Kuadran Kewirausahaan dan Strategi Bisnis
Kuadran Kewirausahaan dan Strategi Bisnis
KEWIRAUSAHAAN JILID II
OLEH MAHASISWA
NPM : 22.14201.91.34.P
A. PENDAHALUAN
Di dunia kerja maupun kuliah, mudah sekali untuk kita merasa panik ketika melihat list
pekerjaan yang semakin panjang dan waktu untuk mengerjakan yang semakin pendek. Bisa
dipastikan kamu akan merasa stres, tidak bisa berpikir dengan jernih dan menjadi tidak
produktif. Kunci untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan menyusun
skala prioritas. Daftar tugas yang panjang dapat terasa melelahkan,apalagi dengan peran ganda
bahkan peran yang tumpang tindih kita dalam kehidupan sehari-hari,sehingga membuat kita
memiliki banyak sekali tugas untuk di selesaikan.
Terkadang, 24 jam rasanya tidak cukup untuk menyelesaikan semua [Link]
waktu sulit dilakukan jika kamu memiliki segudang [Link] mahasiswa dengan peran
multi yang dituntut untuk bergerak cepat, ada kalanya kita merasa terburu-buru dan kurang
fokus saat mengerjakan sesuatu. Untuk itu dalam mengerjakan segala aktifitas kita harus bisa
menentukan kegiatan apa yang prioritas,yang mendesak atau penting dan sebagainya. Seiring
berkembangnya zaman,di kembangkan berbagai teori kuadran aktivitas kita sehari-hari dan
belakangan para pebisnis sukses sudah menerapkan teori kuadran ini. Diharapakan ,dengan
menerapakan teori kuadran ini,semua pekerjaan bisa selesai tepat waktu,efisien,efektif dan
menghasilkan hasil yang di harapkan.
Banyak orang yang beralasan bahwa waktu yang diberikan kurang sehingga tugas menjadi
menumpuk. Ada juga beberapa orang yang ingin menyelesaikan tugas-tugasnya di satu waktu
tertentu sehingga tugas yang dikerjakan tidak terselesaikan dengan baik. Namun hal tersebut
pastinya dapat dihindari dengan manajemen waktu yang baik. Manajemen waktu yang baik
dapat membantu kita semakin produktif dan mengurangi tekanan akibat tugas yang menumpuk.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam manajemen waktu, salah satunya yang
disampaikan oleh Stephen Covey. Cara tersebut dikenal sebagai “Kuadran Empat Prioritas”.
Ada juga sebuah teknik manajemen yang disebut Eisenhower Decision Matrix, yang
diciptakan oleh Dwight Eisenhower. Inti dari teknik ini adalah bagaimana kita bisa melakukan
manajemen waktu dengan lebih baik, dengan memisahkan hal-hal yang kita lakukan ke dalam
empat buah kategori. Di Indonesia Roda Bob Sadino sangat relevan dalam penerapan kuadran
belajar,kuadran yang di cetuskan oleh pengusaha kawakan Bob Sadino ini sudah di share di
kalangan pengusaha.
Prinsipnya sebenarnya jangan malas untuk memulai kebiasaan baru, mungkin diawal
terlihat sulit untuk membiasakannya namun jika sudah terbiasa maka manfaat besarnya benar-
benar sangat bisa dirasakan
B. PENGERTIAN,
1. Kuadran menurut KBBI adalah seperempat lingkaran; setiap dari empat bagian suatu
bidang datar yang terbagi oleh suatu sumbu silang; 2 alat kuno untuk mengukur sudut
2. Kuadran belajar adalah pembagian atau pemetaan segala bentuk kegiatan pembelajaran
menurut tingkatan prioritasnya sehingga memudahkan seseorang dalam mengerjakan
setiap aktivitasnya
Dia mengatakan “Saya memiliki dua jenis masalah dalam hidup saya ini: mengenai perkara
penting dan mendesak. Yang mendesak itu kadang tidak selalu penting, dan yang penting itu
kadang tidak selalu mendesak”.
Setelah pidatonya yang luar biasa ini, kemudian banyak orang menyebut salah satu kutipan dari
pidato ini sebagai “Prinsip Eisenhower”, yaitu salah satu prinsip yang digunakan untuk
memanajamen waktu secara lebih efektif bukan hanya efisien.
Prinsip dari kuadran prioritas ini adalah mengatur waktu dan prioritas, prinsip waktu dibagi
menjadi mendesak atau tidaknya sesuatu hal tersebut, kemudian prioritas dibagi menjadi
seberapa penting / tidaknya suatu hal tersebut.
Kuadran 1 – Mendesak dan Penting
Kuadran satu berisi hal-hal yang mendesak, segala hal terkait deadline yang mepet dan harus
segera diselesaikan masukkan disini. Kuadran ini adalah wadah untuk segala tugas dan
tanggungjawab yang perlu segera kamu beri perhatian dan selesaikan.
Tentunya tugas dan tanggungjawab ini harus benar-benar penting, penting tidaknya tugas sangat
tergantung pada seberapa banyak hal itu berkontribusi pada hidup kamu.
Dengan menaruhnya di kuadran satu ini, seseorang bisa tau hal apa saja yang perlu segera dia
selesaikan tanpa harus menunda-nunda lagi atau prokrastinasi. Contoh hal-hal yang bisa
dimasukkan dalam kuadran satu ini seperti deadline tugas, tugas dari tempat
kerja, survey tempat, dsb.
Kuadran dua ini berisi hal-hal yang penting namun tidak perlu segera diselesaikan / dilakukan,
dengan kata lain tugas yang masuk kesini sifatnya berjangka panjang dan kadang juga tidak ada
deadline yang pasti.
Hal-hal yang berada di kuadran dua ini salah satu yang penting untuk diperhatikan, sedikit
berbeda dengan kuadran satu yang sangat menekan dan membutuhkan penyelesaian segera,
kuadran dua ini justru sangat membantu kita untuk merencanakan tujuan jangka panjang kita.
Contoh hal-hal yang bisa dimasukkan dalam kuadran dua ini seperti meningkatkan kemampuan
tertentu (skill), mencapai prestasi tertentu hingga membentuk kebiasaan baik.
Kuadran tiga ini berisi hal-hal yang mendistraksi perhatian kita namun hal-hal ini sebenarnya
tidak penting meskipun perlu segera diselesaikan.
Hal-hal yang ada di kuadran ini, perlu sekali untuk diminimalisir jumlahnya (disedikitkan),
mengurangi / mengeleminasi hal-hal dalam kuadran ini adalah salah satu caranya selain itu bisa
juga coba untuk mendelegasikan hal tersebut dengan orang lain (maksudnya membagi sebuah
tugas dengan orang lain jika memang bisa dibagi).
Contoh hal-hal yang bisa dimasukkan dalam kuadran tiga ini seperti pembicaraan ringan dengan
teman (yang tidak berkepentingan), pertemuan yang sebenarnya tidak terlalu penting,
mengerjakan tugas yang bukan bagian dari tugas seseorang, dsb.
Kuadran empat ini berisi hal-hal yang tidak penting dan tidak mendesak. Sifat dari kuadran
empat ini memang cenderung membawa kebahagiaan sesaat, meskipun lebih bijak dilakukan di
saat seseorang benar-benar luang.
Hal-hal yang termasuk dalam kuadran ini benar benar perlu dikurangi dan diminimalisir
sebanyak mungkin karena memang cenderung membuat kita membuang-buang waktu yang
berharga (utamanya) ketika kita sedang diburu banyak hal penting lain.
