Komponen dan Fungsi Perangkat Komputer
Komponen dan Fungsi Perangkat Komputer
Perangkat Komputer
Oleh:
FENTI ARIYANI
I
S, Pd
Kata Pengantar
Assalamu’[Link]
Puji syukur kami persembahkan ke hadirat Allah
Swt. karena atas rahmat dan karunia-Nya, Buku
Mengenal Perangkat Komputer ini dapat tersusun dengan
baik. Buku ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas
sebagai ASN di SD Negeri 4 Sidoharjo Kec. Tanjunganom,
Kab Nganjuk Guru Kelas 1.
Buku ini berisi tentang bagian-bagian yang ada di
dalam sebuah komputer, fungsi / kegunaan dari bagian-
bagian tersebut dimana satu komponen yang menyebabkan
CPU bisa bekerja.
Hasil kerja ini merupakan salah satu wujud nyata
pengembangan bahasa dan sastra, cerita ini saya
kumpulkan dari berbagai sumber literasi yang ada, baik
dari media elektronik maupun cetak.
Masih banyak kekurangan yang ada dalam
cerita ini, karena keterbatasan kemampuan penulis dalam
menuangkan isi dan cerita dalam buku ini.
Penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk
menyelesaikan penulisan cerita rakyat ini. Segala
kritik,pendapat, sumbang saran, dan masukan dengan
II
senang hati akan penulis terima demi perbaikan pada
masa mendatang.
Harapan penulis, semoga hasil pekerjaan ini
bermanfaat dan dapat menjadi salah satu dokumen guna
memupuk minat baca bagi para siswa ataupun para
pembaca lainya.
Wassalamu’[Link]
III
Prakata
IV
Daftar Isi
Judul ................................................................................ I
Prakata ............................................................................ IV
V
A. SEKILAS TENTANG KOMPUTER
1
Komputer dapat didefinisikan sebagai kumpulan
rangkaian elektronik yang berfungsi untuk menerima input,
mengolahnya dan menghasilkan suatu output. Input dapat
berasal dari keyboard, mouse dan perangkat lainnya. Pengolah
in[ut berupa CPU yang terdiri dari prosesor,mainboard, memori
dan harddisk drive. Output yang dihasilkan dapat berupa
gambar visual yangditampilkan di layar monitor, printer (hasil
cetakan), speaker dan media lainnya.
2
informasi yang sangat dibutuhkan oleh penggunanya.
Perangkat-perangkat yang terdapat didalam sebuah Sistem
Komputer yaitu terdiri dari Hardware, Software dan Brainware.
3
Menginput Data merupakan salah satu fungsi dari
sistem komputer yaitu menginput data yang sudah ada ke
dalam sebuah komputer. Sistem komputer bertugas untuk
menginput segala macam jenis data yang telah dimasukkan
oleh seorang pengguna melalui sebuah perangkat Hardware
seperti Mouse, Keyboard, Microphone dan lain sebagainya.
4
dibaca atau diketik terlebih dahulu secara manual, sehingga
membuat risiko kesalahannya pun cukup tinggi.
Contohnya dari alat pemasukkan (input device)
antara lain keyboard, mouse, scanner, dan lain-lain. Alat-alat
inilah yang berfungsi untuk memasukkan data yang hendak
diolah ke dalam sistem komputer.
5
Perangkat Output
Perangkat output adalah alat yang bertugas untuk
menampilkan hasil pengolahan dan pemrosesan data dari
komputer dalam berbagai informasi, kepada pengguna.
Seperti yang kita tahu, informasi yang dibutuhkan manusia
sangatlah bervariasi ada yang ingin dapat dilihat, didengar, ada
pula yang harus dipelajari dalam waktu yang cukup lama. Atas
dasar tersebut, maka perangkat output dimanfaatkan untuk
memenuhi berbagai keinginan dari penggunanya.
Perangkat input mengirimkan informasi ke sistem
komputer untuk diproses, sedangkan perangkat output
menghasilkan atau menampilkan hasil dari proses tersebut.
Contoh dari perangkat output antara lain: monitor,
speaker, printer, amplifier, proyektor dan lain-lain.
Monitor berfungsi sebagai alat yang menampilkan grafis
visual, dalam interaksi perangkat input dengan perangkat
lunak pada komputer.
Printer berfungsi sebagai alat untuk mencetak keluaran dari
proses yang dilakukan oleh komputer, berupa tulisan
maupun gambar secara langsung dengan menggunakan
media kertas.
6
Proyektor berfungsi sebagai alat untuk menampilkan
keluaran dalam ukuran yang leih besar dan lebar
Speaker berfungsi untuk mengeluarkan suara/bunyi.
