0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan32 halaman

Pemuliaan Tanaman Cabai UPOV 2024

Diunggah oleh

z7xqg8b8kw
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan32 halaman

Pemuliaan Tanaman Cabai UPOV 2024

Diunggah oleh

z7xqg8b8kw
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS PRAKTIKUM

PEMULIAAN TANAMAN
“UPOV CABAI (Capsicum annum L.)”

Disusun oleh:
Nama : Bryan Hafidz Septian Daffa
NIM : 235040200111098
Kelas : A-A1
Asisten : Vina Alfa Centauri Huda

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2024
Method of Observation:
MG: single measurement of a group of plants or parts of plants (pengukuran tunggal sekelompok
tanaman atau bagian tanaman)

Karakter Tipe Sifat Cara pengukuran


Ekspresi

3. Tinggi Kuantitatif Very short Pengamatan dilakukan secara


tanaman Very short to short visual dan pengukuran pada
Short sampel maupun popoulasi;
Short to medium Pengamatan sebaiknya dilakukan
Medium setelah buah terbentuk pada
Medium to tall beberapa ruas. Buah yang
Tall terbentuk buruk dapat
Tall to very tall mempengaruhi kekuatan dan
Very tall tinggi tanaman.

20. Waktu Kuantitatif Very early Waktu permulaan pembungaan


mulai Very early too earlyEarly tercapai ketika 50% tanaman telah
berbunga Early to medium memiliki bunga terbuka pertama
Medium pada simpul pembungaan kedua.
Medium to late
Late
Late to very lateVery
late

46. Jumlah Kuantitatif Predominantly two Equally Pengamatan bisa secara visual
lokula buah two and atau pengukuran terhadap
threePredominantly three sekelompok tanaman dengan
Equally three and four mengamati buah yang sudah
Predominantly four masak 50%

53. Waktu Kuantitatif Very early Pengamatan sebaiknya dilakukan


pematangan Very early too early apabila minimal 50%tanaman
Early sudah menunjukkan perubahan
Early to medium warna buah.
Medium
Medium to late
Late
Late to very late
Very late

MS: measurement of a number of individual plants or parts of plants (pengukuran sejumlah


tanaman individu atau bagian tanaman)

Karakter Tipe Sifat Cara pengukuran


Ekspresi

3. Tinggi tanaman Kuantitatif Very short Pengamatan dilakukan secara visual dan
Very short pengukuran pada sampel maupun popoulasi;
to short Pengamatan sebaiknya dilakukan setelah
Short buah terbentuk pada beberapa ruas. Buah
Short to yang terbentuk buruk dapat mempengaruhi
medium kekuatan dan tinggi tanaman.
Medium
Medium to
tall
Tall
Tall to very
tall
Very tall

5. Jumlah ruas Kuantitatif None Menggunakan pengukuran pada jumlah ruas


antara bunga One to three antara bunga pertama dan ruas yang
pertama dan More memendek. Pencarian dilakukan pada
ruasyang than three tanaman yang belum dipangkas, pada bagian
memendek atas setelah percabangan pertama sumbu
utama, sampai pada tempat munculnya ruas-
ruas yang lebih pendek dan batang utama
berakhit pada kumpulan bunga.

6, Panjang Kuanitatif Very short Pengamatan dapat melalui penilaian visual


internodus Short to atau pengukuran pada sejumlah tanaman
very short yang belum dipangkas, dan pada bagian atas
Short setalah percabangan pertama sumbu utama
Short to pada tunas samping primer
medium
Medium to
long
Long
Long to
very long
Very long

7. Panjang batang Kuantitatif Very short Untuk mempelajari tanaman, kita bisa
Short to melihatnya secara langsung atau mengukur
very ukurannya. Pengamatan dilakukan dari awal
shortShort pertumbuhan tanaman hingga muncul bunga
Short to pertama.
medium
Medium to
long
Long
Long to
very long
Very long

10. Panjang helai Kuantitatif Very short Selain melihat, kita juga bisa mengukur
daun Short to panjang daun dari pangkal sampai ujung
very short dengan penggaris atau alat ukur lain.
Short
Short to
medium
Medium to
long Long
Long to
very long
Very long

11. Lebar helai Kuantitatif Very Selain dilihat langsung, kita bisa mengukur
daun narrow lebar daun yang paling besar untuk
Very mengamati pertumbuhannya.
narrow to
narrow
Narrow
Narrow to
medium
Medium
Medium
to broad
Broad
Broad to
very
broad
Very
broad

