnya.

Bahkan membuat rumah kecil pun sama, ada “blue print” yang tetap menjadi
panduan meski pun tidak tertulis dan hanya tergambar dalam kepala. Anda tentu
sudah punya gambaran, rumah Anda akan menjadi apa, meski pun Anda tidak punya
cetak biru secara fisik, tetapi ada di kepala Anda. Anda tidak akan pernah bisa
membuat rumah jika Anda tidak mengetahui rumah seperti apa yang akan Anda
bangun.

4. Kekuatan Visi Berguna Untuk Anda Dan Tim Anda


Jika Anda seorang pebisnis, maka kejelasan visi juga sangat penting untuk tim
Anda. Anda harus memberitahu visi Anda kepada semua tim dan pastikan mereka
memahaminya dengan baik. Seorang pemborong bangunan rumah pun
memahami blue print dan mengarahkan anak buahnya sesuai blue print sehingga
terbentuk rumah sesuai dengan keinginan Anda.

Inilah jawaban mengapa perusahaan-perusahaan besar selalu punya visi,


karena akan memudahkan owner, pemimpin, dan semua karyawan di perusahaan itu
untuk bekerja.

5. Kekuatan Visi Untuk Pengembangan Dan Kesuksesan Pribadi


Saat Anda sudah memiliki visi yang jelas, hidup Anda akan lebih terarah dan
efektif. Untuk itulah Anda juga harus memiliki visi pribadi Anda sesuai dengan
peran-peran yang Anda lakoni.

6. Cara Menyusun Visi Pribadi


a. Langkah Pertama
Visi diawali oleh misi hidup Anda. Masih banyak yang keliru, menempat misi
setelah visi. Hal ini karena mereka tidak memahami apa itu visi dan apa itu misi. Ya,
segalanya dimulai dengan misi Anda. Mau apa Anda hidup? Sebagai seorang Muslim,
ada dua misi utama yaitu sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi. Jika Anda
mau merumuskan misi-misi yang lebih kecil lagi, selama itu bagian dari kedua misi
ini, silahkan saja.

b. Langkah Kedua
Setelah Anda memahami apa misi Anda, kemudian sekarang peran apa yang
akan Anda lakoni dalam mengemban misi Anda. Peran yang dimaksud adalah seperti
peran ayah, peran ibu, peran seorang pebisnis, peran seorang karyawan, peran sebagai
tetangga, peran sebagai pemimpin, dan sebagainya. Setiap orang akan memiliki
beberapa peran sekaligus. Ada peran yang sudah menjadi bawaan, ada juga peran
pilihan sesuai dengan minat dan potensi Anda.

c. Langkah Ketiga
Dari setiap peran yang Anda lakoni, imajinasikanlah Anda ingin menjadi
seperti apa nanti. Jika Anda seorang pebisnis, dalam misi sebagai hamba Allah dan
khalifah, Anda ingin menjadi seorang pebisnis yang seperti apa. Gambarkanlah
dengan ideal. Ya dengan ideal. Idealisasi itu penting, meski kita tahu tidak akan
pernah mencapainya, namun akan mengarahkan kita untuk memberikan yang terbaik.

7. Hidup Anda Akan Berbeda


Jika Anda sudah memiliki visi yang kuat, hidup Anda akan berubah. Hidup
Anda akan terarah dan semua yang Anda lakukan akan efektif. Dan yang lebih penting
adalah kekuatan visi itu menjadikan hidup Anda lebih bermakna sesuai dengan misi
hidup manusia.
Muhammad Al Fatih memiliki visi menjadi penakluk, karena memang peran
beliau sebagai sultan. Mungkin Anda tidak menjadi penakluk kota terkuat, namun
Anda bisa menjadi penakluk yang lainnya. Anda bisa menjadi seorang pengusaha
besar yang membawa kebaikan untuk sebanyak-banyaknya umat. Semua itu dimulai
dengan memanfaatkan kekuatan visi.

B. Fokus

1. Pengertian Fokus

Fokus adalah sebuah kata yang sering banyak orang gunakan dalam
menyampaikan suatu maksud tertentu. Fokus adalah sebuah kata yang terkadang
kita sering lupa akan makna dari kata itu sendiri, karena begitu banyak rencana
yang ingin dijalankan atau luput dari perhatian karena kesibukan yang mendera
dari waktu-waktu yang semakin menjauhkan dari makna kata fokus itu sendiri.

