PERUMUSAN DASAR NEGARA
I N D O N E S I A
Usulan tersebut adalah peri kebangsaan, peri
kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan
kesejahteran rakyat. Selain itu, Mohammad Yamin juga
mengusulkan lima dasar negara yang berupa
gagasan tertulis rancangan Undang-Undang Dasar
Republik Indonesia, yaitu: Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebangsaan persatuan Indonesia Rasa Kemanusiaan
yang adil dan beradab Kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan Keadilan sosial bagi
seluruh Indonesia
Soepomo mengusulkan rumusan lima dasar negara pada sidang tanggal 31
Mei 1945, yaitu: Persatuan Kekeluargaan Keseimbangan lahir dan batin
Musyawarah Keadilan rakyat Soekarno mengusulkan perumusan lima dasar
negara pada pidatonya tanggal 1 Juni 1945, yaitu: Kebangsaan Indonesia
atau nasionalisme Internasionalisme atau perikemanusiaan Mufakat atau
demokrasi Kesejahteraan sosial Ketuhanan yang Maha Esa
Lahir Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia Piagam Jakarta bukan akhir
perumusan dasar negara Indonesia. Baca juga: Siswa, Ini Contoh Pengamalan
Pancasila Sila Ke-5 di Tempat Bermain Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (PPKI) yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah
sidang yang penting untuk sejarah lahirnya Pancasila. Dalam sidang tersebut,
sila pertama yang pada awalnya berbunyi "Ketuhanan dengan kewajiban
menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya", menjadi "Ketuhanan
Yang Maha Esa".
"
[Link]