Program PKB Guru MTsN 2 Way Kanan 2024
Program PKB Guru MTsN 2 Way Kanan 2024
ii
LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM
Sayudi,[Link] Irawan,[Link]
Nip.197708082005011004
Mengetahui,
Pengawas Sekolah
[Link]
Nip.198006202007101001
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan ke khadirat illahi Robbi yang mana atas rahmat dan
karunia- Nya
Berkelanjutan (PKB) di MTsN 2 Way Kanan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh
sekolah kami.
Program ini juga merupakan salah satu bukti bagi sekolah untuk mensukseskan
Penilaian Kinerja Guru (PKG) Tahun 2024 dalam melaksanakan kewajibannya untuk
Dalam kesempatan kali ini pula saya menghaturkan ucapkan terimakasih yang
sebesar- besarnya kepada berbagai pihak yang telah ikut membantu sehingga
Akhirnya kami beharap semoga program ini berguna khususnya bagi penyusun dan
berbagai pihak yang berkepentingan pada umumnya. Kritik dan saran demi
Bandung, Juli
2024
Penyusun,
Tim Kurikulum
iv
DAFTAR ISI
Hal
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .........................................
...........................................
B. Dasar Hukum
........................................................................................
C. Tujuan ...............................................................................................
.........................................................................................................................................
D. Manfaat ............................................................................................
.....
E. Sasaran
…..............................................................................................
F. Kegiatan ...........................................................................................
....
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN (PKB) Di MTsN 2 WAY KANAN
A. Pelaksanan Kegiatan
............................................................................
B. Tempat Pelaksanaan Kegiatan .................. ...........................................
C. Peserta ..............................................................................................
....
D. Materi Pokok dan Strategi Pengembangan Kegiatan PKB .................
BAB IV PENUTUP
Kesimpulan ............................................. ..............................................
.
v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan
kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai degan kebutuhan, secara bertahap,
berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitas guru. Dengan demikian, guru
dapat memelihara, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan dan
keterampilannya untuk melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
Pembelajaran yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, dan sikap peserta didik. Pengembangan keprofesian berkelanjutan
dilaksanakan setelah kegiatan evaluasi diri yang dilakukan oleh masing-masing guru
yang selanjutnya di analisis oleh koordinator PKB beserta Tim Pembantu
Koordinator. Dimana hasil evaluasi diri dan analisis ini selanjutnya dijadikan
sebagai acuan dalam penyusunan Program Kegiatan Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB). Pengembangan keprofesian berkelanjutan mencangkup
kegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,dan refleksi yang didesain untuk
meningkatkan karakteristik, pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan
sebagaimana digambarkan pada diagram berikut ini.
diadopsi dari Center for Continous Profesional Development (CPD). University of Cincinnati
Academic Health Center.
1
Melalui siklus evaluasi, refleksi pengalaman belajar, perencanaan dan
implementasi kegiatan pengembangan keprofesian guru secara berkelanjutan,
maka diharapkan guru akan mampu mempercepat pengembangan kompetensi
padagogik, profesional, sosial, dan kepribadian untuk kemajuan [Link]
dapat memenuhi harapan tersebut diatas dan untuk dapat menjamin
keterlaksanaan kegiatan PKB maka terlebih dahulu perlu di susunnya program
pelaksanaan kegiatan yang merupakan langkah awal dalam tahap perencanaan
yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan serta menjadi dasar
monitoring evaluasi maupun pelaporan.
B. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional; 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen;
3. Peraturan Pemerintahan Nomor 101 Tahun 2000 tentang
Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil;
4. Peraturan Pemerintahan Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan; 5. Peraturan Pemerintahan Nomor 74 Tahun 2008
tentang Guru;
6. Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan
Fungsional Pegawai Negeri Sipil;
7. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi
Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsinal Guru dan Angka Kreditnya;
8. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan
Kepegawaian
Negara Nomor 14 Tahun 2010 dan No mor 03/V/PB/2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya;
2
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 63 Tahun 2009
tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan;
14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomer 35 Tahun 2010 tentang
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya;
C. TUJUAN
1. Tujuan umum pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah untuk
meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam
rangka meningkatkan mutu
pendidikan.
