RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)
2024-2025
RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT)
TAHUN 2024/2025
MIS MISKA
JL MUSYAWARAH DUSUN Il
KEC. PERCUTA SEI TUAN KAB. DELI SERDANG
TAHUN 2024
RENCANA KERJA SEKOLAH 2024 - 2025 (RKS)
A. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologl yang %angat
menuntut sekolah untuk memenuhi Standar Nasional Pendldlkan, sepertl
Jang tertuang pada Undang-undang Sistem Pendidlkan Nasional Nomor 20
Tahun 2003, dan dalam PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang SNP yang
dtpertega3 dengan PP Nomor 13 Tahun 2015 yang merupakan Perubahan PP
Nornor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidlkan
Nasional pada Bab I pasal I menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha
sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiiiki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak muliaj serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu pada Pasal 3 disebutkan
bahwa Pendidikan Nasional berfungsj mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
Dipindai dengan CamScanner
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadl manusia yang beriman dan bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Peran guru semakin penting dan strategis sekarang, hal ini
dikarenakan saat ini terjadi pergeseran prioritas pembangunan Oleh
pemerintah. Setelah fokus pada pembangunan infrastruktur, mulai tahun
2019 pemerintah sedang mengupayakan untuk peningkatan mutu sumber
daya manusia (SDM) Pembangunan mutu SDM berarti bertumpu pada guru,
sehingga guru diharapkan mampu menjadi agen transformasi penguatan
SDM dalam membangun talenta peserta didik, mengelola pembelajaran
secara lebih kreatif, dan membentuk karakter anak bangsa, Untuk itu guru
dituntut terus meningkatkan profesionalitas menuju pendldlkan abad ke-21
(kompas, Dezember 201 (3)
Dunia pendidlkan saat ini juga dituntut rnampu membekali para
peserta didik dengan keterampilan abad 21. Keterarnptlan jni adalah
keterarnpjlan peserta didik yang mampu untuk berflkir kritis dan
mernecahkan masalah, kreatif dan inovatif, keterampilan berkomunikasi dan
kolaborasj. Selain itu keterampilan mencari, mengelola dan menyampaikan
informasi serta terarnpjl menggunakan teknologi dan informasi. Kemampuan
yang harus dirnillkl dj abad 21 ini meliputi: Leadership, Digital Literacy,
Communication, Ernotlonal Intelligence, Entrepreneurship, Global
Citizenship, Problem Solving, Teamworking. Sedangkan tiga isu pendidikan di
Indonesia saat ini adalah Pendidikan karakter, pendidikan vokasi, inovasi
(Wibawa, 2018)
Guru perlu meningkatkan profesionalisme terkait mentali komitmen,
dan kualitas agar memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan
Revolusi Industri 4.0 karena Revolusi industry 4.0 menuntut guru mampu
memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang super cepat untuk
meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan mempersiapkan sumber
daya manusia yang unggul ([Link], 10 Desember 2018).
Dengan demikian di era revolusi industri 4.0 ini jika guru hanya
sebatas mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa di kelas maka peran
guru dapat tergantikan oleh teknologi namun peran guru tidak akan dapat
tergantikan oleh teknologi secanggih apapun dalam mendidik karakter,
moral, dan memberikan keteladanan kepada siswa.
Sejalan dengan perkembangan pendidikan di Indonesia kualitatif
maupun kuantitatif mengalami perkembangan secara cepat. Oleh karena itu,
perkembangan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas
pendidikan yang sepadan, Pendidikan sistem persekolahan saat ini
kebanyakan hanya mentransfer kepada peserta didik apa yang disebut the
dead knowledge, yakni pengetahuan yang terlalu bersifat text-bookish.
Sementara itu tuntutan global yang semakin kompetitif membutuhkan
Dipindai dengan CamScanner
kemampuan teknologi digital dan virtual sesuai dengan perkembangan
teknologi 4.0.
Oleh karena itu MIS MISKA merintis pengembangan mutu pendidikan.
sehingga dapat meluluskan peserta didik yang berkualitas, perkembangan
pendidikan yang dilaksanakan mengacu pada perkembangan teknologi
informasi yaitu proses pembelajaran yang akan menghasilkan tenaga
pengajar dan peserta didik yang berkualitas. Guru bukan merupakan satu-
satunya
pengetahuan, guru hanya sebagai fasilltator dalam mengajar, guru tldak
terpancang pada materi yang ada dalam kurikulum, melainkan guru akan aktif
untuk mengkaitkan kurikulum dengan lingkungan yang dihadapi peserta didlk
baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial. dan untuk mendukung hal
tersebut diperlukan prasarana pembelajaran yang mendukung, yaltu dengan
disediakannya fasilitas teknologi informasi untuk mengikuti perkernbangan
jaman, khususnya pada masalah pendidikan dan pengajaran.
Pendidikan saat ini belum semuanya terwujud dalam upaya peningkatan
mutu, di segala bidang, karena terhambat pada akses pemerataan pendidikzn
untuk Wajar dikdas 9 tahun dan kesiapan fisik sekolah, seperti ruang kelas, ruang
laboratorium (IPA, TIK, dan Bahasa) ruang praktik (Keterampilan, Penjaskes,
Kesenian, dan mata pelajaran lainnya), ruang guru, ruang perpustakaan, ruang
pertemuan dan ruangan lain yang kurang memadai atau bahkan belum ada.
Untuk sarana pembelajaran seperti media dan sumber pembelajaran, buku, alat-
alat praktik mata pelajaran (penjaskes, TIK, Seni Budaya, Keterampilan, IPA,
Bahasa Inggris) belum semuanya memadai bahkan ada yang belum ada,
akibatnya berdampak pada rendahnya mutu layanan pendidikan.
Sekolah gratis, berdampak pada upaya sekolah untuk peningkatan mutu
pendidikan, terutama dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Walaupun
pemerintah telah menyalurkan berbagai dana untuk menunjang proses
pendidikan, seperti BOS, BSM. Semua itu belum memenuhi standar ideal
pembiayaan pendidikan di sekolah. Agar peningkatan mutu sekolah dapat
terwujud selain didukung oleh kesiapan Guru, Tenaga Kependidikan,
saranaprasarana, juga harus didukung kesiapan pembiayaan yang memadai.
Untuk menjembatani kesenjangan ini diperlukan kerjasama dengan semua
pihak, terutama peranan dan fungsi Komite Sekolah.
Untuk mewujudkan akses pendidikan, relevansi dan mutu, dipertukan
manajemen sekolah yang sehat, efisien, transparan dan akuntabel harus
Dipindai dengan CamScanner
mendapat dukungan oleh semua warga sekolah dengan berperan aktif dan
dinamis dalam semua kegiatan sekolah, sehingga terwujud sekolah yang
kondusif dan bermutu tinggi yang berstandar nasional. Masih rendahnya
standar kelulusan peserta didiki terutama dalam penentuan standar ketuntasan
belatar
setiap kompetensi dasar dari tiap mata pelajaran merupakanhal yang
problematik.
