0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Pelestarian Budaya Melalui Teater SAMANA

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan6 halaman

Pelestarian Budaya Melalui Teater SAMANA

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KONSEP RENCANA KARYA

NAPAK TILAS

SAMANA
Tradisi Lisan Bemaling, Monok-Monok dan
Pei Ideak Suku Rejang

RITMA CANDRA
Kesenian pada dasarnya merupakan salah satu cara orang
memasyarakat. Kesenian adalah ekspresi seseorang untuk
berhubungan dengan orang lain. Kita adalah generasi pewaris
dari kesenian tersebut yang walaupun warisan itu diturunkan
tanpa surat wasiat, tetapi kita harus tetap menjaga,
memelihara dan melestarikan kesenian tersebut.

Dalam konteks pelestarian ini tidak hanya cukup berbicara


tetapi harus lebih pada proses berbuat, karena hanya dengan
demikianlah kita dapat melihat dan menjawab “Apakah
kesenian tersebut masih hidup atau sudah mati? Masih
disenangi orang atau sudah ditinggalkan masyarakatnya?”
Menyikapi situasi dan kondisi seni pertunjukan
khususnya seni drama di kabupaten Kepahiang provinsi
Bengkulu menjadi hal yang menjadi tantangan dalam
pemajuan kebudayaan daerah khususnya kabupaten
Kepahiang dan provinsi bengkulu pada umumnya. Tetapi
harus disyukuri sebagai proses menyongsong terbinanya iklim
budaya menonton (masyarakat seni) dan budaya kepedulian
(donor) terhadap seni pertunjukan. Bahkan boleh dikatakan
seni pertunjukan di kabupaten Kepahiang turut memberikan
dan menciptakan maraknya aktivitas apresiasi dan produksi,
serta secara tidak langsung berdampak pada persaingan mutu
kreatifitas seni pertunjukan di tengah-tengah masyarakat
pendukungnya

Atas dasar pemikiran inilah, maka kami komunitas Ruang


Rupa Metamorfosa sebagai wujud nyata dan peduli terhadap
eksistensi dan kesinambungan seni pertunjukan (drama),
sangat berantusias dan merasa terpanggil di dalamnya untuk
turut serta mengisi dan menumbuhsuburkan iklim seni
pertunjukan di provinsi Bengkulu melalui pergelaran teater
modern dalam judul “SAMANA”
JUDUL : SAMANA

Perjalanan cinta Samana dan Bujang Seluang penuh dengan


lika-liku yang menggambarkan kearifan budaya lokal dari
tanah Rejang.
Dalam kisah yang dipenuhi dengan warna lokal ini, kita akan
menyaksikan bagaimana Samana dan Bujang Seluang
berjuang untuk mendapatkan restu dari orang tua mereka,
sambil menjaga dan memelihara nilai-nilai budaya Rejang
yang mereka cintai.
Ini bukan sekadar sebuah kisah cinta, tetapi juga sebuah
perjuangan untuk mempertahankan akar budaya mereka.
Tidak hanya itu, peran sahabat setia, Dariyah juga menjadi
kunci dalam memastikan keberhasilan hubungan Samana dan
Bujang Seluang

TUJUAN :
Sebagai kendali kegiatan pengembangan seni dan budaya
masyarakat kabupaten Kepahiang khususnya pada tradisi
Bemaling, Monok- Monok dan Pei Ideak yang tersirat pada
pementasan teater SAMANA agar dapat dilaksanakan
dengan teratur, terarah, dan terpadu berdasarkan skala
prioritas;
Sebagai gambaran terhadap perkembangan tradisi
Bemaling dan Pei Ideak serta Monok-Monok yang tersirat
pada pementasan teater SAMANA pada masyarakat Rejang
Kepahiang mulai luntur dan dapat diperkenalkan pada
generasi muda masyarakat Kepahiang khususnya dan
provinsi Bengkulu pada umumnya.
Menggali dan mengembangkan serta memberdayakan
sumber daya yang tersedia secara optimal
TIM PRODUKSI
Produser: [Nama Produser]
Sutradara: [Nama Sutradara]
Penulis Naskah: [Nama Penulis Naskah]
Desainer Set: [Nama Desainer Set]
Desainer Kostum: [Nama Desainer Kostum]
Desainer Cahaya: [Nama Desainer Cahaya]
Desainer Suara: [Nama Desainer Suara]
Pemeran: [Nama Pemeran Utama dan Pendukung]
Tim Teknis: [Nama-nama Tim Teknis]
Manajer Produksi: [Nama Manajer Produksi]

TAHAPAN PRODUKSI
Pra-Produksi
Penelitian dan Pengumpulan Materi:
1. Riset tentang tradisi, musik, bahasa, Sastra dan
kebudayaan traditional.
2. Wawancara dengan tokoh adat dan budayawan .
3. Dokumentasi visual dan audio dari seni dan budaya Rejang.
4. Pembahasan dan diskusi isu-isu kontekstual

Pengembangan Naskah:
1. Penulisan naskah berdasarkan hasil penelitian.
2. Konsultasi dengan ahli budaya untuk memastikan akurasi
dan autentisitas.
3. Membentuk sebuah naskah pertunjukan Tradisi namun
melebur dengan moderenitas

Pembentukan Tim Produksi:


1. Perekrutan anggota tim produksi dan pemeran.
2. Pembagian tugas dan tanggung jawab
Desain dan Perencanaan:
1. Desain set panggung yang mencerminkan budaya.
2. Desain kostum yang sesuai dengan pakaian tradisional.
3. Perencanaan tata cahaya dan tata suara untuk
mendukung suasana pertunjukan.

Produksi
1. Latihan Intensif:
Latihan rutin pemeran dan kru teknis.
Pembacaan naskah “dramatic reading” dan pemahaman
karakter.
Latihan blocking dan koreografi

2. Pembuatan Set dan Kostum:


Pembuatan set panggung sesuai desain.
Pembuatan dan penyesuaian kostum.

Pertunjukan
[Link] dan Publisitas:
Pembuatan poster, flyer, dan materi promosi lainnya.
Promosi melalui media sosial dan media lokal.
Mengundang tokoh masyarakat dan media untuk liputan.

2. Pertunjukan:
Pertunjukan di beberapa lokasi di Kepahiang dan
sekitarnya.
Dokumentasi pertunjukan untuk arsip dan promosi lebih
lanjut.

3. Evaluasi dan Umpan Balik:


Evaluasi kinerja dan respons penonton.
Mengumpulkan umpan balik dari penonton dan anggota
tim.
Pasca-Produksi
1. Penilaian dan Laporan:
Penyusunan laporan akhir proyek.
Penilaian keberhasilan dan area untuk perbaikan.

2. Rencana Kelanjutan
Merencanakan pertunjukan ulang atau tur ke daerah lain.
Mengembangkan program pendidikan dan pelatihan
berbasis budaya Rejang.

Lampiran
1. Jadwal Produksi:
Timeline rinci dari setiap tahapan produksi.

2. Anggaran Proyek:
Rincian biaya yang dibutuhkan untuk setiap aspek
produksi.

Dengan rencana kerja produksi ini, diharapkan pertunjukan


"SAMANA" dapat terlaksana dengan sukses, membawa
manfaat besar bagi pelestarian budaya Rejang, dan
memberikan pengalaman seni yang tak terlupakan bagi
penonton

Anda mungkin juga menyukai