2. Tujuan khusus pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah sebagai
berikut;
a. Meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai standar
kompetensi yang di tetapkan dalam peraturan perundangan yang
berlaku.
b. Memutakhirkan kompetensi guru untuk memenuhu kebutuhan guru
dalam
perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk
memfasilitasi proses
pembelajaran peserta didik.
c. Meningkatkan komitmen guru dalam melaksanakan tugas pokok dan
fungsinya sebagai tenaga profesional.
d. Menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai penyandang profesi guru.
e. Meningkatkan citra, harkat, dan martabat profesi guru di masyarakat.
f. Mununjang pengembangan karir guru.
D. MANFAAT
Manfaat pengembangan keprofesian berkelanjutan
yang terstruktur, sistematik
dan memenuhi kebutuhan peningkatan
keprofesian guru adalah sebagai berikut:
1. Bagi Peserta Didik
Peserta didik memperoleh jaminan pelayanan dan pengalaman belajar yang
efektif.
2. Bagi Guru
Guru dapat memenuhi standar dan mengembangkan kompetensinya
sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas utamanya secara efektif sesuai
dengan kebutuhan belajar
peserta didik untuk menghadapi kehidupan di masa datang.
3
a. Bagi Madrasah
Madrasah mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas
kepada peserta didik.
b. Bagi Orang Tua/Masyarakat
Orang tua/masyarakat memperoleh jaminan bahwa anak mereka
mendapatkan
layanan pendidikan yang berkualitas dan pengalaman belajar
yang efektif. c. Bagi Pemerintah
Memberikan jaminan kepada mayarakat tentang layanan
pendidikan yang
berkualitas dan professional.
E. SASARAN
Sasaran kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah semua
d e w a n guru pada MTsN 2 Way Kanan
F. KEGIATAN
Pengembangan keprofesian berkelanjutan dilaksanakan sesuai dengan
kebutuhan guru. Pelaksanaannya didasarkan pada unsur-unsur
pengembangan keprofesian berkelanjutan,
prinsip pelaksanaan dan lingkup pelaksanaan kegiatan.
1. Unsur-unsur pengembangan keprofesian berkelanjutan
Menurut Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009,
unsur kegiatan
pengembangan keprofesian berkelanjutan meliputi:
a. Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah upaya untuk meningkatkan
profesionalisme diri agar
memiliki kompetensi yang sesuai dengan peraturan perundang-
undangan atau kebijakan pendidikan nasional serta perkembangan
ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni.
b. Publikasi Ilmiah
Publikasi ilmiah adalah karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan
kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi guru terhadap
peningkatan kualitas proses
pembelajaran di madrasah dan pengembangan dunia pendidikan
secara umum. Publikasi ilmiah mencakup 3 kelompok yaitu ;
1) Presentasi pada forum ilmiah
4
3) Publikasi buku teks pelajaran, buku pengayaan, dan/atau pedoman
guru
c. Karya Inovatif
Karya inovatif adalah karya yang bersifat pengembangan,
modifikasi atau
penemuan baru sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan
kualitas
proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan,
sains/teknologi, dan seni. Karya inovatif ini dapat berupa penemuan
teknologi tepat
2. Prinsip pelaksanaan
Dalam sistem Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru, sebagai
langkah awal
pelaksanaan pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru, dilakukan
pemetaan
profil kinerja guru dengan menggunakan instrumen evaluasi diri. Kegiatan
tersebut dilaksanakan pada setiap awal semester periode penilaian kinerja
guru
Melalui kegiatan ini dapat diketahui tentang profil kinerja guru baik secara
individual maupun kelompok. Merumuskan / membuat perencanaan PKB
oleh koordinator PKB
bersama- sama guru, melalui konsuhasi dengan kepala sekolah.
menetapkan dan menyetujui rencana final PKB bagi guru dengan oleh
Koordinator PKB bersama Kepala Sekolah, untuk selanjutnya serah terima
rencana kegiatan PKB dari koordinator PKB kepada masing-masing guru.
5
Pengembangan keprofesian berkelanjutan dilaksanakan selama kurun waktu
2 semester
baik bagi guru yang telah maupun yang belum mencapai standar yang
ditetapkan. Dalam setiap semester terdapat bulan yang tidak sepenuhnya
efektif digunakan dalam proses
pembelajaran terdapat mingu-minggu yang tidak efektif, hal ini tentunya harus
dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan jadwal kegiatan
PKB, selanjutnya pada
6
Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
dan/atau sekolah berhak menambah alokasi
7
pengembangan keprofesian berkelanjutan harus dimulai dari madrasah.
d. Guru yang tidak memperlihatkan peningkatan kompetensi setelah
diberi kesempatan untuk mengikuti program pengembangan
keprofesian berkelanjutan sesuai dengan kebutuhannya, maka
dimungkinkan diberikan sanksi sesuai dengan
peraturan yang berlaku. Sanksi tersebut tidak berlaku bagi guru, jika
sekolah tidak
3. Lingkup pelaksanaan
Lingkup pelaksanaan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan
ditunjukkan dalam diagram di bawah ini (diadopsi dari TDA: Continuing
Profesional
Development. pengembangan keprofesian berkelanjutan dapat dilakukan di
internal madrasah, eksternal-antar madrasah maupun melibatkan
kepakaran lain yang dimungkinkan untuk dilakukan melalui jaringan
virtual.