Untuk meningkatkan kualitas pendidlkan sasaran zentral yang harus
dibenahi adalah kualitas pendidikan guru berbagai usaha telah dilaksanakan
dengan pembaharuan pendidikan dan saat ini MIS MISKA akan
menambahkan dengan Teknologi Informasii karena proses globalisasi
merupakan keharusan sejarah yang tidak mungkin dihindari dengan segala
berkah dan mudhoratnja Bangsa dan negara akan dapat memasuki era
globalisasi dengan tegar apabila memiliki pendidikan yang berkualitas.
Kualitas pendidikan sebagian besar ditentukan oleh proses belajar mengajar
di kelasj dalam hal ini guru sangat memegang peranan penting yang mana
guru adalah kreator proses belajar mengajar.
Tugas utama guru adalah mengembangkan potensi peserta didik
secara maksimal melalui penyajian materi mata pelajaran yang jelas,
memiliki nilai dan karakteristik yang mendasarinya. Guru harus dilatih
dengan berbagai metode dan pembelajaran inovatif, karena dengan
perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kemajuan
teknologi proses mengajar menjadi sesuatu kegiatan yang semakin
bervariasi, kompleks, dan rumit. Hal terpenting adalah memperbaiki dan
meningkatkan kualitas guru serta memberikan kebebasan kepada guru untuk
berinovasi dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang akan
meningkatkan kualitas peserta didik.
Di era teknologi informasi dan perubahan sosial yang cepat, tanggung
jawab guru semakin berat. Di antara tantangan yang paling berat adalah
kesesuaian konten atau isi pembelajaran dan lingkungan pembelajaran.
Teknologi informasi sudah memasuki seluruh elemen masyarakat.
Dipindai dengan CamScanner
Perubahan sosial yang cepat juga membawa konsekuensi yang tidak sedikit.
Oleh karena itu, guru harus selalu mengupdate pengetahuan dan responnya
terhadap perubahan sosial yang cepat. Jika hal ini tidak dilakukan, maka guru
akan tertinggal pengetahuan dan responnya terhadap perubahan tersebut.
Untuk meningkatkan kualitas SDM dan mewujudkan masyarakat yang
madani guna menghadapi kemajuan iptek, memberdayakan masyarakat agar
peduli terhadap pendidikan, mengurangi angka pengangguran. menciptakan
rasa cinta terhadap kebudayaan bangsa, berbudi pekerti yang baik serta
mengoptimalkan peran serta peserta didik dalam kegtatan intra dan
ekstrakunkuler maka peran serta sekolah sangat dlpecjukan untuk
rnennar,kan generasi yang tanqgap dan cerdas terhadap Ijnqkunqannya
B. ANALISIS KONDIS! PENDIDIKAN SEKOLAH SAAT INI.
Salah satu permasalahan pendldlkan yang mernerlukan perhat:an dan
penanganan serius saat ini yaitu rendahnya mutu pendldlkan pada
jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendldlkan dasar dan menengah
Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendldlkan
nasjonal. misalnya pengembangan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan
kompetenst guru melalui pelatihan, pengadaan buku dan alat pelapran, dan
peningkatan mutu manajemen sekolah Namun demikian masih banyak yang
masih pertu dibenahi oleh sekolah khususnya di Ml agar sesuai dengan
harapan masyarakat dan diharapkan pula berfungsi sebagai patok duga
(bench mark) bagi sekotah.
Tahun 2020 dan tahun 2021 juga menjadi tahun yang berat bagi
seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Adanya Pandemi Covjd 19
berdampak pada pembatasan sosial di masyarakatj penurunan aspek sosial,
ekonomi, kesehatan, serta pendidikan. Dalam bidang pendidikan,
pemerintah menerapkan kebijakan belajar dan bekerja dari rumah untuk
memutus mata rantai penyebaran Covid 19. MIS MISKA pun menggunakan
pembelajaran daring (dalam jaringan). Di satu sisi pembelajaran daring telah
membuat pendidik dan peserta didik memanfaatkan berbagai teknologi
untuk pembelajaran. Penguasaan teknologi pun semakin meningkat pesat,
Namun di sisi Iain, karakter peserta ddik cenderung menurun terutama dari
sisi antusiasme belajar dan sikap sosial-
MIS MISKA sebagai lembaga penyelenggara pendidikan terus-menerus
mengikuti perubahan dan perkembangan yang terjadi di dunia pendidikam
MIS MISKA menerapkan Kurikulum 2013 dengan pemenuhan delapan
standar nasional pendidikan yang telah dikembangkan untuk meningkatkan
penjaminan mutu sekolah. Hal tersebut tertuang dalam uraian analisis
keadaan sekotah pada saat ini yang meliputi :
Dipindai dengan CamScanner
1. Standar Kompetensi Lulusan
Bidang Akademik rata-rata pencapaian KKM semua mata pelajaran 76,
rata-rata pencapaian nilai ujian sekolah 85 Jumlah kelulusan mencapai
100%. Melanjutkan Studi Jumlah Iulusan yang melanjutkan studi ke
jenjang lebih tinggi mencapai 99%
2. Standar Isi
Buku KTSP (Dokumenl) Tersusunnya Kurikulum 13 MIS MISKA, Si/abus:
Tersusun silabus semua mata pelajaran kelas I - Vl. Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP): Tersusun RPP dari semua mata pelajaran, tersusun
RPP semua mata pelajaran kelas I -Vl.
3. Standar Proses
Persiapan Pembelajaran: Kepemilikan silabus oleh guru: 100% memiliki,
Kepemilikan RPP oleh guru: 100% sudah memiliki, Demikian juga semua
guru memiliki sumber belajar/bahan ajar: pengembangan perangkat
instrumen untuk pemahaman terhadap karakteristik peserta didik. Jumlah
peserta didik per rombel: 32 - 36 anak, Beban mengajar guru: 24
jam/minggu, Ratio antara jumlah peserta didik dengan buku teks mapel
1:1, Pengelolaan kelas: 75%. Pelaksanaan Pembelajaran: meliputi kegiatan
pendahuluan, inti, dan penutup. Pelaksanaan Penilaian meliputi;
Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar, variasi model penilaian,
model pengolahan/analisis hasil penilaian. Pemanfaatan/tindak lanjut
hasil penilaian: 3 manfaat Pengawasan Proses Pembelajaran: Cakupan
kegiatan pemantauan pembelajaran: 80%, Cakupan kegiatan supervisi
pembelajaran: 80%, Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 80%,
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 80%, Cakupan tindak
lanjut hasil evaluasi pembelajaran: 80%.
4. Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Kepa/a Sekolah telah mengikuti pelatihan kepemimpinan, telah mengikuti
pelatihan manajerial sekolah (MBS), pernah pelatihan kewirausahaan,
telah mengikuti pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah,
telah pelatihan administrasi persekolahan. telah mengıkutı pelatıhan
Kurıkulum 2013 Hampir somua (Jil[ll telah mengikutl pelatıhan untuk
meningkatkan kompetensi dan profesinya, mengikutı pengernbangan
keprofesian berkelaryutan (PKB), pelatihan penilaian dan evalua%l
pembelaıaran, dan pelatıhan pembelajaran berbasis TIK, Tcnaga
Kcpondıdıkan di tzhun pelajaran ini belum mengikuti pelatihan
5. Standar Sarana dan Prasarana
Sarana dan Prasarana Minimal; Ruang kepala sekolah: 63 rn21 Ruang
keleş. standar sebanyak 27 ruang, Ruang perpustakaan: standar, Ruang
Lab. IRA: 2 ruang, Ruang guru: standar, Gudang: ada, Ruang UKS: ada
standar. Sarana dan Prasarana Lajnnya; Ruang Lab. Bahasa: ada, Ruang
Lab. Kompüter ada 3, Ruang multi media: ada, Ruang akademik dan
pengembangan SİM, Ruang kantin, dan Musholla.
Dipindai dengan CamScanner
6. Standar Pengelolaan
Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/kegiatan:
Dokumen RKS dan RKASj Dokumen PPDB: 950/0, Dokumen Pedoman
pembinaan kesiswaan: 95%, Dokumen tata tertib sekolah: 9096,
Dokumen kode eük sekolah: 95%, Dokumen penugasan guru: 100%.
Struktur organisasi dan mekanisme kerja: Struktur organisasi: 90%
lengkap, Dokumen pembagian tugas/kewenangan/tupoksi: 90%.
Dokumen Sistem Informasi Sekolah (SİM).
Supervisi, monitoring, evaluasij dan akreditasi sekolah
7. Standar Keuangan dan Pembiayaan
Sumber dana: 1 sumber, Pengalokasian dana: 8 SNP, Penggunaan dana
100% benar, Pelaporan penggunaan dana: 100%, Dokumen pendukung
pelaporan: 100%.
8. Standar Penilaian Pendidikan
Frekuensi penilaian harian oleh guru. 1000/0, penilaian tengah semester
yang dilakukan oleh guru: 1000/0, Cakupan materi penilaian akhir semester
yang dilakukan sekolah: 100%, Teknik-teknik penilaian yang dîpergunakan
guru dalam pembelajaran: 95%, Instrumen yang dikembangkan guru untuk
penilaian harian: 95%, Variasi instrumen yang dikernbangkan sekolah untuk
penilaian akhir semester: 95%, Variasi instrumen yang dikembangkan
sekolah untuk penilaian kenaikan kelas: 95%, Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh guru: 97% terpenuhi, Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh sekolah: 99% terpenuhi.
9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah
Pengembangan budaya bersih: 95% tercipta, Penciptaan lingkungan
sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi): 95%, Pemenuhan
sistem sanitasi/drainasi: 95%, Penciptaan budaya tata krama "in action":
95%, Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan.
C. ANALISIS PENDIDIKAN 4 TAHUN MENDATANG
Mutu pendidikan di sekolah saat ini belum memuaskan, hal ini nampak
pada belum tercapainya Standar Nasional Pendidikan. Agar standar ini dapat
tercapai perlu diupayakan pencapaian standar kurikulum sekolah, standar
proses belajar mengajar, pencapaian standar pendidikan dan tenaga
kependidikan. Pencapaian standar fasilitator, pencapaian standar
pengelolaan, standar pembiayaan, standar penilaian sehingga tercapai
standar ideal yang diinginkan.
Pendidikan yang selama ini terfokus pada pemerataan, harus mulai
berpaling dengan memperhatikan mutu, efisiensi dan relevansi sehingga
Dipindai dengan CamScanner
harapannya out put yang dihasilkan akan berdaya guna (out come) dan
memiliki daya saing di era globalisasi ini. Oleh karena itu, pengelolaan
pendidikan memerlukan inovasi yang lebih progresif dalam menjawab
tantangan persaingan global.
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan. Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 50 disebutkan pada
Ayat (2) bahwa Pemerintah menentukan kebijakan nasional dan standar
nasional pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan nasional dan pada
Ayat (3) ditegaskan kembali bahwa pemerintah dan /atau Pemerintah Daerah
menyelenggarakan sekurangțutangnya satu sekolah pada <.ernua jenjati'}
pendldlkan untuk clikembangkan rnenjadl f;ekolah yarjg bertaraf
jotetnaș.łc,naf
Dengan meletakkan landasan yang kuat tertładap apa ť:lah d,rrtlIVJ,
sekolah berharap pada 5 tahun ke depan dapat rnenłnqkaîkan
pembelajaran. meningkatan kemampuan perjguaę,aan pengembangan
SDM. menambah sarana dan prasarana sekolahf kegiatan ekstra
kurikuler, meningkatkan kedłsiplłnan seluruh warga sehingga
diharapkan prestasi akademik maupun nonakademłk peserta dapat
meningkat
Jika kondisi ini dapat tercapai maka akan meningkatkan kua!ltae.
pendidikan sebagaimana yang diamanatkan oleh PP 19 Tahun 2005 tentang
standar nasional pendidikan (SNP) yang diharapkan.
Sekolah Standar Nasional mempunyai kriteria sebagai berikut antara la
n tercapainya standar kurikulum sekolah, standar PBM, standar pendrdik
dan tenaga kependidikan, standar lulusan, standar fasilitas, standar pengelo!
aan, standar pembiayaan dan standar penilaian. Dengan tercapainya kriterła
seko!ah standar nasional berarti kualitas SDM akan meningkat sesuai
dengan sesuał dengan standard nasional pendidikan yaitu:
1. Pengembangan Standar Kompetensi Kelulusan
Kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan. Bidang Akademik: rata-rata pencapaian KKM semua mata
pelajaran 79, rata-rata pencapaian nilai ujian sekolah 84. Prestasi bidang
akademik dan non-akademik meningkat. Perolehan prestasi tłngkat
kabupaten meningkat pada tingkat Propinsi, nasional, bahkan
internasional dengan cabang lomba yang lebih banyak diikutl.
