0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan8 halaman

Optimasi Dimensi Space Frame Atap Gedung

Architecture

Diunggah oleh

Grace Claudia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan8 halaman

Optimasi Dimensi Space Frame Atap Gedung

Architecture

Diunggah oleh

Grace Claudia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO.

2 (2023)

Terbit online pada laman web jurnal :


[Link]

SAINSTEK
| ISSN (Print) 2337-6910 | ISSN (Online) 2460-1039 |

Pemanfaatan Struktur Space Frame pada Rangka Atap Gedung


Muhammad Afdal Syafikri a, Igeny Dwiana Darmawan b, Alex Kurniawandy c
a,b,c
Universitas Riau, JL Bina Widya 12,5 KM, Pekanbaru 2829, Indonesia

INFORMASI ARTIKEL A B S T R A C T
Gedung yang berfungsi sebagai sarana gedung pertemuan dan arena olaraga
Sejarah Artikel:
Diterima Redaksi: 10 November 2023 pada umumnya mempunya bentangan rangka atap yang besar. Pada bentang
Revisi Akhir: 31 Desember 2023 atap dengan ukuran 34 m x 39 m sebagai studi kasus yang ditinjau dibutuhkan
Diterbitkan Online: 31 Desember 2023 sistem struktur bentang lebar yang cocok untuk diterapkan. Oleh karena itu,
teknologi struktural seperti space frame atau struktur baja yang kuat sering
digunakan untuk mencapai bentang lebar yang diinginkan dalam bangunan
KATA KUNCI
tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perancangan
dimensi batang-batang space frame yang cocok untuk digunakan dan melihat
Space Frame, Optimasi, Batang Tarik,
kemampuan struktur space frame tersebut mampu menahan beban dengan
Batang Tekan kombinasi pembebanan. Perhitungan struktur space frame mengacu pada
peraturan LRFD dengan SNI 1729: 2020, peraturan gempa menggunakan SNI
KORESPONDENSI
1726: 2019, dan pembebanan menggunakan SNI 1727: 2020. Optimasi
Telepon: +6276163266 perancangan dilakukan dengan mengecilkan dimensi batang pipa dari keadaan
perancangan awal. Hasil optimasi didapatkan diameter 2,5 inci dapat dijadikan
E-mail: alexkurniawandy@[Link]
2 inci; diameter 3 inci menjadi 2,5 inci; diameter 4 inci menjadi 3 inci; dan
diameter 6 inci menjadi 5 inci. Hasil analisis menunjukan bahwa semua
diameter yang dirancang telah memenuhi syarat kekuatan batang tarik dan/atau
batang tekan terhadap gaya dalam atau beban ultimate yang terjadi pada struktur
space frame.

struktural seperti space frame atau struktur baja yang kuat


1. PENDAHULUAN sering digunakan untuk mencapai bentang lebar yang
diinginkan dalam bangunan tersebut.
Bangunan bentang lebar merupakan bangunan yang Gedung Student Center Universitas Riau dibangun sebagai
memungkinkan penggunaan ruang bebas kolom yang sarana gedung pertemuan dan arena olaraga, dengan
selebar dan sepanjang mungkin, dimana jenis bangunan bentang atap 34 m x 39 m, berdasarkan bentang tersebut
yang memiliki jarak horizontal yang besar antara dua titik maka dibutuhkan sistem struktur bentang lebar yang cocok
penyangga atau penopang utama. Bentang lebar mengacu untuk diterapkan pada gedung ini. Sistem struktur bentang
pada jarak horizontal dari satu sisi bangunan ke sisi lainnya lebar yang dipilih adalah sistem struktur space frame
tanpa adanya penyangga atau kolom penyangga tambahan (rangka ruang).
di tengahnya. Ini adalah elemen penting dalam desain
bangunan yang memungkinkan penciptaan ruang yang luas Space frame adalah suatu struktur ruang yang terdiri dari
dan terbuka di dalamnya. Desain bangunan dengan rangkaian batang-batang yang membentuk jaringan tiga
bentang lebar biasanya memerlukan perencanaan dimensi untuk mendukung beban tertentu. Struktur ini
struktural yang cermat dan teknik konstruksi yang kuat terdiri dari elemen-elemen batang yang saling terhubung
untuk mendukung beban yang besar tanpa penopang dalam suatu pola geometris yang membentuk ruang
tambahan di tengah ruang. Oleh karena itu, teknologi berjaring, seringkali dengan bentuk segi tiga, segi empat,
[Link] Attribution-NonCommercial 4.0 International. Some rights reserved
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