7
menghasilkan informasi yang berguna sehingga pengguna bisa
memahami dan menggunakan data tersebut. Proses pemrosesan
data ini biasanya dilakukan dengan bantuan perangkat lunak
atau aplikasi tertentu agar data yang diproses lebih efisien dan
akurat.
8
1. Pengumpulan data
Langkah pertama dalam siklus pemrosesan data adalah
pengumpulan data primer atau data mentah. Beragam jenis
data primer akan dikumpulkan dari beragam sumber yang
berbeda. Data-data yang akan diproses harus dikumpulkan
dari sumber yang jelas dan akurat sehingga dapat
menghasilkan program yang valid dan dapat digunakan.
2. Penyaringan data
Setelah data terkumpul maka tahap selanjutnya adalah
proses pembersihan atau pemilahan data. Dalam tahapan
ini data akan melalui proses penyaringan untuk
mengetahui data mana yang tidak perlu dan tidak akurat.
Hal ini untuk memastikan bahwa hanya data dengan
berkualitas tinggi yang bisa dimasukkan dalam unit
pemrosesan. Sehingga dapat mulai menyusun hasil dan
informasi dengan kualitas sebaik mungkin.
3. Input
Pada tahap ini data primer akan diubah menjadi data yang
dapat dibaca mesin dan mulai dimasukkan dalam unit
pemrosesan.
4. Pemrosesan data
Pada langkah ini data primer akan mulai dalam tahapan
pemrosesan data menggunakan mesin dan algoritma
9
kecerdasan buatan untuk menghasilkan hasil yang
diinginkan. Setiap data akan memiliki proses berbeda
tergantung pada sumber data yang sedang diproses serta
tujuan penggunaannya.
5. Output
Selanjutnya data yang telah ditransmisikan akan
ditampilkan pada pengguna dalam bentuk yang dapat
dipahami dan dibaca. Seperti grafik, grafik, tabel, file
vektor, audio, video, dokumen, dan lain sebagainya.
Bentuk keluaran ini dapat disimpan dan diproses lebih
lanjut dalam siklus pemrosesan data berikutnya.
6. Penyimpanan
Langkah terakhir selanjutnya ada proses penyimpanan. Di
tahapan ini data akan disimpan, dianalisis, dan disimpan
dalam sistem penyimpanan yang tepat. Data-data yang
tersimpan akan digunakan sebagai input dalam siklus
pemrosesan data berikutnya secara langsung.
10
Jenis pemrosesan data ini akan mengumpulkan data dalam
skala besar. Metode ini akan menyelesaikan tugas secara
berulang dalam volume tinggi dan berkala. Contoh
penggunannya terlihat pada sistem penggajian.
2. Real-time processing
Di sini data akan diproses secara cepat dalam hitungan
detik saat input diberikan. Umumnya metode ini
menggunakan data dalam skala kecil. Contohnya terlihat
dalam sistem penarikan uang di ATM.
3. Online processing
Metode ini akan memasukkan data secara otomatis ke
dalam CPU dan biasanya dapat digunakan untuk
pemrosesan data secara terus menerus. Contohnya
pemindaian barcode.
4. Multiprocessing
Multiprocessing adalah kemampuan memproses komputer
yang dilakukan menggunakan dua atau lebih CPU dalam
satu sistem komputer. Jenis pemrosesan data ini dikenal
juga sebagai pemrosesan paralel. Contoh hasil data ini
terlihat pada aplikasi prakiraan cuaca.
5. Time-sharing
Time-sharing merupakan distribusi proses data
berdasarkan waktu. Dalam hal ini metode ini akan
11
mengalokasikan sumber daya komputer dan data dalam
slot waktu ke beberapa pengguna secara bersamaan.
12
yang merupakan hasil dari olahan sebuah Process didalam
memori komputer. Jadi, data yang sudah diinput dan diproses
akan menjadi sebuah Output Data yang bisa kita simpan di
dalam sebuah memori komputer yang nantinya bisa digunakan
dalam waktu tertentu.
1. Floppy Drive
13
menyimpan data sekitar 80 kB saja. Kemudian empat tahun
setelahnya, floppy disk dengan desain yang sama muncul
dengan penyimpanan data yang meningkat hingga 256 kB dan
telah writeable. Selanjutnya, pada akhir 90 an,
lahir disk dengan ukuran 250MB yang biasa disebut Zip disk.
Semakin berkembang, floppy disk paling banyak hanya mampu
menampung data sekitar 1-2MB saja.
2. Optical Drive
14
pasaran. Berbeda dengan floppy disk, CD atau DVD bisa
menyimpan data hingga 1GB atau lebih.