30. Panjang buah Kuantitatif Very Kita mengukur panjang buah tanpa
short menghitung tangkainya. Untuk buah yang
Very bentuknya unik (melengkung atau berlubang),
short to kita perhatikan bagian yang mirip huruf C
short atau S, dan abaikan bagian yang berlubang
Short
Short to
medium
Medium
Medium
to long
Long
Long to
very long
Very long

31. Diameter buah Kuantitatif Very Kita mengamati bagian buah yang paling lebar
small untuk melihat pertumbuhannya.
Very
small to
small
Small
Small to
medium
Medium
Medium
to large
Large
Large to
very large
Very large

32. Rasio Kuantitatif Very low Kita mengukur panjang dan lebar buah, lalu
panjang/diameter Very low membandingkan keduanya. Hasilnya
buah to low dibandingkan dengan standar tertentu (tabel
Low UPOV) untuk mengklasifikasikan buah
Low to tersebut.
medium
Medium
Medium
to high
High
High to
very high
Very high

50. Panjang Kuantitatif Very Pengamatan dilakukan dengan mengukur panjang


tangkai buah short tangkai setiap buah dari pangkal hingga titik
Very pertemuan dengan buah menggunakan penggaris
short to atau alat ukur lainnya.
short
Short
Short to
medium
Medium
Medium
to long
Long
Long to
very long
Very long

51. Ketebalan kuantitatif Very thin Pengamatan perlu dilakukan dengan mengukuran
tangkaibuah Very thin tangkaibuah dari tengah.
to thin
Thin
Thin to
medium
Medium
Medium
to thick
Thick
Thick to
very
thick
Very
thick

66. Resistensi Kualitatif Absent Pengukuran sejumlah tanaman individu atau


terhadap Present bagian tanaman atau Penilaian visual dengan
Meloidogyne pengamatan tunggal terhadap sekelompok
incognita (Mi) tumbuhan atau bagian tumbuhan dengan
pemeriksaan bagian akar. Skala Observasi:
Kelas 0: tanaman sehat, tidak ada galls.
Kelas 1: sedikit dan sedikit galls yang sulit
ditemukan(misalnya kurang dari 5).
Kelas 2: sedikit galls, mudah diamati tetapi pada
sedikitakar, masih banyak akar tanpa galls, tidak
ada rantai
Kelas 3: banyak galls pada sebagian besar tetapi
tidaksemua akar, adanya rantai
Kelas 4: banyak galls pada semua akar, dapat
menyebabkan tanaman mati dan dapat
menghambatkemunculan.
VG: visual assessment by a single observation of a group of plants or parts of plants (penilaian
visual melalui pengamatan tunggal terhadap sekelompok tanaman atau bagian tanaman)

Karakter Tipe Sifat Cara pengukuran


Ekspresi

1. Pewarnaan Kualitatif Absent Pengamatan dilakukan secara visual pada


antosianin Present populasitanaman; Pengamatan dilakukan dengan
pada hipokotil mencatat apakah terdapat warna ungu kemerahan (ada)
atau tidak(tidak ada).

2. Kebiasaan Kuantitatif Upright Pengamatan dilakukan secara visual pada


tumbuh Semi- populasitanaman; Pengamatan harus dilakukan pada
upright tanaman
Prostrate yang tanpa pemangkasan.

3. Tinggi Kuantitatif Very Pengamatan dilakukan secara visual dan pengukuran


tanaman short pada sampel maupun popoulasi; Pengamatan
Very short sebaiknya dilakukan setelah buah terbentuk pada
to short beberapa ruas. Buah yang terbentuk buruk dapat
Short memengaruhi vigor dan tinggi tanaman.
Short to
medium
Medium
Medium
to
tall Tall
Tall to
very tall
Very tall

4. Ruas Kualitatif Absent Pengamatan dilakukan secara visual pada populasi


batang Present tanaman; Pengamatan sebaiknya dilakukan pada
pendek bagian atas tanaman yang belum dipangkas. Sistem
tunas cabai terdiri dari batang utama yang tumbuh
dari sumbu utama,
dan tunas samping yang tumbuh dari buku-buku
pada sumbu utama dan pada batang utama.
6, Panjang Kuanitatif Very Pengamatan dapat melalui penilaian visual atau
internodus short pengukuran pada sejumlah tanaman yang belum
Short to dipangkas, dan pada bagian atas setalah
very short percabangan pertama sumbu utama pada tunas
Short samping primer
Short to
medium
Medium to
long
Long
Long to
very long
Very long

7. Panjang Kuantitatif Very Pengamatan dapat melalui penilaian visual atau


batang short pengukuran pada sejumlah tanaman. Pengamatan
Short to harus dilakukan di kotiledon hingga simpul cabang
very short berbunga pertama
Short
Short to
medium
Medium to
long
Long
Long to
very long
Very long