Contoh hal-hal yang bisa dimasukkan dalam kuadran empat ini seperti scrolling media sosial
seharian, browsing hal-hal yang tidak relevan dalam waktu yang lama, menonton televisi, film
dan drama terlalu lama, dsb.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
- Judul Bahan :
Kuadran Jenis Pekerjaan
Kajian
Terdapat sebuah teori yang bernama cashflow quadrant, di mana merupakan sebuah
konsep kategorial mengenai empat cara yang berbeda dalam meraih pendapatan.
Pemahaman mengenai konsep ini sangatlah penting bagi pebisnis di mana dapat
berpengaruh dalam menggapai kesuksesan perusahaannya.
Awalnya, istilah ini muncul pertama kali dari buku yang berjudul “Rich Dad’s
Cashflow Quadrant: Rich Dad’s Guide to Financial Freedom” yang ditulis oleh Robert
T. Kiyosaki.
Robert T. Kiyosaki sendiri merupakan seorang pebisnis asal Amerika Serikat yang
cukup sukses dan juga berprofesi sebagai investor dan motivator.
Robert mengemukakan bahwa konsep cashflow quadrant mengacu pada sumber
pendapatan yang bisa dicapai oleh seseorang semasa hidupnya.
Sumber itu terbagi menjadi empat sesuai karakteristik dan cara mendapatkannya, yaitu
sebagai employee, bekerja sendiri atau self-employed. Pemilik bisnis, dan investor.
Kuadran tersebut nantinya akan mengalir dan menjadi sebuah siklus yang tujuan akhir
dari pencapaiannya adalah kebebasan keuangan atau financial freedom, ini akan
menjadi titik yang perlu menjadi capaian tertinggi para pebisnis agar mereka dapat
terus semangat dan termotivasi dalam menjalankan operasional bisnisnya.
Bagi seorang pebisnis, cashflow quadrant adalah suatu hal yang sangat perlu dipahami.
Pasalnya, istilah tersebut memiliki andil penting dalam mencapai kesuksesan perusahaan
terutama di bidang keuangan. Lalu, apa itu cashflow quadrant?
Sederhananya, teori cashflow quadrant membagi sumber pendapatan menjadi empat kuadran,
yaitu E, S, B, dan I. Untuk lebih jelasnya, simak langsung selengkapnya di artikel
ruangmeNyala berikut. Check it out!
Tahukah kamu apa itu cashflow quadrant? Cashflow quadrant adalah sebuah konsep yang
merujuk pada diagram sumber pendapatan seseorang. Sesuai pemilihan istilahnya, cashflow
diagram adalah diagram 4 bagian, masing-masing disebut dengan E (Employee), S (Self
Employee Business), B (Big Business), dan I (Investor).
Cashflow quadrant adalah sebuah konsep yang dikemukakan oleh Robert Kiyosaki guna
mencapai titik kebebasan finansial. Disebutkan pula bahwa cashflow diagram adalah diagram
sumber pendapatan yang sangat berhubungan dengan nilai pribadi setiap orang.
4 Cashflow Quadrant
Setelah mengetahui apa itu cashflow quadrant, berikut adalah 4 cashflow quadrant yang perlu
kamu ketahui.
E (Employee)
Sumber pendapatan dari kuadran E menunjukkan bahwa stabilitas keuangan dapat didapatkan
secara relatif mudah bila diimbangi dengan jenjang karir yang jelas. Selain gaji bulanan,
karyawan juga menerima bonus tahunan dan penghargaan lain bila memiliki performa baik.
Tipe karyawan pada kuadran 3 menunjukkan tingkat risiko kecil, stabilitas finansial serta
ketidakmampuan melakukan hal-hal besar yang berisiko.
S (Self-Employee Business)
4 cashflow quadrant juga mencakup self employee business. Berbeda dengan kuadran E, teori
cashflow quadrant S (Self Employee Business) menunjukkan sumber pendapatan dari bisnis
yang dijalankan sendiri. Sumber pendapatan dari bisnis sendiri mengharuskan pekerja untuk
selalu memutar otak guna menghasilkan ketepatan strategi bisnis.
Contoh dari teori S (Self Employee Business) cashflow quadrant adalah arsitek, desainer,
pemilik katering, dokter dan lainnya. Nah, karena profesi-profesi tersebut tidak memiliki sumber
penghasilan tetap, maka diperlukan strategi lebih untuk mengelola keuangan agar bisnis tetap
berjalan.
B (Big Business)
Big business pada gambar cashflow quadrant adalah sumber penghasilan di mana skala bisnis
sudah lebih besar dan setidaknya mampu mempekerjakan kurang lebih 500 karyawan. Pada titik
ini, kuadran E (Employee) bisa jadi berada di bawah perusahaan big business dan mendapatkan
penghasilan tiap bulan dari perusahaan tersebut.
Big business tentu berawal dari perusahaan kecil yang dijalankan sendiri. Namun dengan
konsistensi, kebebasan finansial dapat dicapai orang-orang yang ada pada kuadran big business
karena keberaniannya dalam mengambil risiko.
I (Investor)
Teori cashflow quadrant juga menjelaskan sumber pendapatan sebagai seorang investor yang
memiliki kebebasan finansial paling optimal daripada 3 kuadran sebelumnya. Kuadran Investor
menjelaskan sebuah keadaan di mana seseorang telah memaksimalkan sumber daya yang ia
miliki sehingga sudah bisa menikmati hasilnya.
Ketika mencapai investor cashflow quadrant, seseorang tidak lagi harus bekerja 8 jam sehari
dalam sepekan dan mengharapkan bonus akhir tahun dari perusahaannya. Ia akan mendapatkan
penghasilan bahkan tanpa mengeluarkan daya sebesar employee quadrant.
4 cashflow quadrant adalah sebuah sarana untuk mencapai kebebasan finansial semua orang.
Dengan memahaminya, kamu dapat memetakan berada pada kuadran mana kamu saat ini dan
bisa memilih langkah yang tepat apabila ingin meningkatkannya.
Sebab saat mengenalkannya, Robert Kiyosaki mengatakan bahwa kebebasan finansial cashflow
quadrant adalah pada kuadran B dan I. Dengan kata lain, kebebasan finansial lebih mungkin
tercapai bila kita memiliki kegiatan usaha sendiri.
Mereka yang berada pada kuadran B dan I memiliki kendali guna membuat orang bekerja untuk
mereka. Dalam titik ini, seseorang hanya dituntut memberikan keputusan-keputusan strategis
dan bukan tugas teknis yang dilakukan oleh E (Employee).
Perlu digaris bawahi bahwa bisnis yang dapat mendatangkan kebebasan finansial tidak termasuk
pada kuadran S (Self Employee Business), tetapi hanya pada B dan I. Menurut Robert Kiyosaki,
pekerjaan tetap akan membuat seseorang makin jauh dengan kebebasan yang ditawarkan oleh
kuadran B dan I.
Nah, meskipun kuadran kanan (B dan I) dapat mendatangkan kebebasan finansial, tetapi harus
diperhatikan bahwa perpindahan cashflow quadrant adalah upaya yang menghabiskan banyak
sumber daya baik pengetahuan, waktu, dan energi. Oleh sebab itu, pastikan untuk mendapatkan
pendampingan dari pihak lain.