3. Flash Disk
4. Hard Disk
15
Saat ini harddisk mungkin menjadi perangkat
paling umum yang digunakan sebagai penyimpanan data
komputer. Belum lagi saat ini sudah banyak harddisk yang bisa
menyimpan data hingga 3-4TB. Data yang tersimpan biasanya
tidak akan hilang meskipun ketika tidak diberi tegangan listrik
(bersifat non-volatile). Tidak hanya bisa digunakan sebagai
tempat penyimpanan data, hard disk juga bisa digunakan
sebagai boot device utama yang mana sistem operasi yang
diinstal pada hard disk akan dijalankan pada saat komputer
mulai booting. Ada dua jenis hard disk, hard disk
internal dan external. Umumnya memiliki komponen
utama platter, head, dan print circuit board atau PCB.
Hardisk ATA/AIDE
16
Hardisk ini banyak digunakan pada PC dan memiliki harga
yang murah. Harddisk ATA (Advanced Technology
Attachment ) dan AIDE (Enhanced IntegratedDrive
Electronic) adalah standart baku yang digunakan suatu
antarmuka berbasis koneksi bus. Disk seperti ini diciptakan
agar hardisk mampu bekerja menggunakan bus PCI.
Harddisk ini banyak digunakan pada PC (Personal
Computer). Keuntungan menggunakan harddisk tipe ini
adalah harganya murah. Kekurangannya adalah Harddisk ini
memerlukan setidaknya dua kontroler atau lebih untuk
sekedar meningkatkan performa.
Hardisk SCSI
17
SCSI atau Small Computer System Interface merupakan
standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara
komputer dan juga periferal lainnya. Standar SCSI juga
mendefinisikan berbagai perintah, protokol dan juga
antarmuka elektrik dan optik yang memang diperlukan.
SCSI juga menawarkan kecepatan transfer data yang dirasa
paling tinggi di antara beberapa standar yang lainnya.
18
Tingkat kecepatan putaran pada piringan hardisk diukur
kedalam satuan RPM atau rotation per minute. Semakin
cepat putaran pada piringan hard disk, maka jumlah data
yang bisa dibaca oleh head juga akan semakin banyak.
Demikian juga sebaliknya. Fungsi SCSI sebenarnya tak jauh
beda dengan IDE dan SATA. Namun, SCSI memiliki
keunggulan lebih dari kedua teknologi tersebut.
Hardisk RAID
19
Hardisk RAID atau Redundant Array of Independent Disks
adalah teknologi yang menggabungkan beberapa hard disk
drive (HDD) menjadi satu unit penyimpanan. RAID
memiliki beberapa fungsi, di antaranya: Meningkatkan
kapasitas penyimpanan, Meningkatkan kinerja,
Meningkatkan toleransi kesalahan, Menggandakan data
secara otomatis untuk pencadangan waktu nyata.
20
Memberikan kinerja cepat dengan menyebarkan data di
semua drive, serta perlindungan data dengan
mendedikasikan seperempat bagian dari setiap drive untuk
toleransi kesalahan.
RAID 10
Memberikan laju I/O yang sangat tinggi dengan menyebar
segmen RAID 1 (dicerminkan).
Hardisk SATA
21
untuk mengurangi latensi atau delay. Dalam transfer data,
disk jenis ini akan mengurutkan data secara paralel tanpa
menggunakan master atau slave, sehingga kabel SATA
hanya bisa digunakan untuk satu hardisk saja.
Hardisk SSD
22
Solid State Drive atau yang biasa dikenal dengan
SSD memang menjadi populer beberapa tahun belakangan ini.
Banyak orang yang mengganti hard disk mereka menggunakan
SSD. Karena pada dasarnya SSD adalah penyimpanan data
komputer yang lebih modern dan media penyimpanan non-
volatile ini mampu menyimpan data persisten pada memori
flash solid-state. SSD menggantikan hard disk drive (HDD)
tradisional pada komputer dan melakukan fungsi dasar yang
sama seperti hard drive. Kecepatan membaca dan menulisnya
juga lebih cepat dari HDD, sehingga menggunakan SSD
mampu memberikan performa yang lebih cepat mulai dari
sistem operasi, program, dan file yang akan dimuat.
23
B. KOMPONEN HARDWARE
a. Mainboard
24
Mainboard merupakan perangkat utama yang berfungsi
sebagai tempat memasang komponen internal sebuah
computer. Mainboard menghubungkan dan mengaktifkan
semua komponen computer sehingga dapat bekerja secara
optimal.