8
Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk pengembangan
di MTsN 2 Way Kanan dilakukan secara mandiri dan dikelompokkan sebagai
berikut;
a. Dilakukan oleh guru secara mandiri, dengan program kegiatan antara lain
sebagai
berikut:
1) mengembangkan kurikulum yang mencakup topik-topik
aktual/terkini yang
berkaitan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan
sebagainya sesuai
dengan kebutuhan peserta didik;
2) merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dengan
menggunakan metode
pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik;
3) mengevaluasi,
menilai dan menganalis hasil belajar peserta
didik yang dapat menggambarkan kemampuan peserta
didik secara nyata;
4) menganalisis dan mengembangkan model pembelajaran
berdasarkan umpan
balik yang diperoleh dari peserta didik;
5) melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang
dilakukan sehari-hari sebagai bahan untuk pengembangan
pembelajaran;
9
b. Dilakukan oleh guru bekerja sama dengan guru lain dalam satu madrasah
dengan
program kegiatan antara lain sebagai berikut:
1) mengobservasi kegiatan pembelajaran sesama guru dan memberikan
saran untuk
perbaikan pembelajaran;
2) melakukan identifikasi, investigasi dan membahas permasalahan yang
dihadapi
di kelas/sekolah;
3) menulis modul, buku panduan peserta didik, lembar kerja peserta
didik, dsb;
4) membaca dan mengkaji artikel dan/atau buku yang berkaitan
dengan bidang dan
profesi untuk membantu pengembangan pembelajaran;
5) mengembangkan kurikulum dan persiapan mengajar dengan
memanfaatkan TIK;
6) melaksanakan pembimbingan pada program induksi bagi
guru pemula; 7) melakukan penelitian bersama dan menuliskan
hasil penelitian tersebut; 8) lain-lain kegiatan terkait dengan
pengembangan keprofesian guru
1) kegiatan MGMP;
2) pelatihan/seminar/lokakarya;
3) kunjungan ke sekolah lain, dunia usaha dan industri, dsb;
4) mengundang nara sumber dari madrasah lain, komite , dinas
pendidikan,
pengawas, asosiasi profesi, atau dari instansi/institusi yang relevan.
10
pusat.
11
Dalam menetapkan pelaksanaan pengembangan keprofesian
berkelanjutan di madrasah, melalui jaringan madrasah, atau kepakaran
lain, hal hal lamnya yang juga menjadi perhatian yaitu :
1) tidak merugikan kepentingan belajar peserta didik
2) sesuai dengan kebutuhan pengembangan profesionalisme guru -dan
peningkatan
mutu sekolah
3) kelayakan pelaksanaan program pengembangan keprofesian
berkelanjutan ditinjau dari segi ketersediaan sumber daya manusia,
biaya. dan waktu.
Tahap 1 :Guru melaksanakan evaluasi diri pada setiap awal tahun dengan mengisi
format-1
Tahap 2: Menentukan profil kinerja guru yang didasarkan pada hasil evaluasi diri
yang dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa perangkat
pembelajaran
Tahap 3:Membuat perencanaan kegiatan PKB dengan menggunakan format-2 oleh
Sekolah
Tahap 4: Menetapkan dan menyetujui rencana final PKB bagi guru dengan
menggunakan format 2-3 oleh Koordinator PKB bersama Kepala Madrasa
Tahap 5 :Gurumenerimarencanaprogrampengembangankeprofesian
berkelanjutan yang mencakup kegiatan yang akan dilakukan di dalam dan/atau luar
12
Dengan memperhatikan profil kinerja guru yang didasarkan pada hasil
evaluasi diri yang dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa
perangkat pembelajaran, maka
program kegiatan PKB pada tahap-6 ini diarahkan menjadi:
a. Bagi guru yang memiliki kompetensi sesuai standar atau diatas
standar program
pengembangan keprofesian berkelanjutan diarahkan kepada
peningkatan dan
13
2) Semi-formal
Dilaksanaka apabila observasi pada tahap informal belum
menunjukan adanya peningkatan kompetensi yang ingin
dicapai. Pada tahap ini,
program pembinaan lebih terstruktur dan guru harus bekerja
sama dengan seorang guru pendamping. Dengan dukungan guru
pendamping,
3) Formal
Jika hasil observasi ulang pada tahap informal dan semi-formal
belum menunjukkan peningkatan kompetensi standar, maka
pembinaan guru dilakukan melalui tahapan formal. Pada tahap
formal ini, guru dikirimkan oleh madrasah untuk mengikuti
pengembangan keprofesian berkelanjutan di lembaga
pelatihan (misalnya P4TK, PT/LPTK, dan service provider
lainnya) melalui proses pengawasan oleh kepala madrasah.