atau bentuk lainnya. Space frame sering digunakan dalam


konstruksi bangunan besar seperti stadion, gedung pabrik, Menurut Saudi et al., (2019), pada dasarnya struktur space
aula, dan fasilitas komersial lainnya. Keunggulan space frame (rangka ruang) mempunyai kelebihan atau
frame termasuk kemampuannya untuk menciptakan ruang keuntungan, antara lain:
yang luas tanpa adanya kolom penyangga yang 1. Ringan, struktur ini dibangun dengan bahan baja atau
mengganggu, sehingga memberikan fleksibilitas dalam aluminium, yang merupakan bahan relatif ringan
tata letak interior dan estetika yang menarik. Selain itu, 2. Menggunakan sistem modular
space frame juga dikenal karena beratnya yang ringan 3. Hemat tenaga kerja dan material struktur
dibandingkan dengan beberapa struktur konvensional 4. Memiliki nilai estetika tersendiri
lainnya, sehingga mengurangi beban pada fondasi. 5. Umur relatif panjang (50-100 tahun)
6. Pembagian beban yang merata, sebuah struktur rangka
Pembangunan space frame pada gedung Student Center ruang memiliki kekakuan yang cukup meskipun
Universitas Riau ini sudah terlaksana sesuai dengan memiliki struktur yang ringan
komponen desain yang telah dibuat konsultan. Tujuan dari 7. Kemudahan dalam pemasangan utilitas
penelitian ini adalah untuk melakukan perancangan dan 8. Sistem stuktur rangka ruang adalah sistem struktur
optimasi berupa dimensi batang-batang space frame yang yang memiliki ketahanan tinggi
digunakan, dengan tujuan untuk melihat kemampuan 9. Bentuk geometri yang teratur, sehingga dapat
struktur space frame mampu menahan beban dengan dieksploitasi secara arsitektural untuk menghadirkan
kombinasi pembebanan yang sama dengan yang desain efek dalam penerapannya
aslinya.
Selain kelebihan yang dimiliki, sistem struktur space frame
2. TINJAUAN PUSTAKA (rangka ruang) juga memiliki kekurangan, diantaranya
adalah:
2.1. Defenisi Space Frame 1. Tidak tahan api karena berbahan dasar logam, sehingga
tidak tahan panas dan dapat mengalami leleh akibat
Space frame atau rangka ruang adalah struktur rangka tiga
panas
dimensi yang batang-batangnya hanya mengalami gaya
tekan atau tarik. Space frame dikembangkan dari sistem 2. Tenaga ahli yang masih terbatas
struktur rangka batang dengan penambahan rangka batang
ke arah tiga dimensinya. Struktur space frame merupakan Pada umumnyaa elemen dasar (modul) pembentuk struktur
komposisi dari batang-batang yang masing-masing berdiri rangka space frame ini, seperti terlihat di Gambar 2 adalah
sendiri memikul gaya tekan yang sentris dan dikaitkan satu sebagai berikut:
1. Rangka batang bidang
sama lain dengan sistem dalam tiga dimensi atau ruang.
2. Piramida dengan dasar segiempat membentuk
Bentuk space frame (rangka ruang) dikembangkan dari octahedron
pola grid dua lapis (double-layer grids), dengan batang- 3. Piramida dengan dasar segitiga membentuk tetrahedron
batang yang menghubungkan titik-titik grid secara tiga
dimensional. Sistem konstruksi rangka ruang (space
frame) menggunakan sistem sambungan antara
batang/member satu sama lain yang menggunakan bola
atau ball joint terintegrasi dengan Sistem Mero sebagai
sendi penyambungan dalam bentuk modul segitiga seperti
terlihat pada Gambar 1.