Komponen computer yang terpasang pada mainboard,
antara lain prosesor, VGA card, sound card, LAN card, heatsink
dan kipas prosesor serta kabel-kabel data. Seiring
perkembangan teknologi computer, pada mainboard terdapat
beberapa komponen internal yang terintegrasi (onboard),
seperti VGA card, sound card dan LAN card, sehingga kita dapat
menghemat biaya dalam merakit computer, karena komponen-
komponen tersebut tidak perlu dibeli secara satuan.
Setiap motherboard memiliki bentuk dan susunan yang
berbeda, tapi overall/ hampir seluruhnya sama dari segi
fungsinya. Bagian dari mainboard adalah berikut ini :
Mainboard untuk Prosesor Intel
1) CPU Socket (Central Processing Unit)
25
Socket processor adalah tempat dimana otak PC
terpasang. Jika dilihat dari fisik, tempat processor ini selalu
dikelilingi 4 lubang penyangga heatsink fan. Hal ini bertujuan
untuk penghantar panas saat bekerja.
26
Soket 370 adalah salah satu tipe dudukan prosesor yang
dipakai oleh jajaran prosesor buatan Intel,
yaitu Celeron dan Pentium III. Soket yang diperkenalkan
pertama kali kepada khalayak ramai pada
bulan November 1998 ini memiliki 370 pin dengan luas
penampang 37x37 SPGA (Staggered Pin-Grid Array).
Tegangan operasi yang digunakan bervariasi
karena Intel menggunakan sistem Automatic Voltage
Regulator Module (Auto-VRM) untuk meregulasi tegangan.
Soket 370 awalnya hanya diperuntukkan
bagi prosesor Intel Celeron yang mematok harga lebih
murah daripada Pentium II maupun Pentium
III. Celeron merupakan hasil praktik tandingan yang
dilakukan oleh Intel menyusul
maraknya komputer berbasis prosesor dengan soket 7 yang
berharga murah, tetapi dengan kualitas yang tidak
murahan. Pentium II kala itu berharga sangat mahal karena
menggunakan chip terpisah sebagai cache L2. Selain
itu, papan induk berbasis soket 7 juga lebih murah
dibandingkan dengan papan induk berbasis slot 1 sehingga
membangun sebuah sistem berbasis socket 7 dianggap jauh
lebih ekonomis bila dibandingkan dengan Pentium II kala itu.
27
Setelah sukses menekan AMD dan Cyrix dengan Celeron-
nya, Intel pun menggunakan desain soket ini
untuk prosesor Pentium III terbaru miliknya, dimulai dari
generasi Pentium III Coppermine hingga Tualatin. Alasan
mengapa Intel menggunakan desain soket 370
pada prosesor Pentium III-nya adalah karena Intel
mengintegrasikan cache L2 ke dalam inti prosesor setelah
sebelumnya diletakkan terpisah pada kartrid. Ini juga
menjadi sebab mengapa prosesor Pentium II dan Pentium
III generasi awal terlihat berbeda apabila dibandingkan
dengan semua prosesor pendahulunya,
apalagi prosesor Pentium Pro.
Soket 478, soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel
Pentium IV dan Celeron.
28
untuk CPU seri Pentium 4 dan Celeron Intel .Soket 478
diluncurkan pada bulan Agustus 2001 sebagai pendahulu
inti Northwood untuk bersaing dengan Soket A 462-
pin AMD dan prosesor Athlon XP mereka . Soket 478
dimaksudkan untuk menggantikan Soket 423 , soket
prosesor berbasis Willamette yang hanya beredar di pasaran
dalam waktu singkat.
Ini adalah soket desktop Intel terakhir yang menggunakan
antarmuka pin grid array ( PGA ). Semua soket desktop Intel
selanjutnya menggunakan antarmuka land grid array ( LGA ).
Soket 478 digunakan untuk semua prosesor Northwood
Pentium 4 dan Celeron . Soket ini mendukung
prosesor Prescott Pentium 4 pertama dan
semua Willamette Celeron, beserta beberapa Pentium 4 seri
Willamette.
Soket 478 juga mendukung prosesor Celeron D berbasis
Prescott yang lebih baru (yang juga merupakan salah satu
CPU terakhir yang dibuat untuk soket tersebut), dan
prosesor Pentium 4 Extreme Edition awal dengan cache
CPU L3 sebesar 2 MB .
Sementara CPU seluler Intel tersedia dalam paket 478-pin,
pada kenyataannya mereka hanya beroperasi dalam
serangkaian soket yang sedikit berbeda seperti Soket
479 , Soket M , dan Soket P , yang masing-masing secara
29
elektrik tidak kompatibel dengan dua soket lainnya demikian
pula dengan Soket [Link] 478 digunakan dalam
kombinasi dengan DDR SDRAM , serta SDR
SDRAM, RDRAM, dan DDR2 SDRAM .