Manfaat Menggunakan Cash Flow Quadrant
Penggunaan konsep cashflow quadrant dapat menjadi sumber wawasan yang tepat bagi pebisnis
dan wirausahawan agar terus mencari peluang dalam menghasilkan revenue streams dalam
menjalankan bisnis.
Hal itu dapat terjadi karena Anda dapat mengidentifikasi diri ada di tahap apa saat ini berada
untuk mencapai kebebasan finansial. Melalui pengenalan diri ini, Anda dapat lebih terpacu
karena dapat mengevaluasi diri secara lebih dalam dan merencanakan cara untuk meningkatkan
kemajuan Anda.
Anda juga dapat menyusun rencana keuangan secara lebih baik dan terarah, dengan menetukan
tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta mengidentifikasi langkah-langkah
konkret untuk mencapainya
Pemahaman ini membantu dalam perencanaan keuangan yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Terakhir, pebisnis juga dapat mengelola keuangan bisnis dengan lebih bijak karena berfokus
untuk mencapai titik kesuksesan tertingginya, sehingga akan selalu mencoba untuk membuat
keputusan finansial yang lebih tepat dan cerdas.
Melalui konsep cashflow quadrant, sebagai pemilik bisnis tentunya Anda dapat meningkatkan
kemampuan untuk mengambil keputusan karier dan finansial secara lebih cepat dan tepat.
Selain itu, Anda juga dapat mengelola dan merencanakan masa depan finansial bisnis dalam
jangka panjang secara efektif.
Hal itu dapat terjadi konsep cashflow quadrant memberikan ruang untuk meningkatkan
wawasan secara luas dan mendalam agar dapat mencapai kebebasan finansial.
Cara itu dapat berhasil jika Anda mempertimbangkan untuk melakukan transisi dari sisi kuadran
E dan S ke B dan I yang memberikan akses terhadap potensi finansial yang lebih besar dan
stabil.
Menjalankan proses transisi itu juga tidak semudah itu, Anda juga harus dapat meningkatkan
keterampilan yang dimiliki agar nantinya dapat dimanfaatkan secara efektif untuk melalui
berbagai tantangan dan hambatan pada proses transisi.
Dengan mempelajari konsep cashflow quadrant, Anda dapat mendidik diri Anda sendiri untuk
melewati batasan melalui pembelajaran terus-menerus mengenai perencanaan keuangan,
investasi, dan kewirausahaan agar mempercepat kemajuan Anda menuju kesuksesan kebebasan
finansial.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
Keberhasilan hanya diperoleh jika manusia melakukan segala sesuatu dengan sebaik-
baiknya. Sukses hanya bisa dicapai melalui usaha yang sungguhsungguh. Tujuan penghabisan
dari setiap orang sukses adalah mencapai kebahagiaan dalam dirinya. Kebahagiaan adalah
kepuasan derajat tertinggi dalam diri seseorang. Kepuasan diri itu terjadi karena seseorang telah
berprestasi. Kebahagiaan berkembang dalam diri seseorang berdasarkan rasa puas diri yang
mencapai puncaknya karena telah berhasil melakukan sesuatu hal secara baik, dengan perasaan
senang dan merasa bangga terhadap hasilnya (Gie, 1996). Seiring dengan kemajuan peradaban
manusia, hampir semua kalangan berkesimpulan dan meyakini bahwa faktor sumber daya
manusia merupakan faktor kunci dalam pembangunan. Sumber daya manusia yang berkualitas
bisa menjadi dinamisator dan penggerak roda pembangunan ekonomi pada khususnya dan di
segala bidang pada umumnya (Herawaty, 1998).
Kondisi perekonomian Indonesia yang makin terpuruk dan lapangan pekerjaan yang
semakin sempit, menuntut orang untuk berupaya menciptakan usaha sehingga diperlukan
seseorang yang berpikiran maju dan kreatif untuk menciptakan suatu usaha yang baru agar dapat
mengurangi jumlah pengangguran yang sampai sekarang jumlahnya masih terlalu banyak.
Dalam menciptakan suatu usaha seseorang harus benar-benar serius dalam bekerja dan
diperlukan kriteria 2 tertentu agar usaha yang ditekuninya maju dan berjalan seperti yang
diinginkan, seperti mau bekerja keras, pantang menyerah, optimis dan mau mencoba sesuatu
yang baru. Lapangan pekerjaan yang sempit secara tidak langsung banyak mendorong seseorang
untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang baru agar mereka bisa tetap hidup.
Orang yang membuka usaha sendiri merupakan terobosan guna menanggulangi
keterbatasan lapangan pekerjaan dan mengurangi ketergantungan pada pemerintah. Melalui
pengalaman dan kemampuan, seseorang yang membuka usaha sendiri dapat memberikan
kontribusi yang penting bagi penyelesaian masalah ketenagakerjaan sehingga angka
pengangguran tidak begitu menyolok.
Sumitro (dalam Sjabadhyni, dkk, 2001) juga mengatakan bahwa untuk memenuhi
kebutuhan, orang harus bekerja. Dilihat dari psikologi kerja, kerja sendiri memang suatu
aktivitas sentral bagi manusia dan merupakan suatu kebutuhan yang apabila tidak dipenuhi akan
mengakibatkan goncangangoncangan pada keseimbangan pribadinya. Bekerja bukanlah hanya
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, tetapi suatu hal yang penting yaitu untuk
meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik dan sukses.
Keberhasilan tidak datang begitu saja, seseorang yang berhasil dalam usahanya karena
memiliki keberanian. Keberanian dalam merealisasikan visivisinya, keberanian untuk
menangkap peluang yang ada, keberanian dalam mencoba segala tantangan dan rintangan yang
ada, keberanian untuk mempertaruhkan apa yang dimilikinya, keberanian untuk menanggung
resiko 3 gagal dari setiap usahanya dan keberanian untuk terus belajar dan mendapatkan lebih
dari apa yang telah didapatkan dan dimilikinya. Orang yang sukses terbuka terhadap apa yang
terjadi di sekitar mereka. Mereka selalu belajar, karena mereka ingin tahu dan menerima kritikan
dari orang lain. Selain itu mereka berani mengambil resiko dan tidak takut gagal, karena setiap
usaha mempunyai resiko untuk gagal dan sebagian orang meraih kesuksesan dari kegagalan
yang dialaminya.
Hal pertama yang dibutuhkan agar memperoleh apa yang diinginkan adalah dengan cara
mengetahui apa yang diinginkan. Karena apa yang diinginkan adalah tujuan hidup yang dimiliki,
jadi apa yang diinginkan adalah target hidup. Alasan utama mengapa kebanyakan orang tidak
berhasil mencapai sukses dalam hidup, karena mereka tidak memiliki tujuan hidup yang
berfokus dan mereka tidak mempunyai keberanian untuk melangkah dan mencoba hal-hal yang
baru. Tidak ada kesuksesan yang didapat dengan mudah, terkadang kesuksesan di mulai dengan
kegagalan karena gagal adalah informasi menuju sukses. Pendidikan mempunyai peranan yang
sangat penting bagi kehidupan seseorang, hal ini disebabkan bahwa semakin tinggi tingkat
pendidikan seseorang akan semakin luas pengetahuannya dan semakin tinggi daya analisisnya,
sehingga pada akhirnya akan mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi.