8. Intensitas kuantitatif Absent or Pengamatan intensitas warna antosianin pada


antosianin very ruas batangbisa dilakukan dengan penilaian
pada buku-buku weak visual. Sebaiknya dilakukan pada ruas yang
batang Very baru tumbuh sempurna, sama seperti
weak to pengamatan pada daun yang baru
weak berkembang.
Weak
Weak to
medium
Medium
Medium
to strong
Strong
Strong to
very
strong
Very
strong

9. Bulu pada buku- Kuantitatif Absent or Pengamatan dapat melalui penilaian visual
buku very dengan mengamati dan meraba permukaan
batang weak batang tanaman, khususnya pada bagian
Very buku-buku batang, untuk melihat adanya
weak to bulu atau rambut halus yang tumbuh.
weak
Weak
Weak to
medium
Medium
Medium
to strong
Strong
Strong to
very
strong
Very
strong

10. Panjang helai Kuantitatif Very pengamatan dapat melalui penilaian visual
daun short dan pengukuran dengan dilakukan dengan
Short to mengukur panjang daun dari pangkal hingga
very ujung menggunakan penggaris atau alat ukur
short lainnya
Short
Short to
medium
Medium
to long
Long
Long to
very long
Very long

11. Lebar helai Kuantitatif Very pengamatan dapat melalui penilaian visual
daun narrow dan pengukuran dengan mengukur bagian
Very terlebar dari helai daun menggunakan
narrow to penggaris atau alat ukur lainnya.
narrow
Narrow
Narrow to
medium
Medium
Medium
to broad
Broad
Broad to
very
broad
Very
broad

12. Rasio Pseudo Low pengamatan dapat melalui penilaian visual


panjang/lebarhelai kualitatif Medium dengandenganmengukur panjang dan lebar
daun High helai daun, kemudian membagi nilai panjang
dengan lebar untuk mendapatkan rasio
tersebut.

13. Intensitas Kuantitatif Very light penilaian visual degan mengamati


warna hijau Very light to light tumbuhan
pada helai daun Light
Light to medium
Medium
Medium to ark
Dark to very dark
Very dark

14. Intensitas Kuantitatif Absent or very pengamatan dilakukan pada daun


antosianinpada weak yang baru berkembangsempurna
sisi atas helai Very weak to weak
daun Weak to medium
Medium
Medium to strong
Strong to very
strong
Very strong

15. Distribusi Pseudo Absent pengamatan dilakukan dengan melihat


antosianin kualitatif On veins bagian belakangdaun
pada sisi bawah throughout On
helai daun veins and diffuse
ondistal part
On veins and
diffusethroughout

16. Varigasi Kualitatif Absent Present penilaian visual dengan mengamati


pada helaidaun tiap helai daun

17. Gelombang Kuantittatif Absent or very Pengamatan di lakukan secara visual,


pada tepi weak pengamatan gelombang tepi daun
helai daun Very weak to weak dengan cara membandingkan
Weak bentuktepi daun yang teratur dan
Weak to medium tidak teratur, mencatatperbedaan
Medium bentuk serta tingkat kelancaran
Medium to strong gelombang menggunakan alat
Strong pengukur atau dengan pengamatan
Strong to very visual secara langsung.
strongVery strong
18. Blistering Kauntitatif Absent or very Pengamatan di lakukan secara visual.
(lepuhan) weak Kekasaran permukaan daun diamati
pada daun Very weak to weak dengan menyentuhnya menggunakan
Weak jari, kemudian sensasi tekstur yang
Weak to medium diperoleh dibandingkan antara daun
Medium yang berbeda, sambil dicatat tingkat
Medium to strong kekasaran dan perbedaan yang terlihat
Strong secara visual.
Strong to very
strong
Very strong

19. Kilap helai daun Kuantitatif Very weak Pengamatan di lakukan secara
Very weak to visual. Kilau helai daun diamati
weak dengan memperhatikan cahaya yang
Weak memantul dari permukaan daun,
Weak to medium sambil dicatat perbedaan tingkat
Medium kilau antara berbagai jenis daun.
Medium to strong
Strong
Strong to very
strong
Very strong

20. Waktu mulai Kuantitatif Very early Waktu permulaan pembungaan


berbunga Very early too tercapai ketika 50% tanaman telah
early memiliki bunga terbuka pertama
Early pada simpul pembungaan kedua.
Early to medium
Medium
Medium to late
Late
Late to very late
Very late

21. Sikap tangkai Pseudo Erect Mengamati ekspresi sikap tangkai


bunga kualitatif Semi- bunga yang dominan.
droopingdrooping

22. Warna bunga Pseudo White Pengamatan sebaiknya dilakukan


kualitatif Light purple pada bagian benang sariyang
Medium purple biasanya menghasilkan serbuk sari,
Dark purple yaitu kepala sari.