Soket LGA 775, soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel
Pentium IV, Dual Core,Core2 Duo dan Celeron.
LGA 775 ( land grid array 775), juga dikenal sebagai Socket
T , adalah soket CPU desktop Intel . Tidak seperti soket
CPU PGA , seperti pendahulunya Socket 478 , LGA 775 tidak
memiliki lubang soket; sebagai gantinya, ia memiliki 775 pin
menonjol yang menyentuh titik kontak di bagian bawah
prosesor ( CPU). [ 2 ]
Intel mulai menjual CPU LGA 775 (Socket T) dengan versi 64-
bit dari Pentium 4 HT berbasis "Prescott" 90 nm
mereka . [ 2 ]
Soket tersebut memiliki masa pakai yang luar biasa panjang,
bertahan selama 7 tahun hingga prosesor terakhir yang
30
mendukungnya berhenti diproduksi pada tahun 2011. Soket
tersebut digantikan oleh soket LGA 1156 (Soket H) dan LGA
1366 (Soket B).
LGA 775 adalah soket Intel terakhir untuk desktop yang
chipsetnya diproduksi oleh perusahaan pihak ketiga. Nvidia
adalah produsen pihak ketiga terakhir chipset LGA 775
(produk akhirnya adalah keluarga MCP7A, dipasarkan
sebagai GeForce 9300/9400, diluncurkan pada Oktober
2008), karena pihak ketiga lainnya menghentikan produk
mereka lebih awal. Semua chipset untuk soket pengganti
dirancang dan diproduksi secara eksklusif oleh Intel, sebuah
praktik yang kemudian juga diadopsi oleh AMD ketika
mereka pertama kali meluncurkan APU pada tahun 2011
( prosesor Socket AM3+ , juga diluncurkan pada tahun 2011,
biasanya dipasangkan dengan motherboard dengan chipset
AMD, tetapi beberapa motherboard yang menggunakan
chipset pihak ketiga juga diproduksi, biasanya dengan
chipset Nvidia, karena desain Socket AM3+ secara langsung
diperluas dari desain Socket AM3 sebelumnya ).
Soket 1366, soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel i7
31
LGA 1366 ( land grid array 1366), juga dikenal sebagai Socket
B , [ 2 ] [ 3 ] adalah socket CPU Intel . Soket ini
menggantikan LGA 775 Intel (Socket T) di segmen desktop
kelas atas dan performa. Soket ini juga menggantikan LGA
771 yang berorientasi server (Socket J) di level pemula dan
digantikan oleh LGA 2011. Soket ini memiliki 1.366 pin
menonjol yang menyentuh titik kontak di bagian bawah
prosesor (CPU) [ 4 ] dan mengakses hingga tiga saluran
memori DDR3 melalui pengontrol memori internal prosesor.
Soket 1366 (Soket B) menggunakan Intel QuickPath
Interconnect (QPI) untuk menghubungkan CPU
ke northbridge dengan fungsi yang dikurangi yang berfungsi
terutama sebagai pengontrol PCI-Express. DMI yang lebih
lambat digunakan untuk menghubungkan
komponen northbridge dan southbridge terbaru Intel .
Sebagai perbandingan, LGA 1156 (Soket H)
Intel memindahkan tautan QPI dan pengontrol PCI-Express
ke prosesor itu sendiri, menggunakan DMI untuk
menghubungkan "chipset" satu komponen (sekarang
disebut PCH ) yang melayani fungsi southbridge tradisional .
32
Perbedaan dalam jumlah pin sebagian besar merupakan
cerminan dari jumlah saluran memori yang dilayani.
Pada bulan November 2008, Intel merilis Core i7 , yang
merupakan prosesor pertama yang membutuhkan soket ini.
Soket dan prosesor LGA 1366 dihentikan produksinya pada
awal tahun 2012, [ 5 ] telah digantikan oleh soket LGA
2011 dan LGA 1356 , pada tanggal 14 November 2011, yang
mendukung prosesor Sandy Bridge seri E. LGA 1156 yang
menyertainya dihentikan produksinya pada saat yang sama,
yang digantikan oleh LGA 1155 .
2) Slot RAM (Random Access Memory)
3)
33
ini tetap sama yaitu panjang (kecuali untuk laptop yang lebih
pendek). Pada umumnya letak dari RAM ada tepat disebelah
processor, dan biasanya jumlah slot minimal 2, atau
kelipatan seperti 4 / 8.
RAM memiliki jenis slotnya tersendiri (DDR, DDR2, DDR3,
DDR4), jadi admin sarankan teliti jenis RAM yang akan
dipasang dan cocokkan kepada slot motherboard.