Peningkatan pendidikan akan menimbulkan hasil kerja yang bermutu dan akan meningkatkan
produktivitas kerja yang tercermin dalam tingkat penghasilan. Individu semacam ini dapat
bertanggung jawab atas keputusan yang telah diambilnya serta mampu menatap realita hidup ini
secara objektif dengan 4 didasari ketrampilan, keberanian untuk menyampaikan pikiran-
pikiran/perasaan, sehingga keputusan yang diambil tidak terlepas dari intelektualnya dan
diharapkan seseorang mampu bekerja keras menghadapi tantangan, tidak raguragu, mandiri serta
kreatif. Kepercayaan diri sering merupakan fungsi langsung dari interpretasi seseorang terhadap
keterampilan atau kemampuan yang dimilikinya.
Lauster (1992) mendefinisikan kepercayaan diri sebagai ekspresi aktif dan efektif dari
perasaan bagian dalam dari harga diri, penghargaan diri dan pemahaman diri. Pengertian ini
mengandung maksud bahwa, orang yang percaya diri akan lebih mungkin mendapatkan kualitas
yang besar dalam hal harga diri, penghargaan diri dan pemahaman diri (Jailani, 1999).
Tingkat kepercayaan diri seseorang menentukan derajat apa yang besar, tanpa
kepercayaan diri seseorang akan banyak mengalami hambatan dalam menyelesaikan sesuatu
sehingga dapat menghambat ketercapaian tujuan yang ia kerjakan (Jailani, 1999). Orang yang
kurang percaya diri akan selalu menutup diri karena kurang percaya pada kemampuan diri
sehingga akan mempengaruhi seseorang dalam menjalankan suatu usaha.
Rinehart (dalam Gie, 1996) mengatakan jalan menuju kesuksesan adalah dengan bekerja
keras dengan merealisasikan ide-ide yang dimiliki, suatu sukses terjadi bilamana individu
berhasrat mencapai suatu tujuan tertentu, kemudian berusaha dengan berbagai daya upaya dan
segenap kemampuannya untuk mewujudkan tujuan itu dan terakhir tercapainya tujuan yang
diinginkan 5 sehingga usahanya dapat dikatakan berhasil. Orang yang berhasil adalah mereka
yang selalu punya ide segar dan inovasi-inovasi baru, mempunyai pendidikan yang memadai
dan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi.
Hidup itu seperti kertas putih tanpa ada tindakan. Hidup dizona nyaman memang idaman setiap
orang. Dalam kehidupan nyata tak selamanya manusia diatas adakalanya dia terbelakang bahkan
[Link] sukses harus berani bertindak dan menerima resiko,terkadang manusia
berprotes "Mengapa Tuhan tidak adil?", dibalik itu Tuhan telah menjawab dalam kitab-Nya:
"sesungguhnya aku tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum mereka merubahnya sendiri".
Seorang ahli bernama Richard Branson mengemukakan bahwa sukses adalah keterlibatan secara
aktif dan praktis. Anak yang memiliki IQ menengah dan berperan aktif dalam segala aspek akan
lebih unggul dari pada anak cerdas berjiwa pasif,dunia lebih berpihak pada keaktifan seseorang
sebagai teladan ataupun sejarah,rasa berani dan percaya diri memperkenalkan jati diri sesorang
kepada publik, garis kehidupan selalu saja dilanda rasa malu bahkan menjadi asupan harian,
disitulah titik peluang untuk mencoba meski perlahan.
99% kesuksesan berasal dari sikap, si bijak akan selalu memelihara sikap ingin maju dan
menerima hasil, di samping itu dia juga memberi batasan agar tidak terjadi eksesif. 1%
kesuksesan berasal dari skill, hilangnya skill yang tertanam disebabkan sikap yang buruk.
Mayoritas penduduk dunia mengedepankan skill dan melupakan sikap untuk mengembangkan
skill dan melatih diri sehingga mereka terjatuh ditengah jalan. Sukses itu adalah takdir, pilihan,
hasil, dan pemberian.
Sukses, karir, miskin, gagal adalah pilihan anda, sikaplah yang menentukan ending dari
perjuangan. Hidup itu pilihan andalah yang memilih antara sukses dan gagal.
kesuksesan adalah kata yang menjadi harapan bagi semua orang. hampir setiap orang yang ada
di dunia berbuat sesuatu ademi mencapai kesuksesan. bahkan terkadang seorang mengorbankan
apapun unutk mencapai kesuksesan yang ia idam-idamkan. setiap orang dalam hidup ini
mempunyai berbagai keinginan. keinginan itu bisa berbentuk mimpi, angan-angan atau cita-cita
yang bangun dalam pikirannya. keinginan itu tumbuh seiring dengan pergauulan, pendidikan,
dan perkenalan dengan lingkungan yang melingkupinya.
pada perkembangannya, sebagian orang mampu mewujudkan berbagai keinginan itu, sementar
sebagian lain tidak mampun untuk mewujudkan keinginan itu dan hanya menjadikan keinginan
itu sebagai khayalan yang terkadang jauh dari kenyataan. sukses adalah ketika orang mampu
mewujudkan apa yang ia inginkan. seorang yang bercita-cita inign menjadi dosen, misalnya,
disebut sukses ketika ia mampu mewujudkan keinginannya menjadi seorang dosen. disitulah
kesuksesan dirinya. dan lain-lain.
kreteria sukses masing-masing orang berbeda, sangat tergantung pada keinginan dan cita-cita
masing-masing seorang yang telah berhasil mencapai sesuatu bisa jadi dianggap orang lain
belum mencapai apa. perbedaan pandangan ini sebenarnya sesuatu yang wajar terjadi karena
perbedaan pola pikir masing-masing orang. masalahnya, terkadang orang mengharapkan kita
unutk bisa mencapai kesuksesan sebgaiman orang lain mencapainya. orang menuntut kita
menjadi oarang lain yang sebenarnya kita bahagia dengan pencapaian yang telah kita dapatkan,
seringkali harapan itu malah menjadi beban yang memberati kita.
kembali kepada sukses adalah pilihan. di zaman sekarang yang serba ada ini, tentu fasilitas dan
seagala kebutuhan baik primer ataupun sekunder insyaallah sudah ada di depan mata. tinggal
orang yang mau menjadi sukses tersebut memilih atau tidak. bila orang tersebut tidak memlilih
kesuksesan berarti orang tersebut hnaya memilih kesederhanaa dan mengikuti arus yang ada di
lingkungannya, tapi bila orang tersebut memilih untuk sukses serta banyak bertindak dan
bergerak tentunya dan insyaallah Allahpun juga mengabulkannya sebagaimana yang iya pilih.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
- Judul Bahan :
Mental Atau Pola Pikir Kaya Miskin
Kajian
- Mata kuliah : Pengantar Kewirausahaan
- Program Studi : PSIK Reguler B2
- Beban Studi : Praktik 1 SKS
- Waktu : Pengajaran tiap 1 SKS praktik : 1x
170 menit x 16 pertemuan atau 6, 4
hari
- Dosen pengampu : Martawan madari,SKM,MKM
Kelas : Reg B2
Tahun : 2023
Mental merupakan hal yang dipengaruhi oleh kehidupan dan nantinya berdampak
pada kepribadian dan perilaku seseorang. Mental juga merupakan salah satu hal yang penting
untuk menjadi kaya, karena mental akan membentuk pola piker dan mindset yang ada.