Gambar 2. Elemen Dasar Pembentuk Space Frame


(Sumber: Space Grid Structures, 2000)

2.2. Komponen-Komponen Penyusun Struktur Space


Frame
Struktur space frame adalah sistem yang terdiri dari
beberapa komponen seperti terlihat pada Gambar 3.

Gambar 1. Sistem Mero


(Sumber: [Link])
[Link] 235
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

konstruksi. Hexnut akan bekerja pada saat gaya aksial


tekan, karena perangkat inilah yang menumpu langsung ke
bola baja.
2.2.4. Dowel Pin
Sambungan baut dirapatkan menggunakan pin pengunci
(dowel pin) yang sudah ditata secara rapi. Dowel pin
digunakan untuk membatasi baut ke hexagon dimana
terdapat lubang di hexagon yang memungkinkan
pergerakan dowel pin dan menunjukkan posisi baut yang
Gambar 3. Komponen penyusun Space Frame
masuk ke bola ke dalam bola.
(Sumber: [Link])
2.2.5. Conus
2.2.1. Ball Joint Conus merupakan perangkat yang berfungsi
Bola baja atau juga disebut nodes berbentuk bola pejal menghubungkan batang pipa ke sistem sambungan yang
yang terbuat dari baja, aluminium, atau kuningan. menerima dan menyalurkan beban yang bekerja. Bentuk
Penggunaanya tergantung dari fungsi struktur yang conus merupakan bentuk lingkaran dengan model tertentu
direncanakan. Untuk bola baja yang selalu digunakan pada yang diameternya sesuai dengan pipa yang dipakai.
struktur dengan bentang besar harus memiliki kekuatan Melalui conus inilah beban atau gaya batang pada
sambungan yang tinggi, selain faktor artistik yang juga penampang lingkaran disalurkan ke komponen lain, yaitu
diperhatikan. Bola baja kemungkinan mengalami korosi hexagon. Hubungan conus dengan pipa disambung dengan
sangat tinggi, oleh karena itu harus dilakukan pencegahan las.
seperti proses galvanis, lapisan chrom, atau pengecatan. 2.2.6. Pipa/Member
Pada bagian tertentu, tersedia lubang baut yang berguna
Space frame terdiri dari batang aksial, yang biasa
sebagai titik sambung, atau pemasangan batang pipa,
digunakan adalah tube, yang lebih dikenal dengan circular
sehingga membentuk rangka ruang yang sangat banyak.
hollow sections. Ketika beban yang didistribusikan hanya
Dalam proses produksi bola baja ketepatan arah sudut dan
berupa beban aksial, circular hollow sections dan
jarak lubang menjadi hal yang penting diperhatikan, karena
rectangular hollow sections lebih banyak digunakan
penyimpangan yang kecil sekalipun akan mempengaruhi
karena memiliki jari-jari girasi yang lebih tinggi untuk area
perilaku struktur dan mempersulit pelaksanaan
yang sama sehingga lebih efisien dibandingkan dengan
pemasangan di lapangan.
profil baja lain.
2.2.2. Baut
2.3. Jenis-Jenis Struktur Space Frame
Baut yang biasa digunakan pada perencanaan sambungan
Sistem Mero merupakan baut dengan kekuatan tinggi Jenis-jenis dari struktur space frame dapat didasarkan oleh
(High Tensile Bolt - HT Bolt). Baut mutu tinggi atau baut beberapa hal seperti bentuk dari kelengkungan struktur
berkekuatan tinggi tidak diragukan lagi merupakan alat space frame, jumlah lapisan struktur yang digunakan, dan
sambung mekanis yang paling banyak digunakan untuk bentuk modul atau bentuk dasar dari space frame.
baja struktural. Baut mutu tinggi dapat disebut sebagai baut
struktural heksa berat, yang biasanya digunakan bersama
2.3.1. Berdasarkan bentuk kelengkungan:
mur heksa berat. Panjang ulirnya lebih kecil daripada baut
lain yang digunakan untuk keperluan berbeda. Flat cover yaitu hasil gubahan dari struktur planar yang
mana bidangnya disusun melalui batang horizontal dan
2.2.3. Hexagon/Hexnut
gaya lateralnya disokong oleh batang diagonal (Gambar 4).
Hexagon bisa juga disebut hexnut, merupakan perangkat
bantu yang digunakan untuk memutar baut hingga masuk
terikat ke bola baja. Kualitas hexnut sama dengan conus.
Komponen ini berguna sebagai pengunci, kontrol,
sekaligus pengaku antara struktur atap space frame,
sehingga setiap titik sambungan menjadi kencang. Selain
itu juga untuk menyalurkan beban dan gaya. Hexnut
berbentuk segi enam dengan panjang tertentu. Ukuran
hexnut bermacam-macam sesuai dengan batang pipa yang
disambung, tetapi tebalnya hampir sama yaitu antara 6-10
cm, kalaupun lebih tebal itu diperlukan karena keadaan
236 [Link]
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