Memori akses acak ( RAM ; / ræm / ) adalah bentuk memori
komputer elektronik yang dapat dibaca dan diubah dalam
urutan apa pun, biasanya digunakan untuk
menyimpan data kerja dan kode mesin . [ 1 ] [ 2 ] Peranti
memori akses acak memungkinkan item data
dibaca atau ditulis dalam jumlah waktu yang hampir sama
terlepas dari lokasi fisik data di dalam memori, berbeda
dengan media penyimpanan data akses langsung lainnya
(seperti cakram keras dan pita magnetik ), di mana waktu
yang diperlukan untuk membaca dan menulis item data
sangat bervariasi tergantung pada lokasi fisiknya pada media
perekam, karena keterbatasan mekanis seperti kecepatan
putaran media dan gerakan lengan.
Dalam teknologi saat ini, memori akses acak berbentuk
chip sirkuit terpadu (IC) dengan sel memori MOS (metal–
oxide–semiconductor) . RAM biasanya dikaitkan dengan
jenis memori volatil di mana informasi yang tersimpan akan
34
hilang jika daya dihilangkan. Dua jenis utama memori
semikonduktor akses acak volatil adalah memori akses acak
statis (SRAM) dan memori akses acak dinamis (DRAM).
RAM non-volatile juga telah dikembangkan [ 3 ] dan
jenis memori non-volatile lainnya memungkinkan akses acak
untuk operasi baca, tetapi tidak memungkinkan operasi tulis
atau memiliki keterbatasan lainnya. Ini termasuk sebagian
besar jenis ROM dan memori flash NOR .
Penggunaan RAM semikonduktor dimulai pada tahun 1965
ketika IBM memperkenalkan chip SRAM SP95 16-bit
monolitik (chip tunggal) untuk komputer System/360 Model
95 mereka, dan Toshiba menggunakan sel memori DRAM
bipolar untuk kalkulator elektronik Toscal BC-1411 180-bit ,
keduanya berbasis transistor bipolar . Sementara
menawarkan kecepatan yang lebih tinggi daripada memori
inti-magnetik , DRAM bipolar tidak dapat bersaing dengan
harga yang lebih rendah dari memori inti-magnetik yang
dominan saat itu. [ 4 ] Pada tahun 1966, Dr. Robert
Dennard menemukan arsitektur DRAM modern di mana
terdapat satu transistor MOS per kapasitor. [ 5 ] Chip IC
DRAM komersial pertama, 1K Intel 1103 , diperkenalkan
pada bulan Oktober 1970. Memori akses acak dinamis
sinkron (SDRAM) diperkenalkan kembali dengan
chip Samsung KM48SL2000 pada tahun 1992.
35
4) Slot PCI & PCI Express X1 (Pendek)
Slot ini biasanya terletak dibawah slot AGP atau PCI Express
X16. PCI Express X1 bentuknya berbeda karena lebih kecil.
PCI Express terdiri atas 2 macam yaitu PCI Express X16
(untuk VGA Card) dan PCI Express X1 (untuk peripheral
tambahan). Slot PCI ini biasanya tersedia lebih dari satu slot,
untuk membantu Anda memasang lebih dari satu
peripheral.
36
AGP singkatan dari Accelerated Graphics Port atau lebih
dikenal tempat dipasangnya VGA Card atau Graphic Card.
Slot AGP merupakan generasi lama yang sudah mulai
ditinggalkan dan jarang bisa ditemui di motherboard baru.
Kebanyakan motherboard sudah pada menggunakan PCI
Express X16 (panjang). Posisi slot ini pada umumnya
berdekatan dengan slot PCI, bahkan hampir sejajar.
Biasanya, slot AGP / PCI Express hanya berjumlah 1 di
motherboard. Bentuknya sama memanjang karena
menyesuaikan VGA Card.
6) Slot IDE / SATA
37
merupakan jenis lama yang sekarang ini sudah berhenti
diproduksi di motherboard. SATA merupakan jenis terbaru
yang sekarang dapat Anda temui di semua motherboard.
Dari bentuk maka slot IDE lebih besar dari SATA, sehingga
lebih hemat tempat. Sebagai informasi tambahan, saat ini
sangat sulit sekali ditemukan part dengan slot IDE.
38
berfungsi untuk read dan write data. Untuk perbedaan
fungsi ini tentu diimbangi dengan kualitas dan juga harga.
NVME lebih tinggi dalam segi pricing dan kualitas jika
dibandingkan M2 SATA.
8) BIOS / UEFI
BIOS adalah Basic Input Output System. BIOS merupakan
sebuah chip yang berfungsi dalam mengontrol perangkat
keras yang terpasang di motherboard. BIOS bertanggung
jawab atas kesiapan computer dalam melakukan booting
dengan mengecek hardware yang terpasang pada computer.
