TUGAS
"SISTEM INFORMATIKA"
DI SUSUN OLEH:
ADWIN (202151023)
PROGRAM STUDI MANAJEMEN / EKSTENSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SULAWESI TENGGARA
2023
SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER
1. Komputer Generasi Pertama (1940-1956)
Perangkat komputer yang pertama ternyata dikembangkan untuk desain pesawat
dan peluru kendali. Komputer generasi pertama ini digagas oleh Konrad Zuse,
seorang insinyur asal jerman. Komputer ini menggunakan tabung hampa udara
sebagai sirkuit dan drum magnetik untuk memori.
Gambar komputer generasi pertama. (Sumber : fahmirahman.
[Link])
Nah, kamu tahu nggak, komputer generasi pertama ini sangat mahal dan besar,
loh! Besarnya itu sampai bisa mengisi seluruh ruangan. Contohnya saja ENIAC,
komputer elektronik pertama di dunia yang mempunyai bobot 30 ton, panjang
30 M, dan tinggi 2,4 M.
Komputer generasi pertama juga mengandalkan machine language, yaitu level
bahasa pemrograman paling rendah yang bisa dimengerti oleh komputer.
Bahasa pemrograman ini hanya bisa menyelesaikan satu perhitungan setiap
waktu, serta butuh berhari-hari atau berminggu-minggu untuk menyetel
perhitungan baru.
2. Komputer Generasi Kedua (1956-1963)
Diciptakannya transistor pada masa ini mengubah wajah komputer generasi
pertama. Transistor menggantikan tabung hampa dan memulai perkembangan
komputer generasi kedua.
Gambar komputer generasi kedua. (Sumber: [Link])
Transistor jauh mengungguli tabung hampa dan memungkinkan komputer
menjadi lebih kecil, cepat, murah, dan hemat energi, bila dibandingkan dengan
pendahulunya. Selain itu, pada generasi ini, juga dilakukan pengembangan
memori inti magnetik.
Secara umum komputer generasi kedua sudah menggunakan bahasa
pemrograman tingkat tinggi, kapasitas memorinya sudah lumayan besar, tidak
membutuhkan terlalu banyak listrik, dan proses operasinya sudah cepat.
3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1971)
Pengembangan integrated circuit menjadi penanda komputer generasi ketiga.
Dalam pemakaian komputer generasi kedua, transistor membuat komputer
jadi cepat panas. Hal ini yang menyebabkan komputer generasi kedua mulai
ditinggalkan.
Gambar komputer generasi ketiga. (Sumber: [Link])
Kemudian, pada tahun 1958, Jack Billy menciptakan integrated circuit chip atau
IC. IC ini merupakan kepingan kecil yang mampu menampung banyak
komponen menjadi satu. Jadi, komputer pada generasi ketiga menjadi lebih
kecil, cepat, dan murah. Pada masa ini, memungkinkan juga untuk dipasarkan
ke khalayak umum.
4. Komputer Generasi Keempat (1971-sekarang)
Mikroprosesor menjadi terobosan dalam mendatangkan komputer generasi
keempat dengan menyatukan ribuan IC ke dalam satu keeping silicon.
Gambar komputer generasi keempat. (Sumber :
[Link])
Komputer generasi pertama yang besarnya hingga bisa mengisi seluruh
ruangan, komputer generasi keempat sudah muat dalam genggaman manusia.
Pada masa ini, mulai muncul laptop yang sangat portable dan dapat dibawa
kemana-mana. Seiring komputer-komputer kecil ini menguat, mereka dapat
dihubungkan untuk membentuk jaringan, yang pada akhirnya mengawali
perkembangan internet.
5. Komputer Generasi Kelima (sekarang-masa depan)
Nah, komputer generasi kelima ini adalah komputer yang kita gunakan.
Ditandai dengan munculnya LSI atau large scale integration yang merupakan
pemadatan ribuan mikroprosesor ke dalam satu mikroprosesor. Komputer
generasi kelima ini juga ditandai dengan munculnya semi konduktor.