Gambar 4. Flat Cover


(Sumber: [Link])

Barrel Vaults merupakan jenis space frame yang memiliki


potongan diagonal dari suatu lengkungan sederhana yang
terdiri dari modul tetrahedron atau piramida sebagai bagian
pendukungnya (Gambar 5).

Gambar 7. Freeform
(Sumber: [Link])

2.3.2. Berdasarkan jumlah lapisan


1. Single Layer
Single layer space frame merupakan jenis space frame
dimana seluruh elemen dari struktur atap tersebut disusun
Gambar 5. Barrel Vaults dalam satu permukaan lapisan.
(Sumber: [Link])
2. Double Layer
Sepherical Domes adalah space frame berbentuk kubah,
bentuk kubah ini membutuhkan modul tetrahedron atau Double layer space frame adalah jenis space frame yang
piramida sebagai modul penyusun dan juga disertai paling sering digunakan, dimana setiap elemen
dukungan tambahan dari struktur membrane (Gambar 6). dikelompokkan dalam dua lapisan (bidang) paralel dengan
jarak tertentu antar lapisannya. Kedua lapisan ini
dihubungkan dengan bagian atau batang diagonal.

3. Triple Layer
Triple layer space frame adalah jenis space frame yang
mana setiap elemen ditempatkan dalam tiga lapisan paralel
yang dihubungkan oleh batang diagonal, dengan
keseluruhannya nyaris datar. Sistem ini digunakan sebagai
solusi untuk mengurangi panjang dari batang diagonal.

2.4. Desain Batang


Struktur space frame yang penerapannya hanya mengalami
Gambar 6. Spherical Domes gaya dalam berupa gaya tarik dan gaya tekan sehingga
(Sumber: [Link])
dalam perancangan pada suatu batang baja ada beberapa
hal harus diperhatikan yaitu persyaratan mengenail batang
Freeform adalah jenis model space frame yang memiliki
tarik dan batang tekan seperti:
potongan diagonal yang sama dengan model barrel vaults
(membentuk lengkungan) tetapi non-simetris atau tidak 2.4.1. Pembatasan Kelangsingan Komponen Struktur
beraturan dan memiliki titik sumbu yang unik. Bentuk Tarik
freeform biasanya tersusun dari elemen pembentuk
Tidak ada batasan kelangsingan maksimum untuk
struktur rangka piramida dengan dasar segitiga (Gambar
komponen struktur dalam tarik. Untuk komponen struktur
7).
yang dirancang berdasarkan tarik, rasio kelangsingan L/r
lebih baik tidak melebihi 300. Saran ini tidak berlaku pada
batang atau gantungan dalam gaya tarik.