Saat ini, BIOS sudah mulai tergantikan dengan UEFI.
39
9) CMOS
40
Tidak ada hal begitu penting dalam connector ini, tapi
connector ini wajib di colok agar motherboard mendapat
aliran daya. Bentuknya juga lain dari yang lain, yaitu
memanjang dengan jumlah 20-24 pin. Jadi Anda gampang
untuk menemui colokan ini.
11) I/O Ports
41
Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data
dengan kecepatan standard parallel Port 200 kb/s. Hardware
yang dapat digunakan dengan port ini adalah Printer,
Scanner.
Port Serial (COM1 dan COM2)
Yaitu port yang mempunyai kemampuan transfer data
dengan kecepatan lebih rendah dibanding jenis port parallel.
Kabel connector untuk COM1 adalah 9 pin dan untuk COM2
25 pin.
Port PS/2
Port ini umumnya digunakan untuk menghubungkan
keyboard dan mouse.
Port USB
USB (Universal Serial Bus) merupakan port serial universal
bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara
serial. Contoh peralatan yang menggunakan USB Port adalah
Flashdisk, Keyboard USB, dan hardware lain yang
menggunakan USB sebgai konektornya.
Port VGA
Merupakan port yang langsung berhubungan dengan
monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.
Port Audio
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan
peralatan audio seperti tape, radio, speaker, dan lain-lain.
42
Port LAN
Port yang digunakan untuk komunikasi antar komputer,
sehingga komputer dapat saling berbagi informasi dengan
komputer lainnya.
VGA dapat berbentuk kabel, port, atau konektor yang
menghubungkan kartu video ke monitor. Salah satu ujung
kabel VGA terpasang ke port pada kartu grafis pada
motherboard komputer, dan ujung lainnya ke port pada
perangkat layar.
12) Pin Front Panel
43
depan casing dapat berfungsi. Untuk memasang kabel-kabel
yang ukurannya sangat kecil di pin tersebut, biasanya
dipandu dengan buku panduan yang terdapat dalam kotak
motherboard
44
going fabless, setelah GlobalFoundries dipisahkan pada
tahun 2009.
Tipe-tipe soket prosesor AMD sebagai berikut :
1) Soket A
soket tipe ini digunakan untuk prosesorAMD Athlon
Thunderbird hingga AMD
Athlon XP/MP 3200+ serta prosesor AMD tipe Duron dan
Sempron.
2) Soket 754
soket tipe ini digunakan untuk prosesor AMD Athlon 64 dan
AMD Sempron.
45
3) Soket 939
46
Prosesor dapat dikatakan sebagai otak computer,
karena prosesor berfungsi untuk mengatur seluruh pekerjaan
yang dilakukan oleh sebuah computer. Prosesor sering juga
disebut dengan central processing unit (CPU). Prosesor
berkaitan dengan kecepatan kerja sebuah computer.
Perkembangan teknologi computer yang dikeluarkan oleh para
vendor selalu menawarkan prosesor terbaru yang memiliki
kelebihan dibandingkan dengan prosesor pendahulunya.
Kecepatan sebuah prosesor dipengaruhi oleh 3 faktor
utama, sebagai berikut :
1. Kecepatan Internal (Internal Bus)
Dalam bahasa pasar, kecepatan internal dikenal dengan CPU
speed. Kecepatan 1 GHz, 2 GHz dan sebagainya merujuk
kepada kecepatan internal. Semakin tinggi kecepatan
internalnya, semakin cepat proses pengolahan data yang
dapat dilakukan oleh sebuah computer.
2. Kecepatan Eksternal (External Bus)
47
Kecepatan eksternal CPU harus didukung oleh kecepatan
mainboard yang dikenal sebagai front side bus (FSB).
Misalnya kecepatan eksternal sebuah CPU adalah 400 MHz,
maka mainboard harus memiliki kecepatan bus yang sama.
Keserasian antara kecepatan prosesor dan kecepatan
mainboard merupakan factor utama yang dibutuhkan untuk
mendapatkan kecepatan computer yang optimal.
3. Kapasitas Memori Cache (Cache Memory)
Semakin besar kapasitas memori cache yang dimiliki sebuah
computer, maka kemampuan CPU secara keseluruhan akan
meningkat. Fungsi utama memori cache adalah untuk
menyimpan olahan data yang telah diproses oleh CPU.