Gambar komputer generasi kelima. (Sumber: [Link])
Komputer quantum dan penggunaan nano technology juga akan merubah besar-
besaran wajah komputer yang kita kenal pada generasi sebelumnya. Tujuan dari
komputer generasi kelima adalah mengembangkan komputer yang dapat
merespon suara bahasa dan dapat belajar secara sadar.
MANFAAT TEKNOLOGI INFORMATIKA DALAM DUNIA BISNIS
Manfaat jika bisnis menerapkan teknologi informasi adalah menghemat biaya
produksi dan operasional. Dengan berkembangnya teknologi informasi yang
setiap hari menunjukkan perubahan atau kemajuan, maka akan membuat
perusahaan dapat melakukan pengawasan atau mengontrol biaya-biaya yang
dikeluarkan setiap hari.
1. Bisnis
Teknologi informasi membantu pelaku bisnis dalam berbagai aspek usaha,
mulai dari promosi, kegiatan jual beli, layanan pelanggan, transaksi, hingga
keamanan. Berikut beberapa contohnya:
a. Meningkatkan Efisiensi
Manfaat teknologi informasi cukup jelas dalam hal meningkatkan efisiensi.
Pemilik bisnis bisa membuat laporan keuangan dengan cepat, menjawab
pertanyaan umum (Frequently Asked Questions) menggunakan pesan berbasis
sistem AI, hingga melakukan inventori stok dengan cepat.
b. Memudahkan Promosi
Teknologi promosi di era digital membantu pemilik bisnis meraih banyak orang
dengan cepat sekaligus relatif tepat sasaran (menurut demografi dan target
pasar). Email berlangganan, media sosial, situs video, forum, hingga situs
interaktif menjadi “senjata” promosi masa kini.
c. Memudahkan Proses Evaluasi dan Peningkatan Mutu Bisnis
Evaluasi penting bagi bisnis untuk meningkatkan mutu. Teknologi informasi
membantu pengumpulan data untuk evaluasi dan pelaporan yang lebih akurat
serta efisien, misalnya menggunakan perangkat lunak khusus.
Bisnis juga mendapat keuntungan dari teknologi informasi dalam penjaminan
keamanan, misalnya software development untuk mencegah pencurian data
personal dan serangan siber.
2. Informasi
Peran teknologi informasi dalam bidang media dan penyebaran informasi tidak
bisa disangkal. Beberapa contoh keuntungannya adalah:
a. Menyampaikan Informasi Genting dengan Cepat
Informasi genting seperti kabar bencana, kerusuhan, dan kejadian lain yang
membutuhkan respons cepat bisa tersampaikan lebih cepat berkat dukungan
teknologi informasi dan digital.
b. Memberi Suara ke Pihak yang Membutuhkan
Teknologi informasi seperti media sosial, internet, dan perangkat mobile
memberi kesempatan bagi pihak tertentu untuk menyuarakan aspirasi dan protes
dengan lebih mudah. Hal ini memberi dukungan bagi keadilan sipil.
c. Memudahkan Pengecekan Informasi
Informasi yang simpang-siur memang menjadi tantangan era digital, tetapi
teknologi informasi juga memberi alat untuk membongkar kekeliruan dan
pemalsuan.
Teknologi juga memudahkan anggota industri media untuk mendapat bahan
berita yang beragam atau menciptakan pembahasan dari berbagai sudut
pandang.
3. Kesehatan
Dunia kesehatan mendapat keuntungan besar dari berkembangnya teknologi
informasi. Beberapa keuntungannya antara lain:
a. Mengurangi Potensi Kesalahan
Potensi kesalahan/error dalam menangani data pasien dapat berdampak fatal,
terutama bagi pasien yang memiliki kondisi khusus. Teknologi informasi
memudahkan pengelompokan data dan pembuatan sistem peringatan untuk
pasien berkondisi khusus.
b. Memberi Akses Informasi lebih Luas
Sistem dalam teknologi informasi memberi akses luas ke informasi kesehatan.
Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat
awam. Mobile app development bahkan sudah banyak yang bekerja sama
dengan pakar kesehatan dan dokter.
c. Meningkatkan Efisiensi Perawatan
Kondisi seorang pasien seringkali membutuhkan intervensi dari beberapa dokter
ahli sekaligus. Teknologi informasi memungkinkan para dokter, perawat, dan
staf kesehatan lain untuk berkoordinasi dengan lebih mudah demi merawat
pasien berkondisi khusus.