Fokus dalam KKBI adalah pusat titik perhatian dari sekian banyak titik-titik
lainnya atau dari sekian banyak titik terdapat salah satu titik yang menjadi sasaran
atau target yang telah ditetapkan untuk diwujudkan.

Dengan demikian dalam suatu pekerjaan apapun kata fokus dapat


disandingkan menyertai kata kerja apapun sebagai penekanan dalam suatu
aktifitas atau hal yang harus diperhatikan untuk memperbaiki proses selanjutnya.

Namun terkadang pelaksanaan sering kali tidak sesuai dengan target yang
kita ingin capai, kata orang sih salah satu penyebab di atas adalah karena tidak
adanya fokus.

Fokus tidak hanya sebagai slogan semata namun membutuhkan kita untuk
ber konsekuensi pada prioritas pilihan dari sekian banyak aktifitas untuk
diselesaikan. Misal saja seseorang yang mengerjakan dua pekerjaan sekaligus
dalam waktu yang bersamaan tidak akan memberikan hasil maksimal dalam aspek
mutu atau kualitas walaupun mungkin saja kuantitas didapatnya. Fokus hendaknya
mengesampingkan hal-hal yang sepele mempengaruhi keseriusan dan
kesinambungan proses pekerjaan yang sedang dijalankan untuk diselesaikan.
Fokus juga membutuhkan kita untuk mengeluarkan effort atau enerji lebih
dalam mengerjakan suatu proses apapun. Misal saja terpecahnya konsentrasi
akibat adanya dua pekerjaan sekaligus dalam waktu bersamaan. Dengan demikian
konsentasi serius dalam penekanan satu proses pekerjaan amatlah diperlukan
dalam memperoleh hasil pekerjaaan yang memiliki kualitas tinggi.

Salah satu keberhasilan fokus dapat ditentukan pula oleh adanya aspek
kecukupan waktu, artinya fokus sangat erat dengan adanya waktu yang
berkelanjutan dan berkesinambungan secara intens dalam melakukan satu
aktifitas. Fokus dalam waktu mengandung maksud bahwa apabila suatu pekerjaan
telah dimulai maka hendaklah mengerjakannya secara terus menerus tanpa putus
tanpa adanya jeda karena mengerjakan pekerjaan lain yang tidak prioritas.

Fokus berarti juga tidak menunda-nunda pekerjaan walaupun dengan


berbagai alasan tidak dibenarkan seperti yang sering kita dengar "alasan klasik:
nanti saja dikerjakannya masih ada waktu yakni hari esok."

Terlebih sudut pandang dalam beribadah maka fokus merupakan perintah


dari Allah kepada manusia agar setiap pekerjaan baik yang mengandung
hubungan dengan Allah maupun yang berhubungan muamalah sesama manusia
hendaklah dikerjakan dengan sungguh-sungguh (fokus).

Hal ini sesuai dengan firman Allah, artinya:

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan
sungguh-sungguh (urusan) yang lain," (QS. Al-Insyirah : 7).

2. Cara Meningkatkan Fokus Saat Bekerja

a. Buat daftar tugas yang harus dikerjakan

Sebelum mulai melakukan pekerjaan, akan lebih baik kalau kita memiliki
daftar tugas yang harus dikerjakan. Tentukan prioritas dari tugas-tugas tersebut
dengan cara mengurutkan tugas apa yang paling penting untuk diselesaikan
terlebih dahulu sampai pada bagian terakhir yaitu tugas yang bisa ditunda
pengerjaannya.
Dengan memiliki daftar tugas, kita bisa lebih cermat dan teliti selama bekerja.
Selain itu, kita juga bisa meminimalisir kemungkinan ada tugas yang terlupa
untuk dikerjakan.

b. Memberikan jeda teknologi

Seseorang memiliki rentang waktu tertentu sebelum perhatiannya teralihkan


dari satu aktivitas ke aktivitas lain. Pengalih perhatian yang umum terjadi adalah
gangguan teknologi seperti getaran telepon, tanda pesan masuk atau notifikasi dari
sosial media.

Mengutip dari American Psychologycal Associaton, Larry Rosen, seorang


profesor emeritus psikologi di California State University memberikan solusi
untuk mengembalikan fokus kerja yaitu berupa technology break atau jeda
teknologi. Caranya adalah dengan mengambil rehat sejenak untuk membuka
ponsel setelah 15 menit bekerja tanpa gangguan.

