RPP Bahasa Inggris Jati Diri SMK 2022
RPP Bahasa Inggris Jati Diri SMK 2022
(RPP)
C. Tujuan Pembelajaran
Dengan mengucap syukur, menampilkan karya, tanggung jawab, kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif,
peserta didik dapat
• Mengidentifikasi ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan
keluarga
• Mengidentifikasi perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks
• Memahami struktur teks ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
• Memahami unsur kebahasaan dari ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan
keluarga
• Menyusun kalimat meminta infromasi terkait jati diri dan keluarga teman
• Menanggapi permintaan informasi terkait jati diri dan keluarganya
D. Materi Pembelajaran
Fungsi Sosial
Mengenalkan, menjalin hubungan interpersonal dengan teman dan guru
Struktur Teks
- Memulai
- Menanggapi (diharapkan/di luar dugaan)
Unsur Kebahasaan
- Sebutan anggota keluarga inti dan yang lebih luas dan orang-orang dekat lainnya; hobi, kebiasaan
- Verba: be, have, go, work, live (dalam simple present tense)
- Subjek Pronoun: I, You, We, They, He, She, It
- Kata ganti possessive my, your, his, dsb.
- Kata tanya Who? Which? How? Dst.
- Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb.
- Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan
Topik
Deskripsi diri sendiri sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat yang dapat menumbuhkan perilaku
yang termuat di KI
E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
F. Media Pembelajaran
1. Media
Worksheet atau lembar kerja (siswa)
Lembar penilaian
2. Alat/Bahan
Penggaris, spidol, papan tulis
Laptop & infocus
G. Sumber Belajar
Buku Penunjang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X, Kemendikbud, Revisi Tahun
2016
Kamus Bahasa Inggris
Pengalaman peserta didik dan guru
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik,
maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi ungakapan-ungkapan memberi dan meminta
informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman
tentang materi ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati
diri dan hubungan keluarga yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi ungakapan-ungkapan memberi
dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga yang telah disusun
dalam daftar pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati
diri dan hubungan keluarga
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi ungakapan-ungkapan memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga yang telah diperoleh
pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi
terkait jati diri dan hubungan keluarga sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan
berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai
cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi ungakapan-ungkapan memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
ungakapan-ungkapan memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai
ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin
tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang
(pengumpulan telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi perbedaan cara pengungkapan dari masing-
masing konteks dalam memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide
presentasi yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman
tentang materi perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam
memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga yang
sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi perbedaan cara pengungkapan
dari masing-masing konteks dalam memberi dan meminta informasi terkait jati diri
dan hubungan keluarga yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.
COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam
memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi perbedaan cara pengungkapan dari
masing-masing konteks dalam memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang
rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi
dengan rasa percaya diri perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing
konteks dalam memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan hubungan
keluarga sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh
sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok
kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan
berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai
cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan
Data) cara :
→ Berdiskusi tentang data dari Materi :
perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik kesimpulan) Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi perbedaan cara pengungkapan dari
masing-masing konteks dalam memberi dan meminta informasi terkait jati diri dan
hubungan keluarga berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
perbedaan cara pengungkapan dari masing-masing konteks dalam memberi dan
meminta informasi terkait jati diri dan hubungan keluarga
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik
diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat
objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan
kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan
merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih
dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut serta
1 50
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan kesempatan 50
250 62,50 C
untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam membuat
3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.
4 ... 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya
dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria
penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan
yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
2. Penilaian Pengetahuan
Memahami 4 3
Tujuan
1 Cukup memahami 3 2
Komunikatif
Kurang memahami 2 1
Hampir tidak
memahami
Tidak memahami 1
Struktur teks yang digunakan sangat
5 4
runtut
Struktur teks yang digunakan runtut 4 3
3. Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Presentasi/Monolog
No Kurang
Aspek yang Dinilai Baik
. baik
1. Organisasi presentasi (pengantar, isi, kesimpulan)
2. Isi presentasi (kedalaman, logika)
3. Koherensi dan kelancaran berbahasa
4. Bahasa:
Ucapan
Tata bahasa
Perbendaharaan kata
5. Penyajian (tatapan, ekspresi wajah, bahasa tubuh)
Skor yang dicapai
Skor maksimum 10
Keterangan:
Baik mendapat skor 2
Kurang baik mendapat skor 1
KRITERIA
AKTIVITAS
TERBATAS MEMUASKAN MAHIR
Melakukan Tidak jelas Beberapa kegiatan jelas Semua kegiatan
Observasi pelaksanaannya dan terperinci jelas dan terperinci
Lancar mencapai
Membaca script, Lancar dan kosakata dan fungsi sosial,
Role Play kosakata terbatas, dan kalimat berkembang, serta struktur lengkap
tidak lancar ada transisi dan unsur
kebahasaan sesuai
Fungsi social tidak Fungsi social kurang Fungsi social
tercapai, ungkapan dan tercapai, ungkapan dan tercapai, ungkapan
Simulasi
unsur kebahasaan tidak unsure kebahasaan kurang dan unsure
tepat tepat kebahasaan tepat
Tidak lancar, topik Lancar, topik jelas, dan Sangat lancar, topic
kurang jelas, dan tidak menggunakan slide jelas, menggunakan
Presentasi
menggunakan slide presentasi tetapi kurang slide presentasi
presentasi menarik yang menarik
Lancar mencapai
Kurang lancar, fungsi fungsi sosial,
Membaca teks, fungsi
social tercapai, struktur struktur lengkap
social kurang tercapai,
Melakukan dan unsure kebahasaan dan unsur
ungkapan dan unsur
Monolog tepat dan kalimat kebahasaan sesuai,
kebahasaan kurang
berkembang, serta ada kalimat
tepat, serta tidak lancar
transisi berkembang, serta
ada transisi
Keterangan:
MAHIR mendapat skor 3
MEMUASKAN mendapat skor 2
TERBATAS mendapat skor 1
c. Penilaian Portofolio
Original 4 3
Keaslian
1 Cukup original 3 2
Penulisan
Kurang memahami 2 1
Hampir tidak
original
Tidak original 1
Lancar 4 3
Kelancaran
3 Cukup lancar 3 2
(fluency)
Kurang lancar 2 1
Sangat tidak
lancar
Tidak lancar 1
Cukup tepat 3 2
(accuracy)
Kurang tepat 2 1
Hampir tidak
tepat
Tidak tepat 1
Skor Penilaian
No. Huruf Rentang angka
1. Sangat Baik (A) 86-100
2. Baik (B) 71-85
3. Cukup (C) 56-70
4. Kurang (D) ≤ 55
4. Pengayaan
Bagi peserta didik yang telah mencapai target pembelajaran sebelum waktu yang telah dialokasikan
berakhir, perlu diberikan kegiatan pengayaan.
5. Pengayaan
Bagi peserta didik yang belum mencapai target pembelajaran pada waktu yang telah dialokasikan, perlu
diberikan kegiatan remedial