0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Analisis SOAP Farmakoterapi Infark Miokard

Diunggah oleh

dyatari4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Analisis SOAP Farmakoterapi Infark Miokard

Diunggah oleh

dyatari4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Studi kasus farmakoterapi

Analisis SOAP

 Subject

Nyeri dada pada bagian Tengah dada sejak 4 jam SMRS dengan durasi kurang lebih 30
menit. Nyeri dirasakan terus menerus. Nyeri tidak berkurang dan tidak hilang dengan
beristirahat. Lokasi nyeri tidak dapat ditunjuk dengan 1 jari dan tidak dipengaruhi perubahan
posisi

Sesak nafas,mual,lemah, muntah, tidak ada batuk,tidak ada nyeri uluh hati, BAB dan BAK
tidak ada keluhan

 Object
EKG

TD 170/100, kepala dan leher tidak ditemukan kelainan. Pemeriksaan fisik


jantung,paru,abdomen dan ektremitas dalam batas normal. Pemeriksaan EKG didapatkan ST
Depresi pada lead I, Avl, V4,V5,V6 dan T inferted pada lead I,V4,V5,V6. Troponin I 0,5 ug/l.
Hasil rontgen didapatkan CTR > 58%, ditemukan pleura minimal pada kedua lapangan paru
dan infiltrate pada perihilar.

Memiliki factor resiko PJK berupa hipertensi,DM tipe 2, dislipidemia


 Assesment

Didiagnosis pasien mengalami infark miokard akut tanpa ST elevasi, nyeri dada tipikal
angina

Ada obat tidak ada keluhan pada terapi ranitidine, karena pasien tidak mengalami keluhan
nyeri uluh hati

Melanjutkan terapi oksigen 3 liter/menit nasal kanul, IVFD ringer laktat 12 tpm, ISDN 3 x 5
mg sebagai antiangina, ramipril 1x5 mg untuk menurunkan TD tinggi, simvastatin 1x 20 mg
untuk kolesterol tinggi, novorapid 3 x 16 unit, inj. Ceftriaxone 2 x 1 gram sebagai antibiotik,
clopidogrel 1x 75 mg sebagai antiplatelet

Adanya interaksi obat antara ramipril dengan spironolakton sehingga dihentikan penggunaan
spironolakton

Adanya interaksi antara penggunaa aspilet dengan clopidogrel secara bersamaan yang dapat
menyebabkan perdarahan yang tidak biasa, maka dilakukan penghentian terapi aspilet

Tidak perlu diberikan antikoagulan karena pasien memiliki resiko tinggi perdarahan cukup
diberikan antiplatelet clopidogrel

 Planning

Posisikan pasien semi fowler

Bedrest

Disarankan untuk diet garam

Menjaga pola makan dan menghindari makanan yang tinggi kolesterol

Monitoring keluhan

Monitoring glukosa, TD, LDL, HDL, Enzim troponin

Menghentikan pemberian spironolakton, ranitidine, aspilet

Melanjutkan terapi oksigen 3 liter/menit nasal kanul, IVFD ringer laktat 12 tpm, ISDN 3 x 5
mg sebagai antiangina, ramipril 1x5 mg untuk menurunkan TD tinggi, simvastatin 1x 20 mg
untuk kolesterol tinggi, novorapid 3 x 16 unit, inj. Ceftriaxone 2 x 1 gram sebagai antibiotik,
clopidogrel 1x 75 mg sebagai antiplatelet
Soal tambahan

1. Apakah secara farmakologis obat sudah sesuai dengan pasien?


Pemberian obat pada pasien belum sepenuhnya sesuai yaitu pada pemberian
ranitidine, spironolakton dan aspilet yang perlu dihentikan. Penghentian ranitidine
karena pasien tidak mengalami keluhan nyeri uluh hati dan tidak adanya riwayat
penyakit lambung. Penghentian spironolakton karena adanya interaksi obat dengan
ramipril. Sedangkan penghentian obat aspilet karena adanya interaksi dengan
clopidogrel jika digunakan bersamaan yang mengakibatkan perdarahan terutama di
saluran cerna

2. Bagaiman cara penggunaan obat dan sebutkan fungsi dari obat yang diberikan!
- oksigen 3 liter/menit nasal kanul untuk membantu respirasi pasien
- IVFD ringer laktat 12 tpm untuk mengatasi pasien yang lemah diberikan secara
intravena
- ISDN 3 x 5 mg sebagai antianginal berbentuk tablet diberikan secara oral
- ramipril 1x5 mg untuk menurunkan TD tinggi diberikan secara oral
- simvastatin 1x 20 mg untuk kolesterol tinggi diberikan secara oral
- novorapid 3 x 16 unit diberikan secara subkutan segera sebelum atau sesudah
makan
- inj. Ceftriaxone 2x 1 gram sebagai antibiotic diberikan secara intravena atau
intramuscular
- clopidogrel 1x 75 mg sebagai antiplatelet diberikan secara oral

Anda mungkin juga menyukai