Motivasi saya menjadi guru adalah untuk berperan penting bagi masa depan orang lain dengan
berbagi ilmu dan mengembangkan wawasan, kemampuan yang sudah saya dapatkan dalam
membentuk watak dan mencerdaskan anak-anak bangsa. Karena dengan kita memberikan ilmu
kepada orang lain dan mereka dapat menerapkan ilmu yang kita berikan itu suatu kebanggaan
bagi saya seorang pendidik. Tidak hanya memberikan ilmu saja tetapi juga mengajarkan etika
sopan santun khususnya kepada anak-anak bangsa. karakter seorang anak harus dibentuk dengan
baik supaya menjadi anak yang baik budi pekertinya supaya menjadi orang berilmu dan beradab,
bukan menjadi orang yang berilmu tapi tidak beradab. Tidak hanya itu, berbagi ilmu adalah suatu
pekerjaan atau amalan yang sangat baik dan mendapatkan pahala di sisi Allah SAW.
Adapun tantangan yang saya hadapi dalam mewujudkan motivasi sebagi guru pengganti di
sekolah SMPN 1Seulimum Aceh Besar Pada tahun 2023 bulan februari adalah kurangnya
fasilitas sarana sekolah dan kurangnya minat belajar siswa. Di sekolah tempat saya mengajar
kurangnya sarana belajar seperti minimnya projector, sehingga harus menggunakan secara
bergiliran. Untuk mengatasi hal ini saya membuat media yang berbentuk gambar dan
didalamnya sudah ada bacaan atau materi yang ingin saya ajarkan. Kemudian kurangnya minat
belajar siswa , saya melihat dari pengalaman guru-guru di sana bahkan mereka tidak semangat
dan tidak kosentrasi ketika proses belajar. Cara saya mengatasinya adalah sebelum memulai
belajar saya melakukan ice breaking terlebiih dahulu supaya mereka semangat dan antusias
dalam mengikuti proses belajar mengajar.
2. apa kelebihan
Kelebihan yang mendukung peran saya sebagai guru adalah saya memiliki kelebihan dalam
mengajar untuk bidang yang saya miliki yang sesuai dengan jurusan kuliah saya yaitu
Pendidikan Bahasa Inggris. Selama kuliah saya mendapatkan tawaran mengajar dari salah satu
dosen bahasa inggris untuk mengajar di bimbel dan privat di Banda Aceh. Sebagai generasi
seorang guru saya dapat mendidik anak-anak dalam membentuk watak dan mencerdaskan anak-
anak bangsa. Membekali akhlak yang terpuji sangat penting bagi anak milenial sekarang ini
karena orang yang berilmu belum tentu beradab, tetapi orang yang beradab tentu berilmu. Dalam
kehidupan sehari-hari saya di percaya untuk mengajar di TPA ( Taman Pendidikan Al-Quran) di
desa tempat saya tinggal. Taman Pendidikan Al-Quran adalah salah satu pendidikan non formal
yang belajar mengenai Al-Quran yang akan membuat anak bisa lebih mendalami tentang ajaran
Agama Islam terutama mengenai kemampuan membaca Al-Quran. Contohnya saya mengajarkan
ilmu tajwid kepada santri-santri. Sebelum saya melakukan proses belajar mengajar Al-Quran
tentang tajwid saya terlebih dahulu memotivasi santri supaya mereka senang dalam belajar
membaca Al-Quran, kemudian bermain game sambil belajar agar santri fokus mendapakan ilmu
yang saya berikan.
Hasilnya
Berkat usaha, doa, kerja keras saya selama berkuliah, saya berhasil lulus dengan IPK yang
memuaskan bagi saya. Setelah lulus kuliah saya didatangi oleh seorang pria untuk diajak
menikah, dan Alhamdulillah sekarang saya sudah mempunyai seorang anak perempuan berumur
lima bulan. Hal ini tidak dapat dipungkiri jalan yang Allah berikan untuk saya. Banyak sekali
rintang dan hambatan dalam menyelesaikan sarjana tetapi berkat doa kedua orang tua saya dan
kerja keras saya sehingga menghasilkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Adapun hasil
dari mengajar yaitu saya dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah di dalam kelas
maupun diluar kelas. Contohnya saya dapat membimbing siswa yang belum bisa membaca,
menulis dan berhitung dalam bahasa inggris.
B. Bagaimana cara Anda mengidentifikasi area yang perlu di tingkatkan/dikembangkan?
Mengapa Anda merasa perlu meningkatkan/mengembangkan area tersebut?
B.1. Bagaimana cara Anda mengidentifikasi area yang perlu di
tingkatkan/dikembangkan? Mengapa Anda merasa perlu
meningkatkan/mengembangkan area tersebut?