Mental kaya di sini bukanlah memaksa diri untuk bergaya hidup hedonis atau seperti
sosialita. Namun, kamu harus merasa kalau kamu adalah orang kaya dan benar-benar akan jadi
kaya. Kamu akan memperlakukan dirimu dengan mencontoh cara berjuang orang-orang kaya di
luar sana. Dan mental miskin di sini juga bukan berarti kamu harus hidup seperti orang miskin.
Nah, untuk lebih jelasnya inilah perbedaan mental kaya dan mental miskin.
1. Mental kaya sibuk menjadi kaya, sedangkan mental miskin sibuk terlihat kaya
Dari pernyataan di atas sudah jelaskan maksudnya apa? Jadi maksud dari pernyataan
di atas adalah biasanya orang yang mempunyai mental kaya akan lebih banyak mengeluarkan
uang hasil kerja kerasnya untuk membeli asset asset yang memiliki kenaikan nilai dimasa depan
atau lebih banyak menabung uang hasil kerja kerasnya.
Buat mereka terlihat kaya tidaklah penting, karena hanya dengan terlihat kaya yang
ditimbulkan dari sebuah gengsi, mereka berpikir bahwa uang yang telah dihasilkan dengan kerja
kerasnya akan habis begitu saja, dan menurut mereka itu sangat tidak worth it jika dibandingkan
membeli asset untuk masa depan.
Seperti pernyataan di atas, pada umumnya memang seperti itu. Orang yang mempunyai
mental kaya biasanya hanya membeli barang yang memiliki fungsi tertentu, misal dia ingin
membeli sebuah gadget, maka dia akan membeli gadget sesuai apa yang dibutuhkan, bukan
dilihat dari harga atau apa yang sedang trend.
Sementara orang yang mempunyai mental miskin, jika dia akan membeli gadget
maka dai akan memilih gadget dengan harga yang mahal atau yang sedang trend, karena dia
lebih mementingkan gengsinya dari pada fungsi gadget yang dia butuhkan.
Bila dipikir-pikir, orang yang hanya membeli gadget hanya karena gengsi saja itu
akan sangat merugi, karena sebagai contoh orang yang membeli gadget iphone hanya untuk
gengsi, maka dia akan selalu update gadgetnya sesuai apa yang terbaru dari produk iphone, dan
orang yang memang membeli karena fungsinya akan membeli hal lain.
Menurut Dr. Ibrahim Elfiky di dalam beberapa buku motivasinya mengatakan, " mindset
adalah sekumpulan pikiran yang terjadi berkali - kali di berbagai tempat dan waktu serta
diperkuar dengan keyakinan dan proyeksi sehingga menjadi kenyataan yang dapat dipastikan
di setiap tempat dan waktu yang sama."
Ternyata sering kali yang menciptakan kemiskinan adalah diri kita sendiri yang terbentuk
melalui mindset kita dan gaya hidup.
Gaya hidup seseorang memengaruhi kondisi finansial. Orang sering merasa tak cukup dengan
penghasilan yang diterima karena tidak mau memilih dan memilah antara keinginan dan
kebutuhan. Padahal dalam menangani penghasilan dibutuhkan kecerdasan finansial yang
memiliki tujuan baik untuk masa depan.
Roslina Verauli juga menambahkan bahwa penting bagi setiap orang untuk memiliki mental
kaya.
Akan tetapi bagaimana hal itu dapat diterapkan jika kita belum kaya? Tentu saja bisa, caranya
dengan melatih mental dan merubah mindset seperti orang kaya, perbuatan, perkataan,pemikiran
kita yang akan mengantarkan kita menuju posisi orang kaya sesungguhnya.
Mindset erat kaitannya dengan cara berpikir kita secara terus menerus yang terproyeksi pada
kehidupan. Setiap pikiran adalah doa dan nasib kita adalah proyeksi pikiran kita. Maka
kata Nasrullah dalam bukunya Rahasia Magnet Rezeki, menjalani hidup yang ada harus terus
bersikap Positive Thinking, Positive Feeling, dan Positive Motivation
4. Gengsi
Rasa gengsi jika tidak terlihat keren, tidak gaya, atau ketinggalan zaman, akhirnya
sampai rela membeli barang - barang yang tidak sesuai. Maka jika ingin keluar dari bagan
mental orang miskin,hal pertama yang dilakukan adalah membuang gengsi jauh - jauh. Karena
rasa gengsi hanya akan menyengsarakan diri sendiri.
Contoh, saat mengadakan kopdar komunitas. Diminta semua untuk membawa potluck dan air
minum dalam botol sendiri. Tapi yang sering terjadi, tidak semua orang datang membawa
potluck. Dengan berbagai alasan. Padahal jika kita memiliki mental orang kaya, tidak ada alasan
untuk tidak membawa potluck. Saat repot membuatnya, kita bisa membelinya. Tidak sempat
membeli kita bisa memesan secara online, yang penting tujuan berbagi dengan bahagia
terlaksana.
Tapi sekali lagi, merubah mindset dan bermental seperti orang kaya memang tidak mudah.
Butuh pembiasaan dan latihan secara konsisten agar hati menjadi terbuka.
• Maka untuk mempersiapkan kehidupan finansial yang lebih baik di masa depan, kita
perlu mulai dari sekarang untuk meningkatkan kecerdasan dalam mengelola finansial.
Banyak berlatih, membaca, dan belajar dari tokoh - tokoh yang memiliki nilai
keteladanan. Seperti para sahabat nabi.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
- Judul Bahan :
Strategi Praktis Membangun Bisnis
Kajian
Seringkali pemula memiliki banyak rencana tetapi tidak ada satu pun yang
direalisasikan, tidak mempunyai langkah apa pun untuk memulai. Sebagai seorang pebisnis,
jangan pernah takut rugi, seperti halnya ketika sedang berlatih ilmu bela diri. Jika Anda ingin
naik satu tingkat, maka jangan pernah takut kena pukulan. Jika takut dipukul maka sebaiknya
Anda tidak perlu latihan bela diri. Begitu pula dengan dunia bisnis. Jika Anda takut merugi
maka jangan pernah menyentuh bisnis sama sekali. Untuk itu, beranilah dalam mengambil
keputusan dan mulai berbisnis dari sekarang.
Saat melihat orang-orang sukses di luar sana, rasanya ingin sekali bisa seperti mereka,
Namun, apakah bisa? Latar belakang kehidupan seseorang berbeda-beda. Bagaimana jika ingin
berbisnis tetapi masih mahasiswa bahkan SMA, tidak memiliki keluarga pebisnis, pendidikan
orang tua pun kurang. Apakah bisa memulai bisnis tanpa pengalaman apa pun?
Tentu saja bisa, asalkan mau mencoba, karena bisnis sebenarnya bisa dipelajari.
Sepuluh orang terkaya di dunia merupakan seorang pengusaha yang andal. Hal itu
menunjukkan bahwa menjadi pebisnis sangatlah menjanjikan. Meski begitu, jadi pengusaha
bukannya tanpa tantangan. Membangun sebuah bisnis justru penuh dengan risiko karena modal
yang dikeluarkan belum tentu bisa kembali. Ada kemungkinan usaha bangkrut karena tidak ada
pemasukan sama sekali. Bisa juga produk yang dipasarkan tidak laku dan tidak diminati.
Oleh sebab itu, sebagai seorang pengusaha harus bisa memutar otak dan memiliki
perencanaan yang matang supaya produk atau jasa yang hendak dijual bisa laku di pasaran
bagaimanapun caranya.