2.4.2. Desain Kekuatan Tarik


Perencanaan batang tarik pada hakekatnya menentukan
luas penampang lintang yang cukup untuk menahan beban

[Link] 237
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

yang diberikan batang tarik tanpa lubang akan mencapai namun untuk komponen struktur tanpa lubang, luas netto
kekuatan maksimum apabila semua serat penampang tersebut (An) adalah sama dengan luas bruto (Ag).
lintang batang leleh, dengan kata lain distribusi tegangan
tarik sudah merata pada penampang. 2.4.4. Desain Kekuatan Tekan
Batang tekan jarang sekali mengalami tekanan aksial saja.
Menurut SNI 1729-2020 Pasal B4.3 desain yang sesuai Namun bila pembebanan ditata sedemikian rupa hingga
dengan ketentuan untuk desain faktor beban dan ketahanan rotasi ujung dapat diabaikan atau beban dari batang-batang
(DFBK) memenuhi persyaratan spesifikasi bila kekuatan yang bertemu pada titik simpul bersifat simetris, maka
desain setiap komponen sturktural sama atau melebihi batang tekan dapat direncanakan dengan aman sebangai
kekuatan perlu yang ditentukan berdasarkan kombinasi batang yang dibebani secara konsentris.
beban DFBK.
Pu  t  Pn Menurut SNI 1729-2020 Pasal E1 kekuatan tekan desain
dengan ([Link]) dan kekuatan tekan tersedia (Pn/Ωc) di tentukan
Pu : Kekuatan tarik perlu menggunakan kombinasi berdasarkan pada keadaan batas dari tekuk lentur, tekuk
beban DFBK torsi dan tekuk torsi-lentur yang berlaku. Nilai faktor
Pn : Kekuatan tarik nominal reduksi kekuatan untuk metode DFBK dan DKI adalah
t : Faktor ketahanan sebagai berikut:
t Pn : Kekuatan tarik rencana c = 0,90 (DFBK)
Ωc = 1,67 (DKI)
Menurut SNI 1729-2020 Pasal D2 kekuatan tarik desain (t
Pn) dan kekuatan tarik tersedia (Pn /Ωt), dari komponen Untuk kondisi tekan, penampang di klasifikasikan sebagai
struktur tarik, harus nilai terendah yang diperoleh sesuai elemen nonlangsing atau penampang elemen langsing.
dengan keadaan batas dari leleh tarik pada penampang Untuk profil elemen nonlangsing, rasio tebal terhadap
bruto dan keruntuhan tarik pada penampang neto. lebar dari elemen tekan tidak boleh melebihi λr. Jika rasio
tersebut melebihi λr di sebut penampang dengan elemen-
Menghitung tegangan leleh tarik pada penampang bruto: langsing. Untuk kondisi lentur, penampang di
Pn = Fy  Ag klasifikasikan sebagai penampang kompak, non kompak
Dengan koefisien reduksi kekuatan sebesar, atau penampang elemen-langsing.
t = 0,90 (DFBK)
Untuk penampang kompak, sayap-sayapnya harus
Ωt = 1,67 (DKI)
menyatu dengan bagian badan dan rasio tebal terhadap
lebar dari elemen tekannya tidak boleh melebihi batasnya,
Untuk keruntuhan tarik (putus) pada penampang neto:
λp, jika rasio tebal terhadap-lebar dari satu atau lebih
Pn = Fu  An
elemen tekan melebihi λp. tetapi tidak boleh melebihi λr,
Dengan koefisien reduksi kekuatan sebesar, maka penampang tersebut di sebut nonkompak. Jika rasio
t = 0,75 (DFBK) tebal terhadap-lebar dari setiap elemen tekan melebihi λr,
Ωt = 2,00 (DKI) di sebut penampang dengan elemen langsing.