23. Antosianin pada Kualitatif Absent Present Pengamatan sebaiknya dilakukan


anther (kepala putik) pada bagian benang sariyang
bunga biasanya menghasilkan serbuk sari,
yaitu kepala sari.

24. Antosianin Kualitatif Absent Present Pengamatan sebaiknya dilakukan


padafilamen bunga pada tangkai benangsari, yakni
filamen.

26. Warna buah Pseudo Greenish white Untuk varietas dengan buah muda
belummatang kualitatif Greenish yellow berwarna putih kehijauan dan
Green kuning kehijauan, perhatian khusus
Purple diperlukan untuk melakukan
pengamatan sebelum dimulainya
perubahan warna.

27. Intensitas warna Kuantitatif Very light Pengamatan dilakukan secara visual
buahmuda (untuk Very light to light populasi tanaman dengan cara
warna hijau dan Light melihat warna pada buah muda
ungu) Light to medium (hijau-ungu)
Medium to dark

Dark
Dark to very
dark
Very dark

28. Antosianin Kuantitatif Absent or Pengamatan dilakukan secara visual


pada buah matang weak populasi tanaman dengan cara melihat
(ungu) Medium tingkat warna ungu pada buah matang
Strong

29. Bentuk buah Pseudo Erect pengamatan dilakukan secara visual


kualitatif Horizontal populasi tanaman dengan cara melihat
Drooping bentuk buah

30. Panjang buah Kuantitatif Very short pengamatan dilakukan dengan pengukuran
Very short individu dan penilaian visual populasi
to short dengan cara mengamati panjang buah yang
Short tidak mencakup tangkainya, untuk buah
Short to yang melengkung atau berbentuk S harus
medium diperhatikan bentuknya menyerupai C atau
Medium S, dan untuk buah yang mempunyai rongga
Medium to tangkai atau ujung yang cekung harus
long diperhatikan tanpa memperhitungkan
Long rongga dan ujungyang cekung
Long to very
long
Very long

31. Diameter buah Kuantitatif Very small pengamatan dilakukan dengan pengukuran
Very small individu dan penilaian visual populasi
to small dengan cara mengamati pada bagian buah
Small yang terluas
Small to
medium
Medium
Medium to
large
Large
Large to
very large
Very large
32. Rasio Kuantitatif Very low pengamatan dilakukan dengan pengukuran
panjang/diameter Very low to individu dan penilaian visual populasi
buah low dengan cara mengukur panjang dan
Low diameter buah kemudian menghitung
Low to rasionya dan dikelompokkan berdasarkan
medium tabel UPOV.
Medium
Medium to
high
High
High to very
high
Very high

33. Bentuk pada Pseudo Oblate pengamatan dilakukan dengan penilaian


bagian kualitatif Circulate visual populasi dengan cara mengamati
memanjang buah Elliptic bagian terluas (diatas, ditengah atas),
Transverse kemudian disesuaikan apakah bentuknya
rectangular memanjang, sedang, atau terkompresi dan

Square dikelompokkansesuai tabel bentuk buah


Cordiform cabai pada UPOV
Ovate
Triangular
Trapezoid

34. Pseudo Absent pengamatan dilakukan dengan mengukur


Kelengkungan kualitatif C-sharpedS- sudut dan bentuk buah menggunakan
buah sharped jangka sorong dan penggaris, lalu
bandingkan hasilnya dengan standar
kelengkungan yang telah ditentukan.

35. Puntiran Kuantitatif Absent or pengamatan dengan memeriksa dan


buah weak mencatat arah sertaderajat putaran pada
Medium batang atau bagian lain dari buah, kemudian
Strong analisis data untuk menentukan pola
puntiranyang terjadi.
36. Bentuk buah Pseudo Elliptic pengamatan dilakukan dengan memotong
dalam kualitatif Angular buah secara horizontal, kemudian mengukur
penampang Circular dan mencatat dimensi serta bentuk bagian
melintang dalamnya menggunakan penggaris dan alat
ukur lainnya.

37. Sinuasi dari kuantitatif Absent or very Penilaian visual melalui pengamatan tunggal
perikappada weak terhadap sekelompok tanaman atau bagian
bagian pangkal Very weak to tanaman. Pengamatan dilakukan pada
weak tanaman tanpa pemangkasan dengan
Weak melihat lekukan perikarp pada bagian
Weak to pangkal atas buah.
medium
Medium
Medium to
strong
Strong
Strong to very
strong
Very strong

38. Sinuasi Kuantitatif Absent or Penilaian visual melalui pengamatan tunggal


perikap tidak weak terhadap sekelompok tanaman atau bagian
termasuk bagian Medium tanaman. Pengamatan dilakukan pada
dasar Strong tanaman tanpa pemangkasan dengan
melihat lekukan perikarp pada bagian
pangkal bawah buah.