14
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN PKB
MTSN 2 WAY KANAN
A. PELAKSANA KEGIATAN
Jabatan Dalam
No Nama/NIP/NUPTK Jabatan
Kegiatan
15
C. PESERTA
Peserta kegiatan PKB adalah seluruh guru MTsN 2 Way Kanan yang telah mengikuti
21 Heriyono,[Link] SKI
24 Sherly Sintia,[Link] BK
25 Indah Rahm,[Link] BK
16
D. MATERI POKOK DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KEGIATAN PKB
dan ruang lingkup pelaksanaan PKB serta tujuan dan manfaat penyelenggaraan
kegiatan PKB, yang didasarkan pada hasil evaluasi diri yang memberikan
tersebut maka hal yang berkaitan dengan materi kegiatan kami sampaikan
sebagai berikut;
berdasarkan kisi- kisi penilaian kinerja guru, untuk guru mata pelajaran dan
17
a. Uraian Materi Pokok Kegiatan PKB Guru Mata Pelajaran
No KOMPETENSI INDIKATOR
1 Mengenal
1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar
karakterist setiap
ik peserta didik di kelasnya
peserta 2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik
didik
mendapatkan kesempatan yang sama untuk
berpartisipasi aktif dalam
kegiatan pembelajaran.
3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan
kesempatan
belajar yang sama pada semua peserta didik dengan
kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda.
4. Guru mencoba mengetahui penyebab
penyimpangan
perilaku peserta didik untuk mencegah agar
perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik
lainnya.
5. Guru membantu mengembangkan potensi dan
mengatasi kekurangan peserta didik
2 Menguasai
teori 1. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik
untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia
belajar dan
dan kemampuan
prinsip-
prinsip belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran
pembelajara dan aktivitas yang bervariasi
n yang 2. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman
mendidik peserta didik terhadap materi pembelajaran
tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran
berikutnya berdasarkan tingkat
pemahaman tersebut.
18
3 Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan
kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai
maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan
pembelajaran.
4 Kegiatan
1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan
Pembelajaran
rancangan yang telah disusun secara lengkap dan
yang Mendidik
pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru
mengerti tentang tujuannya.
2. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan
19
20
8. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang
individu.
5. Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat,
21
22
6. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan
peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan
relevan untuk menghilangkan kebingungan pada
peserta didik.
kebudayaan
23
1. Guru menghargai dan
mempromosikan prinsip-
prinsip Pancasila sebagai
dasar ideologi dan etika bagi
semua warga Indonesia.
2. Guru mengembangkan
kerjasama dan
membina
kebersamaan dengan
teman
sejawat
tanpa
memperhatikan perbedaan
yang ada (misalnya: suku,
24
Indonesia agama, dan gender).
9 Menunjukkan
1. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara,
pribadi yang
berpenampilan, dan berbuat terhadap semua peserta
dewasa dan
didik, orang tua, dan teman sejawat.
teladan
2. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman
sejawat, termasuk mengundang mereka untuk
mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan
masukan
sekolah.
25
10 Etos kerja, 1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan
tanggung jawab
tepat waktu.
yang tinggi, dan
2. Jika guru harus meninggalkan kelas, guru mengaktifkan
rasa bangga
siswa dengan melakukan hal -hal produktif terkait
menjadi guru
dengan mata pelajaran, dan meminta guru piket atau
11 Bersikap inklusif,
1. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil,
bertindak
memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan
objektif, serta
masing-masing, tanpa memperdulikan faktor personal.
tidak
2. Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan teman
Diskriminatif
sejawat (bersifat inklusif), serta berkontribusi positif
terhadap semua diskusi formal dan informal terkait
dengan pekerjaannya.