Bagi sebagian orang yang tidak memiliki keahlian khusus, memilih peluang usaha adalah
sesuatu yang tidak mudah. Terlalu banyak pertimbangan membuat proses memilih peluang
usaha yang akan digeluti menjadi cukup panjang sehingga mengakibatkan ide untuk mengikuti
tren akhirnya harus pupus karena tren telah berlalu saat Anda memutuskan memilih peluang
usaha tersebut.
Untuk itu diperlukan kecepatan sekaligus ketepatan dalam membaca dan memilih
peluang usaha yang ada di depan mata karena kesempatan yang sama belum tentu datang dua
kali.
Untuk itu, cobalah memilih jenis usaha yang disukai. Memilih usaha sesuai dengan
minat memang sangat penting, akan lebih mudah mengembangkannya jika dibandingkan dengan
menjalankan usaha yang kurang dipahami.
Sebagai orang yang ingin terjun ke dunia bisnis, sebaiknya tidak hanya mengandalkan
satu bidang usaha saja. Untuk memudahkannya, Anda bisa membuat daftar bidang usaha yang
hendak dipilih. Setelah itu pikirkan mana yang memiliki profit lebih tinggi namun belum banyak
dipilih orang. Jika ternyata ada banyak saingan, artinya Anda harus membuat inovasi agar bisa
bersaing dengan kompetitor.
Kesuksesan sebuah bisnis sangat bergantung dari bagaimana cara mengelolanya, inovasi
serta modifikasi yang dilakukan agar produk atau jasa yang ditawarkan dapat terus bersaing dan
menjadi pilihan para pelanggan.
Dengan menguasai suatu hal dalam bisnis, maka Anda sudah selangkah lebih maju,
tinggal mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang telah dimiliki, ini akan jauh lebih mudah
daripada belajar dari nol. Jadikan bisnis yang sudah ada sebagai bahan untuk menentukan ide
dasar, lalu kembangkan menjadi produk yang unik dan berbeda dari yang lain.
6 langkah praktis membangun rencana bisnis yang baik ini akan membantu Anda yang
ingin membangun bisnis atau Anda yang sudah punya bisnis namun ternyata belum memiliki
rencana bisnis yang baik.
Rencana bisnis yang matang ternyata sangat penting dan merupakan suatu keharusan
bagi siapa saja yang memiliki bisnis. Dengan memiliki rencana bisnis, akan memudahkan Anda
dalam menangkap peluang bisnis dan mengeksekusinya dengan strategis sehingga bisnis dapat
semakin berkembang.
Namun ternyata banyak di antara Anda sebagai Pemilik Bisnis yang belum tahu bagaimana
langkah praktis membangun rencana bisnis yang baik. Tentunya rencana bisnis yang baik adalah
rencana bisnis yang efektif dan juga efisien. Berikut adalah 6 langkah praktis membangun
rencana bisnis yang baik:
Anda harus menentukan siapa WHO yang Anda tuju dengan spesifik. Semakin spesifik WHO
yang Anda tuju, maka akan semakin baik. Anda akan semakin jelas mengetahui siapa
sebenarnya yang menjadi target market/target pasar Anda (WHO).
3. Ketahuilah di mana target market/target pasar Anda berada
Dengan mengetahui secara spesifik siapa yang menjadi target market/target pasar Anda,
tentunya akan membuat Anda mengetahui ada di mana mereka. Tujuannya adalah agar Anda
mengetahui dimana harus memasarkan produk/jasa di Bisnis Anda (WHERE)
Setelah mengetahui ada di mana target market/target pasar Anda, sekarang tentukan waktu yang
tepat untuk memasarkan produk/jasa Anda. Pada waktu kapan target market Anda akan lebih
berkemungkinan untuk melihat dan membeli produk/jasa di Bisnis Anda (WHEN).
5. Anda harus memiliki alasan yang kuat mengapa konsumen harus membeli produk/jasa Anda
Penting untuk memiliki alasan mengapa konsumen harus membeli produk/jasa Anda.
Produk/jasa Anda harus menjadi solusi dengan menjawab kebutuhan konsumen. Selain itu, bagi
konsumen yang telah membeli produk Anda, ajaklah mereka berkomunikasi untuk lebih
mengetahui alasan mereka membeli produk Anda (WHY).
Struktur manajemen, strategi operasional, dan strategi pemasaran produk memegang peranan
yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan produk/jasa Anda. Bila Anda memiliki
semuanya dengan baik, maka akan mempermudah Anda mencapai tujuan dalam berbisnis
(HOW)
Strategi Bisnis
Strategi bisnis adalah suatu cara atau metode yang digunakan suatu perusahaan untuk dapat
bertahan ditengah persaingan yang ada. setiap perusahaan memiliki sasaran jangka panjang,
menengah, dan jangka pendek :
a. Jangka Panjang
Sasaran ini berhubungan dengan periode waktu yang panjang, umumnya lima tahun atau lebih.
Ditetapkan untuk sekitar satu tahun dan dikembangkan pada beberapa bidang yang
berbeda. Meningkatkan penjualan 2 persen tahun ini, memotong biaya sampai 1 persen pada
kuartal berikutnya, dan mengurangi tingkat keluar masuk karyawan sampai 4 persen selama
enam bulan berikutnya, semuanya adalah sasaran jangka pendek.
Macam-macam Strategi
Strategi fungsional adalah strategi yang digunakan manager di bidang khusus untuk
memutuskan cara terbaik mencapai tujuan perusahaan melalui produktivitas. (dikutip dari :
Ricky W. Griffin dan Ronald J. Ebert, Bisnis Edisi Kedelapan, 2006 : 157).
Perumusan Strategi
Perencanaan sering dihubungkan dengan aspek peraktis dalam menetapkan sasaran, memilih
taktik, dan menetapkan jadwal. Sebaliknya strategi cenderung memiliki cakupan yang lebih
luas. Strategi bisnis membuat garis besar mengenai cara bisnis dalam mencapai tujuannya dan
memuat tanggapan organisasi terhadap tantangan dan kebutuhan baru. Strategi yang
diru,uskan dengan baik sangat penting bagi keberhasilan suatu bisnis.
Sasaran strategis merupakan sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan
misi perusahaan.
2. Analisis SWOT
Setelah tujuan strategis ditetapkan, organisasi biasanya menempuh proses yang disebut
analisis SWOT. Proses ini mencakup penilaian kekuatan (strength), dan kelemahan
(weakness) organisasi serta peluang (opportunity) dan ancaman (threat) lingkungan.
Langkah terakhir dalam perumusan strategi adalah menyesuaikan ancaman dan peluang dari
lingkungan terhadap kekuatan dan kelemahan perusahaan. Proses penyesuaian adalah jantung
dari perumusan strategi.
Dalam jangka waktu lama, proses itu menentukan apakah suatu perusahaan biasanya
mengambil resiko atau berperilaku lebih konservatif.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
- Judul Bahan :
Kajian Cara Gila Jadi Pengusaha
Kelas : Reg B2
Tahun : 2023
Anda mungkin telah mendengar banyak cerita mengenai orang-orang yang putus kuliah dan
kemudian memilih untuk memulai bisnis.
Mereka, memulai bisnis dengan hidup cukup prihatin dahulu. Tidur di sofa milik teman, atau
ngamen untuk menghimpun modal.
Beberapa orang mampu bertahan. Beberapa orang bahkan justru mampu mengembangkan
bisnisnya menjadi perusahaan raksasa.