39. Buah: bentuk Pseudo Strongly acute Penilaian visual melalui pengamatan tunggal
pucuk Kulaitatif Moderately terhadap sekelompok tanaman atau bagian
acute tanaman. Pengamatan dilakukan pada
Rounded tanaman tanpa pemangkasan dengan
Moderately melihat bentuk ujung buah.
depressed
Strongly
depressed

40. Buah: Pseudo Smooth or Mengamati dengan secara visual,


tekstur Kualitatif weakly pengamatan dilakukan dengan cara memilih
permukaan wrinkled buah pada tanaman cabai dan
Moderately membandingkan bentuknya berdasarkan
wrinkled ciri-ciri bentuk tekstur pada permukaan
Strongly buah
wrinkled

41. Buah: warna Kualitatif Yellow Mengamati secara visual, pemangamatan


Orange pada warna buah cabai dengan cara melihat
Red Brown langsung dan membandingkan warna buah
Green dan dengan mengidentifikasi warna apa
pada buah cabai (Pengamatan sebaiknya
dilakukan apabila minimal 50% tanaman
sudah

menunjukkan perubahan warna buah)

42. Buah: intensitas Kualitatif Very light Mengamati secara visual dan melakukan
warna Very light perbandingan berdasarkan klasifikasi
to light warna dengan membandingkan pada
Light colour palet
Light to
medium
Medium
Medium to
dark
Dark
Dark to
very dark
Very dark

43. Buah: kilau Kuantitatif Very weak Pengamatan secara visual terhadap
Very weak populasi tanaman dengan memperhatikan
to weak bagian luar buah.
Weak weak
to medium
Medium
Medium to
strong
Trong
Strong to
very strong
Very strong

44. Buah: Kuantitatif Absent or Pengamatan secara visual terhadap


kedalamanrongga very populasi tanaman dengan memperhatikan
tangkai shallow bagian tangkai buah.
Very
shallow to
shallow
Shallow
Shallow to
medium
Medium
Medium to
deep
Deep
Deep to
very deep
Very deep

45. Buah: kedalaman Kuantitatif Absent or Pengamatan secara visual terhadap


alur interlokular very populasi tanaman dengan melakukan
shallow pengamatan pada bagian sepertiga bagian
Very tengah buah.
shallow to
shallow
Shallow
Shallow to
medium
Medium
Medium to
deep
Deep
Deep to
very deep
Very deep

46. Buah: jumlah Kuantitatif Predominantly Pengamatan bisa secara visual atau
lokus two pengukuran terhadapsekelompok tanaman
Equally two dengan mengamati buah yang sudah masak
and three 50%.
Predominantly
three
Equally three
and four
Predominantly
four

47. Buah: Kuantitatif Very thin Pengamatan visual dengan pengamatan


ketebalandaging Very thin to tunggal terhadapsekelompok tumbuhan.
thin Pengamatan ketebalan daging buah
Thin dilakukan dengan cara mengukur jarak
Thin to antara kulit luar dan inti buah
medium menggunakan alat ukur seperti kaliper atau
Medium penggaris dengan presisi.
Medium to
thock
Thick
Thick to very
thick
Very thick

48. Buah: Kualitatif Absent Pengamatan visual dengan pengamatan


kapsaisin Present tunggal terhadapsekelompok tumbuhan.
diplasenta Pengamatan kapsaisin pada plasenta buah
dilakukan dengan menggunakan metode
ekstraksi dan analisis kimia, seperti
kromatografi lapis tipis atau kromatografi
cair kinerja tinggi (HPLC), untuk mengukur
kadar kapsaisin yang terkandung.

49. Buah: biji Kualitatif Absent Pengamatan visual dengan pengamatan


Present tunggal terhadapsekelompok tumbuhan.
Pengamatan keberadaan biji buah
dilakukan dengan membelah buah secara
hati-hati dan mengamati ada atau tidaknya
biji di dalamnya.

