MODUL AJAR 2
BAHASA INDONESIA
FASE C – KELAS VI – SEMESTER I
BERBEDA, TETAPI TETAP SATU
Tahun 2024
MODUL AJAR 2
BAHASA INDONESIA
BERBEDA, TETAPI TETAP SATU
Fase / Semester : C / I (Satu) Kelas : VI (Enam)
Elemen : Alokasi Waktu :
● Menyimak
● Membaca dan Memirsa
● Berbicara dan Mempresentasikan
● Menulis
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik diharapkan dapat:
2.4 mengidentifikasi ide pokok dan informasi penting dalam teks narasi sejarah yang dibaca menggunakan
aspek adiksimba, informasi dan pesan dalam legenda, serta mitos dan fakta (membaca);
1.2 mengidentifikasi ide pokok dan informasi penting dalam teks narasi sejarah yang disimak menggunakan
aspek adiksimba (menyimak);
4.3 menyajiakn informasi penting dari teks narasi sejarah yang dibaca, dipirsa, ataupun disimak dalam
bentuk peta berpikir (menulis);
2.5 mengidentifikasi penggunaan kosakata baku beserta maknanya, kalimat efektif, dan majas dalam teks
(membaca);
4.4 mengembangkan informasi menjadi teks narasi sejarah menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
(menulis);
3.4 mempresentasikan gagasan dan informasi yang disajikan dalam teks narasi sejarah (mempresentasikan).
Profil Pelajar Pancasila:
● Mandiri
● Bernalar kritis
● Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia
Langkah-Langkah Pembelajaran:
● Peserta didik sudah dapat mengetahui tentang teks narasi sejarah.
● Mengondisikan peserta didik baik fisik maupun mental untuk siap melaksanakan pembelajaran.
● Memberikan stimulus kepada siswa tentang teks narasi sejarah
● Memberikan pertanyaan pemantik agar peserta didik dapat mengetahui atau mempunyai tujuan belajarnya
sendiri. (Misalnya: Bagaimana cara menuliskan teks narasi sejarah?)
Pembelajaran 1. Teks Narasi Sejarah dan Legenda ( JP)
Peserta didik mampu:
2.4 mengidentifikasi ide pokok dan informasi penting dalam teks narasi sejarah yang dibaca menggunakan
aspek adiksimba, informasi dan pesan dalam legenda, serta mitos dan fakta (membaca);
1.2 mengidentifikasi ide pokok dan informasi penting dalam teks narasi sejarah yang disimak menggunakan
aspek adiksimba (menyimak);
4.3 menyajiakn informasi penting dari teks narasi sejarah yang dibaca, dipirsa, ataupun disimak dalam bentuk
peta berpikir (menulis).
● Peserta didik membaca bahan bacaan pada buku ESPS Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas VI yang ditulis
oleh A. Indradi dan Rahmah Purwahida (2023) diterbitkan Penerbit Erlangga pada halaman 22-23.
● Peserta didik berlatih teks narasi sejarah dan legenda dalam teks menggunakan soal yang disediakan dalam
Ayo Berlatih pada halaman 24.
● Peserta didik bersama teman dipandu guru membahas jawaban dari latihan.
● Peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran.
Pembelajaran 2. Kosakata Baku, Kalimat Efektif, dan Majas ( JP)
Peserta didik mampu:
2.5 mengidentifikasi penggunaan kosakata baku beserta maknanya, kalimat efektif, dan majas dalam teks
(membaca);
4.4 mengembangkan informasi menjadi teks narasi sejarah menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
(menulis).
● Peserta didik diberi pertanyaan-pertanyaan pemantik agar mengingat hal-hal yang diketahuinya tentang
penggunaan kosakata baku, kalimat efektif, dan majas.
● Peserta didik membaca bahan bacaan yang disediakan pada halaman 26.
● Peserta didik berlatih tentang kosakata baku, kalimat efektif, dan majas menggunakan soal yang disediakan
dalam Ayo Berlatih pada halaman 26.
● Peserta didik bersama teman dipandu guru membahas jawaban dari latihan.
● Peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran.
Pembelajaran 3. Menulis dan Mempresentasikan Teks Narasi Sejarah ( JP)
Peserta didik mampu:
3.4 mempresentasikan gagasan dan informasi yang disajikan dalam teks narasi sejarah (mempresentasikan).
● Peserta didik diberi pertanyaan-pertanyaan pemantik agar mengingat hal-hal yang diketahuinya tentang cara
menulis teks sejarah.
● Peserta didik membaca bahan bacaan yang disediakan pada halaman 28 dan 29.
● Peserta didik berlatih tentang kosakata baku, kalimat efektif, dan majas menggunakan soal yang disediakan
dalam Ayo Berlatih pada halaman 29.
● Peserta didik bersama teman dipandu guru membahas jawaban dari latihan.
● Peserta didik melaksanakan refleksi pembelajaran.