Memori cache juga berfungsi sebagai penimbal (buffer)
antara CPU dengan memori utama, karena kecepatan
memori cache lebih besar. Jika ingin memiliki computer
dengan respon cepat, pastikan Anda memilih prosesor
dengan memori cache yang besar
c. Memori
Memori adalah media penyimpanan data yang
terdapat pada sebuah computer. Kapasitas memori sebuah
computer dapat mempengaruhi kecepatan kerja computer
tersebut. Memori utama terdiri dari komponen-komponen
berikut ini :
ROM (Read Only Memory)
48
ROM adalah memori yang data programnya hanya bias
dibaca. Pada computer, ROM biasa disebut dengan basic
input output system (BIOS). BIOS terdapat pada mainboard
dan berfungsi untuk mengontrol hardware yang ada pada
computer.
BIOS memiliki beberapa jenis, salah satu diantaranya yaitu
flash EEPROM, yang programnya dapat diganti dengan
software yang disediakan oleh perusahaan pembuat
mainboard. Penggantian software ini bertujuan untuk
meningkatkan kerja peripheral yang ada pada mainboard.
RAM (Random Access Memory)
RAM adalah memori yang hanya dapat digunakan pada saat
computer dalam keadaan hidup.
RAM memiliki beberapa jenis sebagai berikut :
SDRAM (Synchronous DRAM)
49
SDRAM memiliki 168 pin, SDRAM merupakan pengatur
(synchronizes) memori atau CPU clock yang berfungsi untuk
melakukan pemindahan data yang lebih cepat. SDRAM
tersedia dalam 2 kemasan dengan 2 kecepatan yang
berbeda, yaitu 100 MHz (PC-100) dan 133 MHz (PC-133).
DR (Double Data Rate)
50
media penyimpanan data dengan kecepatan tinggi pada
computer
atau alat elektronik yang lain.
Keunggulan utama dari DDR2 yaitu kemampuannya untuk
mengoperasikan data bus eksternal dua kali lebih cepat dari
pada DDR. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan bus
signaling dan mengoperasikan sel-sel memori setengah
clock rate (seperempat data
transfer rate).
DDR3
51
terpasang pada slot ekpansi. Kartu ini berfungsi untuk
menampilkan data ke layar (monitor). Pada awal
perkembangan teknologi computer, pekerjaan grafis
sepenuhnya dibebenkan kepada prosesor. Namun saat
ini telah berkembang VGA card yang menangani
pekerjaan grafis tersebut sehingga prosesor dapat
berfungsi lebih optimal dan kinerja computer secara
keseluruhan juga lebih baik. VGA card harus
dipasangkan pada mainboard sesuai dengan slot yang
tersedia pada mainboard tersebut.
Beberapa tipe VGA card sebagai berikut :
VGA AGP
52
digunakan (2x, 4x atau 8x). Pemasangan VGA card
pada slotnya harus dilakukan dengan benar, karena
kesalahan dalam hal ini dapat mengakibatkan
terbakarnya mainboard.
e. Sound Card
53
Sound Card External
54
Local area network (LAN) card merupakan
sebuah perangkat yang digunakan untuk
menghubungkan computer pada sebuah jaringan.
Dengan teknologi ini, seseorang dapat mengakses
informasi pada computer lain yang terhubung dalam
suatu jaringan local. Hal ini memudahkan dan membuat
pekerjaan lebih efektif, karena transfer data dapat
dilakukan dengan mudah tanpa membutuhkan media
penyimpanan data eksternal, seperti CD atau flash disk.
C. KOMPONEN SOFTWARE
55
Pembuatan perangkat lunak itu sendiri memerlukan
"bahasa pemrograman" yang ditulis oleh seorang pemrogram untuk
selanjutnya dikompilasi dengan aplikasi kompiler sehingga menjadi
kode yang bisa dikenali oleh mesin perangkat keras.
Perangkat lunak seperti Windows atau Linux bisa
disebut sebagai nyawa dari komputer, di mana tanpa diinstal sistem
operasi tersebut maka komputer tidak dapat dijalankan.
Perangkat lunak sistem operasi Windows biasanya
tersimpan di Partisi C sehingga saat komputer mengalami masalah,
Partisi C yang terkena imbas.
Perangkat lunak lain juga tersimpan di Partisi C yang
apabila komponen tidak lagi berjalan maksimal dapat dihapus
instalannya dan diinstal ulang.
Data-data lain lebih baik disimpan di partisi D sehingga
saat perangkat lunak terkena virus atau tidak berjalan normal
kembali maka dapat diinstal ulang dan data penting dapat
diselamatkan.
Dalam melaksanakan perakitan komputer harap
diperhatikan maual book masing-masing komponen yang akan
dirakit. Apabila terjadi troubel setelah perakitan, harap dicek
kembali pemasangan masing-masing komponen apakah sudah
terpasang dengan baik dan benar.
56