50. Tangkai: Kuantitatif Very short Pengamatan visual dengan pengamatan


panjang Very short to tunggal terhadapsekelompok tumbuhan
short atau bagian tumbuhan. Pengamatan
Short "Panjang tangkai buah" dilakukan dengan
Short to mengukur panjang tangkai setiap buah
medium menggunakan penggaris atau alat ukur
Medium lainnya dari pangkal tangkai hingga titik
Medium to pertemuan dengan buah.
long
Long
Long to very
long
Very long

51. Tangkai: Kuantitatif Very thin Pengamatan dilakukan dengan mengukuran


ketebalan Very thin to tangkai buah dari tengah.
thin
Medium to
thick
Thick
Thick to very
thick
Very thick

52. Kelopak: aspek Kualitatif Non Pengamatan perlu dilakukan dengan


enveloping mengamati aoakahkelopak tidak
Semi membungkus
enveloping
Enveloping

53. Waktu Kuantitatif Very early Pengamatan dilakukan apabila minimal 50%
kematangan Early tanaman sudah menunjukkan perubahan
Early to warna.
medium
Medium
Medium to
late Late
Late to very
lateVery
late

54. Resistensi Kualitatif Absent Pengamatan dilakukan dengan


terhadap Present pembentukan isolasiidentitas pada sample
Tobamovirus – tanaman
Tobacco
mosaic

55. Resistensi Kualitatif Absent Pengamatan visual dilakukan pada populasi


terhadap Present tanaman untuk mengidentifikasi tanaman
Tobamovirus – yang terinfeksi PMMoV. Empat hingga
Pepper mild mottle tujuh hari pasca inokulasi, diamati adanya
virus – Group2 lesi nekrotik lokal. Lesi ini berpotensi
(PMMoV: 1.2) menyebabkan absisi kotiledon dan nekrosis
sistemik. Dua
minggu pasca inokulasi, gejala kerentanan
seperti mosaik dan pertumbuhan terhambat
diamati.

56. Resistensi Kualitatif Absent Untuk mengetahui tanaman mana yang sakit
terhadap Present karena virus PMMoV, kita amati tanaman
Tobamovirus – secara teratur. Beberapa hari setelah
Pepper mild mottle tanaman disuntik virus, kita periksa adanya
virus – Group3 bercak hitam. Jika tanaman rentan, dua
(PMMoV: 1.2.3) minggu kemudian akan muncu

57. Resistensi Kualitatif Absent Pengamatan dilakukan secara visual


terhadapPotato Y Present populasi tanaman yang terserang PVY.
virus (PVY) - Inokulasi dapat dilakukan dengan
Pthotype 0 (PVY: menggosok suspensi virus pada daun
0) bergejala dan diamati tiga minggu pasca
inokulasi. Gejala
kerentanan yaitu mosaik, pertumbuhan
berkurang, vein banding dan vein necrosis.

58. Resistensi Kualitatif Absent Pengamatan dilakukan scara visual populasi


terhadapPotato Y Present tanaman yang terserang PVY. Inokulasi
virus (PVY) - dapat dilakukan dengan menggisok suspensi
Pthotype 1 (PVY: virus pada daun yang bergejala dan diamati
1) tiga minggu pasca inokulasi. Gejala
kerentanan
yaitu mosaik, pertumbuhan berkurang, vein
banding dan vein necrosis

59. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadapPotato Y Present terhadap sekelompok tumbuhan atau
virus (PVY) - bagian tumbuhan yang telah diinokulasi
Pthotype 1.2 (PVY: dengan virus kemudian mencatat gejala
1.2) serta parameter pertumbuhan secara
berkala untuk menganalisis tingkat
ketahanan

60. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Present terhadap sekelompok tumbuhan atau
Phytophthora bagian tumbuhan yang telah diinokulasi
capsisi (Pc) dengan patogen

kemudian mencatat gejala serta parameter


pertumbuhan secara berkala untuk
menganalisis tingkat ketahanan

61. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Present terhadap sekelompok tumbuhan atau bagian
Cucumber mosaic tumbuhan yang telah diinokulasi dengan patogen
virus(CMV) kemudian mencatat gejala
serta parameter pertumbuhan secara berkala
untuk menganalisis tingkat ketahanan

62. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Tomato Present terhadap sekelompok tumbuhan atau bagian
spotted wilt tumbuhan yang telah diinokulasi dengan patogen
virusPathotype 0 kemudian mencatat gejala serta parameter
(TSWV: 0) pertumbuhan secara berkala untuk
menganalisis tingkat ketahanan

63. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Present terhadap sekelompok tumbuhan atau bagian
Xanthomonas spp tumbuhan (visual,komparatif)
(misal
Xanthomonas
campestrispv.
Vesicatoria) (X spp
(misal Xcv)) -
Pathotype 1

64. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Present terhadap sekelompok tumbuhan atau bagian
Xanthomonas spp tumbuhan (visual,komparatif)
(misal
Xanthomonas
campestrispv.
Vesicatoria) (X spp
(misal Xcv)) -
Pathotype 2

