Optimasi Dimensi Space Frame Atap Gedung
Optimasi Dimensi Space Frame Atap Gedung
2 (2023)
SAINSTEK
| ISSN (Print) 2337-6910 | ISSN (Online) 2460-1039 |
INFORMASI ARTIKEL A B S T R A C T
Gedung yang berfungsi sebagai sarana gedung pertemuan dan arena olaraga
Sejarah Artikel:
Diterima Redaksi: 10 November 2023 pada umumnya mempunya bentangan rangka atap yang besar. Pada bentang
Revisi Akhir: 31 Desember 2023 atap dengan ukuran 34 m x 39 m sebagai studi kasus yang ditinjau dibutuhkan
Diterbitkan Online: 31 Desember 2023 sistem struktur bentang lebar yang cocok untuk diterapkan. Oleh karena itu,
teknologi struktural seperti space frame atau struktur baja yang kuat sering
digunakan untuk mencapai bentang lebar yang diinginkan dalam bangunan
KATA KUNCI
tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perancangan
dimensi batang-batang space frame yang cocok untuk digunakan dan melihat
Space Frame, Optimasi, Batang Tarik,
kemampuan struktur space frame tersebut mampu menahan beban dengan
Batang Tekan kombinasi pembebanan. Perhitungan struktur space frame mengacu pada
peraturan LRFD dengan SNI 1729: 2020, peraturan gempa menggunakan SNI
KORESPONDENSI
1726: 2019, dan pembebanan menggunakan SNI 1727: 2020. Optimasi
Telepon: +6276163266 perancangan dilakukan dengan mengecilkan dimensi batang pipa dari keadaan
perancangan awal. Hasil optimasi didapatkan diameter 2,5 inci dapat dijadikan
E-mail: alexkurniawandy@[Link]
2 inci; diameter 3 inci menjadi 2,5 inci; diameter 4 inci menjadi 3 inci; dan
diameter 6 inci menjadi 5 inci. Hasil analisis menunjukan bahwa semua
diameter yang dirancang telah memenuhi syarat kekuatan batang tarik dan/atau
batang tekan terhadap gaya dalam atau beban ultimate yang terjadi pada struktur
space frame.
Gambar 7. Freeform
(Sumber: [Link])
3. Triple Layer
Triple layer space frame adalah jenis space frame yang
mana setiap elemen ditempatkan dalam tiga lapisan paralel
yang dihubungkan oleh batang diagonal, dengan
keseluruhannya nyaris datar. Sistem ini digunakan sebagai
solusi untuk mengurangi panjang dari batang diagonal.
[Link] 237
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)
yang diberikan batang tarik tanpa lubang akan mencapai namun untuk komponen struktur tanpa lubang, luas netto
kekuatan maksimum apabila semua serat penampang tersebut (An) adalah sama dengan luas bruto (Ag).
lintang batang leleh, dengan kata lain distribusi tegangan
tarik sudah merata pada penampang. 2.4.4. Desain Kekuatan Tekan
Batang tekan jarang sekali mengalami tekanan aksial saja.
Menurut SNI 1729-2020 Pasal B4.3 desain yang sesuai Namun bila pembebanan ditata sedemikian rupa hingga
dengan ketentuan untuk desain faktor beban dan ketahanan rotasi ujung dapat diabaikan atau beban dari batang-batang
(DFBK) memenuhi persyaratan spesifikasi bila kekuatan yang bertemu pada titik simpul bersifat simetris, maka
desain setiap komponen sturktural sama atau melebihi batang tekan dapat direncanakan dengan aman sebangai
kekuatan perlu yang ditentukan berdasarkan kombinasi batang yang dibebani secara konsentris.
beban DFBK.
Pu t Pn Menurut SNI 1729-2020 Pasal E1 kekuatan tekan desain
dengan ([Link]) dan kekuatan tekan tersedia (Pn/Ωc) di tentukan
Pu : Kekuatan tarik perlu menggunakan kombinasi berdasarkan pada keadaan batas dari tekuk lentur, tekuk
beban DFBK torsi dan tekuk torsi-lentur yang berlaku. Nilai faktor
Pn : Kekuatan tarik nominal reduksi kekuatan untuk metode DFBK dan DKI adalah
t : Faktor ketahanan sebagai berikut:
t Pn : Kekuatan tarik rencana c = 0,90 (DFBK)
Ωc = 1,67 (DKI)
Menurut SNI 1729-2020 Pasal D2 kekuatan tarik desain (t
Pn) dan kekuatan tarik tersedia (Pn /Ωt), dari komponen Untuk kondisi tekan, penampang di klasifikasikan sebagai
struktur tarik, harus nilai terendah yang diperoleh sesuai elemen nonlangsing atau penampang elemen langsing.
