0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Data Preformulasi Zat Aktif dan Tambahan

Diunggah oleh

dyatari4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Data Preformulasi Zat Aktif dan Tambahan

Diunggah oleh

dyatari4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

DATA PREFORMULASI

3.1 Zat Aktif

Kencur (Kaempferiae galanga L.) (Farmakope Herbal Indonesia edisi II hal 230)

 Pemerian : ekstrak kental, warna cokelat tua, bauk has, rasa


pedas, dan tebal di lidah
 Senyawa identitas : etil- p – metoksisinamat
 Kadar air : tidak lebih dari 10 %
 Abu total : tidak lebih dari 0,5 %
 Abu tidak larut asam : tidak lebih dari 0,2 %
 Khasiat : ekspektoran (setyawan, 2012)

3.2 Zat Tambahan

1. Gelatin (HOPE 6th edition)

 Rumus molekul : C6H7N3O


 Pemerian : tidak berwarna, tidak berbau, serbuk kristal putih
 Kelarutan : praktis tidak larut dalam aseton,kloroform, etanol 95%,
eter , dan methanol ; larut dalam gliserin asam dan basa. Walaupun asam dan
basa menyebabkan presipitasi ; di dalam air, gelatin mengembang dan melunak
menyerap 5 – 10 x dari berat air ; larut dalam air diatas 40 o C, membentuk solusi
koloidal yang akan menjadi gel pada perbandingan 35 – 40 o C. system gel-sol ini
bersifat tiksotropik dan heatreversible
 Stabilitas : gelatin kering stabil dalam udara ; larutan gelatin berair
juga stabil selama periode Panjang jika disimpan di suhu sejuk tetapi dapat
terjadi degradasi oleh bakteri ; pada suhu di atas 50 oC, larutan jgelatin berair
dapat mengalami depolimerisasi lambat dan penurunan kekuatan gel dapat
terjadi. Depolomerisasi menjadi lebih cepat pada suhu diatas 65 o C; kekuatan gel
dapat berkurang setengahnya Ketika larutan dipanaskan pada 80 o C selama 1
jam ; tingkat dan luasnya depolimerisasi tergantung pada berat molekul gelatin,
yang mana bahan dengan BM rendah akan terdekomposisi lebih cepat ; gelatin
dapat disterilkan dengan panas kering
 Penyimpanan : bulk material harus disimpan dalam wadah kedap udara
dalam kondisi sejuk, berventilasi dan tempat yang kering
 Kegunaan : coating agent; film-foaming agent; tablet binder;
viscositu increasing agent

2. etanol 70% (HOPE 5th edition hal 18 dan HOPE 6th edition hal 17)

 Titik didih : 78,15o C


 Inkompabilitas : alumunium, material oksidasi, alkali, garam
organic
 Pemakaian : 10% v/v untuk produk yang dipakaii untuk usia 12 tahun
keatas, 5 % untuk produk yang dipakai untuk usia 6-12 tahun, 0,5% untuk
produk yang dipakai untuk usia dibawah 6 tahun

3. Avicel PH 102 (HOPE 5th edition)

 Pemerian : Serbuk kristalin; putih; tidak berbau; tidak berasa; tersusun atas
partikel-partikel berpori; higroskopis
 Fungsi : Pengisi tablet (konsentrasi 20- 90% b/b); penghancur tablet (konsentrasi
5-15% b/b); adsorben (20-90%). Dapat digunakan untukmetode kempa langsung
maupun granulasi basah.
 Kelarutan : Sukar larut dalam larutan NaOH 5% b/v; praktis tidak larut dalam
air, asam encer dan sebagian besar pelarut organik
 Stabilitas : Avicel stabil, meskipun higroskopis. Harus disimpan dalam wadah
tertutup baik pada tempat sejuk dan kering.
 Inkompatibilitas : Agen pengoksidasi kuat

4. Talk (HOPE 6th edition hal 728 – 729)

 Rumus molekul : Mg6(Si2O5)4(OH)4


 Pemerian : serbuk kristalin berwarna keabuan, sangat halus, tidak
berbau dan berasa manis
 Kelarutan : praktis tidak larut dalam pelarut organic dan air
 Stabilitas : stabil
 Inkompabilitas : senyawa ammonium kuartener
 Penyimpanan : disimpan dalam wadah tertutup rapat pada tempat kering
dan sejuk
 Kegunaan : pelincir (glidan)

5. Mg Stearat (HOPE 6th edition hal 404-405)

 Pemerian : serbuk berwarna putih, sangat halus dengan bobot jenis


rendah, berbau seperti asam stearate dan berasa khas
 Bobot molekul : 591,24 g/ mol
 Titik leleh : 117 – 150o C
 Stabilitas : praktis tidak larut dalam etanol,eter dan air
 Inkompabilitas : dengan asam dan basa kuat serta garam besi.
Hindari pencampuran dengan zat pengoksidasi kuat. Mg Stearat tidak dapat
digunakan dalam produk yang mengandung aspirin, beberapa vitamin dan garam
alkaloid
 Kegunaan : lubrikan

6. Laktosa (HOPE 6th edition hal 365-366)

 Rumus molekul : C12H22O11H2O


 Pemerian : serbuk atau partikel kristal berwarna putih , tidak berbau
dan memiliki rasa manis yang lemah (20% dari kemanisan sukrosa)
 Kelarutan : 1 dalam 5,24 air, Sebagian tidak larut dalam etanol
 Stabilitas : dalam keadaan lembab dapat tumbuh jamur dan kapang
 Inkompabilitas : dapat terjadi reaksi kondensasi dengan senyawa
yang memiliki gugus amin primer, meghasilkan produk berwarna coklat, laktosa
juga tidak kompetibel dengan asam amino, amfetamin dan lisinopril
 Penyimpanan : dalam wadah tertutup rapat dan disimpan di tempat yang
kering dan sejuk
 Kegunaan : pengisi granul

Anda mungkin juga menyukai