65. Resistensi Kualitatif Absent Penilaian visual dengan pengamatan tunggal


terhadap Present terhadap sekelompok tumbuhan atau bagian
Xanthomonas spp tumbuhan (visual,komparatif)
(misal
Xanthomonas
campestrispv.
Vesicatoria) (X spp
(misal Xcv)) -
Pathotype 3

66. Resistensi Kualitatif Absent Pengukuran sejumlah tanaman individu atau


terhadap Present bagian tanaman atau Penilaian visual dengan
Meloidogyne incognita pengamatan tunggal terhadap sekelompok
(Mi) tumbuhan atau bagian
tumbuhan dengan pemeriksaan bagian akar

VS: visual assessment by observation of individual plants or parts of plants (penilaian visual dengan
pengamatan tanaman individu atau bagian tanaman)

Karakter Tipe Sifat Cara pengukuran


Ekspresi

25. Sterilitas Kuantitatif Absent Pengamatan harus dilakukan pada kepala sari
jantan Partially bunga segar yang sudah mekar penuh. Bunga
present jantan yang steril tidak memiliki serbuk sari. Pada

Totally genotipe heterozigot, kemandulan sebagi dapat terjadi segregasi. Jika


present segregasiterjadi dengan cara yang diprediksi, varietastersebut harus
diklasifikasikan sebagai sebagian hadir. Dalam produksi hibrida, populasi ini
digunakan sebagai garis induk.

(*) Asterisked Characteristics


Karakteristik yang diberi tanda bintang (dilambangkan dengan *) adalah karakteristik yang
termasuk dalam Pedoman Uji yang penting untuk harmonisasi internasional deskripsi varietas
dan harus selalu diperiksa untuk DUS dan dimasukkan dalam deskripsi varietas oleh semua
anggota Uni, kecuali jika keadaan ekspresi karakteristik sebelumnya atau kondisi lingkungan
regional membuat hal ini tidak sesuai.

Karakter Tipe Metode Sifat Cara pengukuran


Ekspresi Observasi

3. Tinggi tanaman Kuantitatif MG/MS/VG Very Pengamatan dilakukan secara


short visual danpengukuran pada
Very sampel maupun popoulasi;
short to Pengamatan sebaiknya
short dilakukan setelah buah
Short terbentuk pada beberapa ruas.
Short to Buah yang terbentuk buruk
medium dapat memengaruhi vigor dan
Medium tinggi tanaman.
Medium
to tall
Tall
Tall to
very tall
Very tall

4. Ruas Kualitatif VG Absent Pengamatan dilakukan secara


batangpendek Present visual pada populasi tanaman;
Pengamatan sebaiknya
dilakukan pada bagian atas
tanaman yang belum
dipangkas. Sistem tunas cabai
terdiri daribatang utama yang
tumbuh dari sumbu utama,
dan tunas samping yang
tumbuh dari buku-buku pada
sumbu utama dan pada batang
utama.

23. Antosianin pada Kualitatif VG Absent Pengamatan sebaiknya


anther (kepala putik) Present dilakukan pada bagian Benang
bunga sari yang biasanya
menghasilkan serbuk sari,
yaitu kepala sari.

26. Warna Pseudo VG Greenish Untuk varietas dengan buah


buahbelum matang kualitatif white muda berwarna putih
Greenish kehijauan dan kuning
yellow kehijauan, perhatian khusus
Green diperlukan untuk melakukan
Purple pengamatan sebelum
dimulainya perubahan warna.

27. Intensitas Kuantitatif VG Very Pengamatan dilakukan secara


warnabuah muda light visual populasi tanaman
(untuk warna hijau Very dengan cara melihat warna
dan ungu) light to pada buahmuda (hijau-ungu)
light
Light
Light to
medium
Medium
to dark
Dark

Dark to very
dark
Very dark

30. Panjang buah Kuantitatif MS/VG Very short pengamatan dilakukan


Very short to dengan pengukuran
shortShort individu dan penilaian
Short to visual populasi dengan
medium cara mengamati panjang
Medium buah yang tidak
Medium to mencakup tangkainya,
long Long untuk buah yang
Long to very melengkung atau
long berbentuk S harus
Very long diperhatikan bentuknya
menyerupai C atau S,
dan untuk buah yang
mempunyai rongga
tangkai atau ujung yang
cekung harus diperhatikan
tanpa memperhitungkan
ronggadan ujung yang
cekung.