Kelutussîft. Jumlah kelulusan peserta didik 100%. Melanjutkan Jumlah
lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 100%
2. Pengcmbangan Standar Isi
Mencakup lingkup materi dan tłngkat kompetensł yang berstandar
untuk rnencapał kornpetensl kelulusan yang rnelłputl Buku KT SP
N'urAuțutî1 2013 (Dokurnen-l), Penyemplłrnaan Kutikulurn MIS MI$ĂĂ
Slaăus tersusun silabus I I mata pelajaran, tersusun silabus sernua mata
pelaJaran kelas I - Vl. Roncana Polaksanaan Pornbolajaran (FPP),
Dipindai dengan CamScanner
tersusun 100% dari semua mata pelajaran, tersusun f?PP r,ernua mata
pelajaran kelas I - VI
3. Pengembangan Standar Proses Pendidikan
Standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan
pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar
kompetensi Iulusan yang meliputi persiapan pembelajaran dan
kepemilikan silabus oleh guru 100%, kepemilikan RPP oleh guru 100%
memiliki, kepemilikan sumber belajar/bahan ajar 100%, pengembangan
perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa
100%. Persyaratan Pembelajaran: Jumlah peserta didik per rombel 32
anak, Beban mengajar guru: 24 jam/minggu, Ratio antara jumlah peserta
didik dengan buku teks mapel 1:1, Pengelolaan kelas 100%
teradministrasikan dengan baik. Pelaksanaan Pembelajaran: Cakupan
kegiatan pembelajaran pendahuluan, inti, penutup: 100%, Penerapan
pembelajaran berbasis literasi dan numerasi 100%, Penerapan
pembelajaran berbasis lingkungan hidup: 100%, Variasi pengelolaan kelas:
100%. Pelaksanaan Penilaian: Pengembangan instrumen penilaian hasil
belajar: 100%, variasi model penilaian: 5 model, Pengolahan/analisis hasil
penilaian: 2 jenis, Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 3 manfaat.
Pengawasan Proses Pembelajaran: Cakupan kegiatan pemantauan
pembelajaran: 100%, Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 100%,
Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 100%, Dokumen pelaporan hasil
evaluasi pembelajaran: 100%, Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi
pembelajaran: 100%.
4. Pengembangan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental serta
pelatihan pada Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala
Sekolah (LP2KS) pendidikan dalam jabatan. Kopala Sekolah, Sudah
memiliki sertifikat, pelatihan kepemimpinan min. 5 kali, pelatihan
manajerial sekolah (MBS) min 3 kali, pelatihan kewirausahaan min 3
10
kali, pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah min. 3 kali,
pelatihan administrasi persekolahan min. 3 kali, pelatihan kurikulum
terbaru min 2 kali. Guru: Pelatihan PKB 90% telah mengikuti, pelatihan
penilaian dan evaluasi pembelajaran: 90%, pelatihan pembelajaran
berbasis TIK: 100% telah melaksanakan, pelatihan kurikulum terbaru:
100% telah mengikuti, pelatihan penelitian pendidikan 100% telah
mengikuti, Pelatihan kepribadian 90% telah mengikuti, Pengabdian
masyarakat: 100% melaksanakan, Pelatihan pembelajaran berbasis literasi
dan numerasi: 90% telah mengikuti. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan:
pelatihan TIK: 100%, pelatihan bidangnya: 90%, pelatihan manajemen
sesuai bidangnya: 90%.
5. Pengembangan Sarana dan Prasarana
Meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan
sumber belajar Iainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan Iain yang
diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan
berkelanjutan. Sarana dan Prasana Minimal: Ruang kepala sekolah: 4 m 2,
Dipindai dengan CamScanner
Ruang wakil KS dan para PKS ada, Ruang kelas: standar sesuai dengan
jumlah rombel, Ruang perpustakaan: standar, Ruang Lab. IPA: 2 ruangt
Ruang guru: standar (sama dengan atau lebih 4m2 / guru), Gudang: ada,
Ruang UKS ada. Sarana dan Prasarana Lainnya: Ruang Lab. Bahasa: ada,
Ruang Lab. Komputer ada, Ruang multi media: ada, Ruang akademik dan
pengembangan SIM: ada, Ruang kantin: standar (<10m2). Fasi[itas
Pembelajaran dan Penifaian: Daya listrik 2200 Watt, Laptob 3 unit,
Jaringan internet dan, Sarana Olah raga.
6. Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan
Standar nasional pendidikan yang berkaiatan dengan perencanaan,
pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan agar tercapai efisiensi
dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan., pengelolaan sarana dan
prasarana pendidikan, penilaian hasil belajar, dan pengawasan. Perangkat
dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/kegiatan: Dokumen (RKS
dan RKAS): 100%, Dokumen PPDB: 100%, Dokumen Pedoman pembinaan
kesiswaan:100%, Dokumen tata
11
0
tertib sekolah: 100 /0, Dokumen kode etik sokolah 100%, Dokumen
penugasan guru: 100%. Struktur otganisasi dan
Struktur organisasi: 100% lengkap, Dokumen pernbaqłan
tugas/kewenangan/tupoksi: 100%. Slłporvisi, monitoring, ovaluaci, dan
akreditasi sekolah: ada tim khusus: 100%, ada instrumen 100%, ada
pelaporan: 100%, Pendokumentasian: 100%, Tindak lanjut 100%
Kemitraan dan peranserta masyarakat: Dokumen keberadaan Komite
Sekolah: 100%, Dokumen program kerja komite sekolah 100%,
Kepengurusan komite sekolah: 100% lengkap, Perolehan kerjasama
dengan pihak lain.
7. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan
Standar biaya investasi, biaya operasional dan standar biaya personal.
Sumber dana: minimal 5 buah, Pengaloikasian dana 8 SNP, Penggunaan
dana: 100% benar, Pelaporan penggunaan dana: 100%, Dokumen
pendukung pelaporan: 100%.
8. Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan
Standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme,
prosedur, dan instrumen penilaian prestasi belajar peserta didik.
penilaian hasil belajar peserta didik dilakukan pendidik secara
berkesinambungan untuk memantau proses, kemampuan, dan
kemajuan hasil belajar. Frekuensi penilaian harian oleh guru: 100%
terlaksana, penilaian tengah semester yang dilakukan oleh guru: 100%
terlaksana, Cakupan materi penilaian akhir semester yang dilakukan
sekolah: 100% terlaksana, Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan
guru dalam pembelajaran: 100% benar, Instrumen yang dikembangkan
guru untuk penilaian harian 100% dikembangkan dan dilaksanakan,
Variasi instrumen yang dikembangkan sekolah untuk penilaian akhir
semester: 100% melaksanakant Variasi instrumen yang dikembangkan
Dipindai dengan CamScanner
sekolah untuk penilaian kenaikan kelas: 100%, Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi, mekanisme dan
prosedur penjlaian pendidikan oleh sekolah100% terpenuhi.
(9) Standar Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekotah
12
Pengembangan budaya bersih: 98% dapat dılaksanakan, Pencıptaan
lingkungan sehatj asri, indah, rindang, zejuk, dil (tamanızazı)' GEZ
terpenuhi, Pemenuhan sistem sanitasi/drainazii terpenuhij
Penciptaan budaya tata krama in aclion, dapat dılakzanakzn,
Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain yang relevan
Seiring dengan peningkatan kepercayaan dari masyarakat, maka mu13i
tahun 2017 MIS MISKA terus melakukan penyempurnaan berbagai
dalam upaya meningkatkan mutu sesuai dengan Visi dan misi sekolah yatu
menghasilkan lulusan peserta didik berprestasi. Peningkatan kepercayaan
ini menjadi tantangan bagi sekolah terutama guru untuk terus
meningkatkan kinerja dan profesionalismenya, Diharapkan pada tahun ini,
kualifıkasi guru 80% telah berijazah S-1. Pembagian tugas mengajar dan
pengelola sekolah didasarkan kepada pendidikan dan pengalaman kerja
serta sumber daya yang dimilki.
