Volume 3 – November 2017 Civil Engineering
Dari hasil analisa perhitungan kebutuhan air
didapatkan kebutuhan air tertinggi adalah sebesar 8,50
mm/hari pada pola tanam I yakni pada bulan januari I.
dan masa pola tanam II didapatkan hasil analisa
kebutuhan air tertinggi adalah pada bulan oktoberI
yakni 10,95 mm/hari.
4.2 Analisa Effisiensi saluran
Hasil perhitungan effisiensi jaringan sebagai berikut:
Titik ba bb h A v1 v2 v3 ṽ Q Efisiensi
Saluran Sekunder
Pengukuran 2 2 2 2 2 3
(m) (m) (m) (m ) (m /s) (m /s) (m /s) (m /s) (m /s) (%)
Hulu 1,00 1,55 0,53 0,941 0,112 0,110 0,108 0,110 0,103
BW 1 - B un 1 82
Hilir 1,00 1,55 0,52 0,923 0,096 0,074 0,106 0,092 0,085
Hulu 0,97 1,50 0,51 0,877 0,138 0,132 0,129 0,133 0,117
B un 1 - B un 2 67
Hilir 0,93 1,50 0,50 0,840 0,082 0,112 0,085 0,093 0,078
Hulu 0,925 1,45 0,52 0,858 0,180 0,122 0,133 0,145 0,124
B Un 2 - B un 3 79
untuk hasil Evapotranspirasi selengkapnya dapat Hilir 0,922 1,45 0,51 0,840 0,115 0,118 0,119 0,117 0,099
Hulu 0,920 1,25 0,51 0,788 0,199 0,119 0,102 0,140 0,110
dilihat sebagai berikut: B un 3 - B un 4
Hilir 0,90 1,25 0,49 0,747 0,133 0,136 0,139 0,136 0,102
92
Besarnya Evapontanspirasi ( ET0) B Un 4 - B un 5
Hulu 0,84 0,95 0,42 0,548 0,172 0,147 0,147 0,155 0,085
ET0 rata-rata Hilir 0,80 0,95 0,4 0,510 0,111 0,134 0,104 0,116 0,059
70
Bulan mm/hari
Hulu 0,75 0,6 0,33 0,347 0,124 0,131 0,146 0,134 0,046
2012 2013 2014 mm/hari B un 5 - B un 5Tg 61
Hilir 0,72 0,6 0,3 0,306 0,094 0,089 0,094 0,092 0,028
I 3,52 2,39 3,07 3,0 Rata-rata 75
Januari
II 3,2 2,4 3,03 2,9 Sumber: hasil perhitungan, 2015
I 2,35 2,5 3,12 2,7
Februari
2,46 3,11
Berdasarkan ahsil analisa tersebut didapatkan
II 3,08 2,9
I 3,28 2,42 3,07 2,9 rata – rata effisiensi jaringan irigasi yakni 75%
Maret
II 2,86 2,47 3,31 2,9 sepanjang jaringan BW1-B un 5 Tg. dengan hasil ini
April
I 3,19 2,85 2,85 3,0 terlihat bahwa effisiensi jaringan BW1-B un 5 Tg
II 3,08 3,06 3,02 3,1
tidak memenuhi standar perencaan irigasi yakni 90%.
I 2,59 2,53 2,48 2,5
Mei 4.3 Optimalisasi Operasi Pembagian Air
II 2,52 2,76 2,8 2,7
Juni
I 2,29 2,36 2,19 2,3 Operasi pembagian air ini didasarkan pada
II 2,38 2,6 1,99 2,3
I 2,53 1,88 2,56 2,3
ketersediaan air pada jaringan irigasi. karena
Juli
II 2,5 1,83 2,7 2,3 terbatasnya waktu penelitian sehingga
Agustus
I 2,63 2,53 2,77 2,6 menyebabkan analisa kesetimbangan air pada saat
II 2,79 2,94 2,95 2,9
I 3,49 3,03 3,39 3,3
persiapan lahan saja. analisisnya dapat dilihat
September
II 3,52 3,56 3,42 3,5 pada uraian dibawah ini:
I 3,94 3,19 3,72 3,6
Oktober
II 2,34 3,66 3,26 3,1
I 2,59 3,46 3,17 3,1
Perhitungan kebutuhan air di intake (DR)
Nopember NFR LP : 0.983 l/dt
II 2,36 3,2 3,16 2,9
Desember
I 3,4 3,29 2,77 3,2 EI Total Standar : 65%
II 3,12 2,78 2,91 2,9 Sehingga nilai DR adalah:
sumber: hasil perhitungan, 2015
6. Perhitungan NFR =
Hasil perhitungan NFR, didapatkan hasil sebagai =1 .513
berikut: Perhitungan nilai k
Et0 P Re80 WLR ETc NFR DR = 1.513
Bulan c
(mm/hari) (mm/hari) (mm/hari) (mm/hari) (mm/hari) (mm/hari) NFR LP = 0.983
Januari 1 3,0 3,38 LP 8,50 Sehingga nilai k adalah:
3
2 2,9 3,80 LP 7,99
Februari 1 2,7 3,85 3,3 1,2 3,19 5,64
3
2 2,9 2,29 3,3 1,2 3,46 4,47
Maret 1 2,9
3
3,66 3,3 1,32 3,86 6,50 =
2 2,9 2,41 3,3 1,4 4,03 4,92
April 1 3,0
3
3,38 1,35 4,00 3,62 = 1.538
2 3,1 3,58 1,24 3,79 0,21
Mei 1 2,5 6,29 1,12 2,84 0
Berdasarkan hasil perhitungan nilai k yang >
3
2 2,7 4,81 0 0 0 0.70. maka ini berarti kondisi ketersediaan air pada
Agustus 1 2,64
3
1,77 LP 9,97 jaringan irigasi BW1 - B UN.5 Tg cukup melimpah.
2 2,89 1,15 LP 10,51
September 1 3,30 1,32 1,2 3,96 8,94 Meskipun dengan kondisi saluran yang memiliki nilai
3
2 3,50 0,16 1,2 4,20 7,34 effisiensi < 90% atau tidak sesuai standar perencanaan
Oktober 1 3,62 0,12 3,3 1,32 4,77 10,95
2 3,09
3
0,44 3,3 1,4 4,32 7,19 irigasi. Berdasarkan hasil analisa di atas maka
Nopember 1 3,07
3
1,24 3,3 1,35 4,15 5,90 memang perlu ada upaya skenario optimalisasi
2 2,91 2,70 3,3 1,24 3,60 0,91
Desember 1 3,15
3
4,90 1,12 3,53 1,64 operasi pembagian air yang tepat. Pada kondisi ini
2 2,94 3,26 0 0 0
maka skenario yang sesuai adalah pembagian air
Sumber: hasil perhitungan, 2015 secara serentak. air dibagikan ke seluruh areal
yang ditanami pada waktu bersamaan secara
33