26
daerah yang sama dengan guru).
27
14 Mengembangkan 1. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik, lengkap,
keprofesian
melalui tindakan
reflektif dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.
tindak lanjutnya.
28
b. Uraian Materi Pokok Kegiatan Guru BP/BK
No KOMPETENSI INDIKATOR
29
jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan
menengah, serta tinggi.
Beriman dan bertakwa 1. Guru BK/Konselor berpenampilan rapih dan bersih.
4 kepada Tuhan Yang 2. Guru BK/Konselor berbicara dengan santun dan jujur
Maha Esa. kepada peserta didik/konseli.
30
7 Menampilkan kinerja
1. Guru BK/Konselor memotivasi peserta didik/konseli
berkualitas tinggi.
untuk berpartisipasi aktif dalam layanan BK yang
diberikan.
2. Guru BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK
31
10 Mengimplementasi
1. Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti
kolaborasi antar
melakukan interaksi dengan organisasi profesi lain.
profesi.
2. Guru BK/Konselor dapat berkolaborasi dengan
33
4. Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya
34
kepentingan pribadi guru BK/konselor.
dalam BK.
35
E. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Sebagaimana disampaikan diatas untuk pelaksanaan PKB dilaksanakan selama kurun waktu
2 semester, untuk itu terlebih dahulu disampaikan tentang hasil analisis waktu untuk 2
semester berjalan sehingga dapat diperkirakan tentang minggu efektif dan minggu tidak
efektif pada setiap bulan dalam setiap semester berjalan, dengan demikian diharapkan dalam
penyusunan jadwal kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif dan mengenai sasaran. Berikut
ini disajikan perkiraan minggu efektif dan minggu tidak efektif pada setiap bulan dalam setiap
semesternya.
Perkiraan Minggu Efektif dan Minggu Tidak Efektif
Tahun Pelajaran 2024/2025
Minggu ME
Jumlah Minggu ME
Bulan tidak efektif Non TM Keterangan
Minggu Efektif TM
2
Juli 2024 4 2 MADSAMA
1 1
Agustus 2024 5 - 5
- 5
Prakiraan STS
September 2024 4 - 4 1 3
Oktober 2024 4 - 4 - 4
November 2024 5 - 5 - 5
Prakiraan penilaian
Desember 2024 4 1 3 3 - akhir semester 1 ME yang bisa
dipakai TM dan P5=
18
Jumlah 26 3 23 5 18
Januari 2025 4 1 3 - 3
Pebruari 2025 4 - 4 - 4
Prakiraan STS
Prakiraan libur hari raya Idul Fitri 1444
Maret 2025 5 1 4 1 3 Ujian Sekolah
April 2025 4 2 2 - 2
Mei 2025 5 - 5 1 4
Juni 2025 4 1 3 3 Prakiraan SAS dan
-
pasca SAS
MEyangbisa
Jumlah26421 5 16 dipakai TM dan P5=
16
Jumlah 1 tahun52744 10 34
36
Dengan memperhatikan hal hal tersebut diatas, secara garis besar jadwal pelaksanaan kegiatan
37
BAB III
LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN P K B
MTSN 2 WAY KANAN
A. Persiapan
a. Mengikuti kegiatan sosialisasi
b. Musyawarah Dewan Pendidik untuk menunjuk dan memutuskan Koordinator PKB
B. Pelaksanaan
a. Tahap 1 : Guru melaksanakan evaluasi diri pada setiap awal tahun dengan mengisi
format-1
b. Tahap 2 : Menentukan profil kinerja guru yang didasarkan pada
hasil evaluasi diri yang dilengkapi dengan dokumen pendukung
berupa perangkat pembelajaran
h. Tahap 8 : Semua guru dan koordinator PKB melakukan refleksi terhadap kegiatan
PKB pada akhir semester dengan menggunakan format-4.
38
39
40
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Kanan ini disusun, dengan harapan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan apa yang
diharapkan, tentunya disadari bahwa dalam program ini masih banyak kekurangan dan
kelemahan. Semoga yang Maha Kuasa memberikan petunjuk dan bimbingan untuk
melengkapinya dan dapat tersusun program berikutnya yang mendekati kesempurnaan. Dengan
demikian saran pandangan dan masukan sangat kami nantikan, sebelumnya kami haturkan terima
kasih.
41