D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) ANTARA
KONDISI PENDIDIKAN SAAT TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN MASA
DATANG
Mutu pendidikan saat ini belum sesuai dengan standar pendidikan
nasional yang diharapkan. Dilihat dari aspek pemerataan masih terdapat
peserta didik yang kurang i tidak mampuı belum mendapat bantuan dana
pendidikan sepenuhnya. Dari segi kualitas pendidikan masih banyak sekolah
yang belum bisa meluluskan 100 % dari standar kelulusan nasional.
Dari kedua aspek tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa
kesenjangan kondisi sekolah saat ini jauh dari yang diharapkan sebagai
sekolah berstandar nasional.
Untuk itü diperlukan langkah kongkrit guna wewujudkan kualıtas
pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan antara lain
terpenuhinya standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar
tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana,
standar pengelolaanj standar keuangan dan pembiayaan sena standar
penılaıan pendidikan
KONDISI YANG
TANTA
KONDISI SAAT INI DIHARAPKAN (4 NGAN
TAHUN KE DEPAN) NYATA
1 Pengembangan Pcngcmbangan
Kompetensi Kompctcnsi
Kelulusan Kelulusan
a. Prestasi sekolah dan a. Prestasi sekolah dan
Dipindai dengan CamScanner
lulusan lulusan
• Nilai rata-rata ujian • Nilai rata-rata ujian
sekolah Nasional
b. Prestasi dalam b. Prestasi dalam
bidang akademik bidang akademik
• Lomba Matematika • Lomba Matematika
• Lomba IPA • Lomba IPA
• Lomba IPS • Lomba IPS
• Lomba Bahasa • Lomba Bahasa
(selama pandemi
hanya sedikit lomba
yang diselenggarakan)
C. Prestasi dalam bidang c. Prestasi dalam
nonakademik bidang nonakademik
• Lomba Olahraga Lomba Olahraga
(KOSN) (KOSN)
Lomba Seni (FLS2N) Lomba Seni
• Lomba Agama (FLS2N)
(MTQ, MAPSi) Lomba Agama
(MTQ, MAPSi)
(selama pandemi hanya
sedikit lomba yang
diselenggarakan)
d. Kelas V - VI mampu
mengoperasikan/me mampu
ngakses internet mengoperasikan/me
ngakses internet
e. Siswa mampu
mengoperasikan e. Siswa mampu
komputer mengoperasikan
komputer
f. Meningkatkan life
g, Meningkatkan life
Skill siswa melalui
Skill siswa metalui
pengembangan diri
pengembangan
diri
2. Pongcmbangan Pongombangan
Proses Pembelajaran: Prosos
Pcmbolajaran:
a Merungkatkan
jurnlah guru yang
melaksanakan Memnqkatkan jurnlah
proses guru Yang melak
pembelajaran %anakan proze%
dengan berbasis pernbclajaran dengan
literasi numerasi dengan literasi
numera%l
b Meningkatkan
jumlah guru yang
Meningkatkan jumlah
menggunakan ICT
guru yang
dalam
90% menggunakan ICT 100 100 "L
Dipindai dengan CamScanner
pembelajaran datam pembelajaran
3. Standar isi Kurikulum Standar isi Kurikulum
Memenuhi 100% Memenuhi 100%
kelengkapan kelengkapan
kurikulum Standar kurikulum Standar
Nasional Nasional
Pendidikan/KTSP Pendidikan/KTSP
4. Pengembangan Pengembangan
Pendidik dan Tenaga Pendidik danTenaga
Kependidikan: Kependidikan:
Meningkatkan 100% Meningkatkan 100%
profesionalitas tenaga profesionalitas
pendidik dan 10% tenaga pendidik dan
kependidikan kependidikan 100%
a. Guru dan TU dapat 17 a. Guru dan TU dapat 10%
mengoperasikan orang mengoperasikan
komputer komputer 17
b. Guru dapat b. Guru dapat orang
mengakses internet mengakses
c. Guru sudah internet c. Guru
sertifikasi sudah sertifikasi
d. Guru d. Guru kompetensi e.
kompetensi
SI Guru Kompetensi
e. Guru Kompetensi
f Staf TU kompetensi
f, Staf TU kompetensi
Pongombanqan
5. Pongernbangan
Prasarana dan Prasarana dan
Sarana: sarana:
Dipindai dengan CamScanner
a. Daya Listrik Meubeler 2200 a. Daya Listrlk 2200 2200
c. WC dan Sanitasi d, 85% b. Meubeler c,
Ruang Kelas 5 unit
5 unit WC dan Sanitasi
e. Lapangan indoor 8 rg 1
8 rg 1 d. Ruang Kelas
oo
f. Laboratorium e. Lapangan indoor
Komputer [Link]
1) Pengadaan AC Komputer
diruangan 1) Pengadaan AC
komputer diruangan komputer 0
2) Penambahan 2) Penambahan server
server dan LAN dan LAN
27
3) Penambahan 3) Penambahan 27
komputer 1 komputer
4) Camera CCTV 1
8 4) Camera CCTV
5) Penambahan 8
printer 5) Penambahan printer
6) Rak sepatu 8
6) Rak sepatu
O
g. Laboratorium IPA 1
Laboratorium IPA 1
1) Laboratorium 1
1 8) Laboratorium 1 1
Biologi Biologi
o 1
2) LCD projector
3) Bahan dan alat 9) LCD projector
praktek 1 10) Bahan dan alat 1
praktek 1
h. Laboratotium Bahasa
1) Almari o Laboratorium Bahasa
1 1) Almari
1
Ruang o
Keterampilan Ruang Keterampilan 1
o Ruang Gudang
j. Ruang Gudang 1
0 Ruang Serbaguna
k. Ruang Serbaguna
Ruang Tari o Ruang Tari
m. Ruang ganti o Ruang ganti 1
n. Ruang UKS o Ruang UKS 1
o. Ruang OSIS o Ruang OSIS 1 1
p. Rumah penjaga o Rumah Penjaga 1 2
q. Pos Jaga 1 Pos Jaga
r. Kantin Sekolah 1 Kantin Sekolah
s. Taman Sekolah o Taman Sekolah
t, Tempat Parkir o Tempat parkir
Musholla 10x 15
u. Musholla 5x 7
Ruang Koperasi 6x9
v. Ruang
Ruan A ama
Koperasi
4x5
16
w Ruang Agama x, o o Lapangan tents 0
Lapangan tenis ooo Lapangan Futsal
y. Lapangan Lapangan basket
Futsal 8 Ternpat 8
z. Lapangan pengolahan
basket aa. Tempat sampah Tempat
pengolahan sampah sampah
Dipindai dengan CamScanner
bb. Tempat sampah 3 perkelas 3
perkelas cc. Media
pembelajaran (ICT ) o 1 Media pembelajaran
1) Lap Top OCT) 1
1) Lap Top
2) Tape Recorder
1 2) Tape Recorder
3) Handycam 1
3 3) Handycam
4) Speaker kelas 3
1 4)Speaker
5) LCD 5) LCD 1
1 1
[Link] house Green house
1) Bahan isian I) Bahan isian green
green house 0% house 0%