Diman: Rasio tebal terhadap lebar (D/t) elemen tekan komponen


Ae : Luas Neto Efektif (mm2) struktur yang menahan tekan aksial untuk profil struktur
Ag : Luas Bruto dari komponen Struktur (mm2) berongga (PSB) bulat merupakan parameter yang
Fy : Tegangan leleh minimum yang disyaratkan, menentukan luasan efektif Ae. Dimana batasan rasio tebal
(MPa) terhadap lebar sebesar 0,11  E/Fy.
Fu : Kekuatan Tarik Minimum yang disyaratkan,
(MPa) Untuk komponen struktur yang dirancang berdasarkan
Pn : Tegangan nominal aksial, ksi (MPa) tekan, rasio kelangsingan efektif dapat memenuhi
2.4.3. Luas Neto Efektif persyaratan sebagai berikut:
K L
Luas bruto (Ag) dan luas Netto (An) dari komponen struktur  200
r
tarik harus di tentukan sesuai dengan ketentuan SNI 1729-
2020 Pasal B4.3. dimana An untuk profil struktur berongga
Kekuatan tekan nominal (Pn) harus nilai terendah
(PSB) yang di las pada plat buhul, luas netto (An) adalah
berdasarkan pada keadaan batas dari tekuk lentur, tekuk
luas bruto di kurangi hasil ketebalan dan lebar total
torsi dan tekuk-lentur yang sesuai.
material yang dihilangkan untuk membentuk slot tersebut,
Pn = Ag  Fcr

238 [Link]
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

merupakan dimensi yang dipilih dalam perancangan ini.


Tegangan kritis (Fcr) harus di tentukan sebagai berikut: Kemudian setelahnya akan dilakukan kontrol perhitungan
K L analisis batang tarik dan kontrol batang tekan terhadap
Bila
r
 4.71
E
Fy
F /F
(
, maka Fcr = 0.658 y e  Fy ) output pembebanan ultimate.

K L E 4. HASIL DAN PEMBAHASAN


Bila  4.71 , maka Fcr = 0.877  Fe
r Fy
Bentang struktur space frame yang akan ditinjau dalam
dengan:
perancangan ini adalah bentang yang memiliki semua
Fe : Tegangan tekuk kritis elastis (MPa)
ukuran diameter, mulai dari ukuran 2 inci sampai 6 inci.
Ag : Luas penampang bruto
Adapun lokasi bentang yang diredesain dapat dilihat pada
K : Faktor panjang efektif
Gambar 8 berikut.
L : Panjang batang tekuk
R : Radius girasi atau jari-jari girasi

3. METODOLOGI

Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu studi


literatur, pengumpulan data, modelling space frame, dan
kontrol pembebanan, serta melakukan desain batang.
3.1. Studi Literatur
Studi literatur sebagai tahap awal untuk memahami konsep
dan teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan
dilakukan. Ini melibatkan pencarian referensi dalam
bentuk buku dan jurnal penelitian sebelumnya yang fokus
pada topik yang sama. Bagian dari studi literatur yang
penting dalam penelitian ini adalah eksplorasi terhadap Gambar 8. Bentang Space Frame Tinjauan
konsep dan prinsip-prinsip yang terkait dengan struktur
space frame. Metode ini merupakan pengumpulan data
4.1. Spesifikasi Material Batang Space Frame
untuk mendapatkan tinjauan pustaka. Adapun data-data
yang didapatkan berasal dari buku-buku, jurnal, dan Spesifikasi material batang atau member space frame yang
dokumen-dokumen yang berhubungan dengan struktur digunakan pada proyek serta peracangan ulang ini sebagai
space frame. berikut.