Berikut, seperti dikutip dari businessinsider, Rabu (16/7/2014), beberapa pengusaha yang
memulai bisnis dengan ide gila tapi mampu membangun perusahaan menjadi besar:
1. Pendiri AirBnB mendapat dana awal dari menjual sereal dengan brand mereka sendiri
Untuk mengumpulkan modal, para pendiri AirBnB, perusahaan pemasaran berbasis komunitas,
menjual sereal menggunakan brand mereka sendiri.
Mereka membeli dalam jumlah besar sereal curah, membuat kemasan sendiri, lalu menempel
nama brand mereka dan menjualnya dalam edisi terbatas dan tema-tema tertentu seperti Obama
O, Captain McCain, dan Breakfast of Change.
Reddit, yang dikenal sebagai "Front Page Internet," adalah sebuah situs berisikan berita sosial
dan hiburan. Pada 2013, ia memiliki 731 juta anggota yang unik.
Namun saat diluncurkan pada tahun 2005, situs itu begitu sedikit pengunjungnya. Para
pendirinya pun akhirnya membuat beberapa akun pengguna palsu untuk mengaktifkan situs
tersebut.
3. Para pendiri Warby Parker membeli bus sekolah tua dan melakukan perjalanan ke
seluruh negeri
Warby Parker, merek kacamata dengan harga terjangkau, dimulai ketika salah satu pendiri,
Dave Gilboa, kehilangan kacamatanya yang seharga US$ 700 dalam
perjalanan backpacking dan tidak mampu untuk menggantikan.
Sejak diluncurkan pada awal tahun 2010, brand ini telah terjual 1 juta pasang kacamata.
Siapa yang tidak kenal dengan layanan pembayaran online PayPal. Saat ini, layanan tersebut
membukukan transaksi sebesar US $ 315,3 juta per hari.
Hal tersebut berbeda dengan saat pertama mulai dikenalkan ke masyarakat. Para pendiri PayPal
justru memberikan uang sebesar US $ 10 kepada mereka yang mau bergabung menjadi anggota.
5. Pendiri Pinterest menulis surat pribadi kepada ribuan pengguna
Situs media sosial populer Pinterest kini memiliki 70 juta pengguna di seluruh dunia. Pada
awalnya, komunitas Pinterest begitu kecil. Kemudian, salah satu pendirinya, Ben Silberman
menulis surat probadi kepada 7.000 orang pertama yang bergabung dengan situs untuk bertanya
apa yang mereka pikirkan. (Ian Andrew/Gdn)
Pola pikir cara gila juga berbeda dengan cara waras. Misalkan, jika anda kuliah, tidak usah
pintar dan rajin kuliah. Sering bolos juga nggak masalah, Kelak jika anda kena DO (Drop Out),
Anda akan kesulitan cari kerja dan akhirnya "terpaksa" sukses menjadi pengusaha.
Anda seorang karyawan? Tidak usah rajin bekerja. Jika kelak anda diPHK, itulah pertanda Anda
akan diberi jalan menjadi pengusaha.
Tentu saja, selain ada cara gila, ada juga cara tidak gila. Jika "orang gila" bisa sukses,
semestinya yang waras juga bisa sukses bahkan bisa lebih sukses. Setidaknya secara rata-rata,
yang waras memiliki peluang lebih sukses.
Jika Anda pekerja keras, belum berani memutuskan keluar dari pekerjaan demi spirit wirausaha,
mari kita lihat cara baru menjadi wirausahawan, yakni dengan menjadi intrapreneur.
Entrepreneur sebagaimana kita ketahui adalah orang yang memiliki usaha sendiri. Namun
mental entrepreneur bukan hanya untuk usaha sendiri. Ada konsep yang dinamakan
Intrapreneur, yaknis mental entrepreneur untuk membangun usaha orang lain.
Sudah saya tulis dan saya sampaikan di berbagai kesempatan, ciri utama mental wirausaha
adalah 3 hal, yakni mental produktif, mental pemberdaya dan mental tangan di atas.
Mental produktif maknanya adalah lawan dari mental konsumtif. Orang bermental konsumtif,
setiap penghasilannya naik, hutangnya tambah banyak. Hutangnya adalah hutang konsumtif.
Orang bermental produktif, setiap penghasilannya naik, akan diupayakan untuk menciptakan
penghasilan baru.
Mental pemberdaya adalah mental kepemimpinan, mental untuk selalu memberdayakan orang
lain untuk mencapai tujuan bersama.
Mental Tangan di Atas adalah mental memberi, bukan mental pengemis. Jika setiap mendapat
penghasilan, kita menyisihkan untuk orang lain, niscaya rejeki akan lebih mudah mengalir ke
diri kita. Rejeki bekerja dengan sistem sirkulasi, seperti halnya sistem sirkulasi darah. begitu
sirkulasinya terhenti, maka akan terjadi penyumbatan dan menimbulkan penyakit.
Konsep dan istilah intrapreneurship pertama kali dikenalkan oleh Gifford and Elizabeth
Pinchot pada tahun 1978. Secara sederhana intrapreneurship adalah nilai-nilai atau karakter
entreprenurship yang diterapkan oleh karyawan-karyawan dalam perusahaan.
Perbedaan utama antara entrepreneur dan intrapreneur adalah tujuan (goal) dari usaha yang
dilakukannya. Entrepreneur bertujuan untuk mencapai tujuan usaha yang dimilikinya,
sedangkan intrapreneur bertujuan untuk mencapai tujuan pekerjaannya yang berdasarkan
keputusan manajemen pemilik usaha.
Namun pada dasarnya mental yang harus dimiliki seorang entrepreneur maupun intrapreneur
adalah sama. Seorang intrapreneur yang sukses adalah orang yang bermental produktif, mental
pemberdaya dan mental tangan di atas.
Jika seorang manager bermental produktif maka ia akan melakukan inovasi dalam menjalankan
tugasnya dengan sebaik-baiknya agar divisi yang dipimpinnya berkembang menghasilkan dan
memproduktifkan hasil usahanya. Katakanlah tahun ini menghasilkan laba 100 juta, maka yang
dipikirkan adalah bagaimana agar sebagian dari laba itu dapat diputar lagi untuk memajukan
usahanya.
Seorang karyawan bermental intrapreneur akan tertantang jika mendapat tugas merintis
pengembangan baru, bahkan ia akan mengusulkan agar ditugaskan di tempat yang lebih sulit,
lebih menantang. Ia tidak suka bekerja di area tugas yang sudah jadi. Pendek kata, ia akan
produktif jika ditempatkan di area yang "kering". Bagi karyawan biasa, tempat tertentu dianggap
sebagai tempat buangan, tapi baru karyawan bermental intrapreneur, posisi dimanapun akan
disikapi dengan positif, karena ia akan tetap produktif.
Seorang manager-intrapreneur juga pasti sukses karena mental pemberdaya. Ia bekerja sebagai
pemimpin yang mendidik dan memberdayakan anak buahnya. Maka karyawan atau manager
intrapreneur sangat menyukai ilmu leadership dan manajemen dan menerapkannya dengan
sebaik-baiknya.
Seorang intrapreneur pastinya selalu bermental tangan di atas, karena ia percaya bahwa segala
hasil jerih payahnya harus disalurkan ke tempat yang tepat. Kegiatan sosial perusahaan maupun
kegiatan sosial pribadi akan menjadi bagian penting dari jalan hidupnya.