Pertama sekali cara yang saya lakukan untuk mengidentifikasi suatu masalah atau area yang
perlu saya kembangkan dan tingkatkan pada diri saya sebagai seorang guru yaitu melakukan
refleksi diri. Hal ini bertujuan untuk dapat mengetahui kekurangan-kekurangan serta
penyebabnya. Contohnya, Ketika saya mengajar bahasa inggris di sekolah MIN 1 Aceh besar
kelas satu dengan tema berhitung dalam bahasa inggris. Saya melihat banyak siswa yang kurang
minatnya dengan bahasa inggris, mereka selalu mengeluh tidak mau belajar berhitung dalam
bahasa inggris karena susah pengucapannya .Tindakan yang saya lakukan adalah, pertama saya
memotivasi siswa bahwa pentingya belajar bahasa inggris karena bahasa inggris adalah bahasa
Internasional yang digunakan sebagai alat komunikasi dan memudahkan kita untuk bisa keluar
negeri apabila kita mahir berbahasa Inggris. Kedua, saya menggunakan media audio visual
contohnya saya sering mengajak siswa menonton video animasi berkaitan dengan tema
pembelajaran supaya mereka semangat dan tertarik dengan bahasa Inggris.
Selain refleksi diri, yang saya lakukan untuk meningkatkan suatu area perlu melakukan diskusi
dengan kawan sejawat atau guru senior yang sudah berpengalaman dan Profesional. Saya
membandingkan materi ajar atau cara mengajar yang lebih disukai oleh peserta didik kita.
Misalnya, sebelum memasuki ruang kelas saya meminta pendapat kawan sejawat mengenai
materi yang saya ajarkan apakah hal itu mudah dipahami atau tidak oleh peserta didik, apabila
materi yang saya ajarkan sulit di pahami dan tidak menarik saya meminta saran atau masukan
yang baik pada rekan saya. Pada hal ini saya perlu meningkatkan materi ajar yang saya
sampaikan agar mudah dipahami oleh peserta didik supaya mereka tidak bosan dalam proses
belajar mengajar dan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
B.2. Tindakan apa saja yang Anda lakukan untuk mengembangkan diri Anda? Adakah cara-
cara di luar kebiasaan atau berbeda yang Anda lakukan dalam proses pengembangan?
Berikan contoh yang spesifik!
Tindakan yang saya lakukan untuk mengembangkan diri saya adalah meningkatkan kebiasaan
membaca dan terus belajar supaya dapat meningkatkan kualitas sebagai guru yang profesional.
Saya juga membiasakan diri membaca buku-buku yang ada di perpustakaan sekolah maupun
secara online yaitu dengan mencari website tentang ilmu pendidikan. Di waktu luang, saya juga
sering menonton video-video di platform Youtube yang ada kaitannya dengan dunia pendidikan
mengenai cara mengajar yang kreatif dan aktif. Tidak hanya itu tindakan yang saya lakukan
untuk mewujudkan perkembangan diri saya adalah mengikuti pelatihan tentang pendidikan baik
secara online maupun secara langsung atau tatap muka. Saya juga memanfaatkan media sosial
seperti tiktok dan instagram, kedua aplikasi ini sangat banyak kita temukan video-video inspiratif
yang di bagikan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang pendidikan.
B.3. Apa tantangan atau kesulitan yang Anda hadapi dalam proses pengembangan diri
tersebut? Bagaimana Anda mengatasinya?
Kesulitan yang saya hadapi ketika menjalankan proses pengembangan diri adalah kurangnya
konsisten dan manajemen waktu. Saya merasa kurang konsisten dalam segala hal terutama pada
kesesuaian memilih model pembelajaran yang cocok untuk saya terapkan pada peserta didik
sehingga tidak terjadi pembelajaran yang menoton , karena pembelajaran yang menoton
memiliki dampak yang tidak baik untuk perkembangan belajar siswa. Maka cara mengatasinya
saya perlu mengevaluasi diri terhadap model pembelajaran yang saya lakukan setiap harinya agar
siswa menerima pelajaran dengan sempurna . Kemudian kesulitan yang saya hadapi dalam
proses pengembangan diri adalah susah dalam mengatur waktu, padahal saya sudah
merencanakan sejauh – jauh hari supaya waktu yang saya rencanakan sempurna tetapi masih
juga terjadi hal yang tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Selain mengajar saya juga
seorang ibu rumah tangga yang mempunyai hak untuk mengurus anak dan pekerjaan rumah.
Untuk mengatasi masalah ini saya perlu membuat sebuah prencanaan, contohnya membuat list
kegiatan yang perlu saya lakukan terlebih dahulu. Saya juga sering menonton video tentang
manajemen waktu di sosial media baik di instagram, tiktok dan youtube. Dengan menjaga
waktu yang baik saya dapat menciptakan kehidupan yang terarah , produktif dan dapat
bertanggung jawab pada setiap tugas dan kegiatan yang saya miliki.
Apa hasil yang Anda peroleh/rasakan dengan mengembangkan perilaku tersebut?
Bagaimana Anda menerapkannya dalam peran Anda?
Hasil yang saya dapatkan dan proses yang saya rasakan saat ini adalah saya menjadi lebih
kreatif dan inovatif dalam memberikan ilmu kepada siswa serta mengembangkan
pengetahuan yang saya miliki. Inovatif dan kreatif menunjukkan bahwasanya saya sudah
dapat menggunakan dan menerapkan macam-macam model pembelajaran yang tepat, media
ajar yang menarik dan menciptakan ruang kelas yang aktif serta dengan berbagai kegiatan
yang saya lakukan, sehingga membuat peserta didik lebih bersemangat untuk belajar. Bukan
hanya itu, saya juga sudah fokus dan konsisten dalam mengatur waktu secara efektif dan
efesien agar aktivitas yang saya lakukan terlaksana dengan tepat waktu.