3.2. Pengumpulan Data 1. Mutu Baja : JIS G3444-1982 STK 41


2. Tegangan Leleh (Fy) : 235 Mpa
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa shop
drawing, cutting list, dan data lainnya terkait dengan space 3. Tegangan Putus (Fu) : 402 Mpa
frame.
4.2. Data Pembebanan
3.3. Pemodelan Space Frame dan Pembebanan
1. Beban Mati (Dead Load)
Jenis space frame pada sebuah bangunan yang digunakan
a. Berat sendiri rangka space frame dihitung
pada perancangan ini adalah space frame dengan model
dengan menggunakan berat unit sebesar 7850
barrel vaults double layer dengan modul tetrahedron. kg/m3
Modelling dan kontrol pembebanan dilakukan dengan b. Beban mati tambahan:
menggunakan bantuan software analisa struktur. Input 1) Ball joint = 20 kg/joint
berupa spesifikasi material, dimensi yang direncanakan, 2) Beban atap:
serta pembebanan dilakukan pada tahap modelling ini.
a) Gording = 8 kg/m2
Pembebanan yang digunakan pada perancangan struktur b) Insulasi atap = 4 kg/m2
space frame ini terdiri dari beban mati, beban hidup, beban c) Penutup atap = 6 kg/m2
angin, dan beban gempa (Lan, TT., 1999 dan Chilton, J., = 18 kg/m2
2000) (143 kg/jnt)

3.4. Analisis Desain Batang 2. Beban Hidup (Live Load)


a. Beban hidup pekerja = 100 kg/joint
Desain profil batang yang digunakan adalah 4 jenis ukuran b. Beban air hujan = 20 kg/joint
diameter yaitu 2 inci, 2,5 inci, 3 inci, dan 5 inci yang
[Link] 239
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

3. Beban Angin (Wind Load) = 85 mph Diameter Luar 50,80 63,50 76,20
(mm)
Dia. Dalam (mm) 46,20 57,90 69,80
4. Beban Gempa (Earthquake Load)
Wall Thickness 2,30 2,80 3,20
Kelas Situs = SE (mm)
Pu (kg) 765,62 1.400,11 2.896,32
PGA = 0,222 g I (mm4) 103.273,41 246.437,68 489.792,54
Ss = 0,454 g r (mm) 17,17 21,48 25,83
S1 = 0,281 g (KL/r) < 200 185,65 143,04 118,25
Fa = 1,847 Fe (Mpa) 19,14 32,24 47,18
Fv = 2,875 Fcr (Mpa) 16,98 28,60 29,22
Sms = 0,839 g Pn (kg) 5950,00 15271,26 21440,86
Sm1 = 0,809 g ϕPn (kg) 5355,00 13744,13 19296,77
Sds = 0,559 g Kontrol Tekan OK OK OK
Sd1 = 0,539 g
T0 = 0,193 detik Hasil rekapitulasi perhitungan analisis perancangan
Ts = 0,964 detik optimalisasi batang tekan dapat dilihat pada Tabel 2
berikut ini.
Kombinasi pipa member yang digunakan pada
Tabel 2. Rekapitulasi Analisis Batang Tarik
perancangan ulang ini terdiri dari pipa-pipa dengan
Jenis Pipa Member OD 2'' OD 3'' OD 5''
diameter luar 2 inci, 2.5 inci, 3 inci, dan 5 inci. Diameter 5
Diameter Luar (mm) 50,80 76,20 127,00
inci pada keadaan aslinya adalah diameter 6 inci, diameter
Diameter Dalam 46,20 69,80 119,00
3 inci pada keadaan aslinya adalah diameter 4 inci, (mm)
Wall Thickness (mm) 2,30 3,20 4,0
diameter 2.5 inci pada keadaaan aslinya adalah diameter 3
Ag (mm2) 350,44 733,88 1.545,66
inci, sedangkan diameter 2 inci pada keadaaan aslinya
Pu (kg) 765,62 2896,32 4233,33
adalah diameter 2.5 inci dan 2 inci.
ϕPn = 0,9 [Link] (kg) 7.411,90 15.521,48 32.690,78
ϕPn = 0,75 [Link] (kg) 10.565,91 22.126,36 46.601,76
Kontrol Leleh Tarik OK OK OK
Kontrol Fraktur Tarik OK OK OK