2) Perlengkapan 2) Perlengkapan
green house o green house 0
3) Mesin pemotong 3) Mesin
rumput pemotong
rumput
ee. Kesenian 1 set
1 set
1) Peralatanseni Kesenian
musik 1 set
l) Peralatan seni 1 set
( Keyboard musik ( keyboard
dil)
2) Perlengkapan 2) Perlengkapan seni
seni tari tari sampur,
(sampur, cermin) 11oo 1
cermin )
3)Adtwntsttast
Perlengkapan o1o 1
seni lukis
sekotah tetkondt%i 3) Perlengkapan seni
tetkond'%i
4) Perlengkapan lukis
gamelan
4) Perlengkapan
d Yemngkatkan kuahtas d Mengn+atkan 1
ff. Olah gamelan
dan Raga kuantitas kwalltas dan
monev 1) Bola kwantitas monev
Olah Raga
7. Pengcmbangansepak 1) Bola sepak
Pembiayaan:2) Bola Pongombangan
2) Bola voli
Voli 3/th Pembiayaan:
3) Matrass
a Pemberdayaan
3) Matrass Pemberdayaan
4) Cakram 1
fas"ltas 4) sekolah
Cakram faslhtas sekolah
Pencvtaan usaha 1 5) Lembing
1) Penctptaan
5) Lembing 6) Bola Futsal
usaha dl sekolah usaha usaha dl
6) Bola
2) Pendayagunaan seko!ah
7 Bola Basket
900/0
futsal
pctensl sekolah 2) Pendayagunaan
7) Bola potensi sekolah
3) Pembtayaan Basket 800/0
sekclah 3) Pembiyaan
6. Pengembangan Pengembangan
sekolah
8. Pengelolaan:
Pengembangan Pengelolaan:
Pengembangan
Penilaian: Penilaian:
900/0 a Ternujudnya
pedoman penilaian •
Penyusunan pedoman
pemla:an per MP b
100% Terwujudnya
format penilajaan
Penyusunan perangkat
pendajan c
Tetwujudny
perangKat soat
Penyusunan batik
Dipindai dengan CamScanner
E. VISI SEKOLAH
VISI Mewujudkan Generasi Qur'ani Yang Unggul, Berkarakter, Serta
Berwawasan Lingkungan Dan Kebangsaan Indikator
1 . Unggul dalam pengembangan kurikulum
2. Unggul dalam prestasi lomba dan kelulusan.
3. Unggul dalam SDM pendidikan yang berwawasan global,
4. Unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
5. Unggul dalam pengembangan kurikulum berbudaya lingkungan
6. Unggul dalam pengembangan dan pengelolaan sarana
pendukung sekolah yang ramah lingkungan
7. Unggul dalam pengembangan kegiatan lingkungan berbasis
pastisipatif.
8. Terbentuknya karakter kebangsaan
9. Unggul dalam aktifitas keagamaan
10. Unggul dalam budi pekerti.
11. Unggul datam kepedulian sosial
F. MISI SEKOLAH
1. Mendidik generasi qur'ani yang mengintegrasikan nilai-nilai al-qur'an
2. Dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
3. Membentuk generasi qur'ani yang memiliki kedisiplinan tinggi dan
bertanggung jawab
4. Membentuk generasi qur'ani yang peduli lingkungan
5. Menciptakan lingkungan belajar yang bersih, nyaman, indah dan
menyenangkan
6. Membentuk generasi qur'ani yang benwawasan kebangsaan
G. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 TAHUN MENDATANG
1. Sekolah memenuhi akan mutu, akses, relevansi dan tata kelola pendidikan
yang baik.
2. Sekolah memiliki Iulusan yang kompeten, bermutu sesuai dan standar
kompetensi lulusan
3. Sekolah memiliki Sumber Daya Manusia yang terampil yang mampu
mernanfaatkan dan mengembangkan Teknologi Informasi
4. Sekolah memillki standar proses pembclajaran sesuai dengan tuntutan
Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk mengcmbangkan pemetaan SK, KO,
indikator, aspek untuk semua mata pelajaran.
5. Sekolah memiliki kemampuan optimal untuk menggunakan dan
mengembangkan media pembelajaran yang variatif dan inovatif
6. Sekolah melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik untuk
semua mata pelajaran
7. Sekolah memiliki fasilitas dan perangkat komputer dengan jumlah memadaj,
sesuai dengan kebutuhan
Dipindai dengan CamScanner
8. Sekolah memiliki jaringan internet sebagai sarana untuk mengakses
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
9. Sekolah memiliki kemampuan untuk meningkatkan pencapaian ketuntasan
kompetensi/ prestasi dan nilai kelulusan.
10. Sekolah memiliki tenaga pendidik yang mampu mengembangkan potensi
akademik dan non akademik siswa secara optimal
11. Sekolah menerapkan manajemen pendidikan yang transparan, akuntabel,
efektif dan partisipatif.
H. PROGRAM STRATEGIS
1 . Pengembangan dan peningkatan mutu, akses dan tata kelola sekolah yang
baik
2 Pengembangan dan peningkatan mutu lulusan yang kompetitif bertaraf
International
3. Pengembangan dan peningkatan kemampuan SDM tenaga pendidik dan
kependidikan
4. Pengembangan silabus, pemetaan SK, KD, indikator dan sistem penilaian.
5. Pengembangan perangkat dan media pembelajaran yang variatif dan
inovatif
6. Pengembangan proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik
7. Pengembangan fasilitas pendidikan dan perangkat komputer
8. Pengembangan jaringan internet untuk mengakses perkembangan IPTEK
9. Peningkatan pencapaian standar kelulusan
IO Pengembangan kegiatan lomba-lomba akademik dan non akdemik
11. Pengembangan fasilitas olah raga dan kesenian yang menunjang pendidikan
karakter
12. Pengembangan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah
13. Pengembangan manajemen sekolah sesuai Standar Nasional Pendldlkan
(SNP)
14. Pengembangan sarana prasana pendidikan menuju Standar Nasional
Pendidikan
15. Peningkatan kerjasama antar warga sekolah dan masyarakat
l. STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN
l . Menjalin kerjasama dengan stakeholder lain, Komite sekolah untuk memperluas
akses guna peningkatan mutu pendidikan
2. Menjalin kerja sama dengan komite, stake holder dan lembaga lain yang
relevan untuk peningkatan mutu lulusan yang kompetitif.