Agar terhindar dari gangguan selama waktu bekerja, Anda dapat mematikan,
menyetel ponsel dalam mode senyap atau membalik layar ponsel menghadap ke
bawah. Setelah berhasil fokus kerja selama 15 menit, Anda bisa menambah
rentang perhatian lebih lama sebelum melakukan jeda teknologi.

Umumnya konsentrasi kerja dapat berkurang setelah sekitar 30 menit. Maka


penting untuk beristirahat sejenak agar tetap bisa fokus kerja. Terlebih lagi, tidak
jarang jeda teknologi hanya dibutuhkan selama beberapa detik atau menit saja
untuk bisa tetap fokus kerja.

c. Terapkan mindfulness selama bekerja

Mindfulness dikenal sebagai suatu pikiran dan perasaan yang hidup


sepenuhnya saat ini juga. Melalui cara ini, kita dapat mengarahkan fokus diri
hanya pada pekerjaan, tidak bercabang ke banyak hal lain yang tidak memiliki
kaitan dengan tugas yang sedang dikerjakan. Dengan begitu, pekerjaan akan cepat
selesai karena kita tidak membagi pikiran dan perasaan ke hal lain yang tidak
begitu penting.

d. Banyak minum air mineral agar tidak dehidrasi


Bukan rahasia lagi jika dehidrasi bisa membuat hilangnya konsentrasi dan
tidak fokus. Itulah alasannya kenapa minum air mineral menjadi sangat penting,
sebab sebanyak 60 persen tubuh manusia mengandung cairan. Faktanya
kehilangan sedikit saja cairan di dalam tubuh akan memengaruhi kinerja otak
seperti gangguan konsentrasi dan suasana hati, bahkan dapat memicu munculnya
sakit kepala.

e. Idealnya hindari multitasking, kerjakan tugas satu per satu

Ada istilah monotasking dan multitasking dalam bekerja. Monotasking berarti


fokus mengerjakan tugas satu per satu dengan konsentrasi penuh, sedangkan
multitasking adalah mengerjakan banyak tugas di saat yang bersamaan.

Melakukan monotasking dipercaya bekerja bisa lebih fokus, menumbuhkan


disiplin diri, menguatkan kemampuan konsentrasi, dan dapat memberikan rasa
tenang saat mengerjakan sesuatu. Berbeda dengan multitasking yang bisa
menurunkan konsentrasi, merusak memori serta fungsi otak, bisa memberikan
rasa lelah berlebihan, dan akibatnya membuat kita jadi kurang detail saat
mengerjakan tugas. Maka, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan
mengerjakan tugas satu per satu.

Beberapa alasan mengapa fokus kita semakin berkurang dan mencari


solusinya.

1. Pengaruh Ponsel Pintar (Smartphones)

Salah satu penyebab utama penurunan kemampuan fokus kita adalah


penggunaan ponsel pintar. Terlepas dari kenyataan bahwa kita sering
menyalahkan diri sendiri atau perangkat kita ketika sulit untuk fokus, Johann Hari,
dalam bukunya yang berjudul “Stolen Focus,” menemukan bahwa penurunan
kemampuan fokus bukanlah masalah pribadi, melainkan masalah sistemik.