31. Diameter buah Kuantitatif MS/VG Very small pengamatan dilakukan


Very small to dengan pengukuran
smallSmall individu dan penilaian
Small to visual populasi dengan
medium cara mengamati pada
Medium bagian buah yang terluas
Medium to
largeLarge
Large to very
large
Very large

32. Rasio panjang/ Kuantitatif MS/VG Very low pengamatan dilakukan


diameter buah Very low to dengan pengukuran
low individu dan penilaian
Low visual populasi dengan
Low to cara mengukur panjang
medium dan diameter buah
Medium kemudian menghitung
Medium to rasionya dan
high dikelompokkan
High to very berdasarkan tabel UPOV.
high
Very high

33. Bentuk pada bagian Pseudo VG Oblate pengamatan dilakukan


memanjangbuah kualitatif Circulate dengan penilaian visual
Elliptic populasi dengan cara
Transverserec mengamati bagian
tangular terluas(diatas, ditengah
Cordiform atas), kemudian
Ovate disesuaikan apakah
Triangular bentuknya memanjang,
Trapezoid sedang, atau terkompresi
dan dikelompokkan sesuai
tabel bentuk buah cabai
pada UPOV

37. Sinuasi dari perikap Kuantitatif VG Absent or very Penilaian visual melalui
pada bagianpangkal weak Very pengamatan tunggal
weak to weak terhadap sekelompok
Weak to tanaman atau bagian
medium tanaman. Pengamatan
Medium to dilakukan pada tanaman
strong tanpa pemangkasan
Strong to very dengan melihat
strong lekukanperikarp pada
bagian pangkal atas buah.

Very strong

38. Sinuasi dari pericarp Kuantitatif VG Absent or weak Penilaian visual melalui
pada bagianpangkal Medium pengamatan tunggal
pericarp tidak termasuk Strong terhadap sekelompok
bagian dasar tanaman atau bagian
tanaman. Pengamatan
dilakukan pada tanaman
tanpa pemangkasan
dengan melihat lekukan
perikarp pada bagian
pangkal bawah buah.

39. Bentuk ujungbuah Pseudo VG Strongly acute Penilaian visual melalui


kualitatif Moderately pengamatan tunggal
acute terhadap sekelompok
Rounded tanaman atau bagian
Moderately tanaman. Pengamatan
depressed dilakukan pada
Strongly tanamantanpa
depressed pemangkasan dengan
melihat bentuk ujung
buah.

41. Warna buah Pseudo VG Yellow Orange melihat langsung warna


kualitatif Red Brown buah cabai dan
Green membandingkannya
untuk mengetahui
perubahan warnanya.
Sebaiknya kita mulai
mengamati saat sudah
ada banyak cabai yang
berubah warna.

42. Intensitas warnabuah kualitatif VG Very light mengmti secara visual


Pseudo Very light to dan melakukan
light perbandingan
Light to berdasarkan klasifikasi
medium warna dengan
Medium to membandingkan pada
dark colour palet
Dark to very
dark
Very dark

44. Kedalaman rongga Kuantitatif VG Absent or very Pengamatan secara


tangkai buah shallow Very visual terhadap populasi
shallow to tanaman dengan
shallow Shallow memperhatikan bagian
to medium tangkaibuah
Medium to
deep
Deep to very
deep
Very deep

46. Jumlah lokulabuah Kuantitatif MG/VG Predominantlt Pengamatan bisa secara


two visual atau pengukuran
Equally two terhadap sekelompok
and three tanaman dengan
Predominantly mengamati buah yang
three Equally sudah masak 50%
three and four
Predominantly
four

47. Ketebalan daging Kuantitatif VG Very thin Pengamatan visual


buah Bery thin dengan pengamatan
Thin to tunggal terhadap
medium sekelompok tumbuhan.
Medium Pengamatan ketebalan
Thick to very daging buah dilakukan
thick dengan cara mengukur
Very thick jarak antara kulit luar
dan inti buah
menggunakan alat ukur
seperti kaliper atau
penggaris dengan
presisi.

48. Capsicain dalam Kualitatif VG Absent Pengamatan visual


dengan pengamatan
tunggal terhadap

plasenta Present sekelompok tumbuhan. Pengamatan


buah kapsaisin pada plasenta buah dilakukan
dengan menggunakan metode ekstraksi
dan analisiskimia, seperti
kromatografilapis tipis atau kromatografi
cair kinerja tinggi (HPLC), untuk
mengukur kadar kapsaisin yang
terkandung.

53. Waktu Kuantitatif MG/VG Very Pengamatan dilakukan apabila minimal


kematangan early 50% tanaman sudah menunjukkan
Early perubahan warna
Early to
medium
Medium
Medium
to late
Late
Late to
very late
Very late

Anda mungkin juga menyukai