3. Mengadakan pelatihan untuk pengembangan dan peningkatan kemampuan
ketenagaan
4. Melaksanakan penjaringan siswa berprestasi dengan menyelenggrakan lomba.
Dipindai dengan CamScanner
5. Mengoptimalkan peran warga sekolah dalam mengembangkan silabus melalui
work shop atau In House Training untuk menghasilkan dokumen kurikulum
sekolah.
6. Mengoptimalkan warga sekolah dalam menyusun Rencana Persiapan
Pembelajaran dan media pembelajaran yang variatif dan inovatif.
7. Melaksanakan work shop, IHT semua guru mapel dalam pembuatan
perangkat dan media pembelajaran dengan pendekatan saintifik.
8. Menjalin kerjasama dan mengoptimalkan warga sekolah untuk melengkapi
sarana fasilitas pendidikan dan komputer
9. Menjalin kerjasama dan mengoptimalkan warga sekolah dalam rangka
pengembangan internet di sekolah
10. Menjalin kerjasama dengan pihak Iain dan mengoptimalkan warga sekolah
untuk mengembangkan media pendidikan dalam rangka memenuhi
kebutuhan media pembelajaran di sekolah
II, Menjalłn kerłasama dan menglkuti pelatlhan untuk pengembangan dan
penłngkatan kemampuan Sumber Daya Manusła pendidlkan
12. Mengoptłmnlkan warga sekolah. khususnya guru mata pelajaran dan SISłła.
melalui proses pembelałaran untuk mencapai Standar keluîusan rrunjrnal
I.R. Menjalin kerjasama dengan płhak lałn dan mengoptłmalkan warrga sekolah
agar mampu menyelenggarakan lomba-lomba bidang akadernlk dan nan
akademik
14, Menjalin kerjasama dan mengoptimalkan warga sekolah rnelaluł keg:atźn
terprogram guna menyiapkan siswa untuk mengikuti lomba-lornba bidanry
akademik dan non akademik
15. Menjalin kerja sama dan mengoptimalkan warga sekolah untuk melengkapt
fasilitas Olah raga dan kesenian
16. Menjalin kerjasama dan mengoptimalkan warga sekolah untuk mewujudkan
sikap disiplin pada siswa dan warga sekolah lainnya agar selalu taat norma
agama aturan dan etika
17. Menjalin kerjasama dan mengoptimalkan warga sekolah untuk aktjf mengikutJ
dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan
18. Menjalin kerjasama dan mengikuti pelatihan bagi warga sekolah untuk
mengembangkan manajemen sekolah sesuai Sekolah Standar Nasional
19. Menciptakan situasi yang kondusif untuk meningkatkan kerjasama antar warga
sekolah guna mewujudkan tujuan bersama
J. HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Terealisasinya sistem pendidikan yang bermutu, merata, relevan dan efisien
sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.
2. Terealisasinya sistem pendidikan yang bermutu efektif dan efisien
3. Terpenuhinya tenaga pendidik dan kependidikan yang sesuai dengan standar
kompetensi Standar Nasional Pendidikan
Dipindai dengan CamScanner
4. Terealisasinya standar proses untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai
dengan Standar Nasional Pendidikan
5. Terpenuhinya media pembelajaran sesuai dengan Standar Nasional
Pendidikan
6. Terpenuhinya kurıkulum sekolah sesuai Standar Nasional Pendidikan dan
pelaksanaanya Kela% I VI semua mata pelaıaçan, Sistem
Penilaian Kelas I VI, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Ketas I-VIÛ Proses
Pembelaıaran
7. Terpenuhinya kebııtuhan sarana-pragarana kompüter Şebagaı zararıa pembuatan
media pembelaıaran
8 Terpenuhinya kebutuhan jaringan internet untuk mengk,aseç; kernaıuan ilrnu
pengetahuan dan teknologi.
9, Tercapainya kelulusan sesuai standar minimal kelulusan.
10. Tercapainya prestasi dalam mengikuti dan menyelenggarakan lomba-lomba
bidang akademik dan non akademik
11. Tercapainya kesadaran disiplin pada setiap siswa dan warga sekolah lainnya
12. Terlaksananya peribadatan dan kegiatan-kegiatan keagamaan sesuai agama
yang dianut
13. Tercapainya kerjasama yang erat dan harmonis antar warga sekolah
14. Terealisasinya sistem pendidikan yang efektif, transparan, akuntabel dan
partisipatif.
15. Terealisinya tata kelola pendidikan yang efektif dan efısien.
K. TONGGAK- TONGGAK KUNCI KEBERHASILAN
TONGGAK -TONGGAK KUNCI
PROGRAM -PROGRAM KEBERHASILAN
No
STRATEGIS
2021 2022 2023 2024
Dipindai dengan CamScanner
Pengembangan
1
Kom etensi Kelulusan
a. Prestasi sekolah dan 81 82 83
lulusan
• Nilai rata-rata Ujian
Sekolah TONGGAK -TONGGAK KUNCI
84
bPROGRAM -PROGRAM
Prestasi dalam bidang KEBERHASILAN
No
STRATEGIS
akademik
2021 2022 2023 2024
• Matematika 1 Kab 1 Kab 1 Kab 1
IPA 1 Kab 1 Kab 1 Kab Kab
• IPS 1
1 Kab 1 Kab 1 Kab
Kab I
c. Prestasi dalam bidang Kab
non akademik 1 Kab
• Olahraga 1 Kab 1 Kab 1 kab 1 kab
• Seni 1 Kab 1 Kab 1 kab 1 kab
• Agama 1 Kab 1 Kab 1 kab
[Link] mampu 100%
mengoperasikan 70% 80% 90%
komputer
50%
25% 30%
e. Meningkatkan life
skill siswa melalui
pengembangan diri
Pengembangan Proses
2.
Pembela•aran:
a. Meningkatkan jumlah 90% 95% 100%
guru yang
melaksanakan proses
pembelajaran
berbasis literasi
numerasi guru 90% guru 100%
guru
b. Meningkatkan jumlah
guru yang
menerapkan
pembelajaran
berbasis lingkungan
hidup 70 % guru
3. Standar isi Kurikulum
Memenuhi
kelengkapan
kurikulum Standar
100% 100% 100% 100%
Nasional
Pendidikan/KTSP dan Kur
13
Pengembangan Pendidik
4. dan Tenaga
Ke endidikan:
Meningkatkan
profesionalitas tenaga
Dipindai dengan CamScanner
endidikan dan
TONGGAK -TONGGAK KUNCI
PROGRAM -PROGRAM KEBERHASILAN
No
STRATEGIS
2021 2022 2023 2024
kependidikan 90% 95% 100% 100%
a. Guru dan TU dapat
90% 95% 1000/0 100%
mengoperasikan
komputer
b. Guru dapat mengakses
internet
Pengembangan
5.