Asesmen Pembelajaran:
1. Peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan isian, untuk mengetahui apakah peserta
didik dapat memahami pelajaran tersebut sebagai bentuk asesmen awal pembelajaran/asesmen diagnostik
kognitif sebelum penyampaian materi pembelajaran. (Lampiran. Asesmen Awal Pembelajaran)
2. Asesmen Formatif dilakukan dengan cara peserta didik diberikan tes tertulis dengan soal pilihan ganda dan
isian, untuk mengetahui apakah peserta didik dapat memahami pelajaran tersebut. Peserta didik dengan
kecepatan belajar rendah bisa diarahkan untuk memulai mengerjakan soal dalam Latihan Ulangan Bab 2
(halaman 31-35) terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal yang tingkat kesulitannya lebih sukar, dalam
buku ESPS Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas VI, peserta didik dengan kecepatan belajar tipikal/regular
bisa diarahkan mengerjakan soal AKM (halaman 36-37) terlebih dahulu, dan peserta didik dengan
kecepatan belajar tinggi bisa diarahkan mengerjakan soal HOTS (halaman 35).
3. Peserta didik diberikan pertanyaan secara lisan unjuk kinerja dengan praktik, dan menyajikan dalam daftar
hasil penugasan.
4. Lembar observasi untuk mengetahui keaktifan peserta didik saat kerja mandiri dan berpasangan.
5. Kuesioner dijawab dengan skala likert untuk mengetahui minat peserta didik.
Kuesioner digunakan untuk refleksi pembelajaran:
NO. PERNYATAAN YA TIDAK
1. Saya mengerti pembelajaran hari ini.
2. Saya tidak sulit dalam mengerjakan penugasan
hari ini.
3. Saya masih perlu dibantu dalam mengerjakan
tugas hari ini.
4. Pembelajaran hari ini menyenangkan bagi saya
5. Saya masih perlu waktu untuk belajar lagi
mengenai materi hari ini.
6. Melaksanakan tindak lanjut dari hasil asesmen formatif.
Jika peserta didik tidak dapat membaca dan menulis, maupun belum memahami materi pembelajaran maka
peserta didik diberikan pelayanan individu.
7. Asesmen Sumatif dapat dilakukan dengan cara tes tertulis maupun tes lisan menggunakan soal-soal pada
Latihan Ulangan Bab 2, HOTS, atau AKM.
8.
Lampiran
Asesmen Awal Pembelajaran
Pilihlah jawaban yang tepat.
1. Bentuk kalimat efektif dari kalimat yang bergaris bawah adalah…
a. Banyak warga desa kalanganyar, kabupaten sidoarjo, menjalankan UMKM kerupuk ikan.
b. Banyak warga desa Kalanganyar, kabupaten Sidoarjo, menjalankan UMKM kerupuk ikan.
c. Banyak warga Desa Kalanganyar, Kabupaten Sidoarjo, menjalankan UMKM kerupuk ikan.
d. Banyak warga-warga Desa Kalanganyar, Kabupaten Sidoarjo, menjalankan UMKM kerupuk ikan.
2. Bentuk kalimat efektif untuk kalimat :
“Selama pandemi Covid-19, Intan fokus sekali melakukan promosi dan berjualan
dengan secara daring”.
a. Selama pandemi covid-19, intan makin fokus melakukan promosi dan berjualan secara daring
b. Selama pandemi covid-19, Intan makin fokus melakukan promosi dan berjualan secara daring
c. Selama pandemi Covid-19, Intan makin fokus melakukan promosi dan berjualan secara daring
d. Selama Pandemi Covid-19, Intan makin fokus melakukan promosi dan berjualan secara daring
3. Perbaikan penulisan kalimat bergaris bawah agar menjadi kalimat efektif yang tepat adalah….
a. Kita bisa dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
b. Kita dapat melakukannya dengan: menumbuhkan semangat nasionalisme
c. Kita dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
d. Kita semua dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
4. Kalimat tidak efektif ditunjukan pada kalimat nomor…
(1) Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda.
(2) Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya.
(3) Bu Ina menyeduhkan the hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami.
(4) Aris menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru.
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)
5. Pekerjaan yang dilakukan dengan sangat profesional sekali akan membuahkan hasil yang begitu maksimal
dan sangat bermanfaat bagi seluruh banyak manusia di sekitarnya.
Beberapa kata yang perlu dihilangkan pada kalimat tersebut agar menjadi kalimat yang efektif adalah…
a. sekali, seluruh
b. maksimal, bermanfaat
c. banyak, manusia
d. pekerjaan, dilakukan
6. Perbaikan penulisan kalimat bergaris bawah agar menjadi kalimat efektif yang tepat adalah….
a. Kita bisa dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
b. Kita dapat melakukannya dengan: menumbuhkan semangat nasionalisme
c. Kita dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
d. Kita semua dapat melakukannya dengan menumbuhkan semangat nasionalisme
Mengetahui,
Kepala Sekolah SDN 097356 Guluan Guru Kelas VI ( Enam )
ANDRIANI LEVANNA MANURUNG,[Link] MAWAN YULAN SARI SILALAHI,[Link]
NIP. 19851112 201406 2001 NIP. 19930916 202321 2021