5. KESIMPULAN DAN SARAN

Hasil studi tentang perhitungan dan optimalisasi


Gambar 9. Pemodelan struktur Space Frame penggunaan struktur space frame pada struktur rangka atap
didapat beberapa kesimpulan sebagai berikut:
Pemodelan struktur Space Frame dapat dilihat pada 1. Batang space frame yang berdiameter 2", 3", dan 5"
Gambar 9. Dalam satu segmen space frame yang telah yang mengalami gaya tarik memenuhi seluruhnya
dioptimalisasi, terdapat 4 diameter yang digunakan, untuk kondisi batas leleh dan batas fraktur, dengan
dimana diantara pipa-pipa space frame tersebut ada yang beban ultimate (Pu) untuk tiap diameter tersebut
mengalami tarik, tekan, maupun keduanya. berurutan yaitu 765,62 kg, 2.896,32 kg, dan 4.233,33
kg, yang mana lebih kecil dari kekuatan nominal
Batang yang berada pada bagian atas (lapis kedua) akan rencana (ϕPn). Pada batang diameter 2", ϕPn untuk
mengalami tekan, yaitu member-member berdiameter 2 batas leleh adalah 7.411,90 kg dan ϕPn untuk batas
inci, 2.5 inci, dan 3 inci, sedangkan member yang berada fraktur yaitu 10.565,91 kg, untuk diameter 3", ϕPn
pada lapis bawah (lapis pertama) akan mengalami tarik, untuk batas leleh adalah 15.521,48 kg dan ϕPn untuk
yaitu member-member berdiameter 2 inci, 3 inci, dan dan batas fraktur yaitu 22.126,36 kg, dan untuk diameter
5 inci. Kemudian untuk member-member yang berada pada 5", ϕPn untuk batas leleh adalah 32.690,78 kg dan ϕPn
bagian diagonal, akan mengalami tarik atau tekan, dimana untuk batas fraktur yaitu 46.601,76 kg.
seluruh member pada bagian tersebut adalah member
berdiameter 2 inci. 2. Batang space frame berdiameter 2", 2,5", dan 3" yang
mengalami gaya tekan memenuhi seluruhnya untuk
Hasil rekapitulasi perhitungan analisis perancangan kontrol batang tekan, dengan beban ultimate (Pu)
optimalisasi batang tarik dapat dilihat pada Tabel 1 berikut untuk tiap diameter tersebut berurutan yaitu 765,62
ini. kg, 1.400,11 kg, dan 2.896,32 kg, yang mana lebih
kecil dari kekuatan nominal yang telah dikali faktor
Tabel 1. Rekapitulasi Analisis Batang Tekan reduksi (ϕPn) untuk tiap diameter tersebut berurutan
Jenis Pipa OD 2'' OD 2,5'' OD 3'' yaitu 5.355 kg, 13.744 kg, dan 19.297 kg.
Member
240 [Link]
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Anonim., The Main Reason for The Rapid


Development of Steel Space Frame Structures.,
[Link]/news/why-space-
frame-is-developing-fast., [Accessed: Agt. 01,
2023].
[2] Anonim. The Principle of Space Frame
Construction.
[Link]/news/the-principle-
ofspace-frame-construction . [Accessed: Agt.
01, 2023].
[3] Badan Standarisasi Nasional. SNI 1729:2020.
Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, 2020.
[4] Badan Standarisasi Nasional. SNI 1726:2019.
Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, 2019.
[5] Badan Standarisasi Nasional. SNI 1727:2020.
Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum, 2020.
[6] Lan, T. T. Space Frame Structures. Structural
Engineering Handbook Ed. Chen Wai-Fah Boca
Raton: CRS Press LCC, 1999.
[7] Chilton, J. Space Grid Structures. Oxford:
Architectural Press. 2000
[8] Saudi, I. M., Hamdy, M. A., & Idris, S. “Jurnal
Arsitektur Sulapa.” Penerapan Struktur Space
Frame pada Bangunan Terminal Angkutan
Darat Kota Palopo. Volume 1, 2019, Pages 32-
43.

[Link] 241

Anda mungkin juga menyukai