Platform media sosial dan mesin pencari seperti Google secara sadar
dirancang untuk membuat kita terus terpaku pada layar ponsel kita. Ada alasan
bisnis sederhana di balik ini: semakin lama kita menghabiskan waktu di ponsel,
semakin banyak iklan yang bisa ditampilkan, dan semakin banyak pendapatan
yang dihasilkan.
Informasi di dunia maya berubah dengan sangat cepat. Pada 2013, sebuah
topik yang menjadi perbincangan trending topic di media sosial bisa bertahan
hingga 17,5 jam. Namun, hanya tiga tahun kemudian, yaitu pada tahun 2016,
angka ini turun menjadi 11 jam. Bahkan selama masa pandemi, terjadi penurunan
lebih lanjut, meskipun data pastinya tidak disebutkan oleh Hari.
2. Kurangnya Tidur
Kurang tidur adalah salah satu masalah serius yang berkontribusi pada
penurunan kemampuan kita untuk fokus. Dalam 100 tahun terakhir, manusia
mengalami penurunan waktu tidur sekitar 20%. Penelitian secara konsisten
menunjukkan bahwa semakin sedikit waktu tidur yang kita dapatkan, semakin
cepat kemampuan kita untuk fokus menurun.
Kurang tidur bukan hanya masalah individu. Ini juga adalah masalah sistemik.
Semua orang dikejar oleh tuntutan untuk bekerja lebih keras, dan jika Anda tidak
menghabiskan malam begadang, Anda mungkin dianggap kurang produktif.
3. Polusi Udara dan Pola Makan
Johann Hari juga mencatat dampak polusi udara dan pola makan pada
kemampuan fokus kita. Makanan yang mengandung banyak bahan pengawet dan
proses produksi seperti makanan olahan dapat memengaruhi fungsi otak dan
konsentrasi. Hari mendorong kita untuk memilih makanan yang lebih alami,
seperti yang dijual oleh pedagang sayur, daripada makanan dalam kemasan.
Selain itu, polusi udara juga berperan dalam penurunan kemampuan fokus.
Polusi udara dapat memengaruhi kesehatan otak dan kualitas tidur kita, yang pada
gilirannya memengaruhi kemampuan kita untuk berkonsentrasi.
4. Beban Kerja yang Berlebihan
Bekerja secara berlebihan juga memiliki andil dalam penurunan kemampuan
fokus kita. Penelitian menunjukkan bahwa memiliki terlalu banyak pekerjaan
tidak selalu berarti lebih produktif atau kreatif. Justru, bekerja terlalu keras dan
terlalu banyak pekerjaan dapat menghambat kemampuan seseorang untuk fokus
pada satu tugas hingga tuntas.
Kejadian serupa juga terjadi pada anak-anak yang diberikan terlalu banyak
tugas sekolah. Hari menunjukkan bahwa di sekolah-sekolah yang memberi anak-
anak kebebasan untuk mengejar minat mereka, anak-anak justru lebih mampu
untuk fokus.
Mengingat beragam penyebab penurunan kemampuan fokus kita, menjadi
semakin penting bagi kita untuk memahami dampak negatif yang diakibatkan dan
mencari cara untuk memperbaiki situasi. Meningkatkan kualitas tidur, mengurangi
waktu yang dihabiskan di depan ponsel pintar, dan memperhatikan pola makan
yang lebih sehat adalah langkah-langkah penting yang bisa kita ambil untuk
meningkatkan kemampuan fokus kita dan kembali menjadi manusia yang lebih
produktif dan kreatif.

C. Kondisi Kepepet

1. Pengertian Kondisi Kepepet


Istilah The Power of Kepepet pertama kali dipopulerkan oleh Jaya. Dalam
bukunya ada sebuah quote yang sangat menyentuh, yaitu Kondisi kepepet adalah
motivasi terbesar di dunia. Jaya Setiabudi

Pada saat kondisi kepepet, pikiran dituntut untuk memecahkan masalah dengan
melihat kondisi yang sudah genting. Akhirnya, dari kondisi tersebut menumbuhkan
keyakinan dan keberanian kuat dalam mengambil keputusan. Hal ini dibuktikan
dengan kisah penuh prestasi yang dilakukan oleh Rudi Hartono dikenang sepanjang
masa dalam dunia olahraga bulu tangkis. Kepepet dalam segala kondisi penting, tetapi
yang harus perlu digarisbawahi yaitu tidak semua kondisi kita memakai cara kepepet.
Selagi ada kesempatan cukup, maka manfaatkan kesempatan itu.

Kepepet adalah sebagai salah satu solusi apabila kita kesulitan dalam menghadapi
permasalah menulis. Menulis bagi orang awam terbilang susah karena sebelumnya
belum pernah melakukannya. Lewat cara kepepet dapat mengunggah untuk semangat
menulis terpenting tidak asal jiplak karya orang lain. Membuat deadline untuk diri
sendiri juga sangat perlu dilakukan, apalagi yang menggeluti dunia kepenulisan.
Setiap hari tentu memiliki target dan tujuan yang akan dicapai. Melalui langkah
tersebut terdorong rasa semangat untuk meraihnya. Meskipun kondisi tidak
memungkinkan, tetapi yakinkan bahwa Anda bisa melakukannya.
2. Hal yang Membuatmu Lebih Kreatif Saat Kepepet Keadaan, yang Mustahil
Jadi Bisa Dilakukan
a. Saat kepepet, produksi hormon adrenalin makin tinggi. Pengaruhnya cara kerja
otakmu juga semakin cepat, ide jadi mudah didapat