Secara umum, teknologi informasi meningkatkan kinerja tenaga kesehatan
sekaligus memberi lebih banyak akses informasi bagi pasien, pendamping,
siswa bidang kesehatan, hingga masyarakat umum.
4. Komunikasi
Komunikasi merupakan salah satu tujuan utama pengembangan teknologi
informasi. Manfaatnya bagi bidang komunikasi antara lain:
a. Menurunkan Biaya untuk Berkomunikasi
Hampir semua kalangan masyarakat kini bisa menikmati teknologi komunikasi
seperti telepon dan internet dengan biaya lebih murah. Hal ini karena
perkembangan teknologi informasi yang meluas.
b. Mempercepat Penyampaian Informasi
Manfaat teknologi informasi yang paling jelas adalah mempercepat arus
informasi. Berita terbaru, kabar keluarga, hingga informasi jadwal acara bisa
disampaikan dengan cepat lewat email, telepon, pesan singkat, dan sebagainya.
c. Memberi Akses Komunikasi lebih Merata
Perkembangan teknologi informasi menciptakan jaringan komunikasi lebih luas.
Kini, banyak orang di pedesaan, kota kecil, hingga daerah terpencil punya
kesempatan mendapat akses teknologi komunikasi serta sumber informasi.
Perkembangan dalam dunia komunikasi ini juga memberi kesempatan bagi
perusahaan teknologi untuk memperluas jangkauan usaha dan layanan.
5. Kuliner
Industri kuliner dan produksi makanan banyak mendapat manfaat dari teknologi
informasi, contohnya sebagai berikut:
a. Inventori Bahan Lebih Efisien
Inventori bahan sangat penting baik untuk restoran maupun pabrik pembuatan
makanan. Teknologi informasi memudahkan proses inventori sekaligus
memberi info jika ada produk yang stoknya tidak mencukupi.
b. Memudahkan Layanan Pemesanan Jarak Jauh
Pemesanan makanan jarak jauh semakin umum dalam tren gaya hidup, terutama
di tengah situasi khusus seperti pandemi. Teknologi informasi memberi banyak
alternatif mudah memesan makanan (dan mengelola sistem pemesanan).
c. Memperluas Variasi Produk dan Layanan
Industri kuliner dan pembuatan makanan harus terus berinovasi dalam produk
serta layanan. Teknologi informasi memudahkan proses riset dan promosi yang
dibutuhkan untuk melakukannya.
Industri kuliner dan makanan juga bisa meningkatkan efisiensi lewat teknologi
informasi sehingga memudahkan untuk fokus pada aspek layanan.
6. Travel dan Hiburan
Industri travel dan hiburan banyak mendapat dukungan dari perkembangan
teknologi informasi. Contoh keuntungan yang jelas terlihat adalah:
a. Kemudahan Layanan dan Pemesanan
Pengguna jasa travel serta fasilitas hiburan bisa menggunakan teknologi
informasi untuk memesan secara mudah, misalnya lewat ponsel. Beragam
layanan seperti pemesanan kamar khusus atau kendaraan untuk jadwal tertentu
juga lebih mudah dilakukan dengan teknologi informasi.
b. Kemudahan Promosi dan Pemasaran
Teknologi informasi memudahkan aspek pemasaran dan promosi dalam jasa
travel serta hiburan. Pesan singkat, email berlangganan, serta promosi media
sosial menjadi andalan dalam industri tersebut.
c. Kemudahan Pemberian Rekomendasi
Rekomendasi tujuan perjalanan, produk hiburan, serta layanan travel dapat
membantu perusahaan meningkatkan jumlah pengguna jasa mereka. Teknologi
informasi memudahkan proses penyebaran informasi rekomendasi tersebut.
Industri travel dan hiburan secara tidak langsung juga mendapat manfaat dari
pengguna teknologi informasi, misalnya pemilik akun media sosial yang
mempromosikan suatu jasa atau produk travel dan hiburan.