dengan keadaan batas dari leleh tarik pada penampang Untuk profil elemen nonlangsing, rasio tebal terhadap
bruto dan keruntuhan tarik pada penampang neto. lebar dari elemen tekan tidak boleh melebihi λr. Jika rasio
tersebut melebihi λr di sebut penampang dengan elemen-
Menghitung tegangan leleh tarik pada penampang bruto: langsing. Untuk kondisi lentur, penampang di
Pn = Fy Ag klasifikasikan sebagai penampang kompak, non kompak
Dengan koefisien reduksi kekuatan sebesar, atau penampang elemen-langsing.
t = 0,90 (DFBK)
Untuk penampang kompak, sayap-sayapnya harus
Ωt = 1,67 (DKI)
menyatu dengan bagian badan dan rasio tebal terhadap
lebar dari elemen tekannya tidak boleh melebihi batasnya,
Untuk keruntuhan tarik (putus) pada penampang neto:
λp, jika rasio tebal terhadap-lebar dari satu atau lebih
Pn = Fu An
elemen tekan melebihi λp. tetapi tidak boleh melebihi λr,
Dengan koefisien reduksi kekuatan sebesar, maka penampang tersebut di sebut nonkompak. Jika rasio
t = 0,75 (DFBK) tebal terhadap-lebar dari setiap elemen tekan melebihi λr,
Ωt = 2,00 (DKI) di sebut penampang dengan elemen langsing.
238 [Link]
JURNAL SAINSTEK STT PEKANBARU - VOL. 11 NO. 2 (2023)
3. METODOLOGI
3. Beban Angin (Wind Load) = 85 mph Diameter Luar 50,80 63,50 76,20
(mm)
Dia. Dalam (mm) 46,20 57,90 69,80
4. Beban Gempa (Earthquake Load)
Wall Thickness 2,30 2,80 3,20
Kelas Situs = SE (mm)
Pu (kg) 765,62 1.400,11 2.896,32
PGA = 0,222 g I (mm4) 103.273,41 246.437,68 489.792,54
Ss = 0,454 g r (mm) 17,17 21,48 25,83
S1 = 0,281 g (KL/r) < 200 185,65 143,04 118,25
Fa = 1,847 Fe (Mpa) 19,14 32,24 47,18
Fv = 2,875 Fcr (Mpa) 16,98 28,60 29,22
Sms = 0,839 g Pn (kg) 5950,00 15271,26 21440,86
Sm1 = 0,809 g ϕPn (kg) 5355,00 13744,13 19296,77
Sds = 0,559 g Kontrol Tekan OK OK OK
Sd1 = 0,539 g
T0 = 0,193 detik Hasil rekapitulasi perhitungan analisis perancangan
Ts = 0,964 detik optimalisasi batang tekan dapat dilihat pada Tabel 2
berikut ini.
Kombinasi pipa member yang digunakan pada
Tabel 2. Rekapitulasi Analisis Batang Tarik
perancangan ulang ini terdiri dari pipa-pipa dengan
Jenis Pipa Member OD 2'' OD 3'' OD 5''
diameter luar 2 inci, 2.5 inci, 3 inci, dan 5 inci. Diameter 5
Diameter Luar (mm) 50,80 76,20 127,00
inci pada keadaan aslinya adalah diameter 6 inci, diameter
Diameter Dalam 46,20 69,80 119,00
3 inci pada keadaan aslinya adalah diameter 4 inci, (mm)
Wall Thickness (mm) 2,30 3,20 4,0
diameter 2.5 inci pada keadaaan aslinya adalah diameter 3
Ag (mm2) 350,44 733,88 1.545,66
inci, sedangkan diameter 2 inci pada keadaaan aslinya
Pu (kg) 765,62 2896,32 4233,33
adalah diameter 2.5 inci dan 2 inci.
ϕPn = 0,9 [Link] (kg) 7.411,90 15.521,48 32.690,78
ϕPn = 0,75 [Link] (kg) 10.565,91 22.126,36 46.601,76
Kontrol Leleh Tarik OK OK OK
Kontrol Fraktur Tarik OK OK OK
DAFTAR PUSTAKA
[Link] 241