Prasarana dan Sarana:
[Link] Komputer 0
1) Pengadaan AC
diruangan
komputer
2) Penambahan
server dan LAN 1
3) Penambahan
komputer
4) Penambahan
printer
[Link] IPA
Bahan dan alat praktek 1
1
c. Laboratorium Bahasa
0
[Link] pembelajaran 1 1
1
1. Lap Top
2. Tape Recorder
3. Handycam 0 0
4. Speaker kelas
100%
5. LCD 1 1
1 1
e. Green house 0% 1
1
1. Bahan isian green
0% 0 0
house
2. Perlengkapan green 1 1 1
house O set
f. Kesenian
1. Peralatan seni musik 10% 10%
( Keyboard dll)
2. Perlengkapan seni 100% 100% 100%
tari (sampur,
cermin) 0% 0% 0%
3. Perlengkapan
seni lukis 0% 0%
Olah Ra a O set O set O set
No PROGRAM -PROGRAM TONGGAK -TONGGAK KUNCI
Dipindai dengan CamScanner
KEBERHASILAN
STRATEGIS
2021 2022 2023 2024
Bola kaki 1000/0 1000/0 100% 100%
6. Pengembangan
Pengelolaan:
a. Keterlibatan 60% 80%
stakeholder dalam 60%
perencanaan program
sekolah
1. Membuat RAPBS
2. Membuat RPS/RKAS
100%
b, Administrasi sekolah 100%
terkondisi
c. Mewujudkan MBS 70% 100%
100%
d. Meningkatkan
kwalitas dan
kwantitas monev 4x 6x
7. Pengembangan
Pembiayaan:
a. Pemberdayaan fasilitas 1 1 1 1
sekolah
l) Penciptaan usaha 20% 30%
usaha di sekolah
2) Pendayagunaan
potensi sekolah
3) Pembiayaan sekolah
8. Pengembangan
Penilaian:
a. Terwujudnya 100%
pedoman penilaiaan
Penyusunan pedoman 85 % 95%
penilaian per MP
b. Terwujudnya format 100%
penilaiaan
Penyusunan 85 % 95%
perangkat penilaian c,
Terwujudnya perangkat
soal 85% 90% 95%
TONGGAK -TONGGAK KUNC!
PROGRAM -PROGRAM KEBERHASILAN
No
STRATEGIS
2021 2022 2023 2024
Penyusunan bank soal
9. Pengembangan Budaya
Sekolah
Dipindai dengan CamScanner
L. MONITORING DAN EVALUASI ( MONEV)
1. Tujuan Monitoring dan Evaluasi
Monitoring merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui apakah
program sekolah berjalan sebagaimana yang direncanakanj apa hambatan
yang terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut. Jadi
menekankan pada pemantauan proses pelaksanaan program.
Evaluasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui apakah
program sekolah mencapai sasaran yang diharapkan. Jadi menekankan pada
aspek hasil.
2. Komponen Utama Monitoring dan Evaluasi
a. Komponen Input
• Aspek tenaga kependidikan : kepala sekolah, guru, dan karyawan
• Aspek kesiswaan : Kondisi siswa dan prestasi siswa
• Aspek sarana dan pembiayaan
• Aspek peran masyarakat
b. Komponen Proses
Aspek kurikulum dan bahan ajar
Aspek proses belajar mengajar
Aspek penilaian
Aspek manajemen dan kepemimpinan
c. Komponen Output
Aspek prestasi belajar Siswa
Aspek prestasi guru dan Kepala Sekolah
Aspek prestasi sekolah
3. Pelaksana Monitoring dan Evaluasi
a. Kepala Sekolah
b. Tim Supervisi Sekolah
c. Tim Dinas Pendidikan Kabupaten d, Tim Dinas Pendidikan Propinsi
e. Tim Direktorat PLP Propinsi
4. Waktu Pelaksanaan
Monitoring dan Evaluasi dilaksanakan tiap tiga bulan sekali, selarna satu tzhun
5. Sumber Data
a. Dokumen b, Persepsi orang
c. Hasil pengamatan
6. Metode Pengumpulan Data
a. Metode dokumentasi
b. Metode wawancara
c. Metode observasi
d. Metode kuesioner
7. Rincian Kegiatan
a. Persiapan : Pembentukan tim supervisi sekolah dan menyusun program ME
b. Pengembangan perangkat instrumen ME
c. Pelaksanaan pengambilan data, analisis data dan pemecahan masalah
Dipindai dengan CamScanner
d. Pelaporan kepada Direktorat PLP
e. Rencana tindak lanjut.
M. RENCANA MONITORING DAN EVALUASI (MONEV)
1. Tujuan Monitoring dan Evaluasi
Monitoring merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui
apakah program sekolah berjalan sebagaimana yang direncanakan, apa
hambatan yang terjadi dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.
Jadi menekankan pada pemantauan proses pelaksanaan program
Evaluasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui apakah
program sekolah mencapai sasaran yang diharapkan. Jadi menekankan
pada aspek hasil.
2 Komponen Utama Monitorłng dan Evaluasi
a. Komponen Input
Aspek tenaga kependldlkan kepala sekolah, guru, dan karyawan
Aspek kesiswaan Kondl%i %l Cawa dan prestasi
Aspek sarana dan pembiayaan
Aspek peran masyarakat
b. Komponen Proses
Aspek kurikulum dan bahan ajar
Aspek proses belajar mengajar
Aspek penilaian
Aspek manajemen dan kepemimpinan
c. Komponen Output
Aspek prestasi belajar siswa
Aspek prestasi guru dan Kepala Sekolah
Aspek prestasi sekolah
3. Pelaksana Monitoring dan Evaluasi
a. Kepala Sekolah
b. Tim Supervisi Sekolah
c. Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
d. Tim Dinas Pendidikan Propinsi
e. Tim Direktorat PLP Propinsi
4. Waktu Pelaksanaan
Monitoring dan Evaluasi dilaksanakan tiap tiga bulan sekali, selama satu
tahun.
5. Sumber Data
a. Dokumen
b. Persepsi orang
c. Hasil pengamatan
6. Metode Pengumpulan Data
a. Metode dokumentasi b Metode wawancara
Dipindai dengan CamScanner
c. Metode observasi d
Metode kuesioner
7. Rincian Kegiatan a Persiapan : Pembentukan tim supervisi sekolah dan
menyusun program
ME b Pengembangan perangkat
instrumen ME
c. Pelaksanaan pengambilan data, anallsis data dan pernecahan masalah d
Pelaporan kepada Direktorat PLP
e. Rencana tindak lanjut.
Dipindai dengan CamScanner