Intrapeneur tidak egois, tidak semata-mata berpikir kelak harus menjadi pemilik tunggal
perusahaan. Baginya, yang penting berkarya sebaik-baiknya dan meyakini Tuhan akan memberi
rejeki yang wajar, tidak mungkin kekurangan.
Namun pada akhirnya, intrapeneur sukses pada umumnya bisa ikut memiliki saham di
perusahaan yang ia rintis bersama pimpinannya. Sahamnya tidak harus mayoritas, namun
cukuplah sebagai warisan untuk keluarganya.
KUMPULAN MAKALAH RESUME BAHAN KULIAH MATA KULIAH PENGANTAR
KEWIRAUSAHAAN JILID II
- Judul Bahan :
Kajian Cara Berpikir Otak Kiri Dan Otak
Kanan
Kelas : Reg B2
Tahun : 2023
Otak kanan adalah otak yang berada di sebelah kanan otak [Link] hanya karena
letaknya yang menyebabkan bagian otak ini disebut otak kanan, tetapi karena fungsinya. Otak
kanan mempunyai fungsi yangsama sekali berbeda dengan otak kiri, dan karenanya ia disebut
otak [Link] fungsi otak kanan termasuk dalam hal persamaan, emosi, kreativitas,sosialisasi,
khayalan, musik dan warna(Kadir, 2010: 82).
As’adi Muhammad mengatakan bahwa otak kanan sejauh ini diyakini oleh
banyak kalangan sebagai otak yang menentukan terhadap kreativitas seseorang. Dengan otak
kanan yang dominan, banyak sekali dari kita yangtelah menyabet penghargaan sampai tingkat
dunia. Hal ini membuktikan bahwa otak kanan memiliki pengaruh yang sangat tinggi dalam
kesuksesan seseorang (Kadir,2010: 83). Adapun kinerja otak kanan menurut Suchida (2013:82)
yangdipaparkan dalam buku misteri otak kanan sebagai berikut :1.
proses berfikir yang “lemah” dan tidak memiliki imajinasi. Itu sebabnya harus dipahami
bahwa memori otak kanan secaraalamiah sangat berbeada dengan memori otak kiri.
Berhubungotak kanan berkaitan dengan kreativitas, maka otak kanan layakuntuk
dikembangkan.2.
Kemampuan khayalan, musik, dan bentuk ruangOtak kanan biasanya disebut dengan
memori imaji. HirofumiIwashiro, seorang konduktor musik orkestra terkenal di Jepangmampu
mengingat seluruh notasi musik hanya sekali pandang.
Kemampuan Emosi
Kemampuan otak kanan ini merupakan kemampuan yangunik dari yang lain. Karena
tingkat emosionalnya yang sangattinggi dibandingkan dengan orang yang berotak kiri.4.
Kemampuan Sosialisasi
Memang pada otak kiri mampu dalam hal berbahasa, akantetapi kemampuan otak kanan
tidak kalah pentingnya. Olehkarena otak kanan ini memiliki kemampuan sosialisai yangtinggi
terhadap masyarakat. Gampang bergaul dan bekerjasama dengan orang sekitar sehingga jiwa
gotog royong orangyang memiliki kemampuanotak kanan lebih baik di bandingkan dengan otak
kiri. Namun, apabila kedua otakkanan dan kiri dapat bekerjasama,
a. Otak kanan
2. Bentuk 3 dimensi
4. Subyektifitas
5. Imajinasi
6. Kreativitas
9. Langsung
b. Otak kiri
2. Keterampilan angka-angka
3. Objektivitas
6. IQ (Intelligence Quotient)
1. Learning Pyramid Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh National Training
Laboratories, yang menyatakan bahwa metode dalam belajar terbagi dalam dua bagian
utama, yaitu traditional passive dan active. Traditional passive adalah mendengarkan
ceramah, membaca, audio visual, dan peragaan. Dari keempat metode tersebut,
banyaknya ilmu yang dapat diserap adalah berkisar 5 persen–30 persen. Active terdiri
dari diskusi grup, mencoba sambil belajar, dan mengajarkan kepada orang lain atau
langsung mempraktikkan ilmu tersebut. Hasilnya, kita dapat menyerap 50 persen–
90 persen ilmu yang ada. Saya mengubah metode belajar saya secara total ketika masuk
ke Sekolah Menengah Atas, dan menggunakan ketiga metode aktif tersebut tanpa saya
sadari. Karena tahu saya bodoh dan kurang ahli dalam hitungan, maka saya melakukan
semua metode yang ada, baik pasif maupun aktif. Dan ternyata saya berubah menjadi
mencintainya! Tidak berhenti di sana, saya sering kali mencoba mengajari apa yang saya
baru dapatkan kepada orang lain. Dan bila Anda tahu, buku pertama yang saya tulis
sebenarnya merupakan hasil catatan sharing saya kepada teman-teman dekat saya dalam
dunia investasi, yang saya lakukan pada tahun 2005.
2. Menikmati Proses Dewasa ini, hal instan adalah hal yang umum dilakukan banyak orang.
Dulu, mungkin yang instan baru hanya sebatas mi dan kopi saja. Namun hari ini semakin
banyak hal instan. Bayangkan Anda tidak perlu mencatat, hanya tinggal mengatakan apa
yang ingin Anda tulis, dan semua yang Anda katakan terketik dengan rapi di gadget
Anda! Tidak berhenti di sana, segala kemudahan semakin membuat orang lupa bahwa
proses adalah sebuah hal yang perlu dinikmati. Dan kadang, beberapa orang
menganggap proses usaha dan pembelajaran tidaklah mengenakkan. Dalam kelas yang
saya berikan seputar edukasi terhadap investasi, tidak jarang setelah panjang dan lebar
memberikan informasi, beberapa peserta mulai merasa tidak menikmati proses
pembelajarannya. Biasanya, ini akan berakhir pada sebuah pertanyaan mudah. “Pak, ini
sulit juga. Bagaimana kalau saya dikasih tahu saja yang mana harus saya beli dan jual,
lalu untung!” Seseorang yang hanya ingin menerima hal instan, tanpa mau mengetahui
bahwa tidak semua hal bisa diraih secara cepat, menghilangkan hal-hal penting yang
sebenarnya bisa didapat dari proses untuk menjadi paham akan sesuatu.
tidak dapat membayangkan diri saya hari ini, bila di usia saya yang ke-15, saya
menyatakan diri sebagai orang bodoh dalam berhitung dan menyerah pada fakta yang
dikatakan oleh seorang guru SMP saya, bahwa saya bodoh dalam berpikir. Saya
melawan fakta yang ada dengan berjuang untuk apa yang ingin saya raih, padahal pada
saat itu saya tidak tahu apakah yang saya perbuat benar atau salah. Saya hanya ingin
mencoba meraih apa yang saya impikan, dan siap menempuh apa pun konsekuensinya
Tidak jarang dalam kehidupan sehari-hari, saya juga mengalami kesulitan dan kegagalan.
Namun apa yang saya lakukan adalah, saya tidak menyerah pada keadaan saat itu, sambil
berpegang pada sebuah syarat sederhana yang diajarkan Albert Einstein, “Hanya orang
gila yang mengharapkan hasil yang berbeda untuk upaya yang sama.” Saya pun
menghadapi kegagalan dengan mempelajari kesalahan saya dan berusaha mengulanginya
dengan cara yang berbeda. Hanya satu keinginan saya, yaitu keberhasilan.