Kalau lagi kepepet, rasanya waktu berjalan dengan lebih cepat. Kamu pun
seakan berlari tapi tak rasanya tak pernah sampai ke tujuan. Situasi seperti ini
buatmu menjadi deg-degan dan buru-buru. Wajar sih kalau dalam situasi ini kamu
inginnya cepat dalam melakuan sesuatu. Sebab saat itu, produksi hormon
adrenalinmu meningkat, sehingga kinerja otakmu pun turun terpacu untuk lebih
cepat dalam memikirkan sesuatu. Meski seringnya jadi tak fokus, tapi ada kalanya
kamu justru menemukan ide-ide baru saat kamu tengah buru-buru ini. Ah, kinerja
otak memang ajaib sekali.

b. Selain berpikir cepat, otakmu jadi membayangkan kemungkinan terburuk yang


akan terjadi. Makanya dari dalam diri seakan ada paksaan untuk segera
melakukan sesuatu

Setiap orang pasti memiliki rasa takutnya masing-masing. Ada yang takut
terhadap binatang, ada pula yang justru takut pada sebuah keadaan. Nah di saat
kepepet dan terdesak seperti ini, otakmu tak hanya bekerja untuk berpikir lebih
cepat, tapi juga membayangkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Karena
tak mau kemungkinan terburuk itu terjadi, ada sesuatu di dalam dirimu yang
memaksamu untuk melakukan sesuatu. Dengan cara apapun itu.

c. Waktu yang terbatas membuatmu jadi punya motivasi dua kali lipat untuk mencari
jalan keluar dari masalah ini
Manusia adalah makhluk motivasi. Sebab tanpa motivasi, manusia tak akan
punya greget untuk melakukan sesuatu. Motivasi ini bisa didapat dari banyak hal.
Namun yang paling cepat mempengaruhi adalah ketika kamu sedang kepepet
dengan keadaan. Saat kepepet, motivasi yang timbul dalam dirimu akan dua kali
lipat. Buatmu mencoret kata “tidak bisa” dalam kehidupan.
d. Kadang seseorang punya kekuatan tersembunyi yang baru bisa keluar kalau
situasinya tidak memungkinan lagi, contohnya di waktu kepepet ini

Seseorang tidak akan pernah benar-benar tahu seberapa mampu dirinya


berusaha, sebelum ditempatkan pada titik terendah dalam hidupnya. Salah satu titik
terendah ini bisa dirasakan ketika kamu tengah berada di situasi yang kepepet dan
terdesak. Seperti sudah jatuh, tertimpa tangga, duh miris sekali rasanya. Namun
meski rasanya miris, di sinilah kekuatan yang sebenarnya dari dalam dirimu akan
keluar. Misal kamu yang dulunya nggak enakan sekali jadi berani menagih hutang
ke teman karena memang sudah benar-benar tak punya pegangan lagi.

e. Omongan orang lain kadang punya andil dalam terciptanya daya kreativitasmu.
Ada rasa ingin menunjukkan kalau kamu mampu, tak seperti yang mereka
katakan
Zaman sekarang, hidup mau tak mau harus berjalan dengan omongan orang.
Memang sih tak semua omongan mereka harus kamu dengarkan. Namun ada
kalanya omongan mereka bisa menjadi cambuk untukmu dalam membangkitkan
semangat baru. Misalnya semakin nyelekit omongan mereka, kamu jadi semakin
terpacu untuk membuktikan bahwa dirimu memang bukan seperti apa yang mereka
katakana. Ini lah mengapa daya kreativitasmu bisa meningkat dan ide baru bisa
keluar saat keadaan udah tak lagi memungkinkan dan hati semakin panas mendengar
omongan orang.

f. Pengalaman adalah guru bagimu. Kalau dulu bisa menghasilkan sesuatu meski
terdesak, sekarang hal itu pun pasti berlaku

Hal terakhir yang buatmu justru makin kreatif kala kepepet adalah karena sudah
pernah mengalami hal ini sebelumnya. Kamu jadi punya ‘sedikit’ jaminan kalau
dirimu akan mampu berpikir dan mengeluarkan ide-ide baru layaknya apa yang dulu
terjadi. Meski agak berisiko, tapi nyatanya hal inilah yang buatmu punya
kepercayaan diri ketika menghadapi situasi kepepet untuk yang ke sekian kali.
Karena udah punya rasa percaya diri, ya sudah, otakmu jadi lebih luwes untuk
bekerja dan menjadi lebih kreatif lagi.

